wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

SOAL UAS MODUL 10 : KOMUNIKASI TERAPEUTIK PADA ANAK

Total questions: 66

Worksheet time: 36mins

Name
Class
Date
1.

Seorang anak usia 5 tahun dirawat di ruang anak dan tampak takut ketika perawat mendekat sambil membawa alat suntik. Tindakan komunikasi terapeutik yang paling tepat dilakukan perawat adalah ...

a)

Menjelaskan prosedur secara rinci menggunakan istilah medis

b)

Mengalihkan perhatian anak dengan mainan sambil menjelaskan secara sederhana

c)

Meminta orang tua keluar agar anak lebih mandiri

d)

Segera melakukan tindakan agar anak tidak semakin takut

e)

Menegaskan bahwa tindakan tidak akan sakit

2.

Anak usia 7 tahun menolak berbicara dengan perawat saat dilakukan pengkajian. Perawat ingin membangun hubungan saling percaya. Pendekatan komunikasi yang tepat adalah ...

a)

Memberikan pertanyaan tertutup agar cepat selesai

b)

Memaksa anak untuk menjawab agar data lengkap

c)

Mengajak anak berbicara tentang hal yang disukai

d)

Menyerahkan sepenuhnya komunikasi pada orang tua

e)

Menunggu anak berbicara tanpa usaha komunikasi

3.

Perawat berkata kepada anak usia 6 tahun, “Kamu tidak perlu takut, ini tidak sakit sama sekali.” Respon anak justru menangis lebih keras. Analisis yang paling tepat terhadap komunikasi perawat adalah ...

a)

Perawat menggunakan teknik empati

b)

Perawat menggunakan komunikasi nonverbal yang salah

c)

Perawat memberikan jaminan palsu

d)

Perawat kurang menggunakan sentuhan terapeutik

e)

Perawat terlalu banyak bicara

4.

Anak usia 4 tahun tampak diam dan memeluk ibunya saat perawat datang. Teknik komunikasi terapeutik yang paling sesuai adalah ...

a)

Bertanya langsung tentang keluhan anak

b)

Berbicara dengan nada suara keras agar jelas

c)

Menggunakan boneka untuk berinteraksi

d)

Menunda komunikasi sampai anak berbicara

e)

Menjelaskan diagnosis penyakit secara detail

5.

Seorang perawat melakukan komunikasi dengan anak usia sekolah. Anak tampak bingung setelah perawat menjelaskan rencana perawatan. Hal ini kemungkinan disebabkan oleh ...

a)

Perawat menggunakan bahasa sesuai usia anak

b)

Perawat menggunakan istilah medis yang abstrak

c)

Perawat memberi kesempatan anak bertanya

6.

Dalam komunikasi terapeutik pada anak prasekolah, perawat sebaiknya ...

a)

Menggunakan kalimat panjang dan detail

b)

Fokus pada komunikasi tertulis

c)

Menggunakan bahasa konkret dan sederhana

d)

Membatasi komunikasi nonverbal

e)

Menghindari permainan saat komunikasi

7.

Anak usia 8 tahun berkata, “Aku takut disuntik.” Respon terapeutik yang paling tepat adalah ...

a)

Jangan takut, semua anak juga disuntik.

b)

Kalau takut, nanti disuntiknya lebih lama.

c)

Apa yang membuatmu merasa takut?

d)

Sudah besar kok masih takut.

e)

Diam ya, sebentar saja.

8.

Perawat ingin mengevaluasi keberhasilan komunikasi terapeutik dengan anak. Indikator yang paling tepat adalah ...

a)

Anak diam selama tindakan

b)

Anak tidak menangis sama sekali

c)

Anak mampu mengekspresikan perasaannya

d)

Orang tua menyetujui tindakan

e)

Tindakan keperawatan selesai tepat waktu

9.

Perawat akan melakukan pengukuran suhu pada anak usia 3 tahun. Pendekatan komunikasi yang tepat adalah ...

a)

Memberi penjelasan panjang

b)

Mengajak anak bermain sambil menunjukkan alat

c)

Menunggu anak siap tanpa pendekatan

d)

Meminta orang tua menahan anak

e)

Melakukan tindakan tanpa penjelasan

10.

