wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

M. Strategik 8.2 : Strategi Penyehatan Perusahaan dan Divestasi

Total questions: 91

Worksheet time: 46mins

Name
Class
Date
1.

Mengapa implementasi strategi pertumbuhan perusahaan bukanlah pekerjaan yang mudah?

a)

Karena memerlukan banyak modal dan tenaga kerja.

b)

Karena strategi pertumbuhan sudah pasti berhasil.

c)

Karena pertumbuhan perusahaan selalu stabil.

d)

Karena memerlukan penerapan berbagai strategi yang telah dipelajari sebelumnya dan bukan pekerjaan yang sederhana.

2.

Apa yang biasanya dilakukan pemilik dan manajemen ketika perusahaan mengalami ketidaksehatan yang bersifat permanen?

a)

Melakukan ekspansi ke pasar baru.

b)

Melakukan divestasi atau keluar dari pasar.

c)

Menambah jumlah tenaga kerja.

d)

Mengurangi produksi barang.

3.

Alasan mengapa tanda-tanda ketidaksehatan perusahaan sering diabaikan oleh manajemen pada tahap awal perkembangan perusahaan adalah...

a)

Karena tanda-tanda tersebut dianggap sebagai gejala temporer yang akan hilang sendiri.

b)

Karena perusahaan selalu dalam kondisi sehat.

c)

Karena tanda-tanda tersebut selalu jelas dan mudah dikenali.

d)

Karena manajemen selalu memperhatikan setiap tanda-tanda.

4.

Bagaimana strategi penyelamatan (turn around strategy) dapat membantu perusahaan yang sedang mengalami krisis?

a)

Dengan menambah modal tanpa perubahan strategi.

b)

Dengan mengembalikan momentum pertumbuhan yang sebelumnya telah hilang.

c)

Dengan mengurangi jumlah produk yang dijual.

d)

Dengan memecat seluruh manajemen lama.

5.

Mengapa manajemen perlu membekali diri dengan pengetahuan dan seni dalam mengenali indikator perusahaan yang sakit?

a)

A. Agar dapat melakukan intervensi bisnis dengan cepat

b)

B. Agar dapat meningkatkan penjualan secara langsung

c)

C. Agar dapat menghindari persaingan bisnis

d)

D. Agar dapat memperluas jaringan perusahaan

6.

Jelaskan mengapa strategi penyehatan perusahaan masih berada pada tahap coba-coba menurut teks?

a)

A. Karena belum banyak tesis yang sudah teruji dan pengujian hipotesis baru juga belum banyak dilakukan

b)

B. Karena semua perusahaan sudah sehat

c)

C. Karena strategi penyehatan selalu berhasil

d)

D. Karena tidak ada kebutuhan untuk penyehatan perusahaan

7.

Apa saja yang akan dijelaskan dalam bagian awal kegiatan belajar mengenai penyehatan perusahaan menurut teks?

a)

A. Sejarah lahirnya strategi penyehatan perusahaan

b)

B. Cara membuat produk baru

c)

C. Teknik pemasaran digital

d)

D. Proses rekrutmen karyawan

8.

Mengapa kadang kala intervensi negara tidak dapat dielakkan dalam penyehatan perusahaan?

a)

A. Karena terjadi krisis ekonomi yang berdampak pada banyak perusahaan

b)

B. Karena perusahaan selalu untung

c)

C. Karena manajemen selalu berhasil

d)

D. Karena tidak ada masalah dalam perusahaan

9.

Pada dasawarsa tujuh puluhan, strategi penyehatan perusahaan mulai dikenal. Apa yang menjadi alasan meningkatnya perhatian terhadap strategi ini pada masa tersebut?

a)

Jumlah perusahaan sakit semakin banyak dan memerlukan intervensi negara.

b)

Jumlah perusahaan baru semakin banyak dan sukses.

c)

Perusahaan tidak mengalami krisis ekonomi.

d)

Strategi pertumbuhan sudah tidak relevan lagi.

10.

Mengapa karya-karya seperti Bibeault (1982), Cameron dkk. (1988), dan Slatter (1984) dianggap penting dalam perkembangan strategi penyehatan perusahaan?

a)

Karena karya-karya tersebut dinilai lebih komprehensif, mendalam, dan luas dalam pokok bahasan.

b)

Karena karya-karya tersebut membahas strategi pemasaran perusahaan.

c)

Karena karya-karya tersebut hanya membahas perusahaan yang sehat.

d)

Karena karya-karya tersebut ditulis oleh penulis terkenal saja.

11.

Bagaimana peran pemilik dan eksekutif perusahaan terhadap strategi penyehatan perusahaan pada masa-masa awal kemunculannya?

a)

Mereka tidak terlalu memperhatikan strategi penyehatan perusahaan dan menganggapnya sebagai tema pinggiran.

b)

Mereka sangat fokus pada strategi penyehatan perusahaan.

c)

Mereka selalu mengutamakan penyehatan perusahaan di atas strategi lain.

d)

Mereka menolak semua bentuk intervensi negara.

12.

Setelah dunia mengalami krisis ekonomi, mengapa perhatian terhadap strategi penyehatan perusahaan semakin meningkat?

a)

Karena perusahaan tidak mampu menyehatkan dirinya sendiri dan memerlukan intervensi negara.

b)

Karena jumlah perusahaan sehat meningkat drastis.

c)

Karena strategi penyehatan perusahaan sudah tidak diperlukan lagi.

d)

Karena perusahaan menjadi lebih mandiri tanpa bantuan eksternal.

13.

Mengapa manajemen perlu membangun kekuatan dan mengurangi kelemahan dalam menghadapi lingkungan bisnis?

a)

Agar dapat mengeksploitasi peluang dan menghindari ancaman bisnis

b)

Agar dapat mengabaikan ancaman bisnis

c)

Agar dapat menghindari semua persaingan

d)

Agar dapat menutup perusahaan

14.

Apa yang terjadi jika lingkungan bisnis hanya menyediakan ancaman bisnis tanpa peluang?

a)

Perusahaan akan sulit berkembang meskipun manajemen memiliki keunggulan

b)

Perusahaan akan mudah berkembang tanpa hambatan

c)

Perusahaan akan mendapatkan banyak peluang baru

d)

Perusahaan akan menjadi pemimpin pasar

15.

Bagaimana pertumbuhan ekonomi yang rendah mempengaruhi peluang bisnis bagi perusahaan?

a)

Menjadi indikator penting pada lemahnya peluang bisnis

b)

Menjadi tanda bahwa perusahaan akan sukses

c)

Menunjukkan bahwa ancaman bisnis tidak ada

d)

Menjadi alasan untuk tidak melakukan ekspansi usaha

16.

Jelaskan mengapa perusahaan yang baru memasuki pasar dianggap sangat sensitif terhadap lingkungan bisnis menurut prinsip zero sum game.

a)

Karena perusahaan baru harus bersaing dengan perusahaan yang sudah ada di pasar

b)

Karena perusahaan baru tidak perlu bersaing

c)

Karena perusahaan baru selalu menang dalam persaingan

d)

Karena perusahaan baru tidak terpengaruh oleh lingkungan bisnis

17.

Mengapa tersedianya kredit dan aktivitas pasar modal dapat digunakan sebagai indikator mudah atau sulitnya perusahaan merebut peluang bisnis?

a)

Karena perusahaan yang tidak memiliki modal sendiri yang cukup dapat terhambat dalam merebut peluang bisnis.

b)

Karena semua perusahaan selalu memiliki modal yang cukup.

c)

Karena kredit dan pasar modal tidak berpengaruh pada peluang bisnis.

d)

Karena aktivitas pasar modal hanya mempengaruhi perusahaan besar.

18.

Bagaimana perubahan harga dapat memberikan indikasi penting bagi perusahaan dalam melihat kecenderungan pasar?

a)

Dengan menunjukkan tingkat inflasi dan keseimbangan jumlah barang yang tersedia dan diminta di pasar.

b)

Dengan menentukan jumlah karyawan yang dibutuhkan perusahaan.

c)

Dengan mengukur tingkat kepuasan pelanggan secara langsung.

d)

Dengan memperkirakan jumlah pesaing di pasar.

19.

Perubahan lingkungan politik dan hukum dapat mempengaruhi peluang dan risiko bisnis bagi perusahaan yang beroperasi di pasar yang sudah dewasa. Manakah pernyataan berikut yang paling tepat?

a)

Perubahan lingkungan politik dan hukum dapat menimbulkan perubahan peluang dan risiko bisnis, baik yang legal maupun yang ekstra legal.

b)

Perubahan lingkungan politik dan hukum tidak berpengaruh pada bisnis.

c)

Perubahan lingkungan politik dan hukum hanya mempengaruhi perusahaan kecil.

d)

Perubahan lingkungan politik dan hukum selalu menguntungkan perusahaan.

20.

Mengapa di negara maju, tingkat kegagalan perusahaan yang disebabkan oleh lingkungan bisnis relatif kecil?

a)

Karena lingkungan bisnis relatif stabil dan manajemen mampu melakukan prakiraan bisnis dengan tingkat ketepatan yang cukup.

b)

Karena perusahaan di negara maju tidak pernah gagal.

c)

Karena lingkungan bisnis di negara maju selalu berubah.

d)

Karena manajemen di negara maju tidak perlu melakukan prakiraan bisnis.

21.

Mengapa manajemen di negara berkembang cenderung lebih reaktif daripada proaktif dalam menghadapi perubahan lingkungan bisnis?

a)

Karena mereka lebih mudah mengantisipasi perubahan

b)

Karena mereka biasanya terlambat mengantisipasi perubahan

c)

Karena mereka memiliki alat analisa yang canggih

d)

Karena lingkungan bisnis di negara berkembang lebih stabil

22.

