Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Assesmen Sumatif Akhir Jenjang Mapel Pilihan AUTOCAD

Total questions: 41

Worksheet time: 43mins

Name
Class
Date
1.

Seorang drafter berada di titik (10, 20) dan ingin menggambar garis ke titik (100, 70). Jika ia menggunakan input koordinat Relatif Cartesian, input yang harus dimasukkan setelah titik awal adalah:

a)

A. 100, 70

b)

B. @90, 50

c)

C. 90, 50

d)

D. @110, 90

e)

E. 110, 90

2.

Untuk menggambar garis dengan panjang 150 satuan, miring 45° ke bawah (kuadran IV) dari titik saat ini, input Polar Relatif yang paling akurat adalah:

a)

@150<45

b)

150<315

c)

@150<-45

d)

B dan C benar

e)

A, B, dan C benar

3.

Jika Ortho Mode (F8) aktif, dan Anda ingin menggambar garis dengan cepat sejauh 50 satuan ke kiri. Langkah paling efisien adalah:

a)

Menggunakan koordinat relatif @-50, 0.

b)

Menggunakan koordinat polar @50<180.

c)

Memastikan kursor mengarah ke kiri dan memasukkan nilai 50.

d)

Menekan F8 (non-aktif), mengarahkan kursor ke kiri, lalu memasukkan 50.

e)

Menggunakan Direct Distance Entry dengan Polar Tracking 180° aktif.

4.

Anda harus menggambar objek Arc yang menyentuh tiga garis yang sudah ada (tangentially). Metode pembuatan ARC mana yang tidak mungkin diterapkan dan mengapa?

a)

Start, End, Radius (Karena tidak menjamin tangensial).

b)

Start, Center, Angle (Karena tidak menjamin tangensial).

c)

3-Point (Hanya melewati 3 titik, tidak menjamin tangensial).

d)

Start, End, Direction (Karena hanya mengontrol arah kemiringan awal).

5.

Jika Anda harus menggambar sebuah Lingkaran yang bersinggungan (tangent) dengan dua objek garis yang berdekatan dan memiliki radius R=25, perintah yang paling tepat digunakan adalah:

a)

CIRCLE → 3P

b)

CIRCLE → 2P

c)

CIRCLE → TTR → Klik Garis 1 → Klik Garis 2 → 25

d)

CIRCLE → Center, Radius

e)

FILLET dengan radius 25

6.

Anda ingin membuat Polyline tebal yang dimulai dengan lebar awal 5 dan berakhir dengan lebar akhir 10. Saat Anda memulai perintah PLINE, sub-perintah yang harus Anda aktifkan terlebih dahulu adalah:

a)

Halfwidth

b)

Arc

c)

Width

d)

Length

e)

Join

7.

Anda memiliki objek berbentuk segi lima (Pentagon). Perintah yang paling efisien untuk membuat objek segi lima tersebut adalah:

a)

LINE berulang dengan menghitung koordinat kutub.

b)

POLYGON → Number of sides: 5 → Pilih metode Inscribed atau Circumscribed.

c)

RECTANGLE lalu EXPLODE dan TRIM.

d)

CIRCLE lalu ARRAY POLAR.

e)

MVIEW lalu VPORTS.

8.

Untuk membuat garis bantu konstruksi yang tak hingga dan hanya memiliki satu titik awal, perintah yang paling efisien adalah:

a)

LINE

b)

RAY

9.

Seorang drafter ingin membuat 4 salinan objek persegi panjang dengan jarak vertikal 30 satuan dan jarak horizontal 50 satuan dari objek asli. Perintah yang paling efisien adalah:

a)

COPY berulang sebanyak 4 kali dengan input koordinat.

b)

OFFSET dengan jarak 30.

c)

ARRAY RECTANGULAR dengan 5 Kolom dan 1 Baris.

d)

ARRAY RECTANGULAR dengan 2 Kolom dan 5 Baris, Column Offset 50 dan Row Offset 30.

e)

ARRAY RECTANGULAR dengan 5 Kolom dan 2 Baris, Column Offset 50 dan Row Offset 30.

10.

Anda memiliki 5 objek yang terletak pada Layer DINDING. Anda hanya ingin memutar (ROTATE) 3 objek di antaranya. Langkah paling efisien setelah memilih objek adalah:

a)

Menggunakan perintah LAYISO (Layer Isolate) pada Layer DINDING, lalu ROTATE semua yang terlihat.

b)

Memilih 3 objek, lalu menggunakan perintah ROTATE.

c)

Memilih 5 objek, lalu menggunakan opsi Remove pada Selection Set untuk mengeluarkan 2 objek yang tidak diinginkan.

d)

Jawaban B dan C benar.

e)

Menggunakan perintah LAYOFF pada Layer DINDING.

