NEW
Font size
WorksheetsLATIHAN SOAL UAB REPRO
Total questions: 65
Worksheet time: 1hrs 5mins
Wanita usia 30 tahun P2A0. Post melahirkan di Puskesmas dengan cara spontan pervaginam 20 jam yang lalu, dengan BBL 3000 gram. Robekan perineum minimal dan telah dijahit. Hari ini rencana pulang. Pemeriksaan tanda vital: TD 110/70 mmHg, Nadi 80 x/menit, RR 18 x/menit, suhu 36,4°C. Pemeriksaan genetalia: perdarahan minimal (+), lokhia (+). Masuk pada kala berapakah pasien ini?
Kala I
Kala II
Kala III
Kala IV masa nifas dini
Kala IV masa nifas lanjut
Seorang perempuan usia 28 tahun, G1P0A0 usia kehamilan 12 minggu dibawa ke rumah sakit dengan keluhan keluar bercak dari jalan lahir sejak 1 minggu yang lalu. Dalam seminggu ini keluar bercak darah sebanyak 3x. Pasien merasa lebih baik bila istirahat. Pada pemeriksaan fisik didapatkan TFU di antara simfisis dan umbilikus. Pemeriksaan dalam didapatkan fluxus minimal dan portio tertutup. Apakah diagnosis yang tepat pada pasien tersebut?
Abortus iminen
Abortus inkomplit
Abortus komplit
Abortus insipiens
Abortus habitualis
Perempuan usia 40 tahun datang ke RS dengan keluhan terdapat benjolan di vagina yang ditemukan secara tidak sengaja ketika sedang berhubungan badan dengan suaminya. Benjolan tersebut tidak terasa nyeri. Pemeriksaan tanda vital tekanan darah 120/70 mmHg, denyut nadi 82 x/menit, frekuensi napas 18 x/menit dan suhu 36,8°C. Pada pemeriksaan fisik didapatkan benjolan berukuran ± 2 cm pada dinding anterolateral vagina. Apakah diagnosis yang tepat pada kasus ini?
Polip cervix
Absess bartholin
Kista duktus Gartner
Kista nabothi
Kista inklusi
Seorang perempuan usia 29 tahun, G1P0A0 usia kehamilan 42 minggu dengan TBJ 3700 gram datang ke rumah sakit dengan keluhan kenceng-kenceng. Pada pemeriksaan dalam didapatkan pembukaan lengkap. Kepala sudah lahir tetapi bahu tidak dapat dilahirkan walaupun dengan upaya mengejan. DJJ 9-8-9. Tindakan paling tepat yang dilakukan?
Maneuver McRobert
Maneuver Zavanelli
SC
Ekstraksi forcep
Ekstraksi vakum
Perempuan usia 25 tahun P1A0 dilarikan ke IGD RS oleh keluarganya karena demam tinggi sejak 2 hari terakhir. Pasien post melahirkan 3 hari yang lalu, ditolong bidan, spontan pervaginam, BBL 3800 gram. Riwayat partus lama karena bayi besar. Riwayat diberikan obat penurun panas, panas turun kemudian panas lagi. Pemeriksaan tanda vital didapatkan tekanan darah 120/80 mmHg, nadi 100 x/menit, frekuensi napas 20 x/menit, dan suhu 39,8°C. Pemeriksaan genetalia didapatkan lokhia berbau. Apakah diagnosis pada kasus ini?
Korioamnionitis
Ketuban pecah dini
Infeksi genetalia
Endometriosis
Endometritis
Wanita usia 32 tahun datang ke Praktik Dokter Umum untuk berkonsultasi masalah siklus haid. Pasien mengeluhkan bahwa selama 6 bulan terakhir hanya mengalami haid 2 kali saja. Jumlah darah normal seperti biasa, dengan durasi perdarahan 8 hari. Pasien mengatakan tidak sedang menggunakan kontrasepsi. Setelah dihitung ternyata siklus haid pasien memanjang.
oligomenore
polimenore
amenore
metroragia
menoragia
Seorang perempuan berusia 25 tahun datang ke puskesmas untuk melakukan pemeriksaan kehamilan. Anamnesis mendapatkan ini adalah kehamilan anak kedua dengan usia kehamilan 36 minggu. Anak pertama lahir 2 tahun yang lalu dengan SC dengan BBL 5 kg. Didapatkan pula riwayat preeklampsia pada kehamilan pertama. Pemeriksaan fisik mendapatkan tekanan darah 120/80 mmHg, frekuensi nadi 80 x/mnt, frekuensi nafas 20 x/mnt. Pemeriksaan obstetri sesuai dengan kehamilan 36 minggu. Pemeriksaan penunjang Tes Toleransi Glukosa Oral didapatkan glukosa darah puasa 100 mg/dl, glukosa darah setelah 1 jam pasca pembebanan= 200 mg/dl dan 2 jam pasca pembebanan =160 mg/dl.
Preeklampsia berat
Diabetes melitus
Diabetes melitus gestational
Preeklampsia ringan
Normal
Seorang perempuan usia 29 tahun, G3P1A1 usia kehamilan 30 minggu, datang ke rumah sakit dengan keluhan nyeri perut disertai keluar darah berwarna hitam sejak 1 hari lalu. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 100/80 mmHg, denyut nadi 120 x/menit, frekuensi napas 20 x/menit dan suhu 36,5°C. Bagian janin sulit diraba dan pada pemeriksaan dalam didapatkan pembukaan 3 cm. Apakah diagnosa untuk pasien ini?
