Worksheetsmt soca januari 2023
Total questions: 26
Worksheet time: 13mins
Skenario: Seorang anak perempuan usia 10 tahun, datang dengan keluhan gigi maju ke depan, sering di olok-olok oleh temannya. Ingin dirapihkan gigi geliginya supaya tidak diolok teman. Anamnesa pasien masih suka mengedot jempol sampai sekarang. Keadaan ekstra oral: bibir hipotonus, profil wajah cembung. Keadaan intra oral: overjet RA 8mm, palatum sempit, crowding gigi anterior. Soal skenario untuk no 3-6. Berdasarkan skenario oral bad habit yang sering dilakukan oleh pasien adalah:
Oral habits
Digit sucking
Bruxism
Mouth breathing
Klasifikasi maloklusi yang terdapat pada kasus scenario adalah
Maloklusi kelas 1 tipe 1
Maloklusi kelas 1 tipe 1 dan 2
Maloklusi kelas 2 divisi 1
Maloklusi kelas 2 divisi 2
Maloklusi kelas 3
Terapi yang tepat yang dapat dilakukan untuk pasien pada kasus supaya pasien meninggalkan kebiasaan adalah
Jari jempol diberi rasa pahit atau pedas
Alat Hawley
Fix appliance
Anterior tongue crib
Terapi psikologis
Pasien yang mengalami oral bad habit seperti kasus di skenario mengalami kondisi psikologis yaitu:
Bullying
Stress
Anxiety
Depresi
Trauma
Kebiasaan menghisap jempol masih dianggap normal sampai usia
1-2 tahun
2-3 tahun
3-4 tahun
4-5 tahun
5-6 tahun
Trauma mekanis pada mukosa mulut
Menyebabkan lesi berindurasi
Malposisi gigi
Anestetikum lokal
Aspirin diletakkan dalam gigi karies
Konsentrasi alkohol yang tinggi dalam obat kumur
Tata laksana ulser traumatik
Nistatin suspensi oral
Asiklovir krim
Nistatin lozenges
Eliminasi faktor penyebab
Ulser (4 Points) Pilih satu jawaban yang paling tepat:
Suatu area pada mukosa yang mengalami perubahan warna
Suatu area pada mukosa yang sedikit menonjol
Suatu lepuh kecil pada mukosa
Suatu diskontinuitas epitel di stratum basalis
Suatu diskontinuitas epitel sampai stratum spinosum
Asam hialuronat
Antibiotik
Anti jamur
Anti virus
Anti-inflamasi non-steroid
Anti-inflamasi steroid
Ulser traumatik
Jarang terjadi
Sering terjadi
Umumnya lesi tunggal, dasar cekung ditutupi pseudomembran/fibrin ber-
warnaputih - kuning
Hanya terjadi pada anak-anak
Hanya terjadi pada orang dewasa
Seorang laki-laki usia 25 tahun datang ke dokter gigi dengan keluhan gigi rahang bawah kanan sering terasa linu, terutama saat minum dingin. Pemeriksaan intraoral pasien menunjukkan gigi 46 berwarna kehitaman di daerah proximal. Pemeriksaan klinis gigi 46 didapatkan gigi vital dan terdapat karies di proximal. Jenis radiografi yang dapat digunakan adalah…
Radiografi periapikal pararel
Radiografi periapikal bisektris
Radiografi bitewing
Radiografi upper standard occlusal
Radiografi upper oblique occlusal
Seorang anak perempuan usia 14 tahun bersama ibunya datang ke dokter gigi dengan keluhan gigi tidak rapi. Pada pemeriksaan ekstraoral ditemukan gigi anterior rahang atas lebih protusif dibandingkan gigi anterior rahang bawah. Dokter gigi berencana melakukan perawatan orthodonti untuk merapikan gigi tersebut. Jenis radiografi yang menunjang rencana perawatan pada pasien tersebut adalah…
Radiografi lateral
Radiografi cephalometri
