Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Latihan Soal

Total questions: 32

Worksheet time: 16mins

Name
Class
Date
1.

Peran pemerintah dalam mengatasi pelanggaran hak dan pengingkaran kewajiban warga negara dapat dilakukan dengan cara melakukan pencegahan terhadap hal-hal yang dapat menimbulkan pelanggaran hak dan pengingkaran kewajiban warga Negara.

a)

Benar

b)

Salah

2.

Upaya pencegahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi berbagai kasus pelanggaran hak dan pengingkaran kewajiban tersebut adalah dengan cara pelemahan supremasi hukum dan demokrasi secara konsekuen.

a)

Benar

b)

Salah

3.

Aparat penegak hukum yang tidak bertindak tegas terhadap setiap pelanggaran hak dan kewajiban warga negara, akan mendorong timbulnya pelanggaran lainnya.

a)

Benar

b)

Salah

4.

Pemerintah dengan berbagai aparatnya, seperti TNI AU, pasti akan menjalankan kewenangan-kewenangan.

a)

Benar

b)

Salah

5.

Kasus perbatasan Natuna tersebut terjadi bukan di wilayah kedaulatan Indonesia, melainkan di wilayah hak berdaulat.

a)

Benar

b)

Salah

6.

Ada dua cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi pengingkaran kewajiban warga negara, yaitu cara preventif dan represif. Berikut ini yang merupakan contoh represif untuk mengatasi pengingkaran tersebut adalah …

a)

Pihak berwajib memasang spanduk-spanduk tentang bahaya narkoba di beberapa tempat

b)

Membiarkan motor dan mobil melintas di jalan layang non-tol

c)

Memberi prioritas kepada pengguna jalan yang membayar pajak saja

d)

Memberikan sanksi dan peringatan kepada pengemudi yang tidak menyalakan lampu utama pada malam hari

e)

Memberikan helm gratis kepada setiap pengguna jalan

7.

Kejaksaan di Indonesia disebut dengan executive ambtenaar yang mempunyai arti kejaksaan sebagai ....

a)

pengendali proses perkara pidana

b)

pengendali proses perkara perdata

c)

pengendali proses perkara pidana dan perdata

d)

satu-satunya instansi pelaksana putusan pidana

e)

satu-satunya instansi pelaksana putusan

8.

Berdasarkan artikel diatas tegaknya peraturan hukum dan terciptanya keadilan dalam masyarakat sangat ditentukan oleh ... (jawaban lebih dari satu)

a)

lengkapnya peraturan hukum yang berlaku

b)

semangat warga masyarakat untuk menegakkan dan melindungi hukum

c)

pengetahuan aparat penegak hukum terhadap hukum

d)

kesadaran aparat penegak hukum dan pemerintah terhadap hukum

e)

pemahaman warga negara tentang ilmu hukum

9.

Berdasarkan artikel diatas seluruh warga negara Indonesia harus menjunjung tinggi hukum dan peraturan. Peraturan ini dalam masyarakat berfungsi untuk …

a)

mengatur hubungan manusia dengan Tuhan Yang Maha Esa

b)

mengatur kehidupan di dalam keluarga

c)

mengatur kehidupan dalam masyarakat

d)

mengatur hubungan antar manusia

e)

mengatur hubungan manusia dengan kelompok

10.

Berdasarkan isi artikel diatas, tujuan dicantumkannya hak dan kewajiban warga negara dalam Undang-Undang Dasar Tahun 1945 adalah ....

a)

melengkapi pasal-pasal UUD 1945

b)

menjaga pelaksanaan hak asasi manusia

c)

menegaskan berlakunya hak asasi manusia

d)

mengatur pelaksanaan hak dan kewajiban warga negara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara

e)

mengatur pelaksanaan hak asasi manusia

11.

Berdasarkan teks diatas, untuk menilai perbuatan seseorang yang menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia dapat dilihat dari sikapnya, yaitu …

a)

keselarasan sosial untuk membantu orang lain

b)

tanggung jawab dalam menyelesaikan pekerjaan

c)

besar kecilnya kesalahan dan kebenaran diperbuat

d)

kesediaan menghormati dan menghargai jaminan hak atas orang lain

e)

seberapa besar bantuan yang diberikan kepada orang lain

12.

