wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Kisi AAS XII

Total questions: 65

Worksheet time: 2hrs 26mins

Name
Class
Date
1.

Tekanan uap jenuh suatu pelarut pada suhu 25 C adalah 80 mmHg dan fraksi mol zat terlarut 0,6, maka tekanan uap larutan adalah ....

a)

80 mmHg

b)

48 mmHg

c)

32 mmHg

d)

128 mmHg

e)

64 mmHg

2.

Jika ke dalam 200 gram air dilarutkan 8 gram zat X non elektrolit, maka penurunan titik beku larutan adalah ...(kf = 1,86, Mr X = 40)

a)

0,93

b)

1,86

c)

3,72

d)

0,186

e)

0,93

3.

Kenaikan titik didih 2 gram larutan NaOH yang dilarutkan dalam 200 gram air adalah ... (Kb air = 0,52, i = 2)

a)

0,26

b)

0,52

c)

0,026

d)

0,052

e)

100,26

4.

Suatu larutan terdiri atas 0,02 mol zat terlarut dan 0,08 mol zat pelarut. Fraksi mol zat terlarut adalah ...

a)

0,2

b)

0,4

c)

0,6

d)

0,9

e)

1

5.

Massa molekul relatif dari CaOH adalah ...(Ar Ca = 40, H = 1, O =16)

a)

24

b)

40

c)

45

d)

56

e)

57

6.

Sifat Koligatif Larutan adalah

a)

sifat-sifat yang hanya bergantung pada jumlah partikel zat terlarut

b)

sifat-sifat yang hanya bergantung pada jumlah larutan

c)

sifat-sifat yang tidak bergantung pada jumlah pelarut

d)

sifat-sifat yang tidak bergantung pada jumlah zat terlarut

e)

sifat-sifat yang hanya bergantung pada jumlah pelarut dan zat terlarut

7.

Berikut ini merupakan sifat koligatif larutan kecuali ...

a)

Penurunan Tekanan Uap

b)

Penurunan Titik Didih

c)

Penurunan Titik Beku

d)

Kenaikan Titik Didih

e)

Tekanan Osmotik

8.

Dari grafik tersebut, yang menunjukkan Δ\Delta  Tf adalah .......

a)

G - H

b)

I - J

c)

B - E

d)

C - E

e)

D - F

9.

Dalam keadaan normal titik beku larutan urea dalam air pada konsentrasi tertentu -2oC , maka titik didihnya adalah… (Kb= 0,520C/m dan Kf = 1,860C/m)

a)

100,56 oC

b)

100,62 oC

c)

100,76 oC

d)

101,08 oC

e)

102,00 oC

10.

Dalam keadaan normal titik didih larutan NaCl dalam air pada konsentrasi tertentu 101,040 C, maka titik bekunya adalah….(Kf = 1,860C/m, Kb = 0,520 C/m)

a)

– 0,52 oC

b)

– 1,04 oC

c)

– 2,08 oC

d)

– 3,72 oC

e)

– 6,54 oC

11.

Diketahui mol zat terlarut adalah 0,1 mol dan mol pelarut adalah 0,4 mol. Fraksi mol zat terlarut adalah ....

a)

0,5

b)

0,4

c)

0,3

d)

0,2

e)

0,1

12.

Rumus molalitas yang benar adalah .....

a)

grMr x 1000mL\frac{gr}{Mr}\ x\ \frac{1000}{mL}

b)

grMr x  1000massa pelarut\frac{gr}{Mr}\ x\ \ \frac{1000}{massa\ pelarut}

c)

grMr x  1000L\frac{gr}{Mr}\ x\ \ \frac{1000}{L}

d)

grMr x 1000massa terlarut\frac{gr}{Mr}\ x\ \frac{1000}{massa\ terlarut}

e)

grMr x 1000mg\frac{gr}{Mr}\ x\ \frac{1000}{mg}

13.

Penerapan sifat koligatif larutan berupa tekanan osmotik dalam kehidupan sehari-hari yang tepat adalah ...

a)

penyulingan fraksi-fraksi minyak bumi

b)

penambahan etilen glikol pada radiator mobil

c)

penggunaan garam CaCl2 untuk mencairkan salju

d)

penggunaan garam dapur untuk membasmi lintah dan keong sawah

e)

pembuatan campuran pendingin sebagai bahan pembuat es putar

14.

Titik didih larutan glukosa lebih rendah dari pada titik didih larutan garam. Hal ini dikarenakan ......

a)

larutan garam merupakan larutan elektrolit

b)

larutan glukosa merupakan larutan elektrolit

c)

larutan garam lebih pekat konsentrasinya dari pada larutan glukosa

d)

larutan glukosa memiliki tekanan osmotik lebih tinggi dari larutan garam

e)

larutan glukosa bersifat lebih polar dari larutan garam

15.

Larutan yang paling mudah menguap adalah ....

a)

I

b)

II

c)

III

d)

IV

e)

V

16.

Rumus tersebut digunakan dalam perhitungan ....

a)

penurunan tekanan uap larutan nonelektrolit

b)

penurunan titik beku larutan elektrolit

c)

kenaikan tekanan uap larutan elektrolit

d)

kenaikan titik didih larutan nonelektrolit

e)

tekanan osmotik larutan nonelektrolit

17.

Apa yang dimaksud dengan penurunan titik beku larutan?

a)

Penurunan titik beku larutan terjadi ketika suhu meningkat.

b)

Penurunan titik beku larutan adalah peningkatan titik beku pelarut murni.

c)

Penurunan titik beku larutan adalah proses penguapan pelarut.

d)

Penurunan titik beku larutan adalah fenomena di mana titik beku larutan lebih rendah daripada titik beku pelarut murni akibat penambahan zat terlarut.

18.

Jelaskan bagaimana kenaikan titik didih larutan terjadi!

a)

Kenaikan titik didih larutan terjadi karena peningkatan suhu pelarut.

b)

Kenaikan titik didih larutan disebabkan oleh pengurangan jumlah solut.

c)

Kenaikan titik didih larutan disebabkan oleh penurunan tekanan atmosfer.

d)

Kenaikan titik didih larutan disebabkan oleh penambahan solut yang mengganggu penguapan pelarut.

19.

a)

A. Pada panci presto titik didih air lebih tinggi daripada panci biasa

b)

B. Pada panci presto terdapat tekanan uap air yang terisolasi

c)

C. Pada panci presto memiliki sistem terbuka sehingga uap mudah terlepas ke udara

d)

D. Pada panci biasa terdapat uap air yang lebih banyak daripada pada panci presto

e)

E. Panci biasa penghantar panas yang buruk jika dibandingkan panci presto

20.

CuO + H2 → Cu + H2O

Yang bertindak sebagai Oksidator adalah …

a)

COOH

b)

CuO

c)

H2O

d)

Cu

21.

MnO2 + 4HCl → MnCl2 + 2H2O + Cl2

Yang bertindak sebagai Reduktor adalah . . .

a)

HCl

b)

MnCl2

c)

MnO2

d)

2H2O

22.

Bilangan oksidasi atom Cl tertinggi di antara senyawa berikut adalah …

a)

CaO2

b)

KClO

c)

KCl

d)

KClO3

23.

1. Perubahan bilangan oksidasi atom Mn pada reaksi : MnO2 + HCl ---> MnCl2 + H2O + Cl2 adalah……….

a)

+4 menjadi +2

b)

+4 menjadi +6

c)

tetap, tidak berubah

d)

+2 menjadi +4

24.

Tentukan bilangan oksidasi H pada H2OH_2O  

a)

-1

b)

+1

c)

0

d)

-2

25.

Reaksi reduksi yaitu ... .

a)

reaksi yang terjadi karena penurunan biloks

b)

reaksi yang terjadi karena kenaikan biloks

c)

reaksi yang terjadi ketika ada biloks yang naik dan turun

d)

reaksi yang terjadi ketika biloks tetap

26.

Reaksi berikut yang merupakan reaksi redoks adalah ….

a)

HCl + NaOH→ NaCl + H2O

b)

Ca(OH)2 +H2SO4 → CaSO4 + 2H2O

c)

2Al + 6HCl → 2AlCl3 + 3H2

d)

MgCl2 + Na2SO4 → 2NaCl +MgSO4

27.

Reaksi klorin dengan basa membentuk klorida dan hipoklorit menurut reaksi:

Cl2(g) + 2NaOH (aq) → NaCl (aq) + NaClO (aq) + H2O (l)

Zat yang mengalami reaksi autoredoks beserta perubahan bilangan oksidasinya adalah .…

a)

Cl2 dari -1 menjadi +1 dan 0

b)

Cl2 dari +1 menjadi -1 dan 0

c)

NaOH dari 0 menjadi -1 dan +1

d)

NaOH dari -1 menjadi +1 dan 0

e)

Cl2 dari 0 menjadi -1 dan +1

28.

