wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Penilaian Akhir Semester (PAS) Try Out 7 Kls XII 25-26

Total questions: 75

Worksheet time: 38mins

Name
Class
Date
1.

Kebijakan tanam paksa (Cultuurstelsel) diberlakukan untuk…

a)

Memperluas pasar barang industri Belanda

b)

Menutupi kerugian Belanda setelah Perang Jawa

c)

Mengembangkan pertanian rakyat

d)

Memperkuat pertahanan Hindia Belanda

e)

Menyejahterakan kepala desa

2.

Perlawanan Pattimura di Maluku dipicu oleh…

a)

Konflik internal kerajaan

b)

Penarikan pajak tinggi dan monopoli rempah

c)

Masuknya Inggris

d)

Dominasi Jepang

e)

Kebijakan Ekspedisi Hongi

3.

Latar belakang berdirinya VOC adalah…

a)

Persaingan antara Portugis dan Spanyol

b)

Kesulitan mengatur perdagangan rempah oleh perusahaan‑perusahaan Belanda

c)

Perang Napoleon

d)

Kekosongan kekuasaan di Nusantara

e)

Belanda ingin menjadi negara industri

4.

Perang Diponegoro termasuk perlawanan yang bersifat…

a)

Kedearahan tanpa dukungan rakyat

b)

Diplomatis

c)

Tergorganisir dan melibatkan berbagai lapisan masyarakat

d)

Individual

e)

Dukungan asing

5.

Tujuan utama Politik Etis adalah…

a)

Menambah kekayaan kolonial

b)

Meningkatkan devisa negara

c)

Membalas perlawanan rakyat

d)

Membalas budi atas penderitaan rakyat Indonesia

e)

Menguasai kekuasaan politik

6.

Sumpah Pemuda 1928 menegaskan…

a)

Tekad menolak Belanda

b)

Persatuan bangsa melalui tiga ikrar

c)

Proklamasi kemerdekaan

d)

Gerakan bersenjata

e)

Pemilu pertama

7.

Sistem pemerintahan Jepang di Indonesia bersifat…

a)

Liberal

b)

Feodal

c)

Militeristik dan totaliter

d)

Federatif

e)

Demokratis

8.

Makna penting BPUPKI adalah…

a)

Melatih tentara Indonesia

b)

Membahas persiapan kemerdekaan

c)

Membentuk negara boneka

d)

Menjalankan pemerintahan Jepang

e)

Mengatur ekonomi

9.

Politik devide et impera Belanda dilakukan untuk…

a)

Mengembangkan pendidikan

b)

Membantu kerajaan lokal

c)

Memecah kekuatan lokal agar mudah dikuasai

d)

Membentuk negara federal

e)

Mengembangkan ekonomi

10.

Dampak Perang Dunia II bagi Indonesia adalah…

a)

Belanda semakin kuat

b)

Jepang memberi janji kemerdekaan

c)

Indonesia dijajah Inggris kembali

d)

VOC dibubarkan

e)

Indonesia merdeka langsung

11.

Perubahan sosial akibat Politik Etis adalah…

a)

Hilangnya pendidikan

b)

Munculnya kaum terpelajar

c)

Dominasi Jepang

d)

Penurunan ekonomi

e)

Birokrasi menghilang

12.

Organisasi modern 1908 yang bersifat pendidikan adalah…

a)

Sarekat Dagang Islam

b)

Budi Utomo

c)

Indische Partij

d)

PNI

e)

Muhammadiyah

13.

Analisis mengapa VOC menerapkan monopoli rempah? Pilih jawaban paling tepat.

a)

Menghindari pesaing Spanyol

b)

Mengontrol harga dan keuntungan

c)

Membantu rakyat

d)

Membuka pasar Eropa

e)

Mengurangi pajak

14.

Analisis alasan utama VOC menerapkan sistem verplichte leverantie (penyerahan wajib) adalah untuk...

a)

Mengurangi beban kerja pedagang

b)

Mengamankan pemasokan rempah dan keuntungan

c)

Membantu petani mengelola panen

d)

Menekan pajak kerajaan lokal

e)

Menstabilkan harga ekspor

15.

Perlawanan Pangeran Diponegoro dapat dikategorikan sebagai perjuangan yang efektif karena...

a)

Menggunakan strategi diplomasi

b)

Melibatkan kekuatan asing

c)

Didukung berbagai lapisan masyarakat Jawa

d)

Berorientasi pada kerja sama dengan Belanda

e)

Menggunakan teknologi senjata modern

16.

Faktor yang menyebabkan Sarekat Islam berkembang pesat pada awal abad ke-20 adalah...

a)

Dukungan Jepang

b)

Kepemimpinan Tjokroaminoto dan jaringan ekonomi

c)

Kekuatan militer organisasi

d)

Bantuan keuangan Belanda

e)

Politik Etis dihentikan

17.

Analisis penyebab utama kegagalan Politik Etis dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat adalah...

a)

Dana besar dialokasikan

b)

Pelaksanaannya tidak merata dan tetap menguntungkan kolonial

c)

Banyak sekolah gratis

d)

Belanda menerapkan sistem demokrasi

e)

Pendidikan tidak diminati

18.

Mengapa Jepang mudah menguasai Indonesia pada 1942?

a)

Rakyat telah siap berperang

b)

Belanda tidak mendapat dukungan sekutu di Asia

c)

Jepang lebih unggul strategi dan teknologi militer

d)

Organisasi pemuda membantu Jepang sepenuhnya

e)

Jepang menjanjikan demokrasi

19.

Analisis penyebab runtuhnya VOC tahun 1799 adalah...

a)

Perang dengan Amerika

b)

Korupsi internal dan biaya perang yang besar

c)

Penolakan pajak oleh rakyat Indonesia

d)

Kemerdekaan Indonesia

e)

Kolonialisme Spanyol

20.

Politik pintu terbuka (liberalisasi ekonomi) menyebabkan...

a)

Monopoli bertambah kuat

b)

Perusahaan swasta Eropa masuk dan menguasai perkebunan

c)

Pajak tradisional dihapus

d)

VOC bangkit kembali

e)

Jepang masuk lebih awal

21.

Pemikiran modern Ki Hajar Dewantara menjadi dasar pergerakan nasional karena...

a)

Menekankan perjuangan bersenjata

b)

Menolak pendidikan

c)

Mengembangkan pendidikan untuk kesadaran bangsa

d)

Mendesak hubungan dengan Jepang

e)

Mengutamakan perdagangan

22.

Peran BPUPKI dalam persiapan kemerdekaan adalah...

a)

Menyusun strategi perlawanan

b)

Membahas dasar negara dan rancangan konstitusi

c)

Melatih tentara PETA

d)

Mengatur bantuan pangan

e)

Mengatasi inflasi

23.

Puncak pergerakan nasional ditandai dengan...

a)

Sumpah Pemuda 1928 sebagai simbol persatuan nasional

b)

Perang Diponegoro

c)

Dibentuknya VOC

d)

Politik Etis

e)

Penaklukan Jepang

24.

Rancang strategi paling efektif bagi bangsa Indonesia untuk melawan dominasi Belanda melalui jalur organisasi modern adalah...

a)

Memperbanyak serangan

b)

Membentuk organisasi dengan tujuan politik jelas dan kepemimpinan kuat

c)

Menghindari pendidikan

d)

Mengurangi perdagangan

e)

Menutup diri dari dunia luar

25.

Jika Politik Etis tidak pernah diberlakukan, kondisi pergerakan nasional kemungkinan akan...

a)

Tetap muncul karena pengaruh teknologi

b)

Terhambat karena kurangnya kaum terpelajar

c)

Lebih cepat muncul

d)

Berbasis gerakan bersenjata penuh

e)

Tidak ada perubahan sama sekali

26.

Jika Jepang tidak memberi janji kemerdekaan, maka...

a)

BPUPKI dan PPKI mungkin tidak terbentuk

b)

Belanda tetap berkuasa

c)

Indonesia langsung merdeka

d)

PD II berhenti

e)

Gerakan pemuda hilang

27.

Faktor terpenting penyebab kegagalan perlawanan lokal abad ke-18 adalah...

a)

Kurangnya persenjataan modern

b)

Tidak ada tokoh karismatik

c)

Kurangnya koordinasi dan persatuan antardaerah

d)

Intervensi Inggris terlalu kuat

e)

Kelebihan pasokan makanan

28.

