wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Negosiasi Bisnis

Total questions: 100

Worksheet time: 50mins

Name
Class
Date
1.

Negosiasi menurut Yateno et al. adalah…

a)

Proses memaksakan kehendak seseorang

b)

Proses interaksi untuk mencapai kesepakatan bersama

c)

Teknik untuk memenangkan konflik dengan tekanan

d)

Strategi untuk menghindari konflik

2.

Elemen utama dalam negosiasi adalah…

a)

Posisi, konflik, dan ancaman

b)

Pihak, isu, dan tawar-menawar

c)

Arbitrase dan litigasi

d)

Menang-kalah

3.

3. Tujuan utama dari negosiasi bisnis menurut Yateno et al. adalah…

a)

untuk mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan

b)

untuk memaksimalkan keuntungan individu

c)

untuk menghindari semua konflik

d)

untuk membangun persahabatan jangka panjang

4.

Negosiasi dianggap berhasil apabila…

a)

Salah satu pihak merasa kalah

b)

Opsi hanya menguntungkan pihak kuat

c)

Hubungan tetap terjaga dan kesepakatan tercapai

d)

Diskusi dihentikan secepat mungkin

5.

Pendekatan distributif fokus pada…

a)

Membagi nilai secara kompetitif

b)

Menciptakan nilai bersama

c)

Menambah jumlah isu

d)

Membangun hubungan jangka panjang

6.

Pendekatan integratif menekankan…

a)

Zero-sum game

b)

Win–win solution

c)

Penekanan terhadap kelemahan pihak lain

d)

Penggunaan ancaman

7.

Menurut buku Yateno, keterampilan utama negosiator meliputi…

a)

Menyerang dan bertahan

b)

Komunikasi, analisis, dan manajemen emosi

c)

Mendesak dan menekan

d)

Manipulasi informasi

8.

Salah satu karakteristik dari seorang negosiator profesional adalah…

a)

Menolak untuk berkompromi

b)

Mengelola persepsi dan hubungan

c)

Menghindari dialog terbuka

d)

Memprioritaskan posisi, bukan kepentingan

9.

Fungsi negosiasi dalam sebuah organisasi adalah…

a)

Mengurangi koordinasi

b)

Menyelesaikan konflik dan menyelaraskan kepentingan

c)

Menghambat komunikasi

d)

Menggantikan peran kepemimpinan

10.

Dalam tahap awal negosiasi, hal terpenting yang harus dilakukan adalah…

a)

Menekan pihak lain

b)

Membangun hubungan dan saling pengertian

c)

Menghindari pembahasan tentang kepentingan

d)

Memulai dengan ultimatum

11.

BATNA dalam negosiasi berarti…

a)

Posisi awal yang harus dipertahankan

b)

Alternatif terbaik jika negosiasi gagal

c)

Strategi untuk menyerang pihak lain

d)

Kesepakatan tercepat

12.

12. Salah satu hambatan dalam negosiasi menurut Yateno adalah…

a)

kurangnya kepercayaan

b)

sumber daya yang berlebihan

c)

waktu yang tidak terbatas

d)

kesepakatan penuh

13.

Naluri “win–lose thinking” dapat mengarah pada…

a)

Kolaborasi

b)

Hubungan rusak dan potensi konflik lanjutan

c)

Nilai tambahan

d)

Solusi kreatif

14.

Dalam negosiasi, isu (issues) diartikan sebagai…

a)

Orang yang tidak disukai

b)

Hal-hal yang diperdebatkan atau dinegosiasikan

c)

Strategi tersembunyi yang tidak disampaikan

d)

Ancaman tersamar

15.

Kemampuan mendengarkan aktif dianggap penting karena…

a)

Mempercepat diskusi

b)

Membantu memahami kepentingan dan mengurangi salah paham

c)

Memperkuat posisi tawar

d)

Menghasilkan tekanan psikologis

16.

A. Informasi terlalu lengkap B. Ego dan persepsi yang bias C. Semua pihak saling percaya D. Adanya mediator profesional

a)

Informasi terlalu lengkap

b)

Ego dan persepsi yang bias

c)

Semua pihak saling percaya

d)

Adanya mediator profesional

17.

