wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Soal Pilihan Ganda Geografi

Total questions: 120

Worksheet time: 2hrs 30mins

Name
Class
Date
1.

Letak astronomis Indonesia berada di antara...

a)

a. 4°LU - 9°LS dan 93°BT - 139°BT

b)

b. 5°LU - 10°LS dan 94°BT - 140°BT

c)

c. 6°LU - 11°LS dan 95°BT - 141°BT

d)

d. 7°LU - 12°LS dan 96°BT - 142°BT

e)

e. 8°LU - 13°LS dan 97°BT - 143°BT

2.

Indonesia terletak di antara dua benua, yaitu...

a)

a. Australia dan Antartika

b)

b. Australia dan Afrika

c)

c. Asia dan Australia

d)

d. Asia dan Afrika

e)

e. Asia dan Amerika

3.

Indonesia terletak di antara dua samudra, yaitu...

a)

a. Samudra Arktik dan Samudra Hindia

b)

b. Samudra Hindia dan Samudra Atlantik

c)

c. Samudra Hindia dan Samudra Pasifik

d)

d. Samudra Pasifik dan Samudra Atlantik

e)

e. Samudra Pasifik dan Samudra Arktik

4.

Ring of Fire yang melewati Indonesia merupakan jalur...

a)

a. Perdagangan internasional

b)

b. Migrasi hewan laut

c)

c. Angin muson

d)

d. Gempa bumi dan gunung berapi

e)

e. Arus laut hangat

5.

Sumber daya alam tambang yang paling melimpah di Indonesia adalah...

a)

a. Perak

b)

b. Tembaga

c)

c. Besi

d)

d. Uranium

e)

e. Batubara

6.

Posisi Indonesia yang berada di garis khatulistiwa menyebabkan...

a)

a. Memiliki iklim tropis dengan suhu relatif stabil

b)

b. Memiliki empat musim yang jelas

c)

c. Mengalami musim dingin yang ekstrem

d)

d. Memiliki perbedaan waktu yang signifikan

e)

e. Mengalami aurora di langit malam

7.

Letak geografis Indonesia yang strategis berpengaruh terhadap...

a)

a. Keragaman bahasa daerah saja

b)

b. Jumlah penduduk yang sedikit

c)

c. Jalur perdagangan dan pertukaran budaya

d)

d. Keterbatasan sumber daya alam

e)

e. Isolasi dari dunia luar

8.

Indonesia memiliki tiga zona waktu karena...

a)

a. Terletak di dua benua

b)

b. Berada di garis khatulistiwa

c)

c. Memiliki wilayah yang luas dari barat ke timur

d)

d. Dikelilingi dua samudra

e)

e. Memiliki banyak pulau

9.

Sebaran sumber daya alam Indonesia yang tidak merata disebabkan oleh...

a)

a. Kebijakan pemerintah

b)

b. Pengaruh iklim global

c)

c. Aktivitas manusia

d)

d. Perbedaan kondisi geologis dan geografis

e)

e. Faktor politik internasional

10.

Kekayaan biodiversitas Indonesia tinggi karena...

a)

a. Memiliki banyak gunung berapi

b)

b. Posisinya di pertemuan tiga lempeng tektonik

c)

c. Dikelilingi lautan yang luas

d)

d. Memiliki banyak pulau vulkanik

e)

e. Terletak di zona iklim tropis

11.

Jika Indonesia tidak berada di posisi silang dunia, maka dampaknya adalah...

a)

a. Kehilangan peran sebagai jalur perdagangan strategis

b)

b. Tidak memiliki kekayaan tambang

c)

c. Memiliki iklim yang lebih dingin

d)

d. Jumlah pulau akan berkurang

e)

e. Tidak memiliki zona waktu

12.

Untuk memanfaatkan posisi strategis Indonesia dalam perdagangan internasional, strategi yang tepat adalah...

a)

a. Menutup semua pelabuhan

b)

b. Mengembangkan infrastruktur transportasi dan pelabuhan

c)

c. Mengurangi jumlah pulau

d)

d. Mengubah letak astronomis

e)

e. Membatasi jalur penerbangan

13.

Dalam mengoptimalkan potensi sumber daya laut, Indonesia sebaiknya...

a)

a. Mengabaikan teknologi modern

b)

b. Mengurangi wilayah laut

c)

c. Mengembangkan industri perikanan berkelanjutan

d)

d. Melarang semua aktivitas penangkapan

e)

e. Mengimpor semua kebutuhan ikan

14.

Untuk mengatasi dampak negatif posisi Indonesia di Ring of Fire, langkah yang tepat adalah...

a)

a. Memindahkan semua penduduk ke luar negeri

b)

b. Mengabaikan aktivitas vulkanik

c)

c. Menutup semua gunung berapi

d)

d. Membangun sistem peringatan dini dan mitigasi bencana

e)

e. Menghindari pembangunan infrastruktur

15.

Konsep pembangunan berkelanjutan untuk sumber daya hutan Indonesia dapat diterapkan melalui...

a)

a. Penebangan massal tanpa perencanaan

b)

b. Konversi semua hutan menjadi pertanian

c)

c. Larangan total masuk ke hutan

d)

d. Pembakaran hutan secara terkontrol

e)

e. Sistem tebang pilih dan penanaman kembali

16.

Berdasarkan posisi geografisnya, mengapa Indonesia memiliki keragaman suku bangsa yang tinggi?

a)

a. Karena posisi kepulauan memungkinkan perkembangan budaya yang beragam

b)

b. Karena wilayahnya yang sempit dan padat

c)

c. Karena tidak ada komunikasi antar pulau

d)

d. Karena pengaruh kolonialisme saja

e)

e. Karena tidak ada migrasi penduduk

17.

Dampak negatif eksploitasi berlebihan sumber daya alam terhadap posisi strategis Indonesia adalah...

a)

a. Meningkatkan daya saing ekonomi

b)

b. Menurunkan daya dukung lingkungan

c)

c. Memperkuat posisi geopolitik

d)

d. Meningkatkan kualitas hidup

e)

e. Memperluas wilayah teritorial

18.

Faktor geologis yang memengaruhi sebaran tambang minyak bumi di Indonesia adalah...

a)

a. Keberadaan batuan beku saja

b)

b. Pengaruh iklim tropis

c)

c. Adanya cekungan sedimen dan struktur geologi yang mendukung

d)

d. Aktivitas gunung berapi aktif

e)

e. Kedalaman laut yang dangkal

19.

Berdasarkan faktor geografisnya, mengapa wilayah Indonesia bagian timur umumnya kurang berkembang dibandingkan bagian barat?

a)

a. Karena tidak memiliki sumber daya alam

b)

b. Karena iklim yang tidak mendukung

c)

c. Karena tidak ada aktivitas vulkanik

d)

d. Karena jauh dari pusat ekonomi dan keterbatasan infrastruktur

e)

e. Karena tidak berbatasan dengan negara lain

20.

Hubungan antara letak astronomis Indonesia dengan pola curah hujan adalah...

a)

a. Tidak ada hubungan yang signifikan

b)

b. Menyebabkan kekeringan sepanjang tahun

c)

c. Menghasilkan salju di pegunungan

d)

d. Menciptakan iklim gurun

e)

e. Menyebabkan curah hujan tinggi dan musim hujan-kemarau

21.

