wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

ULANGAN HARIAN MAPEL PILIHAN KELAPA SAWIT XI PMHP B

Total questions: 40

Worksheet time: 20hrs 0mins

Name
Class
Date
1.
Faktor utama dalam pemilihan lokasi pembibitan adalah...
a)
Akses jalan
b)
Ketersediaan air
c)
Warna tanah
d)
Jarak dari rumah
e)
Tinggi lokasi
2.
Sarana penting dalam pembibitan yang berfungsi mengatur intensitas cahaya
a)
Polibag
b)
Paranet/naungan
c)
Sprayer
d)
Cangkul
e)
Pot tray
3.
Media tanam yang baik untuk pembibitan umumnya bersifat...
a)
Gembur dan poros
b)
Keras dan padat
c)
Liat dan berat
d)
Berpasir penuh
e)
Sangat basah
4.
Perbanyakan vegetatif dengan cara stek dilakukan dengan menggunakan
a)
Daun
b)
Bunga
c)
Batang atau ranting
d)
Akar
e)
Biji
5.
. Tujuan utama dari teknik cangkok adalah...
a)
Memperkuat batang
b)
Mempercepat pembuahan
c)
Membentuk akar baru
d)
Membuat tunas baru
e)
Mengurangi daun
6.
Tujuan utama pembibitan kelapa sawit sebelum tanaman dipindahkan ke lahan adalah…
a)
Mengurangi biaya pemupukan di lapangan
b)
Mendapatkan bibit yang seragam, kuat, dan siap tanam
c)
Mempercepat proses panen di lapangan
d)
Mengurangi populasi gulma di lapangan
e)
Memperbanyak jumlah tanaman indu
7.
Salah satu tahapan penting dalam pembibitan kelapa sawit adalah pre-nursery. Tahap ini bertujuan untuk…
a)
Melakukan seleksi terhadap tandan buah segar
b)
Menyimpan benih kelapa sawit dalam ruang pendingin
c)
Menumbuhkan kecambah hingga memiliki 2–3 helai daun
d)
Melakukan pemupukan intensif untuk tanaman dewasa
e)
Menentukan kualitas minyak kelapa sawit
8.
Berikut ini yang merupakan standar mutu bibit kelapa sawit siap tanam di main nursery adalah…
a)
Tinggi tanaman 10–15 cm, daun 1–2 helai
b)
Tinggi tanaman 50–70 cm, umur 10–12 bulan
c)
Diameter batang 1 cm dan umur 1 bulan
d)
Tinggi tanaman 1 meter dan berumur 2 tahun
e)
Tinggi tanaman 20 cm dan berumur 2 bulan
9.
Faktor utama yang menentukan keberhasilan pembibitan kelapa sawit adalah…
a)
Warna tandan buah segar yang dipanen
b)
Tinggi curah hujan di kebun induk
c)
. Ketersediaan air, media tanam, dan pemupukan yang tepat
d)
Banyaknya tenaga kerja di pabrik kelapa sawit
e)
Jenis pestisida yang digunakan di lapanga
10.
Pemilihan benih unggul dalam pembibitan kelapa sawit penting dilakukan karena…
a)
Benih unggul dapat dipanen tanpa pemupukan
b)
Benih unggul memiliki produktivitas dan ketahanan lebih baik
c)
Benih unggul tidak membutuhkan penyiraman
d)
Benih unggul lebih mudah dipanen
e)
Benih unggul tidak memerlukan perawatan di nursery
11.
Salah satu syarat utama lokasi pre-nursery adalah ketersediaan air yang cukup. Hal ini penting karena…
a)
Bibit pre-nursery membutuhkan air untuk proses pemupukan
b)
Penyiraman dilakukan 1 kali per minggu
c)
Media semai harus selalu jenuh air
d)
Bibit muda sangat sensitif terhadap kekeringan
e)
Air diperlukan untuk mencuci polybag
12.
Lokasi pembibitan kelapa sawit sebaiknya memperoleh pencahayaan matahari yang cukup, yaitu…
a)
100% cahaya penuh sepanjang hari
b)
20–30% cahaya karena bibit tidak perlu sinar
c)
60–70% cahaya untuk mendukung fotosintesis optimal
d)
Cahaya hanya pada pagi hari
e)
Cahaya hanya pada siang ha
13.
