wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Ulangan Harian XI IS

Total questions: 19

Worksheet time: 43mins

Name
Class
Date
1-5.

Posisi Strategis Indonesia

Indonesia memiliki posisi strategis yang sangat penting di dunia. Letak astronomis Indonesia berada di antara 6° LU hingga 11° LS dan 95° BT hingga 141° BT. Posisi ini membuat Indonesia memiliki iklim tropis yang kaya akan keanekaragaman hayati dan sumber daya alam.

Secara geografis, Indonesia terletak di antara dua benua, yaitu Asia dan Australia, serta diapit oleh dua samudra besar, yaitu Samudra Hindia dan Samudra Pasifik. Letak geografis ini menjadikan Indonesia sebagai jalur perdagangan internasional yang sangat sibuk dan strategis.

Selain itu, letak geologis Indonesia juga sangat unik. Indonesia berada pada pertemuan lempeng benua yakni lempeng Indo - Australia dan lempeng Eurasia dan lempeng samudera yakni lempeng Pasifik sehingga Indonesia berada di kawasan Cincin Api Pasifik, yang membuatnya memiliki banyak gunung berapi aktif. Hal ini memberikan keuntungan berupa tanah yang subur, tetapi juga risiko bencana alam seperti gempa bumi dan letusan gunung berapi.

Posisi strategis Indonesia memberikan banyak manfaat bagi negara ini. Keanekaragaman hayati, sumber daya alam, dan posisi sebagai jalur perdagangan internasional adalah beberapa keuntungan yang dimiliki Indonesia. Namun, tantangan seperti bencana alam juga menjadi bagian dari posisi strategis ini.

Dengan memahami letak astronomis, geografis, dan geologis Indonesia, kita dapat lebih menghargai potensi besar yang dimiliki negara ini. Posisi strategis Indonesia tidak hanya memberikan keuntungan ekonomi, tetapi juga tanggung jawab untuk menjaga kelestarian alam dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan yang ada.

1.

Tentukanlah letak astronomis Indonesia yang tepat!

a)

6° LU hingga 11° LS dan 95° BT hingga 141° BT

b)

5° LU hingga 10° LS dan 90° BT hingga 140° BT

c)

7° LU hingga 12° LS dan 96° BT hingga 142° BT

d)

6° LU hingga 10° LS dan 94° BT hingga 140° BT

e)

6° LU hingga 10° Lu dan 94° BB hingga 140° BT

2.

Apa keuntungan dari letak geologis Indonesia?

a)

Tanah yang subur

b)

Iklim tropis

c)

Jalur perdagangan internasional

d)

Keanekaragaman hayati

e)

Hutan tropis yang luas

3.

Indonesia terletak di antara dua benua. Apa saja benua tersebut?

a)

Asia dan Australia

b)

Asia dan Afrika

c)

Australia dan Amerika

d)

Asia dan Eropa

e)

Eropa dan Afrika

4.

Apa risiko yang dihadapi Indonesia karena berada di kawasan Cincin Api Pasifik?

a)

Gempa bumi dan letusan gunung berapi

b)

Banjir dan kekeringan

c)

Angin topan dan tsunami

d)

Tanah longsor dan badai

e)

Letusan gunung berapi dan badai

5.

Apa manfaat posisi strategis Indonesia dalam perdagangan internasional?

a)

Menjadi jalur perdagangan yang sangat sibuk

b)

Memiliki banyak gunung berapi aktif

c)

Meningkatkan keanekaragaman hayati

d)

Mendapatkan iklim tropis

e)

Jalur latihan Angkatan Laut berbagai negara

6-8.

Pengertian dan Klasifikasi Sumber Daya Alam

Sumber daya alam adalah segala sesuatu yang berasal dari alam dan dapat dimanfaatkan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Sumber daya alam memiliki peran penting dalam kehidupan manusia, baik sebagai bahan baku produksi maupun sebagai sumber energi. Pemanfaatan sumber daya alam harus dilakukan secara bijaksana agar tetap tersedia untuk generasi mendatang.

