Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Ekstraksi Soal Worksheet (Indonesian, Kelas 13)

Total questions: 103

Worksheet time: 52mins

Name
Class
Date
1.

Urutan rantai infeksi yang benar adalah...

a)

Reservoir → mode transmisi → portal ke luar → portal masuk → pejamu yang rentan (suspetibel)

b)

Reservoir → portal ke luar → mode transmisi → portal masuk → pejamu yang rentan (suspetibel)

c)

Reservoir → portal masuk → mode transmisi → portal keluar → pejamu yang rentan (suspetibel)

d)

Portal keluar → Reservoir → mode transmisi → portal masuk → pejamu yang rentan (suspetibel)

e)

portal masuk → portal ke luar → mode transmisi → Reservoir → pejamu yang rentan (suspetibel)

2.

Salah satu jenis perlindungan khusus pada tingkat pencegahan primer adalah.

a)

Pendidikan kesehatan

b)

Gizi yang cukup sesuai dengan perkembangan

c)

Imunisasi

d)

Perumahan, rekreasi, tempat kerja

e)

Konseling perkawinan

3.

Pengertian dari Riwayat alamiah penyakit adalah.

a)

perkembangan proses penyakit pada masyarakat sepanjang waktu tertentu, tanpa intervensi

b)

perkembangan proses penyakit pada masyarakat sepanjang waktu tertentu, dengan intervensi

c)

perkembangan proses penyakit pada individu sepanjang waktu tertentu, dengan intervensi

d)

perkembangan proses penyakit pada keluarga sepanjang waktu tertentu, tanpa intervensi

e)

perkembangan proses penyakit pada individu sepanjang waktu tertentu, tanpa intervensi

4.

Pengertian dari Patogenisitas adalah.

a)

Proporsi orang terinfeksi yang berkembang menjadi penyakit klinis

b)

Proporsi orang yang terpajan yang menjadi terinfeksi

c)

Proporsi orang terinfeksi yang berkembang menjadi cacat

d)

Proporsi orang terinfeksi yang berkembang menjadi kambuh

e)

Proporsi orang terinfeksi yang berkembang menjadi meninggal

5.

Contoh penyakit yang tinggi patogenesanyan dan tinggi virulensinya adalah.

a)

Hepatitis A

b)

Campak

c)

Varecella

d)

Rabies

e)

Tuberkulosa

6.

Periode jendela adalah Periode subklinis yang tidak terdeteksi, namun mampu menularkan penyakit. Contoh penyakit yang mempunyai periode jendela adalah.

a)

HIV-AIDS

b)

Campak

c)

Varecella

d)

Rabies

e)

Tuberkulosa.

7.

Contoh penyakit dengan cara penularan secara tidak langsung dan melalui udara adalah.

a)

Gonorhoe

b)

Kecacingan

c)

ISPA

d)

Mononukleus infeksiosa

e)

Tuberkulosa

8.

Pembatasan ketidakmampuan merupakan salah satu Tingkat pencegahan sekunder dapat dilaksanakan dengan jalan.

a)

Pengobatan yang cukup untuk menghentikan proses penyakit dan mencegah komplikasi

b)

Penemuan kasus, individu dan masal

c)

Skrining

d)

Pemeriksaan khusus dengan tujuan menyembuhkan dan mencegah penyakit berlanjut

e)

Pemeriksaan khusus dengan tujuan memperpendek masa ketidakmampuan

9.

Tingkat pencegahan penyakit tersier dapat dilakukan dengan cara.

a)

Promosi kesehatan

b)

Perlindungan khusus

c)

Diagnosis dini dan pengobatan segera

d)

Pembatasan ketidakmampuan (disability)

e)

Rehabilitasi

10.

Membuat diagnosis Penyakit Akibat Hubungan Kerja dapat dilakukan dengan melihat beberapa keadaan sebagai berikut, kecuali:

a)

Pajanan ditempat kerja dapat menyebabkan penyakit

b)

Pajanan ditempat kerja merupakan salah satu penyebab bermakna disertai dengan faktor risiko lain

c)

Pajanan ditempat kerja memperberat penyakit yang sudah ada sebelumnya

d)

Pajanan ditempat kerja merupakan penyebab tunggal penyakit

e)

Penyakit bertambah berat, bila penderita tidak berkerja

11.

Evaluasi untuk dapat kembali berkerja, dimaksudkan untuk:

a)

Menentukan apakah bisa kembali berkerja dengan beban yang sama

b)

Menentukan jenis pajanan yang ada

c)

Menilai pengobatan yang diberikan

d)

Memberikan pengobatan yang tepat dan aman

e)

Bukan salah satu diatas

12.

Upaya meningkatkan keselamatan yang berkaitan dengan alat kerja, bahan kerja, proses kerja, tempat kerja dan lingkungannya merupakan lingkup disiplin

a)

Kedokteran okupasi

b)

Higene perusahaan

c)

Kesehatan lingkungan

d)

Keselamatan Kerja

e)

Ergonomi

13.

Untuk mendiagnosis Asma Akibat Kerja perlu didapatkan informasi mengenai:

a)

Pajanan yang didapat ditempat kerja

b)

Pajanan ditempat kerja dan riwayat atiopi

c)

Pajanan ditempat kerja, riwayat atopi dan riwayat kecelakaan bahan kimia

d)

Riwayat atopi dan masa kerja

e)

Riwayat kecelakaan bahan kimia

14.

Prinsip untuk Diagnosis penyakit akibat kerja

a)

Hanya dapat ditegakkan oleh dokter spesialis okupasi

b)

Harus ada data pemeriksaan sebelum bekerja

c)

Harus dilaporkan segera setelah didiagnosis

d)

Harus ada data pengukuran lingkungan

e)

Harus dirahasiakan pada pekerja

15.