Plasenta previa
Solusio plasenta
Kehamilan ektopik terganggu
Ruptur uteri
Abortus imminens
Seorang perempuan usia 34 tahun, G2P1A0 usia kehamilan 38 minggu, datang ke IGD dengan keluhan perdarahan pervaginam sejak 1 jam yang lalu. Pasien juga mengeluh nyeri perut hebat sebelumnya. Pasien merasakan kram perut yang berhenti mendadak saat perdarahan mulai berlangsung. Pasien diketahui riwayat anak pertama lahir SC atas indikasi CTG non-reassuring. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 90/60 mmHg, denyut nadi 120 x/menit, frekuensi napas 18 x/menit dan suhu 37,0°C. Didapatkan luka bekas operasi horizontal di bawah umbilikus, nyeri tekan abdomen tanpa adanya kontraksi, station janin tidak teraba, DJJ 80 x/menit. Pilihlah jawaban yang benar:
Plasenta previa
Vasa previa
Abruptio plasenta
Ruptur uteri
Inversio plasenta
Seorang perempuan berumur 30 tahun dengan gravida 24 minggu datang ke poli kandungan untuk pemeriksaan kandungannya. Pada saat pemeriksaan didapati kadar gula darah sewaktu 210 mg/dl. Pasien tidak memiliki riwayat gula darah tinggi sebelumnya. Setelah dilakukan tes toleransi glukosa oral didapatkan kadar gula darah puasa 150 mg/dl. Komplikasi yang dapat ditimbulkan dari kasus ini adalah....
bayi hiperglikemia
anemia ibu
bayi hipoglikemia
bayi hipobilirubinemia
bayi lahir post date
Perempuan 60 tahun P4A0 datang ke UGD RS dengan keluhan perasaan mengganjal di vagina. Keluhan ini dirasakan sudah 1 bulan terakhir. Pemeriksaan tanda vital didapatkan tekanan darah 110/70 mmHg, nadi 86 x/menit, frekuensi napas 18 x/menit, suhu 36,3°C. Pemeriksaan genetalia tampak serviks uteri menonjol keluar di introitus vagina. Etiologi kasus ini, kecuali...
Tumor pelvis
Kerusakan inervasi syaraf otot dasar panggul
Kerusakan vaskular otot dasar panggul
Lemahnya kualitas jaringan ikat
Penyakit neurologi
Seorang perempuan 24 tahun P2A1 dirujuk ke IGD RS setelah sebelumnya melahirkan di Puskesmas. Bayi telah lahir dengan BBL 2800 gram. Kemudian dilakukan manajemen aktif kala III. 30 menit kemudian plasenta tidak kunjung lahir dan terjadi perdarahan hingga akhirnya dirujuk. Pasien tampak lemah. Pemeriksaan tanda vital didapatkan tekanan darah 100/70 mmHg, nadi 100 x/menit, RR 20 x/menit, dan suhu 36,8°C. Apakah tindakan yang selanjutnya dilakukan?
Masase uterus
Rangsangan puting susu
Injeksi uterotonik
Peregangan tali pusat terkendali
Manual plasenta
Seorang perempuan telah melahirkan bayi anak kedua dan plasenta 30 menit yang lalu dan mengalami perdarahan kira-kira 750 cc. Tekanan darah 90/60, nadi 100 kali permenit, RR 24 kali permenit, suhu 36.6°C, pasien tampak pucat dan lemah. TFU setinggi 2 jari Diatas pusat, konsistensi sedikit lunak, perdarahan profus dari orificium uteri, robekan jalan lahir grade 1. Apakah kemungkinan penyebab perdarahan pada pasein tersebut?
Sisa plasenta
Plasenta inkreta
Atonia uteri
Gangguan pembekuan darah
Inversio uteri
Wanita usia 34 tahun, G3P1A1, usia kandungan 38 minggu dibawa ke UGD RS oleh keluarganya karena perdarahan dari jalan lahir sejak 3 jam yang lalu disertai nyeri perut. Riwayat trauma disangkal. Riwayat hipertensi sejak kehamilan pertama. Pemeriksaan tanda vital didapatkan tekanan darah 140/90 mmHg, nadi 94 x/menit, frekuensi napas 20 x/menit, suhu 36,3°C. Pemeriksaan fisik didapatkan anemis (–), uterus tegang, DJJ 150 x/menit. Pemeriksaan genetalia didapatkan perdarahan aktif dari jalan lahir, darah berwarna merah kehitaman. Apakah tatalaksana yang tepat untuk pasien ini?
Drip Oksitosin
Drip MgSO4
Persalinan pervaginam
SC
Misoprostol
Seorang perempuan berusia 30 tahun datang ke puskesmas untuk melakukan pemeriksaan kehamilannya yang ketiga. Dari anamnesis mendapatkan riwayat keguguran sebanyak 2 kali sebelum hamil yang ketiga. Pasien juga mengatakan bahwa ia terdiagnosis toxoplasmosis pada kehamilan sebelumnya. Pernyataan berikut ini yang BENAR untuk deteksi dini toxoplasmosis pada perempuan hamil adalah :
Pemeriksaan feses untuk menemukan telur Toxoplasma gondii di awal kehamilan pada semua perempuan hamil walaupun tanpa gejala
Terapi profilaksis pada semua perempuan hamil di trimester pertama
Pemeriksaan serologis Toxoplasma gondii IgG dan IgM di awal kehamilan pada semua perempuan hamil walaupun tanpa gejala
Pemeriksaan feses untuk menemukan telur Toxoplasma gondii di awal kehamilan pada semua perempuan hamil dengan gejala
Pemeriksaan serologis Toxoplasma gondii IgG dan IgM di awal kehamilan pada semua perempuan hamil dengan gejala
Seorang perempuan melahirkan bayi dan plasenta 30 menit yang lalu dan mengalami perdarahan. Dari pemeriksaan didapatkan robekan jalan lahir sedalam muskulus levator ani. Apakah diagnosis pasien tersebut?
