WorksheetsX-ALL-BAHASA INDONESIA-RT-ES-IR-Ganjil25
Total questions: 35
Worksheet time: 2hrs 33mins
Cermati paragraf berikut!
Alunan nada yang membentuk harmonisasi lagu menggema di halaman kampus Universitas Padjadjaran Jalan. Dipati Ukur Bandung, Senin (27/8) siang. Lebih dari sepuluh ribu pasang tangan memainkan alat musik tradisional angklung dan memanjakan ribuan pasang telinga yang mendengarnya. Ribuan mahasiswa baru dan "civitas academica” Unpad memainkan alat musik tradisional angklung. Mereka begitu kompak. Permainan mereka begitu memukau para penonton. Acara yang merupakan rangkaian acara Dies Natalis ke-50 Unpad itu membuat Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik itu ikut terpukau.
Paragraf tersebut merupakan contoh laporan hasil observasi karena ...
tidak berdasarkan imajinasi atau khayalan penulisnya.
menggambarkan suatu kejadian yang sangat berkesan.
mengungkapkan pendapat penulisnya untuk suatu benda.
menceritakan suatu kegiatan yang terjadi di lingkungannya
mengemukakan fakta-fakta yang diperoleh melalui pengamatan
Cermati paragraf berikut!
Alunan nada yang membentuk harmonisasi lagu menggema di halaman kampus Universitas Padjadjaran Jalan. Dipati Ukur Bandung, Senin (27/8) siang. Lebih dari sepuluh ribu pasang tangan memainkan alat musik tradisional angklung dan memanjakan ribuan pasang telinga yang mendengarnya. Ribuan mahasiswa baru dan "civitas academica” Unpad memainkan alat musik tradisional angklung. Mereka begitu kompak. Permainan mereka begitu memukau para penonton. Acara yang merupakan rangkaian acara Dies Natalis ke-50 Unpad itu membuat Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik itu ikut terpukau.
survei
pencatatan
wawancara
observasi lapangan
penyebaran angket
Cermati paragraf berikut!
Upacara adat tradisional Grebek yang diadakan setahun sekali, yakni pada Lebaran atau Lebaran hari kedua, berlangsung sekitar 40 menit, sejak pukul 09.50 WIB hingga pukul 10.30 WIB. Berbagai uborampe (barang) dan udik-udik (sesaji), berupa jenis sayuran, buah-buahan dan makanan tradisional yang ditata dan disusun seperti bentuk gunung, dikirab oleh para prajurit abdi dalem Kraton Yogyakarta dengan rute dari dalam kraton (Pagelaran).
Paragraf tersebut menjelaskan hal-hal berikut, kecuali ..
macam-macam kegiatan
nama kegiatan
manfaat kegiatan
pelaku kegiatan
proses pelaksanaan kegiatan
Cermati paragraf berikut!
Upacara adat tradisional Grebek yang diadakan setahun sekali, yakni pada Lebaran atau Lebaran hari kedua, berlangsung sekitar 40 menit, sejak pukul 09.50 WIB hingga pukul 10.30 WIB. Berbagai uborampe (barang) dan udik-udik (sesaji), berupa jenis sayuran, buah-buahan dan makanan tradisional yang ditata dan disusun seperti bentuk gunung, dikirab oleh para prajurit abdi dalem Kraton Yogyakarta dengan rute dari dalam kraton (Pagelaran).
Fakta dalam paragraf tersebut diperoleh melalui ….
perekaman
proses pencatatan
wawancara dengan narasumber
pengamatan lapangan
penyebaran angket
Cermati paragraf berikut!
Rombongan ini terbagi menjadi beberapa kelompok. Paling depan, deretan siswi-siswi imut. Mereka asyik memainkan mayoret, melakukan koreografi menggunakan benderanya masing masing. Kelompok mayoret ini diikuti dengan marching band, disusul dengan sejumlah pelajar yang menempeli tubuh mereka dengan papan yang bertuliskan hak-hak yang patut dituntut remaja. Rombongan diakhiri dengan sekelompok pelajar yang berbaris di dalam "selimut" berbentuk spanduk yang diisi petisi berupa tanda tangan pelajar dari sejumlah sekolah di Bandung
Dalam struktur teks laporan observasi paragraf tersebut tergolong ke bagian ….
tesis
abstrak
definisi umum
deskripsi manfaat
deskripsi per bagian
Cermati paragraf berikut!
