WorksheetsAkuntansi Biaya_Tes 2
Total questions: 30
Worksheet time: 3hrs 30mins
Name
Class
Date
1.
PT. Sida 2 memproduksi produk A melalui departemen 1 dan 2. Diketahui jumlah bahan baku (225 Kg) yang dimasukkan dalam proses produksi di departemen 1 menghasilkan 200 Kg produk jadi dan 25 Kg produk dalam proses. Berdasarkan data tersebut, berapa Kg bahan baku yang dimasukkan dalam proses pada departemen 2?....
a)
200
b)
225
c)
150
d)
215
e)
190
2.
Diketahui BBB sebesar Rp2.100 menghasilkan produk jadi 200 Kg dan produk dalam proses 25 Kg. Prosentase penggunaan BBB adalah 100%. Berdasarkan data tersebut, berapa unit ekuivalensi dan biaya produksi persatuan produk (dengan pembulatan)?
a)
225&9
b)
213&6
c)
220&8
d)
224&8
e)
225&9
3.
Diketahui BTK sebesar Rp1.250 menghasilkan produk jadi 200 Kg dan produk dalam proses 25 Kg. Prosentase penggunaan BBB adalah 50%. Berdasarkan data tersebut, berapa unit ekuivalensi dan biaya produksi persatuan produk (dengan pembulatan)?
a)
225&9
b)
213&6
c)
220&8
d)
224&8
e)
225&9
4.
Diketahui BBB sebesar Rp1.800 menghasilkan produk jadi 200 Kg dan produk dalam proses 25 Kg. Prosentase penggunaan BBB adalah 80%. Berdasarkan data tersebut, berapa unit ekuivalensi dan biaya produksi persatuan produk (dengan pembulatan)?
a)
225&9
b)
213&6
c)
220&8
d)
224&8
e)
225&9
5.
Diketahui, produk jadi yang dihasilkan dalam proses produksi departemen 1 adalah 200 Kg dan biaya produksi per @ = Rp. 23 Berdasarkan data tersebut, berapa Harga pokok produk jadi (dengan pembulatan)?
a)
4400
b)
4500
c)
4600
d)
4700
e)
4800
6.
Diketahui biaya produksi per @ departemen 1 adalah 23 dan biaya produksi per @ departemen 2 adalah 34. Jika sebuah proses produksi mampu menghasilkan produk jadi sebesar 150Kg, Berapa total harga pokok produk jadi departemen 2?
a)
8550
b)
9550
c)
10550
d)
11550
e)
12550
7.
Diketahui proses produksi departemen 1 menghasilakan Biaya produksi per satuan (@) Rp23. Jika diketahui produk dalam proses pada departemen 2 sebesar 50, BTK sebesar 15 dan prosentase penyelesaian sebesar 50%, berapa total harga pokok produk dalam proses [pada departemen dua?
a)
1521
b)
2521
c)
3521
d)
4521
e)
5521
8.
Diketahui harga pokok produk jadi departemen 1 adalah Rp4.600 dan harga pokok produk dalam proses akhir di departemen 1 adalah 470. Berdasarkan data tersebut, berapa Total biaya produksi yang dibebankan departemen 1?
a)
1070
b)
2070
c)
1071
d)
2071
e)
5070
9.
Diketahui harga pokok produk jadi departemen 2 adalah Rp5.100 dan harga pokok produk dalam proses akhir di departemen 2 adalah Rp2.241. Berdasarkan data tersebut, berapa Total biaya produksi yang dibebankan departemen 2?
a)
7341
b)
8341
c)
7342
d)
8342
e)
7343
10.
PT. Sida 2 memproduksi produk A melalui departemen 1 dan 2. Diketahui jumlah bahan baku (12 Kg) yang dimasukkan dalam proses produksi di departemen 1 menghasilkan 7 Kg produk jadi, serta 3 Kg produk dalam proses. Berdasarkan data tersebut, berapa Kg bahan baku yang hilang pada awal proses departemen 1?
a)
2
b)
3
c)
4
d)
5
e)
6
11.
