NEW
Font size
WorksheetsStarting & Charging System
Total questions: 22
Worksheet time: 7mins
Di antara pernyataan di bawah ini, manakah yang bukan termasuk fungsi baterai?
Pada saat overcharge, berfungsi memutus supply arus dari alternator
Pada saat engine off, berfungsi untuk menyediakan arus listrik untuk lampu dan aksesori lainnya
Pada saat engine start, baterai berfungsi untuk mensuplai arus ke starting motor dan sistem electric control engine
Pada saat engine running, berfungsi sebagai penstabil tegangan terhadap komponen sensitif terhadap fluktuasi tegangan
Saat pengisian awal, untuk baterai baru (new), dengan menggunakan
Elektrolit H2SO4
Air suling
Air hujan
Air matang
Kehilangan muatan listrik yang tersimpan pada baterai, tanpa pemakaian melalui rangkaian luar disebut
Self Discharge
Internal discharge
Self Charging
Drop Voltage Battery
Berat jenis elektrolit baterai yang standar berkisar antara
1,36 - 1,38 pada suhu 20° C.
1,26 - 1,28 pada suhu 25° C.
1,26 - 1,28 pada suhu 20° C.
1,36 - 1,38 pada suhu 25° C.
Berfungsi untuk memutuskan atau menghubungkan komponen-komponen dalam sistem starting adalah fungsi dari komponen
Fuse
Battery Relay
Safety Relay
Starting Switch
Berfungsi untuk mencegah kerusakan komponen dan kabel pada sistem elektrik karena arus berlebihan (short circuit). Komponen ini dapat digunakan berulang kali tanpa perlu diganti.
Fuse
Circuit Breaker
Fusible link
Switch
Perbedaan battery relay positif dan negatif secara fisik adalah
Battery relay negatif memiliki isolator untuk mencegah hubungan langsung terhadap ground/body unit
Battery relay positif memiliki isolator untuk mencegah hubungan langsung terhadap ground/body unit
Battery relay negatif tidak memiliki plat konduktor untuk menghubungkan langsung dari terminal -B terhadap ground/body unit
Battery relay positif memiliki plat konduktor untuk menghubungkan langsung dari terminal -B terhadap ground/body unit
Fungsi dari starting motor adalah
Menjaga engine selalu berputar dan menghasilkan tenaga
Menyuplai bahan bakar ke combustion chamber
Mensuplai udara ke combustion chamber
Memutar engine saat start awal, menghidupkan engine dengan prinsip mengubah energi listrik menjadi energi mekanis
Komponen yang berfungsi untuk mencegah arus mengalir ke starting motor jika starting switch diputar ke posisi START sementara mesin sudah berjalan.
Safety Relay
Battery Relay
Starting Switch
Safety Switch
Motor starter tidak mau berputar, tegangan baterai normal, kunci kontak normal. Kerusakan yang mungkin terjadi pada safety relay adalah
Tegangan pada terminal S safety relay saat Kunci Kontak ON 24 volt
Tegangan pada terminal R safety relay saat Kunci Kontak ON 24 volt
Terminal B safety relay terhubung dengan + Battery
Terminal B safety relay terhubung dengan terminal C safety relay saat Kunci Kontak ON
Komponen pada starting motor yang berfungsi menyalurkan arus dari field coil menuju commutator.
Armature
Housing
Brush
Pinion
Pengetesan hold in coil pada solenoid starting motor adalah dengan cara
C diberi +24 volt, body dihubungkan -24 volt
B diberi +24 volt, M dihubungkan -24 volt
C diberi +24 volt, M dihubungkan -24 volt
M diberi +24 volt, body dihubungkan -24 volt
Fungsi sistem pengisian adalah
Menghasilkan energi listrik supaya bisa mengisi kembali dan mempertahankan kondisi baterai
Memutar mesin pada saat awal, supaya bisa berjalan
Menjaga suhu kerja mesin agar tetap normal
Melumasi komponen yang bergerak serta mencegah keausan
Berikut ini yang tidak termasuk komponen sistem pengisian adalah
Alternator
Belt
Regulator
Starting Motor
Untuk mengubah arus AC yang dihasilkan oleh alternator menjadi arus DC, dibutuhkan komponen
Kabel
Dioda Rectifier
Safety Relay
Kunci Kontak
Komponen alternator yang berupa kumparan dan diputar oleh pulley adalah
Rotor
Stator
Brush
Cover
Digunakan untuk menyimpan arus yang dihasilkan oleh alternator dan menyuplai arus pada saat awal menghidupkan mesin.
kunci Kontak
Kapasitor
Battery
Dioda
