wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Obstetric Clinical Scenarios Worksheet

Total questions: 50

Worksheet time: 26mins

Name
Class
Date
1.

Seorang ibu G1P0 dalam persalinan kala I. Pemeriksaan dalam menunjukkan sutura sagitalis berada pada diameter transversal, ubun-ubun kecil teraba di kiri depan panggul ibu. His adekuat. Posisi kepala yang paling mungkin adalah...

a)

Oksiput kiri depan

b)

Oksiput kanan depan

c)

Oksiput posterior persisten

d)

Presentasi dahi

e)

Presentasi muka

2.

Seorang ibu G2P1 berada dalam kala I fase aktif. Kontraksi dirasakan sangat sering, >5 kali/10 menit, uterus sulit relaksasi. DJJ 180x/menit. Temuan ini paling sesuai dengan...

a)

His hipotonik

b)

His inkoordinasi

c)

His hipertonik

d)

His normal

e)

His adekuat

3.

Ibu multigravida dalam kala II. Pemeriksaan: presentasi bokong lengkap, pembukaan lengkap, his adekuat. Bagian bokong telah tampak di introitus. Tindakan yang paling tepat adalah...

a)

Memberi oksitosin untuk memperkuat his

b)

Melakukan manuver Bracht

c)

Melakukan manuver Lovset bila kepala sulit lahir

d)

Segera lakukan SC

e)

Melakukan manuver McRoberts

4.

Seorang ibu aterm hendak diinduksi dengan oksitosin. Serviks sudah mendatar, matang, presentasi kepala, dan tidak ada CPD. Syarat induksi terpenuhi. Prinsip pemberian oksitosin yang benar adalah...

a)

Diberikan dengan dosis awal 4 mU/menit

b)

Boleh dihentikan kapan saja

c)

Maksimal 30–40 mU/menit

d)

Dilanjutkan 2 jam setelah plasenta lahir

e)

Tidak boleh diberikan pada kehamilan aterm

5.

Ibu G3P2 melahirkan kepala bayi, namun bahu anterior tidak lahir. Kepala tampak retraksi ('turtle sign'). Diagnosis yang tepat adalah...

a)

Distosia persalinan

b)

Letak lintang

6.

Ibu G1P0 fase aktif. Pemeriksaan dalam: ubun-ubun kecil teraba di posterior, sutura sagitalis AP, kepala dalam defleksi ringan, persalinan berlangsung lama. Kondisi ini sesuai dengan...

a)

Presentasi dahi

b)

Presentasi muka

c)

Oksiput posterior persisten

d)

Oksiput anterior

e)

Asinklitisme

7.

Seorang ibu aterm dalam kala I. Pemeriksaan Leopold menunjukkan janin dalam posisi memanjang ke arah transversal, kepala di sisi kiri, bokong di sisi kanan. Bagian terendah tidak teraba. Diagnosis yang tepat adalah...

a)

Letak longitudinal

b)

Letak sungsang

c)

Letak lintang

d)

Letak oblik

e)

Presentasi majemuk

8.

Seorang ibu postpartum 15 menit mengalami perdarahan banyak. Palpasi: uterus lembek, fundus tidak teraba jelas. DJ ibu stabil. Diagnosis yang paling tepat adalah...

a)

Retensio plasenta

b)

Laserasi jalan lahir

c)

Atonia uteri

d)

Inversio uteri

e)

Hematoma vulva

9.

Ibu postpartum 35 menit, plasenta belum lahir. Tali pusat pendek, tidak ada tanda pelepasan plasenta. Diagnosis yang tepat adalah...

a)

Inversio uteri

b)

Retensio plasenta

c)

Kelembaman uteri

d)

Solusio plasenta

e)

Robekan serviks

10.

Ibu G2P1 setelah melahirkan mengalami syok. Pada pemeriksaan, fundus tidak teraba di abdomen, terlihat massa merah keluar dari vagina. Kondisi ini sesuai dengan...

a)

Inversio uteri

b)

Retensio plasenta

c)

Laserasi jalan lahir

d)

Solusio plasenta

e)

Robekan serviks

11.

Choose the correct answer:

a)

A. Atonia uteri

b)

B. Retensio plasenta

c)

C. Inversio uteri

d)

D. Ruptur uteri

e)

E. Syok sepsis

12.

Seorang ibu G1P0 usia kehamilan 36 minggu datang ke klinik dengan keluhan sering merasa khawatir berlebihan tentang persalinan, sulit tidur, dan sering memikirkan “kemungkinan terburuk”. Pemeriksaan fisik dan obstetri normal. Kondisi ini paling sesuai dengan...

a)

Kecemasan antenatal

b)

Depresi berat

c)

Baby blues

d)

Gangguan psikosik obstetri

e)

Stres kehamilan Pathologis

13.

Pada ibu hamil dengan HIV positif, pemberian profilaksis ARV pada bayi dilakukan dalam waktu...

a)

1 minggu setelah lahir

b)

72 jam setelah lahir

c)

3 hari sebelum melahirkan

d)

1 bulan setelah lahir

e)

Tidak diperlukan

14.

Seorang ibu nifas dengan puting yang tertarik ke dalam meskipun sudah dilakukan pinch test kemungkinan mengalami...

a)

Mastitis

b)

Galaktokel

c)

Inverted nipple (puting terbalik)

d)

Kanker payudara

e)

Fisura putting

15.

Seorang ibu nifas 1 minggu dengan riwayat persalinan forceps mengalami perdarahan hebat, uterus masih teraba lebih tinggi dari simfisis pubis, dan tonus uterus lembek. Penanganan awal yang tepat adalah...

a)

Pemberian antibiotik

b)

Kompresi uterus dan pemberian uterotonik

c)

Pemberian analgesik

d)

Pembedahan segera tanpa evaluasi

e)

Menunggu spontan segera membaik

16.

Patofisiologi utama depresi postpartum melibatkan disregulasi hormon dan neurotransmitter, terutama penurunan kadar...

a)

A. Dopamin dan serotonin

b)

B. Oksitosin dan prolaktin

c)

C. Adrenalin dan norepinefrin

d)

D. Kortisol dan estrogen

e)

E. GABA dan glutamat

17.

Gejala psikosis puerperium yang membedakannya dengan depresi postpartum adalah...

a)

Kemudahan menangis dan cemas

b)

Halusinasi dan delusi berat

c)

Gangguan tidur ringan

d)

Kehilangan motivasi dan energi

e)

Perubahan nafsu makan

18.

Ibu hamil G3P2 39 minggu datang ke bidan desa karena air ketuban berkurang drastis serta TFU lebih kecil dari minggu kehamilan. Pemeriksaan menunjukkan DJJ terlambat dan pergerakan janin berkurang. Diagnosis potensial yang paling mungkin adalah...

a)

Polihidramnion

b)

Oligohidramnion

c)

Ketuban pecah dini

d)

Preeklampsia

e)

Plasenta previa

19.

Seorang ibu usia 26 tahun menjalani persalinan kala II di rumah bersalin. Pembukaan lengkap, kepala janin belum turun dan DJJ 180x/menit. Pemeriksaan dalam menunjukkan posisi oksiput posterior persisten. Langkah awal yang paling tepat adalah...

a)

A. Observasi posisi ibu dan dukungan posisi baring miring kiri

b)

B. Segera persiapan seksio sesarea

c)

C. Pemberian oksitosin dengan dosis tinggi

d)

D. Melakukan rotasi manual kepala janin secara agresif

e)

E. Memberikan analgesik kuat dan menunggu spontan

20.

Pasien dengan riwayat polihidramnion dirujuk ke RS dengan keluhan perut membesar cepat disertai sesak nafas. Data klinis menunjukkan TFU sangat besar, edema ekstremitas bawah, dan tekanan darah 140/90 mmHg. Rencana asuhan kebidanan terbaik pada kasus ini adalah...

a)

Pengawasan ketat volume cairan dan monitoring janin, pemberian terapi simptomatik

b)

Melakukan induksi persalinan segera tanpa observasi

21.

Seorang ibu G1P0, usia kehamilan 37 minggu, datang ke puskesmas dengan keluhan keluarnya cairan bening terus-menerus sejak 6 jam lalu. Pemeriksaan menunjukkan kontraksi uterus tidak teratur, pembukaan serviks 1 cm, DJJ 140x/menit, serta suhu tubuh normal. Langkah awal yang paling tepat adalah...

a)

Memberikan antibiotik dan mempersiapkan rujukan

b)

Melakukan pemeriksaan spekulum dan uji nitrazine untuk konfirmasi ketuban pecah dini

c)

Segera melakukan induksi persalinan

d)

Memberikan tokolitik dan observasi di rumah

e)

Memberikan analgesik dan pulangkan

22.

Pasien multipara usia 30 tahun melahirkan di rumah sakit dengan vaginal delivery. 3 jam setelah persalinan, ibu mengeluh perdarahan deras disertai uterus yang tidak teraba kencang. Diagnosis potensial paling mungkin adalah...

a)

Retensi plasenta

b)

Perdarahan antepartum

c)

Hipertensi uterus

d)

Perdarahan postpartum primer akibat atonia uterus

e)

Perdarahan karena infeksi

23.

Seorang ibu hamil dengan riwayat diabetes mellitus datang ke RS dengan massa abdomen berukuran melebihi usia kehamilan. USG menunjukkan hidramnion berat dan janin besar. Masalah potensial yang paling mungkin timbul adalah...

a)

Preeklampsia berat

b)

Disproporsi sefalopelvik dan risiko distosia bahu

c)

Plasenta previa

d)

KPD prematur

e)

Hipotensi ibu

24.

Ibu hamil usia 38 minggu datang ke bidan desa dengan keluhan frekuensi kontraksi uterus yang menurun dan lama persalinan kala I tanpa kemajuan pembukaan serviks. Pemeriksaan menunjukkan ibu lemah, pembukaan 4 cm, dan DJJ normal. Langkah selanjutnya yang tepat adalah...

a)

Memberikan oksitosin dengan dosis terkontrol dan monitoring ketat

b)

Memberikan analgesik dan istirahat total

c)

Melanjutkan observasi tanpa intervensi

25.

C. Mengabaikan keluhan sesak nafas karena kehamilan lanjut D. Memberikan terapi diuretik dosis tinggi

a)

C. Mengabaikan keluhan sesak nafas karena kehamilan lanjut

b)

D. Memberikan terapi diuretik dosis tinggi

c)

E. Rujuk ke spesialis jantung saja tanpa tindak lanjut kebidanan

26.

Seorang ibu nifas 1 jam setelah persalinan di Puskesmas mengalami hipotensi dan perdarahan hebat. Pemeriksaan menunjukkan uterus lembek dan tidak berkontraksi. Langkah awal yang paling tepat adalah...

a)

Pemberian antibiotik

b)

Kompresi uterus dan pemberian uterotonik

c)

Observasi dan menunggu spontan

d)

Pemberian analgesik

e)

Rujuk ke RS tanpa tindakan lebih lanjut

27.

Pasien usia kehamilan 35 minggu datang dengan keluhan perut membesar cepat, sesak nafas, dan edema. Pemeriksaan menunjukkan polihidramnion berat dan tekanan darah 150/95 mmHg. Pendidikan kesehatan yang paling penting diberikan adalah...

a)

Risiko komplikasi ibu dan bayi serta pentingnya kontrol rutin ke RS

b)

Diet ketat tanpa pengawasan medis

c)

Menghindari aktivitas apapun tanpa penjelasan

d)

Konsumsi obat diuretik bebas tanpa resep

e)

Melakukan senam hamil berat

28.

Seorang ibu datang ke rumah sakit dengan ketuban pecah dini pada usia kehamilan 33 minggu dan tanda-tanda infeksi intrauterin. Pemeriksaan penunjang yang harus dilakukan segera adalah...

a)

USG lengkap disertai non-stress test (NST) dan kultur cairan vagina

b)

Pemeriksaan hematologi rutin saja

c)

CT scan panggul

d)

Pemeriksaan EEG janin

e)

Pemeriksaan kadar hormon progesterone

29.

Seorang ibu hamil 37 minggu datang kontrol. Pemeriksaan menunjukkan presentasi sungsang, ibu belum masuk persalinan, dan kondisi janin baik. Bidan ingin membantu mengubah posisi janin menjadi presentasi kepala sebelum persalinan. Manuver eksternal yang dapat dilakukan adalah...

a)

Manuver McRoberts

b)

Versi luar (external cephalic version)

c)

Manuver Mauriceau-Smellie-Veit

d)

Manuver Lovset

e)

Ekstraksi forceps

30.

A pregnant woman comes to the health center with TFU (fundal height) greater than her gestational age and feels her abdomen is quite tight. This complaint leads to the diagnosis of...

a)

Hydramnios

b)

Oligohydramnios

c)

Preeclampsia

d)

Placenta previa

e)

IUGR

31.

A 25-year-old woman, G1P0, experiences prolonged labor with weak contractions and cervical dilation stagnating for 4 hours. The most likely cause is...

a)

Hypertonic contractions

b)

Hypotonic contractions (uterine inertia)

c)

Cervical damage

d)

Cephalopelvic disproportion

e)

Placenta previa

32.

In cases of early preterm premature rupture of membranes (PPROM) in the hospital, the appropriate midwifery care step is...

a)

Administration of prophylactic antibiotics and corticosteroids for fetal lung maturation

b)

Immediate induction of labor

c)

Isolation of the mother without further medical action

d)

Sending the patient home without observation

e)

Administration of tocolytics without supervision

33.

A mother with persistent occiput posterior presentation delivers at the hospital. According to protocol, the correct action for the midwife is...

a)

Provide support for left lateral position and monitor labor progress

b)

Prepare for cesarean section immediately

c)

Encourage the mother to push harder

d)

Perform manual rotation of the fetal head forcibly

e)

Do nothing until spontaneous delivery occurs

34.

In a postpartum mother with heavy bleeding 30 minutes after delivery, the initial action that must be taken by the midwife is...

a)

Uterine compression and administration of oxytocin

b)

Administration of antibiotics

c)

Monitor vital signs without intervention

d)

Provide analgesics

e)

Refer to the hospital without action

35.

Dalam kasus oligohidramnion di desa dengan fasilitas terbatas, jenis pemeriksaan penunjang yang paling feasible adalah...

a)

Pemeriksaan TFU secara rutin dan pergerakan janin

b)

USG lengkap setiap hari

c)

Ambil amniotic fluid index (AFI)

d)

CT scan kehamilan

e)

Monitoring tekanan darah secara intensif

36.

Seorang ibu usia 29 tahun datang ke rumah bersalin dengan keluhan kontraksi lemah dan lama kala I persalinan. Pemeriksaan menunjukkan pembukaan serviks 3 cm dan frekuensi kontraksi 1 kali dalam 10 menit. Langkah selanjutnya yang paling tepat adalah...

a)

Pemberian oksitosin dosis kecil dan monitoring intensif

b)

Menunggu tanpa intervensi

c)

Melakukan seksio sesarea segera

d)

Berikan analgesik dan pulangkan

e)

Melakukan versi luar untuk presentasi janin

37.

Diagnosa yang paling tepat untuk pasien wanita usia 28 tahun, G2P1A0, usia kehamilan 37 minggu dengan presentasi bokong dengan letak membujur adalah?

a)

Presentasi bokong sempurna

b)

Presentasi footling

c)

Presentasi bokong murni

d)

Letak sungsang

38.

Apa yang dilakukan pada Bidang Hodge I dalam pemeriksaan obstetri?

a)

Terletak setinggi atas simfisis dengan promontorium

b)

Terletak setinggi os coxygeus

c)

Terletak setinggi spina ischiadika kiri dan kanan

d)

Terletak setinggi bawah simfisis

39.

