NEW
Font size
WorksheetsOrganisasi pt 2
Total questions: 20
Worksheet time: 10mins
Sebuah perusahaan kacang atom ukuran besar berusaha untuk memiliki juga perkebunan kacang tindakan semacam ini dilakukan atau dinamakan sebagai
Aneksasi
Integrasi
Kooptasi
Koordinasi
Perusahaan kacang atom itu juga mengembangkan kerjasama dengan sejumlah pesantren untuk mengembangkan perkebunan kacang. Pesantren membuka perkebunan kacang dengan dibiayai oleh perusahaan kacang akan tetapi seluruh hasil panen hanya boleh dijual kepada perusahaan kacang atom tersebut kegiatan ini disebut
Integrasi
Interlocking directorate
Joint venture
Kooptasi
Perguruan tinggi aktif sekali mengirimkan utusan setiap kali mendapat undangan untuk mengikuti seminar ilmiah, perguruan tinggi B jarang sekali melakukan hal semacam itu setelah sekian lama kemungkinan besar
Perguruan tinggi A akan memiliki set organisasi yang lebih besar dibanding perguruan tinggi B
Perguruan tinggi A akan menjadi a akan menjadi lebih mudah menghadapi Gejolak lingkungan dibanding perguruan tinggi B
Perguruan tinggi A akan menjadi lebih kompleks dibanding perguruan tinggi B
Perguruan tinggi A akan lebih disukai dibanding perguruan tinggi B
Sebuah perguruan tinggi sering sekali mengirimkan mahasiswanya untuk mengikuti berbagai jenis perlombaan, bahkan hingga mengikuti Perlombaan yang diselenggarakan di luar negeri. Tindakan semacam ini merupakan
Usaha untuk membentuk lingkungan agar tidak berbahaya dan bisa menguntungkan bagi organisasi
Hubungan masyarakat
Kooptasi
Usaha untuk menciptakan hubungan baik dengan elemen-elemen yang terpenting dari lingkungan
Si Polan hampir setiap hari bergaul dengan para alim ulama sedangkan teman-teman si Badu kebanyakan pelaku kejahatan seperti perampok pencuri penipu. Kesimpulannya, si Polan orang baik-baik sementara si Badu orang jahat cara berpikir semacam ini mengacu kepada konsep
Ketergantungan (contingency)
Adaptasi organisasi terhadap lingkungan
Diferensiasi
Asosiatif
Dalam penanganan berbagai sasaran organisasi yang saling berlawanan apabila waktu yang tersedia ternyata terbatas cara yang aman agar semua sasaran bisa dicapai adalah dengan menggunakan
Menerima performasi yang yang secukupnya (satisfying)
Perhatian bertahap (sequential attention)
Menggunakan sasaran antara
Menggunakan perubahan sasaran (goal changes)
Dalam penanganan berbagai sasaran organisasi yang saling berlawanan apabila waktu yang tersedia ternyata terbatas cara yang bisa menyebabkan ada sasaran yang tidak tercapai adalah
Menerima performansi yang secukupnya (satisfying)
Perhatian bertahap (sequential attention)
Menggunakan sasaran antara
Menggunakan perubahan sasaran (goal changes)
Jenis sasaran aktual organisasi yang lebih memfokuskan perhatian terhadap kondisi luar adalah sasaran
Lingkungan (environmental goal)
Sistem (system goal)
Output (output goal)
Produk (product goal)
Jenis sasaran aktual organisasi yang lebih memfokuskan perhatian terhadap kondisi internal adalah sasaran
Lingkungan (environmental goal)
Output (output goal)
Sistem (system goal)
Produk (product goal)
Organisasi yang kehilangan sasaran karena sasaran organisasi tersebut sudah tidak diperlukan lagi di masyarakat pengelolaannya akan menjadi lebih sulit karena sasaran
Merupakan alasan keberadaan organisasi
Bisa menjadi patokan dalam pengukuran kinerja organisasi
Menunjukkan arah pengembangan organisasi
Tidak dipercaya lagi oleh masyarakat
Pendekatan pengukuran efektivitas organisasi yang mampu mengukur kinerja organisasi dari sisi output, input, dan proses adalah pendekatan
Sasaran
Sumber
Proses internal
Perubahan
Pendekatan sasaran seringkali sulit digunakan karena dalam organisasi seringkali terdapat
Sasaran antara
Sasaran yang saling berkaitan
Sasaran resmi berbeda dari sasaran sebenarnya
Sasaran yang saling berlawanan.
Pendekatan sumber mengukur efektivitas organisasi dari sisi
Input
Output
Proses
Aktivitas
Pendekatan proses internal mengukur efektivitas organisasi dari sisi
Input
Output
Proses
Sasaran
Oleh karena dianggap melibatkan peran semua bagian organisasi maka keberhasilan organisasi lebih tepat diukur melalui
Efektivitas organisasi
Efisiensi organisasi
Sasaran resmi
Sasaran sebenarnya
Pengukuran efektivitas organisasi menggunakan pendekatan konstituensi mengacu kepada pandangan pihak berikut terhadap keberhasilan organisasi
Konsumen dan pihak luar yang melakukan transaksi dengan organisasi
Para pekerja dan pimpinan organisasi
Berbagai pihak yang berkepentingan terhadap kinerja organisasi
Pemerintah dan komunitas sekeliling organisasi
Pengukuran efektivitas organisasi menggunakan pendekatan bidang sasaran menggunakan banyak kriteria
Yang berkaitan dengan keuntungan
Karena organisasi menghasikan berbagai jenis output
Karena organisasi menjalankan berbagai macam kegiatan
Karena ingin mendapatkan gambaran mengenai profil organisasi
Pengukuran efektivitas organisasi menggunakan kerangka ketergantungan
Tergantung pada banyaknya jenis output yang dihasilkan organisasi
Tergantung corak proses transformasi yang terjadi dalam organisasi
Menggunakan banyak kriteria karena organisasi menjalankan berbagai macam kegiatan
Tergantung corak dan gaya manajerial yang diterapkan
Pengukuran efektivitas organisasi menggunakan pendekatan bidang sasaran
Mengukur efisiensi proses transformasi
Mengukur kekuatan relatif organisasi terhadap lingkungannya
Menggunakan banyak kriteria karena organisasi menjalankan berbagai macam kegiatan
Mengukur efisiensi penggunaan berbagai jenis input
Pengukuran efektivitas organisasi dengan menggunakan pendekatan konstituensi
Mengukur efisiensi proses transformasi
Mengukur kekuatan relatif organisasi terhadap lingkungannya
Mengacu kepada opini pihak-pihak yang ada di luar organisasi
Mengukur efisiensi produk yang dihasilkan
