wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Worksheet: Preformulasi dan Formulasi Kosmetik Herbal

Total questions: 90

Worksheet time: 3hrs 0mins

Name
Class
Date
1.

Preformulasi dalam pengembangan sediaan kosmetika didefinisikan sebagai …

a)

Proses produksi massal

b)

Tahap akhir pengemasan

c)

Tahap awal sebelum formulasi untuk mengkaji sifat bahan

d)

Proses uji klinik

e)

Evaluasi produk jadi

2.

Tujuan utama preformulasi adalah …

a)

Mempercepat produksi

b)

Menentukan harga produk

c)

Menghasilkan produk yang stabil, aman, dan efektif

d)

Mengurangi jumlah eksipien

e)

Meningkatkan aroma

3.

Aspek preformulasi yang mengkaji kelarutan, log P, dan stabilitas kimia termasuk aspek …

a)

Farmakologi

b)

Terapetik

c)

Fisokimia

d)

Biologis

e)

Pemasaran

4.

Koefisien partisi (Log P) pada preformulasi sediaan topikal berperan untuk menilai …

a)

Stabilitas oksidatif

b)

Derajat ionisasi

c)

Kemampuan penetrasi melalui stratum korneum

d)

Aroma bahan

e)

Warna sediaan

5.

Zat aktif dengan gugus ester perlu diperhatikan karena …

a)

Sangat stabil terhadap air

b)

Rentan mengalami hidrolisis

c)

Bersifat sangat lipofilik

d)

Sulit teroksidasi

e)

Tidak memengaruhi stabilitas

6.

Gel berbasis Carbopol akan membentuk struktur gel stabil setelah dilakukan …

a)

Pemanasan

b)

Penambahan humektan

c)

Netralisasi menggunakan basa

d)

Pendinginan cepat

e)

Penambahan pengawet

7.

Carbopol termasuk ke dalam jenis polimer …

a)

Nonionik

b)

Kationik

c)

Anionik

d)

Amfoter

e)

Hidrofob

8.

Nilai daya sebar gel kosmetik yang ideal berada pada rentang …

a)

1–2 cm

b)

3–4 cm

c)

5–7 cm

d)

8–10 cm

e)

>10 cm

9.

Pengaruh viskositas terhadap pelepasan zat aktif pada gel adalah …

a)

Semakin tinggi viskositas, pelepasan semakin cepat

b)

Tidak berpengaruh

c)

Semakin tinggi viskositas, pelepasan semakin lambat

d)

Dipengaruhi hanya oleh pH

e)

Dipengaruhi aroma

10.

pH ideal gel kosmetik agar aman untuk kulit adalah …

a)

2,0–3,5

b)

3,0–4,0

c)

4,5–6,5

d)

7,5–9,0

e)

>9

11.

Krim tipe O/W memiliki karakteristik utama …

a)

Sangat oklusif

b)

Sulit dicuci air

c)

Menggunakan emulgator HLB tinggi

d)

Dominan fase minyak

e)

Lengket

12.

Bentuk sediaan yang paling sesuai untuk zat aktif lipofilik yang membutuhkan waktu kontak lama adalah …

a)

Gel hidrofil

b)

Larutan

c)

Krim W/O

d)

Spray

e)

Lotion

13.

Kriteria emulgator yang baik adalah …

a)

Menurunkan pH

b)

Bersifat iritatif

c)

Mencegah coalescence dan meningkatkan stabilitas

d)

Mudah menguap

e)

Tidak memengaruhi sistem

14.

Flavonoid melindungi kulit dari UV melalui mekanisme …

a)

Pendinginan kulit

b)

Menyerap UV dan aktivitas antioksidan

c)

Memperbesar partikel

d)

Menghambat emulsasi

e)

Mengubah warna krim

15.

Metode yang umum digunakan untuk penentuan SPF secara in vitro adalah …

a)

DPPH

b)

FRAP

c)

Spektrofotometri UV

d)

ABTS

e)

Uji mikroba

16.

