WorksheetsCRP alyong
Total questions: 77
Worksheet time: 39mins
Penggunaan pesawat sinar-X dapat menyebabkan reaksi ionisasi. Salah satu akibat radiasi pengion adalah penguraian molekul air dalam tubuh menjadi ion H+ dan OH− yang dapat menyebabkan perubahan biomolekuler. Efek apakah yang dimaksud pada skenario ini?
Efek Langsung
Efek Deterministik
Efek Non‑Stokastik
Efek Stokastik
Efek Tidak Langsung
Pemeriksaan radiografi intraoral gigi 11 dan 21 menggunakan teknik bisektis. Bagaimana penempatan reseptor yang sesuai agar diperoleh radiograf berkualitas?
Tempatkan reseptor di bagian palatal dengan posisi vertikal; bagian sensitif menghadap sinar; menyisakan 1 mm di insisal.
Tempatkan reseptor di bagian palatal dengan posisi vertikal; bagian sensitif menghadap sinar; menyisakan 2–5 mm di insisal.
Tempatkan reseptor di bagian palatal dengan posisi horizontal; bagian sensitif menghadap sinar; menyisakan 1 mm di insisal.
Tempatkan reseptor di bagian palatal dengan posisi horizontal; bagian sensitif menghadap sinar; menyisakan 2–5 mm di insisal.
Tempatkan reseptor di bagian palatal dengan posisi horizontal; bagian sensitif membelakangi sinar; menyisakan 2–5 mm di insisal.
Radiografi panoramik menunjukkan panah merah pada struktur anatomi tertentu. Struktur anatomi apakah yang ditunjukkan oleh panah merah pada radiograf tersebut?
Tulang hyoid
Foramen mentale
Angulus mandibula
Kanalis mandibularis
Korteks inferior mandibula
Seorang laki‑laki 35 tahun mengeluhkan nyeri di area rahang bawah kanan dekat leher, terutama saat mengunyah. Pemeriksaan ekstraoral tampak pembengkakan di area submandibular kanan. Intraoral teraba massa keras pada area lingual gigi 45–47. Radiografi oklusal menunjukkan gambaran radiopak homogen lonjong well‑defined di area lingual gigi 44–47. Apakah suspek radiodiagnosis pada kasus ini?
Sialolitiasis pada duktus kelenjar submandibula (duktus Wharton)
Osteoma pada korpus mandibula kanan
Torus mandibularis bilateral
Kalsifikasi arteri fasialis
Osteosklerosis fokal pada daerah premolar‑molar
Berdasarkan radiograf yang ditampilkan, apakah diagnosis yang paling tepat terkait struktur kelenjar/duktus di regio submandibula?
Gigi impaksi
Kista pada kelenjar submandibula
Abses pada kelenjar submandibula
Sialolith pada kelenjar submandibula
Peradangan pada kelenjar submandibula
Seorang perempuan berusia 21 tahun dirujuk ke instalasi radiologi sebelum perawatan ortodonti. Pemeriksaan intraoral tidak menemukan gigi 13, pasien belum pernah mencabut gigi, dan dokter gigi ingin mengidentifikasi letak gigi yang impaksi tersebut. Teknik radiografi yang paling tepat untuk kasus ini adalah
Panoramik
Periapikal bisektris
Periapikal paralleling
Oklusal upper oblique
Oklusal upper standard
Seorang laki-laki berusia 32 tahun datang ke RSGM dengan keluhan gigi terasa nyeri sejak 3 hari yang lalu. Setelah serangkaian pemeriksaan, dokter gigi merencanakan perawatan saluran akar dan merujuk pasien ke instalasi radiologi untuk pemeriksaan penunjang. Pemeriksaan radiografi menggunakan teknik manual sehingga perlu dilakukan tahap pemrosesan film untuk memperoleh radiograf. Tahap pemeriksaan penunjang apa yang dilakukan dokter gigi pada skenario di atas?
Buka-pengembangan-fiksasi-bilas-pengeringan
Buka-fiksasi-bilas-pengembangan-bilas-pengeringan
Buka-bilas-pengembangan-fiksasi-bilas-pengeringan
Buka-pengembangan-bilas-fiksasi-bilas-pengeringan
Buka –bilas-pengembangan-fiksasi-bilas-pengeringan
Seorang perempuan berusia 25 tahun datang ke RSGM dengan keluhan terdapat bisul pada gusi depan rahang atas. Pasien dirujuk untuk pemeriksaan radiografi. Hasil radiograf tampak pada gambar di bawah. Apa penyebab kesalahan radiograf pada skenario tersebut?
Under fixer
Under developer
Percikan cairan fixer
Percikan cairan developer
Arus listrik yang tidak stabil
Seorang perempuan berusia 21 tahun datang ke RSGMP dengan membawa hasil radiografi periapikal. Dokter gigi kemudian memberikan penjelasan terkait hasil pemeriksaan. Apakah radioanatomi yang ditunjukkan oleh tanda panah pada radiograf tersebut?
Putih: tip of nose; Hitam: anterior nasal spine
Putih: intermaxillary suture; Hitam: lateral fossa
Putih: anterior nasal spine; Hitam: nasal aperture
Putih: nasolabial fold; Hitam: intermaxillary suture
Putih: intermaxillary suture; Hitam: anterior nasal spine
Seorang perempuan berusia 25 tahun dirujuk ke RSGMP dengan keluhan gigi tidak teratur dan rahang bawah tampak agak maju dibanding rahang atas. Untuk menentukan hubungan antara rahang atas dan rahang bawah, dokter gigi merujuk pasien untuk melakukan pemeriksaan radiografi. Teknik pemeriksaan radiografi yang sesuai pada skenario ini adalah:
Oklusal
Waters
Bitewing
Periapikal
Cephalometri
Seorang anak berusia 5 tahun datang ke RSGMP bersama ibunya untuk pemeriksaan rontgen guna mendeteksi ada atau tidaknya kelainan pertumbuhan. Anak tampak kooperatif, orang tua mengatur pola makan dengan baik dan memperhatikan kebersihan mulut. Pemeriksaan intraoral menunjukkan gigi geligi lengkap, tidak ada gigi dengan karies, dan kontak gigi posterior baik. Bagaimanakah pertimbangan dokter gigi terkait pemeriksaan penunjang pada kasus ini?
Pemeriksaan radiografi tidak perlu dilakukan
Tindