Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Soal 1 Filsafat pancasila

Total questions: 100

Worksheet time: 17mins

Name
Class
Date
1.

Dalam diskusi kelompok, Irhas mengutip Russell: filsafat memperjelas konsep dasar pengetahuan. Jika masalahnya “apa itu kebenaran?”, apa objek telaah utama menurut perspektif tersebut?

a)

Metode penelitian

b)

Nilai estetika

c)

Analisis konsep

d)

Sistem politik

e)

Hukum alam

2.

Seorang mahasiswa PPKn menguji pernyataan: “filsafat adalah cinta kebijaksanaan (philosophia)”. Untuk menguji klaim itu secara konseptual, langkah pertama yang paling tepat adalah…

a)

Observasi empiris

b)

Menafsir teks klasik

c)

Mendefinisikan istilah

d)

Survei opini

e)

Eksperimen laboratorium

3.

Jika seorang tokoh menyatakan filsafat berfungsi sebagai kritik sosial, jenis pertanyaan yang muncul adalah…

a)

Bagaimana teori diuji?

b)

Seberapa objektif data?

c)

Apa nilai-nilai kritikan?

d)

Siapa penulis sejarah?

e)

Berapa sampel survei?

4.

Dalam konteks objektivitas, filsafat berupaya menjawab “apa yang ada” Bila seseorang meragukan eksistensi norma moral, pendekatan filsafat yang relevan adalah…

a)

Analitik

b)

Empiris

c)

Ontologis

d)

Retoris

e)

Kuantitatif

5.

Seorang dosen mengatakan: “Filsafat berfungsi merumuskan premis untuk ilmu.” Jika ingin menilai premis itu, Anda sebaiknya menanyakan…

a)

Sumber data statistik

b)

Konsistensi premis

c)

Teknik sampling

d)

Model ekonometrik

e)

Dampak kebijakan

6.

Bila seorang filsuf memandang objek filsafat adalah makna dan nilai, tugas mahasiswa adalah…

a)

Mengumpulkan angka

b)

Menginterpretasi teks

c)

Membuat eksperimen

d)

Menghitung frekuensi

e)

Mendesain survei

7.

Seorang ahli menyatakan: “filsafat membedah asumsi.” Dalam studi kasus kebijakan publik, langkah aplikatif pertama adalah…

a)

Meniru kebijakan lain

b)

Mengidentifikasi asumsi

c)

Menentukan anggaran

d)

Menguji statistik

e)

Mendesain kampanye

8.

Saat mengaitkan filsafat dengan etika, mahasiswa diberi kasus: perusahaan melanggar lingkungan demi keuntungan. Pertanyaan filosofis paling tepat adalah…

a)

Berapa biaya dampak?

b)

Apakah tindakan adil?

c)

Siapa pemilik saham?

d)

Apa laba bersih?

e)

Kapan difungsikan?

9.

Filsafat ilmu menanyakan “bagaimana kita tahu”. Untuk menilai klaim ilmiah, fokus yang relevan adalah…

a)

Hipotesis alternatif

b)

Warna grafis laporan

c)

Jumlah halaman

d)

Bahasa pemasaran

e)

Nama peneliti

10.

Jika fokus telaah adalah “manusia sebagai makhluk berakal dan berkehendak”, disiplin filsafat yang sesuai adalah…

a)

Logika

b)

Etika

c)

Antropologi filsafat

d)

Filsafat sains

e)

Estetika

11.

Seorang filsuf fenomenologi menekankan pengalaman subjektif. Di aplikasi kebijakan sosial, metode yang sejalan adalah…

a)

Eksperimen acak

b)

Wawancara mendalam

c)

Survei daring massal

d)

Analisis kurva

e)

Observasi satelit

12.

Ketika mengkritik klaim “semua kebenaran bersifat relatif”, argumen logis paling efektif adalah…

a)

Menunjukkan kontradiksi

b)

Meniru opini populer

c)

Mengutip data ekonomi

d)

Membandingkan budaya

e)

Mengubah definisi

13.

Pada level meta-filsafat, perdebatan “apakah filsafat berguna?” paling tepat dijawab dengan…

a)

Ukuran produktivitas ekonomi

b)

Analisis fungsi sosial

c)

Survei selera masyarakat

d)

Statistik pengangguran

e)

Indeks pendidikan global

14.

Seorang mahasiswa menulis: “filsafat adalah kritik terhadap dogma.” Permasalahan riset paling relevan adalah…

a)

Bagaimana dogma dibentuk?

b)

Berapa anggaran riset?

c)

Siapa mentornya?

d)

Waktu presentasi?

e)

Format jurnal?

15.

Bila objek telaah mencakup “nilai”, pendekatan yang paling pas untuk menguji nilai itu adalah…

a)

Eksperimen sosial

b)

Argumentasi nilai

c)

Pengukuran temperatur

d)

Pemodelan statistik

e)

Pengambilan sampel acak

16.

Dalam konteks filsafat politik, ketika muncul pertanyaan legitimasi kekuasaan, analisis terbaik melibatkan…

a)

Sejarah konstitusi

b)

Indeks GDP

c)

Besaran pajak

d)

Jumlah kementerian

e)

Struktur partai

17.

Jika studi menyoroti “bahasa dan makna” dalam filsafat, alat analisis yang optimal adalah…

a)

Hermeneutika

b)

Survei opini

c)

Eksperimen lab

d)

Pengukuran kinerja

e)

Pengamatan cuaca

18.

Dalam menilai klaim filsafat normatif (harus), kriteria kritis yang paling berguna adalah…

a)

Konsistensi moral

b)

Jumlah kutipan

c)

Daya tarik media

d)

Volume data

e)

Panjang argumen

19.

Ketika dua filsuf berbeda definisi kebenaran, strategi ilmiah yang membantu menyelesaikan perbedaan adalah…

a)

Memformalkan argumen

b)

Memilih yang populer

c)

Melakukan voting

d)

Membuat iklan

e)

Menyusun petisi

20.

Bila tugas soal meminta “menilai dasar ontologis klaim”, fokus utama penelitian adalah…

a)

Status keberadaan entitas

b)

Dampak ekonomi

c)

Relevansi sejarah

d)

Popularitas ide

e)

Preferensi politik

21.

Sebuah desa membuat aturan adat yang dikatakan mencerminkan Pancasila. Untuk menguji klaim epistemologis itu, langkah awal adalah…

a)

Menilai keefektifan aturan

b)

Mengkaji sumber nilai

c)

Mengumpulkan saksi

d)

Membuat undang-undang baru

e)

Mengabaikan adat

22.

Ketika seseorang mengklaim “nilai Pancasila universal”, pertanyaan epistemologis penting adalah…

a)

Bagaimana nilai diketahui?

b)

Siapa pengusung politik?

c)

Berapa jumlah pendukung?

d)

Apa biaya implementasi?

e)

Kapan disahkan?

23.

Jika bukti historis menunjukkan nilai Pancasila berkembang dari praktik lokal, implikasi epistemologisnya adalah…

a)

Kebenaran bersifat historis

b)

Kebenaran absolut

c)

Kebenaran tidak relevan

d)

Kebenaran matematis

e)

Kebenaran teologis

24.

Dalam merumuskan epistemologi Pancasila, peran pengalaman kolektif bangsa penting karena…

a)

Menentukan bahasa resmi

b)

Memberi sumber pengetahuan nilai

c)

Mengganti konstitusi

d)

Menentukan warna bendera

e)

Menetapkan lembaga negara

25.

Seorang akademisi mempertanyakan: “Bagaimana kita mengetahui mana tafsir Pancasila yang benar?” Metode epistemik yang relevan adalah…

a)

Konsensus kritis

b)

Pemungutan suara

c)

Ikut partai politik

d)

Survei komersial

e)

Eksperimen acak

26.

Dalam pengajaran, bila mahasiswa diminta membuktikan suatu nilai Pancasila, yang diminta sebenarnya adalah…

a)

Bukti empiris aplikasi nilai

b)

Surat keputusan rektor

c)

Statistik ekonomi

d)

Daftar peserta

e)

Jadwal kuliah

27.

Bila ada dua interpretasi sila yang berbeda, cara epistemologis untuk memilih yang lebih valid adalah…

a)

Menilai koherensi dan implikasi normatif

b)

Mengikuti suara mayoritas

c)

Mengutip selebritas

d)

Menghindari debat

e)

Menunda keputusan

28.

Sumber pengetahuan Pancasila yang bersifat normatif lebih bergantung pada…

a)

Doktrin moral dan budaya

b)

Data statistik

c)

Hasil survei pasar

d)

Kebijakan fiskal

e)

Indeks pertumbuhan

29.