Epidemiologi deskriptif adalah ilmu yang mempelajari distribusi suatu keadaan yang berhubungan dengan kesehatan manusia menurut hal-hal berikut kecuali:

a)

Penyebab

b)

Jenis kelamin

c)

Umur

d)

Tempat

e)

Waktu

16.

Manfaat epidemiologi adalah, kecuali:

a)

Untuk mengetahui frekuensi penyakit yang terjadi pada masyarakat

b)

Untuk mengevaluasi tindakan atau terapi saat ini dibandingkan dengan yang baru

c)

Untuk mengetahui riwayat alamiah penyakit

d)

Untuk membandingkan kejadian penyakit pada berbagai individu

e)

Sebagai dasar penyusunan kebijakan dan pengambilan keputusan

17.

Epidemiologi sebagai ilmu pengetahuan mencakup hal-hal berikut kecuali:

a)

Memerlukan observasi dan pencatatan yang cermat

b)

Mempelajari penyakit-penyakit infeksi saja

c)

Mempelajari peristiwa yang ada kaitannya dengan kesehatan

d)

Ilmu pengetahuan kesehatan masyarakat

e)

Ilmu kedokteran pencegahan

18.

Perubahan angka kejadian penyakit sepanjang waktu berhubungan dengan konsep:

a)

Endemi

b)

Epidemi

c)

Pandemi

d)

Incidence

e)

Prevalence

19.

Berikut adalah pernyataan yang benar mengenai identifikasi faktor risiko suatu penyakit yang diawali dengan keterpaparan, kecuali:

a)

Diawali dari keterpaparan, dilakukan secara retrospektif

b)

Diawali dari keterpaparan, dilakukan secara prospektif

c)

Berasosiasi dengan meningkatnya kejadian suatu kesehatan tertentu

d)

Berasosiasi dengan menurunnya kejadian suatu kesehatan tertentu

e)

Disebut juga exposure of interest

20.

Penelitian epidemiologi tentang paparan dan penyakit dapat menunjukkan, kecuali:

a)

Hubungan antara paparan dan penyakit yang diteliti

b)

Hubungan antara faktor-faktor lain di luar paparan yang berpengaruh terhadap penyakit yang diteliti

c)

Kekuatan hubungan antara paparan dan penyakit yang diteliti

d)

Mengidentifikasi apakah hubungan bersifat kausal

e)

Mengidentifikasi apakah paparan merupakan faktor risiko dari penyakit yang diteliti

21.

Ukuran yang dapat digunakan untuk menunjukkan besarnya risiko suatu paparan untuk menyebabkan penyakit adalah:

a)

Cummulative incidence

b)

Incidence density

c)

Risiko relatif

d)

Beda laju insidensi

e)

Rasio laju insidensi

22.

Penelitian kohort yang membandingkan orang yang merokok dan tidak merokok terhadap penyakit Ca paru menunjukkan nilai RR = 2,8; yang berarti:

a)

Orang yang menderita Ca paru 2,8% adalah perokok

b)

Orang yang merokok 2,8% akan menderita sakit Ca paru

c)

Orang yang tidak merokok tidak akan menderita sakit Ca paru

d)

Orang yang merokok berisiko 2,8 kali lebih besar untuk menderita Ca paru dibandingkan orang yang tidak merokok

e)

Orang yang tidak merokok berisiko 2,8 kali lebih besar untuk menderita Ca paru dibandingkan orang yang merokok

23.

Parameter yang digunakan untuk menunjukkan taksiran probabilitas seseorang untuk terkena penyakit dalam jangka suatu waktu tertentu adalah:

a)

Cumulative incidence

b)

Incidence density

c)

Point prevalence

d)

Period prevalence

e)

Case fatality

24.

Ukuran yang digunakan untuk mengukur kecepatan munculnya penderita baru suatu penyakit pada suatu periode waktu adalah:

a)

Cumulative incidence

b)

Incidence density

c)

Point prevalence

d)

Period prevalence

e)

Case fatality

25.

Prevalence rate akan meningkat bila:

a)

Penyakit berlangsung singkat

b)

Case fatality rate meningkat

c)

Sistem pelaporan yang lebih baik

d)

Semakin banyak orang sehat yang masuk

e)

Incidence menurun

26.

Suatu studi kohor yang membandingkan orang dengan latihan fisik baik dan kurang terhadap timbulnya penyakit jantung koroner (PJK) mendapatkan nilai rasio laju insidensi sebesar 1,94; yang berarti:

a)

Orang yang menderita PJK 1,94% adalah orang dengan latihan fisik kurang

b)

Orang yang latihan fisik ringan berisiko 1,94 kali lebih besar untuk menderita PJK dibandingkan orang dengan latihan fisik baik

c)

Orang yang latihan fisik kurang mempunyai laju PJK 1,94 kali lebih cepat dibandingkan orang dengan latihan fisik baik

d)

Sebanyak 1,94 orang/ 100 orang tahun dapat dihindarkan dari PJK bila latihan fisik dengan baik

e)

Sebanyak 1,94 orang dapat dihindarkan dari PJK bila latihan fisik dengan baik

27.

Suatu studi case control yang membandingkan orang yang menderita PJK dan tidak kaitannya dengan latihan fisik kurang dan baik, menunjukkan nilai OR = 1,94; yang berarti:

a)

Orang yang menderita PJK 1,94% adalah orang dengan latihan fisik kurang

b)

Orang yang latihan fisik ringan berisiko 1,94 kali lebih besar untuk menderita PJK dibandingkan orang dengan latihan fisik baik

c)

Orang yang latihan fisik kurang mempunyai laju PJK 1,94 kali lebih cepat dibandingkan orang dengan latihan fisik baik

d)

Sebanyak 1,94 orang/ 100 orang tahun dapat dihindarkan dari PJK bila latihan fisik dengan baik

e)

Sebanyak 1,94 orang diantara 10.000 orang dapat dihindarkan dari PJK bila latihan fisik dengan baik

28.

Hasil penelitian epidemiologi mengenai merokok dan Ca paru menunjukkan beda risiko sebesar 28,5; yang berarti:

a)

Orang yang menderita Ca paru 28,5% adalah orang yang merokok

b)

Orang yang merokok berisiko 28,5 kali lebih besar untuk menderita Ca paru dibandingkan orang yang tidak merokok

c)

Orang yang merokok mempunyai laju untuk menderita Ca paru 28,5 kali lebih cepat dibandingkan orang yang tidak merokok

d)

Sebanyak 28,5 orang/ 100 orang tahun dapat dihindarkan dari Ca paru bila tidak merokok

e)

Sebanyak 28,5 orang diantara 10.000 orang yang merokok dapat dihindarkan dari Ca paru bila tidak merokok

29.

Pada suatu puskesmas dengan jumlah laki-laki 40.000 orang dan jumlah wanita 50.000 terjadi kasus sebagai berikut: Kasus penyakit diare sebanyak 100 orang dengan kematian 4 orang. Kasus penyakit DBD sebanyak 90 orang dengan kematian 10 orang. Kasus penyakit hipertensi sebanyak 60 orang dengan kematian 60 orang. Kasus penyakit rabies 4 orang dengan kematian 0%. Kasus kecelakaan lalu lintas 6 kasus dengan kematian 6 orang. Kasus penyakit TBC sebanyak 90 orang dengan kematian 10 orang. Besar Risk Diare setiap 100.000 penduduk puskesmas tersebut di atas adalah

a)

0,111

b)

1,111

c)

11,11

d)

111,1

e)

1111,1

30.

Pada suatu puskesmas dengan jumlah laki-laki 40.000 orang dan jumlah wanita 50.000 terjadi kasus sebagai berikut: Kasus penyakit diare sebanyak 100 orang dengan kematian 4 orang. Kasus penyakit DBD sebanyak 90 orang dengan kematian 10 orang. Kasus penyakit hipertensi sebanyak 60 orang dengan kematian 60 orang. Kasus penyakit rabies 4 orang dengan kematian 0%. Kasus kecelakaan lalu lintas 6 kasus dengan kematian 6 orang. Kasus penyakit TBC sebanyak 90 orang dengan kematian 10 orang. Besar Risk TBC setiap 100.000 penduduk puskesmas tersebut adalah

a)

0,1

b)

10,0

c)

10,1

d)

100,0

e)

100,10

31.

Karakteristik Incidince Density adalah

a)

Mengukur probabilitas terkena penyakit (cumulative incidence)

b)

Mengukur presentasi populasi penyakit (prevalence)

c)

Mempunyai satuan kasus/orang-waktu

d)

Disebut juga Cumulative Incidence (probabilitas)

e)

Menunjukan kasus yang ada dalam suatu populasi

32.

Faktor yang mempengaruhi peningkatan prevalence rate adalah

a)

Case Fatality Rate meningkat

b)

Incidence menurun

c)

Penyakit berlangsung lama tanpa kesembuhan

d)

Angka kesembuhan penyakit meningkat

e)

Banyak orang sehat masuk

33.

Syarat Population At Risk adalah sebagai berikut KECUALI

a)

Telah menderita penyakit yang di teliti

b)

Tidak imun terhadap penyakit yang diteliti

c)

Hidup

d)

Masuk dalam jangkauan pengamatan

e)

Semua benar

34.

Meningkatnya jumlah kasus suatu penyakit yang sebelumnya belum pernah ditemukan di Bandar Lampung dapat disebut sebagai penyakit?

a)

Epidemis

b)

Pandemis

c)

Endemis

d)

Hiperendemik

e)

Cluster

35.

Apapun penggunaan surveilans, berikut adalah ciri-ciri surveilans yang tidak benar. Adalah

a)

Pengumpulan data dan evaluasi secara berkelanjutan

b)

Adanya populasi sasaran (seperti komunitas, angkatan kerja, atau sekelompok pasien)

c)

Adanya definisi yang tidak baku dari penyakitnya

d)

Menitik beratkan pada pengumpulan dan diseminasi informasi tanpa mengenal waktu

e)

Pemanfaatan data untuk upaya-upaya investigasi atau pengendalian (control) penyakit

36.

Enam elemen kunci dalam sistem surveilans yang tidak benar adalah

a)

Deteksi dan kejadian kesehatan

b)

Investigasi dan konfirmasi (epidemiologi, klinis, laboratorium)

c)

Pengumpulan data, analisis, dan interpretasi

d)

Umpan balik dan diseminasi hasil untuk kepentingan personal

e)

Bantuan—program untuk program kesehatan masyarakat, langkah khusus pencegahan dan pengendalian

37.

Surveillance penyakit menular yang berbahaya menurut “pedoman Surveilans epidemiologi penyakit menular”, adalah

a)

kolera

b)

cacar

c)

pes

d)

sifilis

e)

tubercolusis

38.

Berikut adalah bentuk kegiatan surveilans rutin kecuali

a)

Surveilans diare

b)

Penyelidikan atas kejadian luar biasa

c)

Pemantauan penyakit tubercolusis

d)

Surveilans terpadu puskesmas

e)

Surveilans Haji

39.

Penyebaran hasil analisis dan interpretasi data merupakan salah satu kegiatan surveilans epidemiologi. Berikut adalah hal hal yang terkait dengan penyebalouasan hasil analisis dan interpretasi data:

a)

data disebarluaskan ke fihak tertentu

b)

tujuannya agar dapat diambil tindakan yang seperlunya

c)

dilakukan dengan surat-menyurat, newsletter, dan bulletin epidemiologi

d)

dilaporkan untuk eselon yang lebih tinggi

e)

dikirimkan sebagai umpan balik kepada unit kesehatan yang telah memberikan laporan

40.