Diketahui E0

Zn2+ | Zn = -0,76 volt

Fe2+ | Fe = -0,44 volt

Pb2+ | Pb = -0,13 volt

Cu2+ | Cu = +0,34 volt

Ag2+ | Ag = +0,80 volt

Diagram sel yang berlangsung spontan adalah …

a)

Cu2+ | Cu || Zn2+ | Zn

b)

Ag2+ | Ag || Fe2+ | Fe

c)

Ag2+ | Ag || Zn2+ | Zn

d)

Pb2+ | Pb || Cu2+ | Cu

e)

Pb2+ | Pb || Zn2+ | Zn

29.

Persamaan reaksi redoks:


a ClO + Bi2O3 + b OHc Cl + d BiO3 + H2O


Harga koefisien a, b, c, dan d adalah ….

a)

2, 2, 2, dan 3

b)

3, 3, 3, dan 2

c)

2, 1, 2, dan 2

d)

2, 2, 2, dan 2

e)

2, 2, 1, dan 2

30.

a Cr2O7 (aq) + b C2O42- (aq) + c H+ → d Cr3+ (aq) + e CO2 (g) + f H2O (l)

setelah disetarakan mempunyai harga a, b, d, e berturut-turut....

a)

1, 3, 1, 6

b)

1, 3, 2, 6

c)

2, 3, 2, 6

d)

2, 3, 2, 3

e)

6, 2, 3, 1

31.

Penulisan notasi sel sesuai dengan gambar berikut

a)

Zn│Zn2+║Ag+│Ag

b)

Zn2+│Zn║ Ag│Ag+

c)

Ag│Ag+║ Zn2+│Zn

d)

Ag│Ag+║ Zn│Zn2+

e)

Ag+│Ag║ Zn2+│Zn

32.

Jika reaksi:

Cu2+(aq) + NO(g) → Cu(s) + NO3(aq) (belum setara) dilengkapi maka persamaan reaksi itu akan mengandung ....

a)

10 H+ dan 5 H2O

b)

8 OH dan 4 H2O

c)

8 H+ dan 4 H2O

d)

4 OH dan 2 H2O

e)

4 H+ dan 2 H2O

33.

Perhatikan persamaan reaksi reduksi berikut.

p IO3(aq) + q H+ + r e → s I2(s) + t H2O(l)

Nilai p, q, r, s, t di atas berturut-turut adalah ….

a)

1, 6, 5, 1, 3

b)

1, 12, 10, 1, 6

c)

2, 12, 10, 1, 12

d)

2, 12, 10, 1, 6

e)

1, 5, 6, 1, 3

34.

Reaksi redoks yang sudah mengalami penyetaraan ialah ….

a)

ClO(aq) + Cl- (aq) + H+ (aq) → H2O (l) + Cl2 (g)

b)

AgOH (s) + H+ (aq) → Ag2+(aq) + H2O (l)

c)

MnO2 (s) + 4H+ (aq) + 2Cl (aq) → Mn2+ (aq) + 2H2O (l) + Cl2 (g)

d)

Al2O3 (s) + C (s) → Al (s) + CO2 (g)

35.

Diantara reaksi-reaksi dibawah ini yang merupakan reaksi redoks adalah . . .

a)

AgNO3 (aq) + NaCl (aq) → AgCl (s) + NaNO3 (Aq)

b)

2KI (aq) + Cl2 (aq) → I2 (s) + 2KCI (aq)

c)

NH3 (aq) + H2O (l) → NH4+ (aq) + OH (aq)

d)

NH3 (aq) + H2O (l) → NH4+ (aq) + OH (aq)

36.

Zn2+ + 2e → Zn E° = – 0,76 volt

Cu2+ + 2e → Cu E° = + 0,34 volt

Potensial sel untuk reaksi Zn + Cu2+ → Zn2+ + Cu adalah ...

a)

+0,42 volt

b)

-0,42 volt

c)

+1,10 volt

d)

-1,10 volt

e)

+1,11 volt

37.

