wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Worksheet Sistem Kendaraan Listrik dan Motor Listrik (Kelas 11)

Total questions: 25

Worksheet time: 13mins

Name
Class
Date
1.

Kendaraan listrik mengalami gangguan pada proses pengisian yang tidak dapat terjadi. Setelah dilakukan pengukuran pada pin PE dan CP tidak terdapat tegangan 12 V12\text{ V} . Komponen mana yang mengalami kerusakan?

a)

OBC pada kendaraan

b)

DC to DC Converter

c)

Inverter kendaraan

d)

Portable charger

2.

Pada kendaraan listrik, efisiensi sistem regenerative braking paling tinggi terjadi ketika SOC (State of Charge) baterai berada pada kisaran menengah, kecepatan kendaraan mendekati nol, motor bekerja dalam mode torsi maksimum, atau tegangan baterai mendekati batas atas pengisian? Pilih kondisi yang paling tepat.

a)

SOC (State of Charge) baterai berada pada kisaran menengah

b)

Kecepatan kendaraan mendekati nol

c)

Motor bekerja dalam mode torsi maksimum

d)

Tegangan baterai mendekati batas atas pengisian

3.

Pada sistem kendaraan listrik, fungsi utama inverter adalah...

a)

Mengubah arus AC dari motor menjadi arus DC ke baterai

b)

Mengatur tegangan keluaran BMS agar sesuai dengan kebutuhan motor

c)

Mengatur arus pengisian dari baterai ke motor

d)

Mengubah arus DC dari baterai menjadi arus AC ke motor traksi

4.

Kendaraan listrik menggunakan motor 33 fasa. Komponen yang berfungsi mengubah kondisi tersebut adalah...

a)

Battery Management System (BMS)

b)

Vehicle Control Unit (VCU)

c)

Converter

d)

Inverter

5.

LDC atau DC to DC Converter merupakan komponen kendaraan listrik yang berfungsi...

a)

Merubah arus AC ke DC

b)

Menaikkan tegangan DC

c)

Charging baterai 12 V12\text{ V}

d)

Menstabilkan tegangan DC

6.

Sebelum melakukan perawatan pada sistem tegangan tinggi kendaraan listrik, langkah pertama yang wajib dilakukan oleh teknisi adalah...

a)

Mematikan sistem pendingin baterai terlebih dahulu

b)

Melepas konektor HV secara langsung

c)

Memastikan sistem HV dalam kondisi off dan menunggu waktu discharge kapasitor

d)

Melepas terminal negatif baterai 12 V12\text{ V}

7.

Apa yang dimaksud dengan "plug-in hybrid" pada kendaraan listrik...

a)

Mobil dengan dua baterai utama

b)

Mobil yang hanya menggunakan tenaga listrik

c)

Mobil yang dapat diisi ulang dengan listrik dari stasiun pengisian

d)

Mobil dengan mesin bensin dan motor listrik

8.

Motor listrik pada mobil listrik biasanya terhubung ke baterai melalui komponen...

a)

Inverter

b)

Transmisi manual

c)

Alternator

d)

Sistem pengereman

9.

Apa yang dimaksud dengan motor asinkron...

a)

Motor yang tidak memiliki rotor

b)

Motor yang selalu berputar pada kecepatan konstan

c)

Motor yang selalu bekerja pada tegangan konstan

d)

Motor yang berputar akibat slip antara rotor dan stator

10.

Sebuah kendaraan listrik mengalami cut-off pengisian saat SOC baru mencapai 85%85\% . Setelah diperiksa, salah satu modul baterai menunjukkan tegangan 4,25 V4{,}25\text{ V} per sel, sedangkan sel lain 4,10 V4{,}10\text{ V} . Penyebab paling logis kondisi ini adalah...

a)

Motor traksi menyerap arus berlebih selama proses pengisian

b)

Charger tidak mampu menaikkan arus pengisian hingga batas maksimum

c)

Modul baterai memiliki resistansi internal lebih rendah dari modul lainnya

d)

BMS mendeteksi sel overvoltage dan menghentikan pengisian untuk proteksi

11.

Peralatan pelindung diri (APD) yang wajib digunakan saat bekerja dengan sistem tegangan tinggi EV adalah...

a)

Sarung tangan kain, earplug, dan pelindung dada

b)

Sarung tangan isolasi, pelindung wajah, dan alas kerja isolasi

c)

Helm safety dan rompi reflektif saja

d)

Sarung tangan kulit dan sepatu safety logam

12.

Ketika sistem deteksi isolasi menunjukkan resistansi isolasi terlalu rendah terhadap bodi kendaraan, maka tindakan sistem kontrol EV adalah...

a)

Menurunkan daya keluaran inverter secara bertahap

b)

Mengaktifkan sistem pendingin baterai untuk mengurangi efek resistansi

c)

Mengaktifkan relay bypass untuk menyeimbangkan tegangan

d)

Memutuskan relay utama (contactor) HV dan menonaktifkan sistem traksi

13.