Menurut teks, berapa persentase kegagalan bisnis di negara maju yang disebabkan oleh variabel internal relatif tinggi?

a)

50%

b)

60%

c)

80%

d)

30%

23.

Bagaimana hubungan antara intensitas variabel internal dan kegagalan bisnis menurut teks?

a)

Semakin tinggi intensitas variabel internal, semakin kecil kemungkinan kegagalan bisnis

b)

Intensitas variabel internal tidak berpengaruh pada kegagalan bisnis

c)

Kegagalan karena lingkungan bisnis hampir pasti selalu terkait dengan kapasitas manajerial pengelola perusahaan

d)

Semakin rendah intensitas variabel internal, semakin besar kemungkinan kegagalan bisnis

24.

Manfaat manajerial tidak terlalu banyak diperoleh jika manajemen selalu membebankan kegagalan pada lingkungan bisnis karena:

a)

Manajemen tidak memiliki kendali sama sekali terhadap lingkungan bisnis

b)

Lingkungan bisnis selalu stabil

c)

Manajemen selalu proaktif

d)

Kegagalan bisnis hanya disebabkan oleh faktor eksternal

25.

Menurut teks, apa prinsip yang dimiliki oleh banyak manajemen yang memiliki keahlian menyehatkan perusahaan?

a)

Bisnis selalu gagal karena lingkungan bisnis

b)

Bisnis tidak pernah gagal jika manajemen proaktif

c)

Businesses don’t fail, people do

d)

Bisnis gagal karena teknologi yang kurang

26.

Manakah di bawah ini yang merupakan indikator internal yang menunjukkan perusahaan tidak sehat pada tahap awal daur kehidupan perusahaan?

a)

Persediaan meningkat

b)

Penjualan menurun

c)

Ketidakcukupan kas

d)

Marjin berkurang

27.

Salah satu tanda perusahaan tidak sehat pada tahap awal daur kehidupan adalah penurunan ROI (return on investment). Berapakah kisaran penurunan ROI yang disebutkan dalam materi?

a)

10% sampai 15%

b)

20% sampai 30%

c)

35% sampai 40%

d)

5% sampai 10%

28.

Jika sebuah perusahaan mengalami peningkatan absensi tenaga kerja, peningkatan kecelakaan kerja, dan pengaduan konsumen yang meningkat, apa yang dapat disimpulkan mengenai kondisi perusahaan tersebut?

a)

Perusahaan sedang mengalami pertumbuhan pesat

b)

Perusahaan berada dalam kondisi sehat

c)

Perusahaan menunjukkan tanda-tanda tidak sehat

d)

Perusahaan sedang melakukan ekspansi pasar

29.

Pada tahap pertengahan daur kehidupan perusahaan, indikator internal apa yang menunjukkan adanya masalah keuangan dan manajemen?

a)

Informasi keuangan dan manajemen lambat dan tidak akurat

b)

Penjualan meningkat

c)

Marjin bertambah

d)

Persediaan menurun

30.

Bagaimana hubungan antara interaksi antar indikator internal dan kompleksitas permasalahan dalam perusahaan menurut materi?

a)

Interaksi antar indikator membuat permasalahan menjadi lebih sederhana

b)

Interaksi antar indikator tidak mempengaruhi kompleksitas permasalahan

c)

Interaksi antar indikator membuat permasalahan menjadi lebih kompleks

d)

Interaksi antar indikator selalu menghasilkan solusi

31.

Seorang manajer menemukan bahwa saldo rekening bank perusahaan tidak mencukupi dan terjadi overdraft. Berdasarkan materi, pada tahap apa dalam daur kehidupan organisasi masalah ini biasanya muncul?

a)

Awal pertumbuhan

b)

Kedewasaan

c)

Pertengahan

d)

Penurunan

32.

Manakah dari berikut ini yang merupakan indikator internal yang menunjukkan perusahaan berada pada tahap akhir daur kehidupan perusahaan?

a)

Peningkatan laba secara konsisten

b)

Kecilnya perhatian manajemen pada menurunnya laba

c)

Penambahan modal kerja secara drastis

d)

Meningkatnya volume penjualan

33.

Mengapa pembayaran melalui bank dengan saldo defisit (overdraft) dapat menjadi indikator tidak sehatnya perusahaan?

a)

Menunjukkan perusahaan memiliki banyak aset

b)

Menandakan perusahaan tidak mampu membayar kewajiban tanpa kredit tambahan

c)

Menunjukkan perusahaan memiliki arus kas yang stabil

d)

Menandakan perusahaan memiliki banyak piutang

34.

Bagaimana moral karyawan yang rendah dapat mempengaruhi kredibilitas perusahaan?

a)

Meningkatkan kepercayaan pemasok

b)

Menurunkan kredibilitas perusahaan

c)

Meningkatkan volume penjualan

d)

Menambah modal kerja

35.

Apa dampak dari meningkatnya usia piutang dagang yang tak tertagih terhadap likuiditas perusahaan?

a)

Likuiditas perusahaan meningkat

b)

Tidak berpengaruh pada likuiditas

c)

Likuiditas perusahaan menurun

d)

Modal kerja bertambah

36.

Salah satu indikator internal yang dapat muncul pada setiap tahapan daur kehidupan perusahaan adalah penurunan pangsa pasar produk kunci. Apa dampak strategis dari kondisi ini?

a)

Perusahaan menjadi lebih kompetitif

b)

Perusahaan kehilangan posisi dominan di pasar

c)

Perusahaan meningkatkan efisiensi produksi

d)

Perusahaan memperoleh lebih banyak pelanggan baru

37.

Manakah dari berikut ini yang merupakan indikator kombinasi penyebab perusahaan menjadi tidak sehat menurut modul?

a)

Penerapan manajemen dengan prinsip perkecualian

b)

Delegasi dengan pengendalian penuh

c)

Karyawan dengan satu pimpinan saja

d)

Sistem informasi keuangan yang sangat tanggap

38.

Mengapa ancaman yang berasal dari kombinasi variabel internal dan eksternal cenderung membawa akibat yang lebih kompleks bagi perusahaan?

a)

Karena melibatkan lebih dari satu sumber masalah

b)

Karena hanya berasal dari lingkungan bisnis

c)

Karena hanya berasal dari kelemahan internal

d)

Karena mudah diatasi dengan satu solusi

39.

Salah satu tanda perusahaan tidak sehat adalah “delegasi tanpa pengendalian, pengawasan, dan umpan balik”. Apa dampak utama dari kondisi ini?

a)

Kurangnya kontrol terhadap pelaksanaan tugas

b)

Peningkatan produktivitas karyawan

c)

Penguatan rantai komando

d)

Peningkatan efisiensi distribusi

40.

Jika sebuah perusahaan sangat bergantung pada MBO (management by objective), apa risiko yang mungkin dihadapi?

a)

Tujuan perusahaan menjadi terlalu sempit dan kurang fleksibel

b)

Karyawan menjadi lebih kreatif

c)

Manajemen menjadi lebih demokratis

d)

Sistem informasi keuangan menjadi lebih tanggap

41.

Bagaimana pemasaran produk yang salah dapat mempengaruhi kesehatan perusahaan?

a)

Dapat menyebabkan penurunan penjualan dan kerugian

b)

Meningkatkan loyalitas pelanggan

c)

Memperkuat posisi pasar

d)

Meningkatkan efisiensi distribusi

42.

Apa yang dimaksud dengan “vertikalisasi jenjang organisasi” sebagai indikator kombinasi masalah dalam perusahaan?

a)

Struktur organisasi yang terlalu bertingkat sehingga komunikasi menjadi lambat

b)

Struktur organisasi yang datar dan fleksibel

c)

Penghapusan semua jenjang manajemen

d)

Peningkatan efisiensi dalam pengambilan keputusan

43.

Apa perbedaan utama antara penyembuhan strategik (strategic turnaround) dan penyembuhan operasional (operating turnaround) dalam konteks manajemen perusahaan?

a)

Penyembuhan strategik berkaitan dengan kesalahan strategis, sedangkan penyembuhan operasional berkaitan dengan efisiensi operasional.

b)

Penyembuhan strategik hanya fokus pada keuangan, sedangkan penyembuhan operasional pada pemasaran.

c)

Penyembuhan strategik dilakukan oleh manajemen puncak, sedangkan penyembuhan operasional oleh staf.

d)

Penyembuhan strategik selalu melibatkan perubahan teknologi, sedangkan penyembuhan operasional tidak.

44.

Mengapa penyembuhan strategik sering kali berkaitan dengan penilaian menyeluruh terhadap bisnis yang dilakukan perusahaan?

a)

Karena perusahaan harus memastikan produk yang dihasilkan sesuai dengan komponen pokok misi perusahaan.

b)

Karena perusahaan ingin meningkatkan jumlah karyawan.

c)

Karena perusahaan ingin memperluas pasar tanpa strategi.

d)

Karena perusahaan ingin mengurangi biaya produksi.

45.

Jelaskan alasan mengapa manajemen kadang harus melakukan perubahan secara radikal terhadap eksistensi perusahaan, yang dikenal dengan istilah corporate reengineering.

a)

Karena manajemen telah melakukan kesalahan strategis yang menyebabkan perusahaan sulit bertahan di pasar.

b)

Karena perusahaan ingin mengurangi jumlah produk.

c)

Karena perusahaan ingin meningkatkan penjualan tanpa strategi.

d)

Karena perusahaan ingin mengurangi jumlah departemen.

46.

Bagaimana dampak dari manajemen yang tidak mampu mencapai tujuan ekonomi perusahaan sesuai dengan misi yang ditetapkan?

a)

Perusahaan gagal mencapai tujuan dan berada jauh di luar arah misi perusahaan.

b)

Perusahaan akan selalu untung.

c)

Perusahaan akan otomatis berkembang.

d)

Perusahaan tidak perlu melakukan perubahan apapun.

47.

