wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

MATA PELAJARAN PILIHAN XI ATU

Total questions: 40

Worksheet time: 20mins

Name
Class
Date
1.

Sebuah unit pembibitan ayam petelur mengalami peningkatan mortalitas DOC sebesar 8% dalam satu bulan. Manajer ingin memperbaiki rencana produksi bibit. Langkah pertama yang paling tepat dilakukan adalah:

a)

Menambah jumlah induk agar produksi bibit meningkat

b)

Menganalisis penyebab mortalitas berdasarkan data lingkungan dan manajemen

c)

Mengganti seluruh pakan dengan merek berbeda

d)

Mengurangi jumlah tenaga kerja agar biaya produksi lebih rendah

e)

Menjual DOC lebih cepat agar tidak banyak yang mati

2.

Dalam menyusun rencana usaha pembibitan unggas, seorang wirausahawan menemukan bahwa harga pakan meningkat 20%. Agar usaha tetap efisien, keputusan yang paling logis adalah:

a)

Meningkatkan harga jual bibit tanpa mempertimbangkan pasar

b)

Mengurangi kualitas pakan untuk menekan biaya

c)

Menghitung ulang R/C ratio dan menyesuaikan formulasi pakan alternatif

d)

Menghentikan produksi sampai harga pakan turun

e)

Memperbanyak jumlah bibit untuk menutupi biaya naik

3.

Ketika membuat perencanaan tata letak kandang pembibitan ayam kampung, ditemukan bahwa lahan yang tersedia sempit dan dekat permukiman warga. Prioritas utama dalam menentukan desain kandang adalah:

a)

Memperbanyak kandang agar kapasitas lebih besar

b)

Menempatkan kandang sedekat mungkin dengan rumah warga

c)

Mengoptimalkan ventilasi dan sistem biosekuriti untuk mengurangi risiko penyakit

d)

Mengurangi jumlah lampu untuk menghemat listrik

e)

Membuat kandang permanen berbahan beton

4.

Sebuah rencana produksi menetapkan target menghasilkan 3.000 DOC per bulan. Namun data performa induk menunjukkan penurunan fertilitas. Keputusan yang paling tepat dalam konteks perencanaan ulang adalah:

a)

Menambah jam penerangan tanpa melihat kondisi induk

b)

Mengganti seluruh induk tanpa analisis

c)

Mengevaluasi manajemen pakan induk, pencahayaan, dan umur produktif

d)

Meningkatkan frekuensi pengambilan telur tanpa pemeriksaan kualitas

e)

Menunda produksi selama 6 bulan

5.

Dalam analisis pasar bibit itik, ditemukan bahwa permintaan bibit meningkat pada musim tertentu. Strategi yang paling tepat untuk dimasukkan dalam rencana usaha adalah:

a)

Memproduksi bibit secara konstan sepanjang tahun

b)

Meningkatkan produksi sebelum musim permintaan tinggi

c)

Menurunkan kualitas bibit agar produksi bertambah

d)

Mengabaikan tren pasar karena sifatnya tidak pasti

e)

Mengurangi stok bibit pada musim ramai

6.

Saat menyusun rencana keuangan pembibitan ayam broiler, seorang wirausahawan ingin memastikan usaha layak dijalankan. Indikator kelayakan yang paling tepat untuk dijadikan acuan utama adalah:

a)

Total tenaga kerja yang tersedia

b)

R/C ratio lebih dari 1 dan BEP produksi dapat dicapai

c)

Harga pakan lebih murah dibanding pesaing

d)

Jumlah kandang lebih sedikit agar biaya rendah

e)

Semua pendapatan belum dihitung tetapi usaha tetap dijalankan

7.

Sebuah usaha pembibitan unggas ingin memperluas produksi tetapi khawatir terhadap risiko penyakit. Keputusan strategis apa yang paling tepat dimasukkan ke dalam perencanaan jangka panjang?

a)

Menambah induk sebanyak mungkin

b)

Mengabaikan karantina untuk mempercepat masuknya bibit baru

c)

Mengembangkan sistem biosekuriti bertingkat dan SOP kesehatan ternak

d)

Mengurangi frekuensi sanitasi agar biaya lebih hemat

e)

Menambah kandang tanpa memperhatikan jarak minimal

8.

Dalam penyusunan rencana usaha, wirausahawan ingin meningkatkan efisiensi tenaga kerja. Metode analisis yang paling tepat untuk mengetahui kebutuhan tenaga kerja yaitu:

a)

Perkiraan kasar berdasarkan pengalaman pribadi

b)

Trial and error selama satu tahun

c)

Analisis beban kerja (workload analysis) berdasarkan SOP operasional

d)

Meniru jumlah tenaga kerja usaha lain tanpa modifikasi

e)

Mengurangi setengah tenaga kerja secara langsung untuk menghemat biaya

9.

