NEW
Font size
WorksheetsSOAL UAS SUMATIF LANDSCAPE – FASE F – KELAS XI DPIB
Total questions: 30
Worksheet time: 2hrs 30mins
Sebuah taman kota dirancang agar tahan terhadap cuaca ekstrem seperti panas yang tinggi dan hujan deras. Dalam kondisi tersebut, pemilihan material keras (hardscape) seperti batu, kayu, dan paving harus mempertimbangkan daya tahan, porositas, dan kemampuan menyerap panas. Batu alam sering dipilih karena tahan lama dan tidak mudah berubah bentuk, sedangkan kayu memerlukan perlindungan tambahan. Dalam konteks ini, material manakah yang paling cocok untuk jalur pedestrian agar tidak licin saat hujan dan tetap dingin saat terpapar matahari?
Keramik halus
Batu andesit rata alam
Kayu ulin tanpa coating
Beton cetak bertekstur
Dalam pembuatan taman edukasi di lingkungan sekolah, desainer memilih kombinasi material seperti batu, pasir, rumput sintetis, dan kerikil untuk menciptakan area bermain yang aman namun tetap edukatif. Kerikil dipilih untuk zona sensorik, tetapi ukurannya harus diperhatikan agar tidak menyebabkan cedera. Kerikil jenis apakah yang paling tepat digunakan untuk keamanan?
Kerikil kasar ukuran >3 cm
Kerikil halus ukuran 1–2 cm
Kerikil tajam hasil pecahan batu
Kerikil besar bulat 5–7 cm
Memiliki karakteristik tertentu agar mudah diratakan dan tidak mudah terbawa angin. Jenis pasir apakah yang biasanya dipilih dalam taman zen?
Pasir urug
Pasir silika
Pasir beton
Pasir gunung
Sebuah taman bermain membutuhkan material yang aman untuk anak-anak. Rumput sintetis dipilih agar area tidak berlumpur dan mudah dibersihkan. Namun, rumput sintetis memiliki kelemahan seperti meningkatkan suhu permukaan ketika terkena sinar matahari. Untuk mengatasi hal ini, jenis material apakah yang harus dipasang di bawah lapisan rumput sintetis?
Papan kayu ulin
Batu split ukuran besar
Lapisan busa EVA shockproof
Lembaran kaca fiber
Dalam pembangunan kolam refleksi di taman, desainer harus memilih batu penutup lantai kolam yang tidak licin, tahan air, dan memiliki warna yang tidak mudah pudar. Beberapa jenis batu yang tersedia adalah batu paras jogja, batu kali, batu granit, dan batu andesit. Material manakah yang paling ideal digunakan?
Batu paras jogja
Batu kali bulat
Batu granit bertekstur
Batu andesit polos
Taman minimalis membutuhkan material yang sederhana namun modern. Beton ekspos menjadi pilihan populer, tetapi proses finishing harus tepat agar tidak mudah retak. Pada proyek taman minimalis tersebut, pekerja melakukan curing perlahan menggunakan plastik penutup. Tujuan teknik ini adalah…
mencegah penguapan air secara cepat sehingga beton tidak mudah retak
mempercepat proses pengeringan beton agar segera bisa digunakan
mengurangi biaya pembangunan dengan menghemat material
memberikan warna alami pada permukaan beton
Pada area taman tropis, penggunaan kayu sering menjadi pilihan karena tampilannya natural. Namun, kayu yang dibiarkan di luar ruangan harus memiliki ketahanan tinggi terhadap serangan rayap dan kelembapan. Manakah jenis kayu yang paling sesuai?
Kayu kelapa
Kayu sengon
Kayu meranti
Kayu ulin
Untuk membuat efek tekstur alami pada taman kering, desainer menambahkan batu hias berwarna putih. Namun material ini harus tahan terhadap lumut dan jamur. Manakah batu yang paling sesuai?
Batu kapur
Batu marmer
Batu zeolit
Batu kerikil putih
Dalam pembuatan jalur taman, paving block dipilih karena mudah dipasang dan diperbaiki. Namun, perencana harus mempertimbangkan daya dukung tanah dan potensi erosi. Jika area tersebut sering dilalui kendaraan ringan, jenis paving apakah yang paling tepat?
