wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Psikiatri-Tema 9

Total questions: 30

Worksheet time: 15mins

Name
Class
Date
1.

Gangguan kepribadian umumnya ditandai oleh…

a)

Cara berpikir dan berperilaku yang menetap serta sulit disesuaikan

b)

Pola perilaku yang berubah mengikuti tekanan situasional

c)

Respons emosional yang fluktuatif pada kondisi tertentu

d)

Penyesuaian sosial yang membaik setelah dukungan lingkungan

e)

Pola hubungan interpersonal yang berubah sesuai konteks sosial

2.

Pola kepribadian dinilai patologis ketika…

a)

Dipengaruhi perubahan peran sosial secara tiba-tiba

b)

Menyebabkan hambatan fungsi meskipun lingkungan mendukung

c)

Terjadi ketika individu terpapar stres akibat trauma psikologis

d)

Berhubungan dengan dinamika keluarga yang sementara

e)

Mengikuti variasi norma sosial dalam kelompok tertentu

3.

Ciri umum gangguan kepribadian mencakup…

a)

Kemampuan regulasi emosi yang meningkat seiring waktu

b)

Pola reaksi yang konsisten terhadap setiap situasi

c)

Kesulitan berulang dalam mempertahankan hubungan sosial

d)

Perubahan fungsi yang tampak dalam konteks fisiologis

e)

Gangguan perilaku akut sebagai reaksi atas stimulus afeksi negatif

4.

Salah satu aspek penting dalam menilai maladaptivitas kepribadian adalah…

a)

Tingkat variasi emosi yang tidak dapat dikendalikan

b)

Perubahan suasana hati yang mengikuti ritme harian

c)

Kemampuan menjalankan tugas dengan instruksi terstruktur

d)

Dampak jangka panjang terhadap peran sosial individu

e)

Kesulitan keselarasan perilaku dengan tuntutan jangka pendek

5.

Model biopsikososial dalam memahami gangguan kepribadian menekankan bahwa…

a)

Faktor biologis memiliki pengaruh besar sementara faktor sosial bersifat minimal

b)

Interaksi berbagai faktor lebih menentukan dibanding satu faktor dominan

c)

Pengalaman traumatis menjadi penyebab utama meskipun masih mempertimbangkan faktor lain

d)

Pola asuh keluarga menentukan perkembangan kepribadian secara mutlak

e)

Pengaruh genetik bekerja terpisah dari faktor lingkungan

6.

Kontribusi faktor genetik pada gangguan kepribadian terutama terlihat dari…

a)

Variasi sifat yang berubah cepat mengikuti pengalaman baru

b)

Kemiripan pola kepribadian dalam keluarga lintas generasi

c)

Adanya faktor gen neurobiologis yang diturunkan dari orangtua

d)

Kepribadian terbentuk oleh pola asuh orangtua di masa kanak

e)

Kepribadian diturunkan seperti halnya kondisi fisiologis yang diturunkan oleh hubungan darah

7.

Dalam konteks neurobiologi, disregulasi emosi pada gangguan kepribadian sering dikaitkan dengan…

a)

Aktivitas korteks prefrontal yang tidak stabil ketika menghadapi konflik

b)

Mekanisme inhibisi yang berjalan optimal dalam situasi tegang

c)

Sensitivitas amigdala yang meningkat terhadap rangsangan emosional

d)

Respon stres yang menurun setelah pemaparan berulang

e)

Konektivitas limbik yang meningkat pada pemrosesan kognitif

8.

Dalam kerangka psikodinamik, gangguan kepribadian berkembang akibat…

a)

Ketidakmampuan seseorang mengenali diri dan tujuan hidupnya

b)

Adanya distorsi pemikiran yang mempengaruhi kepribadian dan perilaku

c)

Pengaruh lingkungan yang membentuk perilaku maladaptif

d)

Konflik internal yang tidak terselesaikan sejak masa awal perkembangan

e)

Tidak adanya dukungan sosial yang menciptakan penguatan kepribadian

9.

Dari perspektif pembelajaran sosial, gangguan kepribadian muncul karena…

a)

Distorsi pemikiran yang mengakibatkan gangguan emosi dan perilaku

b)

Konflik dan trauma masa kanak yang tidak terselesaikan

c)

Tidak adanya model perilaku dalam lingkungan sosial

d)

Peniruan perilaku maladaptif yang diperkuat dalam interaksi sosial

e)

Ketidakmampuan manusia mengenali diri, lingkungan, dan situasi sosial

10.

