NEW
Font size
WorksheetsMATA PELAJARAN PILIHAN XI ATU
Total questions: 40
Worksheet time: 20mins
Sebuah unit pembibitan ayam petelur mengalami peningkatan mortalitas DOC sebesar 8% dalam satu bulan. Manajer ingin memperbaiki rencana produksi bibit. Langkah pertama yang paling tepat dilakukan adalah:
Menambah jumlah induk agar produksi bibit meningkat
Menganalisis penyebab mortalitas berdasarkan data lingkungan dan manajemen
Mengganti seluruh pakan dengan merek berbeda
Mengurangi jumlah tenaga kerja agar biaya produksi lebih rendah
Menjual DOC lebih cepat agar tidak banyak yang mati
Dalam menyusun rencana usaha pembibitan unggas, seorang wirausahawan menemukan bahwa harga pakan meningkat 20%. Agar usaha tetap efisien, keputusan yang paling logis adalah:
Meningkatkan harga jual bibit tanpa mempertimbangkan pasar
Mengurangi kualitas pakan untuk menekan biaya
Menghitung ulang R/C ratio dan menyesuaikan formulasi pakan alternatif
Menghentikan produksi sampai harga pakan turun
Memperbanyak jumlah bibit untuk menutupi biaya naik
Ketika membuat perencanaan tata letak kandang pembibitan ayam kampung, ditemukan bahwa lahan yang tersedia sempit dan dekat permukiman warga. Prioritas utama dalam menentukan desain kandang adalah:
Memperbanyak kandang agar kapasitas lebih besar
Menempatkan kandang sedekat mungkin dengan rumah warga
Mengoptimalkan ventilasi dan sistem biosekuriti untuk mengurangi risiko penyakit
Mengurangi jumlah lampu untuk menghemat listrik
Membuat kandang permanen berbahan beton
Sebuah rencana produksi menetapkan target menghasilkan 3.000 DOC per bulan. Namun data performa induk menunjukkan penurunan fertilitas. Keputusan yang paling tepat dalam konteks perencanaan ulang adalah:
Menambah jam penerangan tanpa melihat kondisi induk
Mengganti seluruh induk tanpa analisis
Mengevaluasi manajemen pakan induk, pencahayaan, dan umur produktif
Meningkatkan frekuensi pengambilan telur tanpa pemeriksaan kualitas
Menunda produksi selama 6 bulan
Dalam analisis pasar bibit itik, ditemukan bahwa permintaan bibit meningkat pada musim tertentu. Strategi yang paling tepat untuk dimasukkan dalam rencana usaha adalah:
Memproduksi bibit secara konstan sepanjang tahun
Meningkatkan produksi sebelum musim permintaan tinggi
Menurunkan kualitas bibit agar produksi bertambah
Mengabaikan tren pasar karena sifatnya tidak pasti
Mengurangi stok bibit pada musim ramai
Saat menyusun rencana keuangan pembibitan ayam broiler, seorang wirausahawan ingin memastikan usaha layak dijalankan. Indikator kelayakan yang paling tepat untuk dijadikan acuan utama adalah:
Total tenaga kerja yang tersedia
R/C ratio lebih dari 1 dan BEP produksi dapat dicapai
Harga pakan lebih murah dibanding pesaing
Jumlah kandang lebih sedikit agar biaya rendah
Semua pendapatan belum dihitung tetapi usaha tetap dijalankan
Sebuah usaha pembibitan unggas ingin memperluas produksi tetapi khawatir terhadap risiko penyakit. Keputusan strategis apa yang paling tepat dimasukkan ke dalam perencanaan jangka panjang?
Menambah induk sebanyak mungkin
Mengabaikan karantina untuk mempercepat masuknya bibit baru
Mengembangkan sistem biosekuriti bertingkat dan SOP kesehatan ternak
Mengurangi frekuensi sanitasi agar biaya lebih hemat
Menambah kandang tanpa memperhatikan jarak minimal
Dalam penyusunan rencana usaha, wirausahawan ingin meningkatkan efisiensi tenaga kerja. Metode analisis yang paling tepat untuk mengetahui kebutuhan tenaga kerja yaitu:
Perkiraan kasar berdasarkan pengalaman pribadi
Trial and error selama satu tahun
Analisis beban kerja (workload analysis) berdasarkan SOP operasional
Meniru jumlah tenaga kerja usaha lain tanpa modifikasi
Mengurangi setengah tenaga kerja secara langsung untuk menghemat biaya
Saat melakukan perencanaan risiko, ditemukan bahwa salah satu ancaman terbesar adalah fluktuasi harga pakan. Alternatif strategi mitigasi yang paling efektif adalah:
Membeli pakan dalam jumlah besar tanpa memperhatikan kualitas
Membuat kontrak pembelian jangka panjang dengan pemasok yang stabil
Mengganti seluruh pakan dengan bahan murah
Mengurangi pemberian pakan agar biaya turun
Mengabaikan risiko karena harga pakan akan turun kembali
Dalam perencanaan produksi bibit ayam kampung super, peternak ingin meningkatkan kualitas DOC. Faktor yang paling menentukan untuk dimasukkan dalam rencana peningkatan mutu adalah:
Menambah jumlah induk tanpa melihat performanya
Mengambil telur kapan saja
Seleksi induk berdasarkan bobot, kesehatan, dan rekam produksi
Menggunakan mesin tetas tanpa pengaturan suhu
Menetaskan telur dari induk yang sudah tua
Dalam merancang tata letak kandang pembibitan ayam, seorang peternak perlu memastikan aliran udara berjalan optimal tanpa menimbulkan stres dingin pada DOC. Strategi yang paling tepat adalah …
Membuka semua sisi kandang secara permanen
Menggunakan ventilasi silang dengan kontrol bukaan
Menutup seluruh ventilasi untuk mempertahankan suhu
Menggunakan kipas berkecepatan tinggi sepanjang waktu
Memasang insulasi penuh tanpa celah
Sebelum kandang digunakan, peternak melakukan desinfeksi. Jika tujuan utamanya adalah memutus siklus penyakit laten, langkah manajemen kebersihan apa yang paling menentukan keberhasilan?
Penyemprotan desinfektan setiap hari
Membersihkan sisa pakan dan litter sebelum desinfeksi
Mengganti jenis desinfektan setiap minggu
Menambahkan air pada desinfektan agar lebih hemat
Menggunakan desinfektan tanpa membersihkan kandang lebih dulu
Untuk menurunkan tingkat mortalitas DOC, peralatan penghangat perlu disiapkan dengan benar. Masalah apa yang paling mungkin muncul jika brooder ditempatkan terlalu dekat dengan tempat pakan?
DOC lebih cepat tumbuh
Pakan mudah terkontaminasi panas
Pola penyebaran DOC tidak merata karena kepadatan
DOC cenderung minum lebih banyak
DOC menjadi lebih aktif
Saat memulai usaha pembibitan, peternak memilih material kandang. Jika lokasi berada di daerah panas dengan kelembaban tinggi, material dinding yang paling sesuai adalah …
Beton tertutup rapat
Triplek tebal tanpa ventilasi
Anyaman bambu dengan ventilasi baik
Seng padat tanpa lubang
Plastik terpal yang rapat
Peternak ingin meningkatkan efisiensi pemberian pakan menggunakan tempat pakan otomatis. Risiko utama yang perlu diantisipasi pada sistem ini adalah …
DOC menjadi lambat makan
Pakan mudah basi
DOC tidak mendapatkan pakan secara merata
Tempat pakan mudah rusak
Pakan tercecer di lantai
Jika litter terlalu tebal saat persiapan kandang, dampak paling serius yang mungkin terjadi adalah …
DOC lebih mudah bergerak
Temperatur kandang meningkat stabil
Risiko amonia berlebih dari fermentasi litter
Kadar kelembaban menjadi terlalu rendah
Perkembangan bulu menjadi lebih cepat
Ketika menata brooder, peternak mengatur radius cahaya untuk pemerataan panas. Indikator bahwa pemerataan panas tidak optimal adalah …
DOC menyebar merata
DOC bergerak aktif dan mencari makan
DOC berkerumun di sisi jauh dari brooder
DOC tidur dengan formasi melingkar
DOC minum secara teratur
Sebelum kandang diisi, dilakukan pre-heating selama beberapa jam. Jika langkah ini dilewati, masalah kritis yang mungkin timbul adalah …
Pakan menjadi sulit dicerna
Litter menjadi terlalu mengembang
DOC mengalami hipotermia awal
Ventilasi menjadi berlebihan
Kelembaban kandang terlalu tinggi
Dalam memilih ukuran kandang pembibitan, pertimbangan kepadatan populasi menjadi penting. Jika kepadatan terlalu tinggi, konsekuensi jangka panjang yang paling berdampak adalah …
Penurunan efisiensi pakan
peningkatan waktu pertumbuhan
Risiko kanibalisme meningkat
Produksi telur meningkat
Hemat biaya pakan
Peternak mendapati termometer kandang tidak stabil karena peletakannya kurang tepat. Untuk pengukuran akurat, termometer harus ...
Ditempatkan dekat brooder
Digantung di bagian atap kandang
Diletakkan setinggi badan DOC
Dipasang di luar kandang
Ditaruh di lantai tanpa pengaman
Jika tempat pakan terlalu dekat dengan sumber air minum, potensi masalah yang paling mungkin muncul adalah ...
DOC enggan makan
Pakan cepat menggumpal
Air minum cepat habis
DOC terlalu sering makan
Suhu kandang meningkat
Untuk mencegah stres panas pada DOC, pilihan desain atap yang paling tepat adalah ...
Atap seng rendah
Atap rumbia dengan ketinggian cukup
Atap plastik transparan
Atap beton datar
Atap seng tanpa ventilasi
Kandang yang baru didesinfeksi perlu dikeringkan. Jika kandang masih lembab saat DOC masuk, efek terbesar adalah ...
DOC lebih nyaman
Penyakit jamur meningkat
Pakan lebih tahan lama
Suhu lebih stabil
Konsumsi air menurun
Untuk memastikan stabilitas suhu, peternak memasang beberapa brooder. Jika brooder terlalu banyak, dampak yang paling mungkin terjadi adalah ...
DOC lebih sehat
Litter cepat kering
Kelembaban kandang meningkat
Suhu melebihi kebutuhan
DOC mudah terserang penyakit dingin
Ketika memilih lokasi kandang pembibitan, peternak menghindari lahan dekat jalan raya karena ...
Sirkulasi udara terlalu baik
Risiko kebisingan menyebabkan stres
Kandang sulit dirawat
Biaya pembuatan meningkat
Cahaya matahari tidak merata
Dalam persiapan peralatan minum, sistem nipple drinker dipilih untuk mengurangi kontaminasi. Jika tekanan air terlalu tinggi, dampak yang terjadi adalah ...
DOC kesulitan minum
Air keluar berlebihan dan membasahi litter
Air tidak keluar sama sekali
DOC menjadi terlalu aktif
Air menjadi lebih bersih
Peralatan brooder berbahan gas dipilih karena panasnya stabil. Namun, jika ventilasi kandang kurang baik, risiko utama adalah ...
Peningkatan oksigen
Penurunan konsumsi pakan
Penumpukan gas berbahaya
DOC cepat dewasa
Air minum cepat habis
Untuk meminimalkan risiko penyakit, prinsip all-in all-out diterapkan. Pengabaian prinsip ini dapat menyebabkan ...
Efisiensi pakan meningkat
Penyakit mudah berpindah antar periode
DOC lebih cepat beradaptasi
Suhu kandang stabil
Pakan lebih hemat
Peternak mengamati pola perilaku DOC sebagai indikator kenyamanan. Jika DOC hanya bergerak di pinggir area brooder, kemungkinan besar ...
Suhu terlalu dingin
Suhu terlalu panas
Ventilasi berlebih
Suhu Normal
Litter terlalu tebal
Saat menata peralatan kandang, peternak memprioritaskan biosecurity. Langkah pencegahan paling efektif untuk mengurangi risiko masuknya patogen dari luar adalah …
Menambah jumlah tempat pakan
Membatasi keluar masuknya orang
Mengganti litter setiap hari
Mengurangi ventilasi
Menggunakan kandang gelap
Saat memilih bibit ayam pedaging (broiler), seorang peternak menemukan DOC dengan bobot beragam. Untuk meningkatkan produktivitas, bibit mana yang paling tepat dipilih?