P1Ab000 30 menit + HPP et cause Robekan portio
P1Ab000 30 menit + HPP et cause Robekan perineum grade1
P1Ab000 30 menit + HPP et cause Robekan perineum grade 2
P1Ab000 30 menit + HPP et cause Robekan perineum grade 3
P1Ab000 30 menit + HPP et cause Robekan perineum grade 4
Seorang perempuan usia 32 tahun, P2A0 post partum 2 jam yang lalu dibawa ke rumah sakit dengan keluhan perdarahan jalan lahir. Keluhan disertai nyeri hebat. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 90/50 mmHg, denyut nadi 114 x/menit, frekuensi napas 20 x/menit dan suhu 36,7°C. Fundus uteri tidak teraba, terdapat massa kemerahan mengkilat dan menonjol disertai selaput sisa ketuban.
Involusio uteri
Inversio uteri
Ruptur uteri
Tumor jinak uteri
Sisa jaringan plasenta
Seorang perempuan usia 36 tahun, G3P2A0 usia kehamilan 34 minggu datang dengan keluhan nyeri kepala disertai mual, muntah, dan pandangan kabur sejak 1 minggu. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 160/110 mmHg, denyut nadi 110 x/menit, frekuensi nafas 22 x/menit dan suhu 36,5°C. Terdapat edema pretibial. Proteinuria +2. Tatalaksana awal pada pasien ini?
MgSO4 4 g iv dalam waktu 10 menit
MgSO4 4 g iv dalam waktu 10 menit
MgSO4 4 g iv dalam waktu 20 menit
MgSO4 5 g iv dalam waktu 10 menit
MgSO4 5 g iv dalam waktu 20 menit
Seorang perempuan berusia 22 tahun datang dengan keluhan keputihan sejak 3 minggu yang lalu, tidak disertai gatal dan bau tidak sedap. Pada anamnesis diketahui pasien seringkali menggunakan cairan pembersih vagina. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tanda vital dalam batas normal. Pada pemeriksaan status lokalis didapatkan fluor albus berwarna putih keabu-abuan, kental, jumlah banyak, berbau amis, pH vagina 6,5, whiff test (+). Pada pasien dilakukan pemeriksaan VVP dengan specimen yang diambil dari introitus vagina. Sesuai dengan diagnosis yang Anda pikirkan, apakah hasil pemeriksaan penunjang yang Anda harapkan?
Ditemukannya multinucleated giant cell
Ditemukannya clue cell
Ditemukannya kuman diplococcus gram negatif intraseluler
Ditemukannya mikroorganisme berbentuk tapal kuda dan berflagela
Ditemukannya sel PMN > 30/lpB
Seorang perempuan usia 16 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan tidak pernah menstruasi selama remaja. Pasien setiap bulannya mengalami nyeri dan kram perut bawah. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 120/80 mmHg, denyut nadi 80 x/menit, frekuensi nafas 20 x/menit dan suhu 36,5°C. Pemeriksaan ginekologi didapatkan hymen tampak bulging dan kebiruan. Tatalaksana yang tepat pada kasus di atas?
Insisi himen
Himen dioleskan antibiotik
Pemberian analgetik
Pemberian antibiotik
Marsupialisasi
Seorang wanita berusia 30th, datang ke puskesmas. Saat ini hamil 9 bulan dengan keluhan bengkak di kedua ekstremitas bawah. Bengkak dirasakan sejak 2 bulan ini. Pasien sebelumnya sudah menderita hipertensi sejak 5 th yang lalu dan terkontrol. Saat ini kehamilan anak pertama. Dari pemeriksaan didapatkan tekanan darah 170/110, nadi 98kali/menit, RR 24 kali permenit, suhu normal, kesadaran kompos mentis. TFU 3 jari dibawah proc.xyphoideus, DJJ 143x, reguler, Kepala sudah masuk ke PAP. VT belum terdapat pembukaan. Odem kedua ekstremitas. Apakah diagnosis pasien tersebut?
G1 P0000 Ab000 + hipertensi kronis + tunggal, hidup, usia kehamilan 34-36 minggu
G1 P0000 Ab000 + hipertensi superimpose preeklamsia + tunggal, hidup, usia kehamilan 34-36 minggu
G1 P0000 Ab000 + eklampsia + tunggal, hidup, usia kehamilan 34-36 minggu
G1 P0000 Ab000 + impending eklampsia + tunggal, hidup, usia kehamilan 34-36 minggu
G1 P0000 Ab000 + PE + tunggal, hidup, usia kehamilan 34-36 minggu
Seorang wanita usia 23 tahun P1A0 datang ke Unit Gawat Darurat RS dengan keluhan nyeri perut bawah disertai mual muntah. Hari pertama haid terakhirnya adalah 2 minggu lalu. Pada pemeriksaan fisik didapatkan TD 110/70, HR 104 x/menit, RR 24 x/menit, suhu 38,5°C. Didapatkan nyeri tekan suprasimfisis, discharge vagina purulen, nyeri adnexa bilateral, dan nyeri goyang serviks. Pada pemeriksaan darah rutin didapatkan Hb 13,9 dan WBC 12.000. Diagnosis pasien?