Drainase di lokasi nursery harus baik karena…
a)
Bibit minyak sawit dapat tumbuh lebih cepat jika tergenang
b)
Air tergenang menyebabkan akar kekurangan oksigen dan busuk
c)
. Drainase tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan bibit
d)
Drainase hanya berfungsi di musim kemarau
e)
Drainase diperlukan untuk menghemat tenaga kerja
14.
Topografi yang ideal untuk lokasi pembibitan kelapa sawit adalah…
a)
Kemiringan tanah 30–40%
b)
Daerah datar atau miring sedikit (0–3%)
c)
Lahan berbukit untuk memudahkan aliran air
d)
Lahan cekung yang mudah menampung air
e)
Daerah rawa dengan air meli
15.
Salah satu alasan pre-nursery tidak boleh berada di tempat yang ternaungi berlebihan adalah…
a)
Naungan mengurangi jumlah air tanah
b)
Naungan menghambat pertumbuhan tinggi bibit
c)
Naungan membuat bibit mudah terbakar
d)
Naungan meningkatkan suhu tanah terlalu tinggi
e)
Naungan membuat media cepat kering
16.
Sumber air yang paling direkomendasikan untuk nursery adalah…
a)
Air sungai yang keruh
b)
Air hujan yang ditampung
c)
Air irigasi yang stabil dan mudah dikontrol
d)
Air kolam yang jarang digunakan
e)
Air sumur tua yang tidak terawat
17.
Mengapa lokasi main-nursery harus dekat dengan akses transportasi?
a)
Untuk memudahkan pemindahan pupuk
b)
Agar bibit dapat dikirim ke lahan tanam secara efisien
c)
Untuk mempermudah pembuatan sumur bor
d)
Karena lokasi jauh menyebabkan bibit cepat layu
e)
Karena akses jalan menentukan kualitas benih
18.
Pada lokasi pembibitan, permukaan lahan sebaiknya tidak bergelombang karena…
a)
Dapat menyebabkan bibit terserang hama
b)
Memengaruhi intensitas cahaya
c)
Menyulitkan penyiraman dan menyebabkan genangan
d)
Menurunkan kesuburan tanah
e)
Meningkatkan kebutuhan pupuk
19.
Lokasi pembibitan tidak dianjurkan berada di dekat aliran sungai besar karena…
a)
Sungai dapat meningkatkan suhu udara
b)
Sungai menyebabkan bibit kekurangan cahaya
c)
Risiko banjir yang dapat merusak bibit
d)
Sungai mengurangi kualitas media semai
e)
Sungai membuat pekerjaan penyiraman lebih sulit
20.
Faktor yang paling menentukan keberhasilan pemilihan lokasi nursery adalah…
a)
Banyaknya pekerja yang tinggal di sekitar kebun
b)
Kedekatan dengan pabrik kelapa sawit
c)
Jenis pupuk yang mudah diperoleh
d)
Jumlah polybag yang tersedia
e)
Ketersediaan air, drainase baik, pencahayaan cukup, dan topografi ideal
21.
Land clearing dalam pengembangan perkebunan kelapa sawit adalah…
a)
Proses pemupukan awal sebelum tanam
b)
Proses pembersihan dan penyiapan lahan sebelum kegiatan penanaman dimulai
c)
Proses pembuatan pabrik kelapa sawit
d)
Proses memilih bibit unggul
e)
Proses memanen tanaman tua
22.
Salah satu tugas Direktur/Legal pada tahap awal pembukaan lahan adalah…
a)
Mengurus izin lahan dan menunjuk tim survey
b)
Menentukan jarak tanam
c)
Melakukan pemupukan berkala
d)
Mengelola pembibitan
e)
Menyiapkan bahan tanam
23.
Survey kesesuaian lahan semi detail mencakup hal berikut, kecuali…
a)
Pemetaan kondisi vegetasi
b)
. Penggolongan kelas lahan (S1, S2, S3, N1, N2)
c)
Ketersediaan quarry untuk material jalan
d)
Perhitungan rendemen minyak sawit
e)
Informasi jaringan outlet untuk lahan organik
24.
jika terdapat lahan okupasi/enclave di areal baru, maka yang bertanggung jawab untuk menyelesaikannya adalah…
a)
Divisi Agronomi
b)
General Manager
c)
Tim GIS
d)
Operator alat berat
e)
Bagian Legal
25.
Master plan yang disusun Divisi Agronomi dan direksi TIDAK mencakup hal berikut…
a)
Unit kebun dan sarana pelengkap
b)
Rencana AMDAL dan HCVF
c)
Proyeksi produksi 10 tahun
d)
Rencana pemupukan bulanan
e)
Waktu dan biaya pembangunan hingga tanaman menghasilkan
26.