DOC berbobot kecil tetapi sangat aktifDOC berbobot kecil tetapi sangat aktif
DOC berbobot seragam dan proporsional
DOC berbobot paling berat tetapi tampak lemah
DOC dengan warna bulu kehitaman dan tidak glossy
DOC yang memiliki pusar belum menutup
Seorang peternak ingin meningkatkan produksi telur ayam ras. Faktor terpenting dalam pemilihan bibit adalah…
Paruh bengkok ke samping
Bulu tebal dan kusam
Mata cerah, jernih, dan responsif
Bentuk tubuh pendek dan melebar
Bentuk jengger kecil dan pucat
Pada usaha pembibitan ayam kampung, ditemukan induk betina yang sering sakit namun memiliki produksi telur tinggi. Keputusan yang paling tepat dalam seleksi induk adalah…
Tetap digunakan karena produktivitas telurnya tinggi
Dijual karena tidak memerlukan biaya perawatan tinggi
Dijadikan induk utama untuk meningkatkan produksi telur
Tidak digunakan karena berisiko menurunkan daya tahan keturunannya
Dipelihara terpisah sebagai cadangan bibit
Dalam pemilihan bibit itik petelur, karakter fisik yang menunjukkan potensi produksi telur tinggi adalah…
Leher pendek dan tubuh bulat
Bulu kusam dan tidak rapat
Pinggul lebar dengan tulang pubis renggang
Kaki pendek dan tebal
Paruh tebal dan pendek
Peternak menemukan ayam jantan dengan suara kokok kecil. Dalam seleksi pejantan, hal ini menunjukkan…
Pejantan unggul karena suara tidak memengaruhi reproduksi
Pejantan dengan keturunan tubuh kecil
Pejantan dengan nafsu kawin rendah
Pejantan dengan kualitas sperma unggul
Pejantan yang cocok untuk produksi pedaging
Jika penetasan telur sering menghasilkan anak ayam cacat, tindakan seleksi yang paling tepat dilakukan adalah…
Mengurangi jumlah telur tetas
Mengganti jenis pakan pada induk
Memilih telur dengan bentuk normal dan cangkang kuat
Menetaskan telur pada suhu yang lebih rendah
Mengurangi tingkat kelembapan ruangan
Dalam pemilihan unggas untuk bibit, faktor keturunan/genetik menjadi penting karena…
Tidak berpengaruh terhadap performa produksi
Menentukan kemampuan unggas beradaptasi saat stres panas
Hanya berpengaruh pada warna bulu saja
Membuat unggas lebih cepat dewasa tanpa pelatihan
Menentukan jenis pakan yang akan digunakan
Seorang peternak memilih bibit unggas dengan pertumbuhan cepat tanpa mempertimbangkan struktur tulang. Dampak jangka panjang dari keputusan tersebut adalah…
Risiko kelumpuhan tinggi karena tulang tidak kuat menopang tubuh
Nafsu makan menurun drastis
Kualitas karkas meningkat
Produksi daging stabil dan berkualitas
Unggas tahan penyakit lebih baik
Saat memilih DOC, mengapa keseragaman ukuran tubuh menjadi kriteria penting?
Karena tidak berpengaruh pada pertumbuhan
Untuk menurunkan biaya pembelian bibit
Karena mencegah kanibalisme dan kompetisi makan berlebihan
Agar DOC dapat dipisahkan berdasarkan jenis kelamin
Untuk memudahkan pemberian pakan tambahan vitamin
Seorang peternak memilih induk unggas berdasarkan catatan performa (recording). Tindakan ini penting karena…
Lebih mudah dibandingkan menilai fisik
Hanya diperlukan untuk penelitian skala besar
Tidak memengaruhi hasil produksi
Memungkinkan pemilihan induk berdasarkan bukti objektif
Data performa dapat dipalsukan