Torsio kista ovarium
KET
Pyelonefritis
PID
Endometriosis
Seorang perempuan berusia 29 tahun dengan usia kehamilan 38 minggu diantar ke IGD dengan sakit kepala hebat yang diikuti dengan kejang seluruh tubuh selama 5 menit, dan tidak sadar setelah kejang. Pemeriksaan fisik didapatkan esadaran Sopor dan Tekanan Darah 190/140 mmHg, protein uri +3. Penatalaksanaan kasus ini adalah...
Nifedipine sublingual
Injeksi MgSO4
Hydralazine inj
Infus mannitol
Methyldopa peroral
Seorang perempuan mengalami abortus imminens. Terapi apakah yang diberikan untuk mempertahankan janin tetap berada di dalam rahim?
Metotreksat
Progesteron
Estrogen dosis tinggi
Misoprostol
Prostaglandin
Seorang perempuan 32 tahun G2P1A0 UK 36 minggu datang ke puskesmas dengan keluhan keluar cairan dari jalan lahir sejak 20 menit yang lalu. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 110/60 mmHg, denyut nadi 80 x/menit, frekuensi nafas 16 x/menit dan suhu 36,7°C. Pemeriksaan yang tepat adalah?
Tes asam asetat
Nitrazin test
Pewarnaan KOH
Whiff test
Inspekulo
Seorang perempuan berusia 23 tahun diantar suaminya ke IGD RS dengan keluhan keluar cairan bening merembes dari jalan lahir sejak 30 menit yang lalu. Anamnesis mendapatkan G1P0000Ab000, usia kehamilan 38 minggu. Hasil pemeriksaan vital sign didapatkan tekanan darah 135/85 mmHg, frekuensi nadi 84 kali permenit, frekuensi nafas 24x/menit, suhu 37°C. Pemeriksaan obstetri mendapatkan TFU 42 cm, bagian atas teraba kepala, bagian bawah teraba bokong, ditemukan 2 BJA di tempat yang berbeda, BJA kedua janin normal. Kesimpulan hasil pemeriksaan janin saat ini :
Gemelli
Janin tunggal
IUFD
Janin kembar siam
Janin kembar monozigot
Seorang perempuan usia 25 tahun, G1P0A0 usia kehamilan 18 minggu, datang ke rumah sakit dengan keluhan perdarahan jalan lahir. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 110/80 mmHg, denyut nadi 80 x/menit, frekuensi nafas 20 x/menit dan suhu 36,5°C. Pemeriksaan inspekulo ditemukan perdarahan dari jalan lahir dan ditemukan jaringan. Diagnosis pasien di atas adalah:
Abortus imminens
Abortus insipiens
Abortus inkomplit
Abortus komplit
Missed abortion
Berikut ini benar mengenai kontra indikasi persalinan pervaginam pada kondisi prolapsus tali pusat:
Resiko perdarahan masif pada ibu saat persalinan
Berhentinya aliran darah ke janin saat persalinan
Janin tidak dapat turun
Berpotensi terjadinya ruptur uteri saat persalinan
Bayi terinfeksi saat melewati jalan lahir
Seorang perempuan berusia 26 tahun diantar suaminya ke Puskesmas untuk kontrol kehamilan. Anamnesis mendapatkan usia kehamilan 39 minggu, G3P2002Ab000. Pemeriksaan Leopold mendapatkan Leopold 1 teraba keras dan dua bagian kecil, Leopold 2 bagian panjang dan keras di kanan, Leopold 3 teraba lunak dan sudah tidak dapat digerakkan, Leopold 4 mendapatkan bagian terbawah janin lunak dan sudah memasuki pintu atas panggul. Kemungkinan presentasi janin adalah:
Presentasi dahi
Frank breech
Presentasi muka
Complete breech
Footling breech
Seorang perempuan usia 34 tahun, G2P1A0, usia kehamilan 36 minggu, dibawa ke rumah sakit dengan keluhan nyeri kepala sejak 2 hari yang lalu. Keluhan disertai nyeri ulu hati sudah 2 minggu. Pemeriksaan fisik: TD 180/110 mmHg, Nadi 102 x/menit, RR 28 x/menit, Suhu 36,7°C. Pemeriksaan laboratorium: Protein urin (+3). Apakah diagnosis yang tepat?
Pre-Eklamsia Berat
Pre-Eklamsia Ringan
Eklamsia
Hipertensi Gestasional
impending eklampsia
Seorang perempuan berusia 39 tahun datang ke poli umum sebuah RS dengan keluhan benjolan di kemaluannya sejak 1 minggu yang lalu, dirasakan nyeri sehingga pasien kesulitan untuk duduk. Pasien juga mengeluh demam sejak 3 hari ini. Pada anamnesis diketahui pasien hanya minum obat penurun panas dan pereda nyeri yang dibelinya di apotik. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 110/80 mmHg, nadi 80 kali per menit, frekuensi nafas 18 kali per menit, temperatur aksila 38 0 C. Pada pemeriksaan status lokalis didapatkan oedema pada 1/3 posterior labia minora, hiperemi, batas tegas, fluktuasi (+). Tatalaksana apakah yang dilakukan untuk kasus tersebut diatas guna mencegah terjadinya rekurensi?