Kombinasi vitamin E dengan UV filter memberikan keuntungan berupa …

a)

Peningkatan aroma

b)

Penurunan viskositas

c)

Efek fotoproteksi sinergis

d)

Eliminasi uji stabilitas

e)

Pengurangan fase minyak

17.

Jika perlindungan UV tabir surya herbal kurang optimal, strategi rasional adalah …

a)

Menambah pewangi

b)

Mengurangi air

c)

Mengombinasikan dengan ZnO atau TiO2

d)

Mengganti basis

e)

Menurunkan emulgator

18.

Fungsi utama propelan pada sediaan deodoran aerosol adalah …

a)

Antibakteri

b)

Antiperspiran

c)

Mendorong keluarnya sediaan dan membentuk semprotan

d)

Menstabilkan pH

e)

Mengawetkan produk

19.

Penurunan viskositas gel akibat zat aktif elektrolit dapat diatasi dengan …

a)

Menambah air

b)

Mengganti polimer toleran elektrolit

c)

Menurunkan pH

d)

Menambah emulgator

e)

Menghilangkan humektan

20.

Obat dengan Log P terlalu tinggi cenderung …

a)

Mudah menembus kulit

b)

Tertahan di stratum korneum

c)

Cepat ke sirkulasi sistemik

d)

Mudah dieliminasi

e)

Tidak berpenetrasi sama sekali

21.

Tabir surya digunakan untuk melindungi kulit dari kerusakan akibat paparan sinar matahari terutama karena radiasi …

a)

Infra merah

b)

Sinar tampak

c)

Ultraviolet (UV)

d)

Gelombang mikro

e)

Gelombang radio

22.

SPF (Sun Protection Factor) didefinisikan sebagai perbandingan antara …

a)

Dosis toksik dan dosis terapi

b)

MED kulit terlindungi dan MED kulit tidak terlindungi

c)

UVA dan UVB

d)

Panjang gelombang UV

e)

Intensitas sinar matahari

23.

Faktor yang tidak memengaruhi nilai SPF adalah …

a)

Jenis kulit

b)

Ketebalan tabir surya

c)

Waktu pemakaian

d)

Warna pakaian

e)

Sistem penghantaran

24.

Krim dengan tipe emulsi minyak dalam air (M/A atau O/W) mempunyai sifat …

a)

Lebih oklusif

b)

Sulit dicuci

c)

Ringan dan mudah dicuci

d)

Mengandung lebih banyak minyak

e)

Tidak mengandung air

25.

Emulgator nonionik memiliki keunggulan karena …

a)

Bersifat iritatif

b)

Tidak stabil pada pH ekstrem

c)

Tidak terionisasi dan stabil pada berbagai pH

d)

Hanya larut dalam minyak

e)

Hanya larut dalam air

26.

Bentuk sediaan tabir surya yang paling umum digunakan adalah …

a)

Serbuk

b)

Tablet

c)

Krim

d)

Supositoria

e)

Injeksi

27.

Fungsi utama emulgator dalam sediaan krim adalah …

a)

Mengentalkan krim

b)

Menstabilkan pH

c)

Memberi warna

d)

Menghambat mikroba

e)

Menurunkan tegangan antarmuka minyak dan air

28.

Uji homogenitas sediaan krim dilakukan dengan cara …

a)

Mengamati warna dalam botol

b)

Mengoleskan krim pada kaca objek

c)

Menimbang krim

d)

Mengukur pH

e)

Mengukur viskositas

29.

Metode penentuan SPF secara in vitro yang paling umum digunakan adalah …

a)

Metode DPPH

b)

Metode spektrofotometri UV

c)

Metode titrasi

d)

Metode difusi

e)

Metode mikrobiologi

30.

Salah satu contoh humektan dalam formulasi krim adalah …

a)

Asam stearat

b)

Cetyl alcohol

c)

Gliserin

d)

Span 80

e)

Titanium dioksida

31.

Sistem penghantaran obat yang menggunakan pembawa berbasis fosfolipid seperti liposom dan transfersom termasuk dalam kelompok …

a)

Sistem konvensional

b)

Sistem emulsi biasa

c)

Novel Drug Delivery System (NDDS)

d)

Sistem suspensi

e)

Sistem larutan sederhana

32.

