wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Smart Building

Total questions: 60

Worksheet time: 38mins

Name
Class
Date
1.

Sebelum menggunakan alat pemadam api ringan (APAR), langkah pertama yang harus dilakukan adalah

a)

Memeriksa tekanan dan jenis media APAR

b)

Mengisi ulang tabung

c)

Menarik pin pengaman

d)

Menggoyangkan tabung secara vertical

2.

Saat memasuki area kerja dengan simbol berikut: (symbol of a helmet)

a)

Melepas helm agar tidak mengganggu

b)

Menggunakan helm keselamatan

c)

Bertanya kepada petugas keamanan

d)

Mengabaikan simbol jika merasa aman

3.

Di bawah ini manakah yang termasuk perlengkapan darurat non-kebakaran

a)

APAR

b)

Sirine

c)

Brankas tahan api

d)

Masker pernapasan (SCBA)

4.

Siapa yang paling tepat dalam menerima laporan jika terdapat tumpahan bahan kimia di area kerja?

a)

Rekan Kerja

b)

Petugas kebersihan

c)

Tim K3 atau supervisor area

d)

Teknisi computer

5.

Saat melihat rekan kerja tertimpa benda berat dan tidak sadarkan diri, apa langkah pertama yang harus Anda lakukan?

a)

Memberikan air minum

b)

Membawa korban ke ruang istirahat

c)

Menghubungi petugas P3K atau layanan darurat perusahaan

d)

Menyebarkan berita melalui media sosial

6.

Saat menerima perintah kerja, seorang teknisi harus memastikan bahwa ...

a)

Semua prosedur dan tahapan kerja sudah diketahui dan dipahami

b)

Semua peralatan milik pribadi siap digunakan

c)

Laporan akhir sudah disiapkan lebih dulu

d)

Lokasi kerja dalam kondisi kosong

7.

Gambar teknis menunjukkan bahwa terminal voltmeter dihubungkan ke

a)

Saklar pemutus

b)

Jalur fasa dan netral

c)

Dua titik fasa (L1 dan L2)

d)

Jalur sistem pemadam

8.

Berikut ini adalah bentuk koordinasi yang benar dan sesuai SOP saat pelaksanaan pekerjaan lintas tim, kecuali

a)

Melakukan briefing bersama sebelum pekerjaan dimulai

b)

Menyampaikan rencana kerja kepada semua pihak terkait

c)

Memberikan perintah tertulis yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan

d)

Menghindari kontak langsung dengan pihak lain agar tidak terjadi konflik

9.

Manakah dari berikut ini yang bukan termasuk bagian dari pengecekan kesesuaian spesifikasi peralatan

a)

Menilai warna kabel yang digunakan pada alat

b)

Memastikan tegangan dan arus sesuai dengan dokumen

c)

Memeriksa merk dan tipe alat yang tertera pada label

d)

Memastikan jumlah terminal dan koneksi sesuai gambar Teknik

10.

Langkah pertama dalam prosedur uji coba peralatan pengukur setelah pemasangan adalah

a)

Menghidupkan seluruh sistem secara langsung

b)

Membersihkan area kerja

c)

Memastikan semua sambungan dan terminal terpasang dengan benar sesuai gambar

d)

Menyalakan alarm evakuasi

11.

Informasi yang wajib dicantumkan dalam laporan hasil pemasangan komponen instalasi adalah:

a)

Nama komponen, tanggal pemasangan, lokasi pemasangan

b)

Nama teknisi, warna kabel, harga komponen

c)

Jumlah komponen, merk kendaraan, jenis bahan bakar

d)

Waktu istirahat teknisi, cuaca saat pemasangan, merek alat

12.

Sebelum memulai pekerjaan pembangunan dan pemasangan sirkuit instalasi, seorang teknisi harus terlebih dahulu ...

a)

Memeriksa kondisi lapangan secara langsung untuk memperkirakan waktu kerja

b)

Menyiapkan alat dan bahan sesuai jenis pekerjaan yang akan dilakukan

c)

Memahami prosedur kerja dan isi perintah kerja yang tercantum dalam dokumen

d)

Berkonsultasi dengan rekan teknisi mengenai langkah kerja yang biasa dilakukan

13.

