NEW
Font size
Worksheetspercobaan
Total questions: 76
Worksheet time: 1hrs 16mins
Mengenal ciri-ciri virus. Pilihlah ciri-ciri yang benar dari virus berikut ini:
Memiliki inti sel
Hanya dapat berkembang biak di dalam sel hidup
Dapat hidup mandiri
Memiliki organel lengkap
Semua Benar
Mengidentifikasi struktur dasar virus. Manakah struktur dasar yang dimiliki oleh virus?
Membran sel
Kapsid
Mitokondria
Ribosom
Inti Sel
Menjelaskan perbedaan virus dengan makhluk hidup lain. Pilih pernyataan yang benar tentang perbedaan virus dan makhluk hidup lain:
Virus dapat melakukan metabolisme sendiri
Virus hanya dapat bereproduksi di dalam sel inang
Virus memiliki organel sel
Virus dapat tumbuh dan berkembang tanpa inang
Menentukan bagian virus berdasarkan gambar. Bagian manakah yang merupakan kapsid pada gambar virus?
A. Bagian luar yang melindungi materi genetik
B. Bagian dalam yang berisi DNA/RNA
C. Bagian ekor
D. Bagian serabut ekor
Menjelaskan makna obligat parasit. Apa yang dimaksud dengan obligat parasit pada virus?
Virus dapat hidup tanpa inang
Virus hanya dapat hidup dan berkembang biak di dalam sel inang
Virus dapat melakukan fotosintesis
Virus memiliki sistem pencernaan sendiri
Mengidentifikasi tahap adsorpsi pada siklus litik. Tahap adsorpsi pada siklus litik adalah:
A. Virus menempel pada permukaan sel inang
B. Virus melepaskan DNA ke dalam sel
C. Virus membentuk kapsid baru
D. Virus keluar dari sel inang
Mengidentifikasi tahap penetrasi. Tahap penetrasi pada siklus litik adalah:
Virus menempel pada sel inang
Virus memasukkan materi genetik ke dalam sel inang
Virus membentuk kapsid baru
Virus keluar dari sel inang
Mengurutkan tahapan siklus litik. Urutan tahapan siklus litik yang benar adalah:
A. Adsorpsi - Penetrasi - Sintesis - Perakitan - Lisis
B. Penetrasi - Adsorpsi - Sintesis - Lisis - Perakitan
C. Sintesis - Adsorpsi - Penetrasi - Lisis - Perakitan
D. Adsorpsi - Sintesis - Penetrasi - Perakitan - Lisis
Mengidentifikasi tahap sintesis. Tahap sintesis pada siklus litik adalah:
Virus menempel pada sel inang
Virus memasukkan DNA ke dalam sel
Virus menggunakan mesin sel inang untuk membuat komponen virus baru
Virus keluar dari sel inang
Membedakan siklus lisogenik dan litik. Pernyataan yang benar tentang perbedaan siklus lisogenik dan litik adalah:
Pada siklus litik, virus tidak merusak sel inang
Pada siklus lisogenik, DNA virus bergabung dengan DNA sel inang
Pada siklus litik, DNA virus bergabung dengan DNA sel inang
Pada siklus lisogenik, virus langsung menghancurkan sel inang
Menentukan definisi profag. Apa yang dimaksud dengan profag?
Virus yang aktif menyerang sel
DNA virus yang telah bergabung dengan DNA sel inang
Virus yang tidak memiliki kapsid
Virus yang hanya menyerang bakteri
Menjelaskan proses integrasi DNA virus. Proses integrasi DNA virus terjadi pada:
Siklus litik
Siklus lisogenik
Reproduksi aseksual
Reproduksi seksual
Menentukan contoh virus DNA. Manakah berikut ini yang merupakan contoh virus DNA?
Virus Influenza
Virus Herpes
Virus HIV
Virus Polio
Menentukan contoh virus RNA. Manakah berikut ini yang merupakan contoh virus RNA?
