wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UAS Ekonomi Demografi

Total questions: 30

Worksheet time: 3600secs

Name
Class
Date
1.

Dalam studi ekonomi demografi, istilah fertilitas sering digunakan untuk menjelaskan dinamika kependudukan suatu wilayah. Fertilitas tidak hanya berkaitan dengan potensi biologis seorang wanita, tetapi lebih menekankan pada hasil reproduksi nyata yang berdampak langsung pada perubahan jumlah penduduk. Berdasarkan penjelasan tersebut, pengertian fertilitas yang paling tepat adalah …

a)

Kemampuan biologis wanita untuk mengalami kehamilan

b)

Jumlah seluruh kehamilan yang pernah dialami seorang wanita

c)

Kemampuan wanita untuk melahirkan anak hidup yang tercermin dalam kelahiran nyata

d)

Tingkat kelahiran yang dihitung dari seluruh kelompok usia penduduk

e)

Jumlah bayi yang lahir dan meninggal dalam satu periode tertentu

2.

Crude Birth Rate (CBR) sering digunakan sebagai indikator awal untuk menggambarkan tingkat kelahiran di suatu negara. Namun, indikator ini memiliki keterbatasan karena tidak mempertimbangkan struktur penduduk. Pernyataan yang paling tepat terkait karakteristik CBR adalah …

a)

CBR hanya menghitung kelahiran pada wanita usia 15–49 tahun

b)

CBR memperhitungkan komposisi umur dan jenis kelamin penduduk

c)

CBR memberikan gambaran umum tingkat kelahiran tanpa memperhatikan struktur usia

d)

CBR hanya digunakan untuk negara berkembang

e)

CBR tidak dapat digunakan untuk analisis kebijakan kependudukan

3.

Suatu wilayah memiliki jumlah kelahiran hidup sebanyak 80.000 bayi dalam satu tahun, dengan jumlah penduduk pertengahan tahun sebesar 40.000.000 jiwa. Berdasarkan data tersebut, makna nilai CBR yang dihasilkan adalah …

a)

jumlah bayi yang lahir dari setiap 1.000 wanita usia subur

b)

rata-rata jumlah anak yang dimiliki setiap keluarga

c)

jumlah kelahiran hidup per 1.000 penduduk dalam satu tahun

d)

tingkat pertumbuhan alami penduduk

e)

tingkat fertilitas total selama masa reproduksi wanita

4.

Angka Fertilitas Spesifik Umur (ASFR) dikembangkan untuk mengatasi kelemahan CBR dalam analisis fertilitas. Keunggulan utama ASFR dibandingkan CBR adalah bahwa ASFR …

a)

menghitung seluruh kelahiran tanpa melihat kelompok umur

b)

mengukur kelahiran berdasarkan kelompok usia wanita tertentu

c)

hanya digunakan untuk menghitung fertilitas nasional

d)

mencerminkan total jumlah anak yang dilahirkan wanita

e)

menghilangkan pengaruh faktor sosial dan ekonomi

5.

Berbagai negara menerapkan kebijakan berbeda dalam mengelola fertilitas sesuai dengan kondisi demografinya. Negara dengan tingkat kelahiran yang sangat rendah umumnya menerapkan kebijakan berupa …

a)

pembatasan kelahiran melalui program keluarga berencana

b)

insentif fiskal untuk mendorong keluarga memiliki anak

c)

peningkatan pajak bagi keluarga kecil

d)

pembatasan akses layanan kesehatan reproduksi

e)

penghapusan tunjangan keluarga

6.

Dalam kajian ekonomi demografi, mortalitas memiliki peran penting dalam menentukan dinamika penduduk suatu wilayah. Tingkat mortalitas tidak hanya mencerminkan jumlah kematian, tetapi juga berkaitan erat dengan kualitas hidup masyarakat. Berdasarkan konsep tersebut, pernyataan yang paling tepat mengenai mortalitas adalah …

a)

jumlah individu yang sakit dalam satu periode waktu

b)

hilangnya seluruh tanda kehidupan secara permanen setelah kelahiran hidup

c)

kematian janin sebelum usia kehamilan tertentu

d)

tingkat risiko sakit pada kelompok usia produktif

e)

perbandingan antara kelahiran hidup dan kematian

7.

