Font size
WorksheetsSoal Pilihan Ganda Akuntansi
Total questions: 95
Worksheet time: 48mins
Akuntansi adalah proses:
Mengumpulkan dan mencatat data ekonomi perusahaan saja
Mengidentifikasi, mencatat, dan mengkomunikasikan informasi ekonomi
Membayar utang perusahaan
Menentukan nilai pasar suatu produk
Laporan keuangan yang menunjukkan posisi keuangan suatu entitas pada suatu titik waktu tertentu adalah:
Laporan Laba Rugi
Laporan Perubahan Ekuitas
Neraca
Laporan Arus Kas
Transaksi berikut yang akan meningkatkan aset dan ekuitas adalah:
Pembayaran utang usaha
Investasi pemilik dalam bentuk tunai
Pembelian perlengkapan secara kredit
Pembayaran gaji karyawan
Jika perusahaan membeli perlengkapan senilai Rp5.000.000 secara tunai, maka:
Aset bertambah dan ekuitas bertambah
Aset bertambah dan kewajiban bertambah
Aset bertambah dan aset berkurang
Ekuitas bertambah dan kewajiban berkurang
Yang termasuk ke dalam akun real/permanen adalah:
Pendapatan jasa
Beban gaji
Kas
Beban sewa
Dalam persamaan dasar akuntansi, apabila aset bertambah Rp10.000.000 dan kewajiban tetap, maka:
Ekuitas berkurang Rp10.000.000
Ekuitas tetap
Ekuitas bertambah Rp10.000.000
Aset juga berkurang Rp10.000.000
Akun berikut ini yang termasuk ke dalam kelompok kewajiban adalah:
Modal
Piutang Usaha
Pendapatan Diterima di Muka
Beban Gaji
Jurnal umum digunakan untuk mencatat:
Hanya transaksi tunai
Hanya transaksi pembelian
Semua transaksi keuangan yang terjadi
Hanya transaksi penjualan
Berikut ini yang bukan merupakan prinsip dasar dalam akuntansi adalah:
Prinsip Biaya Historis
Prinsip Pengakuan Pendapatan
Prinsip Ketekunan
Prinsip Kesatuan Ekonomi
Perusahaan menerima pendapatan sebesar Rp2.000.000 secara tunai. Dampak transaksi tersebut adalah:
Aset naik, pendapatan naik
Aset naik, beban naik
Aset naik, kewajiban naik
Aset turun, pendapatan naik
Transaksi berikut yang akan menyebabkan kenaikan pada akun beban adalah:
Pembayaran gaji karyawan
Investasi tambahan dari pemilik
Pembayaran utang dagang
Pembelian peralatan secara kredit
Akun berikut ini memiliki saldo normal di sisi debit, kecuali:
Kas
Piutang Usaha
Beban Listrik
Utang Usaha
Jika suatu perusahaan membayar sewa gedung sebesar Rp6.000.000 untuk 3 bulan ke depan, maka transaksi ini akan dicatat sebagai:
Beban sewa
Pendapatan sewa
Sewa dibayar di muka
Utang sewa
Akun pendapatan memiliki saldo normal di sisi:
Debit
Kredit
Kiri
Debit dan kredit
Dalam proses siklus akuntansi, langkah yang dilakukan setelah jurnal penyesuaian adalah:
Menyusun laporan keuangan
Menyusun jurnal umum
Menyusun neraca saldo setelah penyesuaian
Menutup akun
Metode pencatatan persediaan yang mencatat setiap transaksi keluar-masuk barang secara langsung ke dalam akun persediaan adalah:
Metode periodik
Metode perpetual
Metode fisik
Metode konsinyasi
Dalam metode periodik, pembelian persediaan akan dicatat ke dalam akun:
Persediaan
Harga Pokok Penjualan
Pembelian
Piutang
Jika harga barang naik dari waktu ke waktu, maka metode penilaian persediaan yang akan menghasilkan laba bersih tertinggi adalah:
FIFO
LIFO
Rata-rata tertimbang
Metode eceran
ang naik dari waktu ke waktu, maka metode penilaian persediaan yang akan menghasilkan laba bersih tertinggi adalah:
FIFO
LIFO
Rata-rata tertimbang
Metode eceran
Dalam metode FIFO, barang yang pertama dibeli akan dianggap sebagai:
Barang yang disimpan
Barang yang dijual terlebih dahulu
Barang yang rusak
Barang yang dijual terakhir
Dalam metode LIFO, dampak terhadap nilai persediaan akhir di saat harga naik adalah:
Nilainya tinggi
Sama seperti FIFO
Nilainya rendah
Tidak berubah
Perusahaan menggunakan metode periodik. Data menunjukkan: Persediaan awal = Rp10.000.000 Pembelian selama periode = Rp40.000.000 Persediaan akhir = Rp8.000.000 Maka, berapakah Harga Pokok Penjualan (HPP)?
Rp42.000.000
Rp50.000.000
Rp38.000.000
Rp40.000.000
Dalam sistem perpetual, saat penjualan terjadi, akun yang terpengaruh adalah:
Hanya akun penjualan
Penjualan dan piutang
Penjualan dan kas
Penjualan dan HPP serta persediaan
Dalam metode perpetual, saat perusahaan membeli barang dagangan secara kredit, jurnal yang dicatat adalah:
Dr. Persediaan ........... xxx Cr. Kas ...................... xxx
Dr. Pembelian ........... xxx Cr. Utang Usaha ...... xxx
Dr. Persediaan ........... xxx Cr. Utang Usaha ...... xxx
Dr. Harga Pokok Penjualan ........... xxx Cr. Persediaan ............................. xxx
Dalam metode rata-rata tertimbang, setiap kali terjadi penjualan, nilai HPP ditentukan berdasarkan:
Harga beli pertama
Harga beli terakhir
Rata-rata dari seluruh harga beli
Nilai pasar
Jika menggunakan metode FIFO, maka HPP untuk penjualan 80 unit pada 10 Januari adalah:
Rp800.000
Rp820.000
Rp860.000
Rp880.000
Jika perusahaan ingin menghemat pajak saat harga barang naik, maka metode yang cenderung dipilih adalah:
FIFO
LIFO
Rata-rata
Metode identifikasi khusus
Transaksi penjualan barang sebesar Rp5.000.000 secara tunai dalam sistem perpetual akan dicatat dengan jurnal:
Dr. Kas ................................ Rp5.000.000 Cr. Penjualan ...................... Rp5.000.000
Dr. Kas ................................ Rp5.000.000 Cr. Penjualan ...................... Rp5.000.000 Dr. HPP ............................... Rp3.000.000 Cr. Persediaan ..................... Rp3.000.000
Dr. Penjualan ........................ Rp5.000.000 Cr. Kas ................................. Rp5.000.000
Dr. HPP ............................... Rp5.000.000 Cr. Persediaan ..................... Rp5.000.000
Piutang usaha timbul dari:
Penjualan tunai
Pembelian aset tetap
Penjualan secara kredit
Pembayaran beban listrik
Akun yang digunakan untuk mencatat estimasi piutang yang tidak dapat ditagih adalah:
Beban Piutang Tak Tertagih
Cadangan Kerugian Piutang
Piutang Usaha
Kerugian Investasi
Perbedaan utama antara metode langsung dan metode cadangan dalam mencatat piutang tak tertagih terletak pada:
Jumlah piutang
Waktu pengakuan kerugian
Nilai aset tetap
Pengaruh terhadap beban gaji
Jika metode langsung digunakan untuk mencatat piutang tak tertagih, maka jurnal penghapusannya adalah:
Dr. Beban Piutang Tak Tertagih .......... xxx Cr. Cadangan Kerugian Piutang ................ xxx
Dr. Cadangan Kerugian Piutang .......... xxx Cr. Piutang Usaha ............................... xxx
Dr. Beban Piutang Tak Tertagih .......... xxx Cr. Piutang Usaha ............................... xxx
Dr. Piutang Usaha .................................. xxx Cr. Pendapatan .................................. xxx
Jurnal penyesuaian untuk mencatat estimasi piutang tak tertagih menggunakan metode cadangan adalah:
Dr. Piutang Usaha .......................... xxx Cr. Cadangan Kerugian Piutang .......... xxx
Dr. Beban Piutang Tak Tertagih .......... xxx Cr. Cadangan Kerugian Piutang .......... xxx
Dr. Beban Piutang Tak Tertagih .......... xxx Cr. Piutang Usaha ............................... xxx
Dr. Cadangan Kerugian Piutang .......... xxx Cr. Kas ................................................ xxx
Jika piutang sebesar Rp2.000.000 yang sebelumnya telah dihapuskan ternyata berhasil ditagih, maka jurnal yang dibuat adalah:
