NEW
Font size
WorksheetsLatihan Soal KK Teknik Sepeda Motor Kelas XI
Total questions: 45
Worksheet time: 23mins
Kode ban 100/80 – 17 52 P pada sepeda motor. Angka 17 menunjukkan
Lebar ban dalam millimeter
Aspek rasio tinggi/lebar
Kecepatan maksimum
Diameter velg dalam inci
Beban maksimum
Tanda T.W.I (Tread Wear Indicator) pada ban berfungsi untuk menunjukkan
Tekanan udara Minimum
Jenis ban (tubeless atau tube type)
Batas keausan alur ban
Arah putaran ban
Daya cengkeram ban
Keolengan velg (run-out) roda sepeda motor yang berlebihan dapat diukur secara akurat menggunakan alat ukur
Jangka sorong
Mikrometer
Dial indicator
Kunci momen
Feeler gauge
Komponen yang mencegah oli dari inner tube suspensi depan keluar dan bocor adalah
Dust seal
Pegas shock
Oil seal
Bushing
Baut shock
Pelumas yang berfungsi untuk meredam kejutan dan menahan gaya tekan pada suspensi depan adalah
Oli mesin
Gemuk (grease)
Minyak rem
Oli shock absorber
Air
Apa fungsi dari Inner Tube (tabung dalam) pada suspensi depan?
Mencegah kotoran
Menahan pegas
Meredam hentakan
Tempat oli dan tempat bergerak naik turun
Mengatur tekanan udara
Ketika melakukan penggantian minyak rem, jenis minyak rem yang umum digunakan pada sepeda motor adalah
DOT 1 atau DOT 2
DOT 5
DOT 3 atau DOT 4
DOT 5.1 (Silikon)
Oli mesin SAE 10W-40
Kedalaman minimal piringan cakram (disc brake) yang masih diizinkan untuk digunakan dapat diperiksa menggunakan alat ukur
Jangka sorong
Feeler gauge
Mikrometer
Kunci momen
Dial indicator
Perawatan rutin pada rem tromol mekanis umumnya meliputi penyetelan celah bebas dan pembersihan
Piringan rem
Minyak rem
Kampas rem dan tromol
Master rem
Selang rem
Jika master rem cakram terasa keras dan rem tidak kembali normal setelah pengereman, kemungkinan masalah ada pada
Selang rem
Minyak rem kurang
Kampas rem tipis
Piston kaliper macet
Disc brake bengkok Tema
Langkah kerja pada motor 4-tak yang terjadi saat piston bergerak dari Titik Mati Atas (TMA) ke Titik Mati Bawah (TMB) setelah terjadi percikan bunga api adalah...
Langkah hisap
Langkah kompresi
Langkah usaha
Langkah buang
Langkah overlap
Komponen yang berfungsi mengubah gerakan naik-turun piston menjadi gerakan putar adalah .....
Kepala silinder
Piston
Batang katup
Poros engkol (crankshaft)
Poros noken as
Perbandingan antara volume total silinder dan volume ruang bakar disebut
Volume langkah
Diameter silinder
Rasio kompresi
Stroke (langkah)
Momen puntir
Apa penyebab utama terjadi back-fire (ledakan balik) pada knalpot sepeda motor 4-tak?
Rasio kompresi terlalu tinggi
Oli mesin terlalu banyak
Kebocoran pada katup buang atau setelan katup terlalu renggang
Busi terlalu dingin
Ban kempes
Proses pembakaran campuran udara dan bahan bakar yang tidak normal (terlalu cepat) disebut .....
Knocking
Turbo
Detonasi
Pra-Pengapian
A dan D benar
Dalam mekanisme katup OHC (Over Head Camshaft), poros noken as (camshaft) diletakkan di .....
Dekat poros engkol
Di dalam bak engkol
Di atas kepala silinder
Di samping silinder
Alat ukur presisi yang digunakan untuk menyetel celah katup (valve clearance) adalah
Mikrometer
Jangka sorong
Feeler gauge
Dial indicator
Multimeter
Jika celah katup (valve clearance) disetel terlalu rapat, gejala yang mungkin terjadi adalah
Suara mesin menjadi kasar
Katup terbuka terlalu sebentar
Katup bocor (tidak menutup rapat saat panas)
Tenaga mesin meningkat
Putaran idle stabil
Apa tujuan utama dari penyetelan celah katup?