Berdasarkan aspek geologisnya, bagaimana dampak positif dan negatif pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN)...

a)

a. Mengurangi risiko bencana alam tetapi membutuhkan biaya besar dan adaptasi lingkungan

b)

b. Hanya memberikan dampak positif saja

c)

c. Tidak ada dampak sama sekali

d)

d. Hanya memberikan dampak negatif

e)

e. Menghilangkan semua sumber daya alam

22.

Manakah kebijakan pengelolaan sumber daya alam yang paling tepat untuk Indonesia?

a)

a. Eksploitasi maksimal untuk keuntungan jangka pendek

b)

b. Pemanfaatan berkelanjutan dengan daya dukung lingkungan

c)

c. Larangan total eksploitasi sumber daya

d)

d. Menyerahkan pengelolaan sepenuhnya pada asing

e)

e. Eksploitasi tanpa mempertimbangkan dampak lingkungan

23.

Kriteria utama dalam mengevaluasi keberhasilan pengelolaan wilayah perbatasan Indonesia adalah...

a)

a. Jumlah penduduk yang banyak saja

b)

b. Pembangunan industri berat saja

c)

c. Pengelolaan keamanan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat

d)

d. Peningkatan ekspor saja

e)

e. Jumlah investasi asing saja

24.

Dalam menilai efektivitas pemanfaatan posisi strategis Indonesia sebagai poros maritim dunia, indikator yang paling relevan adalah...

a)

a. Jumlah pulau yang dimiliki

b)

b. Luas wilayah laut saja

c)

c. Jumlah kapal asing yang lewat

d)

d. Konektivitas antar pulau

e)

e. Kedalaman laut rata-rata

25.

Faktor manakah yang paling menentukan keberhasilan Indonesia dalam memanfaatkan bonus demografi?

a)

a. Jumlah penduduk yang besar saja

b)

b. Luas wilayah yang besar

c)

c. Kekayaan sumber daya alam saja

d)

d. Posisi geografis yang strategis saja

e)

e. Kualitas pendidikan dan keterampilan sumber daya manusia

26.

Rancangan strategi terbaik untuk mengoptimalkan peran Indonesia sebagai negara maritim adalah...

a)

a. Mengintegrasikan pengembangan infrastruktur maritim, ekonomi biru, dan diplomasi maritim

b)

b. Fokus hanya pada sektor perikanan

c)

c. Mengabaikan potensi daratan

d)

d. Meniru strategi negara lain sepenuhnya

e)

e. Fokus hanya pada keamanan laut

27.

Model pengelolaan sumber daya alam terpadu yang paling sesuai untuk Indonesia adalah...

a)

a. Pengelolaan sektoral terpisah-pisah

b)

b. Pendekatan ekosistem dengan prinsip berkelanjutan

c)

c. Diserahkan sepenuhnya pada sektor swasta

d)

d. Pengelolaan yang mengabaikan aspek sosial

e)

e. Model yang hanya fokus pada keuntungan ekonomi

28.

Konsep pengembangan kawasan perbatasan yang inovatif untuk Indonesia adalah...

a)

a. Menjadikan kawasan tertutup

b)

b. Mengosongkan kawasan perbatasan

c)

c. Mengembangkan kawasan ekonomi khusus

d)

d. Hanya membangun pos keamanan

e)

e. Mengabaikan aspek ekonomi

29.

Desain mitigasi bencana yang komprehensif untuk Indonesia berdasarkan kondisi geologisnya adalah...

a)

a. Hanya membangun shelter darurat

b)

b. Mengabaikan risiko bencana alam

c)

c. Mengandalkan bantuan internasional saja

d)

d. Sistem peringatan dini terintegrasi, pendidikan masyarakat, dan penataan ruang berbasis risiko

e)

e. Memindahkan semua penduduk ke dataran tinggi

30.

Strategi pembangunan berkelanjutan yang mengintegrasikan semua potensi strategis Indonesia adalah...

a)

a. Fokus hanya pada satu sektor unggulan

b)

b. Meniru model pembangunan negara maju

c)

c. Mengabaikan aspek lingkungan

d)

d. Pembangunan yang hanya berorientasi ekspor

e)

e. Mengintegrasikan kekuatan maritim, kontinental, dan posisi silang dengan prinsip berkelanjutan

31.

Gambar dibawah ini adalah gambar maskot Pekan Olahraga Nasional XX tahun 2020. Pernyataan yang tidak sesuai terkait fauna maskot Pekan Olahraga Nasional XX Tahun 2020 seperti pada gambar, yaitu...

a)

a. Merupakan fauna endemik papua

b)

b. Habitatnya di hutan musim tropis

c)

c. Masih dapat ditemukan di benua australia

d)

d. Berstatus terancam punah

e)

e. Satu antaranya merupakan hewan berkantung

32.

Satwa yang biasa memburu telur sekaligus menjadi predator bagi burung Maleo adalah...

a)

a. Harimau Loreng

b)

b. Anjing Hutan

c)

c. Buaya Sinyulong

d)

d. Biawak

e)

e. Tapir

33.

Perubahan lingkungan yang diakibatkan oleh berbagai faktor, seperti deforestasi dan perubahan iklim dapat berdampak pada penurunan jumlah flora dan tumbuhan di suatu daerah. Penurunan ini memengaruhi ketersediaan sumber daya alam yang dibutuhkan oleh manusia, termasuk kebutuhan pangan penduduk. Wujud penurunan tersebut adalah...

a)

a. Menurunnya keanekaragaman hewan buas.

b)

b. Mengurangi keragaman rasa dalam makanan

c)

c. Berkurangnya habitat untuk hewan ternak.

d)

d. Menurunnya ketersediaan air untuk irigasi pertanian

e)

e. Berkurangnya sumber daya pangan alami, seperti buah-buahan dan sayuran

 

34.

Orangutan Sumatra (Pongo abelii) dan orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus) merupakan dua spesies orangutan yang habitat alaminya terdapat di Indonesia. Kedua spesies ini terancam punah karena berbagai faktor, termasuk berkurangnya habitat alami mereka akibat deforestasi, perambahan hutan, dan perdagangan ilegal. Kehilangan habitat yang signifikan telah mengakibatkan populasi orangutan Indonesia terus menurun. Wujud pengaruh berkurangnya habitat terhadap kehidupan orangutan di Indonesia adalah …

a)

a. Orangutan akan beradaptasi dengan cepat dengan habitat yang tersisa.

b)

b. Orangutan akan berkembang biak lebih cepat untuk mengatasi berkurangnya habitatnya.

c)

c. Orangutan akan berimigrasi ke wilayah lain yang memiliki habitat yang lebih baik

d)

d. Orangutan akan mengalami penurunan populasi dan bahkan menghadapi risiko punah.

e)

e. Orangutan akan mencari makanan dan sumber daya alam dari habitat manusia sebagai pengganti habitat alaminya.

35.

Salah satu dampak negatif dari perburuan dan perdagangan ilegal terhadap fauna di Indonesia adalah ….

a)

a. Peningkatan populasi fauna yang terancam punah

b)

b. Peningkatan keanekaragaman hayati

c)

c. Penurunan tingkat konflik manusia-fauna

d)

d. Penurunan populasi dan kepunahan spesies tertentu

e)

e. Keseimbangan lingkungan tak berubah suhunya

36.