Manakah pernyataan yang benar mengenai pengertian negosiasi menurut buku Yateno dkk dan Fisher & Ury?

a)

Negosiasi menurut Yateno dkk adalah proses tawar-menawar untuk mencapai kesepakatan, sedangkan menurut Fisher & Ury adalah proses mencari solusi bersama yang saling menguntungkan.

b)

Negosiasi menurut Yateno dkk adalah proses kompetisi untuk menang, sedangkan menurut Fisher & Ury adalah proses tawar-menawar harga.

c)

Negosiasi menurut Yateno dkk adalah proses komunikasi satu arah, sedangkan menurut Fisher & Ury adalah proses diskusi kelompok.

d)

Negosiasi menurut Yateno dkk adalah proses penawaran barang, sedangkan menurut Fisher & Ury adalah proses penjualan jasa.

18.

Proses interaksi untuk mencapai kesepakatan dalam konteks bisnis menurut Yateno melibatkan hal-hal berikut, dan bagaimana pendekatan negosiasi oleh Fisher & Ury berbeda? Juga, identifikasi kesamaan antara kedua pendekatan tersebut.

a)

Yateno fokus pada interaksi terstruktur, Fisher & Ury menekankan negosiasi berdasarkan prinsip; keduanya bertujuan untuk kesepakatan bersama.

b)

Yateno menekankan taktik kompetitif, Fisher & Ury fokus pada hasil menang-kalah; keduanya menghindari kompromi.

c)

Yateno dan Fisher & Ury keduanya memprioritaskan persuasi emosional di atas logika.

d)

Yateno menggunakan diskusi informal, Fisher & Ury mengandalkan kontrak tertulis; keduanya tidak mendorong kolaborasi.

19.

Manakah di antara berikut ini yang merupakan elemen dasar dalam negosiasi bisnis?

a)

Minat, opsi, kriteria, dan komunikasi

b)

Hanya harga dan syarat pembayaran

c)

Hanya kontrak hukum

d)

Hanya kesepakatan lisan

20.

Dua pendekatan utama dalam negosiasi dan perbedaan utamanya adalah:

a)

Distributif dan integratif; distributif fokus pada pembagian sumber daya, integratif mencari solusi win-win.

b)

Kolaboratif dan kompetitif; kolaboratif selalu lebih baik daripada kompetitif.

c)

Formal dan informal; formal menggunakan kontrak, informal menggunakan kesepakatan verbal.

d)

Langsung dan tidak langsung; langsung melibatkan tatap muka, tidak langsung menggunakan perantara.

21.

Identifikasi kompetensi inti yang harus dimiliki oleh seorang negosiator profesional menurut Yateno.

a)

Komunikasi yang efektif, kecerdasan emosional, pemecahan masalah, dan pemikiran strategis

b)

Keahlian teknis, kekuatan fisik, dan keterampilan seni

c)

Manajemen keuangan, keterampilan pemrograman, dan pengetahuan pemasaran

d)

Berbicara di depan umum, desain grafis, dan keterampilan kuliner

22.

E. Peran negosiasi dalam organisasi modern mencakup contoh implementasinya di perusahaan mana saja?

a)

Memfasilitasi penyelesaian konflik dan perjanjian kemitraan

b)

Mengabaikan kekhawatiran karyawan selama pengambilan keputusan

c)

Menghindari kolaborasi antar departemen

d)

Menyarankan komunikasi di antara anggota tim

23.

Komunikasi dalam negosiasi terutama berfungsi untuk…

a)

Menunjukkan kekuasaan

b)

Memahami kepentingan masing-masing pihak

c)

Menciptakan konflik

d)

Menguji kesabaran pihak lain

24.

Penghalang terbesar untuk komunikasi dalam negosiasi menurut Yateno et al adalah…

a)

Kekurangan data tertulis

b)

Persepsi dan interpretasi yang berbeda

c)

Perbedaan usia

d)

Bahasa yang terlalu formal atau sopan

25.

Komunikator efektif dalam negosiasi harus mampu…

a)

Berbicara lebih banyak daripada mendengarkan

b)

Mempertahankan posisi

c)

Menyampaikan pesan dengan jelas dan terstruktur

d)

Menghindari diskusi terbuka

26.

Salah satu teknik komunikasi yang sangat penting menurut literatur negosiasi adalah active listening, yaitu…

a)

Mendengarkan untuk menunggu giliran bicara

b)

Mendengarkan sambil menilai kesalahan lawan

c)

Mendengarkan dengan memberi umpan balik dan klarifikasi

d)

Mengabaikan emosi lawan

27.