Dr. Kas .................................... Rp2.000.000 Cr. Pendapatan Lain-lain .... Rp2.000.000
Dr. Piutang Usaha ................... Rp2.000.000 Cr. Kas .................................... Rp2.000.000
Dr. Piutang Usaha ................... Rp2.000.000 Cadangan Kerugian Piutang ... Rp2.000.000 Dr. Kas ......................................... Rp2.000.000 Cr. Piutang Usaha ................... Rp2.000.000
Dr. Kas ......................................... Rp2.000.000 Cr. Piutang Usaha ................... Rp2.000.000 Dr. Beban Piutang Tak Tertagih ... Rp2.000.000 Cr. Cadangan Kerugian Piutang ... Rp2.000.000
Estimasi piutang tak tertagih sebesar 3% dari penjualan kredit Rp100.000.000. Jurnal penyesuaiannya adalah:
Dr. Cadangan Kerugian Piutang ........ Rp3.000.000 Cr. Piutang Usaha ................................ Rp3.000.000
Dr. Piutang Usaha ................................. Rp3.000.000 Cr. Pendapatan ..................................... Rp3.000.000
Dr. Beban Piutang Tak Tertagih ........ Rp3.000.000 Cr. Cadangan Kerugian Piutang .... Rp3.000.000
Dr. Beban Piutang Tak Tertagih ........ Rp3.000.000 Cr. Piutang Usaha ................................. Rp3.000.000
Dalam analisis umur piutang, semakin lama piutang belum ditagih, maka:
Peluang piutang tertagih semakin besar
Tidak berpengaruh terhadap nilai cadangan
Peluang piutang tidak tertagih semakin besar
Perlu segera dihapuskan
Metode penilaian piutang tak tertagih berdasarkan umur piutang disebut juga:
Metode langsung
Metode cadangan global
Metode analisis saldo akhir
Metode analisis umur piutang
Berikut ini yang bukan ciri dari piutang wesel adalah:
Memiliki jangka waktu tertentu
Dapat dikenai bunga
Tidak bisa dipindah-tangankan
Memiliki nilai nominal tertentu
Jika perusahaan menerima wesel tagih 3 bulan senilai Rp10.000.000 dengan bunga 12% per tahun, maka jumlah bunga yang diterima saat jatuh tempo adalah:
Rp300.000
Rp360.000
Rp1.200.000
Rp1.000.000
Jika piutang sebesar Rp5.000.000 telah dianggap tidak tertagih dan dihapuskan, maka dampaknya terhadap laporan keuangan adalah:
Beban meningkat, aset menurun
Pendapatan meningkat
Ekuitas meningkat
Kewajiban menurun
Yang termasuk dalam aktiva tetap adalah:
Piutang usaha
Tanah
Persediaan barang
Kas
Berikut ini tidak termasuk dalam harga perolehan aktiva tetap:
Harga beli
Ongkos angkut
Pajak pembelian
Biaya pemeliharaan tahunan
Suatu mesin dibeli seharga Rp50.000.000. Biaya pemasangan Rp2.000.000 dan ongkos angkut Rp1.000.000. Harga perolehannya adalah:
Rp50.000.000
Rp51.000.000
Rp52.000.000
Rp53.000.000
Penyusutan adalah:
Penurunan nilai pasar aktiva
Proses pengalokasian biaya aktiva tetap selama masa manfaatnya
Penyesuaian terhadap utang
Penurunan modal karena rugi
Aktiva tetap yang tidak disusutkan adalah:
Gedung
Mesin
Tanah
Kendaraan
Metode penyusutan yang menghasilkan beban penyusutan yang sama setiap tahun adalah:
Metode saldo menurun
Metode garis lurus
Metode unit produksi
Metode deplesi
Nilai sisa dari suatu aktiva tetap adalah:
Nilai buku awal
Nilai pasar saat ini
Nilai estimasi saat masa manfaat berakhir
Nilai asuransi
Sebuah kendaraan dibeli Rp80.000.000, masa manfaat 5 tahun, nilai sisa Rp5.000.000. Berapa beban penyusutan per tahun dengan metode garis lurus?