Berdasarkan informasi diatas upaya pencegahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi berbagai kasus pelanggaran hak dan pengingkaran kewajiban warga negara adalah …

a)

supremasi dan penegakan demokrasi

b)

mencederai supremasi hukum

c)

membiarkan aparat hukum yang tidak tegas

d)

membiarkan kualitas pelayanan publik

e)

menghilangkan kerja sama antara masyarakat

13.

Berdasarkan isi artikel tersebut manakah pernyataan dibawah ini yang sesuai dengan isi artikel di atas … (jawaban lebih dari satu)

a)

Terungkapnya sejumlah perwira tinggi yang terlibat dalam kasus kriminal ini adalah tanggung jawab dari pemimpin negara

b)

Untuk mengawal spirit Kapolri dan pemimpin negeri ini dalam mempertahankan wajah dan harga diri polisi terus berlanjut, diperlukan pengawasan kontinu dari semua pihak

c)

masih banyak polisi lain yang bersih dan taat hukum

d)

Kapolri tidak mengungkap yang sebenarnya mengenai kasus Sambo dan Teddy Minahasa, dengan tujuan untuk melindungi citra institusi itu di mata publik

e)

Kemajuan teknologi informasi menjadi sarana pendukung efektif untuk mengontrol perilaku polisi di lapangan

14.

Berdasarkan artikel diatas, manakah yang merupakan bagian dari fungsi pengawasan oleh Mahkamah Agung …

a)

membuat peraturan acara sendiri apabila hal tersebut dianggap perlu

b)

bertanggung jawab atas segala keputusan dan hasil peradilan yang terjadi di Indonesia

c)

meminta keterangan dan juga memberikan instruksi tertentu

d)

Memastikan bahwa setiap kegiatan peradilan yang sedang berlangsung sudah sesuai dengan asas-asas yang berlaku

e)

memberikan nasehat dan petunjuk kepada presiden sebagai kepala negara dalam membuat keputusan

15.

Berdasarkan infografis di atas jika ada yang melakukan tindakan bullying di sekolah, maka bisa melaporkan kejadian tersebut kepada Dinas Pendidikan setempat atau Kementrian sesuai dengan peraturan Permendikbud no berapa pasal berapa?

a)

Pasal 10P Ayat (2) Permendikbud 18/2006

b)

Pasal 10P Ayat (1) Permendikbud 18/2006

c)

Pasal 11P Ayat (1) Permendikbud 18/2006

d)

Pasal 11P Ayat (2) Permendikbud 18/2006

e)

Pasal 12P Ayat (1) Permendikbud 18/2006

16.

Di Indonesia, angka putus sekolah masih cukup tinggi. Kasus ini sering terjadi di desa-desa terpencil karena faktor biaya. Hal ini membuktikan bahwa amanat pasal berapa yang belum bisa terlaksana dengan baik?

a)

Pasal 29 ayat (1) UUD 1945

b)

Pasal 30 ayat (1) UUD 1945

c)

Pasal 31 ayat (1) UUD 1945

d)

Pasal 32 ayat (1) UUD 1945

e)

Pasal 33 ayat (1) UUD 1945

17.

Berdasarkan teks di atas, tantangan dan peluang penerapan nilai-nilai Pancasila di era digital disajikan dalam beberapa bentuk. Pilih semua pernyataan yang benar yang mencerminkan upaya penerapan spesifik nilai-nilai Pancasila sebagai identitas nasional dalam konteks budaya digital, sebagaimana disebutkan dalam teks!

a)

Menumbuhkan sikap individualisme dan konsumerisme di kalangan remaja agar mampu bersaing secara global.

b)

Menggunakan konsep Persatuan Indonesia (Sila III) sebagai dasar untuk upaya kolektif melawan penyebaran berita bohong (hoaks) di media sosial

c)

Mendorong musyawarah virtual untuk mencapai mufakat dalam diskusi publik di platform digital.

d)

   Menerjemahkan nilai Keadilan Sosial (Sila V) melalui kampanye digital untuk pemerataan akses pendidikan dan ekonomi berbasis teknologi.

e)

    Menerjemahkan nilai Keadilan Sosial (Sila V) melalui kampanye digital untuk pemerataan akses pendidikan dan ekonomi berbasis teknologi.