Radiografi panoramik
Seorang laki-laki usia 17 tahun datang ke dokter gigi dengan keluhan gigi rahang atas kiri lubang besar dan sakit berdenyut. Pemeriksaan intraoral pasien menunjukkan gigi 26 yang berlubang besar. Pemeriksaan klinis gigi 26 non vital, daerah kemerahan pada gusi, palatum dangkal. Dokter gigi mencurigai adanya infeksi pada daerah periapikal gigi 26. Jenis radiografi yang dapat digunakan adalah…
Radiografi periapikal pararel
Radiografi periapikal bisektris
Radiografi bitewing
Radiografi upper standard occlusal
Radiografi upper oblique occlusal
Seorang anak laki-laki darting ke dokter gigi dengan keluhan gigi berantakan dan ingin dirapikan. Pemeriksaan intraoral tampak rahang mandibula micrognanti sehingga disimpulkan pasien menderita kelainan maloklusi skeletal. Dokter gigi merencanakan untuk melakukan bedah orthognanti dan merujuk ke radiologi agar dapat menentukan tahap pertumbuhannya. Modalitas yang diperlukan adalah…
CBCT
Hand wrist
Cephalometri
Panoramik
Seorang laki-laki usia 17 tahun datang ke dokter gigi dengan keluhan gigi rahang atas anterior memiliki diastema diantara gigi 12-14 dan 22-24. Pemeriksaan intraoral pasien menunjukkan pasien tidak memiliki gigi 13 dan 23. Hasil pemeriksaan menggunakan radiografi panoramik menunjukkan gigi 13 dan 23 yang impaksi. Dokter gigi perlu menentukan lokasi gigi 13 dan 23 sebelum melakukan odontektomi. Jenis radiografi yang dapat digunakan untuk menunjang tatalaksana selanjutnya adalah…
Radiografi periapikal
Radiografi bitewing
Radiografi cephalometri
Radiografi CBCT
MRI skull
Sindrom dengan Tulang nasal yang kurang berkembang:
Crouzon Syndrome
Pierre Robin Syndrome
Down Syndrome
Cherpenter Syndrome
Treacher Collin Syndrome
Sindrom dengan tulang Zigoma yang kurang berkembang adalah:
Crouzon Syndrome
Pierre Robin Syndrome
Down Syndrome
Cherpenter Syndrome
Treacher Collin Syndrome
Sindrom dengan Maksilla kurang berkembang adalah:
Crouzon Syndrome
Pierre Robin Syndrome
Down Syndrome
Cherpenter Syndrome
Treacher Collin Syndrome
Sindrom dengan Mandibulla kurang berkembang adalah:
Crouzon Syndrome
Pierre Robin Syndrome
Down Syndrome
Cherpenter Syndrome
Treacher Collin Syndrome
Sindrom dengan Maksilla dan mandibula mengalami penyempitan adalah:
Crouzon Syndrome
Pierre Robin Syndrome
Down Syndrome
Cherpenter Syndrome
Treacher Collin Syndrome
Gambaran klinis perikoronitis:
Nyeri tajam dan menusuk
Bleeding on Probing
Trismus
Tenderness on Percussion
Flow GCF meningkat
Kunjungan pertama penatalaksanaan Perikoronitis adalah:
Ekstraksi gigi
Pemberian antibiotik
Pengambilan foto radiografi
Irigasi
Gingivektomi
Pada fase akut pericoronitis ditandai:
Limfadenitis
Pierre Robin Syndrome
Down Syndrome
Cherpenter
Treacher Collin Syndrome
Pilih diagnosis yang paling tepat:
Granuloma
Kista
Limfadenitis
Selulitis
Pembengkakan pipi
Yang perlu dilakukan jika terdapat bengkak dan fluktuasi
Pemberian antibiotic
Irigasi NaCl
Insisi drainase
Observasi
Pemberian obat kumur
Komplikasi pericoronitis akut:
Periapikal abses
Kesulitan berbicara
Kista periapikal
Angina pectoris
Ludwig’s angina