Klasifikasi sumber daya alam dapat dibagi berdasarkan beberapa kategori, seperti asal, sifat, dan cara pemanfaatannya. Berdasarkan asalnya, sumber daya alam terbagi menjadi sumber daya alam hayati dan non-hayati. Sumber daya alam hayati meliputi tumbuhan dan hewan, sedangkan sumber daya alam non-hayati meliputi mineral, air, dan udara.

Berdasarkan sifatnya, sumber daya alam dapat dibagi menjadi sumber daya alam yang dapat diperbarui dan yang tidak dapat diperbarui. Sumber daya alam yang dapat diperbarui, seperti air dan tumbuhan, dapat digunakan kembali jika dikelola dengan baik. Sebaliknya, sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui, seperti minyak bumi dan batu bara, akan habis jika terus dieksploitasi tanpa pengelolaan yang tepat.

Peran sumber daya alam sangat besar dalam mendukung berbagai sektor kehidupan, seperti pertanian, industri, dan energi. Dalam sektor pertanian, tanah yang subur menjadi sumber daya alam yang penting untuk menghasilkan pangan. Dalam sektor industri, mineral dan logam digunakan sebagai bahan baku untuk berbagai produk.

Contoh sumber daya alam yang sering dimanfaatkan oleh manusia meliputi air, tanah, hutan, dan energi fosil. Air digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, seperti minum dan irigasi. Tanah digunakan untuk bercocok tanam, sedangkan hutan menyediakan kayu dan hasil hutan lainnya. Energi fosil, seperti minyak bumi dan gas alam, digunakan sebagai sumber energi utama.

Pemanfaatan sumber daya alam harus dilakukan dengan prinsip keberlanjutan agar tidak merusak ekosistem. Pendidikan dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga sumber daya alam menjadi kunci untuk memastikan kelestarian alam. Dengan demikian, sumber daya alam dapat terus memberikan manfaat bagi kehidupan manusia di masa depan.

6.

Apa pengertian sumber daya alam menurut teks?

a)

Segala sesuatu yang berasal dari alam dan dapat dimanfaatkan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

b)

Segala sesuatu yang berasal dari manusia dan dapat dimanfaatkan oleh alam.

c)

Segala sesuatu yang berasal dari teknologi dan dapat dimanfaatkan oleh manusia.

d)

Segala sesuatu yang berasal dari alam dan tidak dapat dimanfaatkan oleh manusia.

e)

Segala sesuatu yang berasal dari alam dan pemanfaatannya dapat dilakukan sesuka hati manusia

7.

Apa saja klasifikasi sumber daya alam berdasarkan asalnya?

a)

Sumber daya alam hayati dan non-hayati.

b)

Sumber daya alam terbarukan dan tidak terbarukan.

c)

Sumber daya alam energi dan non-energi.

d)

Sumber daya alam mineral dan tumbuhan.

e)

Sumber daya alam dan sumber daya manusia

8.

Apa contoh sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui?

a)

Minyak bumi dan batu bara.

b)

Air dan tumbuhan.

c)

Hutan dan tanah.

d)

Kayu dan hasil hutan lainnya.

e)

Batu dan air

9-12.

Potensi Sumber Daya Alam Kehutanan di Indonesia

Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan keanekaragaman hayati hutan yang sangat tinggi. Hutan tropis yang tersebar di berbagai wilayah menjadi rumah bagi ribuan spesies flora dan fauna. Banyak di antaranya merupakan spesies endemik yang tidak ditemukan di tempat lain. Keanekaragaman ini menjadikan hutan Indonesia sebagai salah satu aset penting bagi dunia. Namun, potensi ini juga menghadapi ancaman dari aktivitas manusia seperti deforestasi.

Selain keanekaragaman hayati, hutan Indonesia juga memiliki potensi besar dalam pemanfaatan kayu. Kayu dari hutan tropis Indonesia dikenal memiliki kualitas tinggi dan digunakan untuk berbagai keperluan, seperti konstruksi, furnitur, dan kerajinan. Namun, pemanfaatan kayu harus dilakukan secara bijak agar tidak merusak ekosistem hutan. Pengelolaan yang berkelanjutan menjadi kunci untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan manusia dan kelestarian alam.