Prinsip kegiatan surveilans adalah sbb:

a)

Kegiatan Surveilans bersifat insidentil, melalui kegiatan surveilans sentinel.

b)

Seperti hal nya dengan monitoring, surveilans dikerjakan ketika kegiatan yang dianggap perlu

c)

Surveilans dilakukan secara intermiten maupun periodik

d)

Kegiatan pengamatan yang dilakukan terus menerus tanpa putus.

e)

Semua salah

41.

Dalam surveilans epidemiologi, tujuan spesifik dari kegiatan pengumpulan data adalah

a)

Untuk menentukan kelompok/golongan populasi yang mempunyai risiko terbesar untuk terserang penyakit (umur, jenis kelamin, ras, pekerjaan, dan lain-lain)

b)

Untuk menentukan jenis dari agent (penyebab) penyakit dan karakteristiknya

c)

Untuk menentukan reservoir dari infeksi

d)

Untuk memastikan keadaan-keadaan yang menyebabkan dapat berlangsungnya penularan penyakit

e)

Untuk mencatat kejadian penyakit secara per bagian

42.

Dalam penyelidikan epidemiologi penyakit menular pada (KLB) keadaan luar biasa, hasil analisa data didapatkan grafik kecenderungan kejadian sakit berbentuk kurva satu puncak. Kesimpulan dari kejadian ini adalah

a)

Penyakit pada KLB tersebut dapat menyebar dengan cepat,

b)

Perlu dilakukan tindakan cepat agar tidak menyebar lebih luas

c)

Penyakit yang terjadi dari satu reservoir penularan

43.

Dalam penyelidikan KLB keracunan, untuk menentukan agent tetapi tidak dapat dilakukan pemeriksaan laboratorium untuk menunjang, maka diperlukan data masa inkubasi KLB tersebut. Berdasarkan masa inkubasi, agent KLB tersebut kemungkinan keracunan zat kimia, dengan masa inkubasi:

a)

Kurang dari 1 jam

b)

Tepat 1 jam

c)

Lebih dari 1 jam

d)

Kurang dari 2 jam

e)

Lebih dari 2 jam

44.

Dalam penyelidikan KLB keracunan, untuk menentukan agent tetapi tidak dapat dilakukan pemeriksaan laboratorium untuk menunjang, maka diperlukan data masa inkubasi KLB tersebut. Berdasarkan masa inkubasi, agent KLB tersebut kemungkinan infeksi bakteri atau toksin, misalnya shigellosis, salmonelosis, Clostridium, dengan masa inkubasi:

a)

Kurang dari 14 jam

b)

Tepat 14 jam

c)

Lebih dari 14 jam

d)

8 - 14 jam

e)

1 - 7 jam

45.

Epidemiologi adalah ilmu yang mempelajari tentang penduduk, dalam pengertian modern pada saat ini adalah

a)

ilmu yang mempelajari tentang frekuensi dan penyebaran serta determinant masalah kesehatan pada sekelompok orang atau masyarakat serta determinasinya

b)

ilmu yang mempelajari tentang frekuensi dan distribusi penyakit

c)

ilmu yang mempelajari tentang penyebaran dan determinant masalah kesehatan

d)

ilmu yang mempelajari tentang orang atau masyarakat serta determinasinya

46.

Epidemiologi adalah ilmu yang mempelajari tentang penduduk, dalam pengertian modern pada saat ini adalah

a)

ilmu yang mempelajari tentang faktor-faktor yang mempengaruhi orang/masyarakat

b)

ilmu yang mempelajari tentang determinant masalah kesehatan pada sekelompok orang atau masyarakat serta determinasinya (faktor-faktor yang mempengaruhinya).

47.

Untuk menerangkan penyebaran (distribusi) penyakit atau masalah kesehatan dalam epidemiologi dikenal dengan:

a)

orang (person), tempat (place), waktu (time), dan Umur (age)

b)

orang (person), tempat (place), dan Umur (age)

c)

orang (person), tempat (place), dan waktu (time).

d)

Umur (age), tempat (place), dan waktu (time).

e)

orang (person), Umur (age), dan waktu (time).

48.

Untuk menerangkan penyebaran (distribusi) penyakit berkaitan dengan faktor tempat adalah:

a)

Umur, jenis kelamin, pekerjaan dan rumah tinggal

b)

Karakteristik geografis. Informasi ini terkait dengan batas waktu

c)

Dalam jam, hari, bulan, atau tahun

d)

Faktor genetik, umur, jenis kelamin, pekerjaan

e)

Karakteristik geografis. Informasi ini dapat batas alamiah

49.

Mekanisme interaksi yang terjadi antara agen penyakit, manusia dan lingkungannya. Interaksi ketiganya akan menghasilkan kondisi sehat maupun sakit pada manusia. Suatu keadaan terpengaruhnya agen penyakit secara langsung oleh lingkungan yang menguntungkan agen penyakit, kondisi ini terjadi pada saat:

a)

Prapatogenesis suatu penyakit, misalnya udara dingin, hujan dan kebiasaan membuat dan menyediakan makanan.

b)

Prapatogenesis suatu penyakit, misalnya viabilitas bakteri terhadap sinar matahari, stabilitas vitamin yang terkandung dalam sayuran di dalam ruang pendingin dan penguapan bahan kimia beracun oleh proses pemanasan global.

c)

Agen penyakit yang menetap, berkembang biak dan dapat merangsang manusia untuk menimbulkan respons berupa tanda-tanda dan gejala penyakit, misalnya demam, perubahan fisiologis jaringan tubuh dan pembentukan kekebalan atau mekanisme pertahanan tubuh lainnya.

d)

Saling mempengaruhi antara agen penyakit, manusia dan lingkungan secara bersamaan dan keadaan tersebut memperberat satu sama lain sehingga memudahkan agen penyakit baik secara tidak langsung maupun langsung masuk ke dalam tubuh manusia

e)

Pencemaran air sumur oleh kotoran manusia akan dapat menimbulkan penyakit muntaber (Water Borne Diseases).

50.

