wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UAS ARS_A

Total questions: 50

Worksheet time: 25mins

Name
Class
Date
1.

High Volume dan High Process masuk ke dalam kriteria?

a)

Area Prioritas

b)

Indikator Prioritas RS

c)

Indikator Mutu

d)

IMP-UNIT

e)

Indikator Pelayanan Klinis

2.

Jika suatu rumah sakit memiliki Bed Occupancy Ratio (BOR) sebesar 75%, bagaimana interpretasi angka tersebut menurut standar ideal yang ditetapkan dalam PMK RI No. 1171/2011?

a)

Rumah sakit perlu menambah jumlah tempat tidur karena BOR terlalu rendah.

b)

Angka BOR ini berada di bawah standar ideal dan mengindikasikan rendahnya tingkat pemanfaatan tempat tidur.

c)

BOR sebesar 75% menunjukan bahwa rumah sakit beroprasi secara efisien dalam memanfaatkan rumah sakit

d)

BOR sebesar 75% terlalu tinggi sehingga rumah sakit harus mengurangi jumlah pasien.

e)

BOR sebesar 75% menandakan rumah sakit berpotensi mengalami kekurangan kapasitas.

3.

Dalam indikator pelayanan rumah sakit, BTO (bet turn over) angka perputaran tempat tidur. Nilai ideal dalam satu tahun untuk satu tempat tidur dipakai berapa kali?

a)

A. 20 – 30

b)

B. 30 – 40

c)

C. 40 – 50

d)

D. 50 – 60

e)

E. 60 – 70

4.

KTD adalah insiden yang menyebabkan cedera pada pasien, yang termasuk kejadian KTD adalah, kecuali..

a)

Salah interpretasi hasil laboratorium

b)

Kejadian serius akibat efek samping obat

c)

Kesalahan pengobatan yang signifikan

d)

Perbedaan besar antara diagnosis sebelum operasi dan sesudah operasi

e)

Efek samping atau pola efek samping selama prosedur pembiusan tanpa memperhatikan lokasi pemakaian

5.

Bagaimana rumah sakit memastikan bahwa seluruh staf memahami SPO pelayanan yang ada?

a)

Melalui sosialisasi, pelatihan dan pembaruan rutin

b)

Melalui pengawasan langsung setiap hari

c)

Dengan memberikan insentif kepada staf

d)

Dengan membuat pedoman yang sangat rinci dan panjang

e)

Melalui pemantauan setiap pasien yang di tangani

6.

Pengorganisasian rumah sakit yang efektif akan memastikan pelayanan pasien yang optimal. Salah satu hal yang perlu dipastikan dalam struktur organisasi rumah sakit adalah?

a)

Semua keputusan pengelolaan rumah sakit hanya diputuskan oleh direktur rumah sakit

b)

Setiap unit rumah sakit memiliki otonomi penuh dalam pengelolaan sumber daya

c)

Pembagian tugas dan kewenangan antara pihak manajemen dan tenaga medis jelas dan terstruktur

d)

Tenaga medis memiliki hak untuk memutuskan anggaran operasional rumah sakit

e)

Struktur organisasi rumah sakit harus sesederhana mungkin agar mudah dipahami semua pihak

7.

Apa saja 4 pelayanan medik dasar yang harus dimiliki rumah sakit…

a)

dokter spesialis penyakit dalam, dokter kesehatan anak, radiologi, dan obgyn.

b)

dokter spesialis penyakit dalam, dokter kesehatan anak, dokter bedah, dan obgyn

c)

dokter spesialis penyakit dalam, dokter kesehatan anak, dokter bedah, dan dokter jantung.

d)

dokter spesialis penyakit dalam, dokter kesehatan anak, dokter jantung, dan obgyn.

e)

dokter spesialis radiologi, dokter kesehatan anak, dokter bedah, dan obgyn.

8.

Unit transfusi darah sudah terpasang pada pasien yang salah, tetapi kesalahan tersebut segera diketahui sebelum tindakan dimulai. Kejadian diatas merupakan insiden keselamatan pasien …

a)

Kejadian Diharapkan

b)

Kejadian Potensi Cedera

c)

Kejadian Tidak Cedera

d)

Kejadian Nyaris Cedera

e)

Kejadian Tidak Diharapkan

9.