Pemahaman terhadap gambar pengawatan, instalasi, denah bangunan, dan dokumen teknis diperlukan dalam proses pembangunan instalasi listrik untuk semua hal berikut, kecuali ...

a)

Mengganti komponen instalasi sesuai kondisi lapangan

b)

Menyesuaikan jalur kabel dengan denah dan struktur bangunan

c)

Menentukan letak dan jenis komponen yang akan dipasang

d)

Mengestimasi kebutuhan material dan peralatan secara tepat

14.

Dalam melaksanakan pekerjaan pemasangan komponen dan Instalasi listrik, komunikasi dan koordinasi yang baik antar pihak terlibat harus dilakukan, kecuali ......

a)

Memberi tahu teknisi lain tentang urutan pekerjaan dan pembagian tugas sesuai SOP

b)

Menghubungi bagian gudang penyimpanan untuk memastikan ketersediaan material sesuai jadwal

c)

Mengubah langkah kerja secara mandiri untuk mempercepat proses instalasi

d)

Menyampaikan kendala pelaksanaan ke pengawas proyek secara tepat waktu

15.

Dalam persiapan pembangunan instalasi listrik, pengecekan fisik komponen instalasi perlu dilakukan untuk memastikan

a)

Komponen lengkap, sesuai spesifikasi, dan tidak mengalami kerusakan fisik

b)

Komponen tersedia dan terlihat masih dalam kemasan pabrik

c)

Komponen berfungsi dengan baik saat uji coba terhubung ke sistem

d)

Komponen memiliki warna dan bentuk sesuai preferensi teknisi

16.

Salah satu langkah penting setelah pemasangan instalasi listrik adalah melakukan pengujian tahanan isolasi antar fasa, netral, dan grounding. Tujuan utama dari pengujian ini adalah

a)

Mengetahui tegangan antar terminal sebelum penyalaan

b)

Memastikan tidak ada hubungan singkat akibat kerusakan isolasi

c)

Menentukan kapasitas beban maksimum yang dapat dialirkan

d)

Menguji kontinuitas kabel untuk mengetahui sambungan antar titik

17.

Setelah seluruh proses pembangunan dan pemasangan instalasi selesai dilakukan, teknisi diwajibkan mengisi dan menandatangani form laporan pekerjaan. Tindakan ini penting untuk

a)

Memenuhi kewajiban administrasi proyek tanpa memperhatikan isi laporan

b)

Menyatakan bahwa seluruh pekerjaan telah dilakukan sesuai arahan teknisi senior

c)

Menghindari sanksi dari atasan akibat keterlambatan menyetor dokumen laporan

d)

Memberikan dokumentasi resmi hasil pekerjaan untuk keperluan audit dan tanggung jawab

18.

Dalam pelaksanaan pembangunan dan pemasangan sistem penangkal petir, pemahaman terhadap SOP sangat penting agar

a)

Semua pekerjaan dilakukan dengan cepat meskipun tanpa panduan tertulis

b)

Komponen dapat dipasang di lokasi mana pun sesuai keinginan teknisi

c)

Proses kerja sesuai urutan teknis dan memenuhi aspek keselamatan

d)

Biaya proyek dapat ditekan seminimal mungkin tanpa memperhatikan prosedur

19.

Dalam menyiapkan pembangunan dan pemasangan rangkaian penangkal petir, pemahaman terhadap gambar pengawatan dan dokumen instalasi penting untuk

a)

Menghindari pemborosan material dengan cara menekan biaya proyek

b)

Menyesuaikan model penangkal petir berdasarkan pengalaman pribadi teknisi

c)

Memastikan semua pekerjaan dapat diselesaikan tanpa rapat koordinasi

d)

Menentukan lokasi pemasangan komponen sesuai tata letak bangunan

20.

Dalam pelaksanaan pembangunan sistem penangkal petir, komunikasi dan koordinasi dengan pihak lain diperlukan agar...

a)

Pekerjaan dapat dilakukan sesuai standar dan tidak mengganggu aktivitas pihak lain

b)

Semua keputusan teknis sepenuhnya diambil oleh satu teknisi yang paling berpengalaman

21.

Sebelum pemasangan sistem penangkal petir, teknisi harus mengidentifikasi tipe penangkal petir berdasarkan desain. Langkah ini bertujuan untuk:

a)

Menyesuaikan bentuk penangkal petir agar selaras dengan estetika bangunan

b)

Memastikan jenis penangkal petir sesuai kebutuhan proteksi area bangunan

c)

Menghemat biaya dengan memilih tipe penangkal petir termurah yang tersedia

d)

Mempermudah teknisi dalam pemasangan tanpa mengacu pada rancangan desain

22.