PT. Sida 2 memproduksi produk A melalui departemen 1 dan 2. Diketahui jumlah bahan baku (7 Kg) yang dimasukkan dalam proses produksi di departemen 2 menghasilkan 4 Kg produk jadi, serta 1 Kg produk dalam proses. Berdasarkan data tersebut, berapa Kg bahan baku yang hilang pada awal proses departemen 2?
a)
2
b)
3
c)
4
d)
5
e)
6
12.
Diketahui BBB sebesar Rp200 menghasilkan produk jadi 7 Kg, produk dalam proses 3 Kg dan produk hilang awal proses produksi sebesar 2 Kg. Prosentase penggunaan BBB adalah 100%. Berdasarkan data tersebut, berapa unit ekuivalensi dan biaya produksi persatuan produk (dengan pembulatan)?
a)
10&20
b)
10&25
c)
9&41
d)
9&54
e)
10&60
13.
Diketahui BBP sebesar Rp250 menghasilkan produk jadi 7 Kg, produk dalam proses 3 Kg dan produk hilang awal proses produksi sebesar 2 Kg. Prosentase penggunaan BBB adalah 100%. Berdasarkan data tersebut, berapa unit ekuivalensi dan biaya produksi persatuan produk (dengan pembulatan)?
a)
10&20
b)
10&25
c)
9&41
d)
9&54
e)
10&60
14.
Diketahui BBB sebesar Rp350 menghasilkan produk jadi 7 Kg, produk dalam proses 3 Kg dan produk hilang awal proses produksi sebesar 2 Kg. Prosentase penggunaan BBB adalah 50%. Berdasarkan data tersebut, berapa unit ekuivalensi dan biaya produksi persatuan produk (dengan pembulatan)?
a)
10&20
b)
10&25
c)
9&41
d)
9&54
e)
10&60
15.
Diketahui BBB sebesar Rp460 menghasilkan produk jadi 7 Kg, produk dalam proses 3 Kg dan produk hilang awal proses produksi sebesar 2 Kg. Prosentase penggunaan BBB adalah 50%. Berdasarkan data tersebut, berapa unit ekuivalensi dan biaya produksi persatuan produk (dengan pembulatan)?
a)
10&20
b)
10&25
c)
9&41
d)
9&54
e)
10&60
16.
Diketahui jumlah bahan baku yang dimasukkan dalam proses produksi adalah 7 Kg, produk hilang awal proses adalah 2Kg. Jika diketahui Biaya produksi per unit sebesar 140, berapa kuatitas produk (penyesuaian) setelah adanya produk hilang awal proses?
a)
5
b)
196
c)
156
d)
6
e)
166
17.
Diketahui jumlah bahan baku yang dimasukkan dalam proses produksi adalah 7 Kg, produk hilang awal proses adalah 2Kg. Jika diketahui Biaya produksi per unit sebesar 140, berapa HPP Per unit @ Karena adanya produk hilang?
a)
5
b)
196
c)
156
d)
6
e)
166
18.
Diketahui jumlah bahan baku yang dimasukkan dalam proses produksi adalah 7 Kg, produk hilang awal proses adalah 2Kg. Jika diketahui Biaya produksi per unit sebesar 140, HPP Per @ Setelah penyesuaian?
a)
5
b)
196
c)
156
d)
6
e)
166
19.
Sebuah proses produksi di departemen A menghasilkan 7 Kg produk jadi. Diketahui Harga pokok produk dari departemen A (pertama) Rp140,3 berdasarkan data tersebut Berapa harga pokok produk jadi dipartemen A?
a)
979
b)
980
c)
981
d)
982
e)
983
20.
Sebuah proses produksi di departemen B menghasilkan 4 Kg produk jadi. Diketahui Harga pokok produk dari departemen A (pertama) Rp140,3 dan penyesuaian akibat adanya produk hilang adalah 56. Jika Total biaya produksi persatuan produk departemen A adalah Rp130. Berapa harga pokok produk jadi dipartemen B?
a)
1300
b)
1301
c)
1302
d)
1303
e)
1304
21.