Dalam epistemologi Pancasila, kriteria pembenaran suatu tindakan publik adalah…

a)

Kesesuaian dengan nilai bersama

b)

Efisiensi biaya

c)

Popularitas pemerintah

d)

Kemudahan implementasi

e)

Kecepatan hasil

30.

Jika seorang pemimpin mengklaim “kebijakan ini pancasilais”, bukti terkuat untuk verifikasi adalah…

a)

Dampak kebijakan sesuai nilai Pancasila

b)

Pernyataan pers resmi

c)

Foto acara seremonial

d)

Surat edaran internal

e)

Slogan kampanye

31.

Epistemologi Pancasila menuntut refleksi rasional dan pengalaman kolektif. Dalam studi kasus pendidikan, indikator pengetahuan Pancasila yang valid adalah…

a)

Perilaku lulusan dalam masyarakat

b)

Jumlah jam pelajaran

c)

Ukuran ruang kelas

d)

Nama dosen

e)

Jumlah buku teks

32.

Untuk menilai klaim “Pancasila bersumber pada Tuhan”, pertanyaan epistemologis kritis adalah…

a)

Bagaimana klaim itu dapat diuji rasional?

b)

Siapa yang menandatangani?

c)

Di mana disimpan dokumen?

d)

Kapan disahkan?

e)

Mengapa ada upacara?

33.

Bila nilai Pancasila diklaim berasal dari pengalaman sejarah, pendekatan epistemologi yang relevan adalah…

a)

Sejarah interpretatif

b)

Analisis kuantitatif

c)

Model matematika

d)

Eksperimen laboratorium

e)

Pengujian klinis

34.

Dalam debat nilai, bukti anekdot dianggap lemah karena…

a)

Tidak representatif

b)

Terlalu meyakinkan

c)

Selalu kedaluwarsa

d)

Selalu subjektif

e)

Berbahaya

35.

Epistemologi kritis terhadap tafsir Pancasila penting agar…

a)

Mencegah manipulasi normatif

b)

Mempercepat kebijakan

c)

Mengurangi perdebatan

d)

Meningkatkan anggaran

e)

Menambah jabatan

36.

Ketika menyusun kurikulum Pancasila, bukti empiris yang paling relevan adalah…

a)

Praktik sosial yang mencerminkan nilai

b)

Sejarah penulis buku

c)

Warna sampul buku teks

d)

Jumlah dosen pengampu

e)

Lokasi kampus

37.

Dalam epistemologi Pancasila, validitas argumentasi sering diuji lewat…

a)

Keterkaitan dengan pengalaman sosial

b)

Popularitas pembicara

c)

Lama waktu debat

d)

Jumlah slide presentasi

e)

Jumlah referensi internet

38.

Seorang kritikus menolak interpretasi yang tak konsisten. Alasan epistemologis terbaik menentangnya adalah…

a)

Inkoherensi internal

b)

Biaya publik yang tinggi

c)

Kurangnya media sosial

d)

Minimnya dukungan politik

e)

Jadwal rapat yang padat

39.

Jika dua tafsir sama koherennya namun berbeda hasil praktis, kriteria akhir memilih tafsir yang lebih epistemik adalah…

a)

Dampak kemanusiaan

b)

Gaya retorika

c)

Jumlah pengikut

d)

Usia penulis

e)

Warna logo

40.

Untuk membangun epistemologi Pancasila yang kuat, kombinasi sumber pengetahuan yang paling tepat adalah…

a)

Tradisi, rasio, bukti empiris

b)

Iklan, politik, opini

c)

Statistik, iklan, politik

d)

Survei pasar, branding, desain

e)

Fotografi, seni, musik

41.

Ketika ilmu sosial memakai teori ekonomi untuk menjelaskan perilaku, peran filsafat adalah…

a)

Menguji dasar asumsi teori

b)

Menentukan anggaran riset

c)

Mempekerjakan peneliti

d)

Menyusun jadwal

e)

Mendesain logo

42.

Jika biologi memerlukan konsep “kehidupan”, filsafat berkontribusi melalui…

a)

Klarifikasi konsep kehidupan

b)

Pengukuran laboratorium

c)

Analisis statistik

d)

Penerapan software

e)

Pengujian klinis

43.