Pada saat dibawa keluar dari dalam Keraton Yogyakarta, dikirabkan di alun-alun utara kraton tersebut, dan dibawa ke Pengulon atau salah satu gedung yang berada di sebelah Masjid Besar keraton itu, gunungan (sesaji berbentuk gunung) menjadi tontonan menarik ribuan penonton. Sesampainya di Pengulon, sesaji berupa apel, jeruk, kacang panjang, telur rebus dan jadah (makanan tradisional yang terbuat dari beras ketan) itu didoakan oleh para abdi dalem terlebih dahulu, baru selanjutnya diperebutkan oleh para warga yang menonton.
Dalamstruktur laporanobservasi, paragraf tersebuttermasuk ke dalambagian.
koda
abstraksi
krisis
deskripsi umum
deskripsi per bagian
Cermati paragraf berikut!
Setiap malam berpuluh ribu tikus menyerbu desa-desa di Kecamatan Pracimantoro. Segala macam tanaman, sampai kepada pohon petai cina yang sudah tua, habis digerogoti tikus. Binatang piaraan seperti ayam, kambing, dan sapi, tidak luput dari serangan tikus yang ganas itu. Apalagi bahan makanan. Memang itu yang dicari. Habis tandas ditelan tikus. Bahkan, penduduk beberapa desa terpaksa diungsikan karena ketakutan. Sampai sekarang masih ada orang yang tidak mau pulang ke kampung halamannya.
Paragraf tersebutmelaporkan....
keganasan ribuan tikus
ketakutan penduduk desa
keadaan suatu perkampungan
kondisi tanaman di suatu tempat
kehidupan penduduk pedesaan
Cermati paragraf berikut!
(1)Tempat hidup, laut mempunyai kelebihan dibandingkan darat. (2) Kelebihan-kelebihan laut, antara lain, suhu jarang berubah-ubah. (3) Dukungan yang lebih banyak untuk melawan gravitasi bumi, air yang cukup tersedia. (4) Dengan air yang cukup tersebut, makhluk hidup di laut dapat menyerap air langsung masuk sistem tubuh. (5) Makhluk hidup di laut dapat memperoleh oksigen dan karbon.
Gagasan utama paragraf di atas dinyatakan dalam kalimat ....
(1)
(2)
(3)
(4)
(5)
Cermati kalimat-kalimat berikut
(1) Kayu ramin diimpor oleh pedagang-pedagang Singapura dan Kalimantan Barat.
(2) Di sana diolah menjadi perabot rumah tangga
(3) Tentu saja harga sudah tujuh atau delapan kali lipat harga di Kalimantan Barat.
(4) Kemudian dikirim ke Jakarta, dan terkenal sebagai kayu jati Singapura.
Susunan kalimat tepat adalah ….
(1)-(2)-(4)-(3)
(1)-(2)-(3)-(4)
(1)-(3)-(4)-(2)
(2)-(3)-(4)-(1)
(3)-(2)-(1)-(4)
10. Cermati topik dan gagasan pokok berikut!
Topik : Pantai Natsepa
(1) Pantai Natsepa terletak kurang lebih sepuluh kilometer dari pusat kota.
(2) Pantai ini terlihat jelas karena letaknya hanya seratus meter dari jalan utama
(3) Di Pantai Natsepa ini, terdapat dua tempat yang telah dilengkapi fasilitas penginapan.
(4) Di beberapa tempat yang agak condong ke laut mengalami kerusakan.
(5) Pantai ini sering dikunjungi wisatawan asing.
(6) Bahkan, biasanya pengunjung sampai ke Pantai Liang.
Kalimat laporan yang sesuai dengan topik tersebut adalah ….
(1), (2), (3), dan (4)
(1), (2), (3), dan (5)
(1), (3), (5), dan (6)
(2), (3), (5), dan (6)
(3), (4), (5), dan (6)
Cermati teks Anekdot berikut!
Teks Anekdot
“Pelajaran dari Telepon”
Suatu hari, seorang siswa menelepon gurunya.
“Pak, saya tidak bisa ikut ujian hari ini. Saya sakit,” katanya dengan suara serak.
Gurunya menjawab, “Oh begitu, semoga cepat sembuh. Tapi aneh, saya melihat kamu di status media sosial sedang makan di kafe.”
Siswa itu terdiam sebentar lalu menjawab, “Eh, itu kafe virtual, Pak. Saya cuma ikut acara online.”
Gurunya tertawa, “Kalau begitu, nilai kamu juga virtual, ya?”
Apa tujuan komunikatif dari teks anekdot tersebut?
Menghibur dengan humor tentang kehidupan sekolah
Menyindir siswa yang suka berbohong kepada guru
Menjelaskan pentingnya media sosial dalam pendidikan
Mengkritik guru yang terlalu kepo dengan siswanya
Mendorong siswa untuk rajin belajar
Cermati teks Anekdot berikut!