11.

Anda memiliki garis A dan garis B yang akan bertemu, tetapi saat ini garis A terlalu pendek dan garis B terlalu panjang. Perintah yang paling efisien untuk membuat kedua garis bertemu secara tepat pada perpotongan imajiner mereka adalah:

a)

MOVE garis A dan TRIM garis B.

b)

EXTEND garis A dan TRIM garis B.

c)

FILLET dengan radius 0 pada garis A dan B.

d)

CHAMFER dengan D1=0 dan D2=0 pada garis A dan B.

e)

C dan D benar.

12.

Anda diminta merevisi gambar, di mana semua sudut luar tumpul (R=5) harus diubah menjadi sudut tajam (90 derajat). Perintah modifikasi yang paling efisien untuk mengembalikannya adalah:

a)

TRIM

b)

CHAMFER

13.

Anda membuat Array Polar dari sebuah lingkaran di sekitar pusat (0,0) dengan 7 item dan total sudut 360 derajat. Jika Anda ingin agar lingkaran tersebut hanya memiliki jarak sudut 30 derajat antar item, parameter apa yang harus Anda ubah?

a)

Total Number of Items menjadi 12.

b)

Angle Between menjadi 30 derajat.

c)

Total Angle to Fill menjadi 210 derajat (7 x 30).

d)

Total Number of Items menjadi 8 dan Total Angle to Fill menjadi 210.

e)

Mengubah Total Number of Items menjadi 7 dan Total Angle to Fill menjadi 210 derajat.

14.

Anda menggunakan ARRAY PATH pada objek A sepanjang Polyline B. Jika Anda mengubah bentuk Polyline B, objek A (hasil array) akan ikut menyesuaikan secara otomatis. Mengapa hal ini terjadi?

a)

Karena ARRAY PATH selalu menghasilkan objek non-associative.

b)

Karena ARRAY PATH selalu menghasilkan objek associative secara default.

c)

Karena Anda menggunakan opsi Divide alih-alih Measure.

d)

Karena Polyline B adalah WBLOCK.

e)

Karena objek A dan B berada pada Layer yang sama.

15.

Perintah MIRROR memiliki opsi Delete source objects. Jika Anda memilih opsi No, apa yang terjadi pada objek sumber?

a)

Objek sumber dihapus dan objek baru dibuat.

b)

Objek sumber dipertahankan dan objek baru (cerminan) dibuat.

c)

Objek sumber dipertahankan tetapi diubah skalanya.

d)

Objek sumber diubah menjadi Block.

e)

Objek sumber dipindahkan ke Layer yang berbeda.

16.

Anda ingin memotong bagian luar dari garis-garis yang berpotongan menggunakan TRIM. Jika Anda hanya menekan ENTER sekali setelah mengetik TRIM, apa yang akan terjadi?

a)

Semua objek akan menjadi cutting edge dan Anda dapat langsung memilih bagian yang ingin dipotong.

b)

Hanya garis pertama yang akan dipotong.

c)

Tidak ada yang akan terjadi.

d)

Anda akan diminta untuk memilih objek yang ingin dipotong.

17.

Layer A diatur sebagai VP Freeze di Viewport Layout 1. Layer B diatur sebagai Global Freeze di Layer Properties Manager. Apa implikasi Layer B terhadap Layer A?

a)

Layer B akan tetap terlihat di Viewport Layout 1.

b)

Layer B tidak terlihat di Model Space dan Layout 1, tetapi Layer A terlihat.

c)

Layer B tidak terlihat di Model Space dan Layout 1, Layer A terlihat di Model Space tetapi tidak di Layout 1.

d)

Keduanya terlihat di Model Space.

e)

Keduanya tidak terlihat di mana pun.

18.

Anda memodifikasi properti Lineweight dari objek Polyline X menjadi 0.5 mm. Objek Polyline X berada di Layer DINDING yang memiliki Lineweight 0.3 mm. Berapa Lineweight yang akan digunakan saat mencetak?

a)

0.3 mm (Karena Layer yang mendominasi).

b)

0.5 mm (Karena properti objek mendominasi properti Layer).

c)

0.8 mm (Hasil penjumlahan).

d)

0.0 mm (Default).

e)

Lineweight tidak akan tercetak.

19.

