Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UAS PENDIDIKAN KONSUMEN KELAS 02

Total questions: 60

Worksheet time: 3600secs

Name
Class
Date
1.

Sebuah toko ritel meluncurkan minuman kesehatan baru. Namun penjual melihat banyak konsumen hanya melihat sebentar tanpa membeli. Setelah dilakukan survei, sebagian besar konsumen ragu terhadap keamanan produk.
Apa sikap konsumen yang paling berpengaruh terhadap keputusan tidak membeli?

a)

Keyakinan (belief)

b)

Minat beli

c)

Loyalitas

d)

Persepsi harga

2.

Sebuah perusahaan makanan cepat saji dituduh menggunakan bahan tidak sehat. Untuk memperbaiki citra, perusahaan mengadakan kampanye “Healthy Choice”. Namun penjualan belum meningkat. Apa aspek sikap yang perlu diperkuat agar terjadi perubahan perilaku membeli?

a)

Kognitif (pengetahuan)

b)

Afektif (emosi/kepercayaan)

c)

Konatif (niat bertindak)

d)

Semua jawaban benar

3.

Rina adalah tipe konsumen yang suka mencoba produk baru, mudah bosan, dan senang mencari pengalaman baru dalam berbelanja.
Karakter kepribadian apa yang paling menggambarkan Rina?

a)

Dogmatis

b)

Inovatif

c)

Hemat

d)

Tradisional

4.

Konsumen dengan kepribadian berhati-hati, selalu membaca review sebelum membeli, dan hanya membeli jika produknya terbukti efektif. Strategi pemasaran apa yang paling cocok untuk konsumen seperti Budi?

a)

Iklan emosiona

b)

Promo diskon besar

c)

Testimoni dan bukti kualitas

d)

Desain kemasan menarik

5.

Di sebuah daerah mayoritas masyarakatnya lebih memilih makanan tradisional dibandingkan makanan cepat saji modern. Sebuah restoran modern ingin masuk ke daerah tersebut. Apa faktor budaya yang paling memengaruhi preferensi masyarakat?

a)

Subkultur

b)

Nilai inti budaya

c)

Aspirasi sosial

d)

Status ekonomi

6.

Sebuah perusahaan pakaian membuka cabang di wilayah dengan budaya berpakaian tertutup. Namun produk awal yang dijual lebih banyak pakaian kasual terbuka sehingga tidak laku. Apa langkah terbaik untuk menyesuaikan diri dengan budaya setempat?

a)

Melakukan riset nilai dan norma budaya

b)

Menambah promo diskon besar

c)

Membuka cabang baru saja

d)

Menggunakan influencer nasional

7.

Sebuah perusahaan gadget ingin menjual produk baru dengan fitur gaming dan kamera canggih. Mereka ingin menargetkan kelompok usia yang paling sering menggunakan sosial media dan game online. Kelompok demografi mana yang paling sesuai?

a)

Anak-anak

b)

Remaja–dewasa muda (15–30 tahun)

c)

Dewasa tua (45+ tahun)

d)

Lansia

8.

Sebuah butik fashion premium mengalami penurunan penjualan. Setelah dianalisis, mayoritas pelanggan adalah pekerja dengan pendapatan menengah.
Apa penyesuaian terbaik berdasarkan karakteristik demografi pendapatan?

a)

Menurunkan kualitas bahan pakaian

b)

Membuat lini produk dengan harga lebih terjangkau

c)

Mengurangi variasi produk

d)

Berfokus hanya pada produk premium

9.

Seorang pelanggan sering mengeluh karena produk tidak sesuai ekspektasi, meskipun produk tersebut sebenarnya memiliki kualitas baik. Ia dikenal sebagai pribadi perfeksionis.
Apa faktor yang paling memengaruhi perilaku belanja pelanggan tersebut?

a)

Sikap negatif

b)

Kepribadian

c)

Status sosial

d)

Pengaruh teman

10.

Sebuah restoran cepat saji ingin membuka cabang baru di kawasan yang mayoritas penduduknya adalah keluarga muda dengan mobilitas tinggi.
Apa alasan terkuat berdasarkan budaya dan demografi untuk memilih lokasi tersebut?

a)

Nilai budaya keluarga muda yang menyukai kepraktisan

b)

Jumlah penduduk yang sedikit

c)

Lokasi dekat area wisata

d)

Gaya hidup masyarakat yang sangat tradisional

11.