Habitat utama yang sesuai bagi kehidupan fauna badak jawa yaitu...

a)

a. Hutan hujan tropis

b)

b. Hutan musim tropis

c)

c. Padang rumput

d)

d. Hutan sabana

e)

e. Sabana

37.

Pulau Sulawesi memiliki keanekaragaman fauna yang berbeda dengan Pulau Kalimantan dan Papua. Hal ini terjadi karena….

a)

a. Jenis tanah di sulawesi lebih subur disbanding Kalimantan

b)

b. Curah hujan di Sulawesi lebih tinggi daripada di Papua

c)

c. Sulawesi merupakan wilayah peralihan antara zona Asia dan Asutralia

d)

d. Flora di Sulawesi didominasi tanaman hutan tropis basah

e)

e. Fauna di Sulawesi mudah beradaptasi terhadap perubahan iklim

38.

Apa yang menjadi penyebab utama menyempitnya habitat fauna di Indonesia Barat?

a)

a. Perubahan iklim yang drastis

b)

b. Ekspansi pertanian dan perkebunan

c)

c. Penyusutan wilayah hutan akibat kebakaran

d)

d. Kepadatan populasi fauna yang tinggi

e)

e. Penghutanan kembali secara berkelanjutan

39.

Fauna seperti kuskus, cendrawasih, dan kasuari merupakan ciri khas fauna Indonesia bagian…

a)

a. Timur (Australis)

b)

b. Barat (Asiatis

c)

c. Tengah (Peralihan)

d)

d. Semua wilayah Indonesia

e)

e. Daerah dataran rendah

40.

Hubungan antara spesies asli dan spesies endemik adalah...

a)

a. Spesies asli jarang yang endemik

b)

b. Spesies asli biasanya endemik

c)

c. Spesies Endemik jarang sekali merupakan spesies asli

d)

d. Spesies endemik biasanya merupakan spesies asli

e)

e. Spesies asli banyak yang merupakan spesies endemik

41.

Garis imajiner yang memisahkan zona fauna Indonesia bagian barat (Oriental) dengan zona fauna tengah (Peralihan) adalah...

a)

a. Garis Webber

b)

b. Garis Wallacea

c)

c. Garis Lydekker

d)

d. Garis Khatulistiwa

e)

e. Garis Wallace

42.

Jenis vegetasi hutan yang paling dominan di wilayah Indonesia bagian barat seperti Sumatera dan Kalimantan, yang memiliki ciri kanopi rapat, daun hijau sepanjang tahun, dan curah hujan tinggi, adalah...

a)

a. Hutan Musim Tropis

b)

b. Hutan Sabana

c)

c. Hutan Hujan Tropis

d)

d. Hutan Mangrove

e)

e. Hutan Pegunungan

43.

Flora endemik terbesar di dunia yang hanya dapat ditemukan di beberapa wilayah di Sumatera, dikenal karena bunganya yang sangat besar dan berbau menyengat, adalah...

a)

a. Pohon Eboni

b)

b. Pohon Ulin

c)

c. Bunga Padma Raksasa (Rafflesia arnoldii)

d)

d. Anggrek Hitam

e)

e. Bunga Bangkai (Amorphophallus titanum)

44.

Fauna tipe Oriental (misalnya Gajah, Badak, Harimau) memiliki ciri-ciri umum seperti mamalia berukuran besar, banyak jenis kera, dan burung-burung kurang berwarna. Sementara itu, fauna tipe Australis (misalnya Kangguru, Walabi, Cenderawasih) berciri marsupial kecil dan burung berwarna cerah. Perbedaan utama ini disebabkan oleh faktor geografis historis, yaitu...

a)

a. Perbedaan jenis batuan induk (edafik) di kedua wilayah.

b)

b. Perbedaan intensitas cahaya matahari (klimatik) yang drastis.

c)

c. Wilayah Oriental pernah menyatu dengan Benua Asia, sedangkan Australis pernah menyatu dengan Benua Australia.

d)

d. Adanya Garis Wallace yang menjadi penghalang fisik permanen hingga saat ini.

e)

e. Tipe tanah vulkanis di barat lebih subur dibandingkan tipe tanah di timur.

45.

Variasi warna, ukuran, dan ketahanan penyakit pada satu jenis tanaman padi yang dibudidayakan di berbagai daerah mencerminkan tingkat keanekaragaman hayati pada tingkat...

a)

a. Spesies

b)

b. Ekosistem

c)

c. Habitat

d)

d. Genetik

e)

e. Geografis

46.

Faktor edafik merupakan salah satu faktor utama yang memengaruhi sebaran flora di Indonesia. Yang termasuk contoh dari faktor edafik adalah...

a)

a. Curah hujan tahunan dan suhu udara

b)

b. Kelembaban udara dan kecepatan angin

c)

c. Kandungan unsur hara, tekstur, dan pH tanah

d)

d. Ketinggian tempat dan kemiringan lereng

e)

e. Aktivitas organisme dekomposer

 

47.

Seorang ahli geografi menemukan spesies Badak Bercula Satu (Rhinoceros sondaicus) di Taman Nasional Ujung Kulon, Jawa Barat. Berdasarkan penemuan ini, ia dapat mengkategorikan wilayah Ujung Kulon sebagai zona sebaran fauna tipe...

a)

a. Australis, karena Jawa dekat dengan Garis Lydekker

b)

b. Peralihan, karena berada di antara dua benua besar.

c)

c. Neotropik, karena memiliki hutan hujan lebat.

d)

d. Oriental, karena Jawa berada di sebelah barat Garis Wallace.

e)

e. Ethiopian, karena memiliki mamalia besar.

48.

Apabila suatu wilayah di Nusa Tenggara Timur didominasi oleh vegetasi yang menggugurkan daunnya saat musim kemarau dan memiliki padang rumput yang luas, maka wilayah tersebut dapat diklasifikasikan memiliki tipe hutan dan iklim...

a)

a. Hutan Hujan Tropis, Iklim Af (Koppen)

b)

b. Hutan Musim, Iklim Am (Koppen)

c)

c. Hutan Mangrove, Iklim Cfb (Koppen)

d)

d. Hutan Sabana/Musim, Iklim Aw (Koppen)

e)

e. Hutan Pegunungan, Iklim H (Koppen)

 

49.

Di daerah pegunungan Indonesia, terjadi zonasi vegetasi berdasarkan ketinggian. Jika seorang pendaki melewati zona dengan flora yang didominasi oleh tumbuhan paku, lumut, dan semak-semak, serta jarang ada pohon besar, maka kemungkinan besar ia berada pada zona ketinggian...

a)

a. Zona Kolin (sekitar 0–600 meter dpl)

b)

b. Zona Submontan (sekitar 600–1.500 meter dpl)

c)

c. Zona Montan (sekitar 1.500–2.500 meter dpl)

d)

d. Zona Subalpin (sekitar 2.500–4.000 meter dpl)

e)

e. Zona Alpin (di atas 4.000 meter dpl)

50.

Garis Weber merupakan batas yang digunakan untuk membagi zona fauna Peralihan dan zona Australis. Ciri khas dari zona Peralihan yang terletak di antara Garis Wallace dan Garis Weber adalah...

a)

a. Hanya terdapat fauna berkantung seperti Walabi.

b)

b. Memiliki fauna endemik yang merupakan perpaduan/transisi ciri Oriental dan Australis.

c)

c. Tidak memiliki mamalia berukuran besar sama sekali

d)

d. Fauna yang ditemukan semuanya berasal dari Asia.

e)

e. Flora dan faunanya identik dengan yang ada di Australia.

51.

Indonesia memiliki tingkat keanekaragaman hayati yang sangat tinggi (megabiodiversity) dibandingkan dengan negara-negara lain. Faktor utama yang paling kuat dalam menjelaskan tingginya keanekaragaman fauna dan flora di Indonesia adalah...

a)

a. Luas wilayah Indonesia yang sangat besar dan jumlah penduduknya yang sedikit.

b)

b. Indonesia berada di persimpangan lempeng tektonik yang sering menimbulkan gempa.

c)

c. Letak Indonesia di kawasan tropis dengan intensitas matahari tinggi dan curah hujan sangat tinggi.

d)

 d. Indonesia adalah negara kepulauan yang memisahkan fauna-fauna dari benua besar.

e)

e. Peran Garis Wallace dan Weber yang memisahkan fauna Oriental dan Australis secara total.

 

52.

Badak Jawa dan Tapir adalah fauna endemik yang berada di ambang kepunahan akibat perburuan liar. Untuk merancang upaya konservasi yang paling efektif dan berkesinambungan, yang harus dianalisis terlebih dahulu adalah...

a)

a. Jumlah populasi satwa di kebun binatang terdekat.

b)

b. Anggaran dana yang dibutuhkan untuk membangun suaka margasatwa baru.

c)

c. Tingkat kesadaran masyarakat lokal terhadap pentingnya satwa tersebut

d)

d. Penyebab utama penurunan populasi, sebaran habitat asli, dan potensi ancaman yang ada.

e)

e. Pilihan satwa lain yang lebih mudah berkembang biak untuk menggantikan peran ekologisnya.

53.

Perhatikan pernyataan berikut:

1.     Mamalia berukuran kecil.

2.     Burung-burung dengan warna bulu mencolok.

3.     Terdapat banyak hewan marsupial.

4.     Banyak jenis kera.

5.     Memiliki gigi taring dan kuku yang kuat. Ciri-ciri fauna yang terdapat di wilayah Maluku, Papua, dan sekitarnya (tipe Australis) yang dapat dianalisis sebagai bentuk adaptasi terhadap lingkungan yang pernah terhubung dengan Benua Australia ditunjukkan oleh nomor...

a)

a. 1, 2, dan 3

b)

b. 1, 4, dan 5

c)

c. 2, 3, dan 4

d)

d. 3, 4, dan 5

e)

e. 1, 3, dan 5

54.

Pulau Sumatera dikenal dengan Hutan Hujan Tropis yang lebat, sedangkan Nusa Tenggara Timur (NTT) didominasi oleh Sabana dan Hutan Musim. Analisis yang tepat mengenai perbedaan sebaran flora di kedua wilayah tersebut adalah...

a)

a. Sumatera memiliki tanah vulkanis yang lebih subur, sedangkan NTT memiliki tanah kapur.

b)

b. Perbedaan utama dipicu oleh faktor zoogeografi, yaitu Garis Weber.

c)

c. Sumatera terletak di zona iklim dengan tipe curah hujan sangat tinggi sepanjang tahun, sementara NTT beriklim kering dengan musim kemarau panjang.

d)

d. Ketinggian tempat di Sumatera jauh lebih rendah daripada di NTT.

e)

e. NTT memiliki keanekaragaman genetik yang lebih tinggi dibandingkan Sumatera.

55.

Pemerintah memutuskan untuk menetapkan Hutan Harapan sebagai kawasan konservasi Ex-Situ (konservasi di luar habitat aslinya) bagi tanaman endemik anggrek hutan. Berdasarkan konsep konservasi, keputusan ini dapat dievaluasi sebagai tindakan yang...

a)

a. Sangat efektif karena memastikan kelestarian spesies di lingkungan alaminya

b)

b. Tidak relevan karena konservasi flora harus selalu dilakukan secara In-Situ.

c)

c. Efektif dalam pemuliaan dan penyelamatan, namun kurang ideal karena menghilangkan peran ekologisnya di habitat asli.

d)

d. Paling murah dan praktis untuk diimplementasikan di negara berkembang.

e)

e. Hanya berfokus pada pelestarian genetik tanpa memperhatikan fungsi ekosistem

56.

Indonesia memilih konservasi In-Situ (di habitat aslinya) sebagai prioritas utama. Argumen yang paling kuat untuk mengevaluasi keunggulan konservasi In-Situ dibandingkan Ex-Situ adalah...

a)

a. Konservasi In-Situ lebih murah karena tidak memerlukan pemeliharaan intensif.

b)

b. Konservasi In-Situ dapat menjaga interaksi ekologis, proses evolusi, dan keanekaragaman genetik satwa/flora secara utuh dalam ekosistem alaminya.

c)

c. Lebih mudah diawasi dari ancaman perburuan liar dan penebangan hutan.

d)

d. Memastikan satwa dan flora tidak stres karena harus beradaptasi dengan lingkungan baru.

e)

e. Lebih mudah menarik wisatawan dan memajukan perekonomian daerah sekitar.

 

57.

Taman Nasional seringkali berhadapan dengan konflik kepentingan antara konservasi dan pembangunan ekonomi. Apabila di suatu Taman Nasional ditemukan potensi pertambangan nikel skala besar, keputusan mana yang paling tepat untuk dievaluasi demi keberlanjutan ekosistem?

a)

a. Memperbolehkan tambang dengan syarat sebagian kecil keuntungan dialokasikan untuk konservasi.

b)

b. Mengubah status Taman Nasional menjadi hutan produksi agar kegiatan pertambangan dapat dilakukan.

c)

c. Tetap mempertahankan status Taman Nasional dan melarang total aktivitas pertambangan karena nilai konservasi lingkungan lebih tinggi daripada nilai ekonomi jangka pendek.

d)

d. Memindahkan flora dan fauna ke kawasan konservasi lain sebelum pertambangan dimulai.

e)

e. Mengizinkan pertambangan hanya di zona inti Taman Nasional agar tidak mengganggu zona penyangga.

58.

Populasi Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) terus menurun drastis akibat fragmentasi habitat dan perburuan. Untuk merancang sebuah solusi inovatif yang mengintegrasikan pelestarian dengan pemberdayaan ekonomi lokal (TP 4), ide proyek sederhana yang paling kreatif adalah...

a)

a. Membangun pagar listrik di seluruh batas Taman Nasional untuk mencegah perambah.

b)

b. Mengalokasikan dana APBN untuk membeli semua lahan di sekitar habitat Harimau.

c)

c. Mengembangkan desa ekowisata berbasis tracking Harimau secara non-invasif, di mana warga lokal dilatih menjadi pemandu konservasi dan mendapatkan bagi hasil.

d)

d. Mengembangbiakkan Harimau secara massal di Kebun Binatang terdekat dan melepaskannya setelah populasinya stabil.

e)

e. Mengkampanyekan larangan berwisata ke daerah habitat Harimau untuk mengurangi gangguan

59.