18.

Pilihlah pernyataan yang sesuai dengan penerapan nilai-nilai Pancasila di era digital!

a)

Menumbuhkan sikap individualisme dan konsumerisme di kalangan remaja agar mampu bersaing secara global.

b)

Menggunakan konsep Persatuan Indonesia (Sila III) sebagai dasar untuk upaya kolektif melawan penyebaran berita bohong (hoaks) di media sosial.

c)

Mendorong musyawarah virtual untuk mencapai mufakat dalam diskusi publik di platform digital.

d)

Menerjemahkan nilai Keadilan Sosial (Sila V) melalui kampanye digital untuk pemerataan akses pendidikan dan ekonomi berbasis teknologi.

e)

Menjadikan Pancasila sebagai panduan etika dan filter utama saat berinteraksi di ruang publik virtual.

19.

Untuk mewujudkan Keadilan Sosial (Sila Kelima) dalam konteks kehidupan global dan digital, teks menyebutkan upaya spesifik yang harus dilakukan. Pilih semua pernyataan yang benar yang sesuai dengan upaya penerapan Sila Kelima sebagaimana dijelaskan dalam teks!

a)

Menjadikan Sila Pertama sebagai landasan etika moral dalam interaksi daring.

b)

Memastikan kesetaraan akses ke teknologi dan informasi bagi seluruh warga negara.

c)

Memperkuat Sila Ketiga melalui kampanye anti-disinformasi di media sosial.

d)

Mewujudkan Keadilan Sosial dengan memastikan pemerataan akses digital.

e)

Menjaga citra bangsa yang beradab di panggung global.

20.

Berdasarkan keseluruhan makna dan konteks teks di atas, tantangan yang ditimbulkan oleh globalisasi dapat diatasi melalui sinergi antara nilai-nilai Pancasila dan kearifan lokal. Pilih semua pernyataan yang benar yang merupakan interpretasi dan integrasi yang tepat mengenai bagaimana peluang Pancasila sebagai ideologi negara terwujud dalam konteks sosial budaya modern!

a)

Musyawarah digital berfungsi sebagai praktik demokrasi partisipatif yang mengatasi kecepatan arus informasi.

b)

Nilai gotong royong dan musyawarah harus kembali ke bentuk tradisional tanpa menggunakan platform modern.

c)

Tantangan pemisahan identitas dapat diatasi dengan transformasi gotong royong menjadi kolaborasi digital.

d)

Pancasila terbukti memiliki peran ganda sebagai filter yang mencegah adopsi budaya asing secara mentah-mentah dan sekaligus sebagai sumber inovasi sosial.

e)

Sila III (Persatuan) dan Sila IV (Kerakyatan) menjadi landasan utama yang disinergikan dengan teknologi untuk mempertahankan identitas nasional.

21.

Berdasarkan keseluruhan makna dan keterkaitan antarsila dalam teks tersebut, perilaku personal yang menginterpretasikan dan mengintegrasikan minimal dua sila Pancasila secara bersamaan dalam konteks kehidupan sehari-hari adalah...

a)

Memutuskan untuk menggunakan hak suara dalam pemilihan ketua OSIS sebagai wujud Sila Keempat.

b)

Memiliki sikap hemat dan tidak boros sebagai perwujudan Keadilan Sosial (Sila V) untuk menghargai hak-hak orang lain.

c)

Menjaga komitmen kejujuran saat ujian, yang merupakan integrasi antara landasan spiritual (Sila I) dan pengakuan martabat diri (Sila II).

d)

Mengutamakan produk dalam negeri (Sila III) karena dianggap sebagai wujud paling sempurna dari musyawarah mufakat.

e)

Menerapkan sikap musyawarah sederhana (Sila IV) di keluarga untuk mengambil keputusan, yang merupakan cerminan persatuan dan kesatuan.