Perawat lebih banyak berbicara dengan orang tua dan mengabaikan anak usia 9 tahun yang dirawat. Dampak yang paling mungkin terjadi adalah ...

a)

Anak merasa dihargai

b)

Anak menjadi lebih kooperatif

c)

Anak merasa tidak dilibatkan

d)

Anak merasa aman

e)

Anak lebih percaya pada perawat

11.

Perawat berbicara dengan suara keras kepada anak yang ketakutan agar anak mau bekerja sama. Evaluasi tindakan tersebut adalah ...

a)

Tepat karena mempercepat tindakan

b)

Tidak tepat karena membuat anak semakin takut

c)

Tepat jika anak tidak mendengar

d)

Tidak masalah jika anak sudah besar

e)

Tepat jika orang tua setuju

12.

Anak usia 8 tahun tampak diam setelah perawat bertanya tentang nyeri yang dirasakan. Tindakan paling tepat yang dilakukan perawat adalah …

a)

Mengulangi pertanyaan dengan nada tegas

b)

Memberikan waktu anak untuk menjawab

c)

Mengakhiri komunikasi

d)

Meminta orang tua menjawab

e)

Mengganti topik pembicaraan

13.

Perawat menggunakan kontak mata sejajar dan ekspresi wajah ramah saat berbicara dengan anak. Manfaat utama komunikasi nonverbal tersebut adalah …

a)

Mempercepat prosedur

b)

Mengurangi beban kerja

c)

Meningkatkan rasa aman anak

d)

Menunjukkan dominasi perawat

e)

Mengalihkan perhatian orang tua

14.

Seorang anak usia 10 tahun dilibatkan dalam memilih waktu minum obat. Tindakan ini menunjukkan bahwa perawat …

a)

Mengabaikan peran orang tua

b)

Memberikan kebebasan penuh

c)

Melibatkan anak dalam pengambilan keputusan

d)

Menunda terapi

e)

Mengurangi tanggung jawab perawat

15.

Seorang remaja laki-laki usia 15 tahun dirawat karena gastritis. Saat perawat melakukan pengkajian, remaja tampak enggan menjawab dan lebih sering menunduk. Tindakan komunikasi terapeutik paling tepat adalah ...

a)

Mengajukan pertanyaan tertutup agar cepat selesai

b)

Memberikan nasihat tentang sikap kooperatif

c)

Menggunakan pertanyaan terbuka dan sikap nonmenghakimi

d)

Meminta orang tua menjawab pertanyaan

e)

Mengakhiri komunikasi dan kembali nanti

16.

Remaja perempuan usia 16 tahun mengatakan, “Saya tidak suka dirawat di sini.” Respon komunikasi terapeutik yang paling tepat adalah ...

a)

Kamu harus bisa menerima keadaan.

b)

Semua pasien juga merasakan hal yang sama.

17.

B. Tepat untuk anak usia sekolah D. Meningkatkan rasa aman anak E. Membangun hubungan terapeutik

a)

B. Tepat untuk anak usia sekolah

b)

C. Dapat meningkatkan kecemasan anak

c)

D. Meningkatkan rasa aman anak

d)

E. Membangun hubungan terapeutik

18.

Perawat berkata kepada remaja, “Kamu sudah besar, seharusnya bisa lebih dewasa.” Respon remaja menjadi semakin tertutup. Analisis yang paling tepat terhadap komunikasi perawat adalah ...

a)

Perawat terlalu banyak memberi informasi

b)

Perawat menggunakan pendekatan konfrontatif

c)

Perawat bersikap empatik

d)

Perawat menggunakan komunikasi asertif

e)

Perawat memvalidasi perasaan remaja

19.

Seorang remaja usia 14 tahun tampak marah dan menolak berbicara. Pendekatan komunikasi terapeutik yang paling sesuai adalah ...

a)

Mengabaikan remaja hingga tenang

b)

Memberi nasihat panjang

c)

Mengakui perasaan dan memberi ruang bicara

d)

Memaksa remaja menjawab pertanyaan

e)

Menyampaikan aturan rumah sakit

20.