Di Pulau Sulawesi, banyak ditemukan kasus illegal logging pohon endemik seperti Eboni dan Kayu Besi. Jika Anda diminta untuk merumuskan sebuah rekomendasi kebijakan yang bertujuan untuk mengatasi masalah ini dan melestarikan flora endemik (TP 4), yang paling tepat adalah...

a)

a. Meningkatkan denda dan hukuman penjara bagi pelaku pembalakan liar, serta membangun sistem penelusuran digital kayu legal.

b)

b. Memperkenalkan Eboni dan Kayu Besi ke Pulau Jawa untuk mengurangi tekanan di Sulawesi.

c)

c. Melarang total penggunaan kayu jenis Eboni dan Kayu Besi di seluruh Indonesia.

d)

d. Mengganti semua hutan endemik dengan hutan tanaman industri yang lebih cepat panen.

e)

e. Melakukan reboisasi besar-besaran dengan jenis tanaman asing yang lebih kuat.

60.

Sebuah komunitas pesisir di Kalimantan menghadapi masalah kerusakan hutan mangrove, yang merupakan habitat alami Bekantan (Nasalis larvatus). Untuk merancang skema proyek pelestarian yang melibatkan partisipasi aktif warga (TP 4), langkah pertama yang harus dilakukan adalah...

a)

Melarang warga beraktivitas di sekitar mangrove dan menetapkannya sebagai zona terlarang.

b)

Menjual Bekantan yang tersisa ke kebun binatang untuk diselamatkan.

c)

Membentuk Kelompok Sadar Wisata Mangrove dan Bekantan, melatih mereka dalam rehabilitasi mangrove, dan mempromosikan wisata edukasi konservasi berbasis komunitas.

d)

Menunggu bantuan dana dari pemerintah pusat untuk melakukan penanaman kembali.

e)

Mengubah fungsi lahan mangrove menjadi tambak udang yang lebih menguntungkan secara ekonomi

61.
  1. Pendekatan keruangan dalam geografi berfokus pada …

a)

a. Struktur, pola, dan proses ruang

b)

b. Interaksi manusia dengan lingkungan

c)

c. Diferensiasi areal dan interaksi antarwilayah

d)

d. Dampak pembangunan terhadap ekonomi wilayah

e)

e. Pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan

62.
  1. Pendekatan geografi yang berfokus pada analisis pola penyebaran fenomena tertentu, struktur, dan proses keruangan di permukaan bumi, seperti analisis lokasi optimal atau tata guna lahan, dikenal sebagai...

a)

a. Pendekatan kompleks wilayah

b)

b. Pendekatan regional

c)

c. Pendekatan ekologis

d)

d. Pendekatan lingkungan

e)

e. Pendekatan keruangan

63.
  1. Geografi banyak digunakan sebagai perencanaan analisis masalah keruangan dan pemanfaatannya. Hal tersebut merupakan salah satu pendekatan geografi yang berupa…

a)

a. Pendekatan komplek wilayah

b)

b. Pendekatan keruangan

c)

c. Pendekatan lingkungan

d)

d. Pendekatan ekologis

e)

e. Pendekatan regional

64.
  1. Tujuan utama dalam penggunaan pendekatan geografi adalah…

a)

a. Membuat peta secara akurat

b)

b. Menghitung luas wilayah

c)

c. Menentukan arah angin

d)

d. Menganalisis fenomena geografi secara menyeluruh

e)

e. Menjelaskan posisi astronomis wilayah

65.
  1. Karakteristik utama pendekatan ekologi dalam geografi adalah...

a)

a. Mengkaji pola persebaran fenomena

b)

b. Menekankan pada aspek waktu dan perubahan

c)

c. Fokus pada interaksi manusia dengan lingkungan

d)

d. Menganalisis struktur keruangan

e)

e. Mempelajari hierarki wilayah

66.
  1. Pendekatan geografi yang mengkaji fenomena berdasarkan pola persebaran, lokasi, dan hubungan keruangan disebut...

a)

a. Pendekatan ekologis

b)

b. Pendekatan keruangan

c)

c. Pendekatan kewilayahan

d)

d. Pendekatan regional

e)

e. Pendekatan lingkungan

67.
  1. Ciri utama dari pendekatan keruangan dalam geografi adalah…

a)

a. Analisis hubungan manusia dan lingkungan

b)

b. Analisis persebaran fenomena di ruang

c)

c. Analisis hubungan sosial antarwilayah

d)

d. Analisis interaksi kompleks antara faktor ekonomi

e)

e. Analisis sebab akibat ekologis

68.
  1. Dalam pendekatan keruangan, yang dimaksud dengan ruang adalah....

a)

a. Seluruh atau sebagian dari permukaan bumi yang menjadi tempat hidup tumbuhan, hewan dan manusia.

b)

b. Perbedaan struktur, pola, dan proses keruangan

c)

c. Penyebaran penggunaan ruang yang telah ada

d)

d. Faktor-faktor yang menentukan pola penyebaran

e)

e. Perubahan elemen pembentuk ruang

69.
  1. Ciri utama pendekatan kompleks wilayah adalah…

a)

a. Kajian distribusi fenomena

b)

b. Analisis interaksi manusia-lingkungan

c)

c. Melihat wilayah sebagai kesatuan utuh multidimensi

d)

d. Kajian lokasi dan jarak

e)

e. Analisis spasial suatu keruangan

70.
  1. Pendekatan geografi yang menekankan pada hubungan timbal balik antara manusia dengan lingkungannya adalah …

a)

a. Keruangan

b)

b. Kompleks wilayah

c)

c. Ekologis

d)

d. Regional

e)

e. Spasial

71.
  1. Di daerah daratan dengan hamparan lahan pertanian yang luas, umumnya permukiman penduduk bergerombol membentuk desa pada tempat-tempat tertentu. Pendekatan geografi yang digunakan untuk menganalisis masalah tersebut adalah pendekatan…

a)

a. Kewilayahan

b)

b. Lingkungan

c)

c. Keruangan

d)

d. Regional

e)

e. Ekologis

72.
  1. Pendekatan yang paling tepat untuk mengkaji transformasi desa menjadi kota adalah...

a)

a. Keruangan

b)

b. Ekologis

c)

c. Kewilayahan

d)

d. Lingkungan

e)

e. Spasial

73.
  1. Pendekatan dalam ilmu geografi yang memandang manusia sebagai subjek dalam satu kesatuan ruang Adalah pendekatan….

a)

a. Kompleks wilayah

b)

b. Ekologis

c)

c. Keruangan

d)

d. Regional

e)

e. Kelingkungan

74.
  1. Faktor utama yang membedakan pendekatan keruangan dengan pendekatan ekologi adalah…

a)

a. Keruangan menilai daya dukung wilayah, ekologi menilai ekonomi lokal

b)

b. Keruangan fokus pada budaya, ekologi fokus pada sejarah

c)

c. Keruangan bersifat deskriptif, ekologi bersifat matematis

d)

d. Keruangan menelaah persebaran fenomena, ekologi menelaah interaksi manusia-lingkungan

e)

e. Keruangan hanya mencakup wilayah kecil, ekologi mencakup global

75.
  1. Perbedaan mendasar pendekatan ekologi dan kompleks wilayah adalah …

a)

a. Ekologi menekankan interaksi manusia-lingkungan, kompleks wilayah menekankan integrasi multidimensi wilayah

b)

b. Ekologi fokus distribusi, kompleks wilayah fokus pola ruang

c)

c. Ekologi menelaah hubungan manusia–lingkungan; kompleks wilayah menekankan diferensiasi areal dan interaksi antarwilayah

d)

d. Ekologi fokus pada perilaku dan fenomena lingkungan; kompleks wilayah fokus pada perencanaan dan pengembangan wilayah

e)

e. Ekologi mempertimbangkan faktor fisik dan sosial dalam konteks lingkungan; kompleks wilayah menggabungkan aspek fisik, sosial, dan ekonomi wilayah