Tidak hanya kayu, hutan Indonesia juga menyimpan potensi sumber daya non-kayu yang sangat beragam. Produk seperti rotan, damar, madu, dan berbagai jenis tanaman obat menjadi sumber penghidupan bagi masyarakat sekitar hutan. Pemanfaatan sumber daya non-kayu ini sering kali lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan eksploitasi kayu. Oleh karena itu, pengembangan produk non-kayu dapat menjadi alternatif yang menjanjikan.

Pengelolaan sumber daya hutan di Indonesia memerlukan pendekatan yang holistik dan berkelanjutan. Pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta perlu bekerja sama untuk menjaga kelestarian hutan. Kebijakan yang mendukung konservasi dan reboisasi menjadi langkah penting dalam pengelolaan hutan. Selain itu, edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga hutan juga harus terus dilakukan.

Salah satu tantangan dalam pengelolaan hutan adalah mengatasi konflik antara kebutuhan ekonomi dan pelestarian lingkungan. Banyak masyarakat yang bergantung pada hutan untuk mata pencaharian mereka. Oleh karena itu, diperlukan solusi yang dapat mengakomodasi kebutuhan ekonomi tanpa merusak ekosistem hutan. Pendekatan seperti agroforestri dapat menjadi salah satu solusi yang efektif.

Dengan potensi yang dimiliki, hutan Indonesia dapat menjadi sumber daya yang berkelanjutan jika dikelola dengan baik. Keanekaragaman hayati, pemanfaatan kayu dan non-kayu, serta pengelolaan yang bijak menjadi kunci utama dalam menjaga kelestarian hutan. Generasi muda memiliki peran penting dalam memastikan bahwa hutan Indonesia tetap menjadi aset berharga bagi masa depan.

9.

Apa saja produk non-kayu yang dapat ditemukan di hutan Indonesia?

a)

Rotan, damar, madu, dan tanaman obat

b)

Kayu untuk konstruksi

c)

Furnitur dan kerajinan

d)

Spesies flora dan fauna

e)

Rotan, bambu, resin dan getah, madu dan kayu eboni

10.

Apa yang menjadi ancaman utama bagi keanekaragaman hayati hutan Indonesia?

a)

Deforestasi

b)

Reboisasi

c)

Agroforestri

d)

Konservasi

e)

Teknologi

11.

Apa yang menjadi kunci utama dalam menjaga keseimbangan antara kebutuhan manusia dan kelestarian alam?

a)

Pengelolaan yang berkelanjutan

b)

Eksploitasi kayu

c)

Pemanfaatan sumber daya non-kayu

d)

Konflik ekonomi

e)

Perubahan fungsi hutan menjadi perkebunan

12.

Pendekatan apa yang dapat menjadi solusi efektif untuk mengatasi konflik antara kebutuhan ekonomi dan pelestarian lingkungan?

a)

Agroforestri

b)

Eksploitasi kayu

c)

Reboisasi

d)

Konservasi

e)

Eksplorasi kayu

13-15.

Persebaran Sumber Daya Tambang di Indonesia

Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya tambang. Jenis-jenis tambang yang ditemukan di Indonesia meliputi batu bara, emas, nikel, bauksit, dan minyak bumi. Sumber daya ini memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan ekonomi dan memenuhi kebutuhan energi nasional.

Wilayah pertambangan utama di Indonesia tersebar di berbagai daerah. Kalimantan dikenal sebagai penghasil batu bara terbesar, sementara Papua memiliki cadangan emas yang melimpah. Sulawesi menjadi pusat pertambangan nikel, sedangkan bauksit banyak ditemukan di Kepulauan Riau dan Kalimantan Barat.

Keberadaan sumber daya tambang di Indonesia tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga tantangan lingkungan. Aktivitas pertambangan sering kali menyebabkan kerusakan ekosistem, seperti deforestasi dan pencemaran air. Oleh karena itu, pengelolaan yang berkelanjutan sangat diperlukan.

Ekonomi sumber daya tambang memberikan kontribusi besar terhadap pendapatan negara. Pajak dan royalti dari sektor tambang menjadi salah satu sumber pendapatan utama bagi pemerintah. Selain itu, tambang juga menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat lokal.

Namun, ketergantungan terhadap sumber daya tambang dapat menjadi risiko bagi ekonomi Indonesia. Fluktuasi harga tambang di pasar global dapat memengaruhi stabilitas ekonomi. Diversifikasi ekonomi menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko tersebut.

Dengan potensi yang besar, pengelolaan sumber daya tambang di Indonesia harus dilakukan secara bijaksana. Pemerintah, perusahaan, dan masyarakat perlu bekerja sama untuk memastikan bahwa manfaat tambang dapat dirasakan secara maksimal tanpa merusak lingkungan dan keseimbangan ekosistem.

13.

Apa jenis tambang yang banyak ditemukan di Kepulauan Riau dan Kalimantan Barat?

a)

Bauksit

b)

Batu bara

c)

Emas

d)

Nikel

e)

Aspal

14.

Wilayah mana yang dikenal sebagai penghasil batu bara terbesar di Indonesia?

a)

Kalimantan

b)

Papua

c)

Sulawesi

d)

Kepulauan Riau

e)

Sumatera Utara

15.

Apa risiko utama yang dihadapi ekonomi Indonesia akibat ketergantungan terhadap sumber daya tambang?

a)

Fluktuasi harga tambang di pasar global

b)

Kerusakan ekosistem

c)

Pencemaran air

d)

Deforestasi

e)

Perubahan nilai Rupiah terhadap Dollar

16.

Kelompokkan Barang Tambang Berikut Sesuai dengan Golongannya!

a)

Emas

1.

Golongan B

b)

Uranium

2.

Golongan A

c)

Minyak

3.

Golongan A

d)

Platina

4.

Golongan B

e)

Kaolin

5.

Golongan C

17.

Contoh hasil perikanan non – konsumsi yang juga memiliki nilai ekonomi tinggi adalah …

a)

Kepiting dan lobster

b)

Bandeng dan nila

c)

Mutiara dan Rumput Laut

d)

Udang dan cumi cumi

e)

Mutiara dan Kelapa

18.

Contoh wisata budaya yang banyak dikunjungi wisatawan di Indonesia adalah …

a)

Gunung Sinabung

b)

Candi Prambanan

c)

Jatim Park 1 dan 2

d)

Kebun Raya Bogor

e)

Dunia Fantasi Ancol

19.

Seorang pengelola wisata pantai ingin mengurangi sampah plastik dan menjaga keindahan pantai. Strategi berkelanjutan yang tepat adalah … 

a)

Menyediakan fasilitas tempat sampah, edukasi pengunjung, dan menggunakan bahan ramah lingkungan

b)

Melarang wisatawan membawa kamera dan ponsel

c)

Menghapus semua warung dan fasilitas wisata

d)

Menyita kendaraan wisatawan yang membawa plastik

e)

Membatasi kunjungan hanya untuk wisatawan asing

20.
Question Image

Pasangkan keterangan dan objek wisata berikut!

a)
  • Wisata edukasi transportasi dan otomotif terbesar di Asia Tenggara, berada di dataran tinggi Batu.

1.

Museum Angkut

b)

Pusat pelestarian budaya 34 provinsi Indonesia, berada di Jakarta Timur.

2.

Taman Mini Indonesia Indah

c)

Objek wisata sejarah berbentuk benteng peninggalan Kerajaan Gowa-Tallo di Makassar

3.

Benteng Rotterdam

d)

Desa wisata adat Tengger dengan ketinggian lebih dari 2.000 mdpl di Kabupaten Malang

4.

Desa Wisata Ngadas

e)

Istana kerajaan bercorak Melayu–Deli yang berada di Kota Medan.

5.

Istana Maimoon

21.

Nama hewan pada gambar ...

a)

Platipus

b)

Kukang

c)

Salamander

d)

Muskox

e)

Anoa

22.

Nama hewan pada gambar adalah .... dan hanya ditemukan di wilayah ....

a)

Banteng, berada di Jawa

b)

Wallaby, berada di Papua

c)

Kerbau, berada di Jawa dan Sumatera

d)

Anoa, berada di Sulawesi

e)

Koala, berada di Maluku

23.