Perawat melakukan komunikasi dengan remaja sambil berdiri dan melihat catatan medis tanpa kontak mata. Dampak yang paling mungkin terjadi adalah ...

a)

Remaja merasa dihargai

b)

Remaja menjadi lebih terbuka

c)

Remaja merasa tidak diperhatikan

d)

Remaja lebih kooperatif

e)

Remaja merasa aman

21.

Remaja mengatakan, “Saya malu dengan kondisi saya.” Respon terapeutik yang paling tepat adalah ...

a)

Tidak usah malu, itu biasa.

b)

Kenapa harus malu?

c)

Kamu merasa tidak nyaman dengan kondisi ini?

d)

Kamu harus lebih percaya diri.

e)

Lebih baik tidak dipikirkan.

22.

Perawat sering memotong pembicaraan remaja. Dampak paling mungkin dari perilaku tersebut adalah ...

a)

Remaja merasa didukung

b)

Remaja lebih percaya diri

c)

Remaja enggan berkomunikasi

23.

Remaja tampak diam setelah perawat menyampaikan informasi tentang perawatan. Tindakan paling tepat yang dilakukan perawat adalah ...

a)

Mengulangi penjelasan dengan nada tegas

b)

Memberi waktu dan kesempatan bertanya

c)

Mengakhiri komunikasi

d)

Meminta orang tua menjelaskan

e)

Mengalihkan topik

24.

Perawat menjamin remaja bahwa semua yang disampaikan akan selalu dirahasiakan tanpa pengecualian. Analisis yang paling tepat adalah ...

a)

Perawat membangun kepercayaan secara optimal

b)

Perawat memberi jaminan palsu

c)

Perawat menggunakan empati

d)

Perawat bersikap asertif

e)

Perawat meningkatkan motivasi

25.

Untuk meningkatkan keterlibatan remaja dalam asuhan keperawatan, perawat paling tepat melakukan ...

a)

Menentukan semua keputusan

b)

Melibatkan remaja dalam pengambilan keputusan

c)

Mengalihkan komunikasi ke orang tua

d)

Membatasi diskusi

e)

Memberi instruksi langsung

26.

Seorang remaja laki-laki usia 15 tahun dirawat karena gastritis. Saat pengkajian, remaja tampak menunduk, menjawab singkat, dan menghindari kontak mata. Tindakan komunikasi terapeutik paling tepat yang dilakukan perawat adalah ...

a)

Mengajukan pertanyaan tertutup agar data cepat terkumpul

b)

Memberikan nasihat agar remaja lebih kooperatif

c)

Menggunakan pertanyaan terbuka dengan sikap nonmenghakimi

d)

Mengalihkan komunikasi kepada orang tua

e)

Mengakhiri komunikasi dan kembali di lain waktu

27.

Remaja perempuan usia 16 tahun berkata, “Saya tidak suka dirawat di rumah sakit.” Respon komunikasi terapeutik paling tepat adalah ...

a)

Kamu harus menerima keadaan ini.

b)

Semua pasien juga merasa seperti itu.

c)

Apa yang membuat kamu tidak nyaman dirawat di sini?

d)

Perawatan ini demi kesehatanmu.

e)

Nanti juga terbiasa.

28.

Seorang lansia usia 70 tahun dirawat karena hipertensi. Saat pengkajian, pasien tampak sulit mendengar dan sering meminta perawat mengulang pertanyaan. Tindakan komunikasi terapeutik paling tepat adalah ...

a)

Berbicara lebih keras sambil berdiri jauh

b)

Menggunakan kalimat panjang dan cepat

c)

Berbicara perlahan, jelas, dan menghadap pasien

d)

Mengabaikan keluhan pendengaran pasien

29.

Lansia usia 75 tahun mengatakan, “Saya merasa tidak berguna lagi sejak sakit.” Respon komunikasi terapeutik paling tepat adalah ...

a)

“Jangan berpikir seperti itu.”

b)

“Semua orang tua juga merasakannya.”

c)

“Apa yang membuat Bapak merasa demikian?”

d)

“Bapak harus bersyukur masih hidup.”

e)

“Perasaan itu wajar di usia Bapak.”

30.

Perawat berkata kepada lansia, “Bapak kan sudah tua, wajar kalau sering lupa.” Setelah itu lansia tampak tersinggung. Analisis yang paling tepat terhadap komunikasi perawat adalah ...

a)

Perawat menggunakan empati

b)

Perawat melakukan validasi perasaan

c)

Perawat menunjukkan sikap meremehkan

d)

Perawat memberikan edukasi

e)

Perawat menggunakan klarifikasi

31.