Paving segi enam tebal 4 cm
Paving kotak tebal 6 cm
Paving bermotif tebal 8 cm
Paving grass block tebal 6 cm
Air mancur membutuhkan pompa dan material pipa yang tahan tekanan air. Beberapa jenis pipa yang tersedia: PVC, PE, besi galvanis, dan tembaga. Untuk menghindari korosi dan tetap menjaga tekanan, pipa apakah yang sebaiknya digunakan?
Pipa besi galvanis
Pipa PVC kelas AW
Pipa PE
Pipa tembaga
Sebelum memulai pembangunan taman wisata, tim survei harus memastikan kontur lahan, batas kavling, serta arah aliran air. Mereka menggunakan alat ukur seperti theodolite dan waterpass untuk memperoleh data elevasi. Mengapa pengukuran elevasi sangat penting dalam proyek taman?
Untuk menentukan warna tanaman yang akan digunakan
Untuk menentukan desain drainase yang tepat
Agar pekerja tidak salah memasang lampu taman
Untuk menentukan lokasi gazebo saja
Tim pengukuran menemukan bahwa salah satu area memiliki kemiringan 12%. Kemiringan ini dinilai terlalu curam untuk jalur pedestrian sehingga pembenahan kontur perlu dilakukan. Teknik apakah yang paling tepat untuk mereduksi kemiringan tersebut?
Menambahkan batu dekoratif
Membuat retaining wall dan cut & fill
Menanam pohon besar
Mengganti jenis tanah
Saat survei tanah, tim menemukan tanah liat yang sulit menyerap air. Kondisi ini berpotensi menimbulkan genangan jika taman dibangun tanpa perbaikan. Langkah apa yang seharusnya dilakukan?
Menambahkan pupuk kimia
Menambahkan pasir dan kompos untuk memperbaiki struktur
Mengganti seluruh tanah dengan tanah humus
Membiarkan tanah apa adanya
Ketika membuat batas area proyek, petugas memanfaatkan patok kayu serta tali ukur untuk menetapkan titik koordinat. Namun, setelah beberapa hari, patok bergeser karena angin dan aktivitas pekerja. Untuk mengatasi masalah tersebut, patok sebaiknya dibuat dari…
Plastik tipis
Kayu ringan
Besi atau beton kecil
Kertas tebal
Dalam survei mata angin, tim menemukan bahwa sinar matahari pagi menyinari area tertentu lebih kuat daripada area lainnya. Informasi ini penting bagi perencanaan taman untuk…
Menentukan teknik pengukuran ulang
Menentukan jenis tanaman sesuai kebutuhan cahaya
Menentukan tingkat kepadatan patok
Mengatur anggaran proyek
Saat pengukuran area 500 m², tim menemukan perbedaan hasil antar petugas karena ketidaktelitian saat membaca pita ukur. Untuk meningkatkan akurasi, metode apakah yang paling tepat?
Mengukur berlawanan arah mata angin
Mengukur dua kali dari arah berbeda
Menggunakan pita ukur yang lebih pendek
Mengukur saat tanah basah
Seorang desainer ingin membuat taman minimalis yang mengutamakan kesederhanaan bentuk, warna netral, dan ruang terbuka yang lega. Namun taman tersebut tetap harus fungsional sebagai area relaksasi. Elemen apa yang paling sesuai dimasukkan ke dalam desain?
Tanaman tropis berdaun lebar dengan banyak warna
Gazebo besar penuh ukiran
Batu putih, rumput, dan satu pohon peneduh
Patung-patung dekoratif dalam jumlah banyak
Dalam tahap perencanaan desain taman, klien menginginkan taman yang menampilkan ciri daerah tropis. Hal ini berarti tanaman yang digunakan harus cocok dengan iklim lembap serta memiliki karakter visual tertentu. Tanaman apakah yang paling sesuai?
Cemara eropa
Palem kipas
Lavender
Maple Jepang
Desainer ingin menciptakan sirkulasi taman yang nyaman melalui jalur pedestrian. Jalur ini harus menghubungkan area masuk, gazebo, dan kolam ikan tanpa mengganggu vegetasi. Apa prinsip desain yang harus digunakan?