Apa yang dimaksud dengan kesalahan strategis yang dibuat oleh manajemen menurut teks?

a)

Kesalahan yang bersifat kuantitatif

b)

Kesalahan yang bersifat kualitatif

c)

Kesalahan yang bersifat teknis

d)

Kesalahan yang bersifat administratif

48.

Manajemen memiliki dua kemungkinan pilihan dalam menghadapi perubahan strategi. Pilihan pertama adalah mempertahankan misi perusahaan dan mengubah strategi bisnis. Apa konsekuensi dari pilihan ini menurut teks?

a)

Tidak ada persoalan manajerial yang berarti

b)

Perusahaan akan langsung mengalami kerugian

c)

Manajemen dinilai tidak profesional

d)

Perusahaan harus melakukan reengineering

49.

Menurut teks, kapan kesalahan strategis baru dinilai ada dalam manajemen?

a)

Ketika manajemen memilih alternatif pertama

b)

Ketika manajemen tetap berpegang teguh pada misi perusahaan dan melakukan perubahan strategi bisnis secara radikal

c)

Ketika manajemen tidak melakukan perubahan apapun

d)

Ketika manajemen hanya fokus pada laba

50.

Apa istilah yang digunakan untuk perubahan strategi bisnis secara radikal yang dilakukan oleh manajemen?

a)

Corporate planning

b)

Corporate reengineering

c)

Corporate restructuring

d)

Corporate controlling

51.

Jelaskan mengapa penyelidikan strategis diperlukan menurut teks, dan sebutkan indikator yang biasanya digunakan untuk menandai melemahnya posisi strategis perusahaan di pasar.

a)

Karena perusahaan ingin meningkatkan laba; indikatornya adalah kenaikan volume penjualan

b)

Karena perusahaan kehilangan posisi strategis; indikatornya adalah penurunan volume penjualan dan pangsa pasar

c)

Karena perusahaan ingin memperluas pasar; indikatornya adalah bertambahnya jumlah karyawan

d)

Karena perusahaan ingin mengurangi biaya; indikatornya adalah penurunan biaya operasional

52.

Apa tujuan utama manajemen melakukan perubahan strategi bisnis dalam rangka penyelamatan perusahaan?

a)

Meningkatkan jumlah karyawan

b)

Mengembalikan posisi strategis yang pernah dimiliki

c)

Mengurangi biaya produksi

d)

Meningkatkan penjualan produk baru

53.

Manajemen sering kali memberikan perhatian lebih pada bisnis inti yang selama ini agak terlupakan. Apa kemungkinan tindakan lain yang dapat dilakukan manajemen dalam proses penyelamatan?

a)

Menambah jam kerja karyawan

b)

Melakukan akuisisi perusahaan lain

c)

Mengurangi promosi produk

d)

Meningkatkan harga jual

54.

Mengapa penyelamatan operasional perusahaan biasanya tidak bersentuhan dengan perubahan strategi bisnis?

a)

Karena hanya fokus pada penambahan produk baru

b)

Karena bertujuan memperbaiki kinerja perusahaan yang berkaitan dengan pencapaian tujuan ekonomi keuangan

c)

Karena ingin meningkatkan jumlah cabang perusahaan

d)

Karena ingin mengurangi jumlah karyawan

55.

Salah satu cara manajemen meningkatkan penghasilan perusahaan adalah dengan memperbaiki saluran distribusi. Mengapa pilihan ini biasanya dijalankan oleh perusahaan yang memiliki pangsa pasar besar?

a)

Karena perusahaan kecil tidak membutuhkan distribusi

b)

Karena perusahaan besar memiliki fleksibilitas anggaran operasi yang tinggi

c)

Karena perusahaan besar sering mengalami pemborosan karena rendahnya utilisasi kekayaan perusahaan

d)

Karena perusahaan besar tidak memiliki biaya tetap

56.

Mengapa manajemen biasanya memilih untuk menunda pengeluaran modal dan menerapkan prinsip anggaran serta pengendalian biaya yang ketat?

a)

Untuk meningkatkan volume penjualan secara langsung

b)

Untuk memperluas pangsa pasar secara cepat

c)

Untuk mengurangi biaya yang tidak memiliki keterkaitan langsung dengan operasi pokok perusahaan

d)

Untuk mempercepat proses penelitian dan pengembangan

57.

Strategi penyehatan yang tepat biasanya dipilih oleh perusahaan yang beroperasi dalam industri yang telah dewasa. Apa alasan utama strategi ini dipilih?

a)

Karena perusahaan memiliki peluang ekspansi pasar yang besar

b)

Karena perusahaan memiliki fleksibilitas dalam anggaran operasi untuk mengurangi biaya secara signifikan

c)

Karena perusahaan ingin meningkatkan biaya pemasaran

d)

Karena perusahaan ingin memperbanyak jabatan administratif

58.