Istilah VOC yang berkaitan dengan kewajiban penyerahan hasil bumi kepada pemerintah kolonial adalah...

a)

Cultuurstelsel

b)

Verplichte leverantie

c)

Landrente

d)

Ekonomi tertutup

e)

Pajak kepala

29.

Dampak kebijakan monopoli VOC terhadap masyarakat Nusantara pada masa itu paling langsung terlihat pada...

a)

Kenaikan harga rempah di tingkat petani

b)

Kebebasan pedagang lokal berinteraksi dengan pasar dunia

c)

Hilangnya kontrol VOC terhadap ekspor

d)

Penurunan perdagangan antarwilayah

e)

Pemecahan kekuasaan VOC

30.

Kekuatan utama Sarekat Islam dalam menarik anggota adalah...

a)

Program militer terorganisasi

b)

Jaringan ekonomi dan kepemimpinan Tjokroaminoto

c)

Bantuan kolonial Belanda

d)

Kurikulum pendidikan formal

e)

Pembinaan oleh Jepang

31.

Pernyataan berikut terkait kebijakan Jepang di Indonesia: (1) Jepang memperbolehkan organisasi pemuda sebagai alat propaganda, (2) Jepang memberikan kebebasan penuh politik, (3) Jepang menerapkan sistem kerja romusha, (4) Jepang membentuk BPUPKI pada 1945. Manakah kombinasi yang benar?

a)

1, 2 benar

b)

1, 3, 4 benar

c)

1 dan 4 benar

d)

2 dan 3 benar

e)

Semua benar

32.

Berdasarkan kutipan: “Organisasi modern memakai struktur dan tujuan jelas, seperti Budi Utomo dan Indische Partij.” Kesimpulan yang tepat adalah…

a)

Pergerakan nasional hanya berbasis kedaerahan

b)

Organisasi modern memakai pendidikan dan politik untuk kemajuan

c)

Organisasi tidak membutuhkan kepemimpinan

d)

Organisasi menolak persatuan

e)

Organisasi tidak dipengaruhi Barat

33.

Tabel perubahan sosial menunjukkan: Pendidikan dari ‘Terbatas’ (masa kolonial) menjadi ‘Terbuka bagi bumiputra’ (masa Pendidikan Etis); Mobilitas sosial dari ‘Rendah’ menjadi ‘Meningkat’; Media massa dari ‘Minim’ menjadi ‘Muncul koran’. Kesimpulan yang paling tepat adalah…

a)

Tidak ada perubahan signifikan

b)

Mobilitas sosial menurun

c)

Pendidikan dan media massa berperan dalam tumbuhnya kesadaran nasional

d)

Pendidikan tidak berpengaruh

e)

Media massa hilang

34.

Wacana: “Jepang menjanjikan kemerdekaan untuk menarik dukungan rakyat, namun tetap mengeksploitasi tenaga dan bahan pangan.” Makna yang tepat adalah…

a)

Jepang tulus memberi kemerdekaan

b)

Janji Jepang merupakan strategi politik

c)

Jepang tidak menguasai Indonesia

d)

Jepang memperbaiki ekonomi rakyat

e)

Rakyat menolak organisasi Jepang

35.

Fenomena awal abad ke-20: muncul surat kabar seperti Medan Prijaji, Oetoesan Hindia, dan Pikiran Rakyat sebagai wadah tokoh nasionalis. Dampak paling signifikan terhadap pergerakan nasional adalah…

a)

Mengurangi peran organisasi modern

b)

Mempersempit ruang kritik terhadap pemerintah

c)

Meningkatkan kesadaran politik dan identitas kebangsaan

d)

Menekan penyebaran ide nasionalisme

e)

Hanya mempengaruhi kaum bangsawan

36.

Stimulus: Politik Etis bertujuan “balas budi,” namun kenyataannya proyek tanah irigasi dan transmigrasi tidak banyak membantu rakyat kecil. Evaluasilah penyebab utama kegagalan implementasi Politik Etis.

a)

Belanda kekurangan dana

b)

Pelaksanaannya tetap dalam kerangka kolonial yang eksploitatif

c)

Rakyat menolak modernisasi

d)

Pemerintah kolonial pro-demokrasi

e)

Program sangat merata

37.

Bandingkan perlawanan Diponegoro dengan Pattimura. Persamaan paling mendasar adalah…

a)

Sama-sama mendapat bantuan Inggris

b)

Perlawanan berbasis agama dan kedaerahan

c)

Berlangsung pendek

d)

Menggunakan diplomasi

e)

Tidak melibatkan rakyat

38.

Kutipan Ki Hajar Dewantara: “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasanya.” Interpretasi yang tepat dalam konteks pergerakan nasional adalah…

a)

Bangsa maju hanya jika kaya

b)

Penghargaan terhadap tokoh masa lalu memperkuat identitas nasional

c)

Prestise negara diukur dari jumlah pahlawan

d)

Penghormatan hanya untuk golongan terpelajar

e)

Masyarakat harus melupakan penjajahan

39.

Dalam konteks motif 3G (Gold, Glory, Gospel), dampak ekonomi kolonial yang paling nyata bagi rakyat di Hindia Belanda adalah…

a)

Kesejahteraan rakyat secara menyeluruh meningkat

b)

Eksploitasi tenaga kerja dan sumber daya untuk kepentingan kolonial

c)

Pertanian tradisional dilindungi dari pasar global

d)

Perdagangan lokal bebas dari campur tangan pemerintah kolonial

e)

Pajak dihapuskan bagi petani kecil

40.

Jika Anda menjadi pemimpin organisasi pergerakan pada tahun 1925, strategi paling efektif untuk memperkuat kesadaran nasional adalah…

a)

Membatasi pendidikan

b)

Mengembangkan pers dan pendidikan politik

c)

Menghindari interaksi antar organisasi

d)

Memfokuskan gerakan kedaerahan

e)

Menyerahkan perjuangan kepada Belanda

41.

Stimulus: Jepang membentuk PETA untuk melibatkan pemuda lokal dalam pertahanan Asia Timur Raya. Apa dampak tidak langsung dari pembentukan PETA?

a)

PETA membantu Jepang menang perang

b)

PETA membentuk jaringan kepemimpinan militer yang kelak berguna setelah kemerdekaan

c)

Pemuda menolak Jepang

d)

Jepang memperkuat Belanda

e)

Rakyat meninggalkan desa

42.

Jika Jepang tidak membubarkan organisasi Belanda di Indonesia, maka…

a)

Belanda tetap menguasai ekonomi

b)

Proses nasionalisme Indonesia terhambat karena dominasi Belanda tetap kuat

c)

Jepang kalah perang

d)

Indonesia cepat merdeka

e)

Rakyat menolak kemerdekaan

43.

Stimulus Tabel: Tahun 1900—Sekolah Bumiputra: 20; Surat Kabar Lokal: 3. Tahun 1920—Sekolah Bumiputra: 95; Surat Kabar Lokal: 15. Apa kesimpulan paling logis dari tabel tersebut?

a)

Pendidikan dan media massa berkembang pesat sehingga memicu kesadaran nasional

b)

Surat kabar tidak berpengaruh

c)

Pendidikan menurun

d)

Tidak ada dampak sosial

e)

Media massa dilarang

44.

Evaluasi peran tokoh Boedi Oetomo dalam pergerakan nasional.

a)

Fokus pada gerakan bersenjata

b)

Mengawali organisasi modern yang mendorong kesadaran nasional

c)

Menolak pendidikan

d)

Anti persatuan

e)

Mendukung kolonial

45.

Kutipan sumber: “Pada masa awal kedatangan bangsa Barat, masyarakat Nusantara seringkali tidak memahami maksud perjanjian-perjanjian yang ditawarkan oleh pihak kolonial karena adanya perbedaan bahasa dan konsep hukum.” Kesimpulan penting dari kutipan tersebut adalah…

a)

Masyarakat Nusantara menolak semua perjanjian kolonial

b)

Perbedaan latar budaya menyebabkan ketimpangan dalam proses negosiasi

c)

Kolonial tidak memiliki niat menguasai bangsa Indonesia

d)

Perjanjian dibuat secara adil tanpa tekanan

e)

Masyarakat Nusantara sudah menguasai bahasa Eropa

46.

Data: “Penduduk Jawa tahun 1930 meningkat tajam akibat tanam paksa dan sistem ekonomi kolonial.” Informasi tersebut menunjukkan dampak…

a)

Migrasi besar-besaran orang Belanda

b)

Kesejahteraan rakyat meningkat

c)

Kebijakan kolonial mempengaruhi demografi

d)

Perang kolonial berhasil dikendalikan

e)

Urbanisasi tidak terjadi

47.

Teks: “Pergerakan nasional tidak hanya didorong oleh faktor internal, tetapi juga inspirasi dari kebangkitan nasional di berbagai negara Asia pada awal abad ke-20.” Makna teks tersebut adalah…

a)

Indonesia tidak terpengaruh oleh kondisi global

b)

Pergerakan nasional muncul secara spontan tanpa pengaruh luar

c)

Faktor internasional mempercepat kesadaran nasional

d)

Asia tidak mengalami kebangkitan nasional

e)

Nasionalisme Indonesia hanya bersifat lokal

48.

Poster propaganda Jepang (deskripsi): “Jepang digambarkan sebagai saudara tua yang membebaskan Asia.” Tujuan poster tersebut adalah…

a)

Menghentikan perlawanan rakyat

b)

Melegitimasi penjajahan Jepang

c)

Menyebarkan budaya Jepang

d)

Menghapus semua bahasa lokal

e)

Menurunkan semangat perjuangan Indonesia

49.

Kutipan sumber buku: “VOC akhirnya bangkrut akibat korupsi internal dan beban perang yang besar.” Informasi utama dari kutipan tersebut adalah…

a)

VOC berhasil memperkuat ekonominya

b)

VOC hancur karena tekanan dari kerajaan Nusantara

c)

Bangkrutnya VOC disebabkan masalah internal

d)

VOC tidak pernah terlibat perang besar

e)

VOC ditutup karena pemerintah Belanda menolak aktivitas dagang

50.

Diagram naratif: Tanam Paksa → Produksi meningkat → Ekspor naik → Penderitaan rakyat tinggi. Kesimpulan yang tepat adalah…

a)

Ekspor tinggi selalu menyejahterakan rakyat

b)

Kenaikan produksi untuk ekspor pada masa tanam paksa memperburuk kondisi sosial rakyat

c)

Tanam Paksa tidak mempengaruhi ekonomi

d)

Penderitaan rakyat menurun saat ekspor naik

e)

Produksi meningkat karena bantuan LSM

51.

Pernyataan mana yang paling tepat menggambarkan paradoks Cultuurstelsel (Tanam Paksa) di Hindia Belanda?

a)

Meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperluas kepemilikan lahan rakyat

b)

Mendorong ekspor komoditas kolonial tetapi memperparah kemiskinan dan beban kerja rakyat

c)

Menurunkan produksi perkebunan namun menaikkan pajak kolonial

d)

Membebaskan desa dari kewajiban kerja paksa sekaligus meningkatkan pendidikan

e)

Tidak berpengaruh terhadap struktur sosial maupun ekonomi

52.

Faktor yang mendorong lahirnya kelas menengah bumiputra pada awal abad ke-20 adalah...

a)

Perluasan pendidikan modern dan kesempatan kerja birokratis

b)

Kenaikan pajak desa dan pembatasan mobilitas penduduk

c)

Penghapusan sekolah swasta dan dominasi bangsawan tradisional

d)

Penutupan surat kabar lokal oleh pemerintah kolonial

e)

Penurunan aktivitas perdagangan kota-kota pelabuhan

53.

Peran utama Budi Utomo dalam perkembangan nasionalisme Indonesia adalah...

a)

Mengorganisasi perlawanan bersenjata di seluruh Jawa

b)

Menjadi organisasi modern yang memajukan kesadaran persatuan dan identitas nasional

c)

Mendorong kembali sistem tanam paksa demi stabilitas ekonomi

d)

Menetapkan bahasa daerah sebagai identitas nasional

e)

Menghapus semua organisasi tradisional di Nusantara

54.

Pembentukan PETA (Pembela Tanah Air) pada masa pendudukan Jepang menunjukkan...

a)

Upaya Jepang membatasi latihan militer bagi pemuda

b)

Keterlibatan pemuda Indonesia dalam latihan militer yang kelak menjadi modal kaderisasi perwira

c)

Penolakan total terhadap militerisasi di kalangan rakyat

d)

Kebijakan kolonial Belanda yang kembali berlaku

e)

Ketidakrelevanan organisasi pemuda terhadap perjuangan

55.

