NEW
Font size
WorksheetsUntitled Quiz
Total questions: 40
Worksheet time: 20mins
Untuk mengubah sinyal suara yang berupa getaran listrik menjadi getaran suara adalah fungsi dari
Antena
Pengeras Suara
Rangkaian Penala
Pencampur
Detektor
Proses menumpangkan sinyal suara kepada gelombang pembawa yang berasal dari osilator RF disebut
Demodulasi
Modulasi
Deteksi
Modulator
Deteksi
Untuk menangkap gelombang elektromagnetik yang dipancarkan oleh pemancar radio adalah fungsi dari
Antena
Pengeras Suara
Rangkaian Penala
Pencampur
Detektor
Untuk mengubah sinyal suara yang berupa getaran listrik menjadi getaran suara adalah fungsi dari
Detektor
Penguat RF
Antena
Oscilator Local
Penguat IF
Untuk membangkitkan getaran sinus berkesinambungan (continous) adalah fungsi dari
Detektor
Penguat RF
Antena
Oscilator Local
Penguat IF
Frekuensi radio gelombang FM (Frekuensi Modulasi) adalah
2,2 MHz - 22 MHz
26 MHz - 30 MHz
88 MHz - 108 MHz
540 Khz - 1650 Khz
30 Khz - 300 Khz
Pesawat penerima radio yang prinsip kerjanya yaitu gelombang yang telah dipilih diubah dahulu menjadi frekuensi menengah disebut radio
Radio penerima straight
Radio penerima super heterodyne
Radio pemancar straight
Radio penerima
Radio pemancar
Amplitudo berubah-ubah, frekuensi tetap adalah ciri-ciri gelombang modulasi
FM
AM
SW
MW
CB
Untuk menambah daya gelombang termodulasi, diperlukan
Penguat audio
Penguat daya
Penguat arus
Penguat tegangan
Penguat frekuensi
Amplitudo tetap, Frekuensi berubah-ubah adalah ciri-ciri gelombang modulasi
FM
AM
SW
MW
CB
Waktu yang dibutuhkan untuk menempuh satu gelombang penuh disebut
Getaran
Frekuensi
Periode
Audio
Amplitudo
Bagian frekuensi tinggi pada radio penerima disebut
RF
MF
HF
LF
TF
Komponen yang berfungsi pembangkit frekuensi tinggi digunakan pada radio adalah komponen
Trafo oscilator
Trafo MF/IF
Trafo IT/OT
Trafo CT
Trafo non CT
Yang membedakan sistem AM terhadap sistem FM adalah
Frekuensi kerja lebih tinggi
Membutuhkan limiter dan deemphasis
Berbeda dalam demodulasi
Hasil penerima lebih baik
Semua jawaban benar
Selisih kedua frekuensi yang diperoleh dari Mixer dan Oscilator merupakan frekuensi menengah disebut
Frekuensi Intermediate
Frekuensi hasil pengurangan
Frekuensi penala
Frekuensi modulasi
Frekwensi menengah
Suatu rangkaian yang dapat mengatur secara otomatis akibat turun naiknya sinyal input yang diperoleh dari antena disebut
Amplifier
Detektor
Oscilator
Filter
AGC (Automatic Gain Control)
Untuk membangkitkan getaran sinus berkesinambungan (continous) adalah fungsi dari
Detektor
Penguat RF
Osilator lokal
Antena
Penguat IF
Rangkaian yang berfungsi mengisolasi osilator terhadap beban berikutnya supaya beban osilator tidak berubah-ubah yang mengakibatkan perubahan frekuensi osilator adalah
Buffer
Driver
OsilatorPre
Amp Mic
Penguat suara
Rangkaian penguat RF untuk mendorong penguat daya RF final untuk mencapai daya yang sebesar-besarnya adalah
Buffer
Driver
Osilator
Pre Amp Mic
Penguat suara
Hubungan jarak jauh tanpa kawat (wirelles commication) disebut
Gelombang radio
Hubungan radio
Gelombang elektromagnetik
Hubungan elektromagnetik
Pemancar radio
Rangkaian yang disebut modulator adalah
Buffer
Driver
Osilator
Pre Amp Mic
Penguat suara
Rangkaian yang berfungsi untuk memperkuat daya RF adalah
Buffer
Driver
Osilator
Pre Amp Mic
Penguat suara