Dalam sebuah keluarga, anak terbiasa melihat orang tuanya membandingkan harga sebelum membeli barang. Ketika beranjak remaja, anak tersebut menerapkan kebiasaan yang sama saat berbelanja. Fenomena ini menunjukkan fungsi sosialisasi konsumen sebagai…

a)

Pembentukan nilai dan keyakinan

b)

Transfer perilaku konsumsi

c)

Pembentukan identitas sosial

d)

Agen sosialisasi eksternal

12.

Seorang remaja lebih percaya pada ulasan influencer daripada nasihat orang tua terkait pemilihan produk skincare. Dari perspektif sosialisasi, apa implikasi utamanya?

a)

Agen sosialisasi keluarga semakin kuat

b)

Agen sosialisasi media memiliki pengaruh lebih dominan

c)

Proses sosialisasi hanya terjadi dalam keluarga

d)

Influencer bukan bagian dari agen sosialisasi

13.

Keluarga A memberikan kebebasan kepada anak untuk memilih produk yang ingin dibeli, sementara keluarga B sangat mengontrol apa yang boleh dan tidak boleh dibeli oleh anak.
Perbedaan ini menunjukkan variasi apa dalam sosialisasi konsumen?

a)

Perbedaan struktural budaya

b)

Perbedaan gaya pengasuhan

c)

Perbedaan status ekonomi

d)

Perbedaan persepsi produk

14.

Seorang guru ingin mendidik siswanya mengenai konsumsi yang bertanggung jawab. Ia memberikan simulasi membuat keputusan pembelian berdasarkan kebutuhan, bukan keinginan. Apa jenis proses sosialisasi yang terjadi?

a)

Sosialisasi tidak langsung

b)

Sosialisasi primer

c)

Sosialisasi sekunder

d)

Resosialisasi

15.

Dalam keluarga modern, anak-anak sering lebih cepat mengetahui tren produk melalui internet dibanding orang tua. Bagaimana hal ini memengaruhi pola sosialisasi konsumen?

a)

Sosialisasi menjadi satu arah dari orang tua ke anak

b)

Terjadi reverse socialization (anak mensosialisasikan orang tua)

c)

Pengaruh keluarga sepenuhnya hilang

d)

Media tidak lagi berperan

16.

Orang tua memberikan uang saku sekaligus mengajarkan cara mengatur pengeluaran, sementara iklan di media sosial menawarkan banyak produk menarik.
Perpaduan ini menggambarkan bahwa sosialisasi konsumen terjadi melalui…

a)

Agen tunggal

b)

Multisumber

c)

Sumber formal saja

d)

Sumber keluarga saja

17.

Seorang remaja cenderung membeli barang bermerek tertentu karena teman-temannya juga menggunakan merek tersebut. Ini menunjukkan bahwa pengaruh terkuat dalam proses sosialisasi konsumen adalah…

a)

Keluarga

b)

Teman sebaya

c)

Media Pemasaran

d)

Kebijakan sekolah

18.

Anak-anak sering meniru keputusan belanja orang tua meskipun mereka belum memahami alasan di balik keputusan tersebut. Tahap proses sosialisasi apa yang terlihat?

a)

Internalization

b)

Modeling

c)

Rationalization

d)

Decision transf

19.

Sebuah perusahaan ingin meningkatkan efektivitas iklan dengan cara menyasar ibu rumah tangga sebagai pengambil keputusan belanja utama. Mengapa strategi ini tepat dalam perspektif sosialisasi konsumen?

a)

Ibu biasanya bertindak sebagai agen sosialisasi utama dalam rumah tangga

b)

Anak tidak pernah terlibat dalam keputusan pembelian

c)

Media sosial bukan agen sosialisasi

d)

Konsumen tidak terpengaruh lingkungan keluarga

20.