Komunikasi nonverbal dalam negosiasi mencakup…

a)

Argumen logis

b)

Intonasi, gestur, ekspresi

c)

Dokumen hukum

d)

Ringkasan kesepakatan

28.

Dalam negosiasi, pesan yang disampaikan bisa gagal diterima karena…

a)

Pihak lain terlalu setuju

b)

Adanya noise atau gangguan komunikasi

c)

Topik terlalu sederhana

d)

Bahasa tubuh yang positif

29.

Strategi komunikasi “two-way communication” berarti…

a)

terjadi pertukaran informasi antara dua pihak

b)

hanya satu pihak yang menyampaikan informasi

c)

komunikasi dilakukan secara tertulis saja

d)

komunikasi berlangsung tanpa umpan balik

30.

Paraphrasing dilakukan untuk…

a)

Mempercepat negosiasi

b)

Menunjukkan posisi yang lebih kuat

c)

Memastikan pesan dipahami dengan benar

d)

Membingungkan pihak lain

31.

Menurut Yateno dkk, salah satu syarat negosiasi efektif adalah…

a)

Komunikasi terbuka dan etis

b)

Berdebat keras untuk menang

c)

Menyembunyikan informasi penting

d)

Tidak menunjukkan emosi

32.

Ketika negosiator terlalu fokus pada posisi, masalah komunikasi yang muncul adalah…

a)

Peningkatan kreativitas

b)

Hubungan lebih cair

c)

Kebuntuan negosiasi

d)

Penambahan opsi

33.

Komunikasi empatik dilakukan dengan cara…

a)

Mengutamakan kemenangan sendiri

b)

Mendengarkan perasaan dan perspektif pihak lain

c)

Mengalihkan topik

d)

Menolak semua argumen lawan

34.

Pesan yang terlalu ambigu dapat menyebabkan…

a)

Kesepakatan lebih cepat

b)

Kegagalan interpretasi

c)

Hubungan semakin akrab

d)

Diskusi berjalan lancar

35.

Komunikasi yang efektif membantu negosiator untuk…

a)

Menyembunyikan kelemahan

b)

Mencapai solusi win–win

c)

Meningkatkan tekanan

d)

Mengurangi opsi

36.

Teknik bertanya yang baik (effective questioning) bertujuan untuk…

a)

Menyerang posisi lawan

b)

Menggali informasi penting

c)

Mengurangi diskusi

d)

Menambah konflik

37.

Ketidakselarasan antara verbal dan nonverbal menandakan…

a)

Kejelasan maksud

b)

Peningkatan kepercayaan

c)

Kemungkinan ketidakjujuran atau tekanan

d)

Kesepahaman yang tinggi

38.

Proses komunikasi dalam negosiasi menurut Yateno dkk terdiri dari beberapa tahapan yang memengaruhi hasil negosiasi. Manakah tahapan yang paling berpengaruh terhadap keberhasilan negosiasi menurut Yateno dkk?

a)

Tahap persiapan dan perencanaan

b)

Tahap penutupan

c)

Tahap pelaksanaan

d)

Tahap evaluasi

39.

Manakah dari berikut ini yang merupakan tiga hambatan komunikasi dalam negosiasi pada konteks bisnis?

a)

Perbedaan budaya, kurangnya kepercayaan, dan interpretasi pesan yang salah

b)

Keterbukaan, empati, dan kolaborasi

c)

Motivasi tinggi, komunikasi efektif, dan tujuan bersama

d)

Kepemimpinan kuat, visi jelas, dan inovasi

40.

Teknik mendengarkan aktif (active listening) dianggap sebagai keterampilan inti dalam negosiasi karena:

a)

Membantu memahami kebutuhan dan kepentingan pihak lain secara mendalam.

b)

Mempercepat proses pengambilan keputusan tanpa diskusi.

c)

Mengurangi pentingnya komunikasi non-verbal dalam negosiasi.

d)

Membatasi partisipasi pihak lain dalam pembicaraan.

41.

Peran komunikasi nonverbal dalam membangun trust selama negosiasi adalah...

a)

Meningkatkan kepercayaan melalui ekspresi dan bahasa tubuh yang positif.

b)

Mengabaikan pesan verbal sepenuhnya.

c)

Mengurangi kejelasan pesan yang disampaikan.

d)

Membatasi interaksi antara pihak yang bernegosiasi.

42.