Manajemen dapat memilih untuk menjual harta kekayaan perusahaan yang tidak memiliki peran signifikan dalam operasi perusahaan. Dalam situasi apa pilihan ini biasanya diambil?

a)

Ketika volume penjualan perusahaan meningkat pesat

b)

Ketika gangguan aliran kas sudah sangat signifikan dan tidak ditemukan sumber dana baru dari penjualan dalam waktu relatif pendek

c)

Ketika perusahaan ingin memperluas pangsa pasar

d)

Ketika biaya administrasi menurun drastis

59.

Jelaskan mengapa dalam praktiknya, pembedaan antara penyehatan strategis dan penyehatan operasional hanya ada dalam dataran teoritis.

a)

Karena keduanya selalu dilakukan secara terpisah

b)

Karena perusahaan jarang menerapkan strategi penyehatan

c)

Karena dalam praktik, keduanya biasanya dilaksanakan secara bersamaan

d)

Karena penyehatan operasional tidak memerlukan penghematan biaya

60.

Apa tujuan utama dari strategi penyehatan dalam manajemen perusahaan?

a)

Mengembalikan perusahaan ke arah pertumbuhan

b)

Mengurangi jumlah karyawan

c)

Meningkatkan penjualan produk baru

d)

Mengganti seluruh manajemen perusahaan

61.

Langkah pertama dalam proses penyehatan menurut teks adalah...

a)

Membuat rencana penyehatan

b)

Melakukan evaluasi menyeluruh

c)

Mengimplementasikan rencana penyehatan

d)

Mencari investor baru

62.

Mengapa proses penyehatan sering memerlukan anggaran kas berdimensi waktu pendek?

a)

Karena perusahaan membutuhkan dana cepat untuk operasional

b)

Karena perusahaan ingin berinvestasi jangka panjang

c)

Karena perusahaan ingin memperluas pasar internasional

d)

Karena perusahaan ingin meningkatkan gaji karyawan

63.

Salah satu tahapan penting dalam proses penyehatan adalah mengidentifikasi kemungkinan penarikan sumber dana internal berjangka pendek. Mengapa hal ini penting?

a)

Untuk menghindari situasi terburuk yang tidak diinginkan

b)

Untuk mempercepat proses rekrutmen karyawan baru

c)

Untuk meningkatkan penjualan produk

d)

Untuk memperluas jaringan distribusi

64.

Setelah evaluasi dan pembuatan rencana penyehatan, apa tahapan berikutnya yang harus dilakukan oleh manajemen?

a)

Mengimplementasikan rencana penyehatan

b)

Menjual aset perusahaan

c)

Mengurangi produksi barang

d)

Mengganti seluruh jajaran direksi

65.

Mengapa manajemen perusahaan sering kali tidak memiliki kendali terhadap perubahan lingkungan bisnis?

a)

Karena perubahan lingkungan bisnis cenderung terus menerus berubah, misalnya teknologi dan persaingan.

b)

Karena manajemen selalu mengendalikan semua aspek bisnis.

c)

Karena lingkungan bisnis selalu stabil dan tidak berubah.

d)

Karena perusahaan tidak pernah mengalami krisis ekonomi.

66.

Apa yang dimaksud dengan ketidaksehatan sistemik pada perusahaan menurut Stone (2002)?

a)

Ketidaksehatan yang hanya terjadi pada perusahaan besar.

b)

Ketidaksehatan yang terjadi pada perusahaan di sektor jasa, termasuk keuangan dan perbankan.

c)

Ketidaksehatan yang disebabkan oleh masalah internal perusahaan.

d)

Ketidaksehatan yang tidak mempengaruhi daya beli masyarakat.

67.

Proses penyembuhan perusahaan yang sakit akibat lingkungan bisnis lebih banyak bergantung pada ide kreatif dan terobosan eksekutif daripada sekadar penghematan operasional karena:

a)

Karena penghematan operasional selalu cukup untuk menyembuhkan perusahaan.

b)

Karena ide kreatif dan terobosan eksekutif dapat menyesuaikan perusahaan dengan perubahan lingkungan bisnis yang dinamis.

c)

Karena perusahaan tidak membutuhkan inovasi dalam menghadapi krisis.

d)

Karena lingkungan bisnis tidak pernah berubah.

68.

Bagaimana ciri-ciri ketidaksehatan perusahaan yang disebabkan oleh lingkungan bisnis menurut teks?

a)

Terjadi secara perlahan dan hanya pada perusahaan besar.

b)

Terjadi secara serempak, mendadak, masif, dan dengan tingkat intensitas yang dalam.

c)

Hanya terjadi pada perusahaan yang tidak beroperasi di sektor jasa.

d)

Tidak mempengaruhi perusahaan skala menengah dan kecil.

69.

Mengapa negara sering kali harus terlibat dalam proses pemulihan kesehatan perusahaan saat terjadi krisis ekonomi?

a)

Karena pemilik dan manajemen perusahaan tidak lagi memiliki sumber daya dan dana yang cukup untuk menyehatkan perusahaan.

b)

Karena negara ingin mengambil alih semua perusahaan.

c)

Karena perusahaan selalu meminta bantuan negara.

d)

Karena negara ingin mengurangi pajak perusahaan.

