wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Kelas 9 Persiapan Ujian Semester

Total questions: 25

Worksheet time: 13mins

Name
Class
Date
1.

Gerakan Meroda adalah gerakan senam lantai yang membutuhkan perpindahan berat badan secara vertikal yang sangat cepat dengan urutan tumpuan:

a)

Kaki - Kaki - Tangan - Tangan

b)

Kaki - Tangan - Tangan - Kaki

c)

Tangan - Kaki - Tangan - Kaki

d)

Tangan - Tangan - Kaki - Kaki

2.

Posisi tubuh saat berada di puncak gerakan Meroda (tangan menumpu dan kaki di atas) harus:

a)

Ditekuk sedikit

b)

Lurus dan membusur (membentuk garis lurus vertikal) sebelum pendaratan.

c)

Memutar ke samping

d)

Jongkok

3.

Dalam menyusun rangkaian senam lantai yang melibatkan Kayang dan Meroda, letak gerakan ini sebaiknya:

a)

Di awal rangkaian

b)

Di bagian tengah atau akhir rangkaian sebagai peak performance (puncak penampilan).

c)

Setelah gerakan istirahat

d)

Hanya dilakukan di luar matras

4.

Jika seorang pesenam gagal menahan keseimbangan saat melakukan Sikap Lilin dan tubuhnya miring, hal ini disebabkan oleh:

a)

Distribusi tumpuan pundak yang tidak merata atau topangan tangan pada pinggul tidak simetris.

b)

Kekuatan kaki yang terlalu besar

c)

Kepala terlalu ditekuk

d)

Laju gerakan yang cepat

5.

Analisis Gerak: Kesalahan pada Meroda di mana badan jatuh terlalu cepat ke pendaratan disebabkan oleh:

a)

Ayunan kaki yang terlalu lambat

b)

Penempatan tangan yang terlalu jauh

c)

Tolakan kaki yang kurang kuat dan tidak cukupnya ayunan kaki pertama.

d)

Tubuh kurang lurus

6.

Gerakan Guling Belakang yang ideal mengindikasikan bahwa atlet berhasil mengaplikasikan prinsip fisika terkait:

a)

Kecepatan

b)

Momentum dan pembulatan tubuh (prinsip roda).

c)

Gaya sentrifugal

d)

Gaya gravitasi

7.

Prinsip estetika yang sangat penting dalam penilaian Kayang dan Sikap Lilin adalah:

a)

Waktu pengerjaan yang cepat

b)

Kesempurnaan bentuk (melengkung maksimal pada Kayang, lurus vertikal pada Sikap Lilin).

c)

Hanya menggunakan satu tangan

d)

Jumlah pengulangan

8.

Untuk mempersiapkan gerakan Meroda, latihan fisik yang paling relevan untuk ditingkatkan adalah:

a)

Kekuatan perut

b)

Keseimbangan dinamis dan statis pada tangan.

c)

Kelenturan punggung

d)

Daya tahan

9.

Bagaimana cara melakukan transisi yang aman dari Kayang ke Guling Depan dalam sebuah rangkaian?

a)

Langsung melompat dari Kayang

b)

Membulatkan punggung

c)

Melakukan breakdown Kayang ke posisi jongkok atau berdiri, lalu lanjutkan Guling Depan.

d)

Membiarkan badan jatuh

10.

Bagian yang paling rentan cedera jika gerakan Guling Depan dan Guling Belakang dilakukan dengan ceroboh dan tanpa pemanasan adalah:

a)

A. Pergelangan kaki

b)

B. Leher dan tulang belakang (cervical dan lumbal)

c)

C. Otot paha

d)

D. Lengan

11.

Pendaratan yang tidak stabil pada gerakan Meroda seringkali disebabkan oleh:

a)

Kekuatan lengan yang terlalu besar

b)

Jatuhnya kaki pendaratan yang tidak sejajar dengan garis gerakan atau tidak adanya landing step.

c)

Ayunan kaki yang terlalu kuat

d)

Tangan terlalu dekat

12.

Gerakan Meroda yang berhasil menunjukkan bahwa atlet memiliki unsur kebugaran fisik yang mencakup:

a)

Koordinasi, Kelincahan, dan Kekuatan Otot Tangan.

b)

Daya tahan dan fleksibilitas

c)

Kecepatan lari dan kekuatan kaki

d)

Keseimbangan statis

13.

