Worksheetsqurdis8
Total questions: 50
Worksheet time: 25mins
Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut ini! 1. Memanjangkan suara dengan huruf 2. Menggabungkan dua huruf 3. Mengubah harakat huruf 4. Memendekkan bacaan huruf Berdasarkan pernyataan di atas, yang menunjukkan pengertian mad secara Bahasa (lughatan) ditunjukkan pada nomor ...
1
2
3
4
Perhatikan narasi berikut! Pada saat pelajaran tajwid, guru meminta Aisyah membaca Surah Al-Insyirah ayat 6. Ketika berhenti di akhir ayat, guru berkata, “Perhatikan tanda harakat terakhir pada lafaz يُسْرًا, lalu terapkan cara membaca yang benar sesuai hukum mad ‘iwad.” Cara membaca yang seharusnya dilakukan Aisyah adalah ...
Membaca lafaz يُسْرًا dengan panjang dua harakat
Membaca lafaz يُسْرًا dengan panjang empat harakat
Membaca lafaz يُسْرًا tanpa panjang sama sekali
Membaca lafaz يُسْرًا dengan panjang enam harakat
Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut ini! 1. Bacaan panjang dua harakat yang terjadi karena berhenti pada lafaz yang diakhiri fathatain (ً). 2. Bacaan panjang yang muncul karena bertemunya huruf mad dengan hamzah dalam satu kata. 3. Bacaan panjang yang muncul karena bertemunya huruf mad dengan huruf sukun dalam satu kata. 4. Bacaan panjang dua harakat yang terjadi karena huruf mad diikuti huruf hidup. Dari pernyataan di atas, yang termasuk pengertian mad ‘iwad menurut istilah ditunjukkan pada nomor ...
1
2
3
4
Perhatikan ayat berikut! قُلْ بَلْ مِلَّةَ إِبْرَاهِيمَ حَنِيفًا Dari ayat di atas yang mengandung hukum bacaan mad ‘iwad ditunjukkan pada lafaz ....
قُلْ
مِلَّةَ
إِبْرَاهِيمَ
حَنِيفًا
Perhatikan penggalan ayat di bawah ini! يُضَاعَفْ لَهُ الْعَذَابُ يَوْمَ الْقِيٰمَةِ وَيَخْلُدْ فِيهِ مُهَانًا Pernyataan yang benar sesuai lafaz bergaris bawah adalah ...
Dibaca pendek karena diakhiri tanwin.
Dibaca panjang dua harakat karena waqaf pada tanwin fathah.
Dibaca empat harakat karena termasuk mad ṭabi‘i.
Tidak dibaca panjang karena bukan mad.
Perhatikan ayat berikut! 1. وَأَثْوَابًا حَسَنَةً 2. وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِينَ 3. قَالَ فِرْعَوْنُ قَدْ 4. وَقَالَ كُونُوا هُودًا أَوْ نَصَارَى تَهْتَدُوا 5. فَلَمَّا نَبَّأَتْ بِهِ Berdasarkan ayat di atas, hukum bacaan mad ‘iwad ditunjukkan pada nomor ....
1, 2 dan 3
2, 3 dan 4
1, 3 dan 5
Perhatikan ayat berikut! ْيُعْمَتَ يۡلِإ نَم ْنِم ْكَ فَ ت ن ذ ْي َتَسُم ... Lafadz yang bergaris bawah adalah hukum bacaan mad ‘iwad karena
Ada fathatain dibaca waqaf pada akhir kalimat dan diikuti huruf ‘tsa’
Ada fathatain dibaca waqaf pada akhir kalimat dan diikuti huruf ta
Ada fathatain dibaca waqaf pada akhir kalimat dan diikuti huruf ba
Ada fathatain dibaca waqaf pada akhir kalimat dan diikuti huruf alif
Perhatikan pernyataan berikut ini! 1. Panjang dan biasa 2. Panjang dan lunak 3. Panjang dan berganti 4. Panjang dan kasar Dari pernyataan di atas yang termasuk pengertian mad layin menurut bahasa ditunjukkan pada nomor ....
1
2
3
4
Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut ini! 1. Apabila ada huruf yang berharakat fathatain dan diikuti alif maka harus dibaca panjang 2. Apabila ada wau sukun atau ya’ sukun yang didahului harakat fathah dan setelahnya huruf hidup yang dibaca waqaf 3. Membaca panjang satu alif pada setiap huruf yang berharakat kasrah yang diikuti oleh ya’ sukun 4. Membaca panjang sebagai pengganti fathatain yang diikuti alif dan diwaqafkan Pengertian mad layyin menurut istilah berdasarkan pernyataan di atas ditunjukkan pada nomor ....
1
2
3
4
Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut! 1) Wawu sukun setelah fathah 2) Wawu sukun setelah harakat dhamah 3) Panjang bacaan 2/4/6 Alif 4) Ya’ sukun setelah kasrah 5) Ya’ sukun setelah fathah 6) Bertemu dengan huruf yang diwaqafkan 7) Panjang bacaan 2/4/6 harakat Identifikasi hukum bacaan mad layyin yang benar adalah ....
1), 2), 3), 4)
2), 3), 4), 5)
3), 4), 5), 6)
5), 6), 7), 1)
Perhatikan ayat berikut! اَۡلَّذِيۡۤ اَطۡعَمَهُمۡ مِّنۡ جُوۡعٍ وَّاٰمَنَهُمۡ مِّنۡ خَوۡفٍ Cara membaca lafadz yang bergaris bawah adalah ....
Dibaca lunak dengan panjang 2/4/6 harakat
Ditekan dengan panjang bacaan 2/4/6 harakat
Dibaca lunak dengan panjang 2/4/6 Alif
Ditekan dengan panjang bacaan 2/4/6 Alif
Perhatikan ayat berikut! فَلْيَعْبُدُوْا رَبَّ هٰذَا الْبَيْتِ Ayat tersebut terdapat hukum bacaan mad layyin karena ....
Ba’ berharakat fathah bertemu dengan Ya’ dan diikuti dengan huruf mati
Ya’ mati setelah fathah bertemu dengan huruf yang diwaqafkan
Ta’ diwaqafkan setelah Ya’ mati dan huruf sebelumnya Ba’ fathah
Ta’ mati setelah ya’ mati didahului huruf berharakat fathah
Perhatikan lafadz-lafadz berikut! 1) قَالَفُرِّبَتْ قَدًا 2) فَلْيَعْبُدُوا رَبَّ هٰذَا الْبَيْتِ 3) فَلْيَنْفَجِرَتْ مِمَّنًا 4) اَۡلَّذِيۡۤ اَطۡعَمَهُمۡ مِّنۡ جُوۡعٍ وَّاٰمَنَهُمۡ مِّنۡ خَوۡفٍ Dari lafadz di atas, yang termasuk hukum bacaan mad layin ditunjukkan pada nomor ....
1 dan 2
2 dan 4
1 dan 3
3 dan 4
Adinda sedang membaca Q.S. al-Quraisy ayat 1-4. Diakhir ayat keempat Adinda memanjangkan bacaan boleh ... rakaat.
2, 4 dan 6
3, 4 dan 6
4, 5 dan 6
3, 5 dan 6
Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut ini! 1. Apabila huruf wau dan ya berharakat sukun dan huruf sebelumnya berharakat fathah 2. Apabila ada huruf wau dan ya yang berharakat sukun, didahului oleh huruf yang berharakat fathah 3. Berhentinya bacaan pada fathatain diakhir kalimat 4. Bacaan panjang yang terjadi apabila ada mad thabi’i bertemu dengan huruf hidup yang dibaca waqaf Pengertian mad ‘aridh lissukun menurut istilah berdasarkan pernyataan diatas ditunjukkan pada nomor....
1
2
3
4
Nadia sedang membaca Q.S. Al Fil ayat 1-5. Dalam setiap akhir bacaannya Nadia boleh memanjangkan bacaan ... harakat.
2, 4 dan 8
2, 4 dan 6
2, 3 dan 6
2, 3 dan 4
Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut ini! وَأَرْسَلَ عَلَيْهِمْ طَيْرًا أَبَابِيلَ Dari ayat diatas yang mengandung hukum bacaan mad ‘aridh lissukun ditunjukkan pada lafadz ....
أَبَابِيلَ
طَيْرًا
عَلَيْهِمْ
وَأَرْسَلَ
Perhatikan ayat berikut! أَلَمْ يَجْعَلْ كَيْدَهُمْ فِي تَضْلِيلٍ Lafadz yang bergaris bawah adalah hukum bacaan mad ‘aridh lissukun karena ....
Setelah mad ada tanwin yang diwaqafkan
Ada mad yang didahului fathah
Ada fathatain yang diwaqafkan
Ada waqaf yang didahului dengan mad thabi’i
Perhatikan contoh hukum bacaan berikut ini! 1. إِنَّا فَتَحْنَا لَكَ فَتْحًا مُبِينًا 2. الرَّحْمٰنِ الرَّحِيمِ 3. مِنْ جِنٍّ وَإِنْسٍ 4. أَلَمْ يَجْعَلْ كَيْدَهُمْ فِي تَضْلِيلٍ Dari lafadz diatas, yang termasuk hukum bacaan mad ‘Arid Lissukun ditunjukkan pada nomor ....
1 dan 2
2 dan 3
2 dan 4
1 dan 4
Dibaca Mad ‘Aridh Lissukun karena ada mad thabi’i berupa wawu sukun bertemu dengan huruf hidup dan dibaca waqaf. Contoh lafadz yang sesuai dengan pernyataan tersebut adalah ....
يَوْمَ يُفِرُّ الْمَرْءُ مِنْ أَخِيهِ
وَالذَّارِيَاتِ ذَرْوًا
لِإِيلَافِ قُرَيْشٍ
وَالزَّيْتُونِ وَالتِّينِ
Perhatikan tabel berikut! Hukum Bacaan — Lafaz 1. Mad ‘Iwad — A. رَبِّ الْمَشْرِقَيْنِ وَرَبِّ الْمَغْرِبَيْنِ 2. Mad Layyin — B. ذَلِكَ الْكِتَابُ لَا رَيْبَ فِيهِ 3. Mad ‘Arid lissukun — C. قَالَ رَبُّنَا ثُمَّ انْقَلَبْنَا D. إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ Berdasarkan tabel diatas, pasangan hukum bacaan mad dan lafadz ditunjukkan pada nomor ....
1-B, 3-D, dan 2-A
1-A, 2-B, dan 3-C
1-C, 3-A, dan 2-D
1-C, 2-A dan 3-D
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia kata “infak” adalah pemberian atau sumbangan berupa harta untuk kebaikan. Sedangkan menurut istilah kata “infak” adalah ....
Mengeluarkan harta dengan tujuan mensucikan diri
Memberikan sebagian harta untuk kepentingan jihad semata
Mengeluarkan harta untuk kepentingan sosial sesuai syariat
Memberikan harta hanya kepada kerabat terdekat
Sedekah diambil dari kata bahasa Arab yaitu صَدَقَةٌ yang berarti kebenaran. Sedangkan arti sedekah menurut istilah adalah ....
Memberikan harta kepada orang lain dengan minta imbalan
Harta atau non harta yang dikeluarkan oleh seseorang untuk kemaslahatan umum
Mengeluarkan sebagian harta dengan tujuan ingin dipuji oleh masyarakat
Harta yang wajib dikeluarkan oleh seorang muslim dengan tujuan membersihkan atau mensucikan dirinya
Perhatikan Q.S. al-Fajr ayat 15 berikut ini! فَأَمَّا الْإِنسَانُ إِذَا مَا ابْتَلَاهُ رَبُّهُ فَأَكْرَمَهُ وَنَعَّمَهُ فَيَقُولُ رَبِّي أَكْرَمَنِ Terjemah lafaz yang bergaris bawah pada ayat tersebut adalah ....
Memuliakannya
Memerdekakannya
Memberinya
Mengingkarinya
Perhatikan Q.S. al-Fajr ayat 16 berikut ini! وَأَمَّا إِذَا مَا ابْتَلَاهُ فَقَدَرَ عَلَيْهِ رِزْقَهُ فَيَقُولُ رَبِّي أَهَانَنِ Terjemah lafaz yang bergaris bawah pada ayat tersebut adalah ....
Barokahnya
Pahalanya
Rezekinya
Sadakahnya
Perhatikan pernyataan berikut! 1. Merawat anak yatim dengan baik 2. Membantu orang yang membutuhkan 3. Selalu intropeksi diri saat mendapat ujian 4. Bersyukur atas nikmat yang Allah SWT berikan dengan bersedekah Berdasarkan pernyataan tersebut, perilaku yang tepat sesuai perintah yang terdapat dalam Q.S. Al-Fajr ayat 17 ditunjukkan oleh nomor ....
4
3
2
1
Perhatikan ayat berikut ini! وَلَا تَحَاضُّونَ عَلَىٰ طَعَامِ الْمِسْكِينِ Terjemah dari ayat tersebut adalah ....
Dan kamu tidak saling mengajak memberi makan orang miskin
Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya kamu tidak memuliakan anak yatim
Adapun manusia apabila Tuhannya mengujinya lalu Dia dimuliakan-Nya dan diberi-Nya kesenangan, maka Dia akan berkata: "Tuhanku telah memuliakanku".
Adapun bila Tuhannya mengujinya lalu membatasi rizkinya Maka Dia berkata: "Tuhanku menghinakanku"
Pak Wardi adalah seorang pekerja keras, setiap hari dia bekerja di sawah pak Dani yang letaknya tidak jauh dari rumahnya, tetapi pak Wardi selalu mengeluh dengan kehidupannya yang tidak terpenuhi dalam kehidupan sehari-hari. Ayat yang sesuai dengan perilaku tersebut adalah ....
كَلَّا بَلْ لَا تُكْرِمُونَ الْيَتِيمَ
وَلَا تَحَاضُّونَ عَلَىٰ طَعَامِ الْمِسْكِينِ
وَأَمَّا إِذَا مَا ابْتَلَاهُ فَقَدَرَ عَلَيْهِ رِزْقَهُ فَيَقُولُ رَبِّي أَهَانَنِ
فَأَمَّا الْإِنسَانُ إِذَا مَا ابْتَلَاهُ رَبُّهُ فَأَكْرَمَهُ وَنَعَّمَهُ فَيَقُولُ رَبِّي أَكْرَمَنِ
Perhatikan ayat berikut ini! يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَنفِقُوا مِمَّا رَزَقْنَاكُم مِّن قَبْلِ أَن يَأْتِيَ يَوْمٌ لَّا بَيْعٌ فِيهِ وَلَا خُلَّةٌ وَلَا شَفَاعَةٌ وَالْكَافِرُونَ هُمُ الظَّالِمُونَ Maksud lafaz yang bergaris bawah pada ayat tersebut adalah ....
Memberikan harta yang dicintainya
Menafkahkan sebagian harta
Memanfaatkan harta kekayaannya
Menafkahkan semua hartanya
Perhatikan terjemahan berikut! “Wahai orang-orang yang beriman infakkanlah dari sebagian rezeki yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang hari ketika tidak ada lagi jualbeli, tidak ada lagi persahabatan dan tidak ada lagi syafaat. Dan orang-orang kafir itulah orang yang zalim”. Lafaz yang tepat untuk kalimat yang bergaris bawah adalah ....
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَنفِقُوا مِمَّا رَزَقْنَاكُم
مِّن قَبْلِ أَن يَأْتِيَ يَوْمٌ لَّا بَيْعٌ فِيهِ
وَالْكَافِرُونَ هُمُ الظَّالِمُونَ
Perhatikan ayat berikut ini (teks Arab ditampilkan) kemudian tentukan isi kandungan dari ayat tersebut.
Ajakan untuk bersyukur atas segala rezeki yang diberikan Allah kepada kita
Perintah untuk menginfakkan harta kepada orang yang membutuhkan
Perintah untuk memuliakan anak yatim dan memberi makan orang miskin
Perintah untuk bersabar atas segala kesempitan rezeki yang Allah uji
Perhatikan pernyataan berikut: 1) Pahala orang yang berinfak akan dilipat gandakan oleh Allah Swt. 2) Membuka hati seorang muslim untuk senantiasa menjadi pelindung anak yatim dan fakir miskin. 3) Infak merupakan salah satu wujud keimanan dan kikir atau pelit adalah lemahnya iman. 4) Menderma sebagian hartanya kepada orang yang sangat membutuhkan. Berdasarkan pernyataan tersebut, hikmah dari Q.S. Al-Baqarah ayat 254 ditunjukkan oleh nomor ....
1
2
3
4
Perhatikan ayat berikut ini (teks Arab dengan satu lafadz digarisbawahi). Terjemahan dari lafadz yang bergaris bawah adalah ....
Pada setiap tangkai ada seratus biji
Allah melipatgandakan menjadi tujuh ratus kebaikan
Sebutir biji yang menumbuhkan sepuluh tangkai
Sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai
Perhatikan tabel terjemahan berikut: 1) Yang menafkahkan hartanya di jalan Allah. 2) Janganlah kamu berputus asa dari Rahmat-Mu. 3) Jadikanlah sabar dan salat sebagai penolongmu. 4) Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar. Terjemahan yang tepat dari lafadz (teks Arab ditampilkan) terdapat pada nomor ....
1
2
3
4
Perhatikan pernyataan berikut: 1) Memberi sedekah dengan tutur kata yang baik, agar disanjung. 2) Memberi sedekah disertai harapan doa yang baik bagi penerimanya. 3) Bersedekah dengan ikhlas akan mendapat pahala yang berlipat dari Allah. 4) Bersedekah ingin mengharap pujian dari orang lain. Berdasarkan pernyataan di atas, perilaku yang mendapat pahala bagi orang yang bersedekah adalah ....