22.

Berdasarkan teks di atas dan pemahaman Anda tentang Pancasila sebagai ideologi terbuka, lakukanlah evaluasi!

a)

Tantangan negative framing dan politik identitas membuktikan adanya kesenjangan antara rumusan ideal Pancasila dengan praktik sosial nyata.

b)

Solusi utama untuk mengatasi pelanggaran moral di digital adalah dengan memperketat undang-undang sensor dan pembatasan berekspresi tanpa melibatkan kesadaran individu.

c)

Praktik pembingkaian negatif secara langsung melanggar Sila II dan Sila III, sehingga menunjukkan kegagalan individu dalam membiasakan perilaku sesuai identitas nasional.

d)

Keberhasilan Pancasila sebagai way of life di ruang digital sangat bergantung pada penegakan moralitas publik yang didasari tanggung jawab kolektif individu, bukan hanya aparat.

e)

Karena kebebasan berekspresi di digital menimbulkan masalah, Indonesia harus menolak prinsip ideologi terbuka dan kembali pada ideologi tertutup yang kaku.

23.

Bagaimana cara menjaga keseimbangan antara hak berekspresi dan kewajiban menjaga ketertiban serta nama baik di lingkungan digital sekolah?

a)

Dengan mengekspresikan pendapat secara sopan dan bertanggung jawab di lingkungan digital sekolah.

b)

Dengan mengabaikan aturan sekolah saat berekspresi di dunia digital.

c)

Dengan menyebarkan informasi tanpa memikirkan dampaknya terhadap nama baik sekolah.

d)

Dengan membatasi hak berekspresi sepenuhnya agar tidak terjadi pelanggaran.

24.

Kunci penyelesaian masalah ini terletak pada pemahaman bahwa hak dan kewajiban harus berjalan seimbang. Setiap siswa wajib menyadari bahwa hak untuk berpendapat harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, tanpa merugikan atau menyinggung pihak lain. Berdasarkan teks di atas, dalam konteks kehidupan sekolah dan digital yang bersifat personal, identifikasi dua jenis pelanggaran yang secara eksplisit terjadi saat siswa gagal menerapkan keseimbangan antara hak dan kewajiban!

a)

Siswa mengalami pengingkaran hak untuk memperoleh informasi karena sekolah melakukan sensor.

b)

Siswa melakukan pelanggaran kewajiban untuk menjaga nama baik sekolah dengan mengunggah narasi provokatif yang tidak sesuai fakta.

c)

Sekolah melakukan pelanggaran hak dengan membatasi secara berlebihan akses siswa terhadap informasi edukatif.

d)

Siswa menuntut sekolah untuk selalu menghormati hak asasi manusia tanpa memedulikan kewajiban pribadinya.

e)

Sekolah mengunggah data pribadi siswa tanpa izin ke media sosial.

25.

Berdasarkan teks informasi dan infografis, penambahan pasal dalam UUD NRI Tahun 1945 yang secara eksplisit menjadi landasan konstitusional bagi keterbukaan informasi yang menuntut sikap demokratis warga negara dalam berkomunikasi adalah...

a)

Pasal yang mengatur pembatasan masa jabatan presiden maksimal dua periode.

b)

Pasal 1 Ayat 2 tentang prinsip kedaulatan rakyat yang dilaksanakan menurut UUD.

c)

Pasal yang mengatur pembentukan Mahkamah Konstitusi untuk memperkuat yudikatif.

d)

Pasal 28F tentang jaminan hak warga negara untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi.

e)

Pasal yang mengatur adanya periodisasi pemberlakuan konstitusi sebelum tahun 1959.

26.