Pemberian antibiotik adekuat
Marsupialisasi
Pemasangan folley catheter
Kuretase
Insisi dan drainage
1. Seorang perempuan berusia 70 tahun dibawa keluarganya ke UGD sebuah RS dengan keluhan adanya tonjolan pada kemaluannya yang mendadak keluar sejak beberapa jam sebelumnya. Pada anamnesis diketahui tonjolan keluar saat pasien selesai buang air besar. Pasien sudah tidak haid sejak berusia 53 tahun, dan memiliki 5 orang anak. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tanda vital dalam batas normal. Pada pemeriksaan status lokalis tampak adanya prolaps dari bagian dalam vagina. Pasien didiagnosis mengalami prolaps uteri.
Apakah faktor pencetus terjadinya prolaps pada pasien tersebut diatas ? *
Usia tua
Melahirkan anak per vaginam
Menopause
Kelainan kongenital
Peningkatan tekanan intraabdominal karena defekasi
Seorang perempuan berusia 20 tahun datang ke poli umum sebuah RS dengan keluhan nyeri saat haid. Pada anamnesis diketahui pasien selalu merasakan nyeri yang berlebihan saat awal dan selama haid, sehingga pasien merasa terganggu untuk beraktifitas. Nyeri dirasakan di area pelvis. Pasien memiliki siklus haid yang normal yaitu 28 hari sekali. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tanda vital dalam batas normal. Pemeriksaan dalam tidak dilakukan karena pasien belum menikah. Apakah diagnosis yang memungkinkan untuk pasien tersebut diatas?
Mioma
Prolaps uteri
Kista ovarii terpluntur
Ca cervix
Endometriosis
Seorang ibu berusia 28 tahun, pasca melahirkan 1 bulan yang lalu, berencana untuk menggunakan kontrasepsi. Saat ini ibu tersebut telah mempunyai anak 2 orang, anak pertama berusia 7 th. Ibu ingin menjarangkan kehamilannya. Ibu mempunyai riwayat varices, dan tekanan darah 140/90. Apakah kontrasepsi yang bisa diberikan kepada pasien tersebut?
Pil kombinasi
Kondom
IUD non hormonal
Injeksi estrogen
MOW
Seorang perempuan usia 36 tahun, G3P2A0 usia kehamilan 38 minggu dibawa oleh keluarganya ke rumah sakit dengan keluhan tidak sadar. Dari aloanamnesa dengan suami didapatkan riwayat tekanan darah tinggi selama kehamilan pasien. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 200/110 mmHg, denyut nadi 110 x/menit, frekuensi nafas 28 x/menit dan suhu 36,2°C. Pemeriksaan laboratorium Protein urin (+2). Apakah terapi definitif pada pasien tersebut?
Terminasi kehamilan
Pemberian MgSO4 selama 24 jam
Injeksi Dexametason 6 mg IM setiap 12 jam selama 2 hari
Metildopa 2 × 250 mg
Observasi kemajuan persalinan
Seorang wanita berusia 30 tahun dengan G1P0A1, datang ke poli Rumah Sakit dengan keluhan penglihatan kabur. Dari hasil pemeriksaan didapatkan usia kehamilan 24 minggu dan didapatkan adanya chorioretinitis pada mata kanan. Dari hasil pemeriksaan penunjang menunjukan IgG dan IgM toxoplasmosis +. Penatalaksanaan kasus ini adalah....
Pyrimethamine sulfonamide
Streptomisin
Cloramphenicole
Azathioprine
Ciprofloxacine
Resiko komplikasi yang dapat terjadi pada kondisi pecah ketuban > 12 jam antara lain...
Infeksi
Infertilitas
Eklampsia
Robekan perineum
Perdarahan post partum
Seorang wanita berusia 30 th, hamil 9 bulan dengan keluhan bengkak di kedua ekstremitas bawah. Bengkak dirasakan sejak 2 bulan ini. Saat ini kehamilan anak pertama. Dari pemeriksaan didapatkan tekanan darah 140/100, nadi 98kali/menit, RR 24 kali permenit, suhu normal, kesadaran kompos mentis. TFU 3 jari dibawah proc.xyphoideus, BJA+11-12-11, reguler, Kepala sudah masuk ke PAP. VT belum terdapat pembukaan. Odem kedua ekstremitas, protein urin+2. Apakah terapi antihipertensi pada pasien tersebut?
Metildopa
Captopril
Losartan
Lisinopril
Candesartan
Seorang perempuan hamil 3 bulan, dengan keluhan muntah-muntah sejak terlambat haid. Keluhan semakin lama semakin berat. Hasil pemeriksaan HCG positif kuat, TFU setinggi pertengahan Pusat dan simfisis pubis. BJA belum terdengar. Apakah kemungkinan gambaran hasil USG pasien tersebut?
Gambaran hasil konsepsi intra uterine, janin hidup
Gambaran hasil konsepsi janin mati, tampak ukuran janin mengecil
Gambaran janin ekstrauterine, adanya cairan bebas di cavum peritoneum
Gambaran snowstorm appearance
Gambaran hasil konsepsi intrauterine, janin mati
Komplikasi tersering dari distosia bahu adalah...
