Font size
WorksheetsAnatomy of the Kidney
Total questions: 100
Worksheet time: 50mins
The following statement is true about the anatomy of the genitourinary organ:
The length of the ureter differs between males and females
The right kidney is higher than the left
...
...
...
The following statement is true about kidney anatomy, except:
The right kidney is more superior than the left
Located at 3-4 vertebral bodies
The axis is parallel to the psoas muscle
The kidney is retroperitoneal
Size +/- 9-13 cm
The triangular-shaped area in the medulla of the kidney is called ... kidney
tubulus
sphincter
pyramid
tissue
capsule
The area of the urinary bladder mucosa that does not shrink even when empty is:
Apex vesicae
Corpus vesicae
Collum vesicae
Uvula vesicae
Trigonum vesicae
Which is located posterior to the kidney:
M. Obliquus internus abdominis
M. Obliquus externus abdominis
M. Quadratus lumborum
Peritoneum
Diaphragm
The structure located most anterior in the renal hilum is:
Sinus renalis
Renal artery
Renal vein
Renal fascia
Renal pelvis
The vascular structure that carries blood directly to the glomerular capillaries is:
Interlobular artery
Vasa recta
Afferent arteriole
Efferent arteriole
Interlobular vein
The trigone of the urinary bladder is formed by the following structures:
Ureter
Urogenital sinus
Mesonephric duct
Metanephric parenchyma
Mullerian duct
The male reproductive organ formed from the urogenital sinus is:
Appendix epididymis
Vas deferens
Prostate
Inferior mesenteric artery
Testis
The structure found between the renal pyramids is:
(a)
Seorang laki-laki berusia 30 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan nyeri pinggang sebelah kiri. Dokter melakukan pemeriksaan fisik dan radiologis dan menyimpulkan adanya batu ureter sinistra. Lokasi yang paling mungkin untuk terjadinya batu ureter adalah
1/3 proximal ureter
1/3 tengah ureter
1/3 distal ureter
Saat ureter disilang oleh a. testicularis
Saat ureter menylang bifurcatio a. iliaca communis
Seorang perempuan berusia 70 tahun datang ke UGD RS karena tidak bisa kencing. Dokter melakukan pemeriksaan fisik dan memutuskan melakukan pemasangan kateter pada pasien. Lokasi lubang untuk memasukkan kateter adalah
Diantara introitus vagina dan anus
Tepat di anterior clitoris
Tepat di anterior anus
Tepat di anterior introitus vagina
Diantara clitoris dan mons pubis
Pernyataan yang tepat mengenai sistem ginjal dan saluran kemih pada perempuan adalah
Orificium urethra externa ikut membentuk trigonum vesica urinaria
Ketinggian ginjal kanan dan kiri sama
Juga berfungsi dalam sistem reproduksi
Panjang ureter sama dengan pada laki-laki
Orificium urethra interna terletak di anterior introitus vagina
Bagian dari cortex ginjal yang mengandung A/V interlobularis adalah
Medullary rays
Calyx minor
Columna renalis Bellini
Labyrinth
Area cribrosa
Daerah mucosa vesica urinaria yang tidak memiliki rugae meskipun dalam keadaan kosong
uvula vesicae
trigonum vesicae
collum vesicae
apex vesicae
corpus vesicae
Seorang laki-laki berusia 30 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan nyeri pinggang sebelah kiri. Dokter melakukan pemeriksaan fisik dan radiologis dan menyimpulkan adanya batu ureter sinistra. Lokasi yang paling mungkin untuk terjadinya batu ureter adalah:
1/3 tengah ureter
Saat ureter menylang bifurcatio a. iliaca communis
Saat ureter disilang oleh a. testicularis
1/3 proximal ureter
1/3 distal ureter
Struktur yang menonjol ke dalam calyx minor adalah:
(a)
Struktur yang terletak paling posterior dalam hilum renalis adalah
Sinus renalis
Vena renalis
Arteri renalis
Pelvis renalis
Fascia renalis
Sebutkan anatomi yang benar dari gambar tersebut dibawah
1. Renal Pelvis 2. Renal calyx 3, Ureter 4. Processus transversus 5. Buli
1. Renal Calyx 2. Renal pelvis 3. Ureter 4. Processus Spinosus 5. Buli
1. Renal Calyx 2. Renal pelvis 3. Processus transversus 4. Ureter 5. Buli
1. Renal Calyx 2. Renal pelvis 3. Ureter 4. Processus transversus 5. Buli
1. Renal Calyx 2. Renal pelvis 3. Ureter 4. Processus transversus 5. Buli
Pria, 50 tahun mengeluh nyeri pinggang kiri hebat. Nyeri yang dirasakan hilang timbul dengan interval 3 - 4 menit dan menjalar sampai ke testis kiri. Nyeri menjalar (referred pain) yang dirasakan oleh pasien diinervasi oleh ...
