WorksheetsAKIDAH AKHLAK SAS GANJIL KELAS 6 25/26
Total questions: 40
Worksheet time: 42mins
Kalimat istighfar yang paling sering diucapkan adalah . . . .
Astaghfirullah
Subhanallah
Alhamdulillah
La ilaha illallah
Jika seseorang tidak pernah mau mengakui kesalahannya dan enggan beristighfar, ia akan cenderung . . . .
Semakin kaya dan sukses dalam hidup
Mudah marah dan merasa paling benar (sombong)
Mendapat banyak teman karena dianggap percaya diri
Menjadi pribadi yang sangat berani dan tanpa beban
Mengucapkan istighfar dapat menjadikan seseorang lebih berhati-hati dalam berperilaku. Hal ini menunjukkan bahwa istighfar berperan sebagai . . . .
syarat berdoa
hiburan
pengingat diri
pengganti salat
Kamu dan teman Kamu sedang bertengkar. Kamu menyadari bahwa Kamu juga bersalah. Langkah terbaik yang menyatakan Istighfar kepada Allah dan permohonan maaf kepada teman adalah . . . .
Melupakan masalah itu dan tidak perlu meminta maaf kepada teman karena sudah beristighfar
Beristighfar keras-keras agar teman Anda tahu bahwa Anda menyesal
Diam saja dan menunggu teman Anda yang meminta maaf duluan, sambil beristighfar dalam hati
Beristighfar sambil menemui teman dan berkata, "Maafkan aku, aku telah berbuat salah."
Seorang siswa merasa gelisah karena sering berbuat salah kepada temannya. Ia kemudian membiasakan diri mengucapkan istighfar setiap kali menyadari kesalahannya. Dari kasus tersebut, manfaat utama istighfar dalam kehidupan sehari-hari adalah . . . .
Membuat hidup tanpa masalah sama sekali
Menjadi lebih kaya secara materi
Membuat orang lain kagum atas dirinya
Mendekatkan diri kepada Allah dan menumbuhkan ketenangan hati
Berdasarkan pernyataan berikut yang salah mengenai hikmah mengucapkan Istighfar adalah . . . .
Istighfar membuka pintu rezeki melalui jalan yang tidak terduga
Istighfar adalah dzikir yang disukai Allah karena menunjukkan kerendahan hati hamba-Nya.
Istighfar dapat menghapus semua catatan dosa dari lahir hingga sekarang secara mutlak tanpa syarat
Istighfar dapat meredam emosi negatif seperti marah dan sombong
Dari pernyataan berikut yang menunjukkan penerapan sifat Al-Ghaffar (menutupi aib/kesalahan) dalam interaksi sosial adalah . . . .
Ketika melihat teman jatuh, kita menertawakannya
Ketika melihat teman melakukan kesalahan kecil, kita tidak menyebarkannya dan menasehatinya secara rahasia
Kita mencari-cari kesalahan orang lain untuk kita koreksi
Kita selalu membela diri dan tidak mau mengakui kesalahan
Seorang siswa merasa bersalah setelah berbohong dan ingin berubah menjadi lebih baik. Ia mengingat bahwa Allah adalah Al-Ghaffar. Pemahaman ini seharusnya mendorongnya untuk . . . .
Mengakui kesalahan dan memperbaiki diri
Menyalahkan orang lain
Menyembunyikan kebohongan yang lain
Mencoba menutupi kesalahan dengan alasan
Ketika seorang siswa melakukan kesalahan yang sama berulang kali, ia tetap berusaha meminta maaf dan memperbaiki diri. Jika ia memahami salah satu Asmaul Husna, ia akan menyadari bahwa Allah tidak hanya mengampuni sekali, tetapi terus membuka pintu ampunan bagi hamba yang bertaubat. Berdasarkan pernyataan tersebut, sifat Allah yang dimaksud adalah . . . .
Memberi rezeki
Mengampuni berulang-ulang
Menjaga
Menyembuhkan
Seorang siswa diejek oleh temannya di kelas. Awalnya ia merasa marah, tetapi kemudian ia memilih untuk memaafkan dan tidak lagi mengungkit kesalahan temannya. Sikap tersebut mencerminkan teladan dari Asmaul Husna Al-‘Afuww. Dampak dari meneladani sifat tersebut dalam kehidupan sehari-hari adalah . . . .