Brachial plexus injury
Fraktur clavicula
Syock pada ibu
overstretching C3-4
paraparesis
Seorang perempuan berusia 22 tahun datang ke poli umum sebuah RS dengan keluhan keputihan sejak 1 bulan yang lalu. Keputihan dikeluhkan sejak pasien menggunakan cairan pembersih vagina yang baru. Pada anamnesis diketahui pasien berencana menikah 2 bulan lagi, dan menggunakan cairan pembersih vagina setiap kali buang air kecil dengan tujuan untuk menjaga kebersihan. Keputihan berwarna putih keabu-abuan, berbau amis, dan kadang disertai gatal ringan. Pemeriksaan fisik didapatkan tanda vital dalam batas normal, dan pada pemeriksaan swab vulvovagina didapatkan pH vagina 6,5, dan ditemukan gambaran clue cell pada pewarnaan gram. Pemeriksaan penunjang tambahan apakah yang diperlukan untuk menegakkan diagnosis kasus tersebut diatas?
Paps smear
Whiff test
IVA
Pemeriksaan mikroskop medan gelap
Tes serologis
Seorang perempuan usia 56 tahun, P6A0, dibawa ke rumah sakit dengan keluhan kesulitan BAK dan perut tidak nyaman. Pasien diketahui riwayat melahirkan normal secara pervaginam. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 140/80 mmHg, denyut nadi 82x/menit, frekuensi nafas 18x/menit dan suhu 36,7°C. Didapatkan benjolan keluar dari jalan lahir 1 cm di bawah labia mayor. Apakah diagnosis yang tepat?
Prolaps uteri derajat I
Prolaps uteri derajat II
Prolaps uteri derajat III
Prolaps uteri derajat IV
Prolaps uteri derajat V
Seorang perempuan usia 32 tahun datang ke IGD RS dengan keluhan demam 8 hari yang lalu. Seminggu terakhir payudara terasa nyeri. Pasien baru melahirkan 2 minggu lalu dan aktif memberikan ASI kepada bayinya. Pada pemeriksaan fisik didapatkan TD 120/80 mmHg, denyut nadi 92x/menit, frekuensi napas 18x/menit, S 37,8°C. Payudara kiri hiperemis dan nyeri tekan (+). Apakah diagnosis yang tepat pada pasien tersebut?
Ginekomastia
Mastitis
FAM
Absces Mammae
Bendungan payudara
Seorang perempuan berusia 36 tahun datang ke IGD RS dengan keluhan keluar darah dari jalan lahir sebanyak 3 kali ganti pembalut sejak 6 jam yang lalu. Pasien hamil dengan usia kehamilan 35 minggu, tidak ada keluhan perut mulas ataupun kencang-kencang, tidak ada keluhan keluar air ketuban, Gerakan janin masih dapat dirasakan oleh pasien. Pemeriksaan fisik mendapatkan tekanan darah 120/80 mmHg, frekuensi nadi 80 x/mnt, frekuensi nafas 20x/mnt, konjungtiva anemis. Dari pemeriksaan Leopold disimpulkan posisi janin letak lintang, BJJ 145 x/mnt. Pemeriksaan selanjutnya yang diperlukan pada pasien ini adalah :
Vaginal touche
CT scan
USG
Cek Lab TIBC, Fe
Rectal touche
Seorang perempuan berusia 22 tahun datang ke Puskesmas untuk memeriksakan kehamilannya. Anamnesis mendapatkan ini merupakan kehamilan anak pertama dan pasien menginginkan persalinan normal pervaginam. Dokter kemudian menjelaskan kondisi-kondisi yang merupakan kontraindikasi persalinan pervaginam. Berikut ini benar mengenai kontraindikasi persalinan pervaginam pada kelainan uterus seperti bekas myomectomy atau operasi uterus lain:
Berhentinya aliran darah ke janin saat persalinan
Berpotensi terjadinya ruptur uteri saat persalinan
Resiko perdarahan masif pada ibu saat persalinan
Bayi terinfeksi saat melewati jalan lahir
Janin tidak dapat turun
Berikut ini benar mengenai kontra indikasi persalinan pervaginam pada kondisi plasenta previa:
Resiko perdarahan masif pada ibu saat persalinan
Berhentinya aliran darah ke janin saat persalinan
Janin tidak dapat turun
Berpotensi terjadinya ruptur uteri saat persalinan
Bayi terinfeksi saat melewati jalan lahir
Seorang anak perempuan berusia 16 tahun dibawa ibunya ke Puskesmas dengan keluhan diduga hamil. Anamnesis mendapatkan pasien melakukan aktivitas seksual lima bulan yang lalu. Pemeriksaan fisik mendapatkan tinggi fundus uteri sesuai dengan usia kehamilan 20 minggu. Tinggi fundus pasien ini adalah:
Setinggi symphisis pubis
Tidak teraba di abdomen
Tiga jari diatas umbilicus
Setinggi umbilicus
Setinggi processus xyphoideus
Pada pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 110/80 mmHg, nadi 98x/menit, napas 22x/menit, dan suhu 37,3°C. Pada pemeriksaan ginekologis didapatkan benjolan keluar dari jalan lahir dengan permukaan kasar. Fundus uteri tidak teraba. Apakah tatalaksana yang tepat untuk pasien ini?
Reposisi uterus
Jahit perineum
Manual plasenta
Manajemen aktif kala 3
Masase uterus
Seorang perempuan usia 60 tahun P6A0 datang ke praktik dokter dengan keluhan keluar benjolan dari jalan lahir dan terasa tidak nyaman. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 110/80 mmHg, nadi 80x/menit, napas 18x/menit, dan suhu 36,3°C. Pada pemeriksaan ginekologis didapatkan benjolan keluar teraba 1 cm di bawah himen. Apakah tatalaksana yang tepat untuk pasien ini?