Satuan pemeriksaan internal adalah bagian dari organisasi yang bertanggung jawab untuk melakukan pemeriksaan audit kinerja internal rumah sakit. Yang termasuk dalam fungsi SPI adalah....

a)

Pemberian konsultasi, advokasi, pembimbingan, dan pendampingan dalam pelaksanaan kegiatan operasional rumah sakit

b)

memantau dan menilai pelayanan penunjang medis.

c)

memantau dan menilai pelayanan keperawatan.

d)

menetapkan kebijakan penyelenggaraan rumah sakit sesuai dengan kewenangannya.

e)

Tidak ada yang benar

10.

Sub komite mutu profesi dalam komite medis berperan menjaga mutu profesi medis dengan tujuan, kecuali?

a)

Staf medis yang bekerja memiliki mutu kompetensi, etis, dan profesional sebagai upaya perlindungan terhadap pasien

b)

Memastikan staf medis kompetensi dan kewenangan klinisnya terjaga

c)

memastikan kualitas asuhan medis yang diberikan oleh staf medis melalui upaya pemberdayaan, evaluasi kinerja profesi yang berkesinambungan (on-going professional practice evaluation), maupun evaluasi kinerja profesi yang terfokus (focused professional practice evaluation).

d)

Merekomendasikan penugasan klinis (clinical appointment)

e)

Mencegah terjadinya kejadian yang tak diharapkan (medical mishaps)

11.

Hasil input data indikator mutu dilakukan penilaian tiap bulan dan setiap berapa bulan laporan tersebut dilaporkan oleh komite mutu kepada direktur?

a)

3 bulan

b)

5 bulan

c)

7 bulan

d)

8 bulan

e)

4 bulan

12.

Apa tujuan utama dari manajemen resiko di rumah sakit menurut Kepmenkes 1596/2024....

a)

Mengurangi jumlah tempat tidur rumah sakit

b)

Mencegah cedera dan kerugian di rumah sakit

c)

Menambah jumlah pasien dirumah sakit

d)

Meningkatkan tingkat kematian dirumah sakit

e)

Mempermudah pelayanan pasien pada rumah sakit

13.

Rumah sakit bergerak biasanya digunakan dalam situasi berikut, kecuali...

a)

Daerah bencana

b)

Daerah perbatasan

c)

Area perkotaan yang banyak rumah sakit

d)

Wilayah yang tidak memiliki fasilitas kesehatan

e)

Kondisi darurat atau temporer

14.

Pelayanan medis di rumah sakit terdiri dari berbagai jenis, termasuk pelayanan medik umum dan pelayanan medik spesialis. Berdasarkan pedoman pelayanan rumah sakit, apa perbedaan utama antara pelayanan medik umum dan pelayanan medik spesialis di rumah sakit?

a)

Pelayanan medik umum mencakup penyakit ringan sedangkan medik spesialis hanya untuk penyakit serius

b)

Pelayanan medik umum tidak membutuhkan tenaga kesehatan yang terlatih sedangkan spesialis membutuhkan spesialisasi khusus

c)

Pelayanan medik umum diberikan kepada semua pasien, sedangkan medik spesialis hanya untuk pasien dengan rujukan

d)

Pelayanan medik umum tidak memerlukan diagnosis, sedangkan medik spesialis melibatkan tindakan pembedahan

e)

Pelayanan medik umum tidak membutuhkan peralatan khusus, sementara pelayanan spesialis melibatkan peralatan khusus dan kompetensi tinggi

15.

Lisensi dan akreditasi termasuk ke dalam?

a)

Penurunan mutu internal

b)

Penurunan mutu eksternal

c)

Peningkatan mutu internal

d)

Peningkatan mutu eksternal

e)

Pengembangan pelayanan

16.

Contoh dari pelayanan admistrasi adalah?

a)

K3RS

b)

Personalia

c)

Transportasi (ambulance)

d)

Pelayanan intensif

e)

Pelayanan radiologi

17.

Diantara tugas yang dimiliki oleh komite medis adalah

a)

A. Melaksanakan pemeriksaan audit kinerja internal RS

b)

B. Menjaga disiplin, etika dan perilaku profesi staff medis

c)

C. Memelihara mutu profesi staff medis

d)

D. A dan C benar

e)

E. B dan C benar

18.

Apa fungsi utama dari pembuatan alur dalam proses pelayanan rumah sakit?

a)

Mengubah prosedur pelayanan menjadi lebih kompleks

b)

Memberikan instruksi pelayanan yang konsisten

c)

Mengurangi biaya operasional

d)

Meningkatkan jumlah tenaga medis

e)

Menghapus prosedur administrasi

19.

Berikut yang bukan termasuk ke dalam indikator pelayanan RS untuk rawat inap adalah....

a)

Angka penggunaan tempat tidur

b)

Rata-rata lamanya pasien dirawat

c)

Rata-rata hari tempat tidur tidak ditempati dan telah terisi

d)

Angka perputaran tempat tidur

e)

Data mengenai jumlah semua tenaga yang bertugas di luar rumah sakit

20.

Kualifikasi pendidikan, pengalaman, dan keterampilan yang diperlukan untuk suatu jabatan tercantum dalam…

a)

Evaluasi kinerja

b)

Spesifikasi pekerjaan

c)

Deskripsi pekerjaan

d)

Penempatan kerja

e)

Analisis risiko

21.

Mengapa komite mutu perlu melakukan evaluasi rutin terhadap indikator mutu prioritas rumah sakit, seperti indikator terkait keselamatan pasien dan manajemen risiko?

a)

Untuk memenuhi persyaratan akreditasi tahunan

b)

Agar rumah sakit dapat mengurangi biaya operasional melalui peningkatan efisiensi

c)

Memudahkan rumah sakit dalam memasarkan layanannya kepada masyarakat

d)

Agar tenaga kesehatan di rumah sakit selalu memiliki pekerjaan yang terstruktur

e)

Untuk memastikan perbaikan berkelanjutan dan adaptasi terhadap perubahan kebutuhan layanan kesehatan

22.

Dalam layanan penunjang medis rumah sakit, Bank Darah Rumah Sakit (BDRS) memiliki peran khusus. Fungsi BDRS di bawah ini yang tidak benar adalah

a)

Menyediakan darah yang aman dan cukup bagi keperluan transfusi di rumah sakit

b)

Melakukan uji kompatibilitas golongan darah untuk memastikan kecocokan

c)

Menangani penyimpanan darah yang telah diuji dan siap digunakan kapan saja

d)

Menyediakan layanan donor darah untuk masyarakat umum di sekitar rumah sakit

e)

Mengelola administrasi dan catatan dari semua permintaan darah oleh dokter rumah sakit

23.

Dalam sistem keselamatan pasien, kejadian yang disebut sebagai sentinel mencakup berbagai insiden. Manakah dari pernyataan berikut yang bukan contoh kejadian sentinel?

a)

Keluhan pasien tentang pelayanan yang lama

b)

Kematian tidak terduga akibat infeksi pasca operasi

c)

Salah prosedur operasi pada pasien yang benar

d)

Bunuh diri pasien di lingkungan rumah sakit

e)

Penculikan bayi di unit perawatan neonatal

24.

Salah satu komponen penting dalam pelayanan rumah sakit adalah SOP (Standard Operating Procedure). Apa fungsi dari SOP ini?

a)

Mengatur hak-hak pasien

b)

Membantu tenaga kesehatan melaksanakan pelayanan dengan standar yang jelas

c)

Menolak pasien mendapatkan obat tanpa batas

d)

Mencatat data pribadi setiap pasien

e)

Adanya pengolahan data yang terkoordinir

25.

Komite Mutu Rumah Sakit memiliki tugas utama dalam mengelola beberapa aspek. Mana di antara berikut yang merupakan tugas komite mutu?

a)

A. Mengelola dan mengevaluasi keselamatan pasien.

b)

B. Menangani manajemen risiko di rumah sakit.

c)

C. Semua benar

d)

D. Melakukan evaluasi terhadap program peningkatan mutu.

e)

E. A dan B benar.

26.

