wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

RESPONSI SEDIAAN STERIL

Total questions: 40

Worksheet time: 20mins

Name
Class
Date
1.

Syringe plastik yang sensitif terhadap radiasi perlu disterilkan sebelum digunakan. Pilih metode yang paling tepat.

a)

Autoklaf

b)

Pengering kering

c)

Filtrasi

d)

Gamma

e)

UV

2.

Sekelompok Air untuk Injeksi (WFI) telah diautoklaf. Hasil menunjukkan tingkat endotoksin tetap tinggi. Identifikasi penyebabnya.

a)

Autoklaf menghancurkan endotoksin

b)

Endotoksin tidak rusak oleh panas lembab

c)

Endotoksin larut dalam filter

d)

Waktu autoklaf terlalu lama

e)

Penutup botol bocor

3.

Produk bubuk antibiotik yang dapat disuntikkan sensitif terhadap panas dan kelembapan. Pilih metode sterilisasi yang digunakan.

a)

Autoklaf

b)

Oven

c)

Filtrasi

d)

Gamma

e)

UV

4.

Selama autoklaf, udara tidak keluar sepenuhnya dan bercampur dengan uap. Apa dampaknya?

a)

Suhu efektif meningkat

b)

Proses menjadi lebih cepat

c)

Tekanan meningkat tetapi suhu tidak efektif

d)

Siklus berjalan normal

e)

Produk menjadi teroksidasi

5.

Metode sterilisasi mana yang paling tepat untuk larutan injeksi yang tidak tahan panas?

a)

Autoklaf

b)

Pengeringan kering

c)

Filtrasi membran

d)

Pancaran gamma

e)

UV

6.

Prinsip sterilisasi panas lembab menggunakan autoklaf adalah…

a)

Memecahkan DNA mikroba dengan radiasi

b)

Oksidasi komponen mikroba dengan udara panas

c)

Koagulasi protein mikroba dengan uap panas bertekanan

d)

Penyaringan fisik mikroba

e)

Denaturasi protein dengan sinar UV

7.

Pilih metode sterilisasi yang paling tepat untuk bubuk antibiotik dalam vial.

a)

Sterilisasi panas lembab

b)

Sterilisasi panas kering

c)

Filtrasi steril

d)

Pancaran gamma

e)

Cahaya UV

8.

Dry‑heat sterilization (oven) is most suitable for:

a)

Aqua‑bidest solution

b)

Oleum for injection

c)

Laboratory glassware

d)

Protein preparation

e)

Injection suspension

9.

Mechanisme utama radiasi gamma dalam menginaktivasi mikroorganisme adalah:

a)

Koagulasi protein

b)

Dehidrasi sel

c)

Kerusakan DNA melalui radikal bebas

d)

Pemanasan lokal

e)

Denaturasi lipid membran

10.

Uji apa yang digunakan untuk memastikan efisiensi proses sterilisasi autoklaf?

a)

Uji partikel

b)

Uji endotoksin

c)

Uji kebocoran

d)

Uji indikator biologis (Bacillus stearothermophilus)

e)

Uji sterilisasi langsung

11.

UV light is used to sterilize air and surfaces because…

a)

It can penetrate thick plastic

b)

It destroys spores

c)

It only works on open surfaces

d)

It is stronger than gamma radiation

e)

It does not damage any material

12.

Antibiotik dalam bentuk serbuk untuk injeksi harus steril tetapi tidak boleh terpapar panas atau kelembapan. Pilih metode sterilisasi yang paling tepat.

a)

Autoklaf

b)

Pancaran gamma

c)

Panas kering pada 170°C selama 1 jam

d)

Filtrasi

e)

Cahaya UV

13.

Suspensi injeksi mikronisasi sangat keruh, sehingga filtrasi 0,22 µm tidak dapat dilakukan. Metode sterilisasi alternatif mana yang paling mungkin digunakan?

a)

Autoklaf

b)

Pencahayaan UV

c)

Filtrasi 0,45 µm

d)

Panas kering

e)

Gamma atau sinar elektron

14.

Yang mana di antara berikut ini bukan metode panas kering?

a)

160°C selama 120 menit

b)

170°C selama 60 menit

c)

180°C selama 30 menit

d)

121°C selama 15 menit

e)

Semua benar

15.

Penyinaran gamma untuk sterilisasi menggunakan sumber…

a)

Co‑60

b)

EO

c)

UV‑B

d)

Oven gas

e)

Autoklaf

16.