Berikut ini dapat digunakan untuk menilai fungsi keluarga dengan pendekatan struktur atau anatomi keluarga

a)

Genogram

b)

SCREEM

c)

Family life line

d)

Family APGAR

e)

Family Map

51.

Dr. Hamzah menilai keluarga Tn. M dengan SCREEM. Berikut ini adalah informasi yang didapat...

a)

Lingkungan yang mendominasi kehidupan pasien

b)

Kronologis kehidupan pasien yang mempengaruhi keluhan klinisnya

c)

Proses adaptasi pasien dengan keluarganya

d)

Kehidupan religius keluarga

e)

Kehidupan religius masyarakat

52.

Dr. Hamzah ingin mengidentifikasi risiko dan masalah kesehatan yang keluarga Tn B. Maka Dr. Hamzah melakukan penilaian keluarga dengan

a)

Family Life Cycle

b)

SCREEM

c)

Family life line

d)

Family APGAR

e)

Family Map

53.

Dr. Raihan menerapkan komunikasi efektif pada konsultasi dengan pasien. Hal ini sesuai dengan prinsip dokter keluarga terutama

a)

Comprehensive care

b)

Person centered care

c)

Holistic approach

d)

Specific problrm skills

e)

Managerial skill

54.

Dr. Azam berusaha menerapkan patient centered communication, sehingga harus memenuhi aspek berikut ini......kecuali

a)

Memperkuat hubungan

b)

Mengumpulkan dan memberikan informasi

c)

Mengambil keputusan

d)

Efektif biaya

e)

Memampukan perilaku

55.

Berdasarkan natural history of disease, periode dimana dilakukan health promotion dan specific protection adalah pada…

a)

Prepathogenesis

b)

Pathogenesis

c)

Prep tathogenesis dan pathogenesis

d)

Masa penyembuhan penyakit

e)

Masa akhir penyembuhan penyakit

56.

Berdasarkan natural history of disease, periode setelah clinical horizon tampak, maka dapat dilakukan pencegahan

a)

Pencegahan primer

b)

Pencegahan sekunder

c)

Pencegahan tersier

d)

Pencegahan primer dan tersier

e)

Pencegahan sekunder dan tersier

57.

Berikut ini merupakan perbedaan penyakit infeksi dan non infeksi secara umum

a)

Iceberg phenomen biasanya terdapat pada penyakit non infeksi

b)

Herd immunity merupakan kekebalan individu karena suatu jenis vaksin

c)

Epidemiologi penyakit khronis biasanya di negara berkembang

d)

Penyakit khronis biasanya disebabkan oleh infeksi mikroorganisme

e)

Penyakit infeksi rantai penularannya biasanya tidak jelas

58.

Tn. B seorang supir taxi merasakan demam, batuk, agak sesak dan sakit perut setelah mengantarkan turis dari India 5 hari yang lalu. Berdasarkan natural history of disease, kemungkinan yang sesuai bagi Tn. B adalah...

a)

Prepathogenesis

b)

melewati clinical horizon

c)

Prepathogenesis dan pathogenesis

d)

Memasuki masa convalescen

e)

Masa akhir penyembuhan penyakit

59.

Di masa pandemi ini, atas saran dokter keluarga, Tn Z pegawai bank menderita hipertensi, mengkonsumsi herbal tradisional sebagai immunomodulator untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Berdasarkan natural history of disease, yang dilakukan Tn Z adalah pencegahan

a)

Pencegahan primer health promotion

b)

Pencegahan sekunder specific protection

c)

Pencegahan tersier

d)

Pencegahan primer spesific protection

e)

Pencegahan tersier spesific protection

60.

Di masa pandemi ini, atas saran dokter keluarga, Tn Z pegawai bank menderita hipertensi, melakukan vaksin Covid 19, berdasarkan natural history of disease, yang dilakukan Tn Z adalah pencegahan

a)

Pencegahan primer health promotion

b)

Pencegahan sekunder specific protection

c)

Pencegahan tersier

d)

Pencegahan primer spesific protection

e)

Pencegahan tersier spesific protection

61.

Ketika fase penyakit Covid 19 melewati clinical horizon, yang terjadi dalam tubuh adalah...

a)

virus SARCOV 2 memasuki tubuh melalui saluran nafas

b)

virus SARCOV 2 menyebabkan respon inflamasi berat pada paru yang menyebabkan gagal nafas

c)

virus SARCOV 2 mati dengan sendirinya

d)

SARCOV 2 bertemu dengan macrophage dan mengeluarkan IL 1 yang merangsang hipotalamus untuk meningkatkan suhu tubuh

e)

SARCOV 2 bertemu dengan interleukin 1 dan menstimulasi macrophage yang merangsang hipotalamus untuk meningkatkan suhu tubuh

62.

Dr. Raihan bertugas di RS darurat Covid-19 saat terjadi gelombang ke 2 peningkatan Covid sejak awal Mei, banyak RS collaps di kota tersebut, karena banyaknya tenaga kesehatan yang terkonfirmasi Covid-19. Agar tetap dapat memberikan pelayanan kesehatan, Dr. Raihan perlu mengoptimalisasi sumber daya yang ada efisien dan seefektif mungkin. Dalam hal ini hal yang diperankan Dr Raihan terutama...

a)

Care provider

b)

Decision maker

c)

Communicator

d)

Community leader

e)

Manager

63.

Dr Azam berinisiatif untuk membuat banyak poster berisi pesan untuk selalu memakai masker dan mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, menghindari makan bersama. Poster-poster tersebut dibagikan di media sosial yang dimiliki Dr Azam. Aktivitas ini menunjukkan peran Dr Azam sebagai....

a)

Care provider

b)

Decision maker

c)

Communicator

d)

Community leader

e)

Manager

64.

Dr. Mumtaz baru saja disumpah sebagai dokter baru yang siap bertugas sebagai dokter yang profesional menurut WHO ... kecuali

a)

Scientist

b)

Communicator

c)

Provider

d)

Manager

e)

Care provider

65.

