wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Pelayanan Farmasi

Total questions: 25

Worksheet time: 17mins

Name
Class
Date
1.

Kegiatan pelayanan farmasi klinis yang hanya spesifik dan wajib dilakukan di Rumah Sakit, tetapi tidak di Apotek, adalah:

a)

Konseling

b)

Visite

c)

Skrining Resep

d)

Swamedikasi

2.

Permintaan tertulis dari Dokter atau Dokter Gigi atau Dokter Hewan kepada Apoteker Pengelola Apotek untuk menyediakan obat bagi pasien merupakan definisi dari:

a)

Resep

b)

Swamedikasi

c)

BMHP

d)

Dispensing

3.

Cocokkan dengan pasangan yang tepat!

a)

1.

Obat Bebas

b)

2.

Obat Bebas Terbatas

c)

3.

Obat Keras

d)

4.

Obat Narkotika

e)

5.

Obat Psikotropika

4.

Ketika seorang apoteker menemukan adanya potensi interaksi obat antar dua jenis obat yang diresepkan oleh dokter, apoteker tersebut sedang melakukan skrining pada aspek:

a)

Administratif.

b)

Farmasetik.

c)

Klinis.

d)

Legalitas.

5.

Pengecekan kelengkapan Resep, seperti adanya Nama Dokter, Nomor SIP, alamat praktik, dan tanggal penulisan, termasuk dalam aspek skrining:

a)

Farmasetik.

b)

Klinis.

c)

Administratif.

d)

Legalitas.

6.

Dalam perhitungan dosis obat kemoterapi, parameter yang paling sering digunakan untuk menghitung Dosis Harian Maksimum pasien adalah:

a)

Berat Badan

b)

Usia.

c)

Luas Permukaan Tubuh.

d)

Body Mass Index.

7.

Bahan Medis Habis Pakai (BMHP) diklasifikasikan sebagai alat kesehatan yang ditujukan untuk:

a)

Penggunaan ulang setelah disterilisasi.

b)

Penggunaan sekali pakai / single use

c)

Penggunaan pada pasien rawat inap saja.

d)

Perawatan kecantikan non-medis.

8.

Dalam klasifikasi Alat Kesehatan berdasarkan risiko, Ventilator diklasifikasikan sebagai:

a)

Kelas A (Risiko Rendah).

b)

Kelas B (Risiko Rendah-Sedang).

c)

Kelas C (Risiko Sedang-Tinggi).

d)

Kelas D (Risiko Tinggi).

9.

Saat menggunakan Metered-Dose Inhaler (MDI), pasien disarankan untuk menghirup obat secara:

a)

Cepat dan kuat (seperti menghirup serbuk).

b)

Perlahan dan dalam, sambil menekan kanister obat.

c)

Cepat dan dangkal, kemudian segera membuang napas.

d)

Menggunakan air liur untuk melarutkan obat sebelum menghirup.

10.

Setelah menyuntikkan dosis insulin menggunakan Insulin Pen, pasien dianjurkan untuk:

a)

Mengganti jarum segera.

b)

Mencabut jarum segera.

c)

Menahan jarum selama minimal 10 detik setelah tombol dosis ditekan.

d)

Menghangatkan tempat suntikan dengan air 100 derajat.

11.

Swamedikasi adalah upaya seseorang untuk menangani masalah kesehatannya sendiri. Berikut golongan obat yang boleh diberikan saat swamedikasi adalah, KECUALI

a)

Obat Bebas

b)

Obat Bebas Terbatas

c)

Fitofarmaka

d)

Narkotika

e)

Psikotropika

12.

Pasien yang wajib menerima konseling oleh apoteker sesuai Standar Pelayanan Kefarmasian adalah pasien yang

a)

Menerima Obat bebas.

b)

Menerima obat dengan indeks terapi sempit

c)

Obat yang harganya sangat mahal.

d)

Obat yang tersedia dalam kemasan besar.

13.

Swamedikasi menjadi tidak dianjurkan dan pasien harus dirujuk ke dokter jika:

a)

Obat bebas yang direkomendasikan harganya naik.

b)

Gejala yang dialami sudah berlangsung lebih dari 3-7 hari.

c)

Obat tersebut memiliki logo lingkaran hijau.

d)

Pasien meminta resep untuk obat bebas.

14.

Rumus Young untuk perhitungan dosis anak adalah: (n/12) x Dosis Maksimal Dewasa. Apa maksud dari simbol n tersebut?

(a)  

15.

Prosedur rutin apoteker yang melibatkan kunjungan bersama tim medis ke bangsal pasien rawat inap di rumah sakit disebut:

(a)  

16.

Resep yang mengandung obat tertentu yang mana tidak boleh tercantum iter pada resepnya adalah obat

(a)  

17.

Golongan Narkotika yang paling sering digunakan untuk pengobatan dan memiliki potensi ketergantungan ringan-sedang adalah Golongan

a)

Golongan I

b)

Golongan II

c)

Golongan III

d)

Golongan IV

18.

Jumlah minimum obat yang masih memberikan efek terapi disebut juga

a)

Dosis minimum

b)

Dosis Maksimum

c)

Dosis Lazim

d)

Doasis inisiasi

19.

Apoteker dapat pemberikan obat kepada pasien berdasarkan resep meskipun setelah dilakukan skrining ditemukan kejanggalan dosis yang melebihi dosis maksimal, dengan catatan apoterker telah melakukan konfirmasi kepada dokter serta .......

a)

Melakukan konfirmasi dengan pasien

b)

Membubuhi tanda seru dan paraf di resep obat

c)

Mendiskusikan dengan petugas keperawatan

d)

Melakukan konfirmasi dengan dinas kesehatan

20.

Faktor yang mempengaruhi dosis obat pasien adalah

a)

Usia

b)

BB & Luas Permukaan Tubuh

c)

Gender

d)

Kondisi penderita

e)

Obat

21.

Dengan mempertimbangkan rumus pemakaian obat FI edisi III (Pemakaian sehari = 24/n), berapakah kali seharikah pemakaian antibiotik cefadroxil dengan selang waktu pemakaian 6 jam.

a)

5 kali

b)

4 kali

c)

3 kali

d)

2 kali

22.

Anak T berusia 5 tahun diresepkan sirup paracetamol (PCT) untuk mengatasi demamnya. Dengan menggunakan rumus young, hitunglah dosis satu kali pakai untuk anak tersebut bila diketahui dosis maksimal dewasa PCT adalah 500mg.

a)

147 mg

b)

200 mg

c)

500 mg

d)

1000 mg

23.

Zat atau obat yang berasal dari tanaman atau non-tanaman, baik sintetis maupun semisintetis, yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran dan menghilangkan rasa nyeri disebut . . .

(a)  

24.

Obat yang pada kemasannya memiliki logo lingkaran hijau dengan garis tepi hitam termasuk golongan obat . . .

(a)  

25.

Tujuan utama dari Optimisasi Obat (Medicines Optimisation) adalah . . .

a)

Menjual obat merek terbaru yang mungkin lebih efektif dari obat yang sudah ada.

b)

Memastikan pasien mendapatkan obat yang tepat pada waktu yang tepat, meningkatkan keamanan, dan mengurangi pemborosan.

c)

Mempercepat proses Izin Edar obat, proses keamanan obat dan melewati pemeriksaan obat.

d)

Membuat apoteker mengganti resep dokter sesuai kebutuhan apotek