wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Latihan soal sejarah XI

Total questions: 70

Worksheet time: 35mins

Name
Class
Date
1.

Motif utama Portugis mengalihkan ekspansi dari India menuju Nusantara pada awal abad ke-16 adalah…

a)
Perdagangan rempah-rempah
b)
Perdagangan tekstil
c)
Ekspansi militer
d)
Pencarian sumber daya
2.

VOC menerapkan kontingenten dan verplichte leverantie sebagai bentuk…

a)
pengaturan harga barang
b)
pengaturan pasokan barang
c)
pengawasan distribusi barang
d)
penetapan kuota produksi
3.

Salah satu faktor utama kejatuhan VOC adalah “overextension”, yang berarti…

a)
Kondisi di mana VOC mengurangi wilayah dan operasinya secara drastis.
b)
Kondisi di mana VOC memiliki sumber daya yang melimpah untuk ekspansi.
c)
Kondisi di mana VOC berfokus pada satu wilayah tanpa memperluas operasinya.
d)
Kondisi di mana VOC memperluas wilayah dan operasinya melebihi kemampuan yang dimiliki.
4.

Sistem Tanam Paksa (Cultuurstelsel) menyebabkan terjadinya batig slot, yaitu…

a)
peningkatan hasil pertanian dan kesejahteraan petani
b)
penurunan kualitas tanah dan peningkatan harga komoditas
c)
peningkatan produksi dan pengurangan biaya pertanian
d)
penurunan hasil pertanian dan eksploitasi petani
5.

Penyimpangan terbesar dalam pelaksanaan Politik Etis adalah…

a)
Kurangnya implementasi prinsip etis dalam kebijakan kolonial.
b)
Penerapan prinsip etis yang berlebihan.
c)
Terlalu banyak kebijakan yang tidak etis.
d)
Kebijakan kolonial yang terlalu transparan.
6.

Penyebab utama gagalnya ekspedisi Sultan Agung menyerang Batavia adalah…

a)
Faktor cuaca dan logistik yang buruk.
b)
Strategi militer yang tidak efektif.
c)
Intervensi dari negara asing yang kuat.
d)
Kurangnya persiapan pasukan yang matang.
7.

Perang Padri berubah dari konflik internal menjadi konflik melawan Belanda setelah…

a)
konflik antara kaum adat dan kaum radikal
b)
intervensi Belanda untuk mendukung kaum adat
c)
dukungan kaum reformis terhadap kaum adat
d)
perjanjian damai antara kaum adat dan Belanda
8.

Ciri khas perlawanan lokal sebelum 1900 yang menyebabkan kurang efektif adalah…

a)
Kurangnya koordinasi dan sumber daya.
b)
Terlalu banyak pemimpin yang bersaing.
c)
Dukungan masyarakat yang tidak konsisten.
d)
Keterbatasan pengetahuan tentang strategi.
9.

Dalam Perang Aceh, tokoh utama Belanda yang berhasil memecah konsolidasi gerilya Aceh melalui politik devide et impera adalah…

a)
Kolonel Jan van Swieten
b)
Jenderal Hendrikus Colijn
c)
Jenderal Pieter van der Heijden
d)
Jenderal Antonie Hendrik
10.

Lahirnya Budi Utomo 1908 menjadi simbol kebangkitan nasional karena…

a)
Budi Utomo dikenal sebagai pahlawan kemerdekaan yang berjuang melawan penjajahan.
b)
Budi Utomo didirikan untuk mempromosikan budaya dan seni tradisional Indonesia.
c)
Budi Utomo berfokus pada pendidikan dan pengembangan ekonomi masyarakat Indonesia.
d)
Budi Utomo menjadi simbol kebangkitan nasional karena memulai gerakan nasionalisme terorganisir di Indonesia.
11.

Sarekat Islam berkembang pesat pada tahun 1910-an karena…

a)
Peningkatan ekonomi dan dukungan luar negeri.
b)
Penurunan minat masyarakat terhadap politik.
c)
Peningkatan kesadaran nasionalisme dan pengaruh gerakan sosial-politik.
d)
Perubahan iklim dan dampaknya terhadap pertanian.
12.