Instalasi “lini usaha” di RS adalah sebagai berikut, kecuali :

a)

Rawat inap

b)

Rawat jalan

c)

Pemulasaran jenazah

d)

Laboratorium PA

e)

Keperawatan

27.

Dibawah ini tujuan dari mengukur mutu dengan indikator mutu, kecuali

a)

Untuk merepresentasikan mutu/layanan rumah sakit

b)

Untuk membandingkan dengan standard yang telah tersedia

c)

Untuk mengurangi biaya operasional rumah sakit

d)

Untuk mengawasi apakah rumah sakit mengalami penurunan kualitas pelayanan

e)

Untuk memberi peluang pada rumah sakit agar meningkatkan kualitasnya

28.

Salah satu elemen penting dari profil indikator mutu adalah “Target Pencapaian”. Apa definisi dari elemen ini?

a)

Batasan pengertian untuk menghindari kesalahpahaman dalam pengukuran indikator.

b)

Sasaran yang telah ditetapkan untuk dicapai dalam pengukuran.

c)

Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data.

d)

Proses menentukan metode pengambilan sampel.

e)

Hasil dari data yang telah dikumpulkan dan dianalisis.

29.

Di bawah ini merupakan pelayanan penunjang medis kecuali..

a)

Laboratorium

b)

Radiologi

c)

Bank Darah

d)

Rekam Medis

e)

MCU

30.

Mengapa TOI (Turn Over Interval) merupakan indikator penting dalam mengukur efisiensi penggunaan tempat tidur di rumah sakit?

a)

Karena semakin lama TOI, semakin baik kualitas pelayanan rumah sakit

b)

Karena TOI yang rendah menunjukkan bahwa rumah sakit menggunakan tempat tidur secara efisien, dengan rotasi pasien yang cepat

c)

Karena TOI yang tinggi menunjukkan rumah sakit tidak membutuhkan lebih banyak tempat tidur

d)

Karena TOI hanya berhubungan dengan keuangan rumah sakit tanpa memperhatikan kualitas perawatan pasien

e)

Karena TOI mengukur waktu antara pendaftaran pasien dan pemberian tindakan medis

31.

Seorang perawat di Rumah Sakit Palembang tidak sengaja menggunting jari kelingking bayi pada saat membenarkan infus bayi tersebut, Akibatnya bayi tersebut harus kehilangan jari kelingkingnya. Dari kasus tersebut, termasuk ke dalam insiden keselamatan pasien...

a)

Sentinel

b)

KNC

c)

KPC

d)

KTD

e)

Insiden prosedur

32.

Dokumen yang berisi panduan mengenai langkah-langkah yang harus diambil untuk mencegah terjadinya infeksi di rumah sakit disebut:

a)

Standar Operasional Prosedur (SOP)

b)

Pedoman Keselamatan Pasien

c)

Prosedur Penanggulangan Bencana

d)

Buku Pedoman Infeksi Nosokomial

e)

Prosedur Sanitasi Lingkungan

33.

Jabatan fungsional sangat penting di fasilitas kesehatan. Apa alasan utama pentingnya jabatan fungsional ini?

a)

Memastikan bahwa staf memiliki sertifikat resmi yang memenuhi syarat.

b)

Memberikan struktur karier yang jelas bagi tenaga kesehatan.

c)

Mempermudah pengelolahan sumber daya rumah sakit.

d)

Menjamin semua pasien mendapatkan kualitas yang sama.

e)

Menurunkan risiko kesalahan administratif pada proses pelayanan.

34.

Dalam alur pelayanan medis, mengapa prosedur triage sangat penting di bagian gawat darurat (IGD)?

a)

A. Agar pasien segera di arahkan ke ruang inap.

b)

B. Untuk mengidentifikasi pasien yang bias menunggu lebih lama.

c)

C. Agar semua pasien bias segera mendapatkan penanganan bersamaan.

d)

D. Agar pasien di utamakan berdasarkan tingkat keparahan kondisinya.

e)

E. Untuk memastikan pasien diberi prioritas secara acak.

35.