Seorang teknisi mendapati bahwa kondisi tanah di lokasi instalasi sangat berbatu dan memiliki resistivitas tinggi. Berdasarkan kondisi ini, jenis earthing rod dan metode penanaman yang paling tepat untuk memastikan sistem pembumian bekerja secara efektif adalah:

a)

Menggunakan galvanis rod pendek yang ditanam dangkal agar tidak terkena batu

b)

Menggunakan copper-bonded rod yang dipasang secara vertikal pada kedalaman standar 1,5 meter

c)

Menggunakan beberapa copper-bonded rod yang ditanam secara horizontal dan dihubungkan secara paralel

d)

Menggunakan stainless steel rod tunggal dan menambahkan lapisan pasir basah di sekitar rod

23.

Setelah sistem pembumian terpasang, teknisi melakukan pengukuran resistansi grounding. Pengukuran ini dinyatakan memenuhi syarat apabila nilai resistansinya...

a)

< 5 Ω

b)

>10 Ω

c)

= 0 Ω

d)

>20 Ω

24.

Dalam pengisian form laporan hasil pembangunan dan pemasangan instalasi penangkal petir, siapa yang paling bertanggung jawab untuk menandatangani bagian verifikasi teknis?

a)

Staf administrasi proyek

b)

Pengawas lapangan yang bertanggung jawab atas keseluruhan proyek

c)

Teknisi senior yang melakukan pengujian akhir instalasi

25.

Untuk mengukur tegangan DC sebesar 48 V pada sebuah panel kontrol, teknisi memilih alat ukur dan pengaturan sebagai berikut. Manakah kombinasi yang paling sesuai?

a)

Multimeter digital dengan pengaturan V~ (AC) skala 200 V

b)

Multimeter digital dengan pengaturan A⎓ (DC) skala 200 m

c)

Multimeter digital dengan pengaturan Ω skala 200 Ω

d)

Multimeter digital dengan pengaturan V⎓ (DC) skala 200 V

26.

Berikut ini merupakan langkah dalam melakukan perawatan rutin multimeter sesuai prosedur operasi standar (SOP), kecuali ...

a)

Memeriksa kondisi fisik kabel probe dan konektor

b)

Mengganti baterai secara berkala jika lemah

c)

Menyimpan alat di tempat yang lembab agar mudah diakses

d)

Membersihkan permukaan alat dari debu dan kotoran secara rutin

27.

Seorang peserta pelatihan menerima tugas membuat alat monitoring suhu berbasis IoT menggunakan mikrokontroler ESP8266. Untuk menghubungkan perangkat ke internet, modul manakah yang paling sesuai digunakan?

a)

Bluetooth HC-05

b)

Ethernet Shield W5100

c)

WiFi (melalui modul internal ESP8266)

d)

RF 433 MHz Transmitter

28.

Seorang teknisi akan memprogram mikrokontroler ESP32 untuk proyek IoT. Berikut ini adalah langkah yang paling sesuai dengan prosedur menyiapkan peralatan pemrograman, kecuali:

a)

Memastikan modul ESP32 dapat terdeteksi melalui port USB pada komputer

b)

Menguji koneksi WiFi modul dengan program sederhana (misalnya: AT Command atau sketch test)

c)

Menyambungkan modul ke komputer dan menyiapkan software Arduino IDE dengan board manager ESP32

d)

Menginstal software desain PCB seperti Proteus sebelum proses pemrograman dimulai

29.

Sebelum memulai pemrograman mikrokontroler berbasis IoT, teknisi harus mempersiapkan software Integrated Development Environment (IDE). Berikut ini software yang paling sesuai untuk memprogram mikrokontroler ESP32 atau ESP8266 adalah...

a)

Microsoft Visual Studio

b)

Arduino IDE

c)

CorelDRAW

d)

Proteus

30.

Gambar kerja menunjukkan bahwa sensor PIR harus dihubungkan ke pin digital D2 pada mikrokontroler namun dalam pemrograman disebutkan namun pemasangan dilakukan ke pin D4. Apa yang akan terjadi ?

a)

Sensor tetap akan berfungsi normal karena semua pin digital sama

b)

Program akan menyesuaikan secara otomatis dengan perubahan pin

c)

Sensor mungkin tidak berfungsi karena program membaca data dari pin D2

d)

Tidak ada pengaruh selama kabel power dan ground benar

31.

