wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Manajemen Risiko

Total questions: 49

Worksheet time: 25mins

Name
Class
Date
1.
Manakah definisi risiko yang paling tepat dalam konteks manajemen risiko?
a)
Peristiwa yang pasti menyebabkan kerugian
b)
Kemungkinan terjadinya variabilitas hasil yang dapat berdampak negatif maupun positif
c)
Kesalahan manusia yang selalu mengakibatkan kecelakaan
d)
Kerugian finansial yang sudah terjadi
2.
Apa yang membedakan pure risk dengan speculative risk?
a)
Pure risk melibatkan peluang untung dan rugi; speculative risk hanya rugi
b)
Pure risk hanya menghasilkan kerugian atau tidak ada kerugian; speculative risk melibatkan kemungkinan keuntungan dan kerugian
c)
Speculative risk hanya muncul di pasar modal; pure risk muncul di asuransi
d)
Keduanya identik dan dapat diasuransikan sama-sama
3.
Urutan proses manajemen risiko yang umum dipakai adalah: identifikasi, analisis, evaluasi, penanganan, dan ...?
a)
Pelaporan
b)
Monitoring dan review
c)
Klaim
d)
Likuidasi
4.
Mana dari berikut ini bukan termasuk teknik penanganan risiko (risk treatment)?
a)
Penghindaran risiko (risk avoidance)
b)
Pengalihan risiko (risk transfer)
c)
Spekulasi risiko (risk speculation)
d)
Retensi risiko (risk retention)
5.
Hukum angka besar (law of large numbers) penting dalam asuransi karena:
a)
Memastikan setiap tertanggung membayar premi sama besar
b)
Mengurangi ketidakpastian rata-rata hasil kerugian ketika jumlah unit risiko besar dan seragam
c)
Menghilangkan kemungkinan kerugian total
d)
Mengganti underwriting secara otomatis
6.
Dalam asuransi properti, insurable interest harus ada pada saat:
a)
Pembayaran premi pertama
b)
Saat terjadinya klaim/kerugian (time of loss)
c)
Penerbitan polis saja
d)
Saat akuisisi perusahaan
7.
Prinsip indemnity (pembalasan) berarti:
a)
Tertanggung harus mendapatkan keuntungan finansial setelah klaim
b)
Pihak asuransi membayar jumlah yang melebihi nilai kerugian
c)
Tertanggung dikembalikan ke posisi keuangan yang sama seperti sebelum kehilangan (tidak profit)
d)
Asuransi jiwa selalu berprinsip indemnity
8.
Apa arti dari prinsip uberrimae fidei (itikad baik) dalam asuransi?
a)
Hanya perusahaan asuransi yang harus jujur
b)
Kedua belah pihak (penyewa & penyewa) wajib beritikad baik, khususnya pengungkapan fakta material oleh tertanggung
c)
Polis asuransi merupakan kontrak dua arah yang dapat diubah sepihak
d)
Hanya berlaku pada reasuransi
9.
Adverse selection terjadi ketika:
a)
Perusahaan asuransi memilih risiko paling rendah
b)
Hanya risiko lebih tinggi (orang yang berpotensi klaim) yang cenderung membeli polis sehingga merugikan penanggung
c)
Premi dihitung lebih tinggi dari rata-rata klaim
d)
Keputusan underwriting dibuat secara acak
10.
Moral hazard merujuk pada:
a)
Penipuan yang dilakukan oleh perusahaan asuransi untuk tidak membayar klaim
b)
Perubahan perilaku tertanggung menjadi lebih berisiko karena adanya perlindungan asuransi
c)
Keharusan membayar premi lebih tinggi setelah klaim
d)
Ketidakmampuan aktuaris memperkirakan frekuensi klaim
11.
Penggunaan deductible (franchise) pada polis asuransi berguna untuk:
a)
Meningkatkan moral hazard
b)
Menurunkan biaya administrasi klaim dan mengurangi klaim kecil → menekan premi
c)
Membuat premi menjadi nol
d)
Menghilangkan kebutuhan reasuransi
12.
Apa perbedaan subrogation dan contribution?
a)
Subrogation berarti kontribusi antar penanggung; contribution berarti hak penanggung menuntut pihak ketiga
b)
Subrogation: hak penanggung menuntut pihak ketiga penyebab loss setelah membayar klaim; contribution: pembagian beban klaim bila ada beberapa polis yang menanggung
c)
Keduanya sinonim
d)
Hanya berlaku di reasuransi
13.