Seorang siswa memutuskan untuk mensterilkan membran filtrasi menggunakan oven. Tindakan ini…

a)

Benar; membran dapat menahan suhu tinggi

b)

Salah; membran harus diautoklaf

c)

Benar jika membran terbuat dari baja

d)

Perlu dikombinasikan dengan EO

e)

Perlu penambahan alkohol 70%

17.

Seorang siswa memasukkan instrumen logam ke dalam EO meskipun instrumen tersebut tahan panas. Apa dampak yang terjadi?

a)

Tidak steril

b)

Over-sterilisasi

c)

Proses menjadi terlalu lama dan tidak efisien

d)

Endotoksin terbentuk

e)

Instrumen meleleh

18.

Infus Ringer Lactate adalah persiapan berbasis air. Metode apa yang digunakan?

a)

Panas kering

b)

EO

c)

Gamma

d)

Autoklaf

e)

UV

19.

Dalam evaluasi kimia tetes mata, parameter mana yang paling penting menurut farmakope (FI)?

a)

Sterilitas

b)

pH dan kandungan bahan aktif

c)

Warna

d)

Ukuran wadah

e)

Volume

20.

Selama pengujian pH tetes mata, pH ditemukan 4.0 (rentang FI: 5.5–7.5). Pilih langkah koreksi yang benar.

a)

Tambahkan buffer

b)

Panaskan produk

c)

Tambahkan air steril

d)

Lewati tes

e)

Tempatkan di oven

21.

Sebuah ampul berubah menjadi kuning setelah disimpan. Evaluasi apa yang harus dilakukan?

a)

pH dan kejernihan

b)

Sterilitas

c)

Evaluasi kimia yang menunjukkan degradasi

d)

Evaluasi fisik

e)

Tidak perlu pengujian

22.

Vitamin C akan disiapkan sebagai injeksi tanpa eksipien. Pilih metode sterilisasi yang paling tepat untuk zat ini.

a)

Filtrasi

b)

Panas lembab

c)

Panas kering

d)

Plasma

e)

Irradiasi

23.

Seorang apoteker di industri berencana untuk membuat salep oftalmik steril yang mengandung bahan aktif dengan titik lebur di bawah 80°C dan yang tidak tahan air. Pilih metode sterilisasi yang paling tepat.

a)

Panas lembab

b)

Panas kering

c)

Filtrasi

d)

Gas

e)

Pancaran radiasi

24.

Selama pengujian kebocoran setelah produksi steril, sebuah ampul dicelupkan ke dalam larutan berwarna untuk mengungkap kebocoran mikro di segel. Larutan berwarna apa yang digunakan sebagai indikator?

a)

Methylene biru 0,1%

b)

Potasium permanganat 0,1%

c)

Larutan fenolftalein 1%

d)

Methylene biru 2%

e)

Kristal violet

25.

Seorang apoteker sedang menyiapkan injeksi deksametason steril dalam bentuk larutan. Setelah melakukan penggabungan, apoteker mengevaluasi produk tersebut; salah satu evaluasi yang dilakukan adalah evaluasi biologis, misalnya tes sterilisasi untuk memastikan bahwa persiapan tersebut tidak terkontaminasi oleh mikroorganisme. Evaluasi biologis yang dilakukan oleh mahasiswa termasuk dalam jenis evaluasi apa?

a)

Uji pengaturan pH

b)

Uji kebocoran

c)

Uji sterilisasi

d)

Uji kejernihan larutan

e)

Keseragaman berat

26.

Seorang apoteker telah mengevaluasi sterilisasi untuk produk injeksi chlorbutanol 0,12 mL. Untuk memastikan kualitas injeksi ini, evaluasi tambahan apa yang harus dilakukan?

a)

Uji pelarutan, uji disintegrasi, dan inspeksi kebocoran

b)

Uji pyrogen, inspeksi kebocoran, dan uji pelarutan

c)

Pemeriksaan kejernihan larutan, penentuan pH, dan inspeksi kebocoran

d)

Uji pyrogen, uji sterilisasi, dan pemeriksaan kelarutan

e)

Uji keseragaman berat, uji keseragaman volume, dan uji dosis

27.

Parameter mana yang harus diperiksa untuk infus volume besar?

a)

Keseragaman berat

b)

Uji disintegrasi

c)

Uji batas partikulat

d)

Uji waktu pecah

e)

Spektrum UV

28.