Dr. Mumtaz bertugas di Puskesmas di desa Sembiring. Ketika terjadi wabah ISPA, Dr. Mumtaz memilih antibiotik broadspectrum yang efektif dengan harga yang paling murah agar dapat membeli lebih banyak obat. Tindakan ini sesuai sebagai...

a)

Decision maker

b)

Communicator

c)

Scientist

d)

Manager

e)

Care provider

66.

Five-star Doctor terutama dokter sebagai communicator, bertujuan agar pasien/masyarakat mempunyai....

a)

Mempunyai hubungan pasien dokter yang baik

b)

Gaya hidup sehat

c)

Memahami ilmu kedokteran

d)

Memahami peraturan menteri kesehatan

e)

Memahami pengobatan yang tepat

67.

Dr Muthmainnah bekerja di daerah yang rawan terjadinya bencana. Bersama dengan stakeholder yang lain, Dr Muthmainnah menyusun daftar perbekalan alat kesehatan dan sumber daya tenaga kesehatan minimal yang dimiliki, serta daftar kebutuhannya agar tetap dapat memberikan pelayanan kesehatan ketika terjadi bencana. Hal ini merupakan implementasi five-star doctor sebagai....

a)

Care provider

b)

Manager

c)

Decision maker

d)

Communicator

e)

Community leader

68.

Berikut ini benar untuk penyakit non infeksi

a)

Biasanya merupakan penyakit khronis

b)

Hepatitis A dan B contoh penyakit non infeksi

c)

Penyakit non infeksi biasanya sembuh dengan cepat

d)

Penyakit non infeksi dapat dicegah dengan vaksin

e)

Penyakit non infeksi menyebabkan resistensi antibiotik

69.

Pada program vaksinasi Covid-19 periode 1 2021, masih banyak rakyat Indonesia yang tidak diimunisasi. Pernyataan yang sesuai adalah

a)

Vaksinasi Covid-19 periode 1 2021 telah gagal

b)

Penduduk yang tidak divaksin akan mempunyai risiko menderita Covid-19 lebih besar

c)

Penduduk yang sudah divaksin tidak akan menderita Covid-19 lagi

d)

herd immunity akan terbentuk bila cakupan vaksin mencapai 50% penduduk

e)

Herd immunity adalah kekebalan dicapai karena imun yang terbentuk secara aktif

70.

Berikut ini benar untuk inapparent infection frequent

a)

Penyakit kholera, karena waktu infeksinya sangat cepat

b)

Penyakit tuberculosis karena masa infeksinya panjang

c)

Penyakit Rabies, karena mortalitasnya tinggi

d)

Penyakit diabetes, karena penularannya tidak tampak

e)

Penyakit tuberkulosis, karena dapat dicegah dengan vaksin

71.

Berikut ini benar untuk clinical disease frequent

a)

Penyakit varicella, karena stadium klinisnya panjang

b)

Penyakit rabies, karena stadium infeksinya singkat

c)

Penyakit rabies, karena gejala klinisnya vatal

d)

Penyakit rabies, karena selalu menyebabkan kematian

e)

Penyakit varicella, karena manifestasi klinisnya dapat dikenali

72.

Berikut ini benar tentang penyakit Rabies

a)

Termasuk dalam inapparent clinical frequent dan inapparent infection frequent

b)

Akibat penyakitnya vatal, yaitu kematian dengan cepat, masa klinis singkat, dan langsung berat.

c)

Termasuk dalam infection usually severe

d)

Termasuk dalam infection usually mild

e)

Vaksin rabies bisa diberikan pada manusia

73.

Berikut ini merupakan riwayat alamiah penyakit dan tingkat pencegahannya

a)

Prepathogenesis dan early detection of disease

b)

Pathogenesis dan spesific protection

c)

Masa sakit lanjut dan disability limitation

d)

Inkubasi dan rehabilitasi

e)

Masa penyakit dini dan health promotion

74.

Berikut ini merupakan tujuan dari spesific protection

a)

Melindungi host dari kemungkinan terserang penyakit

b)

Meningkatkan dan memelihara status kesehatan

c)

Mengenal penyakit

d)

Mencegah cacat

e)

Mengembalikan psien pada keadaan yang dipandnag sesuai dan mampu melangsungkan kehidupannya

75.

Berikut ini merupakan contoh penyakit menular dengan potensi wabah paling tinggi

a)

Kolera

b)

Campak

c)

DHF

d)

Varicella

e)

COVID-19

76.

Berikut ini adalah contoh penyakit dengan masa subclinical yang panjang dan masa klinis yang singkat...

a)

Tuberculosis

b)

Measles

c)

Rabies

d)

Benar semua

e)

Tidak ada jawaban yang benar

77.

Berikut ini merupakan konsep sehat dari WHO

a)

Tiada penyakit fisik

b)

Produktif secara ekonomi

c)

Tiada penyakit mental

d)

Produktif secara Sosial

e)

Benar semua

78.

Berikut ini merupakan konsep illness…

a)

Illness adalah persepsi pasien terhadap sakit berdasarkan pengalamannya

b)

Illness tidak terlalu penting bagi dokter dalam menegakkan diagnosa,karena bersifat subjektif

c)

Ilness tidak bisa menjadi acuan dalam menegakkan diagnosis

d)

Tidak ada pernyataan yang benar

e)

Benar semua

79.

Persepsi tentang sakit seseorang dipengaruhi oleh

a)

Budaya

b)

Pengalaman

c)

Pengetahuan

d)

A, B, C Benar semua

80.

Skenario 1: Dokter: “Jadi ibu merasakan nyeri di perut sebelah kiri atas, dan panas terbakar ya...” Pasien: “Iya Dok...” (sambil merintih memegangi perutnya) Dokter: “Saya bisa memahami betapa sakit yang Ibu rasakan...” Berdasarkan skenario 1, menunjukkan...

a)

P adalah Refleksi isi (X)

b)

Q adalah Refleksi perasaan (Y)

c)

Q adalah Empati (Z)

d)

X dan Y benar

e)

X, Y, dan Z benar

81.

Skenario 1 Dokter: “Jadi ibu merasakan nyeri di perut sebelah kiri atas, dan panas terbakar ya...” Pasien: “Iya Dok...” (sambil merintih memegangi perutnya) Dokter: “Saya bisa memahami betapa sakit yang Ibu rasakan...” Berdasarkan skenario 1, aspek patient centered communication yang didapatkan adalah...

a)

Fastering the relationship

b)

Providing information

c)

Decision making

d)

Enabling treatment behavior

e)

Gathering information

82.

Skenario 2 Dokter A: “Bisa Bapak jelaskan apa yang Bapak maksud dengan kepala terasa melayang?” Berdasarkan skenario 2, yang dilakukan Dokter A adalah ....

a)

Mengklarifikasi pernyataan, termasuk gathering information

b)

Mengklarifikasi pernyataan, termasuk providing information

c)

Refleksi isi, termasuk fastering the relationship

d)

Gathering information

e)

Tidak ada pernyataan yang sesuai

83.

Dalam membangun hubungan - Memfasilitasi keterlibatan pasien, dapat dilakukan dengan

a)

Kontak mata

b)

Ekspresi wajah

c)

Sikap tubuh, gesture

d)

Vokal (kecepatan, volume, intonasi)

e)

Semua pernyataan benar

84.

Skenario 4 Dokter V: “Apakah dalam keluarga Ibu ada yang pernah menderita penyakit kanker?” Ny. N: “Ada Dok, ibu saya. Beliau baru meninggal seminggu yang lalu”. Ny N tampak sedih, matanya berkaca-kaca. Berdasarkan skenario 4, hal yang seharusnya dilakukan oleh Dokter V adalah....

a)

Merespon emosi

b)

Merefleksikan perasaan

c)

Ekspresi wajah ikut bersedih

d)

Menurunkan volume suara

e)

Semua jawaban benar

85.

Skenario 5 Dokter D: “Bapak hanya minum obat ini pagi dan siang hari setelah makan, jangan minum setelah makan malam, karena bisa berisiko gula darah menurun sangat rendah” Berdasarkan skenario 5, Dokter D melakukan

a)

Providing information (P)

b)

Enabling disease and treatment related behavior (Q)

c)

Decision making (R)

d)

P dan Q benar

e)

P, Q, dan R benar

86.

Dokter A: "Bisa ibu sampaikan seperti apa sakit yang ibu rasa di perut ibu?" Dokter B: "Sakitnya seperti tertusuk-tusuk ya bu? Seperti panas terbakar juga?" Berdasarkan skenario 3, sesuai dengan patient centered communication....

a)

Dokter A melakukan gathering information lebih baik

b)

Dokter B melakukan gathering information lebih jelas

c)

Dokter A melakukan responding the emotions

d)

Dokter B melakukan providing information

e)

Tidak ada jawaban yang sesuai dengan patient centered communication

87.

Kekhasan dari model komunikasi The Calgary Cambridge Observation Guide adalah..

a)

Membangun struktur anamnesis

b)

Membangun hubungan dengan pasien

c)

Mengutamakan patient empowerment daripada gathering and providing information

d)

A, B, dan C benar

e)

A dan B benar

88.

Dr. Azam berusaha menerapkan patient centered communication, sehingga mengedepankan pemahaman akan perspektif pasien tentang penyakitnya, meliputi:

a)

Ide, persepsi

b)

Kekhawatiran dan harapan

c)

Keraguan dan kendala psikologis

d)

A dan B benar

e)

A, B, dan C benar

89.

Skenario 6 Dokter A: "Jadi Mbak Asih ini demam 2 hari ya... ada gejala lain yang dirasakan?" Pasien: "Betul Dok, selain demam, saya juga merasa sakit kalo nelen, pilek juga, batuk kadang-kadang.." Dokter B: "Apa ada nyeri tenggorokan?" Pasien: "Ya Dok" Dokter B: "Pilek?" Pasien: "Ya" Dokter: "Batuk?" Pasien: "Kadang-kadang" Pernyataan yang sesuai dengan skenario 6 adalah

a)

Dokter A lebih baik dalam gathering information

b)

Dokter A lebih baik dalam melibatkan pasien untuk decision making

c)

Dokter B lebih efektif dalam gathering information

d)

A dan B benar

e)

A, B, dan C benar

90.

Skenario 7 Dokter F: "Bisa Bu Ajeng ulangi bagaimana aturan minum obatnya nanti di rumah?" Pasien: "....Ehhmm, gimana ya.. semua diminum setelah makan, sekali sehari." Berdasarkan skenario 7, Dokter F berusaha melakukan...

a)

Enabling disease and treatment related behavior (P)

b)

Fastering the relationship dengan menyebut nama pasien (Q)

c)

Klarifikasi-Decision making (R)

d)

P dan Q benar

e)

P, Q, dan R benar

91.

Dr. Hamzah menilai keluarga Tn. X dengan APGAR Family. Informasi yang didapat Dr. Hamzah tentang keluarga Tn. X adalah....

a)

Informasi potensi sakit keluarga

b)

Dukungan keluarga yang diberikan pada pasien

c)

Fungsi keluarga Tn. X berjalan baik atau disfunction

d)

Lingkungan sosial keluarga Tn. X tidak sehat

e)

Proses patologis yang terjadi dalam keluarga

92.

Keluarga Tn. G dalam fase launching family. Untuk melihat dinamika keluarga Tn. G, dapat diketahui dengan..

a)

Family Life Cycle

b)

SCREEM

c)

Family life line

d)

Family APGAR

e)

Family Map

93.