Mengurangi konsumsi bahan bakar
Memastikan katup tidak patah
Mengkompensasi pemuaian komponen akibat panas mesin
Mereduksi suara bising
Mengatur waktu pengapian
Di dalam drive pulley (pulley primer) CVT, komponen yang berfungsi menentukan perubahan rasio secara otomatis berdasarkan putaran mesin adalah
V-belt
Roller/Weight Set
Kopling sentrifugal
Pegas kopling
Poros engkol
Kopling sentrifugal pada CVT berfungsi untuk
Mengubah rasio putaran
Menghubungkan dan memutus putaran mesin ke roda
Mendinginkan mesin
Menyetel celah katup
Mengatur tegangan
Jika V-belt CVT putus, efek yang akan terjadi pada sepeda motor adalah
Rem menjadi blong
Lampu tidak menyala
Suspensi menjadi keras
Motor tidak dapat berjalan
Klakson mati
Jika Anda merasakan motor "gredek" atau bergetar saat mulai berakselerasi, masalah paling umum terjadi pada
V-belt putus
Roller aus
Kampas atau mangkuk kopling sentrifugal kotor/aus
Minyak rem habis
Ban kempes
Komponen yang berfungsi mengunci putaran roda belakang agar tidak berputar adalah...
Rem
Kopling
Akselerator
Suspensi
The component that prevents rolling back on an incline is:
V-belt
Roller
Centrifugal clutch
Secondary Sheave
Clutch canvas
Satuan yang digunakan untuk mengukur hambatan listrik adalah
Volt (V)
Watt (W)
Ohm (Ω)
Ampere (A)
Hertz (Hz)
Fungsi utama dari komponen Regulator/Rectifier dalam sistem kelistrikan adalah
Menghasilkan arus listrik AC
Menyimpan energi listrik DC
Mengubah AC menjadi DC dan menstabilkan tegangan
Menaikkan tegangan pengapian
Mengatur kedipan lampu sein
Jika terjadi korsleting pada rangkaian kelistrikan, komponen yang akan putus terlebih dahulu untuk melindungi komponen lain adalah
Relay
Kabel massa
Sekring (Fuse)
Sakelar
Baterai
Pada sistem pengisian, fungsi utama dari baterai adalah
Menghasilkan arus AC
Mengubah arus AC ke DC
Menstabilkan tegangan
Menyimpan energi listrik DC
Mengatur waktu pengapian
Jika lampu sein (turning signal) berkedip lebih cepat dari normal, hal ini umumnya disebabkan oleh
Tegangan baterai terlalu tinggi
Salah satu bohlam sein putus (beban berkurang)
Kerusakan pada kabel harness
Kerusakan pada sakelar lampu
Sekring putus
Komponen yang bertugas memutus dan menyambung arus secara berkala untuk menghasilkan kedipan pada lampu sein adalah
Relay
Regulator
Fungsi utama dari lampu rem adalah sebagai sinyal kepada pengendara di belakang bahwa...
Motor sedang berbelok
Motor akan berhenti atau melambat
Motor akan menyalip
Motor berjalan mundur
Motor mengalami masalah mesin
Untuk mengecek kondisi kabel dan sambungan pada sistem sinyal (misalnya lampu sein), alat yang paling tepat digunakan adalah
Feeler gauge
Ohmmeter atau Multimeter
Kunci momen
Dial Indicator
Jangka sorong
Fungsi dari Pulser Coil (timing sensor) pada sistem pengapian adalah
Menaikkan tegangan listrik
Mengubah arus AC ke DC
Menyimpan energi listrik
Menentukan waktu pengapian
Menghasilkan bunga api
Pada sistem pengapian AC-CDI, sumber listrik utama untuk unit CDI berasal dari
Baterai (accu)
Koil
Spul/Generator
Regulator
Pulser
Fungsi utama dari Koil Pengapian (Ignition Coil) adalah
Menentukan timing pengapian
Mengubah arus AC menjadi DC
Menaikkan tegangan 12V menjadi ribuan volt
Menyimpan energi listrik
Memutuskan arus primer
Jika busi mengalami keausan berlebihan, efek yang paling mungkin terjadi pada kinerja mesin adalah
Tenaga mesin meningkat
Suara mesin lebih halus
Sulit dihidupkan dan boros bahan bakar
Pengapian terlalu maju
Pada sistem pengapian DC-CDI, sumber listrik utama untuk pengisian kapasitor di CDI berasal dari .....
Baterai
Koil
Spul/Generator
Pulser
Regulator
Apa yang harus diperiksa jika bunga api busi berwarna merah atau kuning, bukan biru?
Busi terlalu dingin
Celah busi terlalu rapat
Tegangan pengapian kurang kuat
Pengapian terlalu maju
Mesin kelebihan bahan bakar
Fungsi utama dari oli mesin selain melumasi adalah
Mengatur waktu pengapian
Mengubah rasio putaran
Mengaktifkan rem
Mendinginkan komponen mesin
Membersihkan busi
Salah satu fungsi utama dari komponen Magnet (roda gila) pada mesin sepeda motor adalah .....
Mengatur celah katup
Menentukan rasio CVT
Menghasilkan medan magnet untuk pengisian dan pengapian
Menahan piston
Mendinginkan mesin
Apa yang dimaksud dengan rasio kompresi mesin dan apa dampaknya jika rasio kompresi terlalu tinggi dari standar?
Rasio kompresi adalah perbandingan volume ruang bakar saat piston di titik bawah dan atas; jika terlalu tinggi, mesin bisa mengalami knocking.
Rasio kompresi adalah jumlah bahan bakar yang digunakan mesin; jika terlalu tinggi, mesin menjadi lebih irit.
Rasio kompresi adalah kecepatan putaran mesin; jika terlalu tinggi, mesin menjadi lebih cepat.
Rasio kompresi adalah ukuran oli mesin; jika terlalu tinggi, mesin menjadi lebih licin.
Manakah di antara berikut yang merupakan kemungkinan penyebab kebocoran minyak rem pada sistem rem cakram hidrolik?
Seal master silinder aus, selang rem retak, dan baut penghubung longgar
Kampas rem habis, piringan rem bengkok, dan pedal rem keras
Minyak rem terlalu penuh, kampas rem tebal, dan piringan rem bersih
Pedal rem licin, kampas rem baru, dan selang rem pendek
Bagaimana prinsip kerja kopling sentrifugal (clutch housing) pada sistem CVT dan mengapa komponen ini penting untuk gerak awal motor?
Kopling sentrifugal bekerja dengan memanfaatkan gaya sentrifugal untuk menghubungkan dan memutuskan putaran mesin ke roda, sehingga penting untuk gerak awal motor.
Kopling sentrifugal bekerja dengan tekanan hidrolik untuk menghubungkan mesin ke roda, sehingga tidak berpengaruh pada gerak awal motor.
Kopling sentrifugal hanya berfungsi saat motor dalam kecepatan tinggi dan tidak mempengaruhi gerak awal.
Kopling sentrifugal digunakan untuk mengatur bahan bakar pada sistem CVT dan tidak berperan dalam gerak awal motor.
Manakah urutan proses kerja yang benar dari langkah Hisap hingga langkah Buang pada motor 4-tak beserta posisi katup (terbuka/tertutup) di setiap langkah?
Hisap (katup masuk terbuka, katup buang tertutup) → Kompresi (kedua katup tertutup) → Usaha (kedua katup tertutup) → Buang (katup masuk tertutup, katup buang terbuka)
Hisap (kedua katup tertutup) → Kompresi (katup masuk terbuka, katup buang tertutup) → Usaha (katup masuk tertutup, katup buang terbuka) → Buang (kedua katup tertutup)
Hisap (katup masuk tertutup, katup buang terbuka) → Kompresi (kedua katup terbuka) → Usaha (katup masuk terbuka, katup buang tertutup) → Buang (kedua katup tertutup)
Hisap (katup masuk tertutup, katup buang tertutup) → Kompresi (katup masuk terbuka, katup buang terbuka) → Usaha (katup masuk tertutup, katup buang terbuka) → Buang (katup masuk terbuka, katup buang tertutup)