Sediaan gel dibandingkan dengan krim memiliki karakteristik utama berupa …

a)

Kandungan fase minyak lebih besar

b)

Kandungannya utamanya adalah air

c)

Bersifat sangat oklusif

d)

Tidak menggunakan bahan tambahan

e)

Tidak memerlukan pengawet

33.

Nilai HLB suatu emulgator digunakan untuk menentukan …

a)

Warna sediaan

b)

Derajat keasaman krim

c)

Jenis pengawet yang digunakan

d)

Tipe emulsi yang akan terbentuk

e)

Daya lekat sediaan

34.

Parameter evaluasi yang bertujuan untuk mengetahui kemampuan krim menempel pada kulit adalah uji …

a)

Daya sebar

b)

Homogenitas

c)

Daya lekat

d)

Viskositas

e)

Organoleptik

35.

Salah satu tujuan utama penggunaan teknologi nano dalam sistem penghantaran obat topikal adalah …

a)

Menurunkan stabilitas obat

b)

Mengurangi efektivitas terapi

c)

Memperlambat penetrasi obat

d)

Menghambat pelepasan obat

e)

Meningkatkan penetrasi dan efektivitas obat

36.

Seorang formulator ingin membuat sunscreen herbal untuk kulit sensitif dengan risiko iritasi seminimal mungkin. Filter UV yang paling tepat dipilih adalah …

a)

PABA 5%

b)

Oxybenzone

c)

Cinnamate

d)

Zinc oxide

e)

Salicylate

37.

Pada evaluasi krim, diperoleh hasil daya sebar hanya 3 cm. Jika standar daya sebar krim adalah 5–7 cm, maka perbaikan yang paling tepat dilakukan adalah …

a)

Menambah pengawet

b)

Menambah humektan

c)

Menurunkan viskositas basis

d)

Menambah kadar bahan aktif

e)

Mengubah warna krim

38.

Suatu krim tabir surya herbal mengalami pemisahan fase setelah uji freeze–thaw. Penyebab yang paling logis adalah …

a)

Pengawet terlalu tinggi

b)

Nilai HLB emulgator tidak sesuai

c)

Warna ekstrak terlalu pekat

d)

pH terlalu netral

e)

Kadar pewangi terlalu rendah

39.

Seorang peneliti ingin meningkatkan penetrasi zat aktif flavonoid yang sukar larut air ke dalam kulit. Sistem penghantaran yang paling rasional dipilih adalah …

a)

Larutan biasa

b)

Suspensi kasar

c)

Nanoemulsi

d)

Serbuk kering

e)

Salep hidrokarbon

40.

Jika suatu sunscreen memiliki nilai SPF 30, maka secara konsep produk tersebut menunjukkan bahwa …

a)

Menyerap seluruh sinar UV

b)

Melindungi dua kali lebih lama dari kulit normal

c)

Memberikan perlindungan 30 kali MED kulit tanpa pelindung

d)

Hanya melindungi dari UVA

e)

Tidak memerlukan pengulangan pemakaian

41.

Dalam formulasi krim O/W digunakan kombinasi Tween 80 (HLB 15) dan Span 80 (HLB 4,3). Tujuan utama penggunaan kombinasi tersebut adalah …

a)

Menurunkan bau krim

b)

Menyesuaikan pH produk

c)

Mendapatkan HLB yang sesuai dengan fase minyak

d)

Mempercepat absorpsi obat

e)

Menghambat pertumbuhan mikroba

42.

Pada uji homogenitas, masih ditemukan aglomerasi partikel ZnO pada sediaan sunscreen herbal. Dampak farmasetika yang paling mungkin terjadi adalah …

a)

pH menjadi basa

b)

Timbul iritasi kimia

c)

Terjadi white-cast dan penurunan efektivitas proteksi

d)

Daya lekat meningkat drastis

e)

SPF meningkat dua kali lipat

43.