Dalam kasus tumpang tindih disiplin, manfaat filsafat pada ilmu terapan adalah…

a)

Menyediakan kerangka konseptual

b)

Menambah biaya penelitian

c)

Memperpendek laporan

d)

Menentukan gaji peneliti

e)

Mengurangi publikasi

44.

Seorang ilmuwan menolak teori lain karena tidak etis. Filsafat membantu dengan…

a)

Analisis etika norma

b)

Penghitungan sampel

c)

Pengoptimalan algoritma

d)

Moderasi forum

e)

Pembiayaan proyek

45.

Bila ilmu menuntut objektivitas penuh, tantangan filsafat adalah menunjukkan bahwa…

a)

Objektivitas memiliki batas

b)

Semua data benar

c)

Peneliti netral selalu ada

d)

Hasil tidak perlu diuji

e)

Teori tak berubah

46.

Saat terjadi konflik metodologis antar ilmu, kontribusi filsafat terpenting adalah…

a)

Meta-analisis konsep metode

b)

Menentukan pemenang debat

c)

Menyusun anggaran baru

d)

Menulis press release

e)

Menghapus metode minor

47.

Seorang peneliti menyatakan “ilmu memberi jawaban, filsafat hanya bertanya.” Tanggapan filsafat yang konstruktif adalah…

a)

Menunjukkan peran kedua-duanya saling melengkapi

b)

Mengabaikan penelitian

c)

Menolak kerja sama

d)

Mengurangi bobot penelitian

e)

Menghapus manajemen riset

48.

Dalam pengembangan jurusan interdisipliner, peran filsafat paling signifikan adalah…

a)

Menyatukan bahasa konseptual

b)

Mengatur tata ruang kampus

c)

Menentukan jenjang karir

d)

Menilai kinerja dosen

e)

Mengelola keuangan

49.

Untuk menilai klaim ilmiah yang etis, kombinasi yang diperlukan adalah…

a)

Metodologi + etika

b)

Statistik + pemasaran

c)

Hukum + iklan

d)

Desain + warna

e)

Politik + propaganda

50.

Dalam studi sains sosial, filsafat membantu memahami sebab sebab (causation) dengan menekankan…

a)

Perbedaan korelasi/kausalitas

b)

Jumlah observasi

c)

Kecepatan sampling

d)

Ukuran data

e)

Nama variabel

51.

Ketika ilmu mengklaim kebenaran bersifat sementara, kontribusi epistemologis filsafat adalah…

a)

Menjelaskan kondisi pembenaran

b)

Menentukan kebijakan publik

c)

Mengatur birokrasi

d)

Menyusun anggaran

e)

Mengatur ujian

52.

Di bidang teknologi, debat tentang “AI dan moral” menunjukkan kebutuhan akan…

a)

Filsafat etika teknologi

b)

Hanya insinyur

c)

Hanya programmer

d)

Hanya investor

e)

Hanya regulator

53.

Bila ilmu mengukur, filsafat membantu menilai apakah pengukuran itu…

a)

Menangkap konsep yang dimaksud

b)

Menjadi lebih cepat

c)

Menarik investor

d)

Meminimalkan biaya

e)

Menambah jumlah variabel

54.

Peran filsafat normatif pada ilmu kesehatan adalah…

a)

Menilai prinsip-prinsip etis praktik medis

b)

Mengukur tekanan darah

c)

Menentukan dosis obat

d)

Menganalisa DNA

e)

Mendesain rumah sakit

55.

Ketika ilmu sosial menggunakan teori psikologi dalam kebijakan, fungsi filsafat adalah…

a)

Mengecek asumsi normatif teori

b)

Menentukan anggaran

c)

Menyusun administrasi

d)

Memperbaiki software

e)

Mengelola acara

56.

Dalam pendidikan sains, filsafat dapat membantu siswa dengan…

a)

Mengajarkan dasar-dasar berpikir kritis

b)

Menambah jam laboratorium

c)

Mengganti buku teks

d)

Menambahkan ujian akhir

e)

Mengurangi tugas rumah

57.

Filsafat sains menanyakan validitas teori. Cara operasional untuk menguji klaim teori adalah…

a)

Merumuskan prediksi yang dapat diuji

b)

Menulis opini di media

c)

Membuat poster acara

d)

Mengadakan seminar tanpa data

e)

Menulis surat ke editor

58.