Lansia tampak diam dan menghindari kontak mata saat diajak berbicara. Pendekatan komunikasi terapeutik paling tepat adalah ...

a)

Memaksa lansia menjawab pertanyaan

b)

Mengabaikan lansia sampai mau berbicara

c)

Memberi waktu dan menunjukkan sikap empatik

d)

Mengalihkan pembicaraan ke keluarga

e)

Memberikan nasihat panjang

32.

Perawat berbicara cepat dan menggunakan istilah medis saat edukasi pada lansia. Dampak paling mungkin terjadi adalah ...

a)

Lansia merasa dihargai

b)

Lansia mudah memahami informasi

c)

Lansia menjadi bingung dan cemas

33.

Prinsip komunikasi terapeutik paling penting pada lansia adalah ...

a)

Dominasi perawat

b)

Penggunaan bahasa teknis

c)

Menghargai pengalaman dan martabat

d)

Pendekatan satu arah

e)

Mengabaikan perasaan

34.

Lansia berkata, “Saya takut menjadi beban keluarga.” Respon terapeutik paling tepat adalah ...

a)

“Jangan berpikir begitu.”

b)

“Keluarga pasti tidak keberatan.”

c)

“Apa yang membuat Ibu merasa takut menjadi beban?”

d)

“Itu hanya pikiran Ibu saja.”

e)

“Ibu harus kuat.”

35.

Indikator paling tepat untuk mengevaluasi keberhasilan komunikasi terapeutik pada lansia adalah ...

a)

Lansia diam dan menuruti perintah

b)

Lansia tidak mengeluh

c)

Lansia mampu mengekspresikan perasaan dan kebutuhan

d)

Keluarga merasa puas

e)

Tindakan selesai tepat waktu

36.

Saat melakukan edukasi minum obat pada lansia dengan penurunan daya ingat, tindakan komunikasi paling tepat adalah ...

a)

Memberi penjelasan sekali saja

b)

Menggunakan kalimat panjang

c)

Mengulang informasi dengan bahasa sederhana

d)

Menyampaikan informasi melalui keluarga tanpa melibatkan lansia

e)

Menggunakan istilah medis

37.

Perawat sering memotong pembicaraan lansia karena dianggap terlalu lama bercerita. Dampak paling mungkin adalah ...

a)

Lansia merasa dihargai

b)

Lansia merasa dimengerti

c)

Lansia merasa tidak didengarkan

d)

Lansia lebih kooperatif

e)

Lansia lebih percaya

38.

Pernyataan perawat “Tidak usah dipikirkan, Bapak sudah tua” menunjukkan ...

a)

sikap tidak empati

b)

sikap profesional

c)

sikap suportif

d)

sikap ramah

39.

Salah satu bentuk komunikasi nonverbal yang tidak mendukung komunikasi terapeutik pada lansia adalah ...

a)

Empati

b)

Validasi perasaan

c)

Penolakan perasaan

d)

Klarifikasi

e)

Refleksi

40.

Komunikasi nonverbal paling mendukung komunikasi terapeutik pada lansia adalah ...

a)

Berdiri sambil berbicara

b)

Menyilangkan tangan

c)

Kontak mata dan sentuhan yang sesuai

d)

Nada suara tinggi

e)

Ekspresi wajah datar

41.

Untuk meningkatkan keterlibatan lansia dalam asuhan keperawatan, tindakan paling tepat adalah ...

a)

Menyerahkan keputusan pada keluarga

b)

Menentukan semua tindakan

c)

Melibatkan lansia dalam pengambilan keputusan

d)

Membatasi informasi

e)

Mengarahkan secara sepihak

42.

Lansia berkata, “Saya sering merasa kesepian.” Respon komunikasi terapeutik paling tepat adalah ...

a)

“Bapak tidak boleh merasa begitu.”

b)

“Bapak harus lebih banyak bersyukur.”

c)

“Apa yang biasanya Bapak lakukan saat merasa kesepian?”

d)

“Itu biasa pada usia lanjut.”

e)

“Nanti juga terbiasa.”