Makna utama Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 bagi bangsa Indonesia adalah...

a)

Pengakuan internasional otomatis tanpa diplomasi lanjutan

b)

Pernyataan resmi kedaulatan serta awal pembentukan pemerintahan sendiri

c)

Akhir dari semua konflik bersenjata di Nusantara

d)

Kembalinya pemerintahan kolonial sementara

e)

Pembubaran organisasi pemuda dan partai politik

56.

Kebijakan ekonomi liberal setelah berakhirnya Cultuurstelsel berdampak pada...

a)

Penguatan monopoli negara atas semua perkebunan

b)

Terbukanya peluang investasi swasta asing di sektor perkebunan

c)

Penurunan kegiatan pasar dan ekspor komoditas

d)

Pembatasan ketat terhadap perusahaan swasta lokal

e)

Larangan penggunaan teknologi modern dalam perkebunan

57.

Pernyataan yang tepat tentang hubungan organisasi modern dan nasionalisme awal abad ke-20 adalah...

a)

Organisasi modern tidak memengaruhi pembentukan identitas nasional

b)

Organisasi modern seperti Budi Utomo menjadi wadah gagasan persatuan dan kebangsaan

c)

Organisasi modern hanya fokus pada seni dan budaya tanpa dimensi politik

d)

Organisasi modern memperlemah solidaritas antarkelompok

e)

Organisasi modern lahir setelah Indonesia merdeka

58.

Kelas menengah bumiputra berperan dalam pergerakan nasional terutama melalui...

a)

Penguasaan lahan pertanian besar-besaran

b)

Aktivitas pendidikan, pers, serta organisasi yang menyuarakan reformasi

c)

Migrasi massal ke luar negeri

d)

Program tanam paksa mandiri

e)

Dominasi perdagangan rempah di tingkat global

59.

Dalam konteks kebijakan kolonial, paradoks Tanam Paksa disebut paradoks karena...

a)

Memberi keuntungan ekspor bagi pemerintah kolonial sekaligus menekan kesejahteraan rakyat

b)

Menghapus pajak desa dan kerja rodi secara bersamaan

c)

Meningkatkan literasi dan kesehatan masyarakat secara merata

d)

Menjamin kepemilikan tanah petani kecil

e)

Tidak memengaruhi struktur sosial sama sekali

60.

Mengapa Proklamasi Kemerdekaan memerlukan tindak lanjut diplomasi?

a)

Karena proklamasi hanya berlaku di tingkat lokal dan tidak memiliki makna politik

b)

Karena pengakuan internasional dan penyelesaian konflik memerlukan negosiasi dengan pihak asing

c)

Karena proklamasi otomatis mengakhiri semua perang sehingga diplomasi tidak diperlukan

d)

Karena Indonesia harus kembali di bawah pemerintahan kolonial

e)

Karena proklamasi berisi rencana ekonomi detail yang harus dirundingkan

61.

Dampak pergerakan pemuda terhadap bahasa Indonesia pada 1928 adalah...

a)

Menolak penggunaan bahasa Indonesia sebagai identitas bersama

b)

Menetapkan bahasa Indonesia sebagai simbol persatuan nasional melalui Sumpah Pemuda

c)

Mengganti bahasa Indonesia dengan bahasa daerah di sekolah

d)

Membatasi penggunaan bahasa Indonesia pada kalangan birokrat saja

e)

Menghilangkan peran bahasa dalam politik

62.

Cultuurstelsel di Hindia Belanda sering disebut memiliki paradoks. Pernyataan yang paling tepat menggambarkan paradoks tersebut adalah…

a)

Meningkatkan kesejahteraan petani sambil menurunkan pajak kolonial

b)

Mendorong produksi komoditas ekspor yang menguntungkan kolonial sekaligus menimbulkan penderitaan bagi rakyat bumiputra

c)

Menghapus kerja paksa sambil memperkuat pasar bebas lokal

d)

Memperluas akses pendidikan rakyat sambil membatasi migrasi

e)

Menurunkan beban kerja petani sambil menaikkan harga hasil bumi

63.

Dampak jangka panjang dari Politik Etis terhadap struktur sosial Indonesia awal abad ke-20 adalah…

a)

Lahirnya kelas menengah terdidik yang berperan dalam organisasi modern

b)

Penurunan drastis jumlah terpelajar karena pembatasan sekolah

c)

Dominasi penuh kaum bangsawan tradisional dalam politik lokal

d)

Perluasan kerja paksa di pedesaan sebagai kebijakan utama

e)

Kembalinya sistem kerajaan tanpa pengaruh kolonial

64.

Organisasi Budi Utomo pada fase awal paling tepat dikarakterkan sebagai…

a)

Gerakan massa pedagang dengan fokus ekonomi

b)

Elit pendidikan yang berfokus pada peningkatan pendidikan dan kebudayaan

c)

Milisi bersenjata yang memimpin perlawanan fisik

d)

Serikat buruh perkebunan yang menuntut upah

e)

Perhimpunan tani yang menolak pajak kolonial

65.

Kebangkitan Sarekat Islam dibandingkan Budi Utomo ditandai oleh…

a)

Keduanya sama-sama eksklusif dan kecil pengaruhnya

b)

Sarekat Islam cepat berkembang menjadi organisasi massa ekonomi dan pedagang, sedangkan Budi Utomo lebih bersifat elit pendidikan

c)

Budi Utomo memimpin perlawanan bersenjata, sedangkan Sarekat Islam hanya kegiatan sosial

d)

Sarekat Islam dibentuk oleh pemerintah kolonial, sedangkan Budi Utomo berdiri di luar pengaruh kolonial

e)

Keduanya tidak memiliki peran dalam pergerakan nasional

66.

Urutan kronologi yang paling tepat terkait Sumpah Pemuda, pendudukan Jepang, pembentukan BPUPKI, dan Proklamasi Kemerdekaan adalah…

a)

Pendudukan Jepang → Sumpah Pemuda → BPUPKI → Proklamasi

b)

Sumpah Pemuda → Pendudukan Jepang → BPUPKI → Proklamasi

c)

BPUPKI → Sumpah Pemuda → Proklamasi → Pendudukan Jepang

d)

Proklamasi → BPUPKI → Pendudukan Jepang → Sumpah Pemuda

e)

Pendudukan Jepang → BPUPKI → Proklamasi → Sumpah Pemuda

67.

Pernyataan yang paling konsisten dengan pandangan pemimpin pergerakan tahun 1925 yang menekankan organisasi modern adalah…

a)

Perjuangan bersenjata adalah satu-satunya jalan

b)

Tradisionalisme agraris harus dipertahankan untuk stabilitas

c)

Pendidikan, organisasi, dan mobilisasi massa menjadi motor perubahan politik

d)

Perjuangan harus bergantung pada bantuan militer asing

e)

Politik harus dihindari oleh kaum terpelajar

68.

Jika Politik Etis tidak pernah diterapkan, hipotesis paling mungkin terkait perkembangan pendidikan bumiputra adalah…

a)

Jumlah kaum terpelajar tumbuh lebih cepat karena program lain

b)

Perkembangan pendidikan berlangsung lebih lambat sehingga pergerakan nasional tertunda

c)

Pendidikan akan digantikan oleh pendidikan Jepang lebih awal

d)

Tidak ada perubahan sama sekali dalam akses pendidikan

e)

Kolonial akan membangun universitas untuk rakyat tanpa kebijakan etis

69.

Mengapa Indonesia perlu mempertahankan kemerdekaan melalui diplomasi dan militer setelah 1945?

a)

A. Karena Jepang kembali menyerang Indonesia

b)

B. Karena Belanda ingin kembali menjajah dan Sekutu memiliki kepentingan pengamanan

c)

C. Karena Indonesia tidak memiliki konstitusi

d)

D. Karena rakyat menolak kemerdekaan

e)

E. Karena negara-negara Asia tidak mengakui Indonesia

70.

Sumpah Pemuda 1928 sangat penting bagi pembentukan bangsa Indonesia karena…

a)

A. Menghapus semua bahasa daerah

b)

B. Menyatukan pemuda dari berbagai latar suku, bahasa, dan budaya dalam satu komitmen nasional

c)

C. Meresmikan Pancasila

d)

D. Mengakhiri kekuasaan kolonial

e)

E. Memulai revolusi fisik

71.