Reasuransi facultative berbeda dari treaty karena:
a)
Facultative adalah otomatis; treaty dinegosiasikan per kasus
b)
Facultative dinegosiasikan per risiko/per polis; treaty adalah perjanjian berkelanjutan yang menutupi portofolio tertentu
c)
Keduanya identik, hanya istilah berbeda
d)
Treaty selalu lebih mahal daripada facultative
14.
Metode risk financing meliputi: asuransi komersial, retensi, captive, pasar modal. Yang termasuk pemindahan risiko (transfer) adalah:
a)
Retensi
b)
Captive perusahaan sendiri menanggung seluruhnya
c)
Asuransi komersial dan reasuransi
d)
Menyimpan dana cadangan internal
15.
Tujuan underwriting dalam asuransi adalah:
a)
Menentukan jenis klaim yang boleh dibayar
b)
Menilai, memilih, mengklasifikasikan, dan memberi harga risiko agar portofolio menjadi layak secara finansial
c)
Mengurus pembayaran premi
d)
Menetapkan peraturan negara tentang asuransi
16.
Komponen utama perhitungan premi asuransi meliputi:
a)
Pengeluaran operasional, cadangan klaim, propaganda pemasaran
b)
Ekspektasi kerugian (loss cost), biaya administrasi & akuisisi, margin keuntungan/ketidakpastian
c)
Hanya biaya akuisisi
d)
Nilai pasar saham perusahaan
17.
Net premium berbeda dari gross premium karena:
a)
Net premium mencakup biaya administrasi; gross tidak
b)
Gross premium = net premium + beban administrasi dan loading lainnya
c)
Mereka sama persis
d)
Net premium hanya digunakan di asuransi jiwa
18.
Mengapa perusahaan asuransi membentuk loss reserves?
a)
Untuk meningkatkan laba saat ini
b)
Untuk menunda pembayaran klaim selamanya
c)
Untuk mencatat kewajiban estimasi klaim yang belum dibayarkan sehingga menjaga solvabilitas dan transparansi laporan keuangan
d)
Hanya untuk kepentingan pajak
19.
Apa tujuan utama dari regulasi solvency/risk-based capital (RBC) pada perusahaan asuransi?
a)
Mengendalikan harga premi agar tetap tinggi
b)
Melindungi kepentingan pemegang saham saja
c)
Menjamin perusahaan memiliki modal kecukupan untuk menanggung risiko dan melindungi hak tertanggung
d)
Menghapus reasuransi dari pasar
20.
Catastrophe modelling digunakan oleh perusahaan asuransi untuk:
a)
Mempercepat proses klaim individual
b)
Memprediksi potensi kerugian agregat akibat peristiwa besar (gempa, badai) dan mengelola akumulasi risiko serta kebutuhan reasuransi
c)
Menggantikan underwriting tradisional
d)
Menentukan premium per individu secara real-time
21.
Dalam risk map (heat map), dua sumbu utama yang biasa dipakai adalah:
a)
Dampak (impact) dan frekuensi (likelihood)
b)
Biaya dan laba
c)
Volume transaksi dan margin
d)
Usia manajemen dan umur perusahaan
22.
Antara ISO 31000 dan COSO ERM, yang mana lebih menonjolkan tata kelola dan kontrol internal organisasi?
a)
ISO 31000
b)
COSO ERM
c)
Keduanya identik
d)
Tidak satupun relevan dengan tata kelola
23.
Business Continuity Planning (BCP) berbeda dari Disaster Recovery (DR) karena:
a)
BCP fokus pada pemulihan TI saja; DR fokus pada keseluruhan bisnis
b)
BCP adalah rencana menyeluruh agar bisnis tetap beroperasi (proses, orang, fasilitas); DR lebih terfokus pada pemulihan infrastruktur TI dan data
c)
DR selalu lebih luas daripada BCP
d)
Keduanya sama saja
24.
Tujuan klausul coinsurance (asuransi bersama) pada polis properti adalah:
a)
Meningkatkan moral hazard tertanggung
b)
Mendorong tertanggung mengasuransikan properti pada nilai yang memadai (adequate insurance) dengan menerapkan penalti bila di bawah nilai coinsurance
c)
Menjamin klaim dibayar 100% apapun kondisi
d)
Mengatur pembayaran premi berdasarkan usia tertanggung
25.