Apa tujuan utama dari evaluasi tersebut?

a)

Memastikan bahwa semua unit memiliki jumlah staf yang sama.

b)

Menyelaraskan tujuan individu karyawan dengan visi rumah sakit.

c)

Mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan operasional untuk peningkatan mutu

d)

Memberikan penghargaan kepada karyawan dengan kinerja terbaik.

e)

Mengurangi beban kerja unit yang terlalu sibuk.

36.

Alur pelayanan rumah sakit dimulai dari penerimaan pasien. Apa langkah awal yang harus dilakukan oleh unit penerimaan pasien dalam memastikan pelayanan berjalan efektif?

a)

Langsung mengarahkan pasien ke unit rawat inap.

b)

Melakukan triase untuk menentukan prioritas pelayanan pasien.

c)

Menginput data pasien tanpa perlu verifikasi identitas.

d)

Mengarahkan pasien ke ruang tunggu tanpa registrasi.

e)

Memastikan semua pasien menjalani pemeriksaan laboratorium awal.

37.

Bagaimana pengorganisasian rumah sakit dapat mempengaruhi kepuasan pasien?

a)

Pengorganisasian yang buruk bisa menyebabkan kekacauan dalam pelayanan

b)

Pengorganisasian tidak berpengaruh pada kepuasan pasien

c)

Pengorganisasian yang baik dapat mempercepat proses perawatan dan meminimalkan kesalahan

d)

Pengorganisasian hanya penting untuk staf rumah sakit, bukan pasien

e)

Pengorganisasian hanya untuk staf rumah sakit

38.

Dalam struktur organisasi rumah sakit, direktur memiliki tanggung jawab besar dalam penyelenggaraan seluruh fungsi rumah sakit, termasuk pelayanan medis, keperawatan, dan administrasi. Salah satu fungsi direktur adalah menetapkan kebijakan rumah sakit. Mengapa penting bagi direktur untuk memiliki kebijakan yang jelas dalam hal kendali mutu pelayanan?

a)

Untuk meningkatkan jumlah pasien yang berkunjung ke rumah sakit

b)

Untuk memperkuat hubungan dengan pihak pemerintah daerah

c)

Agar rumah sakit dapat memperoleh keuntungan yang lebih tinggi

d)

Untuk memastikan bahwa layanan rumah sakit berjalan sesuai dengan standar kualitas yang ditetapkan dan memenuhi kebutuhan pasien

e)

Untuk mengurangi biaya operasional rumah sakit secara drastis

39.

Berikut yang bukan merupakan pelayanan penunjang non klinik adalah…

a)

Kesling dan Pengolahan Limbah

b)

Pelayanan Sterilisasi Alat

c)

Transportasi ambulance

d)

Pelayanan Pemeliharaan Fasilitas (IPS Medik dana IPS non medik)

e)

Pelayanan Intensif

40.

Dalam alur proses pelayanan RS, apa peran penting tenaga administrasi dalam registrasi dan penerimaan pasien?

a)

Menyiapkan peralatan medis untuk pasien

b)

Memonitor obat yang digunakan pasien

c)

Mengatur jadwal dokter yang akan bertugas

d)

Mengumpulkan dan mengelola informasi pasien dengan benar

e)

Menyediakan layanan kefarmasian

41.

Dalam layanan penunjang medis rumah sakit, Bank Darah Rumah Sakit (BDRS) memiliki peran khusus. Fungsi BDRS di bawah ini yang tidak benar adalah

a)

Menyediakan darah yang aman dan cukup bagi keperluan transfusi di rumah sakit

b)

Melakukan uji kompatibilitas golongan darah untuk memastikan kecocokan

c)

Menangani penyimpanan darah yang telah diuji dan siap digunakan kapan saja

d)

Menyediakan layanan donor darah untuk masyarakat umum di sekitar rumah sakit

e)

Mengelola administrasi dan catatan dari semua permintaan darah oleh dokter rumah sakit

42.

Kumpulan ketentuan dasar yang memberi arah bagaimana sesuatu harus dilakukan, dengan demikian merupakan hal pokok yang menjadi dasar untuk menentukan atau melaksanakan kegiatan. Pernyataan diatas termasuk jenis regulasi?

a)

Surat keputusan dinkes

b)

Panduan

c)

Pedoman

d)

Program

e)

Ketentuan

43.