Saat melakukan perencanaan risiko, ditemukan bahwa salah satu ancaman terbesar adalah fluktuasi harga pakan. Alternatif strategi mitigasi yang paling efektif adalah:

a)

Membeli pakan dalam jumlah besar tanpa memperhatikan kualitas

b)

Membuat kontrak pembelian jangka panjang dengan pemasok yang stabil

c)

Mengganti seluruh pakan dengan bahan murah

d)

Mengurangi pemberian pakan agar biaya turun

e)

Mengabaikan risiko karena harga pakan akan turun kembali

10.

Dalam perencanaan produksi bibit ayam kampung super, peternak ingin meningkatkan kualitas DOC. Faktor yang paling menentukan untuk dimasukkan dalam rencana peningkatan mutu adalah:

a)

Menambah jumlah induk tanpa melihat performanya

b)

Mengambil telur kapan saja

c)

Seleksi induk berdasarkan bobot, kesehatan, dan rekam produksi

d)

Menggunakan mesin tetas tanpa pengaturan suhu

e)

Menetaskan telur dari induk yang sudah tua

11.

Dalam merancang tata letak kandang pembibitan ayam, seorang peternak perlu memastikan aliran udara berjalan optimal tanpa menimbulkan stres dingin pada DOC. Strategi yang paling tepat adalah …

a)

Membuka semua sisi kandang secara permanen

b)

Menggunakan ventilasi silang dengan kontrol bukaan

c)

Menutup seluruh ventilasi untuk mempertahankan suhu

d)

Menggunakan kipas berkecepatan tinggi sepanjang waktu

e)

Memasang insulasi penuh tanpa celah

12.

Sebelum kandang digunakan, peternak melakukan desinfeksi. Jika tujuan utamanya adalah memutus siklus penyakit laten, langkah manajemen kebersihan apa yang paling menentukan keberhasilan?

a)

Penyemprotan desinfektan setiap hari

b)

Membersihkan sisa pakan dan litter sebelum desinfeksi

c)

Mengganti jenis desinfektan setiap minggu

d)

Menambahkan air pada desinfektan agar lebih hemat

e)

Menggunakan desinfektan tanpa membersihkan kandang lebih dulu

13.

Untuk menurunkan tingkat mortalitas DOC, peralatan penghangat perlu disiapkan dengan benar. Masalah apa yang paling mungkin muncul jika brooder ditempatkan terlalu dekat dengan tempat pakan?

a)

DOC lebih cepat tumbuh

b)

Pakan mudah terkontaminasi panas

c)

Pola penyebaran DOC tidak merata karena kepadatan

d)

DOC cenderung minum lebih banyak

e)

DOC menjadi lebih aktif

14.

Saat memulai usaha pembibitan, peternak memilih material kandang. Jika lokasi berada di daerah panas dengan kelembaban tinggi, material dinding yang paling sesuai adalah …

a)

Beton tertutup rapat

b)

Triplek tebal tanpa ventilasi

c)

Anyaman bambu dengan ventilasi baik

d)

Seng padat tanpa lubang

e)

Plastik terpal yang rapat

15.

Peternak ingin meningkatkan efisiensi pemberian pakan menggunakan tempat pakan otomatis. Risiko utama yang perlu diantisipasi pada sistem ini adalah …

a)

DOC menjadi lambat makan

b)

Pakan mudah basi

c)

DOC tidak mendapatkan pakan secara merata

d)

Tempat pakan mudah rusak

e)

Pakan tercecer di lantai

16.

Jika litter terlalu tebal saat persiapan kandang, dampak paling serius yang mungkin terjadi adalah …

a)

DOC lebih mudah bergerak

b)

Temperatur kandang meningkat stabil

c)

Risiko amonia berlebih dari fermentasi litter

d)

Kadar kelembaban menjadi terlalu rendah

e)

Perkembangan bulu menjadi lebih cepat

17.

Ketika menata brooder, peternak mengatur radius cahaya untuk pemerataan panas. Indikator bahwa pemerataan panas tidak optimal adalah …

a)

DOC menyebar merata

b)

DOC bergerak aktif dan mencari makan

c)

DOC berkerumun di sisi jauh dari brooder

d)

DOC tidur dengan formasi melingkar

e)

DOC minum secara teratur

18.