Teks Anekdot
“Pelajaran dari Telepon”
Suatu hari, seorang siswa menelepon gurunya.
“Pak, saya tidak bisa ikut ujian hari ini. Saya sakit,” katanya dengan suara serak.
Gurunya menjawab, “Oh begitu, semoga cepat sembuh. Tapi aneh, saya melihat kamu di status media sosial sedang makan di kafe.”
Siswa itu terdiam sebentar lalu menjawab, “Eh, itu kafe virtual, Pak. Saya cuma ikut acara online.”
Gurunya tertawa, “Kalau begitu, nilai kamu juga virtual, ya?”
Kalimat terakhir “Kalau begitu, nilai kamu juga virtual, ya?” termasuk bentuk....
Kalimat berita
Kalimat retoris yang menyindir
Kalimat perintah halus
Kalimat eksklamatif
Kalimat penegasan fakta
Cermati teks Anekdot berikut!
Teks Anekdot
“Pelajaran dari Telepon”
Suatu hari, seorang siswa menelepon gurunya.
“Pak, saya tidak bisa ikut ujian hari ini. Saya sakit,” katanya dengan suara serak.
Gurunya menjawab, “Oh begitu, semoga cepat sembuh. Tapi aneh, saya melihat kamu di status media sosial sedang makan di kafe.”
Siswa itu terdiam sebentar lalu menjawab, “Eh, itu kafe virtual, Pak. Saya cuma ikut acara online.”
Gurunya tertawa, “Kalau begitu, nilai kamu juga virtual, ya?”
Dari teks tersebut, nilai sosial apa yang ingin disampaikan penulis?
Kejujuran lebih penting daripada pencitraan
Sakit tidak boleh dijadikan alasan
Media sosial berpengaruh terhadap nilai akademik
Guru harus lebih tegas terhadap siswa
Sekolah sebaiknya memantau media sosial siswa
Cermati teks Anekdot berikut!
Teks Anekdot
“Tanda Tangan Digital”
Seorang pegawai muda menyerahkan berkas laporan ke atasannya.
“Sudah saya tanda tangani, Pak,” katanya bangga.
Atasannya melihat lembar laporan itu kosong.
“Mana tanda tanganmu?”
Pegawai itu menjawab santai, “Sudah, Pak. Tapi saya pakai tanda tangan digital — cuma saya yang bisa lihat.”
Atasannya menghela napas, “Kalau begitu, gaji kamu juga saya transfer secara digital, ya? Cuma kamu yang bisa rasakan.”
Kritik sosial yang disampaikan dalam teks di atas adalah....
Kritik terhadap kebijakan gaji pegawai
Kritik terhadap kurangnya kompetensi digital
Kritik terhadap orang yang malas bekerja dengan alasan teknologi
Kritik terhadap penyalahgunaan istilah digital
Kritik terhadap pejabat yang tidak jujur
Cermati teks Anekdot berikut!
Teks Anekdot
“Tanda Tangan Digital”
Seorang pegawai muda menyerahkan berkas laporan ke atasannya.
“Sudah saya tanda tangani, Pak,” katanya bangga.
Atasannya melihat lembar laporan itu kosong.
“Mana tanda tanganmu?”
Pegawai itu menjawab santai, “Sudah, Pak. Tapi saya pakai tanda tangan digital — cuma saya yang bisa lihat.”
Atasannya menghela napas, “Kalau begitu, gaji kamu juga saya transfer secara digital, ya? Cuma kamu yang bisa rasakan.”
Formal dan informatif
Ironis dan menyindir
Lugas dan objektif
Argumentatif
Naratif dengan gaya heroik
Cermati teks Anekdot berikut!
Teks Anekdot
“Rapat Online”
Dalam rapat online, pimpinan berkata,
“Baik, kita semua sudah hadir, ya?”
Tiba-tiba, suara seorang staf terdengar, “Hadir, Pak! Eh, maaf, saya baru nyalakan mic.”
Pimpinan menjawab, “Tidak apa-apa. Yang penting kamu hadir juga di dunia nyata.”
16. Makna tersirat dari ucapan pimpinan pada akhir teks adalah....
Staf sering datang terlambat
Kehadiran fisik tidak penting dalam rapat
Kedisiplinan tidak hanya sebatas online
Dunia maya lebih penting dari dunia nyata
Pimpinan tidak suka rapat daring
Cermati teks Anekdot berikut!
Teks Anekdot
“Rapat Online”
Dalam rapat online, pimpinan berkata,
“Baik, kita semua sudah hadir, ya?”
Tiba-tiba, suara seorang staf terdengar, “Hadir, Pak! Eh, maaf, saya baru nyalakan mic.”