Kesehatan jiwa, penyakit saraf dan orthopedi termasuk ke dalam pelayanan medik...

a)

Pelayanan medik spesialis dasar

b)

Pelayanan medik spesialis penunjang

c)

Pelayanan medik dasar

d)

Pelayanan medik spesialis lain

e)

Pelayanan medik sub spesialis

44.

Berikut ini adalah isi dari rekam medis pasien, kecuali:

a)

Data diri pasien

b)

Hasil periksa fisik-penunjang pasien

c)

Diagnosis pasien

d)

Administrasi bank darah

e)

Tanda tangan seluruh tenaga kesehatan yang memberikan pelayanan

45.

Direktur RS meminta manajer mutu untuk menganalisis kesalahan dalam dokumen kebijakan. Manajer menemukan bahwa “konsiderans” tidak dicantumkan. Konsekuensi terbesarnya adalah…

a)

Kebijakan tidak dapat direvisi

b)

Kebijakan kehilangan dasar hukum penyusunannya

c)

Kebijakan menjadi tidak perlu ditandatangani

d)

Kebijakan otomatis tidak berlaku di semua unit

e)

Kebijakan hanya berlaku untuk staf medis

46.

Suatu pedoman pelayanan dibuat 6 tahun lalu dan belum pernah dievaluasi. Dalam audit mutu ditemukan ketidaksesuaian implementasi pelayanan. Apa pilihan tindakan manajerial paling logis?

a)

Membatalkan pedoman tanpa evaluasi

b)

Melakukan evaluasi karena pedoman wajib ditinjau minimal 2–3 tahun sekali

c)

Membiarkan pedoman tetap berlaku

d)

Mengubah pedoman hanya jika ada keluhan pasien

e)

Menambah halaman pedoman agar lebih komprehensif

47.

Saat tim audit menilai keberadaan dokumen SPO, ditemukan revisi SOP tidak dikoordinasikan dengan unit terkait. Risiko terbesar dari kondisi ini adalah…

a)

SOP menjadi terlalu panjang

b)

Tidak ada perubahan signifikan dalam alur kerja

c)

Ketidakharmonisan prosedur antardepartemen

d)

SOP tidak perlu diuji coba

e)

SOP otomatis tidak berlaku

48.

Sebuah instalasi menggunakan format panduan pelayanan yang tidak mencantumkan definisi. Kesalahan ini menyebabkan…

a)

Tujuan menjadi tidak relevan

b)

Cakupan kegiatan sulit dipahami

c)

Dokumen menjadi tidak berfungsi

d)

Direktur tidak dapat menandatangani

e)

Panduan tidak bisa dipublikasikan

49.

Dalam proses analisis jabatan, setelah suatu pekerjaan diuraikan menjadi serangkaian langkah kerja, analis harus mengidentifikasi berbagai kebutuhan yang terkait dengan pelaksanaan tugas tersebut. Berikut ini adalah hal-hal yang bukan termasuk identifikasi pada tahap tersebut, yaitu…

a)

Keterampilan khusus yang diperlukan untuk melaksanakan tugas

b)

Pengalaman yang dibutuhkan agar pekerjaan berjalan efektif

c)

Alat atau peralatan kerja yang diperlukan dalam pelaksanaan tugas

d)

Potensi risiko yang mungkin terjadi selama pekerjaan dilakukan

e)

Pengelompokan jabatan berdasarkan kesamaan tugas

50.

Pelayanan laboratorium rumah sakit terdiri atas tiga komponen utama, yaitu pra-analisis, analisis, dan pasca-analisis. Berikut ini merupakan bagian dari ketiga komponen tersebut, kecuali…

a)

Komponen pra-analisis: persiapan pasien, kelayakan sampel, kesesuaian sampel, dan administrasi

b)

Komponen analisis: keakuratan alat pemeriksa sampel

c)

Komponen pasca-analisis: kegiatan administrasi

d)

Komponen pra-analisis: proses pengolahan data statistik pasien oleh bagian rekam medis

e)

Komponen analisis: proses pemeriksaan sampel sesuai metode standar laboratorium