Dalam permainan Bulutangkis Ganda, strategi Depan-Belakang (Front-Back Attack) paling efektif diterapkan ketika:

a)

Bertahan dari Smash lawan

b)

Pasangan mendapatkan peluang menyerang dan shuttlecock berada di atas net lawan.

c)

Saat servis tinggi

d)

Saat lawan melakukan Dropshot

14.

Pukulan yang paling ideal digunakan untuk memecah formasi sejajar (Side by Side) pertahanan ganda lawan adalah:

a)

Dropshot di tengah net

b)

Clear tinggi ke belakang

c)

Pukulan Drive cepat yang diarahkan ke antara dua pemain.

d)

Service pendek

15.

Strategi Deception (Pengelabuan) dalam bulutangkis Tunggal paling efektif dilakukan dengan:

a)

Menggunakan Footwork yang lambat

b)

Hanya menggunakan Smash

c)

Menyamarkan pukulan Smash menjadi Dropshot atau Clear dengan menjaga stretching tubuh tetap sama.

d)

Berdiri di depan net

16.

Jika seorang pemain Tunggal memiliki kelemahan yang spesifik pada backhand belakangnya, strategi serangan yang paling efektif adalah:

a)

Selalu memukul Dropshot ke forehand lawan

b)

Memukul Clear ke tengah lapangan

c)

Menguras tenaga lawan dengan menargetkan Clear dan Smash ke sudut backhand belakang secara berulang.

d)

Hanya melakukan Drive

17.

Dalam situasi ganda, ketika pasangan Anda melakukan Smash keras, langkah antisipasi yang paling tepat bagi Anda adalah:

a)

Mundur ke garis belakang

b)

Berdiri diam

c)

Maju beberapa langkah untuk bersiap memotong bola pantulan (Block) dari lawan.

d)

Melakukan service ulang

18.

Strategi pertahanan ganda yang paling efektif saat lawan melakukan Smash bertubi-tubi adalah:

a)

Formasi Depan-Belakang

b)

Formasi Sejajar (Side by Side)

c)

Rotasi

d)

Kedua pemain maju ke depan net

19.

Pukulan Netting yang sempurna (jatuh tipis dan curam) merupakan indikasi penguasaan teknis yang tinggi pada:

a)

Kekuatan bahu

b)

Sentuhan (touch) dan feel pergelangan tangan yang presisi.

c)

Kecepatan lari

d)

Keseimbangan statis

20.

Kapan waktu yang paling strategis bagi pemain Tunggal untuk melakukan Dropshot sebagai kejutan?

a)

Saat lawan berada di Base Position

b)

Saat lawan berada di depan net

c)

Saat lawan didorong jauh ke belakang oleh Clear dan mengantisipasi Smash keras.

d)

Saat bola rendah di bawah pinggang

21.

Peran utama Footwork dalam strategi permainan Tunggal adalah:

a)

Memastikan pemain dapat kembali ke Base Position dengan cepat dan siap menghadapi pukulan berikutnya.

b)

Mengganggu pandangan lawan

c)

Menghemat energi secara total

d)

Melakukan service yang kuat

22.

Jika shuttlecock datang rendah di dekat net lawan, keputusan strategis terbaik dalam Ganda adalah:

a)

Melakukan Lob/Clear tinggi ke belakang

b)

Melakukan Smash dari depan net

c)

Melakukan Netting atau Drive rendah cepat untuk mempertahankan tekanan menyerang.

d)

Mundur ke belakang

23.

Seorang pemain sering menggunakan Half Smash (setengah Smash) saat lawan sudah mengantisipasi Smash penuh. Tujuan dari variasi pukulan ini adalah:

a)

Menjaga energi dan menggunakan deception agar lawan salah membaca kecepatan dan arah bola.

b)

Mencari rally yang panjang

c)

Membiarkan bola out

d)

Melakukan service pendek

24.

Ketika seorang pemain Tunggal menguasai lapangan dengan pukulan Clear ke belakang dan Dropshot ke depan, strategi ini dikenal sebagai:

a)

A. Attacking Play

b)

B. Defensive Play

c)

C. Pola Permainan Menekan Sudut (Cornering Play)

d)

D. Rotasi

25.

Dalam pertandingan ganda, Rotasi terjadi ketika:

a)

Setiap pemain memukul bola secara bergantian

b)

Formasi bertahan (Side by Side) berubah menjadi menyerang (Front-Back) atau sebaliknya, sesuai posisi shuttlecock.

c)

Kedua pemain berdiri di tengah

d)

Salah satu pemain meninggalkan lapangan