Keluarga dengan pola komunikasi terbuka memungkinkan diskusi dua arah mengenai produk yang akan dibeli, sementara keluarga otoriter tidak memberikan ruang diskusi. Pola komunikasi terbuka lebih efektif dalam sosialisasi konsumen karena…
a. Anak dilarang mengekspresikan pendapat
b. Anak hanya meniru tanpa memahami
c. Anak mengembangkan kemampuan evaluasi dan pengambilan keputusan
d. Keputusan hanya dibuat oleh orang tua

Jawaban: c

a)

Anak dilarang mengekspresikan pendapat

b)

Anak hanya meniru tanpa memahami

c)

Anak mengembangkan kemampuan evaluasi dan pengambilan keputusan

d)

Keputusan hanya dibuat oleh orang tua

21.

Sebuah perusahaan makanan mencantumkan label “100% organik”, tetapi setelah diteliti ternyata sebagian bahan tidak organik. Apa bentuk tanggung jawab sosial yang seharusnya dilakukan perusahaan?

a)

Menghapus label tanpa memberikan penjelasan

b)

Membuat klarifikasi publik dan memperbaiki label produk

c)

Menunda produksi sampai permintaan tinggi

d)

Menurunkan harga produk

22.

Seorang konsumen membeli charger ponsel yang diklaim “bersertifikasi aman”, namun ternyata mudah panas dan meledak. Apa indikasi pelanggaran yang terjadi?

a)

Penipuan spesifikasi produk

b)

Kesalahan penggunaan oleh konsumen

c)

Tidak adanya promosi produk

d)

Tidak ada jaminan toko

23.

Toko online menolak memberikan bukti pengiriman saat konsumen meminta klarifikasi atas barang yang tidak pernah sampai. Apa tindakan yang tepat untuk dilakukan konsumen?

a)

Membatalkan komplain dan menunggu

b)

Menghubungi lembaga perlindungan konsumen

c)

Membeli ulang dan mencoba lagi

d)

Mengirim pesan ancaman ke toko

24.

Ibu Ani menemukan bahwa susu formula yang dibelinya mendekati tanggal kedaluwarsa, tetapi tidak ada diskon atau pemberitahuan dari toko. Bagaimana penilaian Anda terkait tanggung jawab sosial toko?

a)

Toko sudah benar karena barang belum kedaluwarsa

b)

Toko melanggar etika karena tidak memberi informasi yang layak

c)

Kesalahan produsen bukan toko

d)

Tidak ada pelanggaran sama sekali

25.

Seorang konsumen ingin mengajukan komplain resmi ke lembaga terkait karena merasa ditipu oleh iklan palsu. Apa langkah pertama yang harus dilakukan?

a)

Membawa produk ke tetangga untuk dicek

b)

Mengumpulkan bukti seperti foto iklan, struk, dan kronologi

c)

Menyerang toko melalui media sosial

d)

Langsung meminta kompensasi tanpa bukti

26.

Pak Joko membeli sepeda motor yang dijanjikan hemat bahan bakar, tetapi realitanya jauh lebih boros. Ketika mengeluh ke dealer, dealer mengatakan “itu normal”. Apa jenis penipuan yang kemungkinan terjadi?

a)

Penipuan harga

b)

Penipuan kualitas/fitur produk

c)

Penipuan garansi

d)

Penipuan identitas

27.

Sebuah perusahaan kosmetik melakukan recall produk karena ditemukan bahan berbahaya di salah satu batch produksi. Tindakan ini mencerminkan…

a)

Tanggung jawab sosial perusahaan

b)

Strategi pemasaran

c)

Cara menghindari pajak

d)

Cara menarik pelanggan baru

28.

Lembaga perlindungan konsumen menerima banyak laporan mengenai toko online yang memanipulasi ulasan (review palsu). Apa dampak terbesar bagi konsumen?

a)

Konsumen menjadi sulit percaya pada informasi produk

b)

Harga produk menjadi lebih murah

c)

Produk menjadi lebih berkualitas

d)

Konsumen berhenti berbelanja online

29.

Rina ingin menyampaikan komplain dengan cara yang benar ke perusahaan e-commerce karena menerima produk rusak. Cara komplain yang paling efektif adalah…

a)

Menyampaikan keluhan dengan bukti dan bahasa yang jelas

b)

Mengirim pesan komplain tanpa bukti

c)

Mengomentari buruk semua produk toko tersebut

d)

Menghubungi influencer agar membuat video

30.