N. illioinguinalis
N. illiohypogastricus
N. subcostalis
R. femoralis N. genitofemoralis
N. femoralis
Saraf apa yang diblok pada saat anestesi sirkumsisi?
Saraf pudendus
Saraf dorsalis
Saraf spongiosa
Saraf bulbourethral
Saraf cavernosa
Pernyataan berikut yang benar mengenai micturition reflex:
Micturition reflex di integrasi pada medula oblongata
Serabut parasimpatik via nervus splanhicus pelvicus diinhbisi
Eferen Somatomotor via nervus pudendus distimulasi
Sinyal eferen simpatik menuju vesica urinaria via nervus splanhicus pelvis
Micturition reflex diinisiasi oleh adanya distensi dinding vesica urinaria
Pemeriksaan sedimen discharge ditemukan leukosit dan neutrofil pada urin tapi tidak ditemukan bakteri. Kelainan histologis paling mungkin ditemukan pada struktur yang mana?
TC1
Ureter
Uretra
Glomerulus
Pelvis Renalis
Komponen vaskuler dari nefron adalah :
Tubulus Proksimal
Tubulus Distal
Duktus koligentes
Ansa Henle
Glomerulus
Proteinuria ada gangguan di mana?
Uretra
Ureter
TC II
Henle
Glomerulus
Tidak ada riwayat flu. Vital sign normal. Urinalisis: eritrosit penuh/leukosit 2-3/lpd. Struktur yang disfungsi..
Macula Densa
Endothelium
Podocytes
..
.
Protein uria itu gangguannya ada di
Mesangial
Podocyte
Struktur berikut ini merupakan bagian dari nefron yang terletak pada bagian medula ginjal
Glomerulus
Ductus colligentes
Loop Henle
Corpuscle renalis
Vascular pole
Struktur berikut ini membentuk celah filtrasi (filtration slit) pada glomerulus
Sel mesangial extraglomerular
Kapiler tipe fenestrated
Sel mesangial intraglomerular
Pedicel sel podocyte
Vascular pole
Struktur sel tersusun rapat sebagai deretan inti yang saling berdekatan dan tampak gelap, terletak di bagian cortex renalis dan merupakan bagian dari juxtaglomerular apparatus
Renal corpuscle
Sel mesangial
Macula densa
Glomerulus
Sel juxtaglomerular
Sel berikut ini terletak di daerah vascular pole dan memproduksi hormon yang berperan pada regulasi tekanan darah
Sel pericyte
Sel Lacis
Sel juxtaglomerular
Sel mesangial intraglomerular
Sel podocyte
Pada pemeriksaan urin seorang pasien yang menderita diabetes mellitus tipe 2 dan hipertensi kronis, didapatkan
Glikosuria
Hematuria
Proteinuria
Ketonuria
Struktur berikut ini yang mengalami kerusakan dan menyebabkan kondisi albuminuria adalah:
Sel basal pada vesica urinaria
Sel epitel tubulus kontortus proksimalis
Lapisan parietal kapsula Bowman
Sel epitel loop Henle
Membran filtrasi ginjal
Sel berikut ini terletak di daerah vascular pole dan memproduksi hormon yang berperan pada regulasi tekanan darah:
Sel pericyte
Sel podocyte
Sel juxtaglomerular
Sel Lacis
Sel mesangial intraglomerular
Pada pemeriksaan urin seorang pasien yang menderita diabetes mellitus tipe 2 dan hipertensi kronis, didapatkan kondisi albuminuria. Struktur berikut ini yang mengalami kerusakan dan menyebabkan kondisi tersebut adalah:
Lapisan parietal kapsula Bowman
Membran filtrasi ginjal
Ureter
Sel basal pada vesica urinaria
Sel epitel loop Henle
Histologi lumen pada sistem urinalis yang dilapisi oleh urothelium, dengan lipatan mukosa sehingga lumen berbentuk bintang adalah:
Tubulus kontortus proksimal
Henle tebal
Urethra
Ureter
Tubulus kontortus distal
Histologis lumen pada sistem urinalis yang dilapisi oleh epitel berlapis pipih tanpa tanduk, adalah:
Ureter
Urethra pars prostatika
Urethra pars membranacea
Urethra pars bulbaris
Urethra pars navicularis
Dalam RAA apa yang paling dominan langsung berperan mengaktifkan seluruh rangkaian proses?
Angiotensin 1
Angiotensin 2
Aldosterone
Renin
Angiotensinogen
Seorang perempuan usia 20 tahun dibawa ke UGD dengan keluhan diare lebih dari 6 kali sejak 3 jam yang lalu. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tanda-tanda dehidrasi sedang. Perubahan dalam sistem urinaria dan cairan tubuh yang terjadi pada keadaan patologis ini adalah:
Retensi cairan pada jaringan intersisial
Peningkatan volume urine
Penurunan Glomerular Filtration Rate
Penurunan konsentrasi protein plasma
Penurunan tekanan osmotik koloid plasma
Seorang laki-laki usia 30 tahun dibawa ke UGD dengan perdarahan hebat akibat kecelakaan lalu lintas. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah sistolik: 50. Kompensasi apa yang dilakukan oleh ginjal pada keadaan tersebut dalam hitungan menit?
Aktivasi angiotensinae
Sekresi epinefrin-norepinefrin
Refleks saraf simpatis
Penurunan tahanan perifer total
Aktivasi sistem renin angiotensin
Seorang wanita, 30 tahun datang ke IGD Rumah Sakit dengan keluhan mual muntah dan kencing pekat dan sedikit. Yang mempengaruhi kepekatan urine pada duktus koligentes adalah
Anti diuretic hormone
Status elektrolit
Aldosteron
Volume asupan cairan tubuh
ADH dan aldosteron
Seorang wanita berusia 22 tahun menjalankan lomba 10 kilometer pada hari yang panas dan mengalami dehidrasi. Dengan asumsi bahwa kadar ADH-nya sangat tinggi dan ginjalnya berfungsi secara normal, di tubulus ginjal bagian mana yang paling banyak mereabsorpsi air?
Tubulus proksimal
Tubulus distal = late TKD harusnya
Lingkaran Henle
Tubulus koligens kortikal
Tubulus koligens medulla (prefer)
Angiotensin II memiliki karakteristik dan fungsi sebagai berikut:
Menurunkan sekresi H+
Bekerja di tubulus proksimal, segmen tebal ansa Henle/tubulus distal, dan tubulus koligens
Menurunkan reabsorpsi H2O
Menurunkan reabsorpsi NaCl
Meningkatkan produksi urine
Reabsorpsi Na+ tidak terjadi di
Tubulus proksimal
Segmen descending
Tubulus distal
Tubulus
Segmen ascending
Yang termasuk dalam faktor intrinsik mekanisme pengaturan GFR adalah :
mekanisme myogenik
Sekresi ADH
Kontrol sistem saraf simpatis
Mekanisme renin-angiotensin
Kontrol sistem saraf parasimpatis
Komponen vaskuler dari nefron adalah :
A. Tubulus Proksimal
B. Tubulus Distal
C. Duktus koligentes
D. Ansa Henle
E. Glomerulus
Seorang perempuan usia 20 tahun dibawa ke UGD dengan keluhan diare lebih dari 6 kali sejak 3 jam yang lalu. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tanda-tanda dehidrasi sedang. Perubahan dalam sistem urinaria dan cairan tubuh yang terjadi pada keadaan patologis ini adalah
Penurunan volume urin dan peningkatan osmolalitas urin
Peningkatan volume urin dan penurunan osmolalitas urin
Volume urin normal dan osmolalitas urin meningkat
Peningkatan volume urin dan osmolalitas urin normal
Which of the following compounds most determines plasma osmolality under physiological conditions?
Albumin
Glucose
Potassium
Sodium
Urea
Which of the following minerals is the most abundant electrolyte in extracellular fluid?
Sodium
Potassium
Phosphate
Magnesium
A patient experiences hyperkalemia after sepsis and metabolic acidosis. The cause of hyperkalemia is…
A. Ion kalium keluar dari sel sebagai
akibat asidosis metabolik
-
-
-
Mrs. M (47 years old) comes to the clinic complaining of frequent thirst and urination at night. Gdp 170 hba1c 7.8%. The most likely explanation is…
Hyperglycemia causes increased plasma osmolality
Hyperglycemia causes decreased plasma osmolality
Thirst is caused by stimulation of the thirst center due to increased extracellular fluid volume
Polyuria is caused by blood glucose causing a shift of water from intracellular to extracellular fluid
Forgot
A patient hospitalized with extensive burns experiences seizures and decreased consciousness. Examination shows hypotension, increased pulse, very low urine output, and plasma sodium 120 mmol/L. Which of the following is TRUE regarding this condition?
Hypotension triggers inhibition of the RAA pathway, increasing sodium excretion
Decreased sodium is due to dilutional hyponatremia
Increased sodium excretion due to increased ADH
Increased sodium excretion due to increased ANP
e. Hiponatremia memicu terjadinya
edema sel otak yang menyebabkan
kejang
A 20-year-old woman is brought to the ER with complaints of diarrhea more than 6 times in the last 3 hours. Physical examination shows signs of moderate dehydration. What is the urine of this patient likely to be?
a. Retensi cairan pada jaringan
instersisial
b. Penurunan Laju Filtrasi Glomerulus
c. Penurunan konsentrasi protein
plasma
d. Penurunan tekanan osmotik koloid
plasma
e. Peningkatan volume urine
Seorang pria (55 tahun) dirujuk ke departemen Penyakit Dalam karena mengalami poliuria (volume urin > 3 L/24 jam, osmolalitas urin <250 mosmol/L) setelah mengalami infark pada hipotalamus. Pasien didiagnosis dengan diabetes insipidus sentral karena terjadi gangguan pada sintesis AVP. Hormon AVP merupakan hormon yang terikat pada reseptor yang spesifik untuk menimbulkan respon biologis. Manakah diantara ikatan dengan reseptor dibawah ini yang memberikan respon antidiuresis hormon AVP?
Reseptor V2 pada sel endotel vaskuler
Reseptor V2 pada duktus kolektivus ginjal
Reseptor V1 pada jantung
Reseptor V1 pada sel endotel vaskuler
Reseptor V1 pada duktus kolektivus ginjal
Manakah diantara hal berikut yang merupakan aksi peptida natriuretik?
Peningkatan sekresi aldosteron
Vasokonstriksi
Penurunan laju filtrasi glomerulus.
Retensi sodium urin.
Penurunan sekresi renin
Pemeriksaan laboratorium pasien D yang mengalami gangguan kesadaran di ruang rawat inap sebuah RS menunjukkan kadar sodium serum 156 mmol/L. Manakah diantara respon tubuh berikut yang BENAR sebagai akibat kondisi tersebut?
AVP akan berikatan dengan reseptor mineralokortikoid spesifik di inti sel duktus kolektivus.
AVP menyebabkan efek biologis berupa masuknya H2O dari tubulus ke sel duktus koligentes melalui AQP3.
AVP mempengaruhi recycle AQP3 antara vesikel dan membran sel duktus kolektivus.
AVP menyebabkan efek biologis berupa fusi vesikel AQP2 dengan membran apikal sel duktus kolektivus.
Hipotalamus akan mensintesis AVP dan disekresikan oleh hipofisis anterior.
Manakah diantara hal berikut yang akan menstimulasi pengeluaran renin oleh ginjal?
Peningkatan volume cairan ekstraseluler
Aktivitas syaraf simpatis melalui reseptor B2 adrenergik
Hipertensi sistemik
Hipernatremia
Stenosis arteri renalis
Pada proses transport aktif :
Selalu diikuti oleh molekul air
Partikel bergerak dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah
Partikel bergerak dari konsentrasi rendah ke konsentrasi tinggi
Menghasilkan energi
Manakah diantara hal berikut yang merupakan pemicu peningkatan sekresi AVP?
Penurunan osmolalitas cairan ekstraseluler
Peningkatan volume intravaskuler
Peningkatan osmolalitas cairan ekstraseluler
Peningkatan osmolalitas cairan intraseluler
Hipertensi
Seorang pasien dibawa ke UGD RS dengan kondisi penurunan kesadaran. Pasien mengalami dehidrasi berat setelah diare profus. Pemeriksaan laboratorium menunjukkan kadar kalium serum 6 mEq/L. Manakah diantara molekul berikut yang akan meningkat sekresinya sebagai respon langsung terhadap hiperkalemia?
Epinefrin
Aldosteron
Renin
BNP
ANP
Seorang perempuan usia 20 tahun dibawa ke UGD dengan keluhan diare lebih dari 6 kali sejak 3 jam yang lalu. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tanda-tanda dehidrasi sedang. Perubahan dalam sistem urinaria dan cairan tubuh yang terjadi pada keadaan patologis ini adalah
Retensi cairan pada jaringan intersisial
Penurunan Laju Filtrasi Glomerulus
Penurunan konsentrasi protein plasma
Penurunan tekanan osmotik koloid plasma
Peningkatan volume urine
Pada keadaan yang normal, zat zat berikut diserap seluruhnya dari tubulus ginjal :
Kalium
Plasma
Natrium
Glukosa
Asam Urat
Kelebihan kreatinin dalam mengukur klirens ginjal dalam fungsi laju filtrasi glomerulus adalah
Dipengaruhi massa otot
Disekresi di tubulus ginjal
Dipengaruhi jenis kelamin
Murah dan mudah dikerjakan
Diproduksi konstan dalam 24 jam
Laboratory Testing for Kidney Disease 2. Seorang laki-laki 27 tahun datang ke Rumah Sakit dengan keluhan badan lemas dan kencing sedikit. Kreatinin serum meningkat (2,5 mg/dL). Kelemahan kreatinin dalam mengukur klirens ginjal dalam fungsi laju filtrasi glomerulus digantikan oleh cystatin C. Kelebihan Cystatin C dibanding kreatinin adalah
Diproduksi konstan dalam 24 jam
Dikatabolisme di tubulus
Disekresi di tubulus ginjal
Tidak dipengaruhi massa otot
Difiltrasi bebas di glomerulus
Diagnosis SLE, kerusakan glomerular tandanya
Silinder waxy
Silinder eritrosit
Eritrosit dismorfik
Eritrosit dismorfik
Eritrosit dismorfik+ silinder waxy
Laki 18 tahun datang dengan keluhan wajah sembab. Dari hasil anamnesis tidak ada keluhan infeksi. Hasil pemeriksaan urine protein +3, eritrosit 6-7/lapangan pandang. Untuk memeriksa hematuria mikroskopik dilakukan pemeriksaan
CT scan
IVP
Foto polos abdomen
Morfologi eritrosit
Kultur urin
Seorang wanita, usia 34 tahun datang ke poliklinik dengan nocturia. Pada anamnesis tidak didapatkan demam, tidak didapatkan nyeri supra pubik ataupun rasa nyeri saat berkemih. Akhir-akhir ini pasien merasa nyaman bila minum teh hangat sebelum tidur. Dokter memeriksakan urinalisis, dan bagaimana kemungkinan hasilnya :
Sel darah merah 6-10/per lapang pandang, lekosit negatif
Proteinuria positif, nitrit positif
Lekosit positif, nitrit positif
Lekosit negatif, nitrit negatif
Kelebihan kreatinin dalam mengukur klirens ginjal dalam fungsi laju filtrasi glomerulus adalah...
Disekresi di tubulus ginjal
Dipengaruhi jenis kelamin
Dipengaruhi masa otot
Murah dan mudah dikerjakan
Diproduksi konstan dalam 24 jam
Media transpor terbaik untuk bahan urethral swab adalah?
Amies
Viral media transpor
Cary-Blair
Mac conkey
Stuart
Laboratorium, maka media transport dan jenis swab yang paling baik adalah:
Swab kapas dengan media Stuart + charcoal
Swab dacron dengan media Carry Blair
Swab dacron dengan media Amies
Swab rayon dengan media Amies
Swab rayon dengan media Amies + charcoal
Seorang pria 35 tahun datang ke dokter dengan keluhan alat kelamin terasa perih dan mengeluarkan lendir berwarna kuning dan banyak. Pemeriksaan yang dianjurkan untuk pasien tersebut adalah:
Urine lengkap
Darah lengkap
Swab uretra
A dan C
B dan C
Staphylococcus epidermidis adalah penyebab infeksi.
True
False
Spesimen urine dapat diambil dari urine bag.
True
False
Bapak X usia 42 tahun, datang ke poliklinik dengan keluhan nyeri saat buang air kecil. Dari pemeriksaan fisik ditemukan ada cairan kekuningan keluar dari orificium urethra. Pada pewarnaan Gram yang dilakukan dari specimen cairan urethra tersebut ditemukan adanya bentukan diplococcus Gram Negatif intraseluler dengan banyak sel PMN. Mikroorganisme lain yang mempunyai mekanisme terjadinya infeksi sama seperti bakteri yang menginfeksi bapak X tersebut adalah:
Pseudomonas aeruginosa
Staphylococcus aureus
Leptospira
Mycobacterium tuberculosis
Salmonella typhi
Ada pasien ortopedi gitu habis KLL, dan telah dipasang kateter sejak dirawat di RS, lalu ada keluhan apa gitu, lalu di urinalisis kalau gak salah? Baru di hitung koloni urin kateter ditemukan Staphylococcus epidermidis, jumlah koloni 8×102 blabla bla, mual muntah, pernyataan yang benar...
Jumlah CFU tersebut sudah mampu membuat diagnosis
Kultur urine menggunakan teknik streak 4 kuadran
Staphylococcus epidermidis adalah flora normal uretra
Infeksi paling sering
UPEC
S. aureus
...
....
....
Yang salah..
Kultur dilakukan setelah antibiotik
...
...
...
...
Faktor penyebab resisten antibiotik
Interaksi dg uroplakin
TRPHL3 lisosom
Kapsul polisakarida
Adhesin no pilus
Ny. T, 35 tahun, mengeluhkan nyeri berkemih, riwayat seksual aktif, nyeri tekan suprapubic. Demam+. Hasil kultur urin pancar tengah menunjukkan bakteri gram positif, katalase+, koagulase-, sensitif novobiocin. Kemungkinan bakteri tersebut adalah:
Staphylococcus epidermidis
Staphylococcus saprophyticus
Staphylococcus aureus
E. coli
Streptococcus pyogenes
Ibu S, 60 tahun, datang ke puskesmas dengan keluhan nyeri di perut bagian bawah dan tidak bisa menahan buang air kecil. Setelah dilakukan pemeriksaan fisik, dokter menduga ibu S mengalami infeksi saluran kemih bagian bawah. Pengambilan dan pengiriman spesimen urine yang SALAH untuk pemeriksaan kultur urine ibu S adalah:
Urine ditampung dalam pot steril berulir
Urine dikirim dalam coolbox suhu 4°C
Urine yang diambil adalah porsi tengah
Urine dikirim dalam suhu ruang di bawah 2 jam setelah pengambilan sampel
Urine ditampung dalam waktu 24 jam
Pasien datang ke ruangan praktek dokter dengan keluhan nyeri saat buang air kecil. Gejala dirasakan dalam 2 hari terakhir dengan disertai demam ringan. Setelah dilakukan pemeriksaan urine lengkap dan kultur, maka didapatkan bakteri positif dan pada kultur ditemukan bakteri Staphylococcus aureus dengan jumlah 8 X 103 CFU / ml urine. Apakah kesimpulan yang dapat Saudara ambil dari hasil tersebut?
Pasien mungkin telah mendapatkan terapi antibiotika sebelumnya
Pasien tidak mengalami infeksi saluran kemih
Pasien harus mengulang pemeriksaan karena jumlah koloni yang didapat tidak banyak
Pasien minum obat golongan diuretic
Pasien mengalami infeksi saluran kemih secara descending
Pasien MRS dengan diagnosis meningitis dan kesadaran menurun. Suhu tubuh 39°C, RR 30x/m, Tensi 130/80, pasien menggunakan "indwelling catheter". Untuk melakukan kultur anaerob, specimen urine dapat diambil dari:
Urine porsi awal
Urine kateter
Urine aspirasi suprapubic
Urine porsi tengah
Kantong urine (Urine bag)
10. Bapak X usia 42 tahun, datang ke poliklinik dengan keluhan nyeri saat buang air kecil. Dari pemeriksaan fisik ditemukan ada cairan kekuningan keluar dari orificium urethran. Pada pewarnaan Gram yang dilakukan dari spesimen cairan urethra tersebut ditemukan adanya bentukan diplococcus Gram Negatif intraseluler dengan banyak sel PMN. Mikroorganisme Gram Negatif lain yang mempunyai mekanisme serupa adalah...
Neisseria gonorrhoeae
Escherichia coli
Pseudomonas aeruginosa
Klebsiella pneumoniae
Terjadinya infeksi sama seperti bakteri yang menginfeksi bapak X tersebut adalah
Leptospira
Mycobacterium tuberculosis
Uropathogenic Escherichia coli
Pseudomonas aeruginosa
Salmonella typhi
Seorang pria 35 tahun datang ke dokter dengan keluhan alat kelamin terasa perih dan mengeluarkan lendir berwarna kuning dan banyak. Sampel kultur urine pada pasien tersebut dapat diambil dengan cara
Urine kateter
Urine acak
Urine clean voided midstream urine
Urine suprapubic
Urine sistoskopi
Seorang pria 35 tahun datang ke dokter dengan keluhan alat kelamin terasa perih dan mengeluarkan lendir berwarna kuning dan banyak. Salah satu kriteria diagnosis Infeksi saluran kemih berdasarkan CDC 2019
Bukan merupakan bakteri MRSA atau ESBL
Bakteri yang tumbuh tidak lebih dari 1 spesies bakteri
Jumlah koloni bakteri di urine >10 4 CFU/ML
Jumlah koloni bakteri di urine > 10 5 CFU/ML
Bakteri yang tumbuh tidak lebih dari 3 spesies bakteri
Pasien datang ke ruangan praktek dokter dengan keluhan nyeri saat buang air kecil. Gejala dirasakan dalam 2 hari terakhir dengan disertai demam ringan. Setelah dilakukan pemeriksaan urine lengkap dan kultur, maka didapatkan bakteri positif dan pada kultur ditemukan bakteri Staphylococcus aureus dengan jumlah 8×103CFU/ml urine . Apakah kesimpulan yang dapat Saudara ambil dari hasil tersebut?