Pimpinan menjawab, “Tidak apa-apa. Yang penting kamu hadir juga di dunia nyata.”
Bagian resolusi dalam teks “Rapat Online” ditunjukkan oleh...
Pimpinan bertanya tentang kehadiran staf
Staf menjawab terlambat karena mic belum aktif
Pimpinan menanggapi dengan sindiran lucu
Rapat dimulai dengan doa bersama
Semua staf menutup rapat dengan tawa
Cermati teks Anekdot berikut!
Teks Anekdot
“Cermin Sekolah”
Di sekolah, sebuah cermin di kamar mandi diberi tulisan:
“Lihatlah ke sini, kamu akan melihat penyebab kebersihan toilet berkurang.”
Sejak itu, kamar mandi menjadi lebih bersih.
Mengapa pesan dalam teks tersebut dianggap efektif?
Karena disampaikan dengan humor yang menyindir perilaku siswa
Karena menunjukkan kerja keras petugas kebersihan
Karena memuat peraturan baru dari sekolah
Karena menggunakan bahasa yang keras
Karena disampaikan langsung oleh kepala sekolah
Cermati teks Anekdot berikut!
Teks Anekdot
“Cermin Sekolah”
Di sekolah, sebuah cermin di kamar mandi diberi tulisan:
“Lihatlah ke sini, kamu akan melihat penyebab kebersihan toilet berkurang.”
Sejak itu, kamar mandi menjadi lebih bersih.
Jika kamu adalah siswa di sekolah itu, bagaimana kamu akan menindaklanjuti pesan dari teks tersebut?
Membuat spanduk peringatan tambahan
Mengabaikan tulisan karena sudah terbiasa
Mengkritik cara sekolah menyindir siswa
Berinisiatif menjaga kebersihan tanpa disuruh
Meminta sekolah menambah cermin lain
Cermati teks Anekdot berikut!
Teks Anekdot
“Cermin Sekolah”
Di sekolah, sebuah cermin di kamar mandi diberi tulisan:
“Lihatlah ke sini, kamu akan melihat penyebab kebersihan toilet berkurang.”
Sejak itu, kamar mandi menjadi lebih bersih.
Buatlah kesimpulan umum tentang fungsi sosial teks anekdot berdasarkan semua teks di atas!
Menyampaikan pesan moral melalui kisah nyata
Menghibur dengan cerita sedih dan inspiratif
Menyampaikan kritik atau sindiran terhadap perilaku sosial secara lucu
Menjelaskan peristiwa sejarah dengan gaya humor
Menginformasikan hal-hal penting secara ilmiah
Cermatilah kedua kutipan berikut!
Kutipan hikayat (1)
Maka anakanda baginda yang dua orang itu pun sampailah usia tujuh tahun dan dititahkan pergi mengaji kepada Mualim Sufian. Sesudah tahu mengaji, mereka dititah pula mengaji kitab usul, fikih, hingga saraf, tafsir sekaliannya diketahuinya. Setelah beberapa lamanya, mereka belajar pula ilmu senjata, ilmu hikmat, dan isyarat tipu peperangan. Maka baginda pun bimbanglah, tidak tahu siapa yang patut dirayakan dalam negeri karena anaknya kedua orang itu sama-sama gagah.
Jikalau baginda pun mencari muslihat; ia menceritakan kepada kedua anaknya bahwa ia bermimpi bertemu dengan seorang pemuda yang berkata kepadanya: barang siapa yang dapat mencari buluh perindu yangdipegangnya, ialah yang patut menjadi raja di dalam negeri.
Kutipan cerpen (2)
“Memang ngapain sih Mas, ke Madura segala? Lama lagi!”
“Diajak survei sama salah satu profesor dan kontraktor, untuk perencanaan bangunan besar disana, Dik Manis! Sekalian penelitian skripsi Mas….”
Ah, soal bangunan dan penelitian skripsi. Lalu kenapa Mas Gagah bisa berubah jadi aneh gara-gara hal tersebut? Pikirku waktu itu.
“Mas ketemu kiai hebat di Madura,” cerita Mas Gagah antusias. “Namanya Kiai Ghufron! Subhanallah, orangnya sangat bersahaja, santri-santrinya luar biasa! Di sana Mas memakai waktu luang Mas untuk mengaji pada beliau. Dan tiba-tiba dunia jadi lebih benderang!” tambahnya penuh semangat.“Nanti kapan-kapan kita ke sana ya, Git.
Pernyatan berikut yang sesuai dengan penggalan hikayat dan cerpen di atas adalah….
Kedua kutipan di atas menggunakan konjungsi di awal kalimat.
Kedua kutipan di atas tidak menggunakan konjungsi di awal kalimat.