Sebuah perusahaan memberikan produk pengganti, permintaan maaf tertulis, dan voucher kompensasi setelah menerima komplain konsumen. Apa kesimpulan dari penanganan tersebut?

a)

Perusahaan mengabaikan tanggung jawab

b)

Perusahaan menganggap komplain tidak penting

c)

Perusahaan menjalankan prinsip perlindungan dan kepuasan konsumen

d)

Konsumen harus membayar tambahan biaya

31.

Sebuah produk makanan ringan mencantumkan label “bebas pengawet”, tetapi daftar bahan menunjukkan adanya sodium benzoate. Apa yang harus dilakukan konsumen sebagai bentuk literasi pangan?

a)

Mengabaikan perbedaan informasi

b)

Menganalisis kesesuaian label dengan daftar bahan

c)

Mengajukan komplain tanpa bukti

d)

Membeli produk serupa tanpa membaca label

e)

Menghubungi pihak distributor saja

32.

Jika obat herbal diklaim “dapat menyembuhkan semua penyakit”, apa risiko utama bagi konsumen?

a)

Produk menjadi lebih murah

b)

Produk menjadi aman digunakan

c)

Konsumen tertipu karena klaim berlebihan

d)

Tidak perlu membaca aturan pakai

e)

Konsumen hanya membeli sedikit

33.

Ketika membeli produk pangan kaleng, apa langkah analitis yang perlu dilakukan konsumen untuk memastikan keamanan?

a)

Membeli berdasarkan rasa

b)

Mengecek kondisi kemasan apakah penyok atau berkarat

c)

Tidak membaca label karena sudah terkenal

d)

Menyimpan di luar kulkas

e)

Langsung memanaskan tanpa pemeriksaan

34.

Suatu produk minuman mencantumkan label “baik dikonsumsi sebelum Juni 2025”. Konsumen menganggap produk tetap aman sampai akhir tahun 2025. Kesalahan pengetahuan ini terjadi karena…

a)

Konsumen memahami simbol dengan benar

b)

Konsumen menganggap tanggal kadaluwarsa sama dengan tanggal produksi

c)

Konsumen tidak memahami perbedaan best before

d)

Tulisan pada kemasan terlalu besar

e)

Produk tidak memiliki izin edar

35.

Sebuah obat bebas menuliskan aturan penggunaan “2x sehari setelah makan”. Jika konsumen mengabaikan aturan tersebut, apa konsekuensinya?

a)

Obat tetap bekerja optimal

b)

Efek obat bisa meningkat atau menurun

c)

Waktu penggunaan tidak memengaruhi obat

d)

Obat bisa diganti dengan suplemen

e)

Semua konsumsi dianggap aman

36.

Produk minuman energi menggunakan kemasan logam yang mudah tergores. Apa dampak analitis dari kondisi kemasan rusak?

a)

Produk tetap aman tanpa risiko

b)

Kemungkinan terjadinya kontaminasi

c)

Kemasan semakin tahan lama

d)

Produk lebih berkualitas

e)

Konsumen tidak perlu memperhatikan kemasan

37.

Ketika suatu produk makanan tidak mencantumkan komposisi lengkap, apa langkah paling tepat bagi konsumen?

a)

Membeli karena kemasannya bagus

b)

Mengabaikan informasi komposisi

c)

Mencari produk lain yang memberikan informasi lebih jelas

d)

Membeli dua kali lebih banyak

e)

Mengonsumsi tanpa baca label

38.

Jika obat untuk anak tidak memiliki nomor izin edar (BPOM), apa keputusan terbaik yang seharusnya dilakukan konsumen?

a)

Tetap diberikan asalkan dosis kecil

b)

Memberikan setelah makan

c)

Tidak digunakan karena tidak terjamin keamanannya

d)

Menggunakan hanya pada malam hari

e)

Digunakan jika anak sehat

39.