Seorang teknisi ingin mengirimkan data dari sensor suhu ke cloud menggunakan platform Blynk dan mikrokontroler ESP8266. Agar data dapat terkirim dengan benar, hal berikut harus diperhatikan dalam pemrograman...

a)

Mengatur Blynk.begin() menggunakan token autentikasi, SSID Wi-Fi, dan password yang sesuai

b)

Memastikan mikrokontroler dalam mode deep sleep sebelum mengirim data ke Blynk

c)

Menyambungkan sensor suhu ke pin analog meskipun tidak digunakan dalam program

d)

Menambahkan delay(5000) sebelum fungsi Blynk.run() agar server siap menerima data

32.

Seorang teknisi menggunakan Arduino IDE untuk menulis program pembacaan sensor LDR yang hasilnya dikirim ke Blynk. Namun saat proses compile, muncul pesan error: 'ldrValue' was not declared in this scope. Langkah terbaik untuk memastikan program bebas error setelah compile adalah?

a)

Menonaktifkan library Blynk agar fokus pada kode LDR terlebih dahulu

b)

Menambahkan perintah delay() setelah Blynk.run() untuk menunggu koneksi

c)

Memastikan bahwa variabel ldrValue sudah dideklarasikan sebelum digunakan

33.

Seorang teknisi diminta membuat program kendali LED melalui tombol fisik dan aplikasi Blynk. Saat pengujian, LED hanya merespons tombol fisik, tetapi tidak merespons perintah dari aplikasi Blynk. Apa yang harus diperiksa teknisi agar program bekerja sesuai perintah kerja?

a)

Jenis kabel jumper yang digunakan untuk menghubungkan tombol

b)

Baterai pada LED dan tombol fisik

c)

Token Auth Blynk, koneksi Wi-Fi, dan kesesuaian virtual pin pada program

d)

Ukuran resistor yang digunakan pada tombol

34.

Tujuan utama memahami prosedur kerja (SOP) sebelum memulai pengoperasian komponen alat ukur dan pembatas adalah

a)

Untuk mempercepat waktu penyelesaian pekerjaan

b)

Untuk menghindari konflik antar pekerja

c)

Untuk memastikan pekerjaan dilakukan aman dan sesuai standar

d)

Agar pekerja tidak memerlukan pengawasan saat bekerja

35.

Pada gambar satu garis (single line diagram), alat pembatas seperti MCB biasanya digambarkan berada di

a)

Antara netral dan grounding

b)

Sebelum alat ukur dan beban listrik

c)

Setelah titik beban

d)

Terhubung langsung dengan motor Listrik

36.

Saat melakukan pekerjaan pengkabelan pada panel, Anda melihat rekan kerja melakukan prosedur yang tidak sesuai SOP. Apa yang sebaiknya Anda lakukan?

a)

Segera berkoordinasi dengan pengawas atau teknisi senior untuk klarifikasi

b)

Membiarkannya karena itu tanggung jawab pribadinya

c)

Memberi tahu rekan tersebut secara langsung agar memperbaiki kesalahan

d)

Melanjutkan pekerjaan Anda sendiri dan mencatat kejadian tersebut

37.

Saat melaksanakan persiapan pengoperasian, Anda menemukan amperemeter di lapangan memiliki rating arus 10 A, sedangkan di dokumen tertulis 5 A. Apa tindakan paling tepat?

4 lines
38.

Tuas MCB yang berada di posisi tengah (bukan ON atau OFF) menunjukkan bahwa......

a)

MCB sedang normal dan dapat dioperasikan

b)

MCB mengalami trip karena beban lebih atau gangguan hubung singkat

c)

MCB sedang dalam mode auto

d)

MCB rusak secara mekanis

39.

Setelah selesai melakukan pengoperasian komponen dan sirkuit instalasi, teknisi diwajibkan untuk mengisi dan menandatangani form laporan. Tujuan dari penandatanganan form laporan adalah

a)

Menyimpan catatan pribadi teknisi

b)

Mempercepat proses pengarsipan

c)

Menyatakan bahwa pekerjaan telah selesai dan dapat dipertanggungjawabkan

d)

Menunjukkan bahwa pekerjaan dilakukan secara mandiri

40.

Langkah paling penting sebelum memulai pelaksanaan pengoperasian sirkuit instalasi tenaga listrik tegangan rendah adalah ...

a)

Memahami SOP dan perintah kerja terlebih dahulu

b)

Menyiapkan peralatan kerja yang lengkap

c)

Membaca gambar pengawatan dengan seksama

d)

Memastikan beban terhubung secara parallel

41.