Kedua kutipan di atas menggunakan konjungsi di awal dan akhir kalimat.
Kutipan 1, menggunakan konjungsi di awal kalimat sedangkan kutipan 2 tidak menggunakan konjungsi di awal kalimat.
Kutipan pertama menggunakan konjungsi diakhir kalimat sedangkan kutipan 2 menggunakan konjungsi di awal dan akhir kalimat.
Cermatilah kedua kutipan berikut!
Kutipan hikayat (1)
Maka anakanda baginda yang dua orang itu pun sampailah usia tujuh tahun dan dititahkan pergi mengaji kepada Mualim Sufian. Sesudah tahu mengaji, mereka dititah pula mengaji kitab usul, fikih, hingga saraf, tafsir sekaliannya diketahuinya. Setelah beberapa lamanya, mereka belajar pula ilmu senjata, ilmu hikmat, dan isyarat tipu peperangan. Maka baginda pun bimbanglah, tidak tahu siapa yang patut dirayakan dalam negeri karena anaknya kedua orang itu sama-sama gagah.
Jikalau baginda pun mencari muslihat; ia menceritakan kepada kedua anaknya bahwa ia bermimpi bertemu dengan seorang pemuda yang berkata kepadanya: barang siapa yang dapat mencari buluh perindu yangdipegangnya, ialah yang patut menjadi raja di dalam negeri.
Kutipan cerpen (2)
“Memang ngapain sih Mas, ke Madura segala? Lama lagi!”
“Diajak survei sama salah satu profesor dan kontraktor, untuk perencanaan bangunan besar disana, Dik Manis! Sekalian penelitian skripsi Mas….”
Ah, soal bangunan dan penelitian skripsi. Lalu kenapa Mas Gagah bisa berubah jadi aneh gara-gara hal tersebut? Pikirku waktu itu.
“Mas ketemu kiai hebat di Madura,” cerita Mas Gagah antusias. “Namanya Kiai Ghufron! Subhanallah, orangnya sangat bersahaja, santri-santrinya luar biasa! Di sana Mas memakai waktu luang Mas untuk mengaji pada beliau. Dan tiba-tiba dunia jadi lebih benderang!” tambahnya penuh semangat.“Nanti kapan-kapan kita ke sana ya, Git.
Persaman kedua penggalan di atas dilihat dari temanya adalah….
Pendidikan
Petualangan
Kekuasaan
Pengabdian
Keadilan
Cermatilah kedua kutipan berikut!
Kutipan hikayat (1)
Maka anakanda baginda yang dua orang itu pun sampailah usia tujuh tahun dan dititahkan pergi mengaji kepada Mualim Sufian. Sesudah tahu mengaji, mereka dititah pula mengaji kitab usul, fikih, hingga saraf, tafsir sekaliannya diketahuinya. Setelah beberapa lamanya, mereka belajar pula ilmu senjata, ilmu hikmat, dan isyarat tipu peperangan. Maka baginda pun bimbanglah, tidak tahu siapa yang patut dirayakan dalam negeri karena anaknya kedua orang itu sama-sama gagah.
Jikalau baginda pun mencari muslihat; ia menceritakan kepada kedua anaknya bahwa ia bermimpi bertemu dengan seorang pemuda yang berkata kepadanya: barang siapa yang dapat mencari buluh perindu yangdipegangnya, ialah yang patut menjadi raja di dalam negeri.
Kutipan cerpen (2)
“Memang ngapain sih Mas, ke Madura segala? Lama lagi!”
“Diajak survei sama salah satu profesor dan kontraktor, untuk perencanaan bangunan besar disana, Dik Manis! Sekalian penelitian skripsi Mas….”
Ah, soal bangunan dan penelitian skripsi. Lalu kenapa Mas Gagah bisa berubah jadi aneh gara-gara hal tersebut? Pikirku waktu itu.
“Mas ketemu kiai hebat di Madura,” cerita Mas Gagah antusias. “Namanya Kiai Ghufron! Subhanallah, orangnya sangat bersahaja, santri-santrinya luar biasa! Di sana Mas memakai waktu luang Mas untuk mengaji pada beliau. Dan tiba-tiba dunia jadi lebih benderang!” tambahnya penuh semangat.“Nanti kapan-kapan kita ke sana ya, Git.
Persamaan kedua penggalan tersebut adalah…
Kedua kutipan tersebut menggunakan bahasa yang mudah dimengerti.
Kedua kutipan tersebut menggunakan bahasa yang tidak lazim digunakan.
Kedua kutipan tersebut menggunakan dialog dalam mengungkapkan ceritanya
Kedua kutipan tersebut menceritakan manfaat dari mengaji yang dilakukannya.