76.
  1. Fenomena urbanisasi tidak dapat dipahami hanya dari segi persebarannya, tetapi juga harus melihat dampak terhadap lingkungan dan interaksi antarwilayah. Pendekatan geografi yang sesuai adalah …

a)

a. Pendekatan keruangan

b)

b. Pendekatan ekologis

c)

c. Pendekatan fungsional

d)

d. Pendekatan kelingkungan

e)

e. Pendekatan kompleks wilayah

77.
  1. Esensi pendekatan keruangan dalam geografi adalah…

a)

a. Menelaah integrasi berbagai aspek wilayah (kompleks wilayah)

b)

b. Mengkaji hubungan manusia dan lingkungan (kelingkungan/ekologi)

c)

c. Menganalisis lokasi, distribusi, dan pola persebaran fenomena (keruangan)

d)

d. Menelaah dinamika temporer dan perubahan waktu (pendekatan temporal)

e)

e. Menilai fungsi dan hubungan antarunit wilayah (pendekatan fungsional)

78.
  1. Pendekatan geografi dalam menganalisis gejala atau fenomena geografis berdasarkan penyebarannya ialah ....

a)

a. Keruangan

b)

b. Kelingkungan

c)

c. Kompleks wilayah

d)

d. Ekologis

e)

e. Regional

79.
  1. Pemerintah Indonesia berencana mengembangkan kawasan ekonomi khusus (KEK) di luar Pulau Jawa. Berdasarkan konsep analisis kompleks wilayah dan "areal differentiation", evaluasi strategi pengembangan yang paling efektif adalah....

a)

a. Memilih lokasi dengan aksesibilitas terbaik tanpa mempertimbangkan karakteristik fisik wilayah

b)

b. Fokus pada wilayah dengan kesuburan tanah tinggi meskipun aksesibilitasnya rendah

c)

c. Mengevaluasi dan mengintegrasikan potensi fisik wilayah, aksesibilitas, dan kemampuan interaksi dengan wilayah lain untuk menciptakan sistem pengembangan berkelanjutan

d)

d. Mengembangkan semua wilayah secara seragam tanpa memperhatikan perbedaan karakteristik

e)

e. Menerapkan model pengembangan yang sama seperti di Pulau Jawa ke seluruh wilayah Indonesia

80.
  1. Hakikat pendekatan keruangan dalam analisis geografi adalah…

a)

a. Kajian pola distribusi fenomena di permukaan bumi

b)

b. Kajian hubungan timbal balik antara manusia dan lingkungan

c)

c. Kajian integrasi aspek fisik dan sosial dalam wilayah tertentu

d)

d. Kajian interaksi antarwilayah berdasarkan karakteristiknya

e)

e. Kajian keterhubungan spasial antarfenomena

81.
  1. Karakteristik utama pendekatan kompleks wilayah adalah…

a)

a. Analisis distribusi fenomena geosfer secara spasial

b)

b. Kajian keterkaitan manusia dengan lingkungannya

c)

c. Analisis wilayah secara menyeluruh melalui integrasi aspek fisik dan sosial

d)

d. Kajian keterhubungan antarwilayah yang berbeda karakteristik

e)

e. Analisis lokasi dan interaksi antarfenomena di permukaan bumi

82.
  1. Seorang peneliti geografi ingin mengkaji dampak perubahan iklim terhadap produktivitas pertanian di suatu wilayah. Berdasarkan konsep pendekatan sistem dalam geografi modern, strategi penelitian yang paling tepat adalah....

a)

a. Menggunakan pendekatan keruangan untuk menganalisis pola sebaran lahan pertanian saja

b)

b. Menerapkan pendekatan ekologi untuk mengkaji hubungan iklim-tanaman secara terpisah

c)

c. Mengintegrasikan ketiga pendekatan geografi (keruangan, ekologi, dan kompleks wilayah) untuk menganalisis sistem secara holistic

d)

d. Fokus pada pendekatan kompleks wilayah dengan mengabaikan faktor input-output system

e)

e. Menggunakan analisis keruangan tanpa mempertimbangkan komponen sistem lainnya

83.
  1. Kajian geografi terintegrasi, dikenal pendekatan utama dalam penelaahaan fenomena permukaan bumi yaitu melalui pendekatan….

a)

a. Spasial, ekologis, dan kompleks wilayah

b)

b. Regional, ekologis, dan lingkungan

c)

c. Spasial, ekologis, dan regional

d)

d. Spasial, regional, dan interaksi

e)

e. Spasial, kompleks wilayah, dan teknologi

84.
  1. Fenomena urbanisasi tidak dapat dipahami hanya dari segi persebarannya, tetapi juga harus melihat dampak terhadap lingkungan dan interaksi antarwilayah. Pendekatan geografi yang sesuai adalah …

a)

a. Pendekatan keruangan

b)

b. Pendekatan ekologis

c)

c. Pendekatan spasial

d)

d. Pendekatan kelingkungan

e)

e. Pendekatan kompleks wilayah

85.
  1. Pendekatan keruangan dalam geografi bertujuan untuk…

a)

a. Menjelaskan hubungan timbal balik manusia dan lingkungan

b)

b. Menelaah pola persebaran dan Lokasi fenomena di permukaan bumi

c)

c. Mengkaji keterpaduan aspek fisik dan sosial dalam suatu wilayah

d)

d. Menilai perbedaan karakteristik wilayah secara sosial budaya

e)

e. Mempelajari terbentuknya bentang alam

86.
  1. Banjir yang sering terjadi di sekitar pemukiman penduduk di daerah perkotaan akibat semakin dangkal dasar sungai. Pendangkalan sungai terjadi akibat adanya penduduk yang membuang sampah ke sungai. Pendekatan geografi untuk mengkaji hal tersebut adalah ....

a)

a. Pendekatan keruangan

b)

b. Pendekatan ekologis

c)

c. Pendekatan regional

d)

d. Pendekatan kewilayahan

e)

e. Pendekatan kompleks wilayah

87.
  1. Danau Toba merupakan danau vulkanik besar dengan sebuah pulau di tengahnya. Danau ini terbentuk akibta letusan gunung api raksasa sekitar 70.000 tahun lalu. Kawasan ini cocok dikembangkan menjadi kawasan pariwisata kelas dunia. Untuk mengkaji fenomena ini dapat menggunakan pendekatan ….

a)

a. Pendekatan keruangan

b)

b. Pendekatan ekologis

c)

c. Pendekatan spasial

d)

d. Pendekatan kelingkungan

e)

e. Pendekatan kompleks wilayah

88.
  1. Pendekatan geografi yang wajib digunakan dalam analisis dan perencanaan pembangunan berkelanjutan (sustainable development) adalah gabungan dari Pendekatan Keruangan dan Pendekatan Ekologi. Gabungan kedua pendekatan ini secara komprehensif disebut...