Uji kebocoran vakum pada vial bertujuan untuk mendeteksi apa?

a)

Endotoksin

b)

Kontaminasi partikel

c)

Kebocoran mikro pada penutup karet

d)

Perubahan warna larutan

e)

Stabilitas obat

29.

Seorang siswa menyaring larutan injeksi menggunakan filter steril 0,22 µm. Apa tujuan dari filtrasi ini?

a)

Meningkatkan kejernihan

b)

Meningkatkan pH

c)

Mensterilkan larutan

d)

Menghilangkan pirogen

e)

Mengurangi viskositas

30.

Sebuah injeksi harus memenuhi keseragaman volume. Pengujian ini dilakukan pada berapa banyak wadah?

a)

5 wadah

b)

7 wadah

c)

10 wadah

d)

20 wadah

e)

30 wadah

31.

Jika kekeruhan terjadi di media selama uji sterilitas, apa langkah pertama?

a)

Ulangi tes dengan sampel baru

b)

Inokulasi dengan koloni lain

c)

Identifikasi kontaminan

d)

Buang sampel

e)

Ganti media

32.

Pengujian partikulat pada persiapan parenteral menggunakan metode pengaburan cahaya didasarkan pada prinsip mana?

a)

Perubahan suhu saat partikel bergerak

b)

Penghamburan cahaya oleh partikel

c)

Blokade cahaya saat partikel melewati

d)

Perubahan tegangan permukaan

e)

Reaksi kimia dengan pewarna

33.

Pengujian kebocoran ampul dilakukan setelah ampul telah mengalami kondisi mana?

a)

Disimpan di dalam freezer

b)

Disimpan selama 30 hari

c)

Proses sterilisasi terminal selesai

d)

Belum disegel

e)

Diisi dengan minyak silikon

34.

Dalam pengujian sterilitas yang diatur oleh aturan farmakope, untuk produk dengan kurang dari 100 unit, berapa jumlah minimum sampel yang harus diuji?

a)

1% dari batch

b)

10 unit

c)

4 unit

d)

20% dari batch

e)

2 unit

35.

Uniformitas volume untuk ampul diukur dengan prosedur apa?

a)

Menimbang isi

b)

Mengukur volume setelah dibuka

c)

Mengukur tinggi cairan

d)

Mengukur densitas

e)

Mengukur waktu aliran

36.

Seorang apoteker di Kontrol Kualitas sedang memeriksa produk A, yang bahan aktifnya termolabil dan higroskopis. Produk A adalah serbuk steril. Metode sterilisasi mana yang tepat untuk produk ini?

a)

Oven panas kering

b)

Filtrasi

c)

Radiasi

d)

Autoklaf

e)

Gas etilen oksida

37.

Injeksi steril dapat berupa larutan, emulsi, suspensi, atau bubuk yang harus diencerkan atau diresuspensi sebelum digunakan. Buffer digunakan untuk menjaga pH mendekati 7,4. Apa tujuan dari evaluasi pH?

a)

Untuk membantu pelarutan zat aktif dalam injeksi

b)

Untuk meminimalkan iritasi di lokasi injeksi

c)

Untuk meningkatkan stabilitas formulasi

d)

Untuk mengurangi tegangan permukaan

e)

Untuk meningkatkan efektivitas zat aktif

38.

Sebuah injeksi antibiotik cefotaxime diproduksi dalam bentuk serbuk untuk injeksi dan harus direkonsitusi sebelum digunakan. Evaluasi apa yang harus dilakukan untuk memastikan tidak ada kontaminasi mikroba?

a)

Uji pH

b)

Uji sterilisasi panas lembab

c)

Uji sterilitas

d)

Uji partikulat

e)

Uji isotonicity

39.

Sebuah injeksi yang mengandung surfaktan harus dievaluasi untuk memastikan tidak terbentuk busa yang berlebihan. Uji apa yang tepat?

a)

Uji pH

b)

Uji kejernihan

c)

Uji viskositas

d)

Uji pembentukan busa

e)

Uji sterilisasi

40.

Sekelompok injeksi heparin lulus uji sterilisasi tetapi tetap tidak boleh dirilis jika gagal uji mana?

a)

Uji kejernihan

b)

Uji pH

c)

Uji endotoksin (LAL)

d)

Uji partikulat

e)

Uji viskositas