Strategi komunikasi yang efektif yang dapat meningkatkan peluang untuk mencapai kesepakatan saling menguntungkan meliputi:

a)

Mendengarkan aktif dan pemecahan masalah secara kolaboratif

b)

Mengabaikan kekhawatiran pihak lain

c)

Menggunakan taktik negosiasi yang agresif

d)

Fokus hanya pada keuntungan pribadi

43.

Strategi negosiasi lanjutan terutama berfokus pada…

a)

Mengunci posisi dari awal

b)

Mengembangkan cara untuk mencapai hasil optimal

c)

Menekan pihak lain secara emosional

d)

Mengurangi solusi alternatif

44.

Salah satu karakteristik dari strategi negosiasi kolaboratif adalah…

a)

Menang-kalah

b)

Menerapkan ancaman tersembunyi

c)

Mencari nilai tambah bersama

45.

Dalam strategi kompetitif, pendekatan yang paling sering digunakan adalah…

a)

Mengungkapkan kepentingan kedua pihak

b)

Menawarkan pilihan kreatif

c)

Menekan untuk mendapatkan konsesi

d)

Berbagi informasi secara terbuka

46.

Negosiasi berbasis kepentingan menekankan pada…

a)

Harga akhir

b)

Kepentingan mendasar kedua pihak

c)

Kelebihan salah satu pihak

d)

Proses kompromi cepat

47.

Taktik “anchoring” biasanya dilakukan dengan…

a)

Menawar di tengah

b)

Mengajukan penawaran ekstrem pertama

c)

Menunggu lawan berbicara

d)

Menghentikan negosiasi

48.

Dalam teori negosiasi lanjutan, “value creation” berarti…

a)

Meningkatkan konflik agar hasil lebih jelas

b)

Menambah opsi sehingga nilai kesepakatan meningkat

c)

Mengurangi informasi untuk memperkuat posisi

d)

Menolak kompromi

49.

Pola negosiator yang berorientasi jangka panjang cenderung…

a)

membangun hubungan yang berkelanjutan

b)

hanya fokus pada keuntungan sesaat

c)

mengabaikan kepentingan pihak lain

d)

mengutamakan kemenangan sepihak

50.

Taktik “trade-off” berarti…

a)

Menukar konsesi dalam isu berbeda

b)

Menyerah pada semua tuntutan

c)

Mengabaikan kepentingan lawan

d)

Menunda keputusan

51.

Negosiator yang menggunakan strategi agresif biasanya…

a)

Mengutamakan kerja sama

b)

Banyak bertanya dan mengeksplorasi

c)

Mengajukan tuntutan tinggi dan keras

d)

Membangun empati

52.

Salah satu tujuan persiapan lanjutan dalam negosiasi adalah…

a)

Mengurangi jumlah alternatif

b)

Menguatkan posisi dengan data, fakta, dan bukti

c)

Mengurangi komunikasi

d)

Mengubah topik pembahasan

53.

Strategi “integrative negotiation” berfokus pada…

a)

Pembagian sumber daya tetap

b)

Kreativitas dan kerja sama

c)

Penekanan posisi

d)

Menghindari informasi

54.

Pola perilaku negosiator yang kurang etis biasanya ditandai dengan…

a)

Transparansi informasi

b)

Manipulasi data atau ancaman

c)

Clear communication

d)

Berbagi kebutuhan

55.

Dalam negosiasi lanjutan, kemampuan “framing” diperlukan untuk…

a)

Mengubah persepsi terhadap masalah

b)

Menutup peluang solusi

c)

Mengabaikan emosi lawan

d)

Mempercepat kekalahan pihak lain

56.

“Expanding the pie” berarti…

a)

Mengurangi jumlah klaim

b)

Mencari cara menambah nilai solusi

c)

Membatasi informasi

d)

Menunda keputusan akhir

57.

Negosiasi lanjutan menempatkan BATNA sebagai…

a)

Ancaman untuk menekan pihak lain

b)

Dasar evaluasi kekuatan posisi

c)

Alat untuk menghindari diskusi

d)

Sumber konflik

58.

Explain the fundamental differences between competitive strategy and collaborative strategy according to Yateno et al. and other literature.

a)

Competitive strategy focuses on outperforming rivals, while collaborative strategy emphasizes working with others for mutual benefit.

b)

Competitive strategy and collaborative strategy are identical in their approach to market positioning.

c)

Collaborative strategy is about defeating competitors, while competitive strategy is about forming alliances.

d)

Both strategies ignore the role of external partnerships in business success.

59.