Sebuah pemancar radio bekerja pada panjang gelombang 750 m. Berapakah frekuensi pemancar tersebut
300 Khz
350 Khz
400 Khz
450 Khz
500 Khz
Sebuah pemancar radio bekerja pada frekuensi 20 Khz. Berapakah panjang gelombangnya
1500 m
15 Km
2000 m
20 Km
3000 m
Tinggi frekuensi antara 300 MHz - 3 GHz adalah frekuensi
MF
HF
VHF
UHF
SHF
Berikut ini adalah bagian dari pemancar, kecuali
Operator
Osilator
Modulator
Penguat
Modulasi
Lengkapilah nama-nama bagian dari blok diagram penerima radio seperti terlihat pada gambar ini
1 IFA; 2 Discriminator; 3 AGC; 4 Limiter; 5 De-emphasis
Limiter; 2 IFA; 3 De-emphasis; 4 AGC; 5 Discriminator
IFA; 2 AGC; 3 Limiter; 4 Discriminator; 5 De-emphasis
Limiter; 2 De-emphasis; 3 Discriminator; 4 AGC; 5 IFA
IFA; 2 Limiter; 3 Discriminator; 4 De-emphasis; 5 AGC
Rangkaian Penala dari sebuah Pesawat radio AM / band MW terdiri dari 3 bagian yaitu
Osilator, Mixer dan Tuner
Osilator, Mixer dan RF
Osilator, IF dan Mixer
RF, Mixer dan IF
RF, Mixer dan MF
Frekuensi gelombang AM (Amplitudo Modulasi) / MW (Medium Wave) adalah
2,2 MHz – 22 MHz
26 MHz – 30 MHz
88 MHz – 108 MHz
540 Khz – 1650 Khz
30 Khz – 300 Khz
Frekuensi radio gelombang FM (Frekuensi Modulasi) adalah
2,2 MHz – 22 MHz
26 MHz – 30 MHz
88 MHz – 108 MHz
540 Khz – 1650 Khz
30 Khz – 300 Khz
Satuan frekuensi adalah
Hertz
Detik
Meter
Ampere
Volt
Frekuensi di atas batas pendengaran manusia disebut
Infra sonic
Ultra sonic
Audio
Resonansi
AM
Batasan frekuensi audio adalah
20 KHz – 20MHz
20 Hz – 200 Hz
2 Hz – 2 KHz
20 Hz – 200 KHz
20 Hz – 20 KHz
Pesawat Radio Sistem AM adalah
Pesawat Penerima Radio dengan Frekuensi IF 445 Khz
Pesawat Penerima Radio dengan Frekuensi IF 455 Khz
Pesawat Penerima Radio dengan Frekuensi IF 465 Khz
Pesawat Penerima Radio dengan Frekuensi IF 10,7 Khz
Pesawat Penerima Radio dengan Frekuensi IF 10,8 Khz34Khz
Jenis Gelombang radio terbagi menjadi dua yaitu
Gelombang sinus dan Gelombang mekanik
Gelombang pulsa dan Gelombang sinyal
Gelombang mekanik dan Gelombang Elektromekanik
Gelombang panjang (long wave) dan Gelombang pendek (short wave)
Gelombang Elektromekanik dan Gelombang Transversal
Di bawah ini yang merupakan pengertian Gelombang Radio yang benar adalah
Gelombang elektromagnetik yang disebarkan melalui antena
Gelombang elektromagnetik yang sangat kompleks
Gelombang pulsa dan Gelombang sinyal
Gelombang elektromagnetik yang mempunyai frekuensi paling tinggi
Gelombang elektromagnetik yang mempunyai frekuensi paling rendah
Kecepatan perambatan gelombang radio sama dengan kecepatan sinar ialah
900.000 km tiap detik
700.000 km tiap detik
500.000 km tiap detik
300.000 km tiap detik
200.000 km tiap detik
Gelombang radio FM banyak digunakan oleh radio lokal daripada gelombang radio AM. Gelombang radio FM dalam komunikasi memiliki beberapa keuntungan berikut, kecuali
Suara jernih
Jangkauan luas
Bandwidth yang lebih lebar
Lebih tahan noise
Lebih tahan terhadap cuaca buruk
Urutan gelombang-gelombang elektromagnetik berikut dari frekuensi dari frekuensi besar ke kecil adalah
Radio, mikro, inframerah, cahaya, ultraviolet, sinar-X
Radio, mikro, inframerah, cahaya, sinar-X, sinar gamma
Sinar gamma, sinar-X, ultraviolet, inframerah, mikro, radio
Cahaya, inframerah, ultraviolet
Cahaya, ultraviolet, radar, radio
Gelombang elektromagnetik dengan panjang gelombang terbesar adalah
Sinar gamma
Sinar UV
Televisi
Radio
Radar