Sering kali istilah mortalitas dan morbiditas digunakan secara bersamaan dalam analisis kesehatan masyarakat. Namun, keduanya memiliki makna yang berbeda. Perbedaan utama antara mortalitas dan morbiditas adalah bahwa morbiditas mengacu pada …

a)

jumlah kematian bayi dalam satu tahun

b)

tingkat kematian ibu saat persalinan

c)

jumlah individu yang mengalami sakit pada periode tertentu

d)

risiko kematian pada kelompok usia tertentu

e)

hilangnya tanda-tanda kehidupan setelah lahir

8.

Angka Kematian Bayi (Infant Mortality Rate/IMR) sering digunakan sebagai indikator utama kesehatan masyarakat. Hal ini disebabkan karena IMR sangat sensitif terhadap perubahan pada …

a)

tingkat migrasi dan urbanisasi

b)

kondisi gizi, lingkungan, dan pelayanan kesehatan

c)

struktur usia penduduk

d)

tingkat pendidikan penduduk usia lanjut

e)

kebijakan ketenagakerjaan

9.

Dalam kajian demografi, mobilitas penduduk tidak selalu bermakna perpindahan menetap. Beberapa bentuk mobilitas bersifat sementara, sementara yang lain bersifat permanen. Berdasarkan konsep tersebut, mobilitas penduduk dapat dipahami sebagai …

a)

perpindahan penduduk yang selalu bersifat permanen

b)

perubahan status sosial tanpa perpindahan wilayah

c)

perpindahan penduduk antarnegara saja

d)

perpindahan penduduk dari satu daerah ke daerah lain, baik sementara maupun menetap

e)

pertumbuhan penduduk akibat kelahiran dan kematian

10.

Mobilitas penduduk dapat dibedakan menjadi mobilitas vertikal dan mobilitas horizontal. Seorang individu yang berpindah dari desa ke kota untuk bekerja selama beberapa tahun mengalami mobilitas horizontal, sedangkan perubahan status pekerjaan atau tingkat pendidikan termasuk dalam …

a)

migrasi permanen

b)

mobilitas penduduk nonpermanen

c)

mobilitas penduduk vertikal

d)

mobilitas penduduk horizontal

e)

migrasi internasional

11.

Migrasi merupakan bagian dari mobilitas penduduk, tetapi memiliki karakteristik khusus. Perbedaan utama antara migrasi dan mobilitas penduduk secara umum adalah bahwa migrasi …

a)

selalu bersifat sementara

b)

tidak melibatkan perpindahan wilayah

c)

hanya terjadi di negara berkembang

d)

bertujuan untuk menetap dan melewati batas administrasi tertentu

e)

mencakup perubahan status sosial dan ekonomi

12.

Dalam teori migrasi, faktor pendorong dari daerah asal berperan besar dalam keputusan seseorang untuk bermigrasi. Yang termasuk faktor pendorong adalah …

a)

tingginya tingkat upah di daerah tujuan

b)

tersedianya fasilitas pendidikan yang lengkap

c)

kurangnya lapangan kerja dan rendahnya pendapatan di daerah asal

d)

adanya keluarga yang sudah menetap di daerah tujuan

e)

stabilitas politik dan keamanan di daerah tujuan

13.

Tidak semua individu yang memiliki dorongan untuk bermigrasi akhirnya benar-benar berpindah. Hal ini disebabkan oleh adanya faktor rintangan. Salah satu faktor rintangan utama menurut teori migrasi adalah …

a)

tingkat pendidikan migran

b)

jaringan sosial di daerah asal

c)

jarak geografis dan biaya perpindahan

d)

motivasi individu

e)

status perkawinan

14.