Tidak dendam dan hidup lebih damai
Sering marah kepada orang lain
Sering membenci teman yang berbuat salah
Sering mengungkit kesalahan orang lain
Seorang siswa pernah diejek oleh temannya saat bermain. Awalnya ia merasa sakit hati, tetapi kemudian ia memilih untuk menghapus kesalahan temannya dari ingatan dan tidak pernah mengungkitnya lagi. Sikap tersebut merupakan contoh sederhana meneladani Asmaul Husna Al-‘Afuww. Jika sikap ini diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, maka dampak positif yang akan dirasakan adalah . . . .
Membalas kesalahan dengan kesalahan sehingga menimbulkan permusuhan
Membicarakan kesalahan teman kepada orang lain sehingga memperburuk hubungan
Mengingat kesalahan teman terus-menerus sehingga menimbulkan rasa dendam
Menghapus kesalahan teman dan tidak mengungkitnya lagi sehingga hubungan tetap harmonis
Seorang siswa pernah melakukan kesalahan kepada temannya. Ia merasa bersalah dan takut tidak akan dimaafkan. Namun, temannya memilih untuk memaafkan dan tidak lagi mengungkit kesalahan tersebut. Sikap ini mencerminkan teladan dari sifat Allah dalam Al-Qur’an, yaitu Al-‘Afuww. Berdasarkan kasus tersebut, sifat Allah Al-‘Afuww bermakna . . . .
Maha Bijaksana dalam setiap keputusan
Maha Mengetahui segala sesuatu
Maha Pemaaf yang menghapus kesalahan hamba-Nya
Maha Kuasa atas segala makhluk
Seorang siswa sudah berusaha keras belajar untuk ujian, namun hasilnya tetap tidak sesuai harapan. Ia kemudian menerima dengan sabar dan berusaha lebih giat lagi. Kasus tersebut menunjukkan hubungan antara qada’ dan qadar, yaitu . . . .
Qada’ adalah pilihan bebas, qadar adalah hasilnya
Qada’ adalah aturan sekolah, qadar adalah hukuman
Qada’ adalah keputusan manusia, qadar adalah akibatnya
Qada’ adalah ketentuan Allah, qadar adalah pelaksanaannya dalam kehidupan nyata
Seorang siswa sudah belajar dengan sungguh-sungguh untuk ujian, namun hasil yang diperoleh ternyata rendah. Ia merasa kecewa, tetapi kemudian memilih untuk menerima hasil tersebut dengan ikhlas dan berusaha lebih giat lagi di kemudian hari. Sikap ini merupakan contoh nyata dari menerima qadar Allah. Berdasarkan pernyataan tersebut, pilihan yang tepat adalah . . . .
Mengabaikan pelajaran karena merasa tidak penting
Menyalahkan guru atas nilai rendah
Ikhlas menerima nilai ujian yang rendah dan berusaha lebih giat belajar
Tidak mau belajar lagi karena putus asa
Seorang siswa melihat bahwa setiap manusia pasti akan mengalami kematian, meskipun waktu dan tempatnya berbeda-beda. Ia kemudian merenungkan bahwa hal tersebut adalah ketentuan Allah yang tidak bisa dihindari. Dari kasus tersebut, contoh qada’ Allah adalah . . . .
Guru memberi nilai ujian sesuai hasil belajar
Allah menetapkan manusia akan mati sebagai ketentuan yang pasti
Teman memberi hadiah ulang tahun
Orang tua memberi uang saku setiap hari
Seorang siswa berusaha keras berlatih sepak bola, lalu menang dalam pertandingan. Hal ini menunjukkan bahwa . . . .
Qadar Allah sesuai dengan usaha manusia
Kebetulan semata
Kesalahan lawan
Keputusan wasit
Darius lahir di keluarga kaya, sedangkan Edo lahir di keluarga sederhana. Ketika mereka membandingkan keadaan masing-masing, guru menjelaskan bahwa hal tersebut adalah ketentuan Allah yang tidak bisa dipilih oleh manusia. Dari kasus tersebut, hal ini menunjukkan bahwa . . . .