Dalam kerangka kebijakan luar negeri yang bebas aktif, era Reformasi melakukan penyesuaian untuk merespons tuntutan globalisasi dan demokratisasi. Manakah dari pilihan berikut yang merupakan prioritas utama kebijakan luar negeri Indonesia pasca-1998?

a)

A. Penguatan peran dalam ASEAN (misalnya, mendorong Komunitas ASEAN).

b)

B. Mendorong demokratisasi di negara-negara tetangga yang masih otoriter.

c)

C. Pengembalian hak veto dan keanggotaan penuh dalam Gerakan Non-Blok.

d)

D. Penegasan isu-isu Hak Asasi Manusia (HAM) dan perlindungan WNI di luar negeri.

e)

E. Pembentukan aliansi militer dengan negara-negara Barat untuk menghadapi ancaman regional.

72.

Orde Lama menggunakan Nasakom, Orde Baru menggunakan Stabilitas dan Pembangunan, dan Reformasi menggunakan Demokratisasi. Sintesiskanlah kesamaan fundamental dari ketiga landasan politik tersebut dilihat dari perspektif legitimasi kekuasaan!

a)

A. Ketiganya selalu mengedepankan militer sebagai pilar utama kekuasaan.

b)

B. Ketiganya selalu menggunakan UUD 1945 sebagai dasar tunggal tanpa adanya amandemen.

c)

C. Ketiganya berupaya menciptakan tatanan politik yang stabil, meskipun dengan metode yang berbeda (ideologi, pembangunan, atau partisipasi rakyat).

d)

D. Ketiganya ditopang oleh utang luar negeri yang masif dan tidak terkendali dari negara-negara Barat.

e)

E. Ketiganya mempromosikan sistem ekonomi sosialis yang anti-kapitalisme global.

73.

Dalam konteks ekonomi politik, kebijakan "Gunting Syafruddin" (Orde Lama), "Normalisasi Hubungan dengan IMF/Bank Dunia" (Orde Baru), dan "Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI)" (Reformasi Awal) memiliki benang merah historis. Tentukanlah benang merah historis yang paling tepat dari ketiga kebijakan tersebut!

a)

A. Upaya untuk membatasi ruang gerak partai politik berbasis ideologi tertentu.

b)

B. Respons pemerintah yang bersifat drastis/darurat terhadap krisis moneter dan ketidakstabilan keuangan.

c)

C. Kebijakan yang secara eksklusif menguntungkan kelompok etnis tertentu dalam perekonomian nasional.

d)

D. Perubahan sistem mata uang dari mata uang kertas menjadi mata uang emas.

e)

E. Kebijakan yang bertujuan untuk meningkatkan investasi di sektor agraris.

74.

Peristiwa G30S/PKI tahun 1965 merupakan titik balik sejarah Indonesia. Dampak politik dan sosial yang paling signifikan dari peristiwa tersebut bagi transisi kekuasaan adalah...

a)

A. Pembubaran Masyumi dan Partai Sosialis Indonesia (PSI) secara resmi oleh Presiden Soekarno.

b)

B. Timbulnya aksi-aksi Tritura dan dualisme kepemimpinan nasional (antara Soekarno dan Soeharto).

c)

C. Dikeluarkannya Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) yang mengakhiri kekuasaan efektif Presiden Soekarno.

d)

D. Pembentukan Front Nasional sebagai wadah penyatuan seluruh kekuatan politik anti-PKI.

e)

E. Perubahan sistem pemerintahan menjadi parlementer secara resmi.

75.

Peristiwa G30S/PKI tahun 1965 merupakan titik balik sejarah Indonesia. Dampak politik dan sosial yang paling signifikan dari peristiwa tersebut bagi transisi kekuasaan adalah...

a)

A. Pembubaran Masyumi dan Partai Sosialis Indonesia (PSI) secara resmi oleh Presiden Soekarno.

b)

B. Timbulnya aksi-aksi Tritura dan dualisme kepemimpinan nasional (antara Soekarno dan Soeharto).

c)

C. Dikeluarkannya Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) yang mengakhiri kekuasaan efektif Presiden Soekarno.

d)

D. Pembentukan Front Nasional sebagai wadah penyatuan seluruh kekuatan politik anti-PKI.

e)

E. Perubahan sistem pemerintahan menjadi parlementer secara resmi.