Histerektomi
IUD
Reposisi uterus
Pesararium
Konservatif
Seorang perempuan usia 32 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan nyeri perut bawah. 2 bulan ini pasien tidak menstruasi. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 90/60 mmHg, nadi 100x/menit, napas 22x/menit, suhu 36,7 derajat Celcius. Pemeriksaan dalam didapatkan fornix posterior menonjol dan nyeri goyang porsio. Pada pemeriksaan USG didapatkan cairan bebas pada cavum douglas dan kista 5 cm di adnexa kiri. Kemungkinan diagnosisnya adalah?
Adnexitis akut
KET
Abses tubo ovarial
Appendicitis akut
KE
Seorang perempuan usia 29 tahun datang ke dokter dengan keluhan keluar bercak merah sedikit-sedikit dari jalan lahir sejak 2 hari lalu disertai terlambat haid 2 bulan ini. Pasien sudah memeriksa plano test dan didapatkan hasil positif. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 100/70 mmHg, nadi 72x/menit, napas 18x/menit, suhu 36,7 derajat Celcius. Pada pemeriksaan dalam didapatkan OUE tertutup. Pemeriksaan penunjang yang disarankan selanjutnya adalah?
USG transvaginal
Pemeriksaan darah lengkap
Pemeriksaan urin lengkap
Lakmus test
Protein urin
Seorang perempuan usia 29 tahun G1P0A0 usia kehamilan 24 minggu datang ke klinik untuk kontrol kehamilan. Pasien memiliki riwayat tekanan darah tinggi sejak sebelum hamil. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 150/70 mmHg, nadi 82x/menit, napas 18x/menit, suhu 36,7 derajat Celcius. Pemeriksaan laboratorium urinalisis proteinuria +1. Apakah obat yang sebaiknya dihindari pada kondisi pasien tersebut?
Nifedipin
Labetolol
Metildopa
Kaptopril
MgSO4
1. Seorang perempuan berusia 25 tahun datang ke RS dengan keluhan menstruasi tidak teratur. Anamnesis mendapatkan siklus menstruasi bervariasi antara 2 minggu sampai dengan 2 bulan. Keluhan disertai rambut kepala rontok, jerawat, tumbuh kumis dan jenggot. Pemeriksaan fisik mendapatkan BB 75 kg, TB 150 cm, alopecia +, acne +, dan acanthosis nigricans. Pemeriksaan yang dapat menunjang diagnosis antara lain :
Inhibin, HPL, estron, estradiol
LH, FSH, DHEA, androstenedion
hCG, GnRH, oksitosin, progesteron
Prolaktin, oksitosin, inhibin, relaxin
Pregnenolon, hidroxyprogesteron
Ny. Y, 28 tahun datang ke praktek dokter umum dengan keluhan ASI tak kunjung keluar pasca melahirkan 1 minggu yang lalu dan putingnya terlihat terbenam pada payudara kiri. Pada pemeriksaan palpasi tidak didapatkan nyeri tekan, kemerahan maupun demam. Kemungkinan diagnosa pada Ny. Y adalah..
Inverted Nipple
Lactating adenoma
Galactocele
Retracted Nipple
Cracked Nipple
Seorang perempuan berusia 29 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan keputihan. Keluhan disertai gatal di vulva. Dokter melakukan pemeriksaan dan mendapatkan keputihan berbusa tajam, berbusa, berwarna hijau kekuningan. Pada cervix didapatkan petechiae. Pada sediaan NaCl basah didapatkan portooza berflagella motil dan banyak leukosit. Penatalaksanaan pada kasus ini adalah :
Vidarabine
Metronidazole
Methotrexat
Fluconazole
Idoxuridine
Seorang wanita dibawa ke rumah sakit karena rujukan bidan. Pasien sudah ditolong oleh bidan namun mengalami distosia bahu. Apakah tanda-tanda adanya distosia bahu?
Teraba tali pusat yang ebrdenyut di vagina
Kepala belum floating pada kehamilan lebih dari 9 bulan
Turtle sign
BJA tidak terdengar jelas
Teraba 2 bagian kecil janin di lokasi yang berbeda
Ny. K umur 30 tahun G2P1A0 hamil 36 minggu datang ke RSI, dengan kenceng-kenceng ingin bersalin. Tekanan darah 110/80 mmHg, nadi 80x/menit, RR 22x/menit, hasil palpasi abdomen pada bagian atas perut ibu teraba 1 bagian bulat keras melenting, bagian kiri ibu teraba tahanan memanjang, bagian bawah perut ibu teraba 1 bagian bulat lunak. Kontraksi uterus 3x dalam 10 menit lama 40 detik. VT: pembukaan lengkap, ketuban utuh, teraba os sacrum, penurunan kepala Hodge III +. Apakah diagnosa yang sesuai dengan pasien tersebut? Inpartu Kala I dengan ...
Letak bokong
Letak sungsang sempurna
Letak sungsang tak sempurna
Letak kaki sempurna
Letak melintang
Seorang wanita berusia 28 th hamil 9 bulan, diantar suaminya ke rumah sakit karena merasa akan melahirkan. Keluhan berupa keluar darah bercampur lendir dari vagina, disertai keluarnya cairan ketuban, dan terdapat keluhan mules-mules. Saat ini hamil anak kedua. Dari pemeriksaan vital sign dalam batas normal. TFU 3 jari dibawah proc.xyphoideus, BJA+ 11-12-11, reguler, Kepala sudah masuk ke PAP. VT terdapat pembukaan 7 cm, ketuban merembes, teraba mulut dan dagu di sisi anterior, HII. Taksiran berat janin 2700g. Apakah tindakan yang harus dilakukan pada pasien tersebut?