Pilihan anak sebelum dilahirkan
Kesalahan orang tua dalam mengatur kehidupan
Qada’ Allah yang berbeda bagi setiap manusia sebagai ketentuan yang sudah ditetapkan
Keputusan guru di sekolah
Atika sudah berusaha keras mengikuti lomba membaca Al-Qur’an, namun hasilnya tidak sesuai harapan. Ia kemudian menerima dengan ikhlas, tetap berlatih, dan yakin bahwa semua adalah ketentuan Allah. Dari kasus tersebut, sikap menerima qada’ dan qadar Allah akan menjadikan hati . . . .
Gelisah dan marah karena merasa tidak adil
Tenang dan damai karena yakin semua ketentuan Allah adalah yang terbaik
Putus asa dan tidak mau berusaha lagi
Sombong karena merasa lebih baik dari orang lain
Seorang guru memberikan tugas kelompok kepada murid-muridnya. Salah satu siswa ditunjuk sebagai ketua kelompok. Ia kemudian mengatur pembagian tugas, memastikan semua anggota bekerja, dan mengumpulkan hasil tepat waktu. Dari hal tersebut, sikap yang ditunjukkan siswa tersebut mencerminkan bahwa orang yang bertanggung jawab akan . . . .
Menyelesaikan tugas dengan baik dan penuh kesungguhan
Mengabaikan kewajiban yang diberikan kepadanya
Menyalahkan orang lain jika tugas tidak selesai
Lari dari masalah dan tidak mau menghadapinya
Di kelas, seorang siswa melihat temannya melakukan kesalahan saat presentasi. Ia ingin menegur, tetapi memilih untuk memberi saran dengan kata-kata yang baik, sopan, dan membangun agar temannya tidak merasa tersinggung. Dari kejadian tersebut, sikap yang ditunjukkan siswa tersebut mencerminkan . . . .
Sombong, karena merasa lebih pintar dari temannya
Tidak peduli, karena membiarkan temannya melakukan kesalahan
Lalai, karena tidak peduli dengan kesalahan temannya
Bijaksana, karena mampu menasihati dengan cara yang tepat dan menenangkan
Suatu hari, kamu melihat seorang teman yang sering mengejekmu akhirnya meminta maaf dengan sungguh-sungguh. Jika kamu ingin menunjukkan sikap pemaaf, sikap yang seharusnya kamu lakukan adalah . . . .
Lembut, menerima permintaan maaf dengan ikhlas
Tetap keras dan tidak menerima permintaan maaf
Pendendam, menunggu kesempatan untuk membalas
Egois, hanya memikirkan perasaan sendiri
Di kelas, seorang siswa membawa kue untuk dibagikan kepada teman-temannya. Namun, ia cenderung memberikan lebih banyak kepada teman dekatnya dan sedikit sekali kepada teman yang lain. Jika kamu berada dalam situasi tersebut, sikap adil yang seharusnya dilakukan adalah . . . .
Memberi lebih banyak kepada teman dekat karena lebih akrab
Membagi makanan sama rata kepada semua teman tanpa pilih kasih
Mengutamakan teman yang kaya agar mendapat perhatian
Mengabaikan teman yang miskin karena dianggap kurang penting
Di sekolah, seorang ketua kelas diberi amanah untuk mengatur kebersihan dan ketertiban. Namun, ia lalai sehingga kelas menjadi kotor dan suasana belajar tidak nyaman. Dari peristiwa tersebut, hikmah yang bisa dijadikan pelajaran jika seorang ketua kelas mampu melaksanakan tanggung jawabnya dengan baik adalah . . . .
Menjadi malas sehingga tugas tidak selesai dengan baik
Tidak dipercaya lagi oleh guru maupun teman karena melalaikan kewajiban
Mendapat kepercayaan dari guru dan teman serta menciptakan suasana belajar yang nyaman
Menyusahkan teman yang harus menggantikan tugasnya
Dalam sebuah permainan kelompok, seorang anak membagi hadiah hanya kepada teman dekatnya, sementara anggota lain tidak mendapat bagian. Jika kamu menjadi ketua kelompok, hikmah yang akan dirasakan jika kamu bersikap adil dalam membagi hadiah kepada temanmu adalah . . . .
