NEW
Font size
WorksheetsKIMED ANTIBIOTIK GOL. SULFONAMIDE & BETALAKTAM
Total questions: 30
Worksheet time: 15mins
Menurut Waksman (1942), definisi antibiotika adalah:
Senyawa kimia sintetik yang membunuh bakteri
Senyawa yang dihasilkan mikroorganisme yang mampu menghambat pertumbuhan mikroorganisme lain dalam kadar kecil
Obat yang digunakan untuk mengobati infeksi virus
Zat kimia yang membunuh semua jenis mikroorganisme
Senyawa yang hanya efektif terhadap bakteri Gram positif
Syarat suatu senyawa digolongkan sebagai antibiotika adalah, KECUALI:
Merupakan hasil metabolisme atau produk sintesis dengan struktur serupa
Bersifat antagonis terhadap mikroorganisme
Efektif dalam kadar kecil
Harus berasal dari tanaman tingkat tinggi
Dapat menghambat pertumbuhan mikroorganisme
Bagian bakteri yang berfungsi melindungi dari fagositosis, kekeringan, dan zat kimia adalah:
Dinding sel
Membran plasma
Kapsul
Flagela
Ribosom
Ribosom bakteri memiliki ukuran:
80S
70S
60S
50S
40S
Struktur DNA kecil sirkuler yang terpisah dari kromosom utama dan dapat mengandung gen resistensi antibiotik disebut:
Nukleoid
Plasmid
Ribosom
Endospora
Granula inklusi
Perbedaan utama dinding sel bakteri Gram positif dan Gram negatif adalah:
Gram positif memiliki membran luar
Gram negatif memiliki peptidoglikan lebih tebal
Gram positif memiliki peptidoglikan tebal (20–80 nm)
Gram negatif tidak memiliki dinding sel
Gram positif berwarna merah muda setelah pewarnaan
Bakteri Gram negatif umumnya lebih resisten terhadap antibiotik karena:
Memiliki ribosom yang berbeda
Tidak memiliki dinding sel
Memiliki membran luar dan porin selektif
Memiliki peptidoglikan yang lebih tebal
Tidak memiliki plasmid
Contoh bakteri Gram positif adalah:
Escherichia coli
Pseudomonas aeruginosa
Staphylococcus aureus
Salmonella spp.
Klebsiella pneumoniae
Antibiotik yang memberikan 4-quadrant coverage (spektrum luas) adalah:
Penisilin G
Vankomisin
Amoxicillin-clavulanic acid
Metronidazol
Eritromisin
Mekanisme kerja antibiotik sulfonamida adalah:
Menghambat sintesis dinding sel
Menghambat sintesis protein
Menghambat metabolisme folat (sebagai antimetabolit)
Merusak membran sel
Menghambat replikasi DNA
Gugus yang sangat penting untuk aktivitas antibakteri sulfonamida dan harus tidak tersubstitusi adalah:
Gugus sulfonamide (-SO2NH-)
Gugus para-amino (-NH2)
Cincin aromatik
Gugus karboksil
Gugus metil
Enzim yang dihambat oleh sulfonamida adalah:
Dihydrofolate reductase (DHFR)
Transpeptidase
Dihydropteroate synthetase (DHPS)
DNA gyrase
RNA polymerase
Trimetoprim bekerja dengan menghambat enzim:
Dihydropteroate synthetase (DHPS)
Dihydrofolate reductase (DHFR)
Transpeptidase
Beta-laktamase
Aminoacyl-tRNA synthetase
Kombinasi sulfamethoxazole dan trimethoprim (Co-trimoxazole) menghasilkan efek:
Antagonis
Aditif
Sinergis (sequential blockade)
Kompetitif
Netral
Mengapa jalur biosintesis folat pada bakteri menjadi target selektif antibiotik?