Beberapa jenis tumbuhan seperti sambiloto, jahe, kunyit, kina, dan daun kelor telah lama dimanfaatkan masyarakat sebagai obat tradisional. Pemanfaatan tersebut menunjukkan bahwa keanekaragaman hayati berperan dalam bidang

a)

Industri dan energi

b)

Sosial dan budaya

c)

Konservasi dan pendidikan

d)

Kesehatan dan farmasi

e)

Pertanian dan peternakan

24-27.

Zona Kehidupan CH Merriem

Zona kehidupan CH Merriem adalah konsep ekologi yang digunakan untuk mengklasifikasikan wilayah berdasarkan karakteristik iklim dan vegetasi. Zona ini membantu memahami bagaimana lingkungan memengaruhi distribusi flora dan fauna. Merriem mengembangkan teori ini untuk menjelaskan hubungan antara suhu, ketinggian, dan jenis kehidupan yang ada di suatu area.

Ciri-ciri zona kehidupan meliputi variasi suhu, kelembapan, dan ketinggian yang memengaruhi jenis tumbuhan dan hewan yang dapat hidup di dalamnya. Zona ini biasanya dibagi menjadi beberapa kategori seperti zona tropis, subtropis, dan zona dingin. Setiap zona memiliki karakteristik unik yang menentukan jenis kehidupan yang dapat bertahan di sana.

Contoh zona kehidupan CH Merriem dapat ditemukan di berbagai belahan dunia. Misalnya, zona tropis memiliki vegetasi yang lebat dan beragam spesies hewan, sedangkan zona dingin cenderung memiliki tumbuhan yang lebih sedikit dan hewan yang beradaptasi dengan suhu rendah. Zona subtropis sering kali menjadi peralihan antara zona tropis dan dingin, dengan ciri-ciri campuran dari kedua zona tersebut.

Distribusi flora dan fauna dalam zona kehidupan sangat dipengaruhi oleh faktor lingkungan seperti suhu, curah hujan, dan ketinggian. Tumbuhan seperti pohon pinus sering ditemukan di zona dingin, sementara tanaman tropis seperti kelapa tumbuh subur di zona hangat. Hewan seperti beruang kutub hidup di zona dingin, sedangkan monyet sering ditemukan di zona tropis. Pemahaman tentang zona kehidupan membantu ilmuwan dan masyarakat dalam melestarikan ekosistem dan keanekaragaman hayati.

24.

Apa yang dimaksud dengan zona kehidupan CH Merriem?

a)

Konsep ekologi untuk mengklasifikasikan wilayah berdasarkan iklim dan vegetasi

b)

Teori tentang hubungan antara manusia dan lingkungan

c)

Metode untuk mengukur suhu dan kelembapan

d)

Sistem untuk memetakan distribusi hewan di dunia

e)

Teori persebaran flora dan fauna berdasarkan spesies

25.

Apa ciri utama zona tropis menurut zona kehidupan CH Merriem?

a)

Vegetasi lebat dan beragam spesies hewan

b)

Tumbuhan sedikit dan hewan yang beradaptasi dengan suhu rendah

c)

Campuran ciri-ciri zona tropis dan dingin

d)

Hanya tumbuhan tropis yang dapat bertahan

e)

Curah hujan tinggi namun miskin keragaman hayati

26.

Faktor apa yang memengaruhi distribusi flora dan fauna dalam zona kehidupan?

a)

Suhu, curah hujan, dan ketinggian

b)

Jenis tanah dan aktivitas manusia

c)

Kecepatan angin dan tekanan udara

d)

Jumlah populasi manusia di wilayah tersebut

e)

Curah hujan dan jumlah populasi

27.

Hewan apa yang sering ditemukan di zona dingin?

a)

Beruang kutub

b)

Monyet

c)

Harimau

d)

Burung tropis

e)

Babirusa

28-30.

Keanekaragaman dan Persebaran Fauna di Dunia

Zona fauna yang dikemukakan oleh Alfred Russel Wallace menjadi salah satu konsep penting dalam memahami keanekaragaman hayati di dunia. Wallace membagi dunia menjadi beberapa zona fauna berdasarkan karakteristik unik dari spesies yang hidup di setiap wilayah. Konsep ini membantu ilmuwan untuk mengidentifikasi pola persebaran fauna dan memahami hubungan evolusi antarspesies.