Seorang pengguna mengeluh bahwa krim sunscreen terasa berat dan sangat oklusif di wajah. Jika produk tersebut bertipe emulsi, maka kemungkinan besar krim tersebut bertipe …

a)

O/W (minyak dalam air)

b)

W/O (air dalam minyak)

c)

Suspensi

d)

Gel

e)

Serum

44.

Jika suatu sediaan krim herbal mengandung minyak nabati yang mudah teroksidasi, maka bahan tambahan yang paling diperlukan untuk menjaga stabilitas adalah …

a)

Pewangi

b)

Pengental

c)

Pengawet antimikroba

d)

Antioksidan

e)

Humektan

45.

Penambahan teknologi nanopartikel kitosan pada tabir surya herbal bertujuan utama untuk …

a)

Memberi warna alami

b)

Menambah viskositas sediaan

c)

Meningkatkan penetrasi dan bioavailabilitas bahan aktif

d)

Menurunkan pH sediaan

e)

Mempercepat penguapan air

46.

Fungsi utama humektan dalam sediaan krim adalah untuk …

a)

Menurunkan pH sediaan

b)

Mengawetkan krim

c)

Menarik dan mempertahankan air dalam kulit

d)

Memberi warna pada krim

e)

Menyerap sinar UV

47.

Bahan berikut yang termasuk fase minyak dalam formulasi tabir surya herbal adalah …

a)

Aquadest

b)

Gliserin

c)

Propilen glikol

d)

Cetyl alcohol

e)

Tween 80

48.

Uji yang dilakukan untuk mengetahui ketahanan sediaan krim terhadap perubahan suhu ekstrem adalah …

a)

Uji daya sebar

b)

Uji organoleptik

c)

Uji freeze–thaw

d)

Uji viskositas

e)

Uji homogenitas

49.

Rute utama penetrasi obat melalui kulit yang paling dominan adalah …

a)

Transappendageal

b)

Transselular

c)

Paraselular (interselular)

d)

Intravaskuler

e)

Intradermal

50.

Berikut ini yang merupakan kelemahan utama sunscreen herbal dibandingkan sunscreen sintetis adalah …

a)

Lebih mudah teroksidasi

b)

Nilai SPF cenderung lebih rendah

c)

Lebih beracun

d)

Menyebabkan fotosensitisasi berat

e)

Tidak stabil terhadap cahaya

51.

Salah satu syarat penting stabilitas tabir surya adalah filter UV harus …

a)

Mudah teroksidasi

b)

Stabil terhadap panas dan cahaya

c)

Tidak larut dalam minyak

d)

Memiliki bau kuat

e)

Berwarna gelap

52.

Pada proses pembuatan krim O/W, fase minyak dan fase air harus dicampur pada suhu yang sama untuk menghindari …

a)

Peningkatan warna krim

b)

Ketengikan minyak

c)

Kegagalan sediaan homogen

d)

Penguapan air

e)

Penurunan pH

53.

Sediaan lotion dibandingkan krim umumnya memiliki karakteristik …

a)

Lebih kental dan lebih oklusif

b)

Lebih encer dan mudah diratakan

c)

Tidak membutuhkan pengawet

d)

Mengandung fase minyak lebih banyak

e)

Selalu berbentuk W/O

54.

Ketidakstabilan warna pada sunscreen herbal biasanya disebabkan oleh …

a)

Penggunaan emulgator berlebih

b)

Oksidasi senyawa fenolik

c)

Viskositas terlalu rendah

d)

Kelebihan humektan

e)

Ukuran partikel terlalu kecil

55.

Untuk meningkatkan kelarutan bahan aktif lipofilik dalam sediaan O/W, digunakan bahan tambahan berupa …

a)

Penyangga pH

b)

Surfaktan

c)

Pengawet

d)

Humektan

e)

Pewangi

56.

Untuk memastikan tabir surya tetap stabil dalam emulsi, nilai HLB emulgator harus disesuaikan dengan …

a)

Warna zat aktif

b)

pH produk

c)

Tipe dan jumlah fase minyak

d)

Ukuran partikel filter UV

e)

Jenis kemasan

57.