Doktrin proximate cause dalam klaim asuransi menyatakan bahwa:
a)
Penanggung hanya membayar jika penyebab terakhir adalah sebab yang diasuransikan dan tidak terputus sebab lainnya secara substansial
b)
Penanggung bertanggung jawab untuk semua kejadian yang berdekatan waktu
c)
Tertanggung harus mengklaim dalam 24 jam
d)
Berhubungan dengan kewajiban perpajakan
26.
Perbedaan mendasar antara asuransi jiwa berjangka (term) dan asuransi jiwa seumur hidup (whole life) adalah:
a)
Term memiliki nilai tunai (cash value); whole life tidak
b)
Whole life mengandung elemen tabungan/investasi (cash value) dan iuran tetap hingga usia tertentu; term hanya proteksi untuk periode tertentu tanpa nilai tunai
c)
Term lebih mahal daripada whole life
d)
Whole life hanya untuk orang tua
27.
Asuransi kesehatan tipe indemnity berbeda dengan managed care dalam hal pembayaran klaim:
a)
Indemnity membayar berdasarkan biaya aktual (sering dengan aturan UCR – usual, customary, reasonable), managed care menggunakan jaringan dan mekanisme prapenggantian biaya
b)
Managed care selalu membayar lebih tinggi daripada indemnity
c)
Indemnity tidak membayar rawat inap
d)
Keduanya sama polanya
28.
Dalam perhitungan premi asuransi jiwa, faktor utama yang dipertimbangkan adalah:
a)
Mortalitas (tingkat kematian), bunga (investment return), biaya administrasi
b)
Frekuensi kecelakaan lalu lintas nasional saja
c)
Harga saham perusahaan asuransi semata
d)
Hanya usia tertanggung
29.
Reasuransi excess-of-loss berbeda dengan quota-share karena:
a)
Excess-of-loss berbasis proporsi; quota-share berbasis per-loss limit
b)
Excess-of-loss melindungi dari kerugian di atas retensi tertentu (per loss/event atau aggregate), quota-share membagi persentase dari semua risiko antara penanggung dan reasuradur
c)
Keduanya sama fungsi dan istilah
d)
Quota-share hanya dipakai untuk risiko individu
30.
Definisi captive insurer adalah:
a)
Perusahaan asuransi yang dipaksa pemerintah
b)
Perusahaan asuransi dimiliki oleh satu atau beberapa perusahaan untuk mengasuransikan risiko pemiliknya sendiri
c)
Asuransi yang menjebak nasabah
d)
Reasuradur negara
31.
Risk Retention Group (RRG) di AS adalah:
a)
Kelompok investor saham asuransi
b)
Entitas asuransi yang dibentuk oleh perusahaan sejenis untuk menanggung risiko anggota — memanfaatkan skema self-insurance kolektif
c)
Asuransi wajib untuk semua negara bagian
d)
Perusahaan reasuransi internasional
32.
Metode efektif mengurangi moral hazard meliputi:
a)
Menghapus deductible
b)
Memberikan bonus klaim
c)
Menggunakan deductible, coinsurance/copayment, inspeksi, surveillance, dan program pencegahan loss control
d)
Memaksa tertanggung untuk menyembunyikan informasi
33.
Kontrak asuransi sering dikatakan bersifat aleatory; maksudnya:
a)
Kontrak mengikat kedua pihak sama kuat tanpa ketergantungan pada kejadian tidak pasti
b)
Nilai pertukaran (imbalan) bergantung pada kejadian acak yang belum pasti (jumlah premi kecil tapi pembayaran klaim besar mungkin terjadi)
c)
Kontrak dapat dirombak setiap saat oleh salah satu pihak
d)
Aleatory berarti kontrak pasti menguntungkan tertanggung
34.
Valued policy berbeda dari indemnity policy karena:
a)
Valued policy membayar jumlah yang disepakati (nilai yang ditetapkan) terlepas dari nilai kerugian aktual; biasa dipakai untuk barang dengan nilai unik (karya seni)
b)
Indemnity policy selalu membayar jumlah tetap tanpa verifikasi
c)
Kedua jenis selalu sama dalam praktik
d)
Hanya indemnity policy yang dipakai untuk asuransi jiwa
35.
Strategi terbaik untuk risiko frekuensi tinggi, severity rendah adalah:
a)
Transfer penuh ke reasuransi
b)
Retensi; gunakan kontrol loss dan pembiayaan internal karena klaim kecil berulang dapat mahal bila diasuransikan
c)
Menutup bisnis
d)
Meminta bantuan pemerintah
36.