Karena folat tidak penting untuk bakteri
Karena bakteri mensintesis sendiri asam folat, sedangkan manusia tidak
Karena manusia memiliki enzim yang sama dengan bakteri
Karena folat hanya ada pada bakteri
Karena bakteri tidak memerlukan folat
Cincin karakteristik yang terdapat pada semua antibiotik beta-laktam adalah:
Cincin benzena
Cincin lakton
Cincin beta-laktam (4 anggota)
Cincin pirimidin
Cincin imidazol
Antibiotik penisilin pertama yang ditemukan adalah:
Ampisilin
Amoksisilin
Penisilin G (Benzylpenisilin)
Metisilin
Oksasilin
Mekanisme kerja antibiotik beta-laktam adalah:
Menghambat sintesis protein
Menghambat sintesis dinding sel dengan menginhibisi transpeptidase
Merusak membran sel
Menghambat sintesis asam nukleat
Menghambat metabolisme folat
Ampisilin termasuk dalam klasifikasi penisilin:
Penisilin alami
Penisilin tahan asam lambung dengan spektrum sempit
Penisilin spektrum luas (aminopenisilin)
Penisilin tahan penisilinase
Penisilin anti-Pseudomonas
Antibiotik sefalosporin pertama kali diisolasi dari jamur:
Penicillium notatum
Cephalosporium acremonium
Streptomyces griseus
Bacillus subtilis
Aspergillus niger
Perbedaan struktur utama antara penisilin dan sefalosporin adalah:
Penisilin memiliki cincin 6 anggota, sefalosporin memiliki cincin 5 anggota
Penisilin memiliki cincin thiazolidine 5 anggota, sefalosporin memiliki cincin dihydrothiazine 6 anggota
Penisilin tidak memiliki cincin beta-laktam
Sefalosporin tidak memiliki atom sulfur
Keduanya memiliki struktur yang identik
Sefalosporin generasi pertama memiliki aktivitas yang lebih baik terhadap apa?
Bakteri Gram negatif
Bakteri Gram positif
Pseudomonas aeruginosa
Bakteri anaerob
Mycobacterium tuberculosis
Contoh antibiotik sefalosporin generasi ketiga yang memiliki aktivitas baik terhadap Pseudomonas adalah apa?
Sefaleksin
Sefazolin
Seftazidim
Sefadroksil
Sefradine
Monobaktam adalah antibiotik beta-laktam dengan struktur seperti apa?
Cincin beta-laktam menyatu dengan cincin thiazolidine
Cincin beta-laktam menyatu dengan cincin dihydrothiazine
Cincin beta-laktam monoksiklik (tidak menyatu dengan cincin lain)
Dua cincin beta-laktam
Tidak memiliki cincin beta-laktam
Contoh antibiotik monobaktam adalah apa?
Penisilin G
Sefotaksim
Aztreonam
Imipenem
Meropenem
Karbapenem memiliki keunggulan dibandingkan penisilin yaitu apa?
Lebih murah
Spektrum sangat luas dan tahan terhadap sebagian besar beta-laktamase
Hanya efektif terhadap Gram positif
Dapat diberikan secara oral
Tidak memiliki efek samping
Contoh antibiotik karbapenem adalah apa?
Ampisilin dan amoksisilin
Sefazolin dan sefaleksin
Imipenem dan meropenem
Aztreonam dan carumonam
Penisilin G dan penisilin V
Mekanisme resistensi bakteri terhadap antibiotik beta-laktam yang paling umum adalah apa?
Perubahan ribosom
Produksi enzim beta-laktamase
Perubahan target DNA gyrase
Efluks pump untuk antibiotik non-beta-laktam
Perubahan metabolisme folat
Posisi substitusi yang dapat dimodifikasi pada struktur sulfonamida untuk menyesuaikan farmakokinetika tanpa banyak memengaruhi aktivitas antibakteri adalah:
Gugus para-amino
Cincin aromatik
R2 pada gugus sulfonamide
Posisi ortho pada cincin benzena
Nitrogen pada cincin
Akibat penghambatan sintesis tetrahydrofolate (THF) pada bakteri adalah:
Gangguan respirasi sel
Kerusakan membran sel
Gangguan sintesis purin dan pirimidin sehingga bakteri tidak dapat bereplikasi
Penghambatan sintesis dinding sel
Penghambatan sintesis protein