Kelebihan utama physical sunscreen dibandingkan chemical sunscreen adalah …

a)

Tidak memerlukan pengawet

b)

Tidak menyebabkan white cast

c)

Mampu memberikan perlindungan langsung setelah aplikasi

d)

Memiliki aroma lebih kuat

e)

Selalu memiliki SPF tinggi

58.

Uji pH pada sediaan krim penting dilakukan untuk memastikan…

a)

Stabilitas warna

b)

Tingkat kelarutan zat aktif

c)

Kompatibilitas dengan pH kulit dan stabilitas emulsi

d)

Sifat oklusif krim

e)

Daya sebar sediaan

59.

Bahan berikut yang berfungsi sebagai antioksidan alami dalam kosmetika herbal adalah…

a)

Fenoksietanol

b)

BHA

c)

Vitamin E (tokoferol)

d)

Natrium klorida

e)

Gliserin

60.

Jika ekstrak herbal bersifat sangat lipofilik, maka bentuk sediaan yang paling cocok adalah…

a)

Gel berbasis air

b)

Lotion O/W

c)

Krim W/O

d)

Serbuk tabur

e)

Gel hidroalkoholik

61.

Dalam formulasi sunscreen herbal, fungsi utama Titanium Dioksida adalah…

a)

Memberikan aroma alami

b)

Bertindak sebagai physical UV filter

c)

Menurunkan viskositas

d)

Menghambat pertumbuhan mikroba

e)

Menambah daya lekat krim

62.

Senyawa flavonoid dalam ekstrak herbal banyak digunakan dalam kosmetik karena memiliki aktivitas…

a)

Emulsifikasi

b)

Antioksidan dan antiinflamasi

c)

Pengental alami

d)

Pewangi alami

e)

Pengawet kimia

63.

Salah satu parameter penting stabilitas emulsi krim herbal adalah creaming. Creaming terjadi ketika…

a)

Terjadi perubahan warna ekstrak

b)

Fase minyak naik ke permukaan tanpa memisah total

c)

Krim mengalami penurunan pH

d)

Bahan aktif mengendap

e)

Terjadi penggumpalan surfaktan

64.

Pemilihan pelarut etanol dalam ekstraksi tanaman herbal umumnya karena alasan…

a)

Tidak dapat melarutkan senyawa polar

b)

Hanya melarutkan minyak

c)

Aman, mudah menguap, dan dapat melarutkan senyawa polar–nonpolar

d)

Lebih murah dibanding air

e)

Tidak memerlukan proses pemanasan

65.

Salah satu keunggulan formulasi nanoemulsi dalam kosmetik herbal adalah…

a)

Viskositas sangat tinggi

b)

Tidak perlu surfaktan

c)

Meningkatkan penetrasi bahan aktif ke kulit

d)

Hanya cocok untuk bahan aktif hidrofilik

e)

Menghasilkan krim yang sangat kering

66.

Zat aktif herbal berikut yang dikenal memiliki efek antioksidan kuat untuk produk anti-aging adalah...

a)

Mentol

b)

Tanin

c)

Flavonoid

d)

Saponin

e)

Limonen

67.

Senyawa saponin dalam banyak ekstrak herbal berfungsi sebagai...

a)

Antimikroba dan pewangi

b)

Pewarna alami

c)

Bahan Pengental

d)

Surfaktan alami

e)

Pengawet alami

68.

Jenis surfaktan yang paling cocok untuk pembersih wajah karena sifatnya yang lembut adalah...

a)

Kationik

b)

Anionik

c)

Amfoterik

d)

Nonionik

e)

Polimerik

69.

Fungsi utama surfaktan dalam formulasi kosmetik adalah...

a)

Mengawetkan produk

b)

Menurunkan tegangan antar muka

c)

Menambah warna

d)

Meningkatkan aroma

e)

Menetralkan pH

70.

Tujuan utama penambahan emulgator dalam krim herbal adalah....

a)

Menurunkan kadar air

b)

Membantu menyatukan fase air dan minyak

c)

Menambah aroma

d)

Menghambat pertumbuhan jamur

e)

Meningkatkan stabilitas warna

71.