Perintah LAYCUR digunakan untuk:

a)

Membuat Layer baru.

b)

Menghapus Layer yang kosong.

c)

Menjadikan Layer yang dipilih sebagai Layer aktif (Current).

d)

Membekukan (Freeze) Layer yang dipilih.

e)

Mematikan (Off) Layer yang dipilih.

20.

Anda mengedit garis sumbu yang seharusnya putus-putus, tetapi terlihat continuous di Model Space. Properti Linetype objek sudah benar. Masalah ini paling sering disebabkan oleh:

a)

Nilai LTSCALE terlalu kecil.

b)

Nilai LTSCALE terlalu besar.

c)

Nilai CELTSCALE terlalu kecil.

d)

A dan B mungkin benar, tergantung perbandingan ukuran gambar dengan skala.

e)

Semua Layer diatur ke Continuous.

21.

Pengaturan LTSCALE mempengaruhi:

a)

Hanya Linetype objek di Model Space.

b)

Hanya Linetype objek di Layout.

c)

Skala Linetype global untuk semua objek dan semua Layout/Model.

d)

Hanya Linetype dari Layer aktif.

e)

Hanya Linetype dari objek yang baru dibuat.

22.

Apa dampak dari mengunci (Lock) sebuah Layer?

a)

Objek pada Layer tersebut tidak dapat dilihat.

b)

Objek pada Layer tersebut tidak dapat dicetak.

c)

Objek pada Layer tersebut tidak dapat diedit atau dimodifikasi, tetapi tetap terlihat dan dapat digunakan sebagai referensi Osnap.

d)

Objek pada Layer tersebut secara otomatis berpindah ke Layer 0.

e)

Objek pada Layer tersebut dapat dihapus tetapi tidak dapat dimodifikasi.

23.

Anda mendesain Dimension Style baru dan ingin agar panah dimensi diganti menjadi Tick Mark dan teks dimensi berada di atas garis dimensi dengan sedikit celah. Sub-pengaturan yang harus dimodifikasi adalah:

a)

A. Symbols and Arrows dan Fit.

b)

B. Lines dan Text.

c)

C. Symbols and Arrows dan Text.

d)

D. Primary Units dan Text.

e)

E. Text dan Fit.

24.

Dalam Dimension Style Manager, pengaturan Offset from origin yang besar dapat menyebabkan:

a)

Teks dimensi menjauh dari garis dimensi.

b)

Garis ekstensi (Extension Line) tidak menyentuh objek yang didimensi (ada celah besar).

c)

Garis dimensi (Dimension Line) terputus.

d)

Panah dimensi menjadi besar.

e)

Hanya mempengaruhi Center Mark.

25.

Anda memiliki gambar 1:1 di Model Space dan akan dicetak 1:50. Jika Text Height pada cetakan harus 3 mm, nilai Text Height yang harus diatur dalam Dimension Style (dengan Overall Scale 1) adalah:

a)

3.0

b)

30

c)

150

d)

300

e)

50

26.

Hatch gagal terbentuk pada area tertutup. Setelah diperiksa, terdapat celah yang sangat kecil (0.01 satuan) pada batas area tersebut. Pengaturan mana yang harus diubah saat menjalankan perintah HATCH untuk mengatasi celah tersebut tanpa menutupnya secara manual?

a)

Angle

b)

Scale

c)

Boundary Retention

d)

Gap Tolerance

e)

Associative

27.

Anda ingin menempatkan MultiLeader Style pada gambar Anda. Anda ingin teks pemimpin (Leader Text) sejajar dengan garis pemimpin. Pengaturan ini terletak di tab:

a)

Leader Format

b)

Content

c)

Leader Structure

d)

Symbol

28.

Perintah MTEXT (Multileader Text) paling efektif digunakan untuk:

a)

Membuat teks yang panjang dan multi-paragraf dengan format khusus.

b)

Membuat satu baris label yang sederhana.

c)

Membuat anotasi dimensi.

d)

Membuat Block teks.

e)

Membuat Leader dengan teks.

29.

Mengapa menggunakan Blok untuk komponen berulang (misalnya, meja, kursi) jauh lebih efisien daripada menggunakan salinan (COPY) objek primitive (garis, lingkaran)?

a)

Block membuat file DWG lebih besar.

b)

Block memungkinkan revisi serentak pada semua instans dalam satu langkah.

c)

Block tidak dapat di-Explode.

d)

Block tidak dapat dipindahkan ke Layer lain.

e)

Block tidak dapat di-Scaled.

30.