Berdasarkan teks dan infografis, tantangan terbesar dalam penerapan Pasal 281 Ayat (2) UUD NRI Tahun 1945 (bebas dari perlakuan diskriminatif) di konteks sosial budaya Indonesia dapat diinterpretasikan sebagai...

a)

Kurangnya penindakan hukum oleh aparat terhadap kasus-kasus diskriminasi berbasis agama dan suku.

b)

Perubahan UUD yang tidak cukup kuat karena tidak memasukkan kearifan lokal dalam Bab XA.

c)

Adanya kesenjangan antara jaminan normatif konstitusi dengan praktik sosial budaya sehari-hari.

d)

Keberhasilan amandemen UUD NRI 1945 dalam mengintegrasikan nilai toleransi ke dalam perilaku harian warga negara.

e)

Lemahnya peran Komisi HAM yang membuat hak-hak minoritas tidak memiliki mekanisme pengawasan.

27.

Berdasarkan teks dan infografis, interpretasi yang paling tepat mengenai integrasi antara hak berekspresi (Pasal 28F) dan kewajiban dasar warga negara (Pasal 28J Ayat 1) dalam konteks kehidupan personal seorang siswa di media sosial adalah...

a)

Siswa memiliki hak penuh untuk mengkritik kebijakan sekolah tanpa perlu mempertimbangkan perasaan orang lain.

b)

Siswa boleh menyebarkan informasi pribadi teman di media sosial jika merasa itu penting.

c)

Siswa harus menghormati hak orang lain saat berekspresi di media sosial, termasuk menjaga privasi dan tidak menyebarkan hoaks.

d)

Siswa bebas menulis apapun di media sosial tanpa batasan apapun.

e)

Siswa boleh melakukan cyberbullying jika merasa tidak setuju dengan pendapat teman.

28.

Bacalah pernyataan berikut dan pilihlah jawaban yang paling tepat!

a)

Siswa bebas menyebarkan pendapat di media sosial tanpa harus mempedulikan fakta, karena itu adalah kebebasan berekspresi yang dijamin konstitusi.

b)

Siswa wajib membatasi diri agar tidak menyebarkan hoaks atau melakukan cyberbullying, karena pengingkaran kewajiban tersebut melanggar hak orang lain dan ketertiban umum.

c)

Adanya jaminan HAM pasca-amandemen menghilangkan semua kewajiban pribadi siswa dalam bermedia sosial, karena hak pribadi kini bersifat mutlak dan tidak dapat dibatasi.

d)

Keberhasilan demokrasi hanya diukur dari seberapa banyak siswa menggunakan hak untuk berkomunikasi tanpa perlu mempertimbangkan dampak sosial dari komunikasi tersebut.

e)

Kewajiban menghormati hak orang lain hanya berlaku di dunia nyata, sementara di dunia maya (virtual), kebebasan berekspresi bersifat tanpa batas.

29.

Berdasarkan teks, gambar, dan infografis, lakukanlah evaluasi. Pilih semua pernyataan yang benar yang merupakan refleksi kritis terhadap kasus pengingkaran kewajiban siswa di atas dan merumuskan solusi yang sesuai dengan prinsip Pasal 28J Ayat (1) UUD NRI Tahun 1945! (jawaban lebih dari satu)

a)

Tuntutan hak siswa atas fasilitas menjadi tidak sah secara moral karena mereka mengabaikan kewajiban untuk menjaga dan merawat fasilitas tersebut.

b)

Solusi efektif adalah dengan menuntut pemerintah daerah untuk menambah anggaran agar fasilitas yang rusak dapat diperbaiki secara instan.

c)

Kasus ini menunjukkan adanya kegagalan siswa dalam mengintegrasikan hak atas lingkungan yang sehat (Pasal 28H Ayat 1) dengan kewajiban menjaga kebersihan dan ketertiban.

d)

Perlu adanya refleksi personal bahwa pelaksanaan hak menuntut fasilitas harus didahului oleh pemenuhan kewajiban menjaga fasilitas.

e)

UUD NRI 1945 perlu diamandemen lagi agar kewajiban siswa sekolah diatur dalam pasal khusus untuk memecahkan masalah disiplin.

30.