Salah satu parameter penting dalam evaluasi fisik krim yang menunjukkan kemudahan krim diratakan pada kulit adalah uji …

a)

Viskositas

b)

pH

c)

Daya sebar

d)

Homogenitas

e)

Stabilitas

72.

Perbedaan utama antara chemical sunscreen dan physical sunscreen terletak pada mekanisme kerjanya, yaitu chemical sunscreen bekerja dengan cara …

a)

Memantulkan sinar UV dari permukaan kulit

b)

Menyerap sinar UV dan mengubahnya menjadi energi panas

c)

Menghalangi penetrasi air ke kulit

d)

Meningkatkan kelembapan stratum korneum

e)

Menurunkan pH kulit

73.

Dalam sistem penghantaran topikal modern, penggunaan transfersom memiliki keunggulan utama berupa …

a)

Stabilitas warna yang tinggi

b)

Harga bahan baku yang lebih murah

c)

Tidak memerlukan surfaktan

d)

Kemampuan deformasi tinggi sehingga penetrasi kulit meningkat

e)

Tidak memerlukan pengawet

74.

Apabila suatu sediaan krim menunjukkan penurunan viskositas yang signifikan selama penyimpanan, maka dampak yang paling mungkin terjadi adalah …

a)

Peningkatan daya lekat

b)

Penurunan daya sebar

c)

pH menjadi lebih asam

d)

Mudah terjadi pemisahan fase

e)

Warna krim menjadi lebih cerah

75.

Pada formulasi tabir surya herbal berbasis physical sunscreen, karakteristik utama dari Zinc oxide dan Titanium dioksida adalah …

a)

Memantulkan dan menghamburkan sinar UV di permukaan kulit

b)

Menyerap sinar UV dan mengubahnya menjadi panas

c)

Bekerja optimal pada pH sangat asam

d)

Memerlukan waktu aktivasi setelah aplikasi

e)

Mudah menyebabkan fotosensitisasi

76.

Pendekatan yang paling tepat untuk meningkatkan stabilitas dan efektivitas sediaan adalah …

a)

Menggunakan basis hidrokarbon tanpa antioksidan

b)

Menurunkan pH sediaan hingga <3

c)

Menambahkan antioksidan dan memilih basis yang melindungi dari oksigen

d)

Menghilangkan semua eksipien hidrofilik

e)

Meningkatkan kadar air agar penetrasi maksimal

77.

Suatu zat aktif topikal memiliki nilai log P = 4,5 dan pKa 8,2. Jika diaplikasikan pada kulit dengan pH 5,5, maka implikasi farmasetik yang paling mungkin terjadi adalah …

a)

Zat aktif dominan terionisasi dan sulit menembus stratum korneum

b)

Zat aktif dominan tidak terionisasi dan mudah berpenetrasi

c)

Zat aktif mudah larut dalam air sehingga cocok untuk hidrogel

d)

Zat aktif tidak memerlukan sistem penghantaran khusus

e)

Zat aktif akan terdegradasi secara fotolitik

78.

Dalam tahap preformulasi, diketahui bahan aktif mengalami hidrolisis cepat pada pH netral. Strategi formulasi yang paling rasional adalah …

a)

Menyimpan sediaan pada suhu tinggi

b)

Menggunakan buffer pH asam yang sesuai dengan kulit

c)

Menambahkan surfaktan anionik konsentrasi tinggi

d)

Mengubah bentuk sediaan menjadi aerosol

e)

Meningkatkan kadar air dalam formula

79.

Koefisien partisi obat terhadap minyak/air sebesar 0,3. Interpretasi yang paling tepat terhadap karakter obat tersebut dalam formulasi topikal adalah …

a)

Sangat lipofilik dan mudah terakumulasi di stratum korneum

b)

Bersifat hidrofilik dan memerlukan enhancer penetrasi

c)

Cocok diformulasikan dalam basis salep hidrokarbon

d)

Tidak dapat digunakan secara topikal

e)

Bersifat volatil

80.