Virus Herpes
Virus Polio
Virus Cacar
Virus Hepatitis B
Mengidentifikasi fungsi kapsid. Fungsi kapsid pada virus adalah:
Melindungi materi genetik virus
Membantu virus melakukan fotosintesis
Menghasilkan energi
Mengatur metabolisme sel inang
Menjelaskan fungsi asam nukleat virus. Fungsi asam nukleat pada virus adalah:
Sebagai pelindung virus
Sebagai materi genetik yang membawa informasi untuk replikasi
Sebagai sumber energi
Sebagai enzim untuk metabolisme
Identifikasi contoh retrovirus.
HIV adalah salah satu contoh retrovirus.
Influenza adalah salah satu contoh retrovirus.
Hepatitis B adalah salah satu contoh retrovirus.
Herpes simplex adalah salah satu contoh retrovirus.
Jelaskan cara kerja enzim transkriptase balik pada retrovirus.
Enzim transkriptase balik mengubah RNA virus menjadi DNA sehingga dapat berintegrasi dengan DNA inang.
Enzim transkriptase balik mengubah DNA virus menjadi RNA sehingga dapat berintegrasi dengan DNA inang.
Enzim transkriptase balik menggabungkan RNA virus langsung ke dalam DNA inang tanpa perubahan.
Enzim transkriptase balik memecah RNA virus menjadi protein sebelum integrasi dengan DNA inang.
Identifikasi cara penularan influenza.
Influenza menular melalui droplet atau percikan cairan dari batuk dan bersin.
Influenza menular melalui kontak langsung dengan tanah.
Influenza menular melalui konsumsi makanan mentah.
Influenza menular melalui gigitan serangga.
Jelaskan cara pencegahan influenza.
Pencegahan influenza dapat dilakukan dengan vaksinasi, menjaga kebersihan, dan menghindari kontak dengan penderita.
Pencegahan influenza dapat dilakukan dengan makan makanan pedas setiap hari.
Pencegahan influenza dapat dilakukan dengan berolahraga di malam hari tanpa istirahat.
Pencegahan influenza dapat dilakukan dengan minum air dingin secara berlebihan.
Tentukan cara penularan HIV.
HIV menular melalui darah, hubungan seksual, dan dari ibu ke anak saat melahirkan atau menyusui.
HIV hanya menular melalui udara seperti flu.
HIV menular melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi.
HIV menular melalui gigitan nyamuk.
Tentukan cara pencegahan HIV.
Pencegahan HIV dilakukan dengan menggunakan kondom, tidak berbagi jarum suntik, dan tes HIV secara rutin.
Pencegahan HIV dilakukan dengan berbagi jarum suntik dengan teman.
Pencegahan HIV dilakukan dengan tidak menggunakan kondom saat berhubungan seksual.
Pencegahan HIV dilakukan dengan menghindari tes HIV secara rutin.
Identifikasi vektor demam berdarah.
Vektor demam berdarah adalah nyamuk Aedes aegypti.
Vektor demam berdarah adalah lalat rumah.
Vektor demam berdarah adalah kecoa.
Vektor demam berdarah adalah nyamuk Anopheles.
Jelaskan vaksinasi.
Vaksinasi adalah pemberian vaksin untuk merangsang sistem imun agar membentuk kekebalan terhadap penyakit tertentu.
Vaksinasi adalah proses penyembuhan penyakit dengan obat-obatan kimia.
Vaksinasi adalah pemeriksaan kesehatan rutin di rumah sakit.
Vaksinasi adalah pemberian vitamin untuk meningkatkan energi tubuh.
Identifikasi dasar pembuatan vaksin.
Dasar pembuatan vaksin adalah untuk merangsang sistem imun agar mengenali dan melawan patogen tertentu.
Dasar pembuatan vaksin adalah untuk meningkatkan metabolisme tubuh secara langsung.
Dasar pembuatan vaksin adalah untuk mengurangi jumlah sel darah merah dalam tubuh.
Dasar pembuatan vaksin adalah untuk mempercepat proses pencernaan makanan.
Virus tidak memiliki salah satu ciri makhluk hidup berikut…
Dapat bereproduksi
Memiliki metabolisme
Mengandung asam nukleat
Dapat membentuk kristal
Dapat menempel pada inang
Tahap pertama daur litik adalah…
Penetrasi
Adsorpsi
Perakitan
Lisis
Sintesis
Bagian virus T4 yang berfungsi memasukkan DNA ke dalam sel inang adalah…
Kepala
Selubung ekor
Serabut ekor
Lempeng dasar
Leher
Virus disebut organisme non-seluler karena…
Tidak memiliki membran sel
Tidak memiliki inti sel
Tidak tersusun atas sel
Tidak memiliki enzim
Tidak membutuhkan inang
Materi genetik pada virus tersusun atas…
DNA dan RNA sekaligus
DNA atau RNA
Protein dan lipid
Asam amino
Ribosom
Kapsid pada virus berfungsi sebagai…
Pelindung asam nukleat
Alat pergerakan
Tempat metabolisme
Penghasil enzim
Penerima rangsangan
Virus dapat dikristalkan sehingga menunjukkan bahwa virus…
Bersifat aseluler
Hidup
Mampu bergerak
Memiliki membran
Hanya terdiri atas protein
Struktur yang terdapat pada virus T4 tetapi tidak ada pada virus influenza adalah…
Ekor
Kapsid
DNA
Protein
Sampul (envelope) pada virus umumnya tersusun dari…
Protein
Lipid dan protein
Selulosa
Peptidoglikan
Pati
Bagian virus yang menentukan tipe inangnya adalah…
DNA
Kapsid
Spike
Membran
Enzim
Enzim reverse transcriptase terdapat pada virus…
Influenza
HIV
Adenovirus
T4
Covid-19
Virus yang memiliki bentuk polihedral adalah…
Tobacco mosaic virus
T4
Adenovirus
HIV
Ebola
Virus yang berbentuk heliks adalah…
T4
Adenovirus
TMV
HIV
Polio
Tahap adsorpsi pada daur litik ditandai dengan…
Virus masuk ke sel
Virus menempel pada reseptor inang
Sintesis DNA virus
Lisis sel
Perakitan virus baru
Pada tahap penetrasi…
Virus merakit bagian-bagiannya
DNA/RNA virus disuntikkan
Virus menempel pada inang
Sel inang pecah
Enzim virus aktif
Tahap sintesis terjadi setelah…
Lisis
Adsorpsi
Penetrasi
Perakitan
Pembentukan kapsid
Perbedaan utama antara daur litik dan lisogenik adalah…
Litik menyebabkan lisis sel, lisogenik tidak
Litik melibatkan DNA, lisogenik tidak
Lisogenik tidak membutuhkan inang
Lisogenik memperbanyak virus lebih cepat
Lisogenik hanya terjadi pada virus RNA
Profag adalah…
Virus yang aktif menyerang sel
DNA virus yang menyatu dengan DNA bakteri
Virus yang telah bereplikasi
Virus yang merakit kapsid
Virus tanpa kapsul
Pada daur lisogenik, virus bersifat laten karena…
Virus mati
DNA virus menyatu dengan DNA inang
Virus tidak menginfeksi
Virus kehilangan kapsid
Virus tidak membawa DNA
Tahap perakitan (assembly) menghasilkan…
Pecahnya sel
Virus baru lengkap
Penggabungan DNA
Penetrasi
Adsorpsi
Pada akhir daur litik terjadi…
Pembentukan profag
Viral budding
Lisis sel
Fusi membran
Hilangnya kapsid
Virus yang mengalami budding umumnya adalah…
Virus tanpa envelope
Bakteriofag
Virus ber-envelope
Virus DNA
Virus T4
Virus yang hanya memiliki DNA adalah…
TMV
Influenza
Adenovirus
HIV
Corona
Virus RNA berikut adalah…
Herpes
Polio
Adenovirus
Poxvirus
Papilloma
Virus retro adalah virus yang…
Mengandung DNA ganda
Bereplikasi di kloroplas
Membawa enzim transkriptase balik
Tidak butuh inang
Hidup bebas
Coronavirus memiliki genom berupa…
DNA ganda
DNA tunggal
RNA tunggal (+)
RNA tunggal (–)
RNA ganda
Virus influenza memiliki genom…
RNAss bersegmen
DNAss
DNA ganda
RNA ganda
DNA bersegmen
Penyakit berikut disebabkan oleh virus RNA, kecuali…
Polio
Influenza
Covid-19
HIV
Hepatitis B
Virus penyebab rabies menyerang sistem…
Pernafasan
Sarap
Pencernaan
Peredaran darah
Reproduksi
Penyakit flu burung disebabkan oleh…
A. Adenovirus
B. Paramyxovirus
C. Coronavirus
D. H5N1
E. HIV
Virus yang menyerang hati adalah…
Hepatitis
Polio
Rabies
Influenza
HIV
Penyakit mosaic pada tanaman tembakau disebabkan oleh…
Coronavirus
TMV
Polio
Influenza
Adenovirus
HPV menyebabkan…
Hepatitis
Polio
Kanker serviks
Malaria
Difteri
AIDS disebabkan oleh…
H5N1
HIV
HSV
HPV
Rotavirus
Campak disebabkan oleh…
Virus herpes
Measles virus
Coronavirus
Penyakit gondongan disebabkan oleh…
Paramyxovirus
Adenovirus
Herpesvirus
Poxvirus
Retrovirus
Virus dapat dimanfaatkan untuk terapi kanker melalui…
Virus rekombinan
Vaksin mRNA
Oncolytic virus
Bakteriofag
Profag
Bakteriofag digunakan untuk…
Mengobati infeksi bakteri
Membunuh jamur
Membunuh protozoa
Produksi hormon
Membentuk vitamin
38. Vaksin polio dibuat dari…
Virus mati atau dilemahkan
Bakteri
Jamur
Parasit
Enzim
Teknologi CRISPR berasal dari mekanisme pertahanan…
Virus
Bakteri terhadap virus
Protista
Hewan
Tumbuhan
COVID-19 dapat dicegah dengan vaksin berbasis…
RNA
DNA
Protein utuh
Enzim
Lipid
Virus berbentuk bola dengan spike pada permukaan → kemungkinan adalah…
T4
Adenovirus
HIV
Coronavirus
Virus dengan kepala, ekor, serabut ekor → adalah…
HIV
TMV
Bakteriofag T4
Adenovirus
Ebola
Virus heliks panjang seperti batang → adalah…
A. Adenovirus
B. T4
C. TMV
D. HIV
E. Corona
Virus bulat ber-envelope dengan enzim RT → adalah…
HIV
Polio
T4
Influenza
Rabies
Virus RNA bersegmen yang berubah cepat → adalah…
HIV
Influenza
Ebola
Adenovirus
Polio
Virus dapat mengalami mutasi cepat karena…
Tidak memiliki DNA
Tidak punya perbaikan DNA
Tidak butuh inang
Memiliki ribosom sendiri
Tidak mengalami replikasi
Alasan virus tidak dianggap makhluk hidup sepenuhnya adalah…
Dapat menyerang sel
Dapat bereplikasi
Tidak melakukan metabolisme
Berbentuk mikroskopis
Bisa dikristalkan
Virus yang hanya menyerang bakteri adalah…
HIV
T4
HPV
Influenza
Corona
Proses pelepasan virus ber-envelope melalui membran sel disebut…
Lisis
Endositosis
Budding
Fusi
Penetrasi
Infeksi virus yang menimbulkan gejala langsung adalah…
Lisogenik
Laten
Litik
Dormansi
Transformasi