MRS, observasi kemajuan persalinan dan rencana persalinan pervaginam
MRS, observasi kemajuan persainan dan rencana persalinan pervaginam dengan alat (forcep)
MRS, observasi kemajuan persalinan dan rencana persalinan pervaginam dengan alat (Vacum)
MRS, induksi persalinan dan rencana persalinan pervaginam
MRS, indikasi SC
Seorang perempuan berusia 25 tahun datang ke dokter klinik umum dengan keluhan benjolan pada payudaranya. Pasien saat ini sedang menyusui bayinya yang berusia 3 bulan. Pemeriksaan fisik mendapatkan massa berbatas tegas dengan permukaan rata / halus, mobile (dapat digerakkan) pada mammae dextra. Tidak didapatkan tanda-tanda inflamasi. Kemungkinan diagnosis pada pasien ini adalah :
Tumor phylloides
Fibroadenoma
Fat necrosis
Galactocele
Lipoma
Seorang wanita berusia 42 tahun dengan kehamilan usia 32 minggu dibawa ke IGD RS dengan keluhan sakit kepala disertai penglihatan yang kabur, mual dan muntah sejak 1 hari yang lalu. Pemeriksaan fisik didapatkan TD 200/110, Nadi 100 x/mnt dan RR 24 x/mnt. Pemeriksaan penunjang didapatkan proteinuria +2, trombosit 98000 sel/uL. Diagnosis dari kasus ini adalah
Hipertensi kronik
Hipertensi gestasional
Eklampsia
Preeklampsia berat
Preeklampsia ringan
Seorang perempuan berusia 40 tahun datang ke poli umum sebuah RS dengan keluhan adanya luka dibibir kemaluan sejak 2 minggu yang lalu. Pada anamnesis diketahui pasien adalah seorang ibu rumah tangga yang sudah menikah sejak 15 tahun yang lalu, dan memiliki 3 orang anak. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tanda vital dalam batas normal. Pada pemeriksaan status lokal didapatkan lesi berupa ulkus pada labia mayora, bentuk bulat, diameter 1 cm, batas tegas, tepi rata, permukaan kotor, dan nyeri. Pemeriksaan serologis apakah yang diperlukan untuk membantu menegakkan diagnosis dan menyingkirkan diagnosis banding?
Tzanck smear
IgM
VDRL
Whiff test
VVP
Seorang wanita berusia 25 tahun datang dengan keluhan mual dan muntah sejak 3 minggu yang lalu. Diketahui bahwa ia sedang hamil dengan usia kehamilan 6 minggu. Mual dan muntah memberat dalam 3 hari terakhir sehingga pasien lemah dan tidak dapat beraktivitas. Selain itu juga didapatkan keluhan nyeri pada ulu hati. Dari hasil pemeriksaan didapatkan KU lemah dengan tensi 110/80 mmHg, Nadi 88 x / mnt dan RR 20x/mnt. Mukosa bibir tampak kering, mata cowong dan turgor kulit menurun. Penatalaksanaan dari kasus ini adalah.....
Dimenhidrinat 50 mg dalam 50 ml NaCl 0,9%
MgSO4 intra muscular
Klorpromazin 100 mg IV
Tokolitik
Metilprednisolon 1 mg/KgBB
Sejak 3 bulan terakhir, dengan berganti pembalut hingga setiap 2 jam selama 5 hari pertama menstruasi. Keluhan disertai nyeri haid dan rasa tertekan di perut bawah saat sedang tidak haid. Pasien sudah menikah selama 2 tahun dan belum pernah hamil. Pemeriksaan mendapatkan massa teraba keras di regio hipogastrium. Pemeriksaan USG mendapatkan massa yang seluruhnya di dalam myometrium. Kemungkinan diagnosis pasien ini adalah myoma:
Pedunculated
Subserosa
Intramural
Submukosa
Cervical
Seorang perempuan berusia 27 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan keputihan. Keluhan disertai gatal di kemaluan, dan nyeri saat berkemih. Dokter melakukan pemeriksaan dan mendapatkan keputihan dengan konsistensi kental, berwarna putih seperti keju desa, erythema di vulva, pH < 4,5 dan pada pemeriksaan KOH sediaan basah didapatkan pseudohyphae. Penatalaksanaan pada kasus ini adalah:
Metronidazole
Fluconazole
Idoxuridine
Vidarabine
Acyclovir
Seorang wanita berusia 28th hamil 30 minggu diantar suaminya dengan keluhan keluar cairan dari vagina sejak 1 jam yang lalu. Keluhan tidak disertai perut mules atau keluar darah lendir. Dari pemeriksaan kesadaran kompos mentis, vital sign normal. TFU 3 jari diatas pusar, BJA + 10,10,12, irreguler, kepala belum masuk PAP, ketuban merembes, pembukaan 2 jari. Apakah yang harus dilakukan pada pasien tersebut?
Boleh pulang
MRS, observasi kemajuan persalinan
MRS, observasi kemajuan persalinan, antibiotika dan kortikosteroid
MRS, indikasi induksi persalinan
MRS, indikasi SC
