wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Quiz Gempa dan Struktur Bangunan

Total questions: 15

Worksheet time: 8mins

Name
Class
Date
1.

Gempa yang diakibatkan oleh pergeseran lempeng bumi adalah

a)

Vulkanik

b)

Tektonik

c)

Buatan

d)

Runtuhan

2.

Gelombang gempa yang bergerak secara horizontal pada permukaan disebut dengan...

a)

Gelombang Love

b)

Surface Waves

c)

Gelombang Rayleigh

d)

Body Waves

3.

Struktur bangunan paling rentan mengalami kerusakan jika dihadapkan dengan gempa ketika…

a)

Frekuensi bangunan ≠ frekuensi tanah

b)

Bangunan tanpa massa

c)

Bangunan sangat kaku

d)

Frekuensi bangunan ≈ frekuensi getaran tanah

4.

Gaya geser dasar (V) dihitung dengan

a)

V = Cs × W

b)

V = W / R

c)

V = Ie × h

d)

V = SS × S1

5.

Sebuah bangunan berada pada tanah kelas E (tanah lunak). Jika struktur dibuat sangat kaku dengan balok-kolom tebal, dampak yang mungkin terjadi adalah

a)

Struktur menjadi tidak terpengaruh amplifikasi tanah

b)

Periode gedung memendek, gaya gempa meningkat

c)

Periode gedung memanjang, gaya gempa hilang

d)

Bangunan menjadi otomatis aman

6.

Dua bangunan identik, namun satu menggunakan sistem dinding geser dan lainnya sistem seismic base isolator. Ketika terjadi gempa besar, apa perbedaan respons utamanya?

a)

Bangunan dengan dinding geser memiliki drift lebih kecil karena strukturnya sangat kaku, sedangkan bangunan dengan base isolator mengalami drift besar di struktur atas.

b)

Bangunan dengan base isolator tetap kaku dan menerima gaya gempa besar, sedangkan dinding geser bergerak mengikuti pergerakan tanah secara bebas.

c)

Bangunan dengan dinding geser memiliki gerakan struktural hampir tidak ada karena redaman penuh, sementara bangunan dengan base isolator mengalami percepatan sangat tinggi pada struktur atas.

d)

Bangunan dengan base isolator memiliki percepatan dan gaya geser dasar jauh lebih kecil, sementara bangunan dengan dinding geser menerima gaya gempa lebih besar karena kekakuannya.

7.

Tujuan utama penerapan seismic base isolation pada bangunan adalah

a)

Membuat struktur lebih kaku

b)

Mengurangi beban mati bangunan

c)

Mengurangi percepatan dan gaya gempa yang diterima bangunan atas

d)

Memperbesar gaya inersia bangunan

8.

Salah satu jenis isolator yang paling banyak digunakan di Indonesia adalah

a)

Steel hinge isolator

b)

Lead Rubber Bearing (LRB)

c)

Plastic shear bearing

d)

Hollow concrete isolator

9.

Salah satu tantangan implementasi base isolator di Indonesia adalah

a)

Tidak tersedia pabrik baja

b)

Biaya awal pemasangan relatif lebih tinggi

c)

Kurangnya SDM ahli

d)

Tidak bisa digunakan pada gedung kurang dari 3 lantai

10.

Apa perbedaan paling fundamental antara konsep seismic resistance dan seismic resilience dalam rekayasa struktur?

a)

Seismic resistance menargetkan struktur tetap berada dalam domain elastis saat gempa desain, sedangkan seismic resilience memastikan struktur memiliki kapasitas daktilitas tinggi untuk menyerap energi.

b)

Seismic resistance mengendalikan tingkat kerusakan struktural melalui peningkatan kekakuan, sedangkan seismic resilience meminimalkan kerusakan non-struktural melalui kontrol drift pascagempa.

c)

Seismic resistance merupakan kemampuan struktur menahan gempa tanpa runtuh, seismic resilience merupakan kemampuan bangunan untuk tetap berfungsi setelah gempa.

d)

Seismic resistance berfokus pada pencapaian life safety performance level, sedangkan seismic resilience berfokus pada operational performance level termasuk pemulihan fungsi dalam waktu minimal.

11.

Yang dimaksud dengan mitigasi gempa bumi secara struktural adalah

a)

Membuat inovasi pada infrastruktur tahan gempa

b)

Penyusunan rencana evakuasi dan simulasi gempa.

c)

Kegiatan evakuasi masyarakat saat terjadi gempa.

d)

Penyediaan logistik pascagempa.

12.

Salah satu bentuk mitigasi non-struktural untuk menghadapi gempa besar adalah

a)

Membuat inovasi pada infrastruktur tahan gempa

b)

Penyusunan rencana evakuasi dan simulasi gempa.

c)

Kegiatan evakuasi masyarakat saat terjadi gempa.

d)

Penyediaan logistik pascagempa.

13.

Berikut ini yang bukan mitigasi berbasis komunitas

a)

Menghindari pembangunan di zona berbahaya (Sesar Aktif)

b)

Mengatur kepadatan bangunan untuk mempermudah evakuasi

c)

Menyediakan open space sebagai titik kumpul

d)

Membuat inovasi pada infrastruktur tahan gempa

14.

Berikut ini merupakan bangunan tahan gempa, kecuali

a)

Daktilitas Tinggi

b)

Pondasi Stabil

c)

Desain Simetris

d)

Desain Asymmetrical

15.

SNI yang membahas tentang tata perancanaantahan gempa adalah

a)

SNI 1726:2019

b)

SNI 1727:2020

c)

SNI 2847:2019

d)

SNI 7972:2020