Kelompok menjadi tidak kompak karena ada yang iri
Teman dekat semakin senang, tetapi yang lain kecewa
Semua anggota merasa dihargai, kelompok menjadi kompak dan rukun
Hanya sebagian anggota yang merasa puas
Perhatikan ilustrasi berikut!
Saat sedang bermain bola, kaki Fatih tidak sengaja terinjak oleh temannya hingga lecet. Temannya sudah meminta maaf, tetapi dada Fatih terasa panas, napasnya memburu, dan tangannya mengepal hendak memukul. Fatih menyadari ia sedang dikuasai amarah.
Tindakan fisik paling tepat yang harus dilakukan Fatih saat itu juga sesuai anjuran Rasulullah Saw. untuk meredam gejolak hatinya adalah . . . .
Membaca ta'awudz dengan suara keras di depan temannya agar setan pergi
Diam mematung sambil menahan napas panjang agar amarah tidak meledak
Menegur temannya dengan suara tegas agar kejadian serupa tidak terulang lagi
Segera mengubah posisi tubuh menjadi duduk untuk menurunkan ketegangan emosi
Seorang guru memberikan nilai 90 kepada Budi karena Budi adalah anak kepala sekolah, padahal jawaban ujiannya banyak yang salah. Sementara Dedi yang pintar hanya diberi nilai 70. Sikap guru ini merusak nilai keadilan dan berpotensi menimbulkan . . . .
Persaingan yang sehat di dalam kelas
Kecemburuan sosial dan hilangnya kepercayaan siswa
Semangat belajar Dedi yang semakin tinggi
Rasa hormat siswa kepada guru
Perhatikan ilustrasi berikut!
Rian diajak oleh teman-teman satu gengnya untuk membolos sekolah dan nongkrong di warung kopi dengan alasan "sekali-kali bersantai". Teman-temannya mengejek Rian sebagai "anak mamih" jika tidak ikut. Rian tahu membolos itu salah, namun ia juga takut kehilangan teman.
Agar Rian terhindar dari bibit sifat fasik dalam situasi dilematis tersebut, tindakan paling tepat yang harus ia ambil beserta alasannya adalah . . . .
Diam saja dan pulang ke rumah berpura-pura sakit agar tidak perlu memilih antara sekolah atau teman
Ikut membolos hanya sebentar saja agar tetap dianggap setia kawan, kemudian kembali ke sekolah
Melaporkan teman-temannya kepada guru BK agar mereka dihukum dan Rian mendapatkan pujian sebagai siswa teladan
Menolak dengan tegas dan mengajak teman-temannya kembali ke sekolah karena setia kawan tidak boleh dalam hal kemaksiatan.
Perhatikan narasi kisah berikut!
Saudara-saudara Nabi Yusuf a.s. merasa ayah mereka, Nabi Ya'qub a.s., memberikan perhatian dan cinta yang lebih besar kepada Yusuf dan Bunyamin. Perasaan merasa "diperlakukan tidak adil" ini terus mereka pelihara di dalam hati hingga berubah menjadi kebencian, padahal mereka adalah saudara kandung satu ayah.
Berdasarkan kisah tersebut, bahaya terbesar dari anggapan adanya sikap pilih kasih dalam sebuah keluarga adalah . . . .
Membuat anak yang disayang menjadi sangat manja dan malas bekerja
Membuat orang tua menjadi bingung dalam membagi warisan kepada anak-anaknya
Memicu sifat hasad (dengki) yang dapat mendorong seseorang memutus tali silaturahmi dan berbuat jahat
Menjadikan tetangga tidak suka kepada keluarga tersebut karena sering bertengkar
Perhatikan deskripsi perilaku berikut!
Ketika pendapatnya ditolak dalam rapat kelas, wajah Arman tiba-tiba memerah, jantungnya berdegup kencang, dan timbul dorongan kuat dalam hatinya untuk memukul meja serta membentak temannya. Kondisi darah yang "mendidih" di dalam hati karena keinginan membalas sesuatu yang tidak disukai ini dalam ilmu akhlak disebut . . . .
Namimah (Adu domba)
Ghadab (Pemarah)
Putus Asa (Hilang harapan)
Ananiah (Egois)
Perhatikan narasi berikut!
Di era digital, seringkali kita menerima pesan berantai yang isinya menjelek-jelekkan suatu kelompok. Tanpa melakukan tabayyun (cek kebenaran), Andi langsung meneruskan pesan tersebut ke grup kelas. Ternyata berita tersebut adalah fitnah (hoaks). Tindakan Andi tersebut digolongkan sebagai ciri perilaku fasik karena . . . .
Tindakan tersebut mencerminkan sikap meremehkan kebenaran yang dapat memicu perpecahan (adu domba).
Andi menggunakan teknologi canggih untuk berkomunikasi dengan teman-temannya.
Andi ingin terlihat paling update dan mengetahui segala informasi di sekolah.
Berita yang disebarkan membuat suasana grup menjadi ramai dan menyenangkan.
Perhatikan kasus berikut!
Dalam sebuah kerja kelompok, Rahman merasa Ketua Kelompok berlaku pilih kasih. Ketua Kelompok hanya memberi tugas yang ringan kepada teman dekatnya, sedangkan Rahman diberi tugas yang sangat berat dan sulit. Rahman merasa kesal dan ingin marah.
Sikap terbaik yang harus dilakukan Rahman untuk menyelesaikan masalah tersebut sesuai adab Islam adalah . . . .
Menahan emosi, kemudian mengajak Ketua Kelompok bicara berdua untuk menyampaikan keberatannya dengan bahasa yang santun (Tabayyun)
Diam saja dan mengerjakan semua tugas tersebut secara terpaksa agar tidak terjadi pertengkaran di dalam kelompok
Langsung memprotes Ketua Kelompok dengan suara keras di depan teman-teman lain agar dia merasa malu dan sadar
Melaporkan kejadian tersebut kepada guru dan meminta agar Ketua Kelompok tersebut dihukum atau diganti saat itu juga
Perhatikan ilustrasi berikut!
Bima adalah seorang juara pencak silat yang bertubuh kekar. Suatu hari, ia sengaja ditabrak dan diejek oleh temannya yang bertubuh kecil di depan banyak orang. Bima sebenarnya bisa saja memukul temannya itu dengan mudah, namun ia memilih mengepalkan tangan, menarik napas panjang, dan memaafkan temannya itu.
Berdasarkan sabda Rasulullah SAW tentang "Orang yang Kuat" (Laisy syadidu bish-shur'ah), alasan mengapa sikap Bima di atas disebut sebagai kekuatan sejati adalah . . . .
Karena Bima takut jika memukul nanti akan dihukum oleh guru BK
Karena musuh terbesar manusia adalah hawa nafsunya sendiri, dan Bima berhasil mengalahkannya
Karena Bima memiliki otot yang besar sehingga ia percaya diri tanpa perlu berkelahi.
Karena Bima meremehkan temannya yang kecil dan menganggapnya tidak selevel.
Perhatikan narasi berikut!
Ketika berdakwah di Thaif, Rasulullah SAW dilempari batu oleh penduduk hingga beliau terluka dan berdarah. Malaikat penjaga gunung menawarkan diri untuk menghancurkan penduduk Thaif sebagai balasan. Namun, Rasulullah SAW menolak tawaran itu dan justru mendoakan agar keturunan mereka kelak menyembah Allah SWT.
Prinsip moral tertinggi yang diajarkan oleh Rasulullah SAW melalui penolakan terhadap hukuman dan pemilihannya untuk mendoakan hidayah tersebut adalah . . . .
Tauhid, menunjukkan bahwa hanya Allah yang berhak memberi hukuman
Qana'ah, menunjukkan sikap menerima apa pun perlakuan yang diterimanya dari manusia
Rahmatan lil 'Alamin, mengajarkan bahwa kasih sayang dan belas kasihan harus selalu didahulukan di atas kekuasaan.
Tawakal, menunjukkan bahwa beliau menyerahkan sepenuhnya takdir penduduk Thaif di tangan Allah SWT
Saat tugas kelompok membuat poster lingkungan, ada tiga anggota: Ahmad, Bima, dan Cici. Ahmad mengerjakan desain poster, Bima menulis semua informasi, dan Cici bertugas menyiapkan alat serta mewarnai. Pada hari penyerahan tugas, Ahmad dan Bima sudah menyelesaikan bagian mereka, tetapi Cici datang tanpa mewarnai poster dan tidak membawa alat yang diminta. Akhirnya, Ahmad dan Bima harus buru-buru mewarnai sisa poster di sekolah.