Produk makanan beku mencantumkan instruksi “simpan pada suhu -18°C”. Konsumen menyimpan di kulkas biasa pada suhu 5°C. Apa dampak logis dari keputusan tersebut?

a)

Produk tetap membeku dengan sempurna

b)

Produk cepat rusak dan kualitas menurun

c)

Produk menjadi lebih enak

d)

Kandungan gizi meningkat

e)

Tidak terjadi perubahan apapun

40.

Sebuah produk suplemen menuliskan “bukan obat, hanya membantu menjaga kesehatan”. Mengapa konsumen perlu memperhatikan kalimat ini?

a)

Agar tidak mengonsumsi obat generik

b)

Karena suplemen tidak boleh digunakan untuk mengobati penyakit

c)

Karena suplemen lebih kuat dari obat

d)

Supaya konsumen makan lebih banyak

e)

Karena suplemen adalah obat keras

41.

Konsumen menemukan dua baju dengan harga berbeda signifikan, tetapi sama-sama mencantumkan label “100% katun”. Apa langkah paling tepat untuk menilai kualitas sebenarnya?

a)

Memilih yang mereknya lebih terkenal

b)

Menilai kerapian jahitan, ketebalan bahan, dan finishing

c)

Membeli yang warnanya paling disukai

d)

Memilih yang diskonnya paling besar

42.

Sebuah produk busana mengklaim “eco-friendly”. Apa yang harus dianalisis konsumen untuk memastikan klaim tersebut?

a)

Harga lebih mahal berarti lebih ramah lingkungan

b)

Adanya sertifikasi keberlanjutan resmi

c)

Banyaknya influencer yang merekomendasikan

d)

Warna pakaian yang natural

43.

Label perawatan pada pakaian mencantumkan simbol “tidak boleh disetrika”. Bagaimana konsumen menggunakan informasi ini dalam pengambilan keputusan?

a)

Menghindari pembelian jika perawatannya menyulitkan

b)

Membeli karena mengikuti tren

c)

Mengabaikan karena semua pakaian membutuhkan setrika

d)

Membeli jika harganya murah

44.

Sebuah jaket sintetis memiliki bau kimia yang kuat saat baru dibuka. Apa tindakan konsumen paling kritis?

a)

Mencuci berkali-kali tanpa mempertimbangkan risiko

b)

Langsung memakai karena bau akan hilang sendiri

c)

Menilai potensi bahan kimia berbahaya dan mempertimbangkan pengembalian

d)

Menjemur di bawah matahari lalu digunakan

45.

Kosmetik impor dijual tanpa label bahasa Indonesia dan tanpa nomor BPOM. Analisis terbaik konsumen adalah…

a)

Produk lebih asli karena langsung impor

b)

Tetap digunakan jika banyak yang memakai

c)

Berisiko karena tidak melewati pengujian keamanan

d)

Lebih aman karena harganya mahal

46.

Jika produk skincare mengklaim “menghilangkan keriput dalam 48 jam”, apa yang perlu dievaluasi konsumen?

a)

Logika klaim berdasarkan bahan aktifnya

b)

Desain kemasan yang profesional

c)

Jumlah testimoni di media sosial

d)

Harga produk yang lebih tinggi

47.

Seorang konsumen membeli lipstik karena warna kemasannya sangat menarik. Namun setelah dibuka, produk mudah patah dan cepat luntur. Apa kemampuan yang kurang diterapkan konsumen?

a)

Evaluasi fungsional produk di luar aspek visual

b)

Menilai tren warna kekinian

c)

Membandingkan harga antar merek

d)

Memperhatikan rekomendasi selebgram

48.

Dua salep luka mengandung bahan aktif yang berbeda. Apa yang harus dianalisis konsumen sebelum memilih?

a)

Kemasan yang lebih tebal

b)

Indikasi, kontraindikasi, dan dosis pemakaian

c)

Rekomendasi teman

d)

Harga yang paling murah

49.

Suatu antiseptik mengklaim “membunuh 99% bakteri”. Apa interpretasi kritis yang benar?

a)

Antiseptik bekerja sempurna tanpa kondisi tertentu

b)

Klaim berlaku hanya jika digunakan sesuai prosedur

c)

Angka 99% hanya strategi pemasaran tanpa arti

d)

Berarti lebih mahal dari produk lain

50.