Rp15.000.000
Rp16.000.000
Rp75.000.000
Rp20.000.000
Bila suatu aktiva tetap dijual dan menghasilkan laba, maka laba tersebut dicatat pada:
Kas
Pendapatan
Laba Penjualan Aktiva Tetap
Cadangan Revaluasi
Aktiva tetap diklasifikasikan dalam laporan keuangan sebagai:
Kewajiban jangka panjang
Investasi
Aset lancar
Aset tidak lancar
Bila aktiva tetap dijual, nilai yang dicatat sebagai dasar penghitungan laba atau rugi adalah:
Nilai pasar saat ini
Harga beli awal
Nilai buku saat penjualan
Nilai sisa
Suatu mesin dibeli Rp100.000.000, telah disusutkan Rp60.000.000. Mesin dijual Rp50.000.000. Maka:
Terdapat rugi Rp10.000.000
Terdapat laba Rp10.000.000
Tidak ada laba/rugi
Terdapat laba Rp60.000.000
Jurnal penjualan aktiva tetap dengan laba meliputi:
Dr. Kas ........................................ xxx Dr. Akumulasi Penyusutan ......... xxx Cr. Aktiva Tetap ................................ xxx Cr. Laba Penjualan Aktiva Tetap ... xxx
Dr. Kas ........................................ xxx Dr. Aktiva Tetap ............................. xxx Cr. Laba Penjualan Aktiva Tetap ... xxx
Dr. Aktiva Tetap ............................. xxx Cr. Kas ........................................ xxx Cr. Pendapatan ................................ xxx
Dr. Kas ........................................ xxx Dr. Akumulasi Penyusutan ............. xxx Cr. Aktiva Tetap
Suatu kendaraan dengan harga perolehan Rp120.000.000 dan akumulasi penyusutan Rp90.000.000 dijual seharga Rp25.000.000. Maka jurnal yang benar adalah:
Dr. Kas .................................................... 25.000.000 Dr. Akumulasi Penyusutan ..................... 90.000.000 Cr. Kendaraan ......................................... 120.000.000 Cr. Laba Penjualan Aktiva Tetap .......... 5.000.000
Dr. Kas .................................................... 25.000.000 Dr. Akumulasi Penyusutan ..................... 90.000.000 Dr. Kerugian Penjualan Aktiva Tetap ... 5.000.000 Cr. Kendaraan ......................................... 120.000.000
Dr. Kas .................................................... 25.000.000 Dr. Akumulasi Penyusutan ..................... 90.000.000 Cr. Kendaraan ......................................... 115.000.000 Cr. Laba Penjualan Aktiva Tetap .......... 5.000.000
Dr. Kas .................................................... 25.000.000 Dr. Kendaraan .......................................... 120.000.000 Cr. Akumulasi Penyusutan ..................... 90.000.000 Cr. Laba Penjualan Aktiva Tetap .......... 5.000.000
Jika aktiva tetap dijual di bawah nilai bukunya, maka:
Diakui sebagai pendapatan lain-lain
Dicatat sebagai beban penyusutan
Dicatat sebagai kerugian penjualan aktiva
Tidak perlu dicatat dalam jurnal
Yang termasuk dalam utang jangka pendek adalah:
Utang bank 5 tahun
Obligasi 10 tahun
Utang dagang
Sewa dibayar di muka
Utang jangka pendek biasanya jatuh tempo dalam waktu:
Lebih dari satu tahun
Kurang dari satu bulan
Satu tahun atau siklus operasi normal perusahaan
Lima tahun
Perusahaan menerima barang dari pemasok senilai Rp25.000.000 dengan syarat 2/10, n/30. Jika pembayaran dilakukan dalam 8 hari, maka jumlah yang dibayarkan adalah:
Rp25.000.000
Rp24.500.000
Rp24.000.000
Rp23.000.000
Saat perusahaan mencatat utang gaji yang belum dibayar, maka jurnalnya adalah:
Dr. Kas ...................................... xxx Cr. Beban Gaji ........................ xxx
Dr. Beban Gaji ........................... xxx Cr. Utang Gaji .......................... xxx
Dr. Gaji Dibayar di Muka .......... xxx Cr. Kas ...................................... xxx