Perpecahan SI menjadi SI Merah dan SI Putih terjadi terutama karena…

a)
Perbedaan ideologi dan strategi dalam perjuangan kemerdekaan.
b)
Perbedaan dalam pemilihan pemimpin daerah.
c)
Persaingan antara dua kelompok etnis yang berbeda.
d)
Kesepakatan untuk bersatu dalam satu partai.
13.

Perhimpunan Indonesia terkenal karena…

a)
Peranannya dalam gerakan nasionalisme Indonesia.
b)
Peran dalam pengembangan seni dan budaya.
c)
Dukungan terhadap kolonialisme Belanda.
d)
Keterlibatannya dalam perang dunia.
14.

Tujuan Jepang membentuk PETA adalah…

a)
Untuk menguasai wilayah Asia Tenggara.
b)
Untuk menjalin hubungan diplomatik dengan negara lain.
c)
Untuk meningkatkan perdagangan internasional.
d)
Untuk memanfaatkan sumber daya manusia lokal dalam mendukung upaya perang.
15.

Kebijakan romusha menimbulkan penderitaan luas karena…

a)
Kebijakan romusha menyebabkan penderitaan luas karena kerja paksa dan kondisi yang sangat buruk.
b)
Kebijakan romusha menciptakan lingkungan yang aman.
c)
Kebijakan romusha memberikan kesempatan kerja yang baik.
d)
Kebijakan romusha meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
16.

PPKI dibentuk Jepang pada akhir perang karena…

a)
PPKI dibentuk Jepang pada akhir perang untuk mendapatkan dukungan rakyat Indonesia.
b)
PPKI dibentuk Jepang untuk mengurangi perlawanan rakyat.
c)
PPKI dibentuk Jepang untuk memperkuat militer mereka.
d)
PPKI dibentuk Jepang untuk mengatur pemerintahan kolonial.
17.

Golongan muda mendesak proklamasi tanpa campur tangan Jepang karena…

a)
Untuk mendapatkan dukungan dari Jepang.
b)
Agar Jepang tetap mengontrol pemerintahan.
c)
Untuk menghindari konflik dengan negara lain.
d)
Untuk memastikan kemerdekaan penuh tanpa campur tangan Jepang.
18.

Peristiwa Rengasdengklok terjadi karena…

a)
tekanan dari para pemuda untuk mempercepat proklamasi kemerdekaan.
b)
keinginan para pemimpin untuk memperlambat proses kemerdekaan.
c)
dukungan dari pihak asing untuk menunda proklamasi.
d)
konflik internal di kalangan pemuda mengenai strategi proklamasi.
19.

Naskah proklamasi diketik oleh Sayuti Melik setelah…

a)
Proklamasi kemerdekaan Indonesia dibacakan oleh Soekarno dan Hatta.
b)
Naskah proklamasi ditulis oleh Soekarno sebelum kemerdekaan.
c)
Proklamasi kemerdekaan diumumkan oleh Jenderal Sudirman.
d)
Proklamasi dibacakan oleh Sutan Sjahrir dan Tan Malaka.
20.

Makna penting Proklamasi Kemerdekaan bagi bangsa Indonesia adalah…

a)
Menghapus semua bentuk penjajahan di Asia.
b)
Menyatukan semua suku di Indonesia.
c)
Menandai kemerdekaan dan kedaulatan bangsa Indonesia.
d)
Menandai awal perjuangan bangsa Indonesia.
21.

Motivasi ekonomi utama di balik ekspedisi pelayaran bangsa Eropa yang mencapai Nusantara pada akhir abad ke-15 dan awal abad ke-16 adalah untuk...   

a)
Mencari jalur perdagangan dan sumber daya alam.
b)
Mengembangkan teknologi pelayaran yang lebih canggih.
c)
Mencari tempat tinggal baru bagi koloni Eropa.
d)
Menjelajahi budaya lokal dan tradisi masyarakat.
22.