Reaksi yang terjadi pada sel volta

a)

CuCu2++2eCu\rightarrow Cu^{2+}+2e

b)

CuCu2++2eCu\rightarrow Cu^{2+}+2e  

c)

Cu +Cr Cu2++Cr3+Cu\ +Cr\ \rightarrow Cu^{2+}+Cr^{3+}  

d)

Cu+Cr3+Cu2++CrCu+Cr^{3+}\rightarrow Cu^{2+}+Cr  

e)

Cu2+ + Cr  Cu + Cr3+Cu^{2+}\ +\ Cr\ \rightarrow\ Cu\ +\ Cr^{3+}  

38.

Diketahui potensial elektrode :

Cr3+(aq) + 3 e → Cr(s) Eø = - 0,71 volt

Ag+(aq) + e → Ag(s) Eø = + 0,80 volt

Al3+ (aq) + 3 e → Al(s) Eø = - 1,66 volt

Pt2+(aq) + 2 e → Pt(s) Eø = + 1,50 volt

Zn2+(aq) + 2 e → Zn(s) Eø = - 0,74 volt

Reaksi – reaksi berikut berlangsung spontan, kecuali ....

a)

Zn2+(aq) + Pt(s) → Pt2+(aq) + Zn(s)

b)

Cr3+(aq) + Ag(s) → Ag+(aq) + Cr(s)

c)

Al3+(aq) + Cr(s) → Cr3+(aq) + Al(s)

d)

Ag+(aq) + Pt(s) → Pt2+(aq) + Ag(s)

e)

Cr3+(aq) + Al(s) → Al3+(aq) + Cr(s)

39.

Diketahui data potensial standar berikut :

Zn2+(aq) + 2 e → Zn(s) E° = - 0,76 volt

Cu2+(aq) + 2 e → Cu(s) E° = + 0,34 volt

Mg2+(aq) + 2 e → Mg(s) E° = - 2,34 volt

Cr3+(aq) + 2 e → Cr(s) E° = - 0,74 volt

Harga potensial sel yang paling besar terdapat pada ....

a)

Zn/Zn2+(aq)//Cu2+(aq)/Cu

b)

Cr/Cr3+(aq)//Cu2+(aq)/Cu

c)

Zn/Zn2+(aq)//Cr3+(aq)/Cr

d)

Mg/Mg2+(aq)//Cu2+(aq)/Cu

e)

Mg/Mg2+(aq)//Cr3+(aq)/Cr

40.

Jika diketahui :

Zn2+ + 2 e → Zn Eo = - 0,76 Volt

Cu2+ + 2 e → Cu Eo = + 0,34 Volt,

Pernyataan yang tidak tepat dan berhubungan dengan kedua elektrode adalah ....

a)

logam Cu lebih sukar teroksidasi dari pada logam Z

b)

pada sel yang dibentuk oleh kedua elektrode tersebut, logam Zn merupakan elektrode negatif

c)

pada sel yang dibentuk oleh kedua elektrode tersebut, logam Cu merupakan elektrode positif

d)

potensial yang dibentuk oleh kedua elektrode tersebut adalah 1,10 Volt

e)

ion Zn2+lebih mudah tereduksi dibanding dengan ion Cu2+

41.

Bila diketahui :

Ni + Fe2+ --> Ni2+ + Fe E0 = - 0,19 volt

Al3+ + 3e --> Al E0 = - 1,66 volt

Fe2+ + 2e --> Fe E0 = - 0,44 volt

maka potensial sel standar untuk reaksi:

2 Al + 3 Ni2+ --> 2 Al3+ + 3 Ni, adalah ....

a)

+ 0,91 volt

b)

+ 1,41 volt

c)

+ 2,29 volt

d)

+ 2,57 volt

e)

+ 4,07 volt

42.

Diketahui potensial elektrode dari :

Al3+ + 3e ↔ Al E° = -1,66 Volt

Zn2+ + 2e ↔ Zn E° = -0,76 Volt

Reaksi redoks

2Al(s) + 3Zn2+(aq) ↔ 2Al3+(aq) + 3Zn(s)

menghasilkan potensial sel sebesar … .

a)

+ 0,90 Volt

b)

– 0,90 Volt

c)

+ 1,04 Volt

d)

– 1,04 Volt

e)

+ 2,42 Volt

43.