Mengapa penting memahami denah bangunan dalam pelaksanaan pengoperasian instalasi tenaga listrik?

a)

Untuk mengetahui lokasi panel utama yang akan dibongkar

b)

Agar mudah menyimpan peralatan kerja

c)

Untuk menentukan jalur pengkabelan, lokasi komponen, dan area kerja aman

d)

Agar pekerjaan tidak mengganggu struktur bangunan

42.

Sebelum mengoperasikan suatu sirkuit instalasi, teknisi perlu melakukan pemeriksaan awal pada peralatan. Tujuan utama dari pemeriksaan ini adalah

4 lines
43.

Dalam suatu proyek, teknisi menemukan bahwa tim lain sedang bekerja di lokasi yang sama dan belum selesai. Apa tindakan terbaik?

a)

Melaporkan ke pengawas dan menunda sampai aman

b)

Tetap lanjut bekerja karena sesuai jadwal

c)

Meminta tim lain untuk segera pindah

d)

Mengalihkan pekerjaan ke lokasi lain tanpa pemberitahuan

44.

Komponen berikut menunjukkan tanda tidak layak operasi secara fisik, kecuali ...

a)

Tuas pengunci MCB patah atau longgar

b)

MCB meleleh di bagian terminal akibat panas

c)

Tercium bau hangus dari badan MCB

d)

MCB dalam kondisi bersih dan tuas dapat bergerak normal

45.

Salah satu tindakan berbahaya dalam pengoperasian instalasi tenaga listrik adalah ...

a)

Menyalakan MCB tanpa pemeriksaan awal

b)

Mengoperasikan sistem satu per satu

c)

Menggunakan kunci panel setelah pemeriksaan

d)

Mencatat hasil uji pada form laporan

46.

Form laporan hasil pengoperasian biasanya memuat informasi berikut, kecuali...

a)

Jenis komponen yang dioperasikan

b)

Waktu dan tanggal pengoperasian

c)

Tanda tangan teknisi dan pihak terkait

d)

Nama perusahaan pembuat komponen

47.

Saat akan memeriksa sistem BAS, teknisi mengetahui bahwa beberapa perangkat tidak berfungsi dan staf teknis gedung tidak tersedia. Namun, manajemen tetap ingin pemeriksaan dilakukan sesuai jadwal. Apa langkah terbaik teknisi dalam situasi ini?

a)

Menunda seluruh pemeriksaan hingga perangkat berfungsi dan staf siap

b)

Tetap memeriksa mandiri, catat semua kendala

48.

Saat melihat gambar instalasi (as built drawing), sensor suhu seharusnya terpasang di sisi utara ruangan (dekat pintu). Tapi saat dicek di lapangan, sensor malah dipasang di sisi selatan, dekat jendela yang kena sinar matahari langsung. Apa tindakan yang paling tepat yang harus kamu lakukan sebagai teknisi?

a)

Mengubah gambar as built agar sesuai posisi sensor saat ini

b)

Memindahkan sensor ke posisi yang sesuai gambar

c)

Mencatat perbedaan posisi sensor dan melaporkannya untuk dianalisis dampaknya

d)

Mengabaikan perbedaan karena sistem tetap berfungsi

49.

Apa yang harus diperiksa untuk memastikan sistem BAS sesuai dengan as built drawing?

a)

Jadwal kerja teknisi

b)

Tata letak aktual perangkat sistem otomatisasi

c)

Manual penggunaan alat BAS

d)

Estimasi biaya perawatan system

50.

Salah satu langkah awal pengujian unjuk kerja sistem BAS adalah memastikan semua sensor dan aktuator bekerja sesuai fungsinya. Dokumen apa yang harus digunakan sebagai acuan teknisi?

a)

Estimasi anggaran belanja (RAB)

b)

Gambar denah arsitektur

c)

Gambar skematik dan spesifikasi teknis dari pabrikan

d)

Surat izin pemasangan dari dinas

51.

Seorang teknisi melakukan pengujian unjuk kerja pada sistem HVAC otomatis di gedung. Saat suhu ruangan meningkat, sistem pendingin tidak aktif secara otomatis, meskipun status sensor suhu menunjukkan pembacaan normal. Apa langkah paling tepat yang harus dilakukan teknisi tersebut?

a)

Lanjut ke pengujian sistem lain karena ini hanya satu fungsi

b)

Nonaktifkan sensor dan aktifkan pendingin manual

c)

Ganti sensor suhu tanpa konfirmasi

d)

Catat hasil pengujian sebagai gagal fungsi dan segera laporkan

52.