Untuk lokasi bibitan, perumahan, dan kantor, pohon asli yang masih ada sebaiknya…
a)
Ditebang seluruhnya
b)
Dibakar untuk mempercepat pembersihan
c)
Dipertahankan untuk menjaga kesejukan dan lingkungan
d)
Dipindahkan ke lokasi lain
e)
Dijual untuk menambah biaya proyek
27.
Jalan masuk ke lokasi areal baru harus dibebaskan dengan lebar minimal…
a)
70 meter
b)
10 meter
c)
20 meter
d)
30 meter
e)
50 meter
28.
Salah satu pertimbangan pemutusan replanting adalah tanaman dengan produksi pertahun lebih kecil dari…
a)
25 ton/ha
b)
20 ton/ha
c)
16 ton/ha
d)
10 ton/ha
e)
5 ton/ha
29.
Jarak horizontal antar teras pada areal mineral gelombang ditetapkan sebesar…
a)
9 meter
b)
5 meter
c)
7 mete
d)
12 meter
e)
15 mete
30.
Dalam penyusunan time schedule land preparation, faktor paling penting yang harus diperhitungkan adalah…
a)
Jenis pupuk
b)
Iklim, tenaga kerja, alat, dan bahan
c)
Harga TBS
d)
Lokasi pabrik
e)
Jumlah bibit di nursery
31.
Pada areal mineral basah, kebutuhan drainase sangat ditentukan oleh…
a)
enis pupuk yang digunakan
b)
Topografi dan jenis tanah
c)
Jumlah tenaga kerja
d)
Umur tanaman yang akan ditanam
e)
Jarak ke sungai terdekat
32.
Langkah pertama dalam pembuatan drainase pada areal mineral basah adalah…
a)
Menentukan lokasi outlet dan meluruskan parit alam
b)
. Menggali parit koleks
c)
Menentukan jarak tanam
d)
Membuat terasering
e)
Menentukan lokasi piezometer
33.
Setiap panjang 50 meter pada pembuatan teras harus dibuat stop bund dengan ukuran…
a)
Tinggi 20 cm dan lebar 30 cm
b)
Tinggi 30 cm dan lebar 50 cm
c)
Tinggi 50 cm dan lebar 30 cm
d)
Tinggi 40 cm dan lebar 40 cm
e)
Tinggi 25 cm dan lebar 60 cm
34.
Pada areal rendahan, jika parit subsider 1:2 masih menyebabkan genangan, maka tindakan yang disarankan adalah…
a)
Mengurangi kedalaman parit
b)
Menutup sebagian parit
c)
Meletakkan hasil galian parit pada titik tanam (tapak timbun)
d)
Mengganti parit dengan saluran irigasi
e)
Menambah lebar teras
35.
Pada areal pasang surut, tinggi tanggul ditentukan berdasarkan…
a)
Tinggi tanaman sawit
b)
Harga TBS 5 tahun terakhir
c)
Jarak parit ke jalan
d)
Kecepatan aliran sungai
e)
Data curah hujan dan level air tertinggi 5 tahun terakhir + 1 meter
36.
Pada areal organik, outlet dan main drain harus dibuka minimal…
a)
1 bulan sebelum land preparation
b)
3 bulan sebelum land preparation
c)
6 bulan sebelum land preparation
d)
8 bulan sebelum land preparation
e)
12 bulan sebelum land preparation
37.
Kedalaman air ideal pada areal organik untuk mencegah pengeringan berlebihan adalah…
a)
0–20 cm
b)
20–30 cm
c)
. 30–40 cm
d)
. 50–70 cm
e)
80–100 cm
38.
Rasio kebutuhan parit subsider pada areal organik adalah…
a)
1:4 jalur tanam
b)
1:2 jalur tanam
c)
1:3 jalur tanam
d)
1:5 jalur tanam
e)
1:6 jalur tanam
39.
Piezometer digunakan untuk…
a)
Mengukur curah hujan tahunan
b)
Menentukan kemiringan lahan
c)
Menghitung jumlah subsider drain
d)
Mengukur kedalaman parit
e)
Mengukur tinggi rendahnya permukaan air tanah
40.
Pada pembuatan bendungan di areal organik, level air yang harus dijaga adalah…
a)
0–30 cm
b)
. 20–40 cm
c)
40–50 cm
d)
50–70 cm
e)
. 80–100 cm