Prinsip keseimbangan
Prinsip sirkulasi dan orientasi
Prinsip keindahan
Prinsip pewarnaan
Dalam desain taman rumah minimalis, pemilik menginginkan taman yang membutuhkan perawatan rendah. Oleh karena itu, desainer menghindari tanaman yang sering gugur daun dan memilih tanaman tahunan. Contoh tanaman yang tepat adalah…
Bougenville
Kamboja
Lantana
Lidah mertua
Konsep taman kering sangat cocok untuk daerah yang memiliki curah hujan rendah atau area tanpa sumber air besar. Material seperti kerikil, pasir kasar, dan tanaman xerophyte dipilih. Tanaman apakah yang cocok untuk taman kering?
Padi
Kaktus
Pakis
Rumput gajah
Dalam desain taman modern, garis lurus dan bentuk geometris sering digunakan. Penerapan pola tersebut memberikan kesan rapi dan tegas. Material yang paling sesuai untuk mendukung konsep ini adalah…
Batu kali bulat alami
Papan kayu tidak beraturan
Beton ekspos dengan finishing halus
Tanah liat alami
Seorang klien ingin taman yang memiliki elemen air sebagai pusat perhatian. Desainer memutuskan untuk menempatkan kolam ikan di tengah taman. Keputusan ini berdasarkan prinsip desain…
Fokus (center of interest)
Simetri
Proporsi
Repetisi
Sebelum pembangunan taman dimulai, area harus dibersihkan dari gulma, sampah, dan sisa pohon. Jika pembersihan tidak dilakukan, proses konstruksi dapat terganggu. Tujuan utama pekerjaan pembersihan awal adalah…
Menghemat biaya material
Mengurangi aktivitas pekerja
Menciptakan lahan siap konstruksi
Mengurangi ukuran kavling
Tim proyek menemukan bahwa akar pohon lama masih tertinggal di dalam tanah. Jika tidak dibersihkan, akar tersebut dapat mengganggu pemasangan pondasi taman. Langkah yang harus dilakukan adalah…
Menggunakan herbasida kimia
Menggali dan mencabut akar secara penuh
Menutupi akar dengan tanah baru
Membiarkan akar membusuk dengan sendirinya
Pada tahap persiapan, dilakukan perataan (grading) lahan untuk memastikan elevasi tanah sesuai desain. Perataan harus mengikuti slope alami agar air mengalir dengan baik. Jika grading dilakukan tidak sesuai, akibatnya adalah…
Warna tanaman berubah
Terjadi genangan dan erosi
Material menjadi lebih kuat
Jalur pedestrian menjadi lebih panjang
Saat melakukan pengukuran ulang tapak taman, pekerja menggunakan marking cat putih pada tanah dan batu. Marking ini berfungsi untuk…
Menghias area kerja
Menandai batas dan titik konstruksi
Menentukan jenis tanaman
Mempermudah pekerja saat istirahat
Drainase sementara harus dibuat pada tahap awal agar air hujan tidak mengganggu pekerjaan. Jika drainase sementara tidak dibuat, potensi masalahnya adalah…
Area kerja menjadi lebih kering
Pekerja dapat bekerja lebih cepat
Lahan menjadi becek dan konstruksi tertunda
Tanah menjadi lebih padat
Sebelum material masuk, area penyimpanan harus disiapkan dengan permukaan yang rata dan keras agar material tidak terkontaminasi tanah. Pemilihan lokasi penyimpanan harus mempertimbangkan…
Jarak dekat dari kantin pekerja
Dekat dengan sumber air
Tidak mengganggu jalur kerja dan mudah dijangkau
Tempat yang paling rendah elevasinya
Pada persiapan akhir, dilakukan pengecekan kembali ukuran dan elevasi berdasarkan gambar kerja. Jika terdapat perbedaan antara kondisi lapangan dan gambar, tindakan paling benar adalah…
Melaporkan perbedaan kepada pihak terkait untuk mendapatkan instruksi lebih lanjut.
Mengabaikan perbedaan dan melanjutkan pekerjaan sesuai kondisi lapangan.
Menyesuaikan gambar kerja tanpa konfirmasi.
Membuat keputusan sendiri tanpa melibatkan pihak lain.