a)

a. Pendekatan keruangan

b)

b. Pendekatan spasial

c)

c. Pendekatan regional

d)

d. Pendekatan kompleks wilayah

e)

e. Pendekatan kelingkungan

89.
  1. Pendekatan keruangan dalam geografi berfokus pada tiga konsep utama, yaitu…

a)

a. Lokasi, jarak, dan wilayah

b)

b. Ruang, tempat, dan peta

c)

c. Lokasi, industri, dan interaksi

d)

d. Persebaran, manusia, dan lingkungan

e)

e. Alam, sosial, dan budaya

90.
  1. Untuk mempelajari masalah banjir, selain mengidentifikasi kondisi fisik di lokasi tempat terjadinya banjir perlu juga mengidentifikasi gagasan dan perilaku masyarakat setempat dalam mengelola alam di lokasi tersebut. Pendekatan yang sesuai untuk kasus tersebut adalah ….

a)

a. Pendekatan keruangan

b)

b. Pendekatan ekologis

c)

c. Pendekatan spasial

d)

d. Pendekatan kewilayahan

e)

e. Pendekatan kompleks wilayah

91.

Menurut R.E. Dickinson, wilayah merupakan suatu area yang memiliki karakteristik khusus yang dapat dibedakan dari area lain. Pengertian ini menunjukkan bahwa wilayah bersifat...

a)

a. Dinamis dan berubah

b)

b. Statis dan tetap

c)

c. Homogen dalam segala aspek

d)

d. Unik dan memiliki ciri khas

e)

e. Universal dan sama

92.

Perbedaan mendasar antara wilayah formal dan wilayah fungsional terletak pada...

a)

a. Luas wilayah yang dimilikinya

b)

b. Jumlah penduduk yang mendiami

c)

c. Basis pembentukan dan sifat homogenitasnya

d)

d. Lokasi geografis dan posisinya

e)

e. Tingkat perkembangan teknologinya

93.

Kawasan Segitiga Pertumbuhan Indonesia-Malaysia-Singapura (IMS-GT) merupakan contoh penerapan konsep...

a)

a. Wilayah fungsional berbasis kerjasama ekonomi

b)

b. Wilayah administratif lintas negara

c)

c. Wilayah formal berdasarkan kesamaan budaya

d)

d. Wilayah vernakular berdasarkan sejarah

e)

e. Wilayah politik berdasarkan ideologi

94.

Mengapa wilayah Jabodetabek dapat dikategorikan sebagai wilayah metropolitan padahal meliputi beberapa provinsi?

a)

a. Karena memiliki kesamaan bahasa dan adat istiadat

b)

b. Karena berada dalam satu pulau yang sama

c)

c. Karena memiliki kondisi iklim yang homogen

d)

d. Karena terjadi integrasi fungsional dan saling ketergantungan

e)

e. Karena memiliki sejarah perkembangan yang sama

95.

Walter Christaller dalam Teori Tempat Sentral mengemukakan bahwa distribusi kota-kota mengikuti pola geometris tertentu. Tujuan utama teori ini adalah menjelaskan...

a)

a. Pola migrasi penduduk antarwilayah

b)

b. Hubungan antara iklim dengan vegetasi

c)

c. Distribusi hierarkis pusat-pusat pelayanan

d)

d. Pola penggunaan lahan di wilayah perkotaan

e)

e. Struktur geologi dan bentang alam

96.

Dalam hierarki permukiman menurut teori tempat sentral, kota yang menyediakan pelayanan tingkat tinggi seperti universitas dan rumah sakit spesialis dikategorikan sebagai...

a)

a. Hamlet (dusun)

b)

b. Village (desa)

c)

c. Town (kota kecil)

d)

d. City (kota sedang)

e)

e. Metropolitan city (kota metropolitan)

97.

Sebuah mall memiliki threshold 40.000 jiwa dan range 12 km. Di suatu wilayah terdapat 120.000 penduduk yang tersebar dalam radius 15 km. Berdasarkan konsep ini, jumlah mall yang dapat beroperasi secara optimal adalah...

a)

a. 1 mall

b)

b. 2 mall

c)

c. 3 mall

d)

d. 4 mall

e)

e. 5 mall

98.

Konsep nodal region dalam geografi perwilayahan menggambarkan...

a)

a. Wilayah yang memiliki pusat dan daerah pengaruhnya

b)

b. Wilayah dengan batas administratif jelas

c)

c. Wilayah dengan karakteristik seragam

d)

d. Wilayah berdasarkan persepsi masyarakat

e)

e. Wilayah dengan fungsi khusus

99.

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung di Banten yang difokuskan untuk pariwisata merupakan penerapan regionalisasi berdasarkan...

a)

a. Aspek fungsional-ekonomi

b)

b. Aspek administratif-politik

c)

c. Aspek sosial-budaya

d)

d. Aspek fisik-geografis

e)

e. Aspek vernakular-perseptual

100.

Manakah pernyataan yang TIDAK sesuai dengan karakteristik wilayah formal?

a)

a. Memiliki homogenitas dalam aspek tertentu

b)

b. Batas wilayah relatif tegas dan jelas

c)

c. Adanya hierarki pusat dan pinggiran

d)

d. Keseragaman karakteristik di seluruh wilayah

e)

e. Dapat berupa wilayah alamiah atau budaya

101.

Pembentukan Kawasan Strategis Nasional (KSN) di Indonesia menunjukkan penerapan konsep...

a)

a. Wilayah formal berdasarkan kondisi alam

b)

b. Wilayah administratif berdasarkan sejarah

c)

c. Wilayah budaya berdasarkan etnisitas

d)

d. Wilayah fungsional berdasarkan kepentingan strategis

e)

e. Wilayah vernakular berdasarkan persepsi lokal

102.

Hinterland dalam konteks geografi wilayah dapat didefinisikan sebagai...

a)

a. Daerah belakang yang dilayani oleh foreland

b)

b. Kawasan pinggiran kota

c)

c. Pusat kegiatan ekonomi utama

d)

d. Zone peralihan kota-desa

e)

e. Kawasan industri berat

103.

Konsep range dalam teori tempat sentral menjelaskan tentang...

a)

a. Jumlah minimum penduduk untuk mendukung pelayanan

b)

b. Jarak maksimum yang bersedia ditempuh konsumen

c)

c. Tingkat pelayanan dalam hierarki kota

d)

d. Kapasitas maksimal suatu fasilitas pelayanan

e)

e. Luas wilayah administratif suatu kota

104.

Mengapa pembentukan Provinsi Kalimantan Utara pada tahun 2012 dapat dianalisis dari perspektif efektivitas perwilayahan?

a)

a. Karena memiliki potensi sumber daya alam yang besar

b)

b. Karena memiliki jumlah penduduk yang memadai

c)

c. Karena secara geografis terpisah dari induknya

d)

d. Karena dapat meningkatkan efisiensi pelayanan dan pengelolaan

e)

e. Karena memiliki keunikan budaya lokal

105.

Untuk mengukur tingkat sentralitas dalam hierarki kota, geograf menggunakan metode...

a)

a. Analisis korelasi sederhana

b)

b. Interpolasi spasial

c)

c. Indeks sentralitas

d)

d. Regresi berganda

e)

e. Overlay peta

106.