Bila ilmu dan filsafat bertemu pada etika penelitian, dokumen penting yang harus ada adalah…

a)

Persetujuan etis (informed consent)

b)

Laporan keuangan

c)

Izin penggunaan lahan

d)

Surat rekomendasi

e)

CV peneliti

59.

Di era data besar, pertanyaan filsafat penting terkait ilmu adalah…

a)

Apakah data merepresentasikan kenyataan?

b)

Berapa kapasitas server?

c)

Apa jenis kabel?

d)

Siapa vendor software?

e)

Kendaraan apa dipakai?

60.

Saat ilmu terus berkembang, peran filsafat dalam kurikulum universitas adalah…

a)

Menjadi penyeimbang reflektif

b)

Memperbanyak laboratorium

c)

Mengurangi mata kuliah teori

d)

Mempercepat publikasi

e)

Menambah birokrasi

61.

Ketika sebuah kebijakan dinilai “tidak pancasilais”, langkah ontologis pertama untuk menilai klaim itu adalah…

a)

Mengidentifikasi unsur nilai yang dilanggar

b)

Menyusun tim audit

c)

Menambah anggaran

d)

Mengganti pejabat

e)

Melakukan kampanye

62.

Jika Pancasila dipandang sebagai realitas sosial, implikasi ontologisnya adalah…

a)

Nilai itu eksis dalam praktik masyarakat

b)

Hanya teks formal

c)

Hanya simbol negara

d)

Tidak relevan dengan tindakan

e)

Hanya warisan budaya asing

63.

Dalam menafsirkan “Ketuhanan”, ontologi Pancasila menuntut klarifikasi apakah maksudnya…

a)

Aspek keyakinan publik

b)

Jumlah penganut agama

c)

Keuntungan ekonomi

d)

Struktur organisasi

e)

Warna lambang

64.

Jika tafsir Pancasila mengedepankan aspek kolektif, pertanyaan ontologis terpenting adalah…

a)

Bagaimana kolektivitas terbentuk?

b)

Berapa biaya program?

c)

Siapa pemilik tanah?

d)

Apa merek produk?

e)

Dimana lokasinya?

65.

Pancasila yang dipahami sebagai “hakekat bangsa” menuntut bukti ontologis berupa…

a)

Konsistensi praktik budaya

b)

Jumlah universitas

c)

Jumlah kementerian

d)

Luas wilayah

e)

Pendapatan nasional

66.

Ketika tafsir berbeda antara generasi, ontologi Pancasila relevan untuk menjelaskan…

a)

Perubahan manifestasi nilai

b)

Anggaran pendidikan

c)

Rencana infrastruktur

d)

Struktur partai

e)

Jumlah penduduk

67.

Buktikan bahwa suatu tindakan publik “pancasilais”: pendekatan ontologis efektif adalah…

a)

Menunjukkan keterwujudan nilai dalam tindakan

b)

Menyebarkan brosur

c)

Mengadakan upacara

d)

Memberi subsidi

e)

Membuat iklan

68.

Dalam tafsir ontologis, “persatuan” bukan hanya kata, melainkan…

a)

Relasi praktik sosial

b)

Lambang negara

c)

Judul buku

d)

Nama organisasi

e)

Warna bendera

69.

Ketika ada klaim “Pancasila berubah”, analisis ontologis terbaik adalah memeriksa…

a)

Manifestasi praktis nilai dari waktu ke waktu

b)

Jumlah kader partai

c)

Nama presiden

d)

Lokasi istana

e)

Museum sejarah

70.

Tafsir yang memaknai Pancasila semata sebagai hukum positif menghadapi kritik ontologis karena…

a)

Mengabaikan dimensi nilai dan budaya

b)

Menambah peraturan

c)

Memudahkan penegakan hukum

d)

Mempercepat birokrasi

e)

Menambah anggaran

71.

Jika Pancasila dipahami sebagai realitas multi-dimensi, penelitian yang sesuai adalah…

a)

Studi kualitatif campuran

b)

Eksperimen klinis

c)

Survei produk

d)

Uji lab fisika

e)

Pengujian material

72.

Ontologi Pancasila menimbang hakikat “kemanusiaan”. Pertanyaan yang relevan: “apakah kemanusiaan itu…

a)

Universal atau kontekstual?

b)

Selalu legal?

c)

Selalu formal?

d)

Hanya ekonomis?

e)

Hanya politik?