Tantangan terberat di era digital adalah pengingkaran kewajiban warga negara untuk menggunakan informasi secara bertanggung jawab. Pengingkaran ini sering terwujud dalam penyebaran disinformasi (hoaks) yang menyalahgunakan data ilmiah atau mengklaim otoritas palsu. Perilaku ini tidak hanya melanggar Pasal 28J Ayat (1) (kewajiban menghormati hak orang lain, termasuk hak mendapatkan informasi yang benar) tetapi juga merusak literasi saintifik publik. Refleksi Kritis yang dibutuhkan adalah kesadaran bahwa hak atas informasi harus diimbangi dengan kewajiban untuk memverifikasi data (penalaran ilmiah/logis) sebelum membagikannya. Sikap demokratis sejati di era ini berarti setiap individu wajib menjadi filter informasi agar jaminan konstitusional atas informasi yang benar dapat terpenuhi bagi semua warga negara. Berdasarkan teks dan infografis di atas, lakukanlah evaluasi kritis terhadap kasus penyebaran disinformasi (hoaks).

a)

A. Penyebaran disinformasi adalah bentuk pengingkaran kewajiban karena melanggar hak orang lain (warga negara) untuk mendapatkan informasi yang benar dan akurat.

b)

B. Hak warga negara atas informasi (Pasal 28F) tidak dapat dibatasi, sehingga penyebaran informasi, meskipun hoaks, tetap merupakan bagian dari sikap demokratis yang dilindungi.

c)

C. Solusi untuk mengatasi hoaks adalah dengan menekankan kewajiban warga negara pada Tahap Proses Pengujian/Verifikasi data dengan penalaran logis sebelum melanjutkannya (sesuai infografis).

d)

D. Kasus penyebaran hoaks menunjukkan adanya kegagalan individu dalam berperan sebagai filter informasi, yang merupakan prasyarat sikap demokratis yang bertanggung jawab.

e)

E. UUD NRI 1945 perlu diamandemen untuk membatalkan Pasal 28F karena jaminan hak atas informasi justru menjadi pemicu utama penyebaran hoaks.

31.

Aktivitas spesifik yang wajib dilakukan oleh warga negara dalam Tahap 2 (Pengujian) agar Hak atas Informasi (Pasal 28F) dapat diimbangi oleh Kewajiban Dasar (Pasal 28J Ayat 1) dalam konteks saintifik adalah...

a)

Menyebarkan informasi ke khalayak luas untuk mempercepat proses uji publik.

b)

Menuntut pemerintah untuk selalu menyediakan data secara terbuka tanpa ada batasan.

c)

Melakukan verifikasi data dan penalaran logis terhadap informasi yang diterima.

d)

Mengabaikan data ilmiah yang tidak sesuai dengan pandangan dan keyakinan pribadi.

e)

Menyerahkan semua tanggung jawab pengujian dan verifikasi data kepada aparat penegak hukum.

32.

Setelah Reformasi, UUD NRI Tahun 1945 mengalami amandemen (perubahan). Hasil amandemen ini, terutama penguatan Pasal 28E Ayat (3) tentang hak berpendapat, menuntut sikap demokratis yang lebih tinggi dari warga negara. Dalam konteks sosial budaya, sikap demokratis ini diwujudkan dengan budaya kritis di ruang publik: warga negara wajib mampu memberikan kritik yang konstruktif terhadap kebijakan pemerintah. Budaya kritis ini menunjukkan bahwa UUD NRI 1945 saat ini mendukung partisipasi aktif masyarakat, bukan sekadar kepatuhan buta. Berdasarkan teks, perwujudan sikap demokratis yang dituntut oleh amandemen UUD NRI Tahun 1945 dalam konteks sosial budaya dan keterbukaan informasi adalah...

a)

Kepatuhan buta terhadap semua kebijakan pemerintah tanpa memberikan masukan.

b)

Kemampuan untuk mengkritik kebijakan pemerintah secara konstruktif (budaya kritis).

c)

Pelaksanaan periodisasi Konstitusi RIS dan UUDS 1950.

d)

Pengabaian terhadap hak berpendapat di ruang publik (Pasal 28E Ayat 3).

e)

Menyerahkan semua tanggung jawab partisipasi aktif kepada lembaga perwakilan rakyat (DPR).