Dalam PPDGJ, istilah "gangguan kepribadian spesifik" memiliki arti bahwa:

a)

Kondisi dinyatakan spesifik ketika pola perilaku maladaptif berlangsung secara konsisten

b)

Diagnosis ditegakkan ketika ditemukan perubahan fungsi dalam relasi interpersonal

c)

Penilaian dilakukan melalui identifikasi perilaku yang tidak sesuai dengan norma sosial

d)

Klasifikasi ditentukan berdasarkan karakteristik umum yang muncul dalam berbagai konteks

e)

Diagnosis diberikan ketika pola kepribadian yang khas memenuhi kriteria subtipe tertentu

11.

Salah satu perbedaan penting antara ICD-10 dan PPDGJ dalam penegakan diagnosis gangguan kepribadian adalah bahwa:

a)

PPDGJ menekankan konteks budaya lokal dalam interpretasi gejala

b)

ICD-10 lebih terfokus pada gejala perilaku yang tampak secara klinis

c)

PPDGJ menekankan pada aspek disfungsional dalam regulasi afek

d)

ICD-10 lebih menonjolkan pola kognitif yang bertentangan dengan norma sosial

e)

PPDGJ memberi perhatian lebih besar pada stabilitas pola perilaku jangka panjang

12.

Gangguan kepribadian paranoid diklasifikasikan dalam kode berikut:

a)

F60.0

b)

F60.1

c)

F60.2

d)

F60.3

e)

F60.4

13.

Kode F60.1 dalam ICD-10/PPDGJ merujuk pada gangguan kepribadian:

a)

Dependen

b)

Skizoid

c)

Histrionik

d)

Anankastik

e)

Cemas menghindar

14.

Gangguan kepribadian disosial/antisosial tercantum dalam kode:

a)

F60.0

b)

F60.1

c)

F60.2

d)

F60.3

e)

F60.4

15.

Perubahan kepribadian yang menetap setelah pengalaman bencana berat diklasifikasikan dalam kode:

a)

F61.0

b)

F61.3

c)

F62.0

d)

F62.3

e)

F63.2

16.

Kode F62.1 merujuk pada perubahan kepribadian yang muncul akibat:

a)

Kekerasan interpersonal berulang

b)

Kejadian traumatis jangka panjang

c)

Kerusakan neurologis akut

d)

Pola relasi dependen sejak masa kanak

e)

Penyakit fisik kronis yang berat

17.

Kode F63.0 mengacu pada:

a)

Kleptomania

b)

Piromania

c)

Trikotilomania

d)

Gangguan kepribadian anankastik

e)

Perubahan kepribadian menetap

18.

Kode F65.0 digunakan untuk klasifikasi:

a)

Voyeurisme

b)

Sadomasokisme

c)

Fetishisme

d)

Ekshibisionisme

e)

Transeksualisme

19.

Perbedaan utama antara DSM-III dan DSM-IV dalam mengklasifikasikan gangguan kepribadian terletak pada…

a)

Pengurangan jumlah kategori kepribadian yang dianggap relevan

b)

Penghapusan sistem multiaksial dalam penilaian formal

c)

Penambahan subtipe baru untuk setiap kluster kepribadian

d)

Perpindahan gangguan kepribadian ke dalam bagian gangguan klinis

e)

Penyesuaian kriteria diagnostik tanpa mengubah struktur kategorikal

20.

Dalam DSM-IV, gangguan kepribadian tetap dikelompokkan ke dalam…

a)

Dua kluster berdasarkan fungsi adaptif

b)

Tiga kluster yang merepresentasikan pola sifat inti

c)

Empat kluster dengan kategori bersifat hierarkis

d)

Lima dimensi utama yang menggambarkan variasi kepribadian

e)

Tujuh domain perilaku berdasarkan fungsi interpersonal

21.

Perubahan signifikan DSM-5 terkait gangguan kepribadian adalah…

a)

Pengalihan seluruh gangguan ke model sepenuhnya dimensional

b)

Penghapusan seluruh kluster dan penggantiannya dengan domain fungsi

c)

Penambahan jumlah gangguan kepribadian yang diakui secara resmi

d)

Penyederhanaan kriteria dengan tetap mempertahankan kategori tradisional

e)

Penggunaan diagnosis tunggal untuk seluruh tipe kepribadian

22.

Perbedaan utama antara model alternatif DSM-5 dan model kategorikal tradisional adalah…

a)

Model alternatif menentukan kategori berdasarkan gejala primer

b)

Model alternatif berfokus pada fungsi kepribadian dan trait spesifik

c)

Model alternatif menempatkan seluruh gangguan dalam tiga kluster

d)

Model alternatif menghapus seluruh diagnosis tipe kepribadian

e)

Model alternatif hanya mempertimbangkan faktor genetik

23.