Jika guru memberikan nilai yang sama kepada Ahmad, Bima, dan Cici, tindakan kita menilai keputusan guru tersebut dari sudut pandang keadilan dan tanggung jawab adalah . . . .
Keputusan guru bijaksana, karena semua anggota kelompok harus belajar untuk memaafkan kesalahan teman dan menerima hasil pekerjaan yang ada
Keputusan guru tidak adil bagi Cici, karena Cici sudah berusaha datang ke sekolah meskipun tanpa membawa alat dan tanpa mewarnai
Keputusan guru sudah adil, karena tugas kelompok harus dinilai berdasarkan hasil akhir yang merupakan tanggung jawab bersama
Keputusan guru tidak adil bagi Ahmad dan Bima, karena mereka yang bekerja keras memenuhi tanggung jawabnya dirugikan oleh Cici yang tidak bertanggung jawab, dan pemberian nilai sama justru membenarkan perilaku malas
Ahmad bercita-cita menjadi seorang dokter. Ia meyakini bahwa cita-citanya adalah Qada' Muallaq (takdir yang digantungkan), yang artinya Allah sudah menetapkan takdir baginya, tetapi hasilnya bergantung pada usaha (ikhtiar) dan doa yang ia lakukan.
Jika Ahmad berhasil menjadi dokter setelah berusaha keras, cara yang paling tepat menjelaskan hubungan antara Qada' dan Qadar dalam kasus Ahmad tersebut adalah . . . .
Qada' dan Qadar adalah dua hal yang sama, sehingga kesuksesan Ahmad menjadi dokter adalah murni karena dia tidak pernah meninggalkan shalat
Qadar (perwujudan takdir) Ahmad sudah pasti menjadi dokter, sehingga usaha keras Ahmad menjadi dokter itu tidak penting lagi.
Qada' (rencana Allah) telah berubah total karena usaha Ahmad yang sangat gigih, sehingga Ahmad telah membatalkan ketetapan yang lama
Keberhasilan Ahmad menjadi dokter adalah bukti bahwa Qada' adalah ketetapan Allah sejak zaman azali, dan Qadar adalah perwujudan dari ketetapan itu yang sesuai dengan ikhtiar (usaha) Ahmad.
Budi sudah belajar dengan sangat giat selama seminggu penuh untuk ulangan harian IPA. Ia yakin akan mendapat nilai tertinggi, tetapi ternyata nilainya hanya 75, lebih rendah dari yang ia harapkan. Ia merasa kecewa dan mulai berpikir, "Buat apa aku berusaha keras? Kalau nasibku memang begini, hasilnya tidak akan berubah."
Sikap Budi yang mulai berputus asa dan menyalahkan nasib menunjukkan bahwa ia belum sepenuhnya memahami dan mengamalkan salah satu ciri utama keimanan kepada Qada' dan Qadar. Dari pilihan berikut yang merupakan sikap yang paling bertentangan dengan keimanan tersebut adalah . . . .
Sikap Syukur: Bersyukur karena masih mendapat nilai 75 dan masih ada kesempatan untuk memperbaiki diri.
Sikap Sabar: Menerima hasil (Qadar) dengan tenang dan tidak mengeluh.
Sikap Ikhtiar Berkelanjutan: Keyakinan bahwa ia harus berhenti berusaha karena hasil (Qadar) sudah ditetapkan secara mutlak dan tidak akan pernah berubah.
Sikap Tawakal: Berserah diri kepada Allah setelah melakukan ikhtiar (usaha) maksimal, lalu berdamai dengan hasilnya.
Seorang anak bernama Roni melakukan kesalahan yang sangat memalukan. Setelah ia bertobat dan berjanji tidak mengulanginya, ia berdoa kepada Allah Swt. dengan dua harapan:
Agar kesalahan dan aibnya tidak diketahui oleh siapa pun di dunia.