73.

Dalam konteks ontologis, bukti bahwa Pancasila “hidup” di masyarakat adalah…

a)

Praktik sehari-hari yang mencerminkan sila

b)

Teks konstitusi saja

c)

Monumen bersejarah

d)

Paragraf di buku sejarah

e)

Foto upacara nasional

74.

Tafsir Pancasila yang terlalu sempit (hanya legal-formal) problematik karena…

a)

Mengurangi performativitas nilai

b)

Meningkatkan legitimasi

c)

Mempermudah penegakan

d)

Menambah dokumen

e)

Mengurangi beban administrasi

75.

Ketika menilai ontologi “keadilan sosial”, indikator empiris yang relevan adalah…

a)

Distribusi kesejahteraan

b)

Jumlah upacara

c)

Kecepatan Internet

d)

Warna gedung pemerintahan

e)

Jumlah media lokal

76.

Dilema: apakah Pancasila lebih tepat dilihat sebagai ide atau praktik? Analisis ontologis yang seimbang menuntut…

a)

Pengkajian kedua aspek interaktif

b)

Penetapan satu definisi final

c)

Pengabaian sejarah

d)

Reformasi undang-undang segera

e)

Promosi nasional

77.

Ontologi Pancasila menuntut perhatian terhadap “nilai residu”—nilai yang tak tampak. Cara mengungkapkannya adalah…

a)

Observasi partisipatif

b)

Audit keuangan

c)

Survei kepuasan pelanggan

d)

Riset pasar

e)

Pengukuran suhu

78.

Tafsir ontologis yang inklusif sebaiknya mengakomodasi…

a)

Keberagaman praktik budaya

b)

Standar internasional semata

c)

Preferensi investor asing

d)

Kebijakan komersial

e)

Kepentingan elit saja

79.

Jika suatu kebijakan formal bertentangan dengan praktik Pancasila di masyarakat, prioritas ontologis harus diberikan pada…

a)

Penyesuaian kebijakan agar reflektif nilai sosial

b)

Pembatalan peraturan secara sepihak

c)

Pengusiran masyarakat

d)

Pengingkaran sejarah

e)

Penggantian simbol nasional

80.

Analisis ontologis terhadap “ketuhanan” dalam Pancasila yang inklusif memerlukan…

a)

Kajian lintas agama dan praktik keagamaan

b)

Pencabutan kebebasan beragama

c)

Pemaksaan satu paham

d)

Larangan ibadah publik

e)

Pembatasan ritual

81.

Jika Pancasila dijadikan falsafah hidup, indikator nyata penerapannya di sekolah adalah…

a)

Kurikulum nilai dan praktik karakter

b)

Jumlah murid per kelas

c)

Panjang jendela kelas

d)

Warna seragam

e)

Jumlah holiday

82.

Ketika perusahaan menerapkan kebijakan CSR selaras Pancasila, aspek terpenting yang dinilai adalah…

a)

Manfaat sosial nyata

b)

Nama CEO

c)

Jumlah staf HR

d)

Warna logo

e)

Lokasi kantor

83.

Seorang pejabat mengklaim kebijakan pro-rakyat pancasilais. Pertanyaan kritis untuk menguji klaim itu:

a)

Siapa yang diuntungkan?


b)

Kapan ditetapkan?

c)

Di mana disimpan dokumen?

d)

Berapa lama rapat?

e)

Siapa jadi saksi?

84.

Jika Pancasila menjadi landasan perilaku publik, karakter yang prioritas dibangun pada mahasiswa adalah…

a)

Integritas

b)

Kepintaran

c)

Kekuatan fisik

d)

Kekayaan

e)

Popularitas

85.

Dalam wacana pembangunan, penerapan falsafah Pancasila menuntut keseimbangan antara…

a)

Ekonomi dan keadilan sosial

b)

Investasi dan propaganda

c)

Pasar dan iklan

d)

Industri dan ekspor

e)

Teknologi dan branding

86.

Ketika komunitas lokal mempraktikkan Pancasila tanpa pedoman formal, fenomena ini menunjukkan Pancasila sebagai…

a)

Budaya hidup

b)

Sekadar simbol

c)

Kode etik tertutup

d)

Hanya teks normatif

e)

Hanya dokumen sejarah

87.