Perhatikan gambar rangkaian berikut! Tegangan dan arus dalam rangkaian baterai tersebut adalah...

a)

30 V/80 Ah30\text{ V} / 80\text{ Ah}

b)

6 V/480 Ah6\text{ V} / 480\text{ Ah}

c)

6 V/100 Ah6\text{ V} / 100\text{ Ah}

d)

30 V/480 Ah30\text{ V} / 480\text{ Ah}

14.

Perhatikan gambar berikut! Gambar tersebut termasuk dalam kategori motor penggerak jenis...

a)

BLDC

b)

Motor DC

c)

Motor DC bersikat arang

d)

Motor Induksi

15.

Yang bukan merupakan fungsi dari BMS adalah...

a)

Menyeimbangkan sel baterai

b)

Menjaga baterai dari over charge

c)

Memonitor temperatur baterai

d)

Menjaga baterai selalu penuh

16.

Motor PMSM (Permanent Magnet Synchronous Motor) merupakan motor listrik sinkron magnet permanen. Pernyataan yang paling tepat adalah...

a)

Rotor bermagnet permanen berputar sinkron dengan medan putar stator

b)

Rotor induksi berputar lebih lambat dari medan stator karena slip

c)

Kecepatan rotor selalu berubah-ubah mengikuti beban tanpa kontrol sinkron

d)

Medan magnet rotor dibangkitkan oleh arus induksi tanpa magnet permanen

17.

Sebuah sistem pendingin baterai EV menggunakan liquid cooling. Jika sensor suhu inlet coolant membaca 25 C25\ ^\circ\text{C} dan outlet 38 C38\ ^\circ\text{C} , sementara aliran cairan normal, kondisi ini menandakan ...

a)

Tegangan baterai menurun akibat suhu rendah

b)

Pompa pendingin bekerja terlalu cepat sehingga panas tidak terserap

c)

Terjadi sumbatan pada pipa pendingin atau degradasi thermal interface

d)

Efisiensi pendinginan tinggi karena selisih suhu besar

18.

Salah satu keuntungan motor sinkron magnet permanen (PMSM) dibanding motor induksi pada kendaraan listrik adalah ...

a)

Biaya produksi lebih rendah karena tidak menggunakan magnet

b)

Efisiensi tinggi pada kecepatan rendah karena tidak ada arus rotor

c)

Torsi konstan pada semua rentang kecepatan

d)

Tidak memerlukan kontrol kecepatan berbasis inverter

19.

Perhatikan gambar berikut. Digunakan untuk komunikasi data secara serial terletak pada pin nomor ...

a)

1

b)

7

c)

4

d)

16

20.

Apa yang dimaksud dengan "cell balancing" dalam BMS ...

a)

Memaksimalkan kecepatan pengisian baterai

b)

Menjaga tegangan yang sama pada semua sel baterai

c)

Menggabungkan baterai dengan sel yang berbeda-beda

d)

Menyelaraskan suhu sel baterai

21.

Dalam area kerja kendaraan listrik, warna oranye pada kabel dan komponen digunakan untuk menunjukkan ...

a)

Sistem tegangan tinggi (HV) yang berbahaya

b)

Jalur komunikasi CAN bus

c)

Sirkuit kontrol dan sensor

d)

Sistem pendinginan baterai

22.

Dalam sebuah battery pack terdiri dari 12 modul seri, satu modul menunjukkan tegangan lebih rendah 0,4 V0{,}4\ \text{V} dibanding modul lainnya. Setelah balancing aktif diaktifkan, perbedaan tetap tidak berubah. Hal ini paling mungkin disebabkan oleh ...

a)

Kesalahan pembacaan sensor tegangan pada BMS

b)

Tegangan referensi BMS terlalu tinggi

c)

Arus balancing terlalu besar sehingga modul rusak

d)

Kapasitas sel pada modul tersebut sudah menurun (SOH rendah)

23.

Sebuah kendaraan listrik dengan kapasitas baterai 19,2 kWh19{,}2\ \text{kWh} , tersusun dari 30 sel baterai jenis LiFePo4 (LFP) secara seri. Berapakah tegangan kerja dari kendaraan tersebut?

a)

76 Volt

b)

72 Volt

c)

96 Volt

d)

62 Volt

24.

Perhatikan gambar konektor pengisian di bawah, jika semua pin terisi, sistem pengisian apa yang dapat dilakukan pada kendaraan tersebut ...

a)

Mendukung sistem pengisian cepat (fast charging)

b)

Mendukung sistem pengisian AC 3 phase

c)

Mendukung sistem pengisian DC 3 phase

d)

Hanya dapat digunakan pada SPKLU

25.

Saat mode pengereman regeneratif diaktifkan, kendaraan listrik tidak menunjukkan adanya arus balik ke baterai. Hasil scan menunjukkan tegangan baterai mendekati batas atas. Kondisi ini mengindikasikan bahwa ...

a)

Motor berada pada mode open-loop sehingga tidak dapat melakukan regenerasi

b)

Tegangan motor tidak cukup tinggi untuk mendorong arus balik ke baterai

c)

Sistem kontrol inverter rusak

d)

BMS menonaktifkan fungsi regeneratif untuk mencegah overcharge