NEW
Font size
WorksheetsAntiemetics and Epilepsy Worksheet (Grade 11)
Total questions: 20
Worksheet time: 10mins
Mual dan muntah yang dipicu oleh gerakan, seperti saat bepergian dengan kapal atau mobil, disebut...
Mual dan muntah yang diinduksi kemoterapi (CINV)
Mual dan muntah pasca operasi (PONV)
Motion sickness
Gastroenteritis
Morning sickness
Area otak yang sangat sensitif terhadap bahan kimia, racun, dan obat-obatan yang memicu muntah adalah...
Cerebellum
Medula spinalis
Korteks serebral
Substantia nigra
Zona Pemicu Kemoreseptor (CTZ)
Antiemetik yang bekerja dengan memblokir reseptor Dopamin D2 dan Serotonin 5-HT3 di CTZ dan sering digunakan untuk CINV adalah...
Dimenhidrinat
Ondansetron
Skopolamin
Metoklopramid
Loperamid
Obat antiemetik yang paling efektif untuk mencegah mual dan muntah parah akibat kemoterapi (CINV) dengan menghambat reseptor Serotonin 5-HT3 adalah...
Antihistamin
Fenotiazina
Setron (misalnya, Ondansetron)
Kortikosteroid
Benzodiazepin
Antiemetik yang memiliki efek samping utama adalah sedasi (kantuk) dan sering digunakan untuk mengobati mabuk perjalanan adalah...
Domperidon
Dimenhidrinat
Granisetron
Aprepitant
Metoklopramid
Selain mengobati mual dan muntah, Domperidone memiliki efek prokinetik yang bermanfaat untuk...
Mengurangi produksi asam lambung
Mempercepat pengosongan lambung
Inhibisi kontraksi usus besar
Meningkatkan nafsu makan
Menurunkan tekanan darah
Ondansetron bekerja dengan memblokir reseptor 5-HT3, yang merupakan reseptor untuk neurotransmitter...
Serotonin
Dopamin
Histamin
Asetilkolin
Norepinefrin
Seorang pasien pasca operasi mengalami mual dan muntah. Sebuah langkah non-obat yang dapat membantu meredakan gejala adalah...
Memakan makanan pedas
Minum banyak air dingin dengan cepat
Mendapatkan udara segar dan menghindari bau yang kuat
Segera berdiri dan berjalan-jalan
Berbaring telungkup setelah makan
Berikut ini yang bukan merupakan faktor dari terjadinya muntah adalah.....
Rangsangan tidak langsung melalui CTZ
Rangsangan melalui kulit korteks
Rangsangan dari asam lambung – usus ke pusat
Rangsangan karena obat-obatan tertentu
Rangsangan sistem saraf
Seorang Apoteker memberikan edukasi kepada pasien yang akan menjalani kemoterapi. Tindakan pencegahan non-farmakologi (tanpa obat) yang paling tepat untuk mengurangi risiko mual dan muntah pasca-kemoterapi adalah...
Minum banyak kopi sebelum terapi dimulai.
Makan makanan berat, berlemak, dan pedas sebelum kemoterapi.
Berbaring telentang segera setelah makan.
Berolahraga intensitas tinggi setelah terapi.
Makan dalam porsi kecil tapi sering, dan menghindari makanan yang berbau menyengat.
Suatu kondisi medis yang ditandai oleh aktivitas listrik abnormal yang berlebihan dan terkoordinasi di otak yang menyebabkan kejang berulang adalah definisi dari...
Stroke
Epilepsi
Migrain
Penyakit Alzheimer
Penyakit Parkinson
Faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan mengalami kejang epilepsi termasuk semua hal berikut, KECUALI...
Riwayat cedera kepala traumatis
Infeksi otak (misalnya, meningitis, ensefalitis)
Konsumsi diet tinggi serat
Riwayat stroke atau tumor otak
Riwayat keluarga epilepsi
Tujuan pengobatan dari penderita epilepsi adalah....
Memudahkan evaluasi pengobatan
Mudah mengevaluasi kadar obat dalam darah
Menghindarkan kerusakan sel-sel otak
Memperkuat efek GABA
Memblokir saluran Na, Ca, dan K
Tujuan utama dari manajemen non-farmakologis (non-obat) pada pasien epilepsi, selain memastikan keselamatan selama kejang, adalah...
Meningkatkan kecepatan berpikir
Memastikan asupan protein yang tinggi
Menghindari pemicu kejang (misalnya, kurang tidur, stres, alkohol, atau cahaya berkedip)
Mengisolasi pasien dari aktivitas sosial
Melakukan olahraga berat setiap hari
Obat anti-epilepsi yang dikenal karena spektrum luasnya yang efektif untuk kejang umum dan parsial serta juga umum digunakan untuk gangguan bipolar adalah...
Fenitoin
Etosuksimid
Karbamazepin
Asam valproat
Gabapentin
Upaya hidup sehat yang paling efektif untuk mencegah terjadinya mual dan muntah berulang (non-penyakit berat) adalah dengan...
Tidur segera setelah makan dalam porsi besar.
Mengonsumsi makanan pedas dan berminyak setiap hari.
Mengelola stres, menjaga hidrasi, dan makan teratur dalam porsi kecil.
Mengandalkan obat antiemetik setiap kali merasa mual.
Minum minuman berkarbonasi saat perut kosong.
Bagi penderita epilepsi, salah satu pemicu kejang yang paling umum dan harus dihindari sebagai bagian dari gaya hidup sehat adalah...
Konsumsi buah-buahan.
Olahraga ringan seperti berjalan kaki.
Kurang tidur kronis dan tingkat stres yang tinggi.
Membaca buku atau menonton film.
Minum air putih yang cukup.
Dalam situasi darurat ketika seseorang mengalami kejang epilepsi (kejang tonik-klonik), tindakan pertolongan pertama yang paling utama dan penting untuk menjaga keselamatan pasien adalah...
Menahan gerakan tubuh pasien agar kejang cepat berhenti.
Memasukkan sendok atau jari ke mulut pasien agar tidak tergigit.
Segera memberinya air minum.
Membaringkan pasien dengan posisi miring dan menjauhkan benda tajam di sekitar.
Membangunkan pasien dengan menepuk pipinya keras-keras.
Manajemen gaya hidup sehat untuk orang yang memiliki riwayat penyakit asam lambung (GERD), yang sering memicu gejala mual, meliputi...
Langsung berbaring setelah makan.
Mengganti semua makanan dengan makanan tinggi asam.
Menghindari makanan pemicu (seperti cokelat, kafein, alkohol) dan tidak makan menjelang tidur.
Mengonsumsi permen karet non-mint setelah makan besar.
Melakukan olahraga berat dengan perut penuh.
Kepatuhan minum obat (compliance) merupakan kunci utama dalam hidup sehat bagi penderita epilepsi. Jika penderita lupa minum obat anti-epilepsi (OAE) mereka, risiko kesehatan yang dapat terjadi adalah...
Kenaikan berat badan drastis.
Peningkatan risiko terjadinya kejang mendadak atau status epilepticus.
Sakit kepala ringan yang berkepanjangan.
Rambut rontok yang parah.
Mual dan muntah berkepanjangan.