70.

Tiga tahapan pokok yang biasanya dilakukan negara dalam keterlibatan menyehatkan perusahaan saat krisis ekonomi adalah:

a)

Merumuskan kebijakan ekonomi makro, menyehatkan sektor keuangan, dan melakukan intervensi pada sektor riil.

b)

Menaikkan pajak, menurunkan suku bunga, dan memberikan subsidi.

c)

Membuka pasar bebas, mengurangi ekspor, dan menambah impor.

d)

Membatasi investasi asing, menambah utang luar negeri, dan menurunkan gaji pegawai.

71.

Mengapa tahap pertama dalam proses penyehatan perusahaan oleh negara dianggap lebih mudah dikerjakan dibandingkan tahap terakhir?

a)

Karena tahap pertama hanya membutuhkan perumusan kebijakan, sedangkan tahap terakhir memerlukan pemilahan perusahaan mana yang masih bisa diselamatkan.

b)

Karena tahap pertama tidak memerlukan dana.

c)

Karena tahap pertama tidak melibatkan sektor keuangan.

d)

Karena tahap pertama tidak memerlukan intervensi pemerintah.

72.

Apa yang dimaksud dengan strategi divestasi dalam konteks manajemen strategik?

a)

Strategi untuk memutar arah kecenderungan perusahaan menuju perusahaan yang lebih sehat dengan cara melepaskan bagian usaha yang tidak menguntungkan.

b)

Strategi untuk memperluas pasar perusahaan.

c)

Strategi untuk meningkatkan jumlah karyawan.

d)

Strategi untuk menambah modal perusahaan.

73.

Mengapa strategi divestasi mulai banyak dipelajari setelah dasawarsa tujuh puluhan?

a)

Karena kegagalan diversifikasi konglomerasi semakin sering ditemukan.

b)

Karena perusahaan semakin banyak melakukan merger.

c)

Karena regulasi pemerintah semakin ketat.

d)

Karena pasar semakin kompetitif.

74.

Salah satu alasan utama manajemen memilih melakukan divestasi adalah...

a)

Kinerja perusahaan yang buruk dalam mencapai sasaran laba dan ROI.

b)

Adanya tawaran peluang bisnis yang lebih menarik.

c)

Keinginan memperbaiki posisi aliran kas.

d)

Regulasi pemerintah yang ketat.

75.

Dari daftar berikut, manakah yang bukan alasan yang mendorong manajemen melakukan divestasi?

a)

Meningkatkan utang perusahaan.

b)

Kehendak memperbaiki posisi aliran kas.

c)

Usaha menghindari kerugian modal yang lebih besar.

d)

Pengurangan utang perusahaan.

76.

Bagaimana pengaruh posisi strategis perusahaan yang lemah terhadap keputusan divestasi?

a)

Posisi strategis yang lemah dapat mendorong manajemen untuk menutup operasi unit usaha strategis dan keluar dari pasar.

b)

Posisi strategis yang lemah memperkuat hubungan dengan pemerintah.

c)

Posisi strategis yang lemah meningkatkan peluang investasi baru.

d)

Posisi strategis yang lemah membuat perusahaan lebih mudah melakukan merger.

77.

Analisisalah mengapa regulasi pemerintah menempati posisi paling tidak lazim sebagai alasan divestasi menurut penelitian.

a)

Karena regulasi pemerintah jarang menjadi faktor utama dalam keputusan divestasi.

b)

Karena regulasi pemerintah selalu menjadi alasan utama divestasi.

c)

Karena regulasi pemerintah seringkali memaksa perusahaan untuk melakukan merger.

d)

Karena regulasi pemerintah meningkatkan risiko bisnis secara signifikan.

78.

Manakah dari berikut ini yang merupakan contoh halangan keluar dari pasar yang bersifat ekonomi?

a)

Keengganan mengakui kegagalan

b)

Barang modal (aktiva) yang spesifik dan bernilai jual rendah

c)

Berkurangnya kebanggaan manajerial

d)

Ketidaknyamanan emosional karena harus berpisah dengan perusahaan

79.

Mengapa biaya divestasi (divestment costs) menjadi pertimbangan penting dalam strategi divestasi perusahaan?

a)

Karena biaya divestasi selalu lebih rendah daripada biaya investasi

b)

Karena biaya divestasi hanya berdampak pada pemilik perusahaan

c)

Karena biaya divestasi merupakan implikasi manajerial yang harus ditanggung dalam penerapan strategi divestasi

d)

Karena biaya divestasi tidak mempengaruhi keputusan manajemen

80.

Salah satu halangan keluar dari pasar yang bersifat psikologis adalah kekhawatiran jika pihak lain yang membeli dan mengoperasikan unit usaha tersebut justru berhasil. Apa dampak dari halangan psikologis ini terhadap keputusan manajemen?

a)

Mendorong manajemen untuk segera melakukan divestasi

b)

Membuat manajemen ragu dan menunda keputusan keluar dari pasar

c)

Tidak berpengaruh pada keputusan manajemen

d)

Menyebabkan manajemen mengabaikan aspek ekonomi

81.