Dr. Utang Gaji ........................... xxx Cr. Beban Gaji .......................... xxx
Jika suatu perusahaan memiliki utang wesel jangka pendek, biasanya dikenakan:
Diskon penjualan
Bunga
Dividen
Penyusutan
Utang usaha akan bertambah jika:
Perusahaan membayar utangnya
Perusahaan membeli barang secara tunai
Perusahaan membeli barang secara kredit
Perusahaan menerima pelunasan piutang
Pada saat pembayaran utang dagang, maka pengaruh terhadap laporan keuangan adalah:
Aset naik, liabilitas turun
Aset turun, liabilitas turun
Aset turun, ekuitas naik
Ekuitas turun, liabilitas naik
Jika perusahaan mencatat utang bunga yang belum dibayar, maka akun yang digunakan adalah:
Beban bunga dan kas
Utang
Jika perusahaan mencatat utang bunga yang belum dibayar, maka akun yang digunakan adalah:
Beban bunga dan kas
Utang usaha dan beban bunga
Beban bunga dan utang bunga
Kas dan utang bunga
Perusahaan menandatangani wesel jangka pendek Rp10.000.000, bunga 12% per tahun, jangka waktu 3 bulan. Berapa bunga yang harus dibayar saat jatuh tempo?
Rp300.000
Rp1.200.000
Rp1.000.000
Rp400.000
Saat perusahaan mencatat penerbitan wesel jangka pendek, maka jurnalnya adalah:
Dr. Kas ...................................... xxx Cr. Wesel Bayar ........................ xxx
Dr. Utang Usaha ........................ xxx Cr. Kas ...................................... xxx
Dr. Beban Bunga ......................... xxx Cr. Wesel Bayar ........................ xxx
Dr. Wesel Bayar ........................... xxx Cr. Beban Bunga ....................... xxx
Utang wesel jangka pendek akan dilaporkan dalam neraca sebagai:
Ekuitas
Kewajiban tidak lancar
Aset tetap
Kewajiban lancar
Perbedaan utama antara utang usaha dan utang wesel adalah:
Utang usaha dikenai bunga, utang wesel tidak
Utang wesel memiliki perjanjian tertulis dan bunga
Utang usaha jangka panjang, utang wesel jangka pendek
Utang wesel tidak dicatat dalam jurnal
Jika wesel jangka pendek jatuh tempo dan dibayar, maka jurnal yang benar adalah:
Dr. Wesel Bayar ....................... xxx Cr. Kas .................................... xxx
Dr. Kas ........................................ xxx Cr. Wesel Bayar ........................ xxx
Dr. Wesel Bayar ....................... xxx Cr. Beban Bunga ..................... xxx
Dr. Utang Usaha ...................... xxx Cr. Kas .................................... xxx
Berikut ini yang bukan termasuk utang jangka pendek adalah:
Wesel bayar 6 bulan
Utang bunga yang belum dibayar
Utang dagang
Hipotek 10 tahun
Jika perusahaan tidak membayar utang jangka pendek tepat waktu, maka dampaknya bisa berupa:
Pendapatan meningkat
Kenaikan aktiva tetap
Penalti atau denda bunga
Penyusutan bertambah
Komponen ekuitas dalam perusahaan perseorangan tidak mencakup:
Modal pemilik
Prive
Laba ditahan
Pendapatan komprehensif lain
Jika pemilik menambah investasi tunai ke perusahaan, maka akun yang bertambah adalah:
Kas dan Prive
Kas dan Modal Pemilik
Modal Pemilik dan Beban
Kas dan Beban
Penarikan dana oleh pemilik dari perusahaan untuk keperluan pribadi disebut:
Pendapatan
Beban
Prive
Modal
Akun prive memiliki saldo normal di sisi:
Kredit
Debit
Kanan
Modal
Berikut ini yang menyebabkan penurunan ekuitas adalah, kecuali:
Beban
Prive
Laba bersih
Rugi
Jurnal untuk mencatat prive oleh pemilik adalah:
Dr. Modal Pemilik .............. xxx Cr. Kas ................................ xxx
Dr. Prive ................................. xxx Cr. Kas .................................. xxx
Dr. Beban Operasional .......... xxx Cr. Kas .................................. xxx
Dr. Kas ...................................... xxx Cr. Prive ................................