Agar catatan kesalahannya di akhirat dihapus tuntas sehingga ia tidak perlu dihukum sama sekali.
Dari pernyataan berikut yang paling tepat menjelaskan bahwa kedua harapan Roni tersebut telah dipenuhi oleh sifat Allah Swt. yang berbeda adalah . . . .
Harapan pertama dipenuhi oleh Al-'Afuww karena Allah Maha Pemberi Maaf, dan harapan kedua oleh Al-Ghaffar karena Allah Maha Pengampun.
Harapan pertama (Aib Tidak Diketahui) dipenuhi oleh sifat Al-Ghaffar (Maha Menutupi Aib dan Mengampuni), sedangkan harapan kedua (Dihapus Tuntas) dipenuhi oleh sifat Al-'Afuww (Maha Menghapus Dosa)
Harapan pertama dipenuhi oleh Al-Malik (Maha Raja) karena Allah berhak menutupi, dan harapan kedua oleh Al-Ghaffar (Maha Pengampun)
Kedua harapan Roni dipenuhi oleh satu sifat yang sama, yaitu Al-Ghaffar, karena kedua sifat tersebut memiliki makna yang sama persis.
Dalam doa-doa yang diajarkan oleh Rasulullah Saw., kita sering dianjurkan untuk lebih mengutamakan permohonan Al-'Afuww (Pemaafan) daripada Al-Ghaffar (Ampunan/Penutupan Dosa).
Alasan seorang mukmin yang cerdas sebaiknya mengutamakan permohonan Al-'Afuww dari Allah Swt. dalam doanya adalah . . . .
Karena Al-'Afuww (Pemaafan) memiliki makna lebih mendalam, yaitu Allah menghapus dosa sepenuhnya dari catatan amal, sehingga tidak ada lagi pertanggungjawaban di Hari Akhir.
Karena Al-Ghaffar (Ampunan) berarti Allah menutupi dosa di dunia dan akhirat, tetapi catatan dosa masih ada di Hari Kiamat
Karena memohon Al-'Afuww menunjukkan bahwa kita juga sudah memaafkan semua kesalahan orang lain di dunia
Karena Al-Ghaffar lebih fokus pada pemberian pahala, sedangkan Al-'Afuww lebih fokus pada penghapusan dosa.
Ani adalah ketua kelas yang dikenal cerdas dan teliti. Suatu hari, ia secara tidak sengaja menjatuhkan pot bunga kesayangan gurunya saat mengatur buku di rak. Setelah panik sejenak, Ani berbisik, "Astaghfirullah."
Berdasarkan konteks kejadian tersebut, makna pengakuan yang terkandung dalam ucapan istighfar Ani adalah bahwa ia menyadari dirinya sebagai . . . .
Hamba yang sempurna dan pasti akan digantikan pot yang baru
Hamba yang lemah dan tidak luput dari kesalahan, sehingga membutuhkan ampunan dan pertolongan Allah atas kekhilafannya
Hamba yang selalu benar karena jatuhnya pot adalah kecelakaan yang tidak disengaja
Hamba yang tidak pernah lupa untuk meminta maaf kepada guru dan merasa yakin tidak perlu memohon ampunan kepada Allah
Bayu sedang bermain dan tidak sengaja memecahkan vas bunga di ruang tamu. Ibunya melihat kejadian itu dan hanya berkata, "Nak, ucapkan istighfar dan segera bersihkan pecahan itu."
Jika Bayu benar-benar memahami dan mengamalkan istighfar (Astaghfirullah), sikap mental yang paling utama didapatkan Bayu dari kejadian ini dibandingkan jika ia hanya membersihkan pecahan vas tanpa mengucapkan istighfar adalah . . . .
Sikap cuek terhadap kesalahan karena yakin Allah akan mengampuni dosa tanpa perlu berusaha memperbaiki
Sikap menutup-nutupi kesalahan agar tidak dimarahi orang lain dan hanya diam-diam beristighfar
Sikap bertanggung jawab penuh atas perbuatannya (membersihkan pecahan vas) sambil mengakui kelemahan diri dan memohon ampunan Allah (istighfar) agar hati menjadi tenang.
Sikap menyalahkan takdir karena kejadian memecahkan vas bunga adalah kehendak Allah semata
