WorksheetsHARGA POKOK PRODUK BERSAMA & PRODUK SAMPINGAN
Total questions: 10
Worksheet time: 5mins
Produk sampingan (by-product) memiliki karakteristik berikut, KECUALI:
Bukan tujuan utama produksi
Dihasilkan bersamaan dengan produk utama
Nilai jual relatif lebih rendah daripada produk utama
Terjadi secara tidak terhindarkan dalam proses produksi
Selalu harus dialokasikan biaya bersama
Biaya bersama adalah:
Biaya khusus untuk satu produk utama
Biaya yang timbul dalam proses produksi bersama
Biaya tenaga kerja langsung untuk satu produk tertentu
Biaya pemasaran produk utama
Biaya tambahan setelah titik pisah
Dalam metode nilai pasar, semakin tinggi harga jual suatu produk maka:
Biaya bersama menjadi nol
Semakin kecil biaya bersama yang dialokasikan
Biaya bersama dialihkan ke produk sampingan
Tidak memengaruhi alokasi biaya
Semakin besar biaya bersama yang dialokasikan
Dalam metode rata-rata biaya per unit, jika jumlah produk meningkat maka:
Biaya rata-rata per unit tetap
Biaya rata-rata per unit turun
Biaya bersama berkurang
Biaya pemasaran meningkat
Biaya rata-rata per unit naik
Faktor yang dapat digunakan sebagai penimbang dalam metode rata-rata tertimbang adalah:
Biaya tetap perusahaan
Tingkat kesulitan pembuatan produk
Pajak penghasilan
Kurs valuta asing
Inflasi tahunan
Produk sampingan dengan metode pendapatan bersih akan dicatat dengan cara:
Tidak dicatat sama sekali
Harga jual ditambah biaya produksi
Harga jual dikurangi biaya setelah titik pisah
Biaya bersama dialihkan seluruhnya
Semua pendapatan dianggap laba
Dalam metode biaya pengganti (replacement cost), manfaat utamanya adalah:
Mengurangi pembelian bahan dari luar
Menurunkan biaya tetap
Menghindari biaya administrasi
Mengurangi biaya pemasaran
Menambah laba kotor produk utama
Metode reversal cost menghitung biaya produk sampingan berdasarkan:
Harga jual bersih
Harga pokok penjualan produk utama
Taksiran biaya pada titik pisah
Biaya tenaga kerja langsung
Biaya produksi utama
Salah satu tujuan manajemen menggunakan margin kontribusi adalah:
Meningkatkan biaya variabel
Menentukan kombinasi produk yang menguntungkan
Mengalokasikan biaya bersama
Menghapus produk sampingan
Mengurangi biaya tetap
Jika biaya bersama dialokasikan berdasarkan unit kuantitatif, maka kelemahannya adalah:
Memerlukan data harga pasar
Perhitungan rumit
Tidak memperhatikan nilai ekonomi produk
Hanya berlaku untuk produk homogen
Tidak dapat digunakan untuk produk bersama