Jika pendapatan > beban dalam satu periode, maka dampaknya terhadap ekuitas:
Ekuitas bertambah
Ekuitas berkurang
Ekuitas tetap
Tidak memengaruhi ekuitas
Dalam laporan perubahan modal, urutan yang benar adalah:
Modal awal - prive - laba/rugi = modal akhir
Modal awal + prive - laba/rugi = modal akhir
Modal awal + laba/rugi - prive = modal akhir
Modal awal + beban + prive = modal akhir
Perusahaan memperoleh laba bersih Rp20.000.000 dan pemilik menarik prive Rp5.000.000. Jika modal awal Rp50.000.000, maka modal akhir adalah:
Rp65.000.000
Rp55.000.000
Rp70.000.000
Rp75.000.000
Dalam perusahaan persekutuan, akun ekuitas biasanya dibedakan menjadi:
Modal bersama
Modal pemilik dan modal investor
Modal masing-masing sekutu
Modal kolektif
Dalam perusahaan perseorangan, komponen utama ekuitas adalah:
Modal saham dan laba ditahan
Modal pemilik dan prive
Modal sekutu dan saham biasa
Dividen dan modal disetor
Ekuitas akan bertambah jika terjadi:
Beban bertambah
Prive bertambah
Laba bersih
Pembelian aset tetap
Dalam perusahaan perseroan terbatas (PT), penarikan laba oleh pemilik dilakukan melalui:
Prive
Dividen
Laba ditahan
Gaji direksi
Akun laba ditahan pada PT menunjukkan:
Seluruh modal yang diinvestasikan
Total aktiva yang tersedia
Akumulasi laba yang belum dibagikan
Jumlah saham yang beredar
Jika rugi bersih dalam periode berjalan sebesar Rp10.000.000 dan prive Rp5.000.000, maka ekuitas:
Bertambah Rp15.000.000
Berkurang Rp15.000.000
Tidak berubah
Bertambah Rp5.000.000
Laporan yang menggambarkan perubahan ekuitas selama periode akuntansi disebut:
Laporan Laba Rugi
Neraca
Laporan Arus Kas
Laporan Perubahan Modal
Dalam laporan perubahan modal, jika terjadi rugi bersih, maka:
Ditambahkan pada modal awal
Dikurangkan dari modal awal
Tidak berpengaruh
Disimpan di kas
Modal akhir dapat dihitung dengan rumus:
Modal awal + prive - laba
Modal awal + pendapatan + prive
Modal awal + laba - prive
Modal awal - pendapatan - prive
Dividen tunai yang dibagikan oleh perusahaan akan:
Mengurangi aset dan ekuitas
Meningkatkan ekuitas
Meningkatkan pendapatan
Menambah utang jangka panjang
Dalam sistem perseroan terbatas, penyetoran modal awal oleh pemegang saham dicatat dalam akun:
Modal Prive
Modal Pemilik
Modal Saham
Modal Investasi
Manakah dari berikut ini yang bukan merupakan komponen laporan keuangan menurut PSAK 1?
Laporan posisi keuangan
Laporan perubahan ekuitas
Laporan realisasi anggaran
Catatan atas laporan keuangan
Manakah dari berikut ini yang bukan merupakan jenis-jenis dari PSAK ?
SAK Pemerintahan
SAK Umum
SAK Perbankan
SAK Syariah
Menurut PSAK 16, aset tetap harus diakui jika:
Nilainya dapat meningkat dalam waktu dekat
Dapat dialihkan ke entitas lain
Ada kemungkinan manfaat ekonomis di masa depan akan diperoleh dan biaya perolehan dapat diukur secara andal
Telah disusutkan sepenuhnya
Pendapatan diakui dalam laporan laba rugi ketika:
Perjanjian sudah ditandatangani
Pembayaran diterima penuh
Barang diserahkan atau jasa diberikan, dan manfaat ekonomis kemungkinan besar mengalir ke entitas
Laba sudah dihitung