Bagaimana efek negatif yang mungkin ditimbulkan secara tidak langsung pada unit usaha lain akibat kegagalan pengelolaan pada unit usaha tertentu?

a)

Meningkatkan nilai jual barang modal

b)

Menurunkan biaya operasional secara keseluruhan

c)

Menimbulkan kerugian pada unit usaha lain dalam perusahaan

d)

Memperkuat hubungan bisnis dengan pemasok

82.

Jelaskan mengapa keputusan untuk melakukan divestasi seringkali sulit diambil oleh manajemen, meskipun secara rasional divestasi diperlukan.

a)

Karena divestasi selalu menghasilkan keuntungan besar

b)

Karena divestasi tidak memerlukan pertimbangan psikologis

c)

Karena keputusan divestasi mengandung beban ekonomi dan psikologis yang tinggi

d)

Karena divestasi tidak mempengaruhi kelangsungan perusahaan

83.

Manakah dari berikut ini yang merupakan tiga macam pilihan strategi divestasi yang umum dikenal?

a)

A. Penjualan menyeluruh, spin-off, dan likuidasi

b)

B. Akuisisi, merger, dan restrukturisasi

c)

C. Penjualan saham, pembelian kembali, dan joint venture

d)

D. Diversifikasi, integrasi vertikal, dan outsourcing

84.

Mengapa pemilik perusahaan biasanya memilih strategi penjualan menyeluruh (outright sale) dalam divestasi?

a)

A. Karena mengharapkan adanya premium penjualan yang lumayan

b)

B. Karena ingin menghindari pajak

c)

C. Karena ingin memperluas pasar

d)

D. Karena ingin mengurangi jumlah karyawan

85.

Perbedaan utama antara strategi spin-off dan outright sale dalam divestasi perusahaan adalah:

a)

Spin-off memisahkan unit usaha menjadi perusahaan baru yang independen, sedangkan outright sale menjual seluruh unit usaha kepada pihak lain.

b)

Spin-off hanya dilakukan oleh perusahaan besar, sedangkan outright sale oleh perusahaan kecil.

c)

Spin-off selalu menghasilkan keuntungan lebih besar daripada outright sale.

d)

Spin-off menjual aset fisik, sedangkan outright sale menjual aset tidak berwujud.

86.

Dalam strategi divestasi jenis kedua (spin-off), apa yang terjadi pada hubungan antara anak perusahaan dan perusahaan induk?

a)

A. Anak perusahaan tidak lagi memiliki kaitan dengan perusahaan induk

b)

B. Anak perusahaan tetap menjadi bagian dari perusahaan induk

c)

C. Anak perusahaan menjadi cabang baru perusahaan induk

d)

D. Anak perusahaan diakuisisi oleh perusahaan lain

87.

Mengapa likuidasi biasanya menjadi pilihan terakhir dalam strategi divestasi perusahaan?

a)

A. Karena likuidasi dilakukan jika tidak ada alternatif lain dan biasanya jarang terjadi

b)

B. Karena likuidasi selalu menghasilkan keuntungan terbesar

c)

C. Karena likuidasi adalah proses yang paling sederhana

d)

D. Karena likuidasi tidak memerlukan penilaian perusahaan

88.

Jelaskan dua jenis strategi penyelamatan perusahaan yang dikenal dalam manajemen strategik!

a)

Penyehatan operasional dan penyehatan strategis

b)

Penyehatan finansial dan penyehatan pemasaran

c)

Penyehatan sumber daya manusia dan penyehatan teknologi

d)

Penyehatan internal dan penyehatan eksternal

89.

Mengapa penyehatan strategis diperlukan dalam perusahaan menurut penjelasan pada materi?

a)

Karena perusahaan dinilai menyimpang dari pilihan strategis yang telah ditetapkan

b)

Karena perusahaan mengalami masalah keuangan jangka pendek

c)

Karena perusahaan ingin meningkatkan jumlah karyawan

d)

Karena perusahaan ingin memperluas jaringan distribusi

90.

Dalam situasi tertentu, mengapa negara perlu terlibat dalam penyehatan perusahaan?

a)

Karena penyehatan perusahaan bukan hanya urusan pemilik dan manajemen

b)

Karena negara ingin mengambil alih seluruh perusahaan

c)

Karena negara ingin mengurangi pajak perusahaan

d)

Karena negara ingin meningkatkan ekspor perusahaan

91.

Bandingkan penyehatan operasional dan penyehatan strategis dalam hal perubahan yang diperlukan pada perusahaan!

a)

Penyehatan strategis memerlukan perubahan yang lebih signifikan dibandingkan penyehatan operasional

b)

Penyehatan operasional memerlukan perubahan yang lebih signifikan dibandingkan penyehatan strategis

c)

Keduanya memerlukan perubahan yang sama besar

d)

Penyehatan strategis tidak memerlukan perubahan apapun