Pada setiap keluarga, hubungan antara ibu dan anak, antara suami dan istri, antara ayah dan anak, antara saudara kandung, relatif mempunyai kesamaan. Hal ini menunjukkan bahwa dalam keluarga mempunyai...

a)

Pola interaksi

b)

Batasan

c)

Pesan yang disampaikan

d)

Semua jawaban benar

e)

Tidak ada jawaban yang benar

94.

Berdasarkan penilaian siklus hidup keluarga, manfaat yang didapat oleh dokter...

a)

Mengetahui masalah kesehatan yang mungkin timbul dalam keluarga (P)

b)

Menilai sumber daya yang dimiliki keluarga (Q)

c)

Merencanakan pencegahan penyakit sesuai siklus hidup keluarga (R)

d)

P, Q benar

e)

P dan R benar

95.

Dr. Izzati menyelenggarakan kelas senam ibu hamil, senam lansia, juga senam aerobik selain juga menyediakan imunisasi untuk pencegahan penyakit. Dr. Izzati juga menyelenggarakan edukasi dan konseling rutin bagi pasien penyakit kronis untuk mengubah perilaku sehat pasiennya. Dalam hal tersebut, Dr. Izzati menyelenggarakan prinsip pelayanan...

a)

Patient centered care

b)

Comprehensive Care

c)

Holistic approach

d)

Community orientation

e)

Specific problem-solving skills

96.

Dr. Izzati menyapa pasiennya yang beragama Islam dengan "Assalamualaikum ...." hal ini sesuai dengan

a)

Attitude dan context di mana pelayanan kesehatan diberikan

b)

Holistic approach

c)

Patient centered Communication

d)

B dan C benar

e)

A, B, dan C benar

97.

Mekanisme interaksi yang terjadi antara agen penyakit, manusia dan lingkungannya. Interaksi ketiganya akan menghasilkan kondisi sehat maupun sakit pada manusia. Suatu interaksi antara pejamu (manusia) dan agent penyakit, kondisi ini terjadi pada saat:

a)

Prapatogenesis suatu penyakit, misalnya udara dingin, hujan dan kebiasaan membuat dan menyediakan makanan.

b)

Prapatogenesis suatu penyakit, misalnya viabilitas bakteri terhadap sinar matahari, stabilitas vitamin yang terkandung dalam sayuran di dalam ruang pendingin dan penguapan bahan kimia beracun oleh proses pemanasan global.

c)

Agen penyakit yang menetap, berkembang biak dan dapat merangsang manusia untuk menimbulkan respons berupa tanda-tanda dan gejala penyakit, misalnya demam, perubahan fisiologis jaringan tubuh dan pembentukan kekebalan atau mekanisme pertahanan tubuh lainnya.

98.

Pak Raden sulit membaca dari jarak dekat sejak berusia 46 tahun. Namun Pak Raden tidak merasa sakit karena hal tersebut dianggap wajar. Pernyataan yang sesuai adalah

a)

Pak Raden menderita penyakit rabun dekat

b)

Pak Raden sehat karena tetap produktif

c)

Pak Raden sakit yang tidak mengganggu produktivitas sehingga disebut sehat

d)

Semua benar

e)

Bukan salah satu di atas

99.

Pak Raden sulit membaca dari jarak dekat sejak berusia 46 tahun. Namun Pak Raden tidak merasa sakit karena hal tersebut dianggap wajar. Hal yang bisa dilakukan bagi Pak Raden adalah

a)

Health promotion

b)

Spesific protection

c)

Early diagnosis and prompt treatment

d)

Disability limitation

e)

Rehabilitation

100.

Indonesia merupakan negara berkembang yang menghadapi masalah triple burden, yaitu

a)

Menghadapi masalah masih tingginya penyakit menular

b)

Penyakit tidak menular naik pesat

c)

Timbulnya reemerging disease

d)

A, B, dan C benar semua

e)

Bukan salah satu di atas

101.

Skenario 1. Dokter: “Jadi Ibu merasakan nyeri di perut sebelah kiri atas, dan panas terbakar ya...” (P). Pasien: “Iya Dok...” (sambil meringis memegangi perutnya). Dokter: “Saya bisa memahami betapa sakit yang Ibu rasakan...” (Q). Pernyataan dokter pada skenario ini menunjukkan teknik komunikasi klinis berupa

a)

Empati

b)

Konfrontasi

c)

Memberi nasihat langsung

d)

Mengalihkan topik pembicaraan

102.

Karakteristik penyakit menular secara umum memiliki gejala klinik yang berbeda-beda sesuai dengan faktor penyebab penyakit tersebut. Berdasarkan manifestasi klinik maka karakteristik penyakit menular meliputi Spektrum Penyakit, Infeksi terselubung (tanpa gejala klinis), dan Sumber penularan. Maksudnya adalah

a)

Suatu penyakit hanya menyebar kepada orang tertentu saja

b)

Penyebab terjadinya penyakit tidak tergantung pada kondisi tubuh atau imunitas seseorang

c)

Kuman atau penyakit yang telah berhasil masuk ke dalam tubuh tidak bisa langsung bereaksi; di dalam tubuh terjadi suatu reaksi perlindungan

d)

Penyakit menular tidak dapat berpindah dari satu tempat ke tempat lain

e)

Media penularan menjadikan penyakit tersebut tidak bisa menyebar kepada seseorang

103.

Penyakit menular mempunyai beberapa sifat dalam penularannya, antara lain Waktu Generasi (Generation Time). Maksudnya adalah

a)

Masa antara masuknya penyakit pada pejamu tertentu sampai masa timbulnya penyakit

b)

Masa antara masuknya penyakit pada pejamu tertentu sampai penderita meninggal

c)

Masa antara masuknya penyakit pada pejamu tertentu sampai masa kemampuan maksimal pejamu tersebut untuk dapat menularkan penyakit

d)

Masa antara masuknya penyakit pada pejamu tertentu sampai masa timbulnya gejala

e)

Masa antara masuknya penyakit pada pejamu tertentu sampai sembuh