43.

Seorang perawat akan menghubungi dokter jaga karena kondisi pasien tiba-tiba memburuk. Ia menyampaikan identitas pasien, lokasi perawatan, dan alasan menghubungi dokter. Tahap SBAR yang sedang dilakukan perawat tersebut adalah...

a)

Background

b)

Assessment

c)

Recommendation

d)

Situation

e)

Documentation

44.

Ny. B, 58 tahun, mengeluh nyeri dada menjalar ke lengan kiri. Perawat melaporkan riwayat hipertensi, obat yang sedang digunakan, serta hasil pemeriksaan sebelumnya. Komponen SBAR yang tepat untuk informasi tersebut adalah...

a)

Situation

b)

Background

c)

Assessment

d)

Recommendation

45.

Dalam metode SBAR, bagian Assessment menekankan pada...

a)

Keluhan utama pasien

b)

Riwayat penyakit dahulu

c)

Interpretasi klinis perawat terhadap kondisi pasien

d)

Permintaan tindakan kepada dokter

e)

Identitas dan lokasi pasien

46.

Pasien pneumonia tiba-tiba mengalami sesak napas. RR 32x/menit, SpO2 86% tanpa oksigen. Perawat menyampaikan data vital sign dan analisis kondisi pasien. Hal ini termasuk dalam SBAR bagian...

a)

Situation

b)

Background

c)

Assessment

d)

Recommendation

e)

Reporting

47.

Seorang perawat mengatakan kepada dokter: “Dok, saya merekomendasikan evaluasi segera dan pertimbangan pemberian oksigen non-rebreathing mask.” Pernyataan tersebut merupakan bagian dari...

a)

Situation

b)

Background

c)

Assessment

d)

Recommendation

e)

Clarification

48.

Tn. C, 72 tahun, mengalami penurunan kesadaran dengan GCS turun dari 15 menjadi 12. Perawat menyampaikan hasil pengkajian vital sign, temuan klinis, serta analisis bahwa pasien berisiko peningkatan tekanan intrakranial. Komponen SBAR yang paling tepat adalah...

a)

Situation

b)

Background

c)

Assessment

d)

Recommendation

e)

Reporting

49.

Dalam konsep Situation – 4W, pertanyaan “Why are you calling?” bertujuan untuk menjelaskan...

4 lines
50.

Perawat menyampaikan bahwa pasien baru saja mendapatkan nebulizer satu jam yang lalu. Informasi ini termasuk dalam komponen...

a)

Situation

b)

Background

c)

Assessment

d)

Recommendation

e)

Validation

51.

Kesalahan komunikasi yang paling sering menyebabkan insiden keselamatan pasien adalah...

a)

Dokumentasi terlalu singkat

b)

Bahasa medis yang baku

c)

Informasi tidak terstruktur dan tidak fokus

d)

Penggunaan istilah SBAR

e)

Pelaporan tertulis

52.

Tn. A, 67 tahun, dirawat karena pneumonia. Tiba-tiba mengalami sesak napas, RR 32x/menit dan SpO2 86% tanpa oksigen. Perawat menghubungi dokter dengan menyampaikan identitas pasien, lokasi ruangan, dan kondisi gawat yang sedang terjadi. Tahap SBAR yang sedang dilakukan perawat adalah...

a)

Background

b)

Assessment

c)

Recommendation

d)

Situation

e)

Evaluation

53.

Seorang pasien pasca operasi mengalami demam 39°C dan luka tampak kemerahan. Informasi mengenai kondisi luka dan suhu tubuh paling tepat disampaikan pada tahap...

a)

Situation

b)

Background

c)

Assessment

d)

Recommendation

e)

Confirmation

54.

Tn. A, 67 tahun, dirawat karena pneumonia. Tiba-tiba mengalami sesak napas, RR 32x/menit dan SpO2 86% tanpa oksigen. Perawat menghubungi dokter dengan menyampaikan identitas pasien, lokasi ruangan, dan kondisi gawat yang sedang terjadi. Tahap SBAR yang sedang dilakukan perawat adalah...

a)

Background

b)

Assessment

c)

Recommendation

d)

Situation

e)

Evaluation

55.