Salah satu prasyarat penting hukum angka besar (law of large numbers) dalam asuransi adalah:
a)
Eksposur harus heterogen agar hasil lebih beragam
b)
Eksposur harus homogen (serupa) sehingga rata-rata varians menurun dengan jumlah besar unit risiko
c)
Hanya satu unit risiko sudah cukup
d)
Harus ada reasuransi terpasang
37.
Apa yang dimaksud salvage dalam proses klaim?
a)
Biaya administrasi polis
b)
Barang yang tersisa setelah kerusakan, yang nilai jualnya dapat digunakan untuk mengurangi jumlah klaim yang dibayar oleh penanggung
c)
Pembayaran asuransi jiwa penuh
d)
Pengembalian premi ke tertanggung
38.
Hard fraud berbeda dengan soft fraud karena:
a)
Hard fraud melibatkan penipuan terencana (palsu klaim), soft fraud sering berupa pembengkakan klaim atau menutupi fakta minor
b)
Soft fraud selalu kriminal; hard fraud tidak
c)
Keduanya bukan masalah bagi perusahaan asuransi
d)
Hard fraud hanya terkait reasuransi
39.
Fungsi utama regulasi asuransi meliputi:
a)
Memastikan perusahaan asuransi mendapat keuntungan maksimum
b)
Melindungi konsumen/pemegang polis, menjaga solvabilitas perusahaan, dan memelihara stabilitas pasar asuransi
c)
Menghapus persaingan pasar
d)
Hanya menegakkan pajak atas premi
40.
Dalam menghadapi risiko siber perusahaan asuransi sebaiknya:
a)
Mengasumsikan risiko siber selalu ditanggung oleh polis tradisional dan tidak perlu tindakan tambahan
b)
Menggunakan underwriting khusus cyber, menerapkan pengecualian (exclusions) bila perlu, mengembangkan produk cyber, dan mengelola akumulasi risiko secara aktif
c)
Menghapus semua asuransi properti agar mengurangi eksposur
d)
Menunggu pemerintah membuat aturan sebelum bertindak
41.
Berikut merupakan elemen-elemen utama dari manajemen risiko, kecuali :
a)
Penilaian risiko
b)
Penanganan risiko
c)
Monitoring dan reviu
d)
Penentuan risiko
42.
Di bawah ini merupakan jenis-jenis risiko dari sudut pandang penyebab, kecuali :
a)
Risiko operasional
b)
Risiko finansial
c)
Risiko strategi
d)
Risiko fundamental
43.
Yang dimaksud dengan hazard …
a)
keadaan bahaya yang dapat memperbesar kemungkinan terjadinya bencana
b)
ketidakjujuran atau perilaku yang kurang baik pada seseorang yang meningkatkan frekuensi kerugian
c)
kondisi fisik yang dapat meningkatkan kesempatan terjadinya kerugian
d)
peristiwa umum yang menyebabkan kerusakan harta benda
44.
Risiko yang sengaja ditimbulkan, agar terjadinya ketidakpastian memberi keuntungan, seperti hutang-piutang, perjudian, perdagangan berjangka merupakan definisi dari risiko…
a)
Fundamental
b)
Dinamis
c)
Spekulatif
d)
Khusus
45.
Risiko yang penyebabnya berasal dari dalam perusahaan sendiri, seperti kecelakaan kerja, kerusakan aktiva, mismanajemen merupakan jenis resiko…
a)
Internal
b)
Eksternal
c)
Statis
d)
Dinamis
46.
Kerugian yang diderita akibat kejadian yang tidak diharapkan tapi ternyata terjadi adalah…
a)
Peril
b)
Hazard
c)
Losser
d)
Risk
47.
Penilaian-penilaian risiko mencakup hal-hal berikut, kecuali….
a)
Identifikasi risiko
b)
Evaluasi risiko
c)
Implementasi risiko
d)
Analisis risiko
48.
Yang dimaksud dengan risiko fundamental adalah….
a)
suatu situasi dimana hanya ada kemungkinan terjadi kerugian atau tidak terjadi kerugian
b)
suatu situasi dimana baik keuntungan maupun kerugian mungkin terjadi
c)
suatu risiko yang mempengaruhi seluruh perekonomian/sejumlah besar orang dalam kehidupan ekonomi
d)
suatu situasi yang menyebabkan ketidakpastian didasarkan pada kondisi mental seseorang
49.
Tiga macam tipe pelaku usaha berkaitan dengan risiko adalah sebagai berikut, kecuali…
a)
Risk taker
b)
Risk maker
c)
Risk neutral
d)
Risk avoider