Perhatikan pernyataaan berikut :

1. Sel yang mengubah energi listrik menjadi energi kimia

2. Sel yang mengubah energi kimia menjadi energi listrik

3. Anoda tempat terjadi oksidasi

4. Katoda kutub positif

5. Katoda kutub negatif

Yang termasuk ciri sel elektrolisis adalah...

a)

1, 3, 4

b)

1, 3, 5

c)

2, 3, 4

d)

2, 3, 5

e)

1, 2, 3

44.

Didalam Elektrolisis Digunakan 2 buah elektroda yang bermuatan, pernyataan ini yang benar

a)

Katoda bermuatan Positif dan Anoda bermuatan Netral

b)

Katoda bermuatan Negatif dan Anoda bermuatan Netral

c)

Katoda bermuatan Negatif dan Anoda bermuatan Positif

d)

Katoda bermuatan Netral dan Anoda bermuatan Negatif

e)

Katoda bermuatan positif dan anoda bermuatan negatif

45.

Elektrolisis adalah proses perubahan dari...

a)

Reaksi Kimia menjadi Energi listrik

b)

Energi Listrik menjadi reaksi Kimia

c)

Energi Listrik menjadi oksidasi

d)

Energi Listrik menjadi reduksi

e)

Reaksi reduksi menjadi energi listrik

46.

elektroda mempunyai sifat inert yang artinya

a)

tidak dapat berekasi

b)

bertransformasi

c)

bereaksi

d)

beraksi

47.

Dibawah ini yang termasuk dalam elektroda inert yaitu ....

a)

Au, Ca, Pt

b)

C, Pt, Cu

c)

Pt, C, Au

d)

Pt, Au, Fe

48.

Jika diketahui :

Zn+2 / Zn Eo = –0, 76 Volt

Cu+2 / Cu Eo = +0,34 Volt

Maka besarnya potensial sel (Eo sel) Volta tersebut adalah ...

a)

–0,42 Volt

b)

–1,10 Volt

c)

+0,42 Volt

d)

+1,10 Volt

e)

+11,0 Volt

49.

Diketahui data potensial reduksi standar :

Zn2+ + 2e → Zn Eo = -0,76 V

Mg2+ + 2e → Mg Eo = -2,38 V

Cu2+ + 2e → Cu Eo = +0,34 V

Notasi sel yang dapat berlangsung spontan adalah....

a)

Fe |Fe2+ ||Zn2+ |Zn

b)

Zn |Zn2+ ||Mg2+ |Mg

c)

Cu |Cu2+ ||Zn2+ |Zn

d)

Cu |Cu2+ ||Fe2+ |Fe

e)

Mg |Mg2+ ||Cu2+ |Cu

50.

Perhatikan data persamaan reaksi di bawah ini!

Al3+(aq) + 3e ---> Al(s) Eo = -1,66 volt

Zn2+(aq) + 2e ---> Zn(s) Eo = -0,76 volt

Notasi sel yang mungkin adalah ....

a)

Zn/Zn2+//Al3+/Al

b)

Al3+/Al//Zn/Zn2+

c)

Al/Al3+//Zn2+/Zn

d)

Zn2+/Zn//Al3+/Al

e)

Al/Al3+//Zn/Zn2+

51.

Perhatikan pernyataaan berikut :

1. Sel yang mengubah energi listrik menjadi energi kimia

2. Sel yang mengubah energi kimia menjadi energi listrik

3. Anoda tempat terjadi oksidasi

4. Katoda kutub positif

5. Katoda kutub negatif

Yang termasuk ciri sel elektrolisis adalah...

a)

1, 3, 4

b)

1, 3, 5

c)

2, 3, 4

d)

2, 3, 5

e)

1, 2, 3

52.

Dari data E0 :

Zn2+ / Zn = - 0,76 volt

F2 / 2F = +3,63 volt

Fe2+ / Fe = - 0,44 volt

Ag+/Ag =+0,83 volt

Ca2+/ Ca = - 2,8 volt

E sel yang paling kecil terdapat pada reaksi redoks …

a)

Ca + Ag+ → Ca2+ + Ag

b)

Ca + F2 → Ca2 ++ 2F

c)

Fe + Ca2+ → Fe2+ + Ca

d)

Zn + F2 → Zn2+ + 2F

e)

Zn + Fe2+ → Fe + Zn2+

53.

Zn2+ + 2e → Zn E° = – 0,76 volt

Cu2+ + 2e → Cu E° = + 0,34 volt

Potensial sel untuk reaksi Zn + Cu2+ → Zn2+ + Cu adalah ...

a)

+0,42 volt

b)

-0,42 volt

c)

+1,10 volt

d)

-1,10 volt

e)

+1,11 volt

54.