Suatu bahan aktif mengandung gugus ester dan katekol. Risiko degradasi utama yang harus diantisipasi pada formulasi topikal adalah …

a)

Isomerisasi termal dan sublimasi

b)

Hidrolisis dan oksidasi

c)

Presipitasi dan sedimentasi

d)

Volatilisasi dan fotopolimerisasi

e)

Reduksi enzimatik

81.

Sebuah gel herbal diformulasikan menggunakan carbopol 940. Setelah penambahan ekstrak yang bersifat asam, gel menjadi encer dan keruh. Penyebab dan solusi paling tepat adalah …

a)

Carbopol tidak cocok untuk gel kosmetik; ganti dengan lanolin

b)

pH turun sehingga carbopol terprotonasi; lakukan netralisasi dengan basa

c)

Ekstrak terlalu kental; tambahkan air

d)

Terjadi oksidasi; tambahkan pewarna

e)

Suhu pencampuran terlalu rendah

82.

Gel dengan viskositas sangat tinggi menunjukkan pelepasan zat aktif yang lambat. Hubungan ini terjadi karena …

a)

Peningkatan tegangan permukaan

b)

Struktur gel menjadi lebih rigid sehingga difusi terhambat

c)

Zat aktif terionisasi sempurna

d)

pH gel meningkat drastis

e)

Gel menjadi sistem dua fase

83.

Pada uji daya sebar, 0,5 g gel menghasilkan diameter 4,2 cm dengan beban 100 g. Berdasarkan standar mutu gel kosmetik, interpretasi yang paling tepat adalah …

a)

Daya sebar sangat baik

b)

Daya sebar memenuhi syarat ideal

c)

Daya sebar kurang dan gel terlalu kental

d)

Gel terlalu encer dan tidak stabil

e)

Hasil tidak dapat dianalisis

84.

Gel herbal mengalami sineresis setelah penyimpanan 2 minggu. Perbaikan formulasi yang paling rasional adalah …

a)

Mengurangi gelling agent

b)

Menambahkan humektan yang sesuai

c)

Meningkatkan suhu penyimpanan

d)

Mengganti air dengan alkohol

e)

Menurunkan pH hingga <4

85.

Sifat alir pseudoplastik dan tiksotropik pada gel memberikan keuntungan utama berupa …

a)

Stabilitas kimia meningkat

b)

Mudah mengalir saat diaplikasikan namun kembali kental setelahnya

c)

Penetrasi sistemik meningkat

d)

Menghambat pelepasan obat

e)

Mengurangi kebutuhan pengawet

86.

Krim O/W lebih disukai untuk kosmetik harian karena …

a)

Lebih oklusif dan berminyak

b)

Sulit dicuci dengan air

c)

Memberikan sensasi ringan dan mudah dibersihkan

d)

Mengandung minyak lebih banyak

e)

Tidak memerlukan emulgator

87.

Emulgator nonionik sering dipilih dalam krim herbal karena …

a)

Bersifat iritatif

b)

Stabil hanya pada pH asam

c)

Kompatibel dengan berbagai bahan dan rentang pH luas

d)

Mudah teroksidasi

e)

Tidak mempengaruhi stabilitas emulsi

88.

Suatu krim membutuhkan HLB 12 dengan total emulgator 6 g. Digunakan Tween 80 (HLB 15) dan Span 80 (HLB 4,3). Jumlah Tween 80 yang dibutuhkan mendekati …

a)

2,1 g

b)

2,8 g

c)

3,6 g

d)

4,2 g

e)

5,1 g

89.

Pada uji freeze–thaw, krim mengalami pemisahan fase. Hal ini menunjukkan …

a)

Stabilitas kimia baik

b)

Ketidakstabilan fisik emulsi

c)

Penurunan aktivitas bahan aktif

d)

Kontaminasi mikroba

e)

Kesalahan pengukuran pH

90.

Krim herbal mengandung ekstrak kurkumin mengalami perubahan warna. Pendekatan formulasi terbaik adalah …

a)

Menurunkan viskositas

b)

Menambahkan antioksidan dan menggunakan kemasan opak

c)

Menaikkan pH hingga lingkungan basa kuat

d)

Menambah surfaktan anionik konsentrasi tinggi