Model Alternatif DSM-5 menilai kepribadian berdasarkan dua komponen utama, yaitu…

a)

Stabilitas identitas dan variasi perilaku impulsif

b)

Kemampuan adaptasi sosial dan kualitas hubungan interpersonal

c)

Fungsi kepribadian dan sifat-sifat kepribadian maladaptif

d)

Intensitas respons emosional dan pola pemrosesan kognitif

e)

Regulasi stres dan mekanisme kompensasi perilaku

24.

Diagnosis banding antara gangguan kepribadian dan gangguan kecemasan perlu mempertimbangkan bahwa…

a)

Gejala kecemasan biasanya muncul sejak awal perkembangan

b)

Gangguan kecemasan memiliki pola reaksi yang stabil lintas konteks

c)

Gangguan kecemasan lebih sering disertai distorsi persepsi diri

d)

Gangguan kepribadian menunjukkan pola perilaku yang menetap sepanjang waktu

e)

Gangguan kepribadian membaik secara signifikan dengan terapi jangka pendek

25.

Ciri gangguan kepribadian yang membantu membedakannya dari gangguan mood adalah…

a)

Perubahan emosi yang mengikuti ritme harian tertentu

b)

Ketidakstabilan afektif yang berlangsung selama periode pendek

c)

Respons emosional yang menurun ketika stres berkurang

d)

Pola afektif yang menetap meskipun suasana hati berubah

e)

Fluktuasi mood yang bergantung pada situasi interpersonal

26.

Dalam epidemiologi gangguan kepribadian, salah satu pola yang paling konsisten adalah bahwa prevalensi cenderung stabil sepanjang kehidupan dewasa. Hal ini terutama disebabkan oleh:

a)

Pola kepribadian yang relatif menetap meskipun terdapat perubahan situasional

b)

Mekanisme adaptasi sosial yang meningkat seiring pertambahan usia

c)

Peningkatan kapasitas coping yang mendorong penurunan gejala yang tampak

d)

Variasi intensitas stres lingkungan yang berubah dari waktu ke waktu

e)

Perubahan gaya relasi interpersonal yang menjadi lebih fleksibel pada usia lanjut

27.

Dalam kajian epidemiologi lintas budaya, variasi prevalensi gangguan kepribadian sering dipengaruhi oleh:

a)

Perbedaan faktor sosial yang memengaruhi tingkat paparan stres kehidupan sehari-hari

b)

Perbedaan norma sosial yang mengatur ekspresi perilaku dan afek

c)

Variasi pola hubungan keluarga inti berdasarkan nilai kolektivisme

d)

Intensitas dukungan sosial yang berbeda pada struktur masyarakat tertentu

e)

Frekuensi interaksi kelompok yang berperan dalam membentuk identitas sosial

28.

Salah satu faktor risiko lingkungan yang paling signifikan dalam perkembangan gangguan kepribadian adalah pola pengasuhan yang tidak konsisten. Dampak utamanya tampak pada:

a)

Penurunan kemampuan untuk membedakan situasi yang aman dan berbahaya

b)

Pola respons stres yang meningkat dalam konteks hubungan dekat

c)

Pembentukan skema hubungan yang tidak stabil dan sulit diprediksi

d)

Kesulitan dalam mempertahankan regulasi emosi pada situasi sosial

e)

Penguatan pola coping yang terfokus pada kontrol eksternal

29.

Komorbiditas antara gangguan kepribadian dan gangguan mental lain sering memperburuk prognosis. Salah satu alasan klinisnya adalah:

a)

Munculnya pola relasi yang berubah-ubah dalam konteks pengobatan

b)

Peningkatan sensitivitas terhadap stresor lingkungan dalam jangka panjang

c)

Rendahnya konsistensi pasien dalam mengikuti intervensi psikoterapi

d)

Interaksi gejala yang saling memperkuat sehingga memperlambat respon terapi

e)

Fluktuasi motivasi yang muncul sepanjang proses pengobatan

30.

Prinsip umum dalam menilai prognosis gangguan kepribadian adalah memperhatikan stabilitas jangka panjang. Yang paling memengaruhi prediksi prognosis adalah:

a)

Kapasitas insight yang berubah seiring proses terapi

b)

Jumlah stresor lingkungan yang memengaruhi dinamika respons pasien

c)

Kecenderungan perilaku impulsif yang meningkat pada kondisi stres

d)

Pola reaktivitas emosi yang sulit berubah tanpa intervensi intensif

e)

Tingkat keparahan disfungsi interpersonal yang menetap sepanjang waktu