wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Family Law & Gender Studies Exam Questions

Total questions: 20

Worksheet time: 30mins

Name
Class
Date
1.

Perbedaan antara laki-laki dan perempuan yang berkaitan dengan fungsi reproduksi disebut sebagai ...

a)

A. Seks

b)

B. Gender

c)

C. Jenis kelamin biologis

d)

D. Jawaban A dan C benar.

2.

Pernyataan “perempuan lebih emosional dan laki-laki lebih rasional” merupakan contoh dari ....

a)

Perbedaan biologis

b)

Kodrat perempuan

c)

Konstruksi gender

d)

Seksualitas alami

3.

Konsep bahwa sifat dan peran laki-laki dan perempuan dibentuk oleh masyarakat disebut ...

a)

Seksualitas

b)

Kodrat

c)

Maskulinitas biologis

d)

Konstruksi gender

4.

Anggapan bahwa perempuan tidak layak menjadi pemimpin karena dianggap emosional termasuk bentuk ...

a)

Marginalisasi

b)

Subordinasi

c)

Stigmatisasi

d)

Kekerasan

5.

Praktik menikahkan anak perempuan demi menjaga “nama baik keluarga” termasuk bentuk ...

a)

Kekerasan berbasis gender

b)

Beban ganda

c)

Marginalisasi ekonomi

d)

Partisipasi pasif

6.

Pelarangan perempuan ikut musyawarah desa karena dianggap “tidak perlu” merupakan contoh ...

a)

Akses setara

b)

Subordinasi

c)

Manfaat proporsional

d)

Kontrol bersama

7.

Dalam analisis APKM, yang dimaksud dengan akses adalah ...

a)

Siapa yang menikmati hasil pembangunan

b)

Siapa yang mengambil keputusan akhir

c)

Kesempatan memperoleh sumber daya

d)

Pembagian peran biologis

8.

Jika mahasiswa perempuan hadir dalam rapat SEMA/DEMA tetapi tidak diberi ruang bicara, maka masalah utamanya ada pada aspek ...

a)

Akses

b)

Partisipasi

c)

Kontrol

d)

Representasi simbolik

9.

Kondisi ketika laki-laki memutuskan penggunaan aset keluarga tanpa melibatkan istri berkaitan dengan aspek ...

a)

A. Akses

b)

B. Partisipasi

c)

C. Kontrol

d)

D. Distribusi kerja

10.

Kebijakan netral gender yang dapat diakses laki-laki dan perempuan tetapi manfaatnya lebih banyak dinikmati laki-laki menunjukkan masalah pada aspek ...

a)

Akses

b)

Partisipasi

c)

Kontrol

d)

Manfaat

11.

Aliran feminisme yang menekankan kesetaraan hak melalui reformasi hukum dan pendidikan adalah ...

a)

Feminisme radikal

b)

Feminisme liberal

c)

Feminisme posmodern

d)

Ekofeminisme

12.

Slogan “the personal is political” merupakan ciri khas dari ...

a)

Feminisme liberal

b)

Feminisme eksistensialis

c)

Feminisme radikal

d)

Feminisme postmodern

13.

Kritik terhadap bahasa, simbol, dan representasi perempuan dalam teks hukum lebih dekat dengan pendekatan ...

a)

Feminisme liberal

b)

Feminisme radikal

c)

Feminisme posmodern

d)

Feminisme marxis

14.

Pendekatan gender dalam kajian hukum keluarga Islam bertujuan untuk ...

a)

Menghapus perbedaan biologis

b)

Menyeragamkan peran laki-laki dan perempuan

c)

Menilai keadilan relasi dan dampak hukum

d)

Menolak seluruh tradisi fiqh.

15.

Seorang istri bekerja penuh waktu dan turut menanggung kebutuhan ekonomi keluarga. Namun dalam pengambilan keputusan kepemilikan dan penggunaan harta bersama, suami tetap merasa memiliki hak penuh karena dianggap sebagai kepala keluarga. Jika dianalisis dari perspektif gender dalam hukum keluarga Islam, persoalan utama dalam kasus ini adalah ...

a)

Ketidakjelasan status hukum perkawinan

b)

Ketimpangan kontrol dalam relasi suami-istri

c)

Kekerasan terhadap Perempuan

d)

Perbedaan biologis laki-laki dan Perempuan

16.

Seorang perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga datang ke kantor desa untuk meminta bantuan. Namun aparat desa menyarankan agar masalah tersebut “diselesaikan secara kekeluargaan” dan tidak menyediakan mekanisme pendampingan atau rujukan layanan. Kasus tersebut menggambarkan bentuk ketidakadilan gender berupa ...

a)

Subordinasi

b)

Diskriminasi layanan

c)

Kekerasan structural

d)

Stereotip budaya

17.

Dalam perkara pembagian harta bersama, pengadilan agama memutuskan pembagian yang tidak sama rata karena istri terbukti menjadi pencari nafkah utama selama perkawinan, sementara suami tidak menjalankan kewajiban nafkah. Putusan tersebut menunjukkan bahwa hakim ...

a)

Mengabaikan ketentuan hukum Islam dan hukum positif

b)

Mengutamakan prinsip kesetaraan formal

c)

Menggunakan pendekatan keadilan substantif dalam relasi gender

d)

Menolak konsep kepemimpinan laki-laki

18.

Alya (24) dan Steven (25) adalah pasangan Gen Z yang baru menikah. Keduanya bekerja penuh waktu, dan penghasilan Alya lebih besar. Mereka sepakat berbagi tugas domestik dan pengasuhan secara setara. Ketika mengurus administrasi kependudukan untuk mendapatkan bantuan perumahan, petugas menuliskan Steven sebagai kepala keluarga dan Alya sebagai “istri yang bekerja membantu suami”. Ketika Alya mempertanyakan hal itu, ia diberi jawaban, “Memang aturannya begitu.” Cerita ini menunjukkan persoalan utama dalam perspektif gender dan hukum keluarga berupa ...

a)

Ketidakjelasan status perkawinan

b)

Perbedaan biologis suami-istri

c)

Subordinasi peran ekonomi perempuan

d)

Gap generasi antara petugas dan Alya

19.

Fikri (27) dan Intan (26) menikah selama dua tahun. Intan seorang guru di sekolah yayasan, dan Fikri kerja di sektor informal (serabutan). Konflik muncul karena Fikri melarang Intan aktif di luar jam mengajar dan mengontrol keuangan. Kekerasan fisik tidak terjadi, tetapi tekanan psikologis terus-menerus. Ketika Intan mengajukan cerai gugat, keluarganya menyebutnya “gagal menjadi istri yang baik”. Dalam perspektif hukum keluarga dan gender, pengalaman Intan paling tepat dipahami sebagai ...

a)

Konflik rumah tangga awal

b)

Ketidakmampuan adaptasi Gen Z

c)

Kekerasan berbasis gender non-fisik

d)

Subordinasi

20.

Dimas (26) memutuskan menjadi ayah yang aktif mengasuh anak karena istrinya bekerja sebagai tenaga kesehatan dengan jam kerja panjang. Ia sering mengantar anak ke posyandu dan sekolah PAUD. Namun keluarga besar dan lingkungan sering mengejeknya sebagai “suami takut istri” dan “laki-laki tidak bertanggung jawab”. Bahkan petugas posyandu selalu memanggil ibu, meskipun Dimas yang hadir. Respons lingkungan terhadap peran Dimas sebagai ayah aktif mencerminkan …

a)

Marginalisasi laki-laki

b)

Stereotipe gender terhadap laki-laki

c)

Kekerasan budaya

d)

Beban ganda