Apa tujuan utama dari pengujian unjuk kerja Building Automation System (BAS)?

a)

Untuk mengetahui merek perangkat yang digunakan.

b)

Untuk memastikan BAS berfungsi sesuai dengan spesifikasi desain dan kebutuhan operasional.

c)

Untuk memperbarui perangkat lunak BAS ke versi terbaru.

d)

Untuk mengurangi biaya operasional gedung secara langsung.

53.

Setelah menyusun laporan pengujian sistem alarm otomatis, teknisi menyerahkannya ke pengelola gedung. Namun, pengelola merasa laporan terlalu teknis dan sulit dipahami oleh manajemen gedung. Apa solusi terbaik agar laporan bisa diterima dan dimengerti oleh semua pihak?

a)

Membuat versi ringkasan eksekutif dari laporan teknis

b)

Menambahkan lebih banyak istilah teknis agar lebih jelas

c)

Minta pengelola untuk mempelajari sendiri isi laporan

d)

Minta pengelola menerjemahkan laporan ke dalam bahasa yang lebih mudah

54.

Seorang teknisi dijadwalkan memeriksa sistem access control dan alarm darurat. Namun saat tiba di lokasi, pihak keamanan tidak mengetahui rencana pemeriksaan, sehingga akses ke ruang server ditolak dan menyebabkan keterlambatan pekerjaan. Apa yang seharusnya dilakukan teknisi untuk mencegah situasi seperti ini?

a)

Memaksa petugas keamanan agar tetap diberi akses

b)

Melakukan pemeriksaan hanya pada area yang bisa dijangkau

c)

Memastikan seluruh pihak terkait sudah diinformasikan sebelum hari pemeriksaan

d)

Menjadwalkan ulang secara sepihak tanpa koordinasi lagi

55.

Saat melakukan pemeriksaan sistem keamanan gedung, seorang teknisi mendapati bahwa beberapa CCTV terpasang di lokasi berbeda dari yang tercantum pada as-built drawing. Namun, perangkat tersebut tetap berfungsi normal. Apa langkah yang harus dilakukan teknisi dalam situasi ini?

a)

Abaikan saja karena perangkat tetap berfungsi

b)

Lanjutkan pemeriksaan dan catat posisi aktual dalam laporan

c)

Ubah gambar as-built tanpa izin agar sesuai kenyataan

d)

Hentikan pemeriksaan sampai gambar diperbarui

56.

Saat menguji sensor PIR yang terhubung ke alarm, apa fungsi yang seharusnya diuji?

4 lines
57.

Mengapa penting menyiapkan standar pengujian berdasarkan spesifikasi teknis perangkat keamanan?

a)

Untuk menjamin hasil pengujian sesuai desain dan fungsi alat

b)

Agar teknisi dapat menyelesaikan tugas lebih cepat

c)

Supaya sistem dapat diubah sesuai kebutuhan teknisi

d)

Karena semua sistem keamanan memiliki spesifikasi yang sama

58.

Saat melakukan pengujian CCTV, teknisi ingin memastikan kamera dapat memantau area parkir malam hari. Apa aspek yang harus diuji?

a)

Resolusi kamera saat siang hari

b)

Rotasi otomatis kamera

c)

Kemampuan night vision atau inframerah berfungsi dengan baik

d)

Ketersediaan kabel Cadangan

59.

Dalam pengujian sistem terintegrasi, kamera CCTV seharusnya menyala saat sensor gerak (PIR) mendeteksi gerakan. Tapi saat diuji, kamera baru menyala 3 detik setelah gerakan terdeteksi. Apa yang perlu disesuaikan agar unjuk kerja sistem berjalan sesuai fungsinya?

a)

Waktu tunda (delay) pada sistem kontrol

b)

Ganti sensor PIR dengan sensor cahaya

c)

Posisi kamera

d)

Kualitas sinyal dari CCTV

60.

Sebelum laporan akhir pemeriksaan disusun, apa yang sebaiknya dilakukan oleh teknisi?

a)

Langsung membuat laporan sesuai kebiasaan pribadi

b)

Menyalin laporan dari proyek sebelumnya

c)

Mendiskusikan format dan isi laporan dengan pengelola gedung

d)

Menyusun laporan tanpa lampiran karena dianggap tidak penting