Faktor complementarity dalam interaksi wilayah menunjukkan pentingnya...

a)

a. Perbedaan potensi yang saling melengkapi

b)

b. Kedekatan jarak geografis

c)

c. Kemudahan akses transportasi

d)

d. Kesamaan potensi sumber daya

e)

e. Kesamaan tingkat pembangunan

107.

Dalam mengevaluasi keberhasilan implementasi otonomi daerah di Indonesia, kriteria geografis yang paling penting adalah...

a)

a. Luas wilayah yang memadai saja

b)

b. Jumlah penduduk yang cukup saja

c)

c. Potensi ekonomi yang besar saja

d)

d. Aksesibilitas dan konektivitas yang baik saja

e)

e. Kombinasi luas wilayah, penduduk, potensi ekonomi, dan aksesibilitas

108.

Wilayah Sasana Budaya Betawi yang mencakup Jakarta dan sekitarnya merupakan contoh...

a)

a. Wilayah formal berdasarkan kondisi fisik

b)

b. Wilayah administratif berdasarkan pemerintahan

c)

c. Wilayah fungsional berdasarkan ekonomi

d)

d. Wilayah vernakular berdasarkan identitas budaya

e)

e. Wilayah khusus berdasarkan fungsi politik

109.

Model struktur kota sektoral yang dikemukakan oleh Homer Hoyt menggambarkan perkembangan kota yang...

a)

a. Berkembang secara konsentris dari pusat

b)

b. Berkembang mengikuti jalur transportasi utama

c)

c. Berkembang secara acak tanpa pola

d)

d. Berkembang berdasarkan multiple nuclei

e)

e. Berkembang mengikuti topografi alamiah

110.

Konsep intervening opportunity dalam interaksi wilayah menjelaskan bahwa...

a)

a. Jarak yang lebih dekat selalu lebih menguntungkan

b)

b. Ukuran kota menentukan kekuatan interaksi

c)

c. Adanya alternatif tujuan dapat mengurangi interaksi

d)

d. Transportasi adalah faktor utama interaksi

e)

e. Budaya yang sama memperkuat interaksi

111.

Mengapa konsep daya dukung lingkungan (carrying capacity) menjadi pertimbangan penting dalam perencanaan wilayah metropolitan?

a)

a. Untuk mencegah degradasi lingkungan akibat tekanan penduduk

b)

b. Untuk merencanakan sistem hierarki kota

c)

c. Untuk menghitung kebutuhan infrastruktur

d)

d. Untuk menentukan batas administratif yang tepat

e)

e. Untuk menentukan lokasi pusat pertumbuhan

112.

Berdasarkan model gravitasi Newton, jika Kota X (populasi 800.000) berjarak 100 km dari Kota Y (populasi 200.000), dan Kota Z (populasi 400.000) berjarak 80 km dari Kota X, maka...

a)

a. Interaksi X-Y lebih kuat dari X-Z

b)

b. Interaksi X-Z lebih kuat dari X-Y

c)

c. Interaksi X-Y sama dengan X-Z

d)

d. Tidak dapat ditentukan tanpa data ekonomi

e)

e. Bergantung pada faktor politik

113.

Carrying capacity dalam konteks wilayah perkotaan berkelanjutan mengacu pada...

a)

a. Kemampuan lingkungan mendukung kehidupan berkelanjutan

b)

b. Jumlah penduduk maksimal yang dapat ditampung

c)

c. Kemampuan ekonomi menyediakan lapangan kerja

d)

d. Kapasitas infrastruktur transportasi maksimal

e)

e. Kapasitas fasilitas umum dan sosial

114.

Rancanglah sebuah sistem perwilayahan untuk mengatasi kesenjangan pembangunan antara Indonesia Barat dan Indonesia Timur. Strategi yang paling efektif adalah...

a)

a. Membagi berdasarkan pulau-pulau besar saja

b)

b. Mengelompokkan berdasarkan kesamaan budaya saja

c)

c. Membagi berdasarkan potensi sumber daya saja

d)

d. Menerapkan sistem hierarkis dengan pusat pertumbuhan strategis

e)

e. Menyeragamkan sistem administrasi di seluruh wilayah

115.

Evaluasi terhadap efektivitas Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Indonesia menunjukkan perlunya...

a)

a. Penambahan jumlah KEK di setiap provinsi

b)

b. Konsentrasi KEK hanya di Jawa saja

c)

c. Penutupan KEK yang tidak menguntungkan secara ekonomi

d)

d. Integrasi antara potensi lokal dengan strategi nasional

e)

e. Pemindahan semua KEK ke luar Jawa

116.

Dalam teori lokasi pertanian von Thünen, zona yang terletak paling dekat dengan pasar adalah...

a)

a. Pertanian ekstensif dan peternakan

b)

b. Produksi kayu dan hasil hutan

c)

c. Peternakan sapi perah dan sayuran segar

d)

d. Tanaman pangan dengan sistem rotasi

e)

e. Perkebunan dan tanaman industri

117.

Konsep "sense of place" dalam wilayah vernakular sangat dipengaruhi oleh...

a)

a. Batas administratif yang telah ditetapkan pemerintah

b)

b. Karakteristik fisik dan topografi wilayah

c)

c. Fungsi ekonomi yang dominan di wilayah tersebut

d)

d. Persepsi dan identitas budaya masyarakat lokal

e)

e. Posisi dalam hierarki sistem kota nasional

118.

Rancang strategi pengembangan wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia di Kalimantan dengan mengintegrasikan berbagai teori perwilayahan. Pendekatan yang paling komprehensif adalah...

a)

a. Menerapkan teori tempat sentral untuk hierarki kota perbatasan

b)

b. Menggunakan model gravitasi untuk interaksi lintas batas

c)

c. Menerapkan konsep growth pole untuk pusat pertumbuhan

d)

d. Fokus pada pengembangan infrastruktur transportasi saja

e)

Mengintegrasikan teori tempat sentral, model gravitasi, dan konsep daya dukung lingkungan

119.

Evaluasi terhadap implementasi konsep megapolitan di Indonesia (seperti Mebidangro, Gerbangkertosusila) menunjukkan bahwa tantangan utama adalah...

a)

a. Kurangnya sumber daya manusia yang kompeten

b)

b. Keterbatasan teknologi informasi dan komunikasi

c)

c. Lemahnya koordinasi dan integrasi antar pemerintah daerah

d)

d. Kurangnya partisipasi dan dukungan masyarakat

e)

e. Ketidaksesuaian dengan kondisi geografis Indonesia

120.

Ciptakan model perwilayahan inovatif untuk mengatasi permasalahan wilayah kepulauan terpencil di Indonesia Timur yang mengalami kesenjangan pembangunan. Model yang paling efektif adalah...

a)

a. Menerapkan sistem otonomi khusus seperti di Papua dan Aceh

b)

b. Menyeragamkan dengan sistem pemerintahan daerah pada umumnya

c)

c. Mengintegrasikan pengelolaan dengan negara tetangga

d)

d. Mengembangkan sistem perwilayahan berbasis kearifan lokal

e)

e. Membentuk wilayah administrasi khusus lintas pulau dengan pusat pelayanan terpadu