Dalam konteks pembangunan berkelanjutan, perencanaan demografi menjadi sangat relevan karena berkaitan langsung dengan kualitas hidup masyarakat. Hal ini disebabkan perencanaan demografi berupaya untuk …

a)

menghapus perbedaan struktur usia penduduk

b)

menyelaraskan dinamika kependudukan dengan kapasitas ekonomi dan lingkungan

c)

meningkatkan pertumbuhan ekonomi jangka pendek

d)

menurunkan tingkat migrasi antarwilayah

e)

menggantikan kebijakan ekonomi nasional

15.

berkaitan langsung dengan kualitas hidup masyarakat. Hal ini disebabkan perencanaan demografi berupaya untuk …

a)

menghapus perbedaan struktur usia penduduk

b)

menyelaraskan dinamika kependudukan dengan kapasitas ekonomi dan lingkungan

c)

meningkatkan pertumbuhan ekonomi jangka pendek

d)

menurunkan tingkat migrasi antarwilayah

e)

menggantikan kebijakan ekonomi nasional

16.

Salah satu instrumen penting dalam perencanaan demografi adalah proyeksi penduduk. Proyeksi penduduk dapat dipahami sebagai …

a)

perhitungan jumlah penduduk aktual pada tahun berjalan

b)

pencatatan kelahiran dan kematian dalam satu periode

c)

perkiraan jumlah penduduk di masa depan berdasarkan data dan tren demografi saat ini

d)

estimasi jumlah tenaga kerja aktif

e)

pengukuran ketimpangan distribusi penduduk

17.

Proyeksi penduduk memiliki peran strategis dalam berbagai sektor pembangunan. Salah satu contoh pemanfaatan proyeksi penduduk yang tepat adalah …

a)

menentukan preferensi rumah tangga terhadap jumlah anak

b)

merancang kebutuhan infrastruktur dan layanan publik di masa depan

c)

mengukur tingkat kemiskinan rumah tangga

d)

menilai produktivitas tenaga kerja saat ini

e)

mengurangi ketimpangan wilayah secara langsung

18.

Salah satu upaya pemerintah dalam mengatasi ketidaksetaraan ekonomi adalah melalui program bantuan sosial. Tujuan utama kebijakan ini adalah …

a)

meningkatkan ketergantungan masyarakat pada negara

b)

mendorong pertumbuhan ekonomi tanpa pemerataan

c)

melindungi kelompok rentan dan mengurangi kesenjangan kesejahteraan

d)

menggantikan peran sektor swasta

e)

menekan angka migrasi

19.

Pertumbuhan penduduk yang cepat sering kali menimbulkan berbagai tekanan terhadap lingkungan hidup. Tekanan tersebut tidak hanya berasal dari bertambahnya jumlah penduduk, tetapi juga dari perubahan pola konsumsi dan aktivitas ekonomi. Berdasarkan penjelasan tersebut, dampak lingkungan yang paling langsung terkait dengan pertumbuhan penduduk adalah …

a)

meningkatnya tingkat pendidikan penduduk

b)

bertambahnya luas kawasan lindung

c)

meningkatnya kebutuhan lahan untuk permukiman dan industri

d)

menurunnya intensitas urbanisasi

e)

berkurangnya konsumsi energi

20.

Hubungan antara demografi dan perubahan iklim bersifat dua arah. Salah satu dampak perubahan iklim terhadap dinamika demografi adalah …

a)

menurunnya tingkat pendidikan

b)

berkurangnya urbanisasi

c)

munculnya migrasi iklim (climate refugees)

d)

meningkatnya fertilitas

e)

menurunnya konsumsi energi

21.

Indonesia saat ini berada pada tahap transisi demografi Stage 3 menuju Stage 4. Implikasi utama dari kondisi ini terhadap pembangunan ekonomi adalah …

a)

pertumbuhan penduduk sangat cepat

b)

risiko ledakan kelahiran yang tinggi

c)

munculnya bonus demografi dan tantangan pengangguran muda

d)

berkurangnya penduduk usia produktif

e)

menurunnya kebutuhan peningkatan kualitas SDM

22.

Pengangguran muda (youth unemployment) menjadi isu penting dalam konteks bonus demografi. Salah satu faktor utama penyebab pengangguran muda adalah …

a)

rendahnya jumlah penduduk usia kerja

b)

kelebihan lapangan kerja di sektor formal

c)

ketidaksesuaian keterampilan lulusan dengan kebutuhan industri

d)

rendahnya tingkat urbanisasi

e)

tingginya angka fertilitas

23.