What is meant by 'value creation' and how does this strategy increase win–win opportunities?

a)

Value creation refers to generating benefits for all parties involved, leading to increased win–win opportunities by fostering mutual gains.

b)

Value creation means maximizing profits for one party, which increases win–win opportunities by reducing competition.

c)

Value creation is about minimizing costs for both parties, which increases win–win opportunities by limiting collaboration.

d)

Value creation refers to creating more products, which increases win–win opportunities by expanding market share.

60.

3. The concept of 'anchoring' in business negotiations refers to which of the following, and what are its associated risks and benefits?

a)

Setting an initial reference point that influences subsequent negotiation outcomes; risks include biasing decisions, benefits include gaining leverage.

b)

Building trust through repeated interactions; risks include dependency, benefits include stronger relationships.

c)

Using emotional appeals to persuade; risks include manipulation, benefits include increased agreement.

d)

Focusing only on price during negotiations; risks include missing other terms, benefits include faster deals.

61.

The importance of advanced preparation in professional negotiation is:

a)

It helps negotiators anticipate challenges and develop effective strategies.

b)

It allows negotiators to avoid all conflicts during negotiation.

c)

It guarantees a successful outcome every time.

d)

It eliminates the need for communication skills.

62.

Framing dapat memengaruhi hasil negosiasi dengan cara:

a)

Mengarahkan persepsi pihak yang bernegosiasi terhadap suatu isu sehingga keputusan yang diambil dapat berbeda.

b)

Menjamin hasil negosiasi selalu menguntungkan kedua belah pihak.

c)

Menghilangkan perbedaan pendapat secara otomatis.

d)

Membuat proses negosiasi menjadi lebih lama tanpa hasil.

63.

Strategi negosiasi lanjutan terutama bertujuan untuk…

a)

Menghindari negosiasi sepenuhnya

b)

Meningkatkan efektivitas dan kekuatan taktis dalam negosiasi

c)

Membuat pihak lawan menyerah

d)

Mengutamakan konfrontasi

64.

Dalam strategi lanjutan, “anchoring” digunakan untuk…

a)

Mengakhiri negosiasi lebih cepat

b)

Menetapkan nilai awal agar memengaruhi persepsi pihak lain

c)

Menolak semua penawaran

d)

Menghilangkan alternatif

65.

Alternatif yang kuat dalam negosiasi dikenal sebagai…

a)

BATNA

b)

ZOPA

c)

Win-win solution

d)

Compromise

66.

Maneuver tactic "bogey tactic" is done by...

a)

Showing a small issue as if it is very important

b)

Rejecting all main issues

c)

Eliminating some information

d)

Attacking the opponent's personal side

67.

"Nibbling tactic" has the characteristic of...

a)

Small additional requests after the agreement is almost reached

b)

Increasing the offer drastically

c)

Threatening to leave the negotiation

d)

Not accepting any concessions

68.

In advanced negotiations, framing is used to...

a)

Change the structure of the meeting

b)

Direct the other party to define the problem

c)

Speed up the agreement

d)

Eliminate emotions

69.

The strategy of "multiple equivalent simultaneous offers" (MESO) means...

a)

Making one most profitable offer

b)

Making several offers with equal total value

c)

Rejecting all proposals that do not fit

d)

Leaving all decisions to the other party

70.

Tujuan utama using tactical concessions adalah…

a)

Melemahkan posisi sendiri

b)

Membentuk persepsi positif dan progress

c)

Mengulur waktu

d)

Membuat pihak lain marah

71.

Strategi lanjutan melihat negosiasi sebagai proses…

a)

Zero-sum mutlak

b)

Dinamis dan berulang

c)

Statis dan linear

d)

Penyerahan sepihak

72.

Teknik “silence tactic” digunakan untuk…

a)

Mengabaikan negosiator lain

b)

Menekan pihak lain agar berbicara lebih banyak

c)

Menghentikan negosiasi

d)

Memancing emosi

73.

“Good cop – bad cop” termasuk dalam…

a)

Strategi integratif

b)

Taktik manipulatif

c)

Taktik objektif

d)

Strategi penyelesaian sengketa

74.

12. Dalam pendekatan lanjutan, negosiator efektif harus…

a)

memahami kebutuhan kedua belah pihak

b)

mengabaikan kepentingan lawan

c)

bersikap pasif dalam diskusi

d)

memaksakan kehendak sendiri

75.