Prinsip dasar yang diterapkan oleh VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie) di Nusantara untuk mengamankan harga rempah-rempah agar tetap tinggi di pasar Eropa adalah...  

a)
Monopoli perdagangan rempah-rempah.
b)
Pengurangan jumlah rempah-rempah yang diproduksi.
c)
Pemberian subsidi kepada petani.
d)
Persaingan bebas rempah-rempah.
23.

Perubahan paling mendasar yang terjadi di bawah masa pemerintahan Herman Willem Daendels (1808-1811) yang berdampak pada sistem birokrasi tradisional di Jawa adalah...  

a)
Penerapan sistem administrasi terpusat dan penghapusan sistem feodal.
b)
Penerapan sistem pemerintahan kolonial dan penghapusan pajak tanah.
c)
Penerapan sistem militer dan penguatan kekuasaan raja-raja lokal.
d)
Penerapan sistem desentralisasi dan penguatan kekuasaan lokal.
24.

Sistem Tanam Paksa (Cultuurstelsel) di bawah Gubernur Jenderal Van den Bosch (1830) memiliki karakteristik yang bertentangan dengan prinsip liberalisme ekonomi karena...  

a)
Karena memberikan kebebasan penuh kepada petani untuk berinovasi.
b)
Karena mengutamakan keuntungan perusahaan asing di atas kesejahteraan petani.
c)
Karena menghilangkan kebebasan petani dalam memilih tanaman dan bertentangan dengan prinsip pasar bebas.
d)
Karena meningkatkan produksi tanaman pangan tanpa batasan.
25.

Kebijakan Agrarische Wet (Undang-Undang Agraria) 1870 pada masa Liberal bertujuan utama untuk...   

a)
Meningkatkan produksi pertanian secara langsung.
b)
Mengatur penggunaan tanah dan memberikan kepastian hukum atas hak milik tanah.
c)
Membatasi kepemilikan tanah oleh individu.
d)
Menghapus semua bentuk hak milik atas tanah.
26.

Perlawanan yang dipimpin oleh Pangeran Diponegoro (1825-1830) berbeda dengan perlawanan sebelumnya di Jawa karena...  

a)
Perlawanan Pangeran Diponegoro lebih terorganisir dan melibatkan banyak lapisan masyarakat.
b)
Perlawanan Pangeran Diponegoro tidak memiliki strategi yang jelas.
c)
Perlawanan Pangeran Diponegoro berlangsung tanpa dukungan rakyat.
d)
Perlawanan Pangeran Diponegoro hanya melibatkan kalangan bangsawan.
27.

Perlawanan rakyat di Maluku yang dipimpin oleh Pattimura (1817) utamanya dipicu oleh...  

a)
Ketidakpuasan terhadap penjajahan Belanda dan kebijakan pajak.
b)
Perlawanan terhadap pengaruh Portugis di kawasan tersebut.
c)
Keinginan untuk memperluas wilayah kekuasaan lokal.
d)
Dukungan terhadap kebijakan Inggris dan perdagangan rempah.
28.

Sistem perlawanan yang diterapkan oleh Pangeran Diponegoro dengan meninggalkan pola perang konvensional dan bersembunyi di hutan serta menggunakan serangan mendadak disebut...  

a)
Perang Gerilya
b)
Serangan Terbuka
c)
Pertahanan Statis
d)
Perang Konvensional
29.

Perlawanan yang paling lama dan membutuhkan biaya terbesar bagi Belanda adalah perlawanan di Aceh (1873-1904). Faktor utama yang membuat perlawanan ini sulit ditaklukkan adalah...  

a)
Kekuatan militer Belanda yang superior.
b)
Dukungan internasional untuk Belanda.
c)
Faktor geografis dan semangat juang masyarakat Aceh.
d)
Kondisi cuaca yang menguntungkan bagi Belanda.
30.

Konsep benteng stelsel yang diterapkan Belanda pada Perang Diponegoro dan juga di daerah lain adalah strategi militer yang bertujuan untuk...  

a)
Mengontrol wilayah dan penduduk untuk mengurangi perlawanan.
b)
Menyebarkan pengaruh budaya Belanda di wilayah tersebut.
c)
Mengembangkan infrastruktur untuk perdagangan.
d)
Meningkatkan kerjasama dengan penduduk lokal.
31.