Sebelum kandang diisi, dilakukan pre-heating selama beberapa jam. Jika langkah ini dilewati, masalah kritis yang mungkin timbul adalah …

a)

Pakan menjadi sulit dicerna

b)

Litter menjadi terlalu mengembang

c)

DOC mengalami hipotermia awal

d)

Ventilasi menjadi berlebihan

e)

Kelembaban kandang terlalu tinggi

19.

Dalam memilih ukuran kandang pembibitan, pertimbangan kepadatan populasi menjadi penting. Jika kepadatan terlalu tinggi, konsekuensi jangka panjang yang paling berdampak adalah …

a)

Penurunan efisiensi pakan

b)

peningkatan waktu pertumbuhan

c)

Risiko kanibalisme meningkat

d)

Produksi telur meningkat

e)

Hemat biaya pakan

20.

Peternak mendapati termometer kandang tidak stabil karena peletakannya kurang tepat. Untuk pengukuran akurat, termometer harus ...

a)

Ditempatkan dekat brooder

b)

Digantung di bagian atap kandang

c)

Diletakkan setinggi badan DOC

d)

Dipasang di luar kandang

e)

Ditaruh di lantai tanpa pengaman

21.

Jika tempat pakan terlalu dekat dengan sumber air minum, potensi masalah yang paling mungkin muncul adalah ...

a)

DOC enggan makan

b)

Pakan cepat menggumpal

c)

Air minum cepat habis

d)

DOC terlalu sering makan

e)

Suhu kandang meningkat

22.

Untuk mencegah stres panas pada DOC, pilihan desain atap yang paling tepat adalah ...

a)

Atap seng rendah

b)

Atap rumbia dengan ketinggian cukup

c)

Atap plastik transparan

d)

Atap beton datar

e)

Atap seng tanpa ventilasi

23.

Kandang yang baru didesinfeksi perlu dikeringkan. Jika kandang masih lembab saat DOC masuk, efek terbesar adalah ...

a)

DOC lebih nyaman

b)

Penyakit jamur meningkat

c)

Pakan lebih tahan lama

d)

Suhu lebih stabil

e)

Konsumsi air menurun

24.

Untuk memastikan stabilitas suhu, peternak memasang beberapa brooder. Jika brooder terlalu banyak, dampak yang paling mungkin terjadi adalah ...

a)

DOC lebih sehat

b)

Litter cepat kering

c)

Kelembaban kandang meningkat

d)

Suhu melebihi kebutuhan

e)

DOC mudah terserang penyakit dingin

25.

Ketika memilih lokasi kandang pembibitan, peternak menghindari lahan dekat jalan raya karena ...

a)

Sirkulasi udara terlalu baik

b)

Risiko kebisingan menyebabkan stres

c)

Kandang sulit dirawat

d)

Biaya pembuatan meningkat

e)

Cahaya matahari tidak merata

26.

Dalam persiapan peralatan minum, sistem nipple drinker dipilih untuk mengurangi kontaminasi. Jika tekanan air terlalu tinggi, dampak yang terjadi adalah ...

a)

DOC kesulitan minum

b)

Air keluar berlebihan dan membasahi litter

c)

Air tidak keluar sama sekali

d)

DOC menjadi terlalu aktif

e)

Air menjadi lebih bersih

27.

Peralatan brooder berbahan gas dipilih karena panasnya stabil. Namun, jika ventilasi kandang kurang baik, risiko utama adalah ...

a)

Peningkatan oksigen

b)

Penurunan konsumsi pakan

c)

Penumpukan gas berbahaya

d)

DOC cepat dewasa

e)

Air minum cepat habis

28.

Untuk meminimalkan risiko penyakit, prinsip all-in all-out diterapkan. Pengabaian prinsip ini dapat menyebabkan ...

a)

Efisiensi pakan meningkat

b)

Penyakit mudah berpindah antar periode

c)

DOC lebih cepat beradaptasi

d)

Suhu kandang stabil

e)

Pakan lebih hemat

29.

Peternak mengamati pola perilaku DOC sebagai indikator kenyamanan. Jika DOC hanya bergerak di pinggir area brooder, kemungkinan besar ...

a)

Suhu terlalu dingin

b)

Suhu terlalu panas

c)

Ventilasi berlebih

d)

Suhu Normal

e)

Litter terlalu tebal

30.

Saat menata peralatan kandang, peternak memprioritaskan biosecurity. Langkah pencegahan paling efektif untuk mengurangi risiko masuknya patogen dari luar adalah …

a)

Menambah jumlah tempat pakan

b)

Membatasi keluar masuknya orang

c)

Mengganti litter setiap hari

d)

Mengurangi ventilasi

e)

Menggunakan kandang gelap

31.