Obat gosok tertentu memiliki tanggal kedaluwarsa dekat (1 bulan lagi). Apa risiko terbesar jika konsumen tetap membeli?

a)

Aromanya akan semakin kuat

b)

Efektivitas obat dapat menurun dan mengurangi manfaat

c)

Harganya pasti lebih murah

d)

Obat luar tidak akan berbahaya meski kedaluwarsa

51.

Konsumen mengalami pemadaman listrik bergilir tanpa pemberitahuan. Langkah evaluatif terbaik yang dapat dilakukan adalah…

a)

Menyalahkan petugas PLN yang bertugas pada hari itu

b)

Mencari informasi resmi dari kanal PLN dan mengajukan komplain bila tidak ada pemberitahuan

c)

Membeli genset agar tidak perlu komplain

d)

Mengeluh di media sosial tanpa bukti

52.

Seorang pelanggan merasa tagihan listriknya tiba-tiba naik tinggi. Analisis yang seharusnya dilakukan adalah…

a)

Membayar saja agar tidak ribut

b)

Memeriksa riwayat penggunaan dan mengajukan pengecekan meter

c)

Menuduh PLN menaikkan tagihan secara sepihak

d)

Mengurangi penggunaan listrik pada bulan berikutnya

53.

Seorang pasien merasa biaya administrasi rumah sakit tidak transparan. Langkah paling kritis untuk dilakukan adalah…

a)

Membayar semua biaya tanpa bertanya

b)

Meminta rincian biaya tertulis dan menghubungi layanan pengaduan

c)

Mengeluh kepada perawat yang bertugas

d)

Membandingkan dengan rumah sakit lain di media sosial

54.

Rumah sakit memberikan pelayanan lambat di IGD karena antrean penuh. Cara menilai kondisi ini secara objektif adalah…

a)

Menyimpulkan rumah sakit tidak profesional

b)

Mempertimbangkan faktor jumlah pasien, prioritas kasus, dan kapasitas layanan

c)

Langsung pindah rumah sakit tanpa bertanya

d)

Menganggap semua rumah sakit sama saja

55.

Sinyal internet di rumah tiba-tiba tidak stabil. Tindakan yang sebaiknya dilakukan konsumen adalah…

a)

Beralih ke penyedia lain tanpa analisis

b)

Melakukan pengecekan modem, kabel, dan status layanan di aplikasi

c)

Mematikan modem dan menunggu 1 bulan

d)

Mengeluh kepada tetangga

56.

Konsumen menemukan biaya layanan Telkom meningkat, tetapi tidak menerima pemberitahuan. Evaluasi yang tepat adalah…

a)

Menyimpulkan Telkom melakukan penipuan

b)

Mencari informasi perubahan tarif melalui kanal resmi lalu mengajukan keberatan

c)

Tidak membayar tagihan

d)

Mengganti modem dengan merek lain

57.

Air PDAM sering keruh pada jam tertentu. Analisis yang paling rasional adalah…

a)

Menganggap PDAM mencampur air dengan bahan tertentu

b)

enilai kemungkinan gangguan distribusi dan melapor untuk pengecekan

c)

Menyalahkan tetangga

d)

Menggunakan air tanpa khawatir

58.

Tagihan PDAM tiba-tiba melonjak meskipun penggunaan sama. Konsumen seharusnya…

a)

Mengabaikan tagihan

b)

Memeriksa kebocoran dan meminta PDAM melakukan pengecekan meter

c)

Menyiram tanaman lebih sedikit

d)

Mengurangi konsumsi air minum

59.

Seorang pengguna transportasi online merasa tarif meningkat saat jam sibuk. Apa evaluasi yang tepat?

a)

Tarif naik karena diskriminasi

b)

Tarif mengikuti sistem dynamic pricing sehingga harga berubah sesuai permintaan

c)

Tarif naik karena supir ingin keuntungan lebih

d)

Tarif naik karena aplikasi error

60.

Perusahaan minuman energi merancang produk khusus untuk mahasiswa yang sering begadang. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan menggunakan segmentasi berdasarkan…

a)

Geografis

b)

Demografis

c)

Psikografis

d)

Perilaku