Seorang pembuat kebijakan yang ingin menjadikan Pancasila sebagai falsafah operasional harus fokus pada…

a)

Implementasi nilai dalam kebijakan nyata

b)

Mendesain logo baru

c)

Mengganti kalender nasional

d)

Menambah hari libur

e)

Mengubah lagu kebangsaan

88.

Evaluasi: program pengentasan kemiskinan sesuai Pancasila jika…

a)

Meningkatkan akses dan keadilan

b)

Menurunkan rating pemerintahan

c)

Menambah biaya administrasi

d)

Meningkatkan birokrasi

e)

Menambah prosedur

89.

Peran pendidikan karakter dalam mewujudkan Pancasila sebagai falsafah hidup adalah…

a)

Membentuk sikap dan praktik sehari-hari

b)

Menambah ujian nasional

c)

Meningkatkan angka partisipasi

d)

Mengurangi jam istirahat

e)

Mengubah kalender akademik

90.

Ketika Pancasila menjadi dasar perilaku bisnis, indikator etis yang paling relevan adalah…

a)

Keadilan distribusi manfaat

b)

Volume penjualan

c)

Laba per saham

d)

Jumlah outlet

e)

Kebijakan branding

91.

Untuk membudayakan Pancasila di masyarakat urban, program paling efektif adalah…

a)

Pelibatan komunitas lokal dalam solusi praktis

b)

Iklan televisi masif

c)

Promosi media sosial berbayar

d)

Penghargaan selebritas

e)

Bazar komersial

92.

Bila Pancasila hendak dijadikan pedoman inovasi teknologi, prioritas nilai yang harus dipertahankan adalah…

a)

Kemanusiaan

b)

Kecepatan rilis

c)

Monetisasi

d)

Virilitas

e)

Kompetisi

93.

Konflik antara profit dan kesejahteraan publik dalam bisnis dapat diselesaikan dengan merujuk pada…

a)

Prinsip keadilan sosial

b)

Target pemasaran

c)

Struktur organisasi

d)

Rencana produksi

e)

Timeline peluncuran

94.

Implementasi Pancasila di pemerintahan daerah paling efektif jika ada…

a)

Mekanisme partisipatif warga

b)

Kebijakan tertutup elit

c)

Promosi tanpa tindakan

d)

Centralisasi birokrasi

e)

Penghapusan regulasi lokal

95.

Model pendidikan berbasis Pancasila yang berkelanjutan memerlukan…

a)

Integrasi nilai dalam kurikulum dan praktik

b)

Penambahan jam teori saja

c)

Fokus hanya pada nilai akademik

d)

Penghapusan kegiatan sosial

e)

Pengurangan dosen mata kuliah Pancasila

96.

Untuk mengukur keberhasilan Pancasila sebagai falsafah hidup, indikator paling relevan adalah…

a)

Perilaku sosial yang konsisten dengan nilai

b)

Jumlah bendera nasional terpasang

c)

Jumlah kantor pemerintahan

d)

Jumlah undang-undang baru

e)

Tinggi gedung pemerintahan

97.

Tantangan utama mempraktikkan Pancasila di era digital adalah…

a)

Diseminasi nilai otentik di media baru

b)

Kurangnya bandwidth

c)

Harga perangkat tinggi

d)

Kekurangan server

e)

Kurangnya aplikasi

98.

Upaya membentuk generasi pancasilais memerlukan kolaborasi antara…

a)

Sekolah, keluarga, dan masyarakat

b)

Perusahaan saja

c)

Pemerintah saja

d)

Media saja

e)

Kampus saja

99.

Bila masyarakat menilai kebijakan tidak pancasilais, langkah rasional warga adalah…

a)

Mengajukan dialog dan evaluasi berbasis bukti

b)

Mengorganisir boikot tanpa alasan

c)

Menghentikan semua layanan

d)

Melakukan vandalisme

e)

Membuat klaim di media sosial tanpa bukti

100.

Sebagai falsafah hidup, Pancasila idealnya menjadi alat penuntun untuk setiap kebijakan melalui…

a)

Analisis nilai yang konsisten dalam tiap kebijakan

b)

Publikasi iklan besar-besaran

c)

Penggantian teks konstitusi rutin

d)

Pemberhentian pejabat lama

e)

Pencatatan sejarah