Anda ingin mengekspor sebuah objek dari file A.dwg ke file B.dwg agar objek tersebut menjadi objek mandiri (bukan Block definition) di file B.dwg. Perintah yang paling tepat untuk melakukan ini adalah:

a)

COPY

b)

PURGE

c)

INSERT

d)

WBLOCK (Menulis objek ke file DWG baru)

e)

XREF

31.

XREF ATTACHED vs XREF OVERLAY. Jika file A me-Xref file B (ATTACH) dan file B me-Xref file C (ATTACH). Ketika file A di-Xref oleh file D, Layer dari file mana saja yang akan dimuat ke file D?

a)

Hanya Layer dari file A.

b)

Layer dari file A dan B.

c)

Layer dari file A, B, dan C (Semua level Xref dimuat).

d)

Layer dari file B dan C.

32.

Apa kelemahan utama dari Block Dynamic dibandingkan Block Static?

a)

Block Dynamic tidak dapat di-Scale.

b)

Block Dynamic dapat meningkatkan ukuran file secara signifikan karena menyimpan lebih banyak data definisi.

c)

Block Dynamic tidak dapat di-Mirror.

d)

Block Dynamic tidak dapat memiliki atribut.

e)

Block Dynamic tidak dapat di-Explode.

33.

Dalam Plot Dialog Box, opsi What to Plot yang paling tepat digunakan untuk mencetak area yang benar-benar Anda lihat di layar tanpa Layout adalah:

a)

Extents

b)

Display

c)

Limits

d)

Window

e)

Layout

34.

Anda mencetak dari Layout. Viewport (MVIEW) diatur dengan skala 1:20. Jika Anda mencetak Layout dengan skala 1:1 (skala cetak), objek di Model Space akan tercetak dengan skala:

a)

1:1

b)

1:20

c)

20:1

d)

1:100

e)

1:50

35.

Anda membuat Viewport baru di Layout. Anda melakukan ZOOM EXTENTS di dalam Viewport tersebut dan kemudian mengunci (Lock) Viewport tersebut. Masalah apa yang paling mungkin terjadi saat mencetak?

a)

Gambar tidak tercetak sama sekali.

b)

Skala Viewport tidak terdefinisi dan gambar tercetak dengan skala acak.

c)

Gambar tercetak terlalu kecil.

d)

Objek Hatch tidak terlihat.

36.

Perintah PUBLISH paling berguna untuk:

a)

Mengubah Layer objek secara massal.

b)

Mengirim email gambar DWG.

c)

Membuat kumpulan Plot (cetakan) massal dari beberapa Layout atau file DWG ke format DWF/PDF.

d)

Membuat Block baru.

e)

Mengatur Linetype Scale.

37.

Apa fungsi utama perintah PURGE?

a)

Memperbaiki kesalahan database file (gunakan AUDIT).

b)

Mengubah Layer yang tidak digunakan menjadi Layer 0.

c)

Menghapus definisi objek (Blok, Layer, Linetype, Dimension Style, dll.) yang tidak digunakan dalam gambar.

d)

Mengkompresi file DWG.

e)

Mengubah unit gambar.

38.

Anda memiliki Viewport berukuran 100x100 satuan di Layout. Jika Anda mengatur Custom Scale pada Viewport menjadi 1/20 xp, apa arti dari 20?

a)

Skala kertas terhadap model adalah 20:1.

b)

Objek di Model Space 20 kali lebih besar daripada di Layout.

c)

Objek di Model Space akan tercetak 1/20 ukuran aslinya (Skala 1:20).

d)

Skala Annotative 20.

e)

Hanya berpengaruh pada Linetype.

39.

Untuk membuat Title Block (Kop Gambar) yang properti teksnya (Nama Proyek, Skala, Tanggal) dapat diisi secara interaktif saat disisipkan (INSERT), komponen yang harus digunakan adalah:

a)

MTEXT

b)

ATTDEF (Attribute Definition)

c)

MULTILEADER

d)

FIELD

e)

XLINE

40.

Anda menemukan bahwa saat mencetak, Lineweight pada gambar Anda terlalu tebal, padahal Anda sudah mengatur Lineweight Layer menjadi tipis. Apa yang harus Anda matikan pada Plot Dialog Box agar Lineweight yang Anda atur di Layer tidak mempengaruhi hasil cetak?

a)

Plot Scale

b)

Plot Object Lineweights

c)

Plot Transparency

d)

Plot with Plot Styles

e)

Plot Layout

41.

Tuliskan Nama sesuai absensi anda di kelas ......Contoh (Budi Gunawan,30,Kelas 12 TJKT 1 )

4 lines