Choose the correct answer:

a)

Kaku terhadap posisi

b)

Adaptif terhadap dinamika situasi

c)

Menghindari konflik

d)

Mengabaikan kepentingan lawan

76.

Threat-based tactic paling efektif bila…

a)

Mengandung risiko nyata bagi pihak lain

b)

Tidak ada konsekuensi

c)

Disampaikan tanpa bukti

d)

Menyerang aspek personal

77.

Teknik “trade-off” dilakukan ketika…

a)

Dua isu bernilai sama

b)

Masing-masing pihak menukar konsesi sesuai prioritas

c)

Tidak ada solusi

d)

Negosiator ingin menghindari konflik

78.

Indikator negosiator tingkat lanjut adalah…

a)

Menguasai taktik licik

b)

Fokus pada manipulasi

c)

Mampu menggabungkan taktik, strategi, dan manajemen emosi

d)

Menghindari interaksi langsung

79.

Perbedaan antara strategi dasar dan strategi lanjutan dalam negosiasi bisnis menurut Yateno dkk adalah...

a)

Strategi dasar fokus pada teknik sederhana, sedangkan strategi lanjutan menggunakan pendekatan yang lebih kompleks.

b)

Strategi dasar menggunakan pendekatan agresif, sedangkan strategi lanjutan selalu pasif.

c)

Strategi dasar hanya digunakan untuk negosiasi informal, sedangkan strategi lanjutan untuk negosiasi formal.

d)

Strategi dasar melibatkan banyak pihak, sedangkan strategi lanjutan hanya satu pihak.

80.

What is meant by MESO (Multiple Equivalent Simultaneous Offers)? Explain its benefits in advanced negotiation.

a)

- Submitting several equivalent offers. - Helps identify the other party's preferences. - Reduces resistance. - Increases the chances of a win-win agreement.

b)

- Making only one offer at a time to avoid confusion. - Focusing solely on price rather than other terms. - Ignoring the preferences of the other party. - Increasing competition between negotiators.

81.

Explain how 'anchoring' affects the course of negotiation. Give a simple example.

a)

- The initial value shapes the perception of fairness boundaries. - Example: a buyer bids very low → the seller follows the psychological range.

b)

- Anchoring always leads to a win-win outcome in negotiations. - Example: both parties agree instantly after the first offer.

c)

- Anchoring makes both parties ignore the initial offer completely. - Example: negotiations start from a random midpoint.

d)

- Anchoring only affects negotiations when both parties are experts. - Example: only professional negotiators use anchoring.

82.

What are the risks and benefits of using manipulative tactics such as 'good cop–bad cop'?

a)

- Benefit: puts pressure on the opponent. - Risk: damages trust, long-term relationships, can be recognized so credibility is lost.

b)

- Benefit: guarantees a win in every negotiation. - Risk: increases mutual respect and trust.

c)

- Benefit: ensures both parties are always satisfied. - Risk: eliminates any chance of future conflict.

d)

- Benefit: makes negotiations faster. - Risk: improves long-term relationships.

83.

Explain the role of framing in advanced negotiation strategies and how framing can change negotiation outcomes.

a)

Framing can influence how negotiation outcomes are perceived and can change the results by altering the context or perspective of the negotiation.

b)

Framing only affects the physical setting of the negotiation and has no impact on outcomes.

c)

Framing is irrelevant in negotiation strategies and does not change negotiation results.

d)

Framing is used solely to determine the time and place of the negotiation.

84.

Manakah dari berikut ini yang merupakan teknik negosiasi yang efektif?

a)

Menyerang argumen lawan secara langsung

b)

Menjaga jarak emosional dari pihak lain

c)

Mendengarkan dengan seksama dan merespons dengan tepat

d)

Menawarkan harga terendah terlebih dahulu

85.

Dalam negosiasi, pentingnya membangun rapport adalah untuk…

a)

Menghindari semua bentuk konflik

b)

Menunjukkan kekuatan posisi kita

c)

Mempercepat proses tanpa diskusi

d)

Mengurangi ketegangan dan menciptakan suasana positif

86.

Manakah dari berikut ini yang dapat dianggap sebagai strategi untuk mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan?

a)

Menawarkan konsesi yang tidak berarti

b)

Mengidentifikasi kepentingan bersama dan mencari solusi kreatif

c)

Menetapkan batas waktu yang ketat untuk keputusan

d)

Fokus pada keuntungan individu tanpa mempertimbangkan pihak lain

87.