Pasien mengalami infeksi saluran kemih secara descending
Pasien harus mengulang pemeriksaan karena jumlah koloni yang didapat tidak banyak
Pasien tidak mengalami infeksi saluran kemih
Pasien minum obat golongan diuretik
Pasien mungkin telah mendapatkan terapi antibiotika sebelumnya
Nekrosis tubular akut dapat terjadi pada infeksi parasit
Schistosoma japonicum
Taenia solium
Plasmodium falciparum
Wuchereria bancrofti
Trichomonas vaginalis
Diagnosis awal anak ini terinfeksi:
Schistosoma japonicum
Ancylostoma duodenale
Schistosoma haematobium
Ascaris lumbricoides
Strongyloides stercoralis
Stadium infektif pada kasus tersebut adalah:
Serkaria
Mirasidium
Cacing Dewasa
Telur
Redia
Parasit yang dapat menyebabkan urethritis nonspesifik adalah
Wuchereria bancrofti
Chilomastix mesnili
Giardia lamblia
Schistosoma haematobium
Trichomonas vaginalis
Dokter curiga akibat konsumsi obat:
Artesunat
Doxycilin
Dehidoartemicin
Sulfodoksin
Kina
Pokoknya ini soal tentang Schistosoma haematobium. Spesimen apa yang digunakan untuk diagnosis dan apa yang akan ditemukan?
Tinja, bentuk oval dengan duri di terminal
Tinja, inti tidak teratur
Urin, bentuk oval dengan duri di terminal
Urin, bentuk piriformis ada 3 pasang flagella anterior dan sepasang flagella posterior
Darah perifer, bentuk torpedo, inti 1 subsentral dengan 1 kinetrop
Pada sediaan basah swab uretra memakai NaCl maka dapat ditemukan dibawah mikroskop sebagai berikut…
A. Amoeba
B. Bakteri gram positif atau negatif
C. Hifa jamur
D. Yeast terwarnai ungu
E. Pergerakan parasit trichimonas
Chyluria pada filariasis bancrofti disebabkan oleh:
Parasit pada urine
Infeksi sekunder pada filariasis
Obstruksi saluran limfe pada daerah penis
Sumbatan cacing dewasa
Fistula limfe-urinary collecting systems
Ny. Amin yg hbs pergi. Tdk batuk pilek. Urin coklat? Sakit apa?
Malaria ovale dan komplikasi
Malaria vivax dan komplikasi
Black water fever
Trypanoma
Schistosoma haematobium
10. Perempuan, 22 tahun, mengeluh nyeri waktu buang air kecil. Air seni bercampur darah, nanah, dan lendir. Keluhan dirasakan sejak 2 minggu yang lalu. Penderita setiap hari mencuci pakaian di sungai dekat rumah, tempat penduduk sekitar buang air besar (negara Sudan). Pemeriksaan urine secara mikroskopis menemukan bentukan telur oval dengan spina/duri pada ujung posteriornya. Diagnosis awal anak ini terinfeksi:
Ascaris lumbricoides
Schistosoma haematobium
Schistosoma japonicum
Ancylostoma duodenale
Strongyloides stercoralis
Parasit di bawah ini yg menyebabkan urethritis nonspefisik adalah:
Wuchereria bancrofti
Schistosoma haematobium
Trichomonas vaginalis
Cilomastix minsilli
Giardia lamblia
UTI Pharmacology 1. Ny. Rania, 30 th, hamil 8 bulan, datang ke dokter dengan keluhan nyeri saat buang air kecil. Hasil pemeriksaan sedimen urin terdapat jumlah eritrosit dan leukosit meningkat. Dokter mendiagnosis ISK non komplikasi. Pasien ini mempunyai riwayat sering nyeri epigastrium ketika bangun pagi dan diantara waktu makan, yang mereda bila diberi antasid dan makanan. Antibiotik yang kontraindikasi pada kasus ini?
Ciprofloxacin
Amoksicillin
Cotrimoksazole
Cefixim
Fosfomycin
UTI Pharmacology 2. Ny. Ana, 30 th, datang ke dokter dengan keluhan nyeri saat buang air kecil. Hasil pemeriksaan sedimen urin terdapat jumlah eritrosit dan leukosit meningkat. Pasien ini mempunyai riwayat sering nyeri epigastrium ketika bangun pagi dan diantara waktu makan, yang mereda bila diberi antasid dan makanan. Selain itu pernah mengalami urtikaria, hipotensi, dan sesak nafas setelah minum Penisilin V peroral 3 bulan yang lalu. Antibiotik apa yang menjadi pilihan utama pada kasus ini?
Ciprofloxacin
Amoksicillin
Cotrimoksazole
Cefixim
Fosfomycin