Perlindungan korosi yang paling tepat dilakukan untuk melindungi logam pada bagian mesin yang berputar adalah ….

a)

mengecat

b)

melumuri dengan oli

c)

perlindungan katodik

d)

dibuat paduan logam

e)

dibalut dengan emas

55.

Apa fungsi utama dari sel volta dalam kehidupan sehari-hari?

a)
Menghasilkan energi listrik
b)
Menghasilkan air
c)
Menghasilkan panas
d)
Menghasilkan oksigen
56.

Nilai bilangan okidasi dari S didalam Na2SO3 adalah . . .

a)

+4

b)

+5

c)

+6

d)

+7

e)

+8

57.

Perhatikan pernyataan berikut.

(1) pengikatan oksigen

(2) pelepasan oksigen

(3) pelepasan elektron

(4) penyerapan elektron

(5) pertambahan bilangan oksidasi

(6) penurunan bilangan oksidasi

Pernyataan yang sesuai dengan konsep reaksi oksidasi ditunjukkan oleh nomor ....

a)

(1), (3), dan (6)

b)

(1), (2), dan (4)

c)

(1), (3), dan (5)

d)

(2), (3), dan (5)

e)

(2), (4), dan (6)

58.

 Perhatikan reaksi berikut : 
ClO4 + Mn2+     MnO2  + Cl2O5ClO_4^{-\ }+\ Mn^{2+}\ \ \rightarrow\ \ \ MnO_2\ \ +\ Cl_2O_5
Perubahan biloks yang terjadi pada unsur Cl pada reaksi di atas adalah....

a)

+7 menjadi +5

b)

+7 menjadi +3

c)

+5 menjadi +7

d)

+5 menjadi +6

e)

+5 menjadi +3

59.

Bilangan oksidasi Mn pada MnO4- adalah....

a)

+2

b)

+3

c)

+4

d)

+6

e)

+7

60.

Persamaan reaksi redoks:

aFe2+ + bMnO4- + cH+ → Fe3+ + Mn2+ + dH2O

Harga koefisien a, b, c, dan d berturut-turut adalah ....

a)

5, 1,4, dan 2

b)

5, 1,8, dan 4

c)

5, 1,4, dan 8

d)

5, 1,2, dan 4

e)

4, 8,1, dan 5

61.

a Cr2O72- (aq) + b C2O42- (aq) + c H+ → d Cr3+ (aq) + e CO2 (g) + f H2O (l)

setelah disetarakan mempunyai harga a, b, d, e berturut-turut....

a)

1, 3, 1, 6

b)

1, 3, 2, 6

c)

2, 3, 2, 6

d)

2, 3, 2, 3

62.

Reaksi ion permanganat dan ion oksalat dalam larutan basa memiliki persamaan berikut.

MnO4 (aq) + C2O42–(aq) ⎯⎯→ MnO2(s) + CO32–(aq)

Jika persamaan ini disetarakan, jumlah ion OH yang dibentuk adalah ….

a)

nol

b)

dua di kanan

c)

dua di kiri

d)

empat di kanan

e)

empat di kiri

63.

Reaksi oksidasi yang benar adalah . . . .

a)

Mg(s) + 2 e --> Mg2+(aq)

b)

Na(s) --> Na2+(aq) + 2 e

c)

Cu(s) + 2 e --> Cu2+(aq)

d)

Al(s) --> Al3+(aq) + 3 e

e)

Ca(s) --> Ca3+(aq) + 3 e

64.

Setengah reaksi reduksi NO3 menjadi N2O adalah sebagai berikut.

a NO3(aq) + b H+ + 8 e ⎯⎯→ c N2O(g) + d H2O(l)

Nilai a dan b yang cocok adalah ….

a)

2, 5

b)

2, 10

c)

, 1, 4

d)

1, 5

e)

3, 5

65.

Reaksi ion permanganat dan ion oksalat dalam larutan basa memiliki persamaan berikut.

MnO4 (aq) + C2O42–(aq) ⎯⎯→ MnO2(s) + CO32–(aq)

Jika persamaan ini disetarakan, jumlah ion OH yang dibentuk adalah ….

a)

nol

b)

dua di kanan

c)

dua di kiri

d)

empat di kanan

e)

empat di kiri