Seorang pasien di ICU dalam kondisi kritis, terpasang ventilator dan tampak gelisah. Tindakan komunikasi terapeutik paling tepat yang dilakukan perawat adalah...

a)

Menghindari komunikasi karena pasien tidak sadar

b)

Menggunakan istilah medis agar pasien terbiasa

c)

Memberikan orientasi realitas dan menjelaskan tindakan dengan suara lembut

d)

Menyerahkan seluruh komunikasi kepada keluarga

e)

Berbicara cepat agar efisien

56.

Pasien ICU tidak sadar, namun perawat tetap menyebutkan nama pasien dan menjelaskan tindakan sebelum melakukan suction. Tindakan ini bertujuan untuk...

a)

Mempercepat tindakan

b)

Menghindari komplain keluarga

c)

Memberikan orientasi dan rasa aman

d)

Mengurangi beban kerja perawat

e)

Menggantikan informed consent

57.

Seorang pasien UGD datang dengan nyeri hebat dan tampak panik. Prinsip komunikasi terapeutik yang paling sesuai adalah...

a)

Tenang, empatik, dan banyak bertanya

b)

Cepat, singkat, fokus, dan menenangkan

c)

Lembut dan panjang lebar

d)

Diam agar pasien tenang

e)

Menunggu pasien stabil terlebih dahulu

58.

Di UGD, perawat memberikan penjelasan singkat tentang tindakan yang akan dilakukan sambil meyakinkan pasien bahwa ia sedang ditangani. Teknik ini disebut...

a)

Validasi perasaan

b)

Orientasi realitas

c)

Reassurance

d)

Active listening

e)

Silence terapeutik

59.

Pasien UGD berteriak dan meminta tindakan segera. Sikap perawat yang tidak dianjurkan adalah...

a)

Menggunakan nada suara tegas

b)

Menenangkan pasien

c)

Memberi penjelasan singkat

60.

Pasien tampak menangis, sedih, dan menarik diri setelah mendapat diagnosis penyakit kronis. Pendekatan komunikasi terapeutik yang tepat adalah...

a)

Memberi nasihat agar pasien kuat

b)

Mengalihkan pembicaraan

c)

Active listening dan empati

d)

Menjelaskan prosedur medis

e)

Memberikan batasan perilaku

61.

Seorang pasien marah karena merasa pelayanan lambat. Perawat berkata, “Saya mengerti Bapak merasa kesal karena menunggu lama.” Teknik komunikasi terapeutik tersebut disebut...

a)

Konfrontasi

b)

Reassurance

c)

Validasi perasaan

d)

Refleksi isi

e)

Klarifikasi

62.

Pasien marah dan berbicara dengan nada tinggi. Perawat tetap tenang dan mengatakan, “Kami ingin membantu, tapi mohon berbicara dengan tenang.” Tindakan ini menunjukkan prinsip...

a)

Menghindari konflik

b)

Menetapkan batas perilaku

c)

Mengalihkan perhatian

d)

Membela diri

e)

Diam terapeutik

63.

Hal yang harus dihindari saat berkomunikasi dengan pasien marah dan komplain adalah...

a)

Mendengarkan secara aktif

b)

Memberikan penjelasan jujur

c)

Mengakui perasaan pasien

d)

Nada suara tinggi dan defensif

e)

Fokus pada solusi

64.

Di ruang ICU, peran keluarga dalam komunikasi terapeutik adalah...

a)

Menggantikan peran perawat

b)

Tidak diperlukan

c)

Sebagai pendukung emosional pasien

d)

Mengambil keputusan medis

e)

Mengawasi tindakan perawat

65.

Seorang pasien UGD tampak panik dan takut. Perawat berbicara dengan nada tegas namun menenangkan. Gaya komunikasi ini sesuai dengan karakteristik komunikasi di...

a)

ICU

b)

Rawat jalan

c)

UGD

d)

Ruang rehabilitasi

e)

Ruang isolasi

66.

Mengapa komunikasi di UGD harus singkat dan fokus?

a)

Karena pasien tidak perlu informasi

b)

Karena keterbatasan waktu dan kondisi darurat

c)

Karena pasien sulit diajak bicara

d)

Karena keluarga selalu mendampingi

e)

Karena tindakan medis lebih penting