Organisasi pergerakan nasional pertama yang bersifat modern, non-politik, dan bertujuan memajukan pendidikan serta kebudayaan Jawa adalah...  

a)
Sarekat Islam
b)
Partai Nasional Indonesia
c)
Muhammadiyah
d)
Budi Utomo
32.

Indische Partij (1912), yang didirikan oleh Tiga Serangkai (Douwes Dekker, Cipto Mangunkusumo, dan Suwardi Suryaningrat), dianggap radikal pada masanya karena...  

a)
mendukung kolonialisme dan penindasan
b)
mengabaikan hak-hak masyarakat lokal
c)
menyebarkan ideologi asing di Indonesia
d)
memperjuangkan kemerdekaan dan hak-hak rakyat Indonesia
33.

Peran Perhimpunan Indonesia (PI) yang berpusat di Belanda menjadi sangat penting dalam sejarah Pergerakan Nasional karena...   

a)
PI hanya berfungsi sebagai kelompok sosial tanpa pengaruh terhadap pergerakan nasional.
b)
Perhimpunan Indonesia (PI) menjadi penting karena berfungsi sebagai wadah diskusi dan penyebaran ide nasionalisme, serta menjembatani Indonesia dengan dunia internasional.
c)
Perhimpunan Indonesia (PI) berperan sebagai organisasi seni dan budaya yang tidak terkait dengan politik.
d)
Perhimpunan Indonesia (PI) didirikan untuk mempromosikan pariwisata dan ekonomi Belanda di Indonesia.
34.

Salah satu faktor utama yang mendorong pergeseran strategi Pergerakan Nasional dari kooperatif menjadi non-kooperatif pada tahun 1920-an adalah...   

a)
Dukungan dari kelompok internasional.
b)
Keberhasilan dalam perundingan dengan pemerintah.
c)
Peningkatan kesadaran politik di kalangan rakyat.
d)
Kekecewaan terhadap kebijakan pemerintah kolonial.
35.

Lahirnya Partai Nasional Indonesia (PNI) pada tahun 1927 di bawah Soekarno menandai puncak pergerakan nasional yang bersifat...  

a)
Netral dan tidak terlibat dalam politik.
b)
Bersifat regional dan tidak nasionalis.
c)
Pro-kolonial dan mendukung penjajahan.
d)
Anti-kolonial dan berjuang untuk kemerdekaan.
36.

Sumpah Pemuda (28 Oktober 1928) menjadi tonggak penting dalam sejarah Indonesia karena...  

a)
Sumpah Pemuda menandai awal kemerdekaan Indonesia.
b)
Sumpah Pemuda menjadi tonggak penting karena menyatukan semangat perjuangan bangsa Indonesia.
c)
Sumpah Pemuda hanya dihadiri oleh pemuda Jakarta.
d)

Sumpah Pemuda merupakan pertemuan para raja di Indonesia.

37.

Peran strategis organisasi Islam seperti Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU) dalam Pergerakan Nasional bersifat...   

a)
Mendukung perjuangan kemerdekaan dan pembangunan masyarakat.
b)
Menolak partisipasi dalam politik nasional.
c)
Menghambat perkembangan ekonomi dan sosial.
d)
Mendukung penjajahan dan ketidakadilan sosial.
38.

Tokoh yang dikenal sebagai pencetus sekaligus pelaksana kebijakan Politik Etis (Etische Politiek) yang bertujuan membalas budi kepada bangsa Indonesia adalah...   

a)
K. J. van Langen
b)
H. J. van der Plas
c)
A. J. van Dijk
d)
J. A. van Mook
39.

Salah satu faktor eksternal yang paling kuat mempengaruhi munculnya Pergerakan Nasional di Indonesia adalah...  

a)
Pembangunan infrastruktur oleh pemerintah
b)
Perang Dunia I dan II
c)
Kolonialisme dan imperialisme negara-negara Barat
d)
Gerakan sosial di Eropa
40.

Organisasi pergerakan yang mulanya merupakan organisasi pedagang Islam dan kemudian berkembang menjadi organisasi politik yang radikal adalah...   

a)
Sarekat Islam
b)
Muhammadiyah
c)
Partai Kebangkitan Nasional
d)
Nahdlatul Ulama
41.

Tujuan utama Jepang menduduki wilayah Indonesia pada tahun 1942 adalah...  

a)
Mendukung kemerdekaan Indonesia.
b)
Menjalin hubungan diplomatik dengan Belanda.
c)
Menguasai sumber daya alam dan strategis.
d)
Mengembangkan industri pariwisata di Indonesia.
42.

Dampak paling merusak dari kebijakan ekonomi Jepang Romusha (kerja paksa) terhadap rakyat Indonesia adalah...  

a)
Peningkatan kesejahteraan rakyat Indonesia.
b)
Pembangunan infrastruktur yang merata.
c)
Peningkatan akses pendidikan bagi masyarakat.
d)
Eksploitasi tenaga kerja dan penderitaan rakyat Indonesia.
43.

Organisasi militer bentukan Jepang yang melibatkan pemuda Indonesia dan bertujuan membantu pertahanan Jepang, namun kelak menjadi cikal bakal Tentara Nasional Indonesia (TNI) adalah...   

a)
PETA (Pembela Tanah Air)
b)
Laskar Rakyat
c)
BKR (Badan Keamanan Rakyat)
d)
Siliwangi
44.

Salah satu perbedaan signifikan antara sistem pemerintahan masa Jepang dengan masa Belanda adalah...  

a)
Sistem pemerintahan Belanda lebih demokratis dan terbuka dibandingkan dengan Jepang yang otoriter.
b)
Sistem pemerintahan Jepang lebih terpusat dan kolaboratif dibandingkan dengan sistem kolonial Belanda yang otoriter.
c)
Pemerintahan Jepang menerapkan sistem desentralisasi yang lebih luas daripada Belanda.
d)
Sistem Belanda lebih kolaboratif dan terpusat dibandingkan dengan Jepang yang terfragmentasi.
45.

Kebijakan Pengerahan (Seikerei) yang diterapkan Jepang adalah...  

a)
Kebijakan untuk mendistribusikan bantuan kemanusiaan secara luas.
b)
Kebijakan untuk meningkatkan produksi pangan dan pertanian.
c)
Kebijakan untuk mengerahkan sumber daya manusia dan material dalam mendukung upaya perang.
d)
Kebijakan untuk mengurangi pengeluaran militer dan anggaran.
46.

Walaupun bersifat eksploitatif, pendudukan Jepang secara tidak langsung memberikan keuntungan bagi Pergerakan Nasional, yaitu...  

a)
Penurunan jumlah partai politik di Indonesia.
b)
Penguatan militer Jepang di Asia Tenggara.
c)
Meningkatnya kesadaran nasionalisme dan pergerakan untuk kemerdekaan.
d)
Peningkatan hubungan internasional dengan negara lain.
47.

Peristiwa Rengasdengklok (16 Agustus 1945) menunjukkan adanya ketegangan antara...  

a)
Golongan muda dan golongan tua
b)
Golongan tua dan golongan asing
c)
Golongan muda dan golongan netral
d)
Golongan tua dan golongan pemuda
48.

Badan yang dibentuk Jepang pada Maret 1945 dan bertujuan mempersiapkan kemerdekaan Indonesia adalah...   

a)
BPUPKI
b)
KNI
c)
BPPKI
d)
PPI
49.

Alasan utama mengapa golongan muda mendesak Soekarno dan Hatta segera memproklamasikan kemerdekaan setelah Jepang menyerah adalah...   

a)
Untuk menghindari penjajahan kembali dan mengambil kesempatan dalam kekosongan kekuasaan.
b)
Untuk menghindari konflik dengan pihak Belanda.
c)
Agar mendapatkan dukungan dari negara-negara asing.
d)
Untuk memperkuat posisi Jepang di Indonesia.
50.

Naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada dasarnya dipersiapkan di kediaman...   

a)
Jenderal Sudirman
b)
Laksamana Maeda
c)
Soekarno
d)
Mohammad Hatta
51.

Kalimat pertama pada naskah Proklamasi yang berbunyi "Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia" memiliki makna...   

a)
Deklarasi untuk menjalin hubungan internasional.
b)
Pernyataan tentang sejarah perjuangan bangsa.
c)
Pernyataan kemerdekaan dan identitas bangsa Indonesia.
d)
Pengumuman tentang rencana pembangunan negara.
52.

Badan yang dibentuk setelah proklamasi dan bertugas mengesahkan UUD serta memilih Presiden dan Wakil Presiden adalah...  

a)
Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI)
b)
Badan Pengawas Pemilihan Umum (BPPU)
c)
Badan Perancang Undang-Undang Dasar (BPUDD)
d)
Badan Pekerja Komite Nasional Indonesia (BPKNI)
53.

Perubahan paling krusial pada Piagam Jakarta yang terjadi sebelum disahkannya UUD 1945 oleh PPKI pada 18 Agustus 1945 adalah...  

a)
Penghapusan tujuh kata dalam sila pertama.
b)
Perubahan urutan sila dalam Piagam Jakarta.
c)
Penggantian sila ketiga dengan sila baru.
d)
Penambahan dua kata dalam sila kedua.
54.

Makna historis dari Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 bagi bangsa Indonesia adalah...  

a)
Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 adalah tonggak sejarah yang menandai kemerdekaan dan kedaulatan bangsa Indonesia.
b)
Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 merupakan langkah mundur bagi perjuangan bangsa.
c)
Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 menandai awalnya penjajahan baru di Indonesia.
d)
Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 adalah pernyataan resmi dari pemerintah kolonial.
55.

Pengaruh Revolusi Prancis (Liberte, Egalite, Fraternite) terhadap Pergerakan Nasional Indonesia adalah...  

a)
Menumbuhkan rasa apatis terhadap perjuangan.
b)
Meningkatkan ketergantungan pada penjajah.
c)
Mendorong semangat nasionalisme dan perjuangan hak-hak rakyat.
d)
Mengurangi kesadaran politik masyarakat.
56.

Berakhirnya sistem Tanam Paksa di Indonesia utamanya disebabkan oleh...   

a)
Tekanan dari masyarakat internasional dan pergerakan nasional.
b)
Perubahan iklim yang mempengaruhi hasil pertanian.
c)
Dukungan dari pemerintah kolonial Belanda.
d)
Kebijakan ekonomi yang lebih menguntungkan petani.
57.

Reaksi yang paling tepat dari bangsa Indonesia terhadap kebijakan Devide et Impera VOC adalah...   

a)
Melakukan perlawanan dan bersatu.
b)
Mengabaikan kebijakan dan tetap tenang.
c)
Bergabung dengan negara asing untuk melawan.
d)
Mendukung kebijakan VOC secara penuh.
58.

Kegagalan perlawanan fisik rakyat Indonesia pada abad ke-19 (pra-pergerakan nasional) umumnya disebabkan oleh...   

a)
Kurangnya dukungan internasional dan strategi yang buruk.
b)
Kekurangan sumber daya alam dan pendidikan yang rendah.
c)
Perpecahan ideologi di antara pemimpin rakyat dan ketidakpastian politik.
d)
Kekuatan militer kolonial yang lebih superior dan kurangnya persatuan di antara rakyat.
59.

Konsep "Tiga A" (Nippon Pemimpin Asia, Nippon Pelindung Asia, Nippon Cahaya Asia) yang digencarkan Jepang merupakan bentuk...   

a)
Strategi Jepang untuk mengisolasi negara-negara Asia.
b)
Upaya Jepang untuk memperkuat pengaruh di Asia.
c)
Inisiatif Jepang untuk mengurangi ketegangan di Asia.
d)
Proyek Jepang untuk meningkatkan kerjasama ekonomi di Asia.
60.

Dokumen yang menjadi dasar filosofis dan ideologis negara Indonesia, yang disahkan sehari setelah Proklamasi, adalah...  

a)
Deklarasi Kemerdekaan 1945
b)
Undang-Undang Dasar 1960
c)
Undang-Undang Dasar 1945
d)
Piagam Jakarta 1945
61.

Peristiwa yang terjadi di Surabaya pada tanggal 10 November 1945 dan menunjukkan perlawanan keras rakyat Indonesia pasca-proklamasi adalah..  

a)
Pertempuran Surabaya
b)
Peristiwa 17 Agustus
c)
Konferensi Meja Bundar
d)
Pertempuran Jakarta
62.

Tujuan politik jangka panjang Belanda menerapkan Politik Etis (terutama edukasi) adalah...  

a)
Mengurangi jumlah penduduk di Indonesia.
b)
Meningkatkan keuntungan perusahaan Belanda.
c)
Meningkatkan kesejahteraan dan pendidikan rakyat Indonesia.
d)
Meningkatkan kekuasaan kolonial Belanda.
63.

Selain minyak bumi, salah satu komoditas penting yang dieksploitasi Jepang di Indonesia dan menjadi sangat vital dalam industri perang adalah...   

a)
karet
b)
gula
c)
tembakau
d)
kopra
64.

KNIL (Koninklijk Nederlandsch-Indisch Leger) adalah kekuatan militer kolonial Belanda yang sebagian besar anggotanya berasal dari...   

a)
Malaysia
b)
Indonesia
c)
Filipina
d)
Thailand
65.

Setelah Proklamasi, pembentukan Komite Nasional Indonesia (KNI) di berbagai daerah memiliki tujuan...   

a)
Mengorganisir perjuangan kemerdekaan dan mewakili kepentingan rakyat.
b)
Menyusun rencana pembangunan infrastruktur daerah.
c)
Mengawasi kegiatan ekonomi dan perdagangan asing.
d)
Mendukung pemerintahan kolonial dan menjaga status quo.
66.

Pengaruh Tanam Paksa terhadap infrastruktur di Jawa adalah...  

a)
Meningkatnya infrastruktur transportasi dan komunikasi untuk mendukung ekspor hasil pertanian.
b)
Pembangunan infrastruktur yang tidak terencana dan boros.
c)
Peningkatan infrastruktur pendidikan untuk mendukung petani.
d)
Penurunan kualitas infrastruktur akibat pengabaian pemerintah.
67.

Konsep perjuangan non-kooperatif dalam Pergerakan Nasional berarti...   

a)
Perjuangan untuk kemerdekaan tanpa kerjasama dengan kolonial.
b)
Perjuangan tanpa melibatkan rakyat dalam prosesnya.
c)
Kerjasama dengan negara lain untuk mencapai kemerdekaan.
d)
Perjuangan dengan dukungan penuh dari kolonial.
68.

Salah satu kebijakan represif paling nyata yang dilakukan Jepang untuk mengendalikan politik dan organisasi di Indonesia adalah...  

a)
Pemberian otonomi penuh kepada daerah.
b)
Peningkatan jumlah organisasi politik yang diizinkan.
c)
Penghapusan semua bentuk protes dan demonstrasi.
d)
Pembubaran organisasi politik dan penangkapan tokoh-tokoh politik.
69.

Pihak pertama yang memberikan pengakuan de facto terhadap Kemerdekaan Indonesia setelah Proklamasi adalah...   

a)
Belanda
b)
Jepang
c)
Amerika Serikat
d)
Mesir
70.

Kegagalan perlawanan fisik rakyat Indonesia pada abad ke-19 (pra-pergerakan nasional) umumnya disebabkan oleh...   

a)
Kekurangan senjata modern di kalangan rakyat.
b)
Dukungan internasional yang minim untuk perjuangan.
c)
Strategi perlawanan yang tidak terorganisir dengan baik.
d)
Kekuatan militer kolonial yang lebih superior dan kurangnya persatuan di antara rakyat.