Keanekaragaman hayati di zona fauna sangat dipengaruhi oleh faktor geografis dan ekologis. Setiap zona memiliki spesies endemik yang tidak ditemukan di tempat lain, mencerminkan adaptasi unik terhadap lingkungan setempat. Misalnya, zona fauna Australasia memiliki marsupial yang khas, sementara zona fauna Neotropis dikenal dengan keanekaragaman burung tropisnya.

Persebaran fauna di dunia juga dipengaruhi oleh perubahan iklim sepanjang sejarah bumi. Perubahan suhu, curah hujan, dan pola angin dapat memengaruhi habitat dan distribusi spesies. Sebagai contoh, fauna di daerah kutub telah beradaptasi dengan suhu ekstrem, sedangkan fauna di daerah tropis berkembang di lingkungan yang hangat dan lembap.

Pengaruh iklim terhadap fauna tidak hanya terlihat pada adaptasi fisik, tetapi juga pada pola migrasi dan perilaku. Spesies tertentu, seperti burung migran, bergantung pada perubahan musim untuk menentukan waktu dan arah migrasi mereka. Dengan memahami hubungan antara iklim dan fauna, kita dapat lebih baik melindungi keanekaragaman hayati di tengah tantangan perubahan iklim global.

28.

Siapa yang mengemukakan konsep zona fauna untuk memahami keanekaragaman hayati di dunia?

a)

Charles Darwin

b)

Alfred Russel Wallace

c)

Gregor Mendel

d)

Carl Linnaeus

e)

CH Merriem

29.

Apa yang menjadi ciri khas zona fauna Australasia?

a)

Keanekaragaman burung tropis

b)

Marsupial yang khas

c)

Fauna kutub yang beradaptasi dengan suhu ekstrem

d)

Spesies endemik yang tidak ditemukan di tempat lain

e)

Memiliki ukuran besar dengan bobot yang berat

30.

Bagaimana perubahan iklim memengaruhi fauna di dunia?

a)

Mengubah pola migrasi dan perilaku spesies

b)

Meningkatkan jumlah spesies endemik

c)

Mengurangi keanekaragaman hayati

d)

Menghilangkan adaptasi fisik fauna

e)

Munculnya spesies baru akibat perkawinan silang

31.

Hewan pada gambar merupakan fauna endemik zona ...

a)

Oriental

b)

Australis

c)

Neotropik

d)

Ethiopian

e)

Neartik

32.

Panthera onca (Jaguar) merupakan hewan endemik zona ...

a)

Neotropik

b)

Neartik

c)

Paleartik

d)

Oriental

e)

Australis

33.

Negara berikut adalah pemilik kawasan hutan konifer, kecuali ...

a)

Amerika Serikat

b)

Kanada

c)

Rusia

d)

Brazil

e)

Norwergia

34.

Perhatikan ciri – ciri berikut!

(1)    Berada di wilayah beriklim subartik (Kanada, Rusia, Skandinavia dan sebagai Alaska)

(2)    Memiliki 2 musim (kemarau dan hujan)

(3)    Jenis pohon sedikit, lebih didominasi konifer seperti pinus, cemara dan spruce

(4)    Pohon menggugurkan daun pada musim kemarau

(5)    Vegetasi beragam seperti jati, mahoni, asam dan kapuk

(6)    Fauna endemiknya; moose, beruang cokelat, rubah dan serigala

(7)    Pohon beradaptasi dengan dingin, dimana daunnya berlapis lilin dan sempit

(8)    Tanah miskin unsur hara karena faktor suhu dingin yang memperlambat pelapukan

(9)    Faunanya seperti; menjangan, lutung, kalong jawa dan ular sanca kembang

Ciri hutan munson terdapat pada nomor …

a)

(1) dan (2)

b)

(3) dan (4)

c)

(5) dan (6)

d)

(4) dan (5)

e)

(8) dan (9)

35.

Pasangkan fauna/flora berikut dengan daerah asalnya!

a)

1.

Bengkulu

b)

2.

Hutan Sumatera dan Kalimantan

c)

3.

Sulawesi

d)

4.

Hutan Papua

e)

5.

Nusa Tenggara