1
2
3
4
Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut: 1) Memberikan sebagian harta untuk membantu pembangunan masjid. 2) Menyumbangkan makanan kepada korban bencana alam. 3) Mengeluarkan zakat fitrah di bulan Ramadan. 4) Membantu biaya pendidikan anak yatim tanpa mengharapkan imbalan. Dari pernyataan di atas, yang menunjukkan maksud dari infak adalah ....
1, 2, dan 4
1, 2, dan 3
2, 3, dan 4
1, 3, dan 4
Shinta adalah siswi kelas 8. Dalam kesehariannya dia selalu membawa bekal ke sekolah untuk makan siang. Pada waktu makan siang Shinta memberikan sebagian bekalnya kepada temannya yang tidak membawa bekal. Teman-temannya sangat senang dengan yang dilakukan oleh Shinta. Shinta pun merasa senang pada dirinya karena bisa membantu temannya. Berikut yang bukan hikmah berperilaku dermawan adalah ....
Menghitung-hitung untuk bersedekah karena takut miskin
Membuat hati lebih damai dan bahagia
Perhatikan pernyataan berikut! 1. Tidak menerima pemberian orang lain dengan senang hati. 2. Menerima barang yang dibutuhkan saja dan menolak yang tidak dibutuhkan. 3. Tidak menerima dengan baik dan kurang bersyukur atas nikmat yang diberikan Allah. 4. Berterimakasih atas pemberiannya dan mendoakan kepada orang yang memberi. Berdasarkan pernyataan tersebut, yang termasuk sikap terpuji saat menerima pemberian dari orang lain ditunjukkan oleh nomor ....
1
2
3
4
Perhatikan lafadz berikut! وَيَقُولُ أَحَدُهُمَا اللَّهُمَّ أَعْطِ ... حَقًّا Isian yang benar titik-titik pada lafadz tersebut adalah ....
مُنْفِقًا
مُمْسِكًا
مُمْسِكَهُ
مُنْفِقَهُ
Perhatikan hadis berikut! ما من يوم يصبح العباد فيه إلا ملكان ينزلان فيقول أحدهما اللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا ويقول الآخر اللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا Terjemah lafadz yang bergaris bawah pada hadis tersebut adalah ....
Berikan perhitungan kepada orang yang menahan hartanya
Berikan kebahagiaan orang menafkahkan hartanya
Berikan kehancuran kepada orang yang menahan hartanya
Berikan pengganti kepada orang yang menafkahkan hartanya
Perhatikan lafadz berikut! ما من يوم يُصبح العباد فيه إلا ملَكان ... يَنْزِلان Arti lafadz yang bergaris bawah adalah ....
Tidak ada suatu haripun ketika hamba
Ketika seorang hamba melewati
Kecuali akan turun dua malaikat
Kepadanya lalu salah satunya berkata
Perhatikan potongan hadis berikut! اللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا Arti dari hadis di atas adalah ....
Ya Allah, berikanlah orang yang menahan harta kebinasaan
Orang yang berinfak di jalan Allah akan mendapat keuntungan
Tidaklah para hamba ada di pagi hari kecuali di dalamnya terdapat dua malaikat
Ya Allah, berikanlah kepada orang yang berinfak ganti (dari apa yang diinfakkan)
Perhatikan hadis berikut! ما من يوم يصبح العباد فيه إلا ملكان ينزلان فيقول أحدهما اللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا ويقول الآخر اللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا (متفق عليه) Maksud dari lafadz hadis yang bergaris bawah tersebut adalah doa yang dimintakan oleh malaikat kepada Allah untuk ....
Orang-orang yang berinfak agar diganti apa yang diinfakkan
Orang-orang yang kikir supaya harta mereka dihancurkan oleh Allah
Setiap orang yang menahan harta bendanya untuk diinfakkan di jalan Allah
Orang-orang yang menyantuni anak yatim disetiap harinya
Perhatikan hadis berikut! اليَدُ العُلْيَا خَيْرٌ مِنْ اليَدِ السُّفْلَى، وَابْدَأْ بِمَنْ تَعُولُ، وَخَيْرُ الصَّدَقَةِ عَنْ ظَهْرِ غِنًى، وَمَنْ يَسْتَعِفْ يُعِفَّهُ اللَّهُ، وَمَنْ يَسْتَغْنِ يُغْنِهِ اللَّهُ (رواه البخاري) Terjemah lafaz yang bergaris bawah pada hadis tersebut adalah ....
Tangan dibawah
Tangan diatas
Sebaik-baik sedekah
Yang menjadi tanggunganmu
Perhatikan hadis berikut! اليَدُ العُلْيَا خَيْرٌ مِنْ اليَدِ السُّفْلَى، وَابْدَأْ بِمَنْ تَعُولُ، وَخَيْرُ الصَّدَقَةِ عَنْ ظَهْرِ غِنًى، وَمَنْ يَسْتَعِفْ يُعِفَّهُ اللَّهُ، وَمَنْ يَسْتَغْنِ يُغْنِهِ اللَّهُ (رواه البخاري) Terjemah lafaz yang bergaris bawah pada hadis tersebut adalah ....
Barang siapa menjaga kehormatannya, Allah akan menjaga kehormatannya
Tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah
Allah memberi pengganti bagi orang yang berinfak
Barang siapa menahan harta, akan binasa
Perhatikan potongan hadis berikut: وَمَنْ يَسْتَعْفِفْ يُعِفَّهُ اللَّهُ. Arti dari hadis di atas adalah ....
Dan sebaik-baik sedekah adalah yang dikeluarkan dari orang yang tidak membutuhkannya
Dan barangsiapa yang merasa cukup, maka Allah akan memberi kecukupan kepadanya
Dan mulailah dari orang yang menjadi tanggunganmu
Maka barangsiapa yang menjaga kehormatan dirinya maka Allah akan menjaganya
Perhatikan potongan hadis berikut: وَخَيْرُ الصَّدَقَةِ عَنْ ظَهْرِ غِنًى. Arti dari hadis di atas adalah ....
Dan barangsiapa yang merasa cukup, maka Allah akan memberi kecukupan kepadanya
Dan shadaqah yang paling baik adalah dari orang yang sudah cukup
Dan mulailah dari orang yang menjadi tanggunganmu
Tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah
Dihari Sabtu, Pak Herman dengan keluarganya pergi jalan-jalan ke taman. Saat mereka sedang duduk santai, tiba-tiba datang seorang pengemis yang sudah tua. Saat pengemis itu meminta sedekah kepadanya, Pak Herman memberi sedekah dengan lemah lembut. Dia menyadari bahwa hartanya adalah titipan dari Allah. Berdasarkan perilaku tersebut, doa yang diucapkan oleh Malaikat kepada Allah adalah ....
اَليَدُ اَلعُلْيَا خَيْرٌ مِنَ اَليَدِ السُّفْلَى
اَلْجَزَاءُ عِندَ رَبِّكُمْ إِلَّا مَلَكاً يُبْتَلابِ
اَللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا
اَللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا
“Tangan yang di atas lebih baik dari pada tangan yang di bawah, maka mulailah untuk orang-orang yang menjadi tanggunganmu dan shadaqah yang paling baik adalah dari orang yang sudah cukup (untuk kebutuhan dirinya). Maka barangsiapa yang berusaha memelihara dirinya, Allah akan memeliharanya dan barangsiapa yang berusaha mencukupkan dirinya maka Allah akan mencukupkannya” (HR Bukhari). Lafaz hadis yang sesuai dengan terjemah yang bergaris bawah adalah ....
وَمَنْ يَسْتَعْفِفْ يُعِفِّهِ اللَّهُ
وَابْدَأْ بِمَنْ تَعُولُ وَخَيْرُ الصَّدَقَةِ
اَليَدُ اَلعُلْيَا خَيْرٌ مِنَ اَليَدِ السُّفْلَى
وَابْدَأْ بِمَنْ تَعُولُ وَخَيْرُ الصَّدَقَةِ
Perhatikan pernyataan berikut! 1) Rafi selalu menyisihkan sebagian uang sakunya untuk membantu teman yang kesulitan membayar buku sekolah. 2) Tania hanya berinfak ketika ada guru yang menyaksikan agar dianggap dermawan. 3) Malik enggan bersedekah karena takut hartanya berkurang. 4) Sinta menolong tetangganya yang sedang sakit tanpa mengharapkan imbalan. Pernyataan yang mencerminkan isi hadis riwayat Bukhari Muslim dari Abu Hurairah tentang infak di jalan Allah ditunjukkan oleh nomor ....
1 dan 2
1 dan 4
2 dan 3
3 dan 4