Dalam negosiasi, apa yang dimaksud dengan "BATNA" dan mengapa hal ini penting untuk dipahami oleh para negosiator?

a)

Alternatif terbaik untuk negosiasi yang tidak berhasil

b)

Kesepakatan awal sebelum negosiasi dimulai

c)

Strategi untuk mengalahkan pihak lain

d)

Proses untuk menilai kekuatan tawar

88.

Manakah dari berikut ini yang merupakan teknik untuk membangun kepercayaan dalam negosiasi?

a)

Menjaga informasi penting untuk diri sendiri

b)

Berkomunikasi secara terbuka dan jujur

c)

Menggunakan ancaman untuk mendapatkan hasil

d)

Menunjukkan ketidakpastian dalam posisi

89.

Dalam konteks negosiasi, apa yang dimaksud dengan "zoning" dan bagaimana hal ini dapat mempengaruhi hasil negosiasi?

a)

Strategi untuk menghindari konflik

b)

Teknik untuk mengalihkan perhatian pihak lain

c)

Proses untuk menentukan batasan tawar

d)

Metode untuk mempercepat proses negosiasi

90.

Dalam negosiasi, faktor apa yang paling mempengaruhi keputusan akhir?

a)

Strategi komunikasi yang digunakan

b)

Waktu yang tersedia untuk negosiasi

c)

Keberadaan mediator

d)

Jumlah pihak yang terlibat

91.

Manakah dari berikut ini yang merupakan teknik untuk membangun kepercayaan dalam negosiasi?

a)

Menawarkan konsesi tanpa syarat

b)

Menjaga informasi penting hanya untuk diri sendiri

c)

Menjaga komunikasi terbuka dan jujur

d)

Menggunakan ancaman untuk mendapatkan hasil

92.

Komunikasi dalam negosiasi sering terganggu karena…

a)

Pihak lain terlalu sering meminta klarifikasi
bukan mendengarkan

b)

Setiap pihak sibuk mempersiapkan jawaban,

c)

Tidak ada yang mau berbicara

d)

Semua informasi sudah lengkap

93.

Jika pihak lain memaksa kita menerima standard “yang tidak adil”, kita disarankan untuk…

a)

Menyerah agar hubungan tetap baik

b)

Mengancam dengan BATNA

c)

Menanyakan alasan mengapa standar itu dipilih

d)

Beralih ke strategi manipulatif

94.

Konsep “shared interests” berarti…


a)

Kepentingan yang hanya menguntungkan pihak kuat

b)

Kepentingan yang dimiliki kedua pihak

c)

Kepentingan terselubung pihak lemah

d)

Kepentingan yang tidak penting dalam negosiasi

95.

Persepsi dapat menghambat negosiasi karena…

a)

Semua pihak selalu objektif

b)

Masing-masing pihak hanya melihat dari sudut pandangnya sendiri

c)

Persepsi tidak pernah berubah

d)

Persepsi tidak memengaruhi komunikasi

96.

Jika kita tidak mengetahui BATNA sendiri, maka…

a)

Kita dapat membuat tawaran yang lebih agresif

b)

Kita berisiko menerima hasil negosiasi yang buruk

c)

Negosiasi pasti gagal

d)

BATNA tidak diperlukan

97.

Dalam negosiasi, salah satu cara untuk mengatasi masalah hubungan personal adalah…

a)

Meningkatkan ancaman untuk mendominasi

b)

Menyalahkan pihak lain

c)

Memisahkan hubungan personal dari substansi masalah

d)

Mengabaikan emosi

98.

Yang termasuk contoh kriteria objektif adalah…

a)

“Saya mau harga ini karena saya suka”

b)

“Harga ini sesuai standar pasar industri”

c)

“Harga ini menurut saya wajar”

d)

“Harga ini harus diterima atau tidak jadi deal”

99.

Jika pihak lain memaksa kita menerima standard “yang tidak adil”, kita disarankan untuk…

a)

Menyerah agar hubungan tetap baik

b)

Mengancam dengan BATNA

c)

Menanyakan alasan mengapa standar itu dipilih

d)

Beralih ke strategi manipulatif

100.

Tujuan utama dari “inventing options for mutual gain” adalah…


a)

Memastikan salah satu pihak menang sepenuhnya

b)

Meningkatkan jumlah kompromi

c)

Menciptakan banyak alternatif sebelum memutuskan

d)

Menghindari negosiasi