Diketahui harga pokok produk jadi departemen A adalah Rp982 dan harga pokok produk dalam proses akhir di departemen A adalah Rp16.624. Berdasarkan data tersebut, berapa Total biaya produksi yang dibebankan departemen A?
a)
17606
b)
17607
c)
17608
d)
17609
e)
17610
22.
Diketahui harga pokok produk jadi departemen B adalah Rp1.304 dan harga pokok produk dalam proses akhir di departemen 2 adalah Rp26.436. Berdasarkan data tersebut, berapa Total biaya produksi yang dibebankan departemen B?
a)
27740
b)
27750
c)
27760
d)
27770
e)
27780
23.
PT. Sida 2 memproduksi produk A melalui departemen 1 dan 2. Diketahui jumlah bahan baku (100 Kg) yang dimasukkan dalam proses produksi di departemen 1 menghasilkan 80 Kg produk jadi, serta 15 Kg produk dalam proses. Berdasarkan data tersebut, berapa Kg bahan baku yang hilang pada akhir proses departemen 1?
a)
1
b)
2
c)
3
d)
4
e)
5
24.
PT. Sida 2 memproduksi produk A melalui departemen 1 dan 2. Diketahui jumlah bahan baku (80 Kg) yang dimasukkan dalam proses produksi di departemen 2 menghasilkan 60 Kg produk jadi, serta 10 Kg produk dalam proses. Berdasarkan data tersebut, berapa Kg bahan baku yang hilang pada awal proses departemen 2?
a)
7
b)
8
c)
9
d)
10
e)
11
25.
Diketahui BBB sebesar Rp22.000 menghasilkan produk jadi 80 Kg, produk dalam proses 15 Kg dan produk hilang akhir proses produksi sebesar 5 Kg. Prosentase penggunaan BBB adalah 100%. Berdasarkan data tersebut, berapa unit ekuivalensi dan biaya produksi persatuan produk (dengan pembulatan)?
a)
100&220
b)
100&250
c)
93&368
d)
90&499
e)
90&500
26.
Diketahui BBB sebesar Rp25.000 menghasilkan produk jadi 80 Kg, produk dalam proses 15 Kg dan produk hilang akhir proses produksi sebesar 5 Kg. Prosentase penggunaan BBB adalah 100%. Berdasarkan data tersebut, berapa unit ekuivalensi dan biaya produksi persatuan produk (dengan pembulatan)?
a)
100&220
b)
100&250
c)
93&368
d)
90&499
e)
90&500
27.
Diketahui BBB sebesar Rp34.000 menghasilkan produk jadi 80 Kg, produk dalam proses 15 Kg dan produk hilang akhir proses produksi sebesar 5 Kg. Prosentase penggunaan BBB adalah 50%. Berdasarkan data tersebut, berapa unit ekuivalensi dan biaya produksi persatuan produk (dengan pembulatan)?
a)
100&220
b)
100&250
c)
93&368
d)
90&499
e)
90&500
28.
Diketahui BBB sebesar Rp45.000 menghasilkan produk jadi 80 Kg, produk dalam proses 15 Kg dan produk hilang akhir proses produksi sebesar 5 Kg. Prosentase penggunaan BBB adalah 35%. Berdasarkan data tersebut, berapa unit ekuivalensi dan biaya produksi persatuan produk (dengan pembulatan)?
a)
100&220
b)
100&250
c)
93&368
d)
90&499
e)
90&500
29.
Diketahui, total harga pokok produk departemen 1 adalah Rp113.560 Dan kuwantitas produk jadi departemen 1 adalah 80 Berdasarkan data tersebut, berapa tambayan biaya produksi
a)
1420
b)
2153
c)
981
d)
982
e)
983
30.
Diketahui, tambahan biaya produksi dari departemen 1 adalah 1.420 dan total biaya produksi persatuan produk departemen 2 adalah 784. Berdasarkan data tersebut, hitunglah biaya perunit yang dibebankan kepada produk hilang akhir proses departemen 2
a)
1420
b)
2153
c)
1302
d)
2204
e)
1304
100 %