Derajat kesehatan masyarakat digunakan sebagai indikator keberhasilan pembangunan kesehatan. Salah satu indikator utama derajat kesehatan adalah mortalitas. Interpretasi yang paling tepat terkait indikator mortalitas adalah …

a)

semakin rendah angka mortalitas, semakin baik derajat kesehatan masyarakat

b)

semakin tinggi angka kematian, semakin baik derajat kesehatan

c)

mortalitas hanya mencerminkan kondisi ekonomi

d)

mortalitas tidak berkaitan dengan kualitas layanan kesehatan

e)

mortalitas hanya dipengaruhi faktor genetis

24.

Keuangan publik memiliki fungsi penting dalam merespons perubahan demografi. Dalam konteks demografi, fungsi distribusi keuangan publik diwujudkan melalui …

a)

pengendalian inflasi dan pengangguran

b)

bantuan sosial, subsidi, dan redistribusi pendapatan

c)

pendanaan infrastruktur transportasi

d)

stabilisasi nilai tukar

e)

pengelolaan utang luar negeri

25.

Perubahan struktur penduduk menuju populasi menua menimbulkan tekanan fiskal yang signifikan. Tekanan fiskal tersebut terutama disebabkan oleh …

a)

meningkatnya jumlah penduduk usia produktif

b)

menurunnya belanja kesehatan

c)

meningkatnya belanja kesehatan dan pensiun

d)

meningkatnya penerimaan pajak

e)

berkurangnya kebutuhan perlindungan sosial

26.

Suatu negara mengalami penurunan Total Fertility Rate (TFR) secara konsisten selama dua dekade, sementara angka harapan hidup meningkat. Dampak demografis–ekonomi yang paling mungkin terjadi dalam jangka menengah adalah …

a)

peningkatan rasio ketergantungan anak dan tekanan anggaran pendidikan

b)

penurunan kebutuhan belanja kesehatan dan pensiun

c)

peningkatan rasio penduduk usia produktif tanpa risiko fiskal

d)

pergeseran struktur penduduk menuju penuaan yang menekan sistem jaminan sosial

e)

stabilnya struktur usia penduduk karena fertilitas rendah diimbangi mortalitas rendah

27.

Dua wilayah memiliki tingkat pendapatan per kapita yang sama. Wilayah A memiliki Angka Kematian Bayi (IMR) jauh lebih tinggi dibanding Wilayah B. Implikasi ekonomi yang paling rasional dari perbedaan ini adalah …

a)

Wilayah A akan mengalami peningkatan tabungan rumah tangga

b)

Produktivitas tenaga kerja Wilayah A cenderung lebih rendah dalam jangka panjang

c)

Belanja publik Wilayah B akan lebih besar untuk kesehatan

d)

Tingkat pertumbuhan penduduk Wilayah B akan lebih tinggi

e)

Tidak ada perbedaan ekonomi karena pendapatan per kapita sama

28.

Migrasi besar-besaran tenaga kerja terdidik dari daerah tertinggal ke kota besar tanpa diimbangi investasi di daerah asal berpotensi menimbulkan …

a)

penurunan ketimpangan antardaerah

b)

pemerataan kualitas sumber daya manusia

c)

brain drain yang memperlebar ketidaksetaraan wilayah

d)

peningkatan produktivitas daerah asal

e)

stabilitas ekonomi daerah tertinggal

29.

Pemerintah merancang anggaran pendidikan dan kesehatan berdasarkan proyeksi penduduk yang terlalu rendah. Risiko kebijakan publik yang paling mungkin muncul adalah …

a)

kelebihan kapasitas fasilitas publik dan pemborosan anggaran

b)

ketidaksiapan fasilitas publik dan menurunnya kualitas layanan

c)

meningkatnya surplus anggaran negara

d)

menurunnya tekanan fiskal jangka panjang

e)

berkurangnya ketimpangan antarwilayah

30.

Dalam sistem pensiun Pay-As-You-Go (PAYG), kombinasi perubahan demografi berikut yang PALING mengancam keberlanjutan sistem adalah …

a)

fertilitas tinggi dan mortalitas tinggi

b)

fertilitas tinggi dan harapan hidup tinggi

c)

fertilitas rendah dan harapan hidup rendah

d)

fertilitas rendah dan harapan hidup tinggi

e)

fertilitas stabil dan harapan hidup stabil