Saat memilih bibit ayam pedaging (broiler), seorang peternak menemukan DOC dengan bobot beragam. Untuk meningkatkan produktivitas, bibit mana yang paling tepat dipilih?

a)

DOC berbobot kecil tetapi sangat aktifDOC berbobot kecil tetapi sangat aktif

b)

DOC berbobot seragam dan proporsional

c)

DOC berbobot paling berat tetapi tampak lemah

d)

DOC dengan warna bulu kehitaman dan tidak glossy

e)

DOC yang memiliki pusar belum menutup

32.

Seorang peternak ingin meningkatkan produksi telur ayam ras. Faktor terpenting dalam pemilihan bibit adalah…

a)

Paruh bengkok ke samping

b)

Bulu tebal dan kusam

c)

Mata cerah, jernih, dan responsif

d)

Bentuk tubuh pendek dan melebar

e)

Bentuk jengger kecil dan pucat

33.

Pada usaha pembibitan ayam kampung, ditemukan induk betina yang sering sakit namun memiliki produksi telur tinggi. Keputusan yang paling tepat dalam seleksi induk adalah…

a)

Tetap digunakan karena produktivitas telurnya tinggi

b)

Dijual karena tidak memerlukan biaya perawatan tinggi

c)

Dijadikan induk utama untuk meningkatkan produksi telur

d)

Tidak digunakan karena berisiko menurunkan daya tahan keturunannya

e)

Dipelihara terpisah sebagai cadangan bibit

34.

Dalam pemilihan bibit itik petelur, karakter fisik yang menunjukkan potensi produksi telur tinggi adalah…

a)

Leher pendek dan tubuh bulat

b)

Bulu kusam dan tidak rapat

c)

Pinggul lebar dengan tulang pubis renggang

d)

Kaki pendek dan tebal

e)

Paruh tebal dan pendek

35.

Peternak menemukan ayam jantan dengan suara kokok kecil. Dalam seleksi pejantan, hal ini menunjukkan…

a)

Pejantan unggul karena suara tidak memengaruhi reproduksi

b)

Pejantan dengan keturunan tubuh kecil

c)

Pejantan dengan nafsu kawin rendah

d)

Pejantan dengan kualitas sperma unggul

e)

Pejantan yang cocok untuk produksi pedaging

36.

Jika penetasan telur sering menghasilkan anak ayam cacat, tindakan seleksi yang paling tepat dilakukan adalah…

a)

Mengurangi jumlah telur tetas

b)

Mengganti jenis pakan pada induk

c)

Memilih telur dengan bentuk normal dan cangkang kuat

d)

Menetaskan telur pada suhu yang lebih rendah

e)

Mengurangi tingkat kelembapan ruangan

37.

Dalam pemilihan unggas untuk bibit, faktor keturunan/genetik menjadi penting karena…

a)

Tidak berpengaruh terhadap performa produksi

b)

Menentukan kemampuan unggas beradaptasi saat stres panas

c)

Hanya berpengaruh pada warna bulu saja

d)

Membuat unggas lebih cepat dewasa tanpa pelatihan

e)

Menentukan jenis pakan yang akan digunakan

38.

Seorang peternak memilih bibit unggas dengan pertumbuhan cepat tanpa mempertimbangkan struktur tulang. Dampak jangka panjang dari keputusan tersebut adalah…

a)

Risiko kelumpuhan tinggi karena tulang tidak kuat menopang tubuh

b)

Nafsu makan menurun drastis

c)

Kualitas karkas meningkat

d)

Produksi daging stabil dan berkualitas

e)

Unggas tahan penyakit lebih baik

39.

Saat memilih DOC, mengapa keseragaman ukuran tubuh menjadi kriteria penting?

a)

Karena tidak berpengaruh pada pertumbuhan

b)

Untuk menurunkan biaya pembelian bibit

c)

Karena mencegah kanibalisme dan kompetisi makan berlebihan

d)

Agar DOC dapat dipisahkan berdasarkan jenis kelamin

e)

Untuk memudahkan pemberian pakan tambahan vitamin

40.

Seorang peternak memilih induk unggas berdasarkan catatan performa (recording). Tindakan ini penting karena…

a)

Lebih mudah dibandingkan menilai fisik

b)

Hanya diperlukan untuk penelitian skala besar

c)

Tidak memengaruhi hasil produksi

d)

Memungkinkan pemilihan induk berdasarkan bukti objektif

e)

Data performa dapat dipalsukan