Kedua kutipan tersebut menceritakaa macam-macam ilmu yang dipelajari ketika mengaji
Cermatilah kedua kutipan berikut!
Kutipan hikayat (1)
Maka anakanda baginda yang dua orang itu pun sampailah usia tujuh tahun dan dititahkan pergi mengaji kepada Mualim Sufian. Sesudah tahu mengaji, mereka dititah pula mengaji kitab usul, fikih, hingga saraf, tafsir sekaliannya diketahuinya. Setelah beberapa lamanya, mereka belajar pula ilmu senjata, ilmu hikmat, dan isyarat tipu peperangan. Maka baginda pun bimbanglah, tidak tahu siapa yang patut dirayakan dalam negeri karena anaknya kedua orang itu sama-sama gagah.
Jikalau baginda pun mencari muslihat; ia menceritakan kepada kedua anaknya bahwa ia bermimpi bertemu dengan seorang pemuda yang berkata kepadanya: barang siapa yang dapat mencari buluh perindu yangdipegangnya, ialah yang patut menjadi raja di dalam negeri.
Kutipan cerpen (2)
“Memang ngapain sih Mas, ke Madura segala? Lama lagi!”
“Diajak survei sama salah satu profesor dan kontraktor, untuk perencanaan bangunan besar disana, Dik Manis! Sekalian penelitian skripsi Mas….”
Ah, soal bangunan dan penelitian skripsi. Lalu kenapa Mas Gagah bisa berubah jadi aneh gara-gara hal tersebut? Pikirku waktu itu.
“Mas ketemu kiai hebat di Madura,” cerita Mas Gagah antusias. “Namanya Kiai Ghufron! Subhanallah, orangnya sangat bersahaja, santri-santrinya luar biasa! Di sana Mas memakai waktu luang Mas untuk mengaji pada beliau. Dan tiba-tiba dunia jadi lebih benderang!” tambahnya penuh semangat.“Nanti kapan-kapan kita ke sana ya, Git.
Kedua kutipan tersebut menjelaskan kebingungan antar tokohnya. Penyebab kebingungan tersebut adalah…
Pada kutipan pertama adalah kebingungan dalam menentukan materi pengajian sedangkan pada kutipan ke dua adalah kebingungan dalam memahami ilmu.
Pada kutipan pertama adalah kebingungan dalam menentukan materi pengajian sedangkan pada kutipan ke dua adalah kebingungan adik terhadap perubahan sikap kakaknya.
Pada kutipan pertama adalah kebingungan dalam menentukan pengganti tahta sedangkan pada kutipan ke dua adalah kebingungan seorang adik dalam melihat perubahan sikap kakaknya.
Pada kutipan pertama adalah kebingungan dalam menentukan kapan mulai mengaji sedangkan pada kutipan ke dua adalah kebingungan dalam memahami ilmu.
Pada kutipan pertama adalah kebingungan dalam menentukan materi pengajian sedangkan pada kutipan ke dua adalah kebingungan dalam melihat perubahan sikap kakaknya.
Cermatilah kedua kutipan berikut!
Kutipan hikayat (1)
Maka anakanda baginda yang dua orang itu pun sampailah usia tujuh tahun dan dititahkan pergi mengaji kepada Mualim Sufian. Sesudah tahu mengaji, mereka dititah pula mengaji kitab usul, fikih, hingga saraf, tafsir sekaliannya diketahuinya. Setelah beberapa lamanya, mereka belajar pula ilmu senjata, ilmu hikmat, dan isyarat tipu peperangan. Maka baginda pun bimbanglah, tidak tahu siapa yang patut dirayakan dalam negeri karena anaknya kedua orang itu sama-sama gagah.
Jikalau baginda pun mencari muslihat; ia menceritakan kepada kedua anaknya bahwa ia bermimpi bertemu dengan seorang pemuda yang berkata kepadanya: barang siapa yang dapat mencari buluh perindu yangdipegangnya, ialah yang patut menjadi raja di dalam negeri.
Kutipan cerpen (2)
“Memang ngapain sih Mas, ke Madura segala? Lama lagi!”
“Diajak survei sama salah satu profesor dan kontraktor, untuk perencanaan bangunan besar disana, Dik Manis! Sekalian penelitian skripsi Mas….”
Ah, soal bangunan dan penelitian skripsi. Lalu kenapa Mas Gagah bisa berubah jadi aneh gara-gara hal tersebut? Pikirku waktu itu.