Apa yang dilakukan pada Bidang Hodge II dalam pemeriksaan obstetri?

a)

Terletak setinggi atas simfisis dengan promontorium

b)

Terletak setinggi bawah simfisis

c)

Terletak setinggi spina ischiadika kiri dan kanan

d)

Terletak setinggi os coxygeus

40.

Apa yang dilakukan pada Bidang Hodge III dalam pemeriksaan obstetri?

a)

Terletak setinggi atas simfisis dengan promontorium

b)

Terletak setinggi os coxygeus

c)

Terletak setinggi spina ischiadika kiri dan kanan

d)

Terletak setinggi bawah simfisis

41.

Apa yang dilakukan pada Bidang Hodge IV dalam pemeriksaan obstetri?

a)

Terletak setinggi bawah simfisis

b)

Terletak setinggi os coxygeus

c)

Terletak setinggi atas simfisis dengan promontorium

d)

Terletak setinggi spina ischiadika kiri dan kanan

42.

Persalinan dan kelahiran dapat dikatakan normal, kecuali

a)

Usia kehamilan cukup bulan

b)

Persalinan terjadi spontan

c)

Presentasi belakang kepala

d)

Presentasi bahu

43.

Segera setelah bayi lahir sampai plasenta lahir lengkap merupakan kala persalinan?

a)

Kala I

b)

Kala II

c)

Kala III

d)

Kala IV

44.

Proses kala persalinan dapat dikatakan memasuki fase aktif akselerasi apabila ?

a)

Pembukaan 4

-10 cm (6 jam)

b)

Pembukaan 3 cm-4cm (2 jam)

c)

Prmbukaan 4 cm-9 cm (2 jam)

d)

Pembukaan 9cm-

10 cm

45.

Pada partograf, frekuensi pemeriksaan VT untuk Nadi ibu, DJJ, HIS setiap?

a)

Tiap 30-60 menit

b)

Tiap 20-30 menit

c)

Tiap 40-30 menit

d)

Tiap 30-40 menit

46.

Tatalaksana yang tepat pada pasien ketuban pecah dini <24 minggu adalah?

a)

Bila terdapat amnionitis, abrupsio plasenta, dan kematian janin lakukan persalinan segera

b)

Jika terjadi infeksi (korioamnionitis), lakukan tatalaksana korioamnionitis

c)

Berikan deksametason 6 mg IM tiap 12 jam selama 48 jam atau betametason 12 mg IM tiap 24 jam selama 48 jam

d)

Induksi persalinan dengan oksitosin

47.

90 % pemasok darah ke uterus melalui Arteri Uterina, Sehingga Jika terjadi Atonia dalam 10 menit darah bisa habis 350-560 ml/menit. Salahsatu gejala klinis yang ditemukan pada pasien pada kasus tersebut adalah

a)

Tensi darah meningkat

b)

Nadi Meningkat

c)

Suhu Meningkat

d)

Sianosis pada jari-jari

48.

Posisi Janin pada mekanisme persalinan tersebut adalah

a)

Oksiput Superior

b)

Oksiput anterior

c)

Oksiput posterior

d)

Oksiput Inferior

49.

Gambar yang menunjukan sikap janin dengan diameter terkecil sefalik masuk panggul

a)

A

b)

B

c)

C

d)

D

50.
Seorang perempuan umur 37 tahun, P3A0, melahirkan 6 hari yang lalu di BPM. Dengan keluhan demam sejak 3 hari lalu. Hasil anamnesis perih ketika BAK dan nyeri pada kemaluan. Hasil pemeriksaan KU lemah, TD 110/70 mmHg, N 7x/menit, S 38.2 oC P 27x/menit, TFU 2 jari dibawah pusat, lokhea berbau busuk, inspeksi perineum merah bengkak dan bernanah. Apakah diagnosis yang tepat untuk kasus tersebut?
a)
Endometritis
b)
Peritonitis
c)
Vaginitis
d)
Servisitis
e)
Metritis