WorksheetsLATIHAN SOAL FLEBOTOMI
Total questions: 25
Worksheet time: 47mins
Dalam suatu prosedur pengambilan darah pada pasien dewasa dengan kondisi vena tidak terlalu prominen, seorang ATLM mempertahankan pemasangan tourniquet melebihi batas waktu yang direkomendasikan karena kesulitan menemukan vena yang adekuat. Setelah sampel diproses, konsentrasi beberapa protein dan elektrolit tampak meningkat tidak wajar.
Penurunan tekanan intravaskular
Hemokonsentrasi akibat stagnasi darah
Hemodilusi karena penarikan cairan interstitial
Aktivasi koagulasi spontan
Kerusakan sel akibat paparan alkohol
Pada pengambilan darah untuk pemeriksaan koagulasi seperti PT dan aPTT, seorang ATLM tidak mengisi tabung natrium sitrat hingga volume yang ditentukan. Dalam pemeriksaan, waktu koagulasi tampak lebih panjang dari nilai sebenarnya secara klinis.
Fenomena tersebut paling mungkin disebabkan oleh…
Eksposur sampel terhadap udara
Ketidakseimbangan rasio darah-antikoagulan
Pemanasan sampel berlebihan
Aktivasi fibrinogen oleh EDTA
Penurunan pH plasma
An ATLM forgot to mix the EDTA tube by inverting it 8–10 times after drawing blood. When the sample was examined, microcoagulation and an inconsistent platelet count were observed. The cause was
EDTA reaction to erythrocytes
The plasma is too thick
Anticoagulants do not mix evenly
Serum is not formed
Pressure-induced hemolysis
Saat menghadapi pasien dengan vena yang relatif kecil, ATLM memilih menggunakan jarum gauge 22. Meskipun sesuai untuk vena kecil, pemilihan gauge yang terlalu kecil dapat meningkatkan risiko tertentu.
Risiko yang paling mungkin meningkat adalah…
Lipemia
Penggumpalan fibrin
Penurunan leukosit
Hemolisis karena tekanan geser
Serum berlebihan
Untuk pemeriksaan elektrolit seperti Na, K, dan Cl, seorang ATLM memilih tabung heparin (hijau). Plasma dari tabung ini dapat segera diproses tanpa menunggu proses pembekuan.
Heparin tidak menghambat enzim apa pun
Heparin meningkatkan kestabilan elektrolit
Plasma lebih bening daripada serum
Tabung hijau dapat menggantikan tabung biru
Plasma tersedia lebih cepat untuk analisis
Pada pasien pediatrik, ATLM memilih melakukan tusuk kapiler pada sisi lateral ujung jari untuk menghindari komplikasi.
Teknik ini mengurangi risiko…
Cedera tulang falang
Kontaminasi jaringan
Pembentukan fibrin
Peningkatan hemoglobin
Lipemia
Pada pemeriksaan LED, APTT, SGPT Tabung yang digunakan berwarna apa? Buat sesuai urutan Order of Draw
(a)
Seorang ATLM tidak menunggu alkohol menguap sebelum melakukan venipuncture. Sesudahnya, sampel menunjukkan tampilan hemolisis.
Hal tersebut terjadi karena…
Alkohol merusak membran eritrosit saat penetrasi jarum
Alkohol bereaksi dengan EDTA
Plasma menjadi terlalu asam
Serum tidak stabil
Fibrinogen teraktivasi
Excessive tourniquet application time can cause significant changes in blood composition. The most common effects are...
Hemodilution
Decrease in osmolarity
Leukocyte activation
Decrease in fibrinogen
Hemoconcentration
Urutan pengambilan darah yang tidak sesuai, khususnya pengambilan tabung EDTA sebelum tabung sitrat atau serum, dapat menyebabkan gangguan hasil pemeriksaan. Penyebab utamanya adalah…
Kontaminasi silang antikoagulan
Kerusakan protein plasma
Peningkatan tekanan vena
Penurunan glukosa
Hemolisis spontan
The tourniquet is applied approximately 7–10 cm above the venipuncture site to facilitate vein distension. The main purpose of applying it to this area is...
Completely blocking the flow of blood through an artery
Increases local pressure in veins without affecting arteries
Blocking the flow of lymphatic blood
Activating the clotting factor
Accelerates serum formation
Seorang ATLM sedang mengumpulkan sampel untuk pemeriksaan koagulasi pasien rawat inap. Setelah pengambilan darah, ATLM menyadari bahwa volume darah dalam tabung biru tidak mencapai garis penanda dan terlihat lebih sedikit dari seharusnya. Ketika hasil PT dan aPTT keluar, keduanya tampak memanjang tanpa alasan klinis. Kesalahan tersebut terutama disebabkan oleh…
Tidak dibaliknya tabung secara perlahan
Pengaruh suhu ruang pada faktor pembekuan
Hemolisis akibat jarum terlalu kecil
Rasio darah dan sitrat yang tidak seimbang
Penggumpalan fibrin dalam tabung
When collecting electrolyte samples, ATLM uses green tubes containing sodium heparin. When the results come out, the sodium value appears higher than the actual clinical condition. The most likely possibility is...
Sodium contamination from anticoagulants
The serum has not separated completely
The patient is dehydrated
Red blood cells settle too quickly
Heparin increases enzyme activity
Untuk pemeriksaan serologi seperti antibodi dengue atau HIV, sampel harus menggunakan serum. Bila ATLM menggunakan tabung hijau (heparin), hasil bisa salah karena…
Heparin merusak sel darah merah
Heparin mengendapkan protein
Heparin menghambat pembentukan serum
Heparin meningkatkan kadar antibodi
Heparin mengikat antigen
Vena median cubiti sering dipilih sebagai lokasi venipuncture karena memiliki struktur anatomi yang menguntungkan. Keuntungan utamanya adalah…
Dekat dengan arteri brachialis
Jauh dari saraf utama dan relatif stabil
Mengandung katup vena lebih banyak
Lebih dangkal dibanding vena lainnya
Pasien merasakan tidak terlalu nyeri
Jarum gauge 20 memiliki diameter yang lebih besar daripada gauge 21 atau 22.
Keuntungan utama diameter lebih besar adalah
Tidak perlu tourniquet
Hemolisis lebih mungkin terjadi
Serum lebih jernih dan stabil
Pasien merasakan sedikit rasa nyeri
Aliran darah lebih cepat dan stabil
Jika ATLM tidak melakukan palpasi penentuan vena sebelum tusukan, risiko meningkatnya komplikasi tertentu akan terjadi. Komplikasi tersebut adalah
Eritrosit Meningkat Leukosit turun trombosit tetap
Penurunan Kadar elektrolit tetapi hasil stabil
Serum membeku Tetapi tetap stabil
Hematoma akibat tusukan salah arah
Lipemia akibat tusukan salah arah
Shaking EDTA tubes too vigorously will produce foam and cause mechanical trauma to blood cells. The most likely result is
Serum formed but erythrocytes were oddly shaped
Increased LED including serum
Blood coagulation is proceeding smoothly
Blood coagulation is proceeding smoothly.
Hemolysis in blood samples
Pada proses venipuncture, ATLM memilih vena yang terlalu kecil tetapi tetap menggunakan jarum gauge 20. Dampak paling mungkin adalah…
Aliran darah stabil
Kadar Hemoglobin meningkat dan LED Stabil
Hemolisis tidak terjadi
Serum lebih bening
Risiko kolaps vena meningkat
Seorang ATLM melakukan tusuk vena pada vena median cubiti. Saat jarum masuk, darah tidak mengalir ke tabung meskipun posisi jarum terlihat benar. ATLM lalu memajukan jarum sedikit dan darah mulai masuk. Situasi ini paling mungkin terjadi karena
Jarum menembus dinding depan vena
Tourniquet dipasang terlalu longgar
Pasien mengalami hipotermia
Tabung terlalu cepat diganti
Sudut jarum terlalu tegak
Pemeriksaan Fibrinogen, LED, CK - MB menggunakan tabung apa?
Gold Tiger, Lavender, Biru
Biru, Ungu, Hijau
Kuning, Biru, Ungu
Merah, Hijau, Abu
Ungu, Hijau, Merah
Pemeriksaan AGD, TT, Plasminogen menggunakan tabung apa
Hijau, Biru, Biru
Ungu, Hijau, Kuning
Merah, Hijau, Biru
Merah, Biru, Biru
Kuning, Biru, Biru
Pemeriksaan CD4+, Whole Blood, SGOT, TTGO menggunakan tabung apa
Abu, Kuning, Ungu, Biru
Kuning, Hijau, Merah, Biru
Ungu, Ungu, Biru, Biru
Hijau, Biru, Kuning, Kuning
Ungu, Ungu, Kuning, Kuning
Pemeriksaan LDL, Mioglobin, D-Drimer, HbA1c, Anemia, Trombosit Menggunakan Tabung apa
Kuning, Hijau, Biru, Ungu, Ungu, Ungu
Biru, Hijau, Merah, Ungu, Merah, Kuning
Hijau, Hijau, Kuning, Kuning, Ungu, Ungu
Merah, Kuning, Hijau, Biru, Ungu, Merah
Kuning, Biru, Hijau, Merah, Merah, Abu
Pada soal ini yang benar menjawab setara dengan 15 Point dengan waktu 2 Menit
SOAL : Pada pemeriksaan HB, RF, APTT, Troponin, Elektrolit Plasma, Lipid Profit, Lithium, Natrium, Magnesium, Bille Acid, Digoxin, AGO, LED, Whole Blood, PT, Amonia, Imunologi
Kuning, Biru, Ungu, Kuning, Hijau, Merah, Merah, Merah, Biru, Ungu, Hijau, Kuning, Merah, Merah, Kuning, Biru, Merah
Kuning Hijau, Biru Ungu, Kuning, Hijau, Merah, Merah, Gold Tiger, Biru, Ungu, Ungu, Kuning, Hijau, Merah, Biru, Biru
Ungu, Ungu, Biru, Hijau, Hijau, Merah, Merah, Kuning, Kuning, Kuning, Merah, Hijau, Ungu, Ungu, Biru, Hijau, Merah
Biru, Abu, Kuning, Kuning, Hijau, Merah, Merah, Hijau, Biru, Abu, Ungu, Ungu, Ungu, Kuning, BIru, Merah, Hijau
Hijau, Hijau, HIjau, Abu, Kuning, Merah, Merah, Merah, Biru, Biru, Ungu, Ungu, Kuning, Kuning, Merah, Biru, Hijau