“Mas ketemu kiai hebat di Madura,” cerita Mas Gagah antusias. “Namanya Kiai Ghufron! Subhanallah, orangnya sangat bersahaja, santri-santrinya luar biasa! Di sana Mas memakai waktu luang Mas untuk mengaji pada beliau. Dan tiba-tiba dunia jadi lebih benderang!” tambahnya penuh semangat.“Nanti kapan-kapan kita ke sana ya, G
Nilai yang mendominasi pada kedua kutipan tersebut adalah….
Sosial
Budaya
Religi
Pendidikan
Estetika
Cermatilah kedua kutipan berikut!
Kutipan Cerpen
Entah darimana asalnya, tiada seorang warga pun yang tahu. Tiba- tiba saja datang ke kampung kami dengan pakaian tampak lusuh. Kami sempat menganggap dia adalah pengemis yang diutus kitab suci. Dia bertubuh jangkung tetapi terkesan membungkuk, barangkali karena usia. Peci melingkar di kepala. Jenggot lebat mengitari wajah. Tanpa mengenakan kacamata, membuat matanya yang hampa terlihat lebih suram, dia menawarkan pijatan dari rumah ke rumah. Kami melihat mata yang bagai selalu ingin memejam, hanya selapis putih yang terlihat.
Kami pun penasaran ingin merasakan pijatannya. Maklum, tak ada tukang pijat di kampung kami, apalagi yang keliling. Biasanya kami saling pijat-memijat dengan istri di rumah masing-masing, itu pun hanya sekadarnya. Kami harus menuju ke dukun pijat di kampung sebelah bila ingin merasakan pijatan yang sungguh-sungguh atau mengurut tangan kaki kami yang terkilir.
Kutipan hikayat
Maka Si Miskin itupun sampailah ke penghadapan itu. Setelah dilihat oleh orang banyak, Si Miskin laki bini dengan rupa kainnya seperti dimamah anjing rupanya. Maka orang banyak itupun ramailah ia tertawa seraya mengambil kayu dan batu. Hikayat Si Miskin
Majas yang digunakan pada kedua kutipan di atas adalah…
Alegori
Simile
Antonomasia
Hiperbola
Pleonasme
Cermatilah kedua kutipan berikut!
Kutipan cerpen
Entah darimana asalnya, tiada seorang warga pun yang tahu. Tiba- tiba saja datang ke kampung kami dengan pakaian tampak lusuh. Kami sempat menganggap dia adalah pengemis yang diutus kitab suci. Dia bertubuh jangkung tetapi terkesan membungkuk, barangkali karena usia. Peci melingkar di kepala. Jenggot lebat mengitari wajah. Tanpa mengenakan kacamata, membuat matanya yang hampa terlihat lebih suram, dia menawarkan pijatan dari rumah ke rumah. Kami melihat mata yang bagai selalu ingin memejam, hanya selapis putih yang terlihat.
Kami pun penasaran ingin merasakan pijatannya. Maklum, tak ada tukang pijat di kampung kami, apalagi yang keliling. Biasanya kami saling pijat-memijat dengan istri di rumah masing-masing, itu pun hanya sekadarnya. Kami harus menuju ke dukun pijat di kampung sebelah bila ingin merasakan pijatan yang sungguh-sungguh atau mengurut tangan kaki kami yang terkilir.
Kutipan hikayat
Maka Si Miskin itupun sampailah ke penghadapan itu. Setelah dilihat oleh orang banyak, Si Miskin laki bini dengan rupa kainnya seperti dimamah anjing rupanya. Maka orang banyak itupun ramailah ia tertawa seraya mengambil kayu dan batu. Hikayat Si Miskin
Pendeskripsian tokoh pada kedua kutipan di atas menunjukkan kalau tokoh tersebut adalah seseorang yang berasal dari….
Kaum bangsawan
Kerabat kerajaan
Orang kebanyakan
Orang miskin
Kaum terpelajar
Cermatilah kedua kutipan berikut!
kutipan cerpen
Entah darimana asalnya, tiada seorang warga pun yang tahu. Tiba- tiba saja datang ke kampung kami dengan pakaian tampak lusuh. Kami sempat menganggap dia adalah pengemis yang diutus kitab suci. Dia bertubuh jangkung tetapi terkesan membungkuk, barangkali karena usia. Peci melingkar di kepala. Jenggot lebat mengitari wajah. Tanpa mengenakan kacamata, membuat matanya yang hampa terlihat lebih suram, dia menawarkan pijatan dari rumah ke rumah. Kami melihat mata yang bagai selalu ingin memejam, hanya selapis putih yang terlihat.
Kami pun penasaran ingin merasakan pijatannya. Maklum, tak ada tukang pijat di kampung kami, apalagi yang keliling. Biasanya kami saling pijat-memijat dengan istri di rumah masing-masing, itu pun hanya sekadarnya. Kami harus menuju ke dukun pijat di kampung sebelah bila ingin merasakan pijatan yang sungguh-sungguh atau mengurut tangan kaki kami yang terkilir.
Kutipan hikayat
Maka Si Miskin itupun sampailah ke penghadapan itu. Setelah dilihat oleh orang banyak, Si Miskin laki bini dengan rupa kainnya seperti dimamah anjing rupanya. Maka orang banyak itupun ramailah ia tertawa seraya mengambil kayu dan batu. Hikayat Si Miskin
Nilai yang mendominasi pada kedua kutipan tersebut adalah nilai….
Agama
Sosial
Pendidikan
Budaya
Estetika
Cermatilah kedua kutipan berikut!
Kutipan cerpen
Jam dinding rumahku menunjukkan pukul 19.00 WIB. Setelah shalat berjamaah, kami sekeluarga pun makan malam bersama. Ada ayah, ibu dan aku. Memang benar aku adalah anak tunggal. Sebelum kami menghabiskan makan malam, ibu berkata jika ibu akan menginap di rumah nenek selama 2 hari untuk merawat nenek yang sedang sakit. Perasan seorang Ibu.
Kutipan hikayat
Adapun Raja Kabir itu takluk kepada Buraksa dan akan menyerahkan putrinya, Puteri Kemala Sari sebagai upeti. Kalau tiada demikian, negeri itu akan dibinasakan oleh Buraksa.
Ditambahkannya bahwa Raja Kabir sudah mencanangkan bahwa barang siapa yang dapat membunuh Buraksa itu akan dinikahkan dengan anak perempuannya yang terlalu elok parasnya itu. Hatta berapa lamanya Puteri Kemala Sari pun sakit mata, terlalu sangat. Hikayat Indera Sri Bagawan
Nilai budaya yang ada pada kedua penggalan tersebut adalah….
Makan bersama dan membayar upeti
Sholat berjamaah dan membayar upeti
Menengok orang tua dan membayar upeti.
Shalat bersama dan mengadakan sayembara.
Makan bersama dan menyembuhkan penyakit.
Cermatilah kedua kutipan berikut
Kutipan cerpen
Jam dinding rumahku menunjukkan pukul 19.00 WIB. Setelah shalat berjamaah, kami sekeluarga pun makan malam bersama. Ada ayah, ibu dan aku. Memang benar aku adalah anak tunggal. Sebelum kami menghabiskan makan malam, ibu berkata jika ibu akan menginap di rumah nenek selama 2 hari untuk merawat nenek yang sedang sakit. Perasan seorang Ibu.
Kutipan hikayat
Adapun Raja Kabir itu takluk kepada Buraksa dan akan menyerahkan putrinya, Puteri Kemala Sari sebagai upeti. Kalau tiada demikian, negeri itu akan dibinasakan oleh Buraksa.
Ditambahkannya bahwa Raja Kabir sudah mencanangkan bahwa barang siapa yang dapat membunuh Buraksa itu akan dinikahkan dengan anak perempuannya yang terlalu elok parasnya itu. Hatta berapa lamanya Puteri Kemala Sari pun sakit mata, terlalu sangat. Hikayat Indera Sri Bagawan
Pada kutipan hikayat dapat disimpulkan bahwa penggunaan bahasa bahasanya adalah….
Menggunakan banyak kalimat bermajas
Menggunakan kata penghubung di awal kalimat
Menggunakan bahasa yang digunakan sehari-hari
Menggunakan kata-kata arkais di setiap kalimat.
Menggunakan kata penghubung di awak kalimat dan kata arkais.
Dalam mengembangkan cerita rakyat menjadi cerpen hal yang harus diperhatikan adalah….
Mengganti latar tempat, waktu, suasana
Mengulang sabagian cerita rakyat
Mempertahankan alur cerita rakyat
Mengubah nama-nama tokoh
Mengubah alur maju dan berbingkai
Unsur intrinsik yang paling menentukan keberhasilan dalam menyusun cerpen atau hikayat adalah….
Latar
Amanat
Tema
Alur
Sudut pandang
Alur yang bertujuan untuk menghadirkan tokoh lain yang bercerita tentang suatu kisah disebut alur….
Maju
Mundur
Berbingkai
Maju mundur
Campuran
Hal yang harus dipertahankan ketika mengembangkan cerita rakyat menjadi cerpen adalah…
Nilai
Tokoh
Alur
Latar
Sudut pandang
Agar cerita yang dibuat sesuai dengan isi cerita rakyat sebaiknya dibuatkan…
Alur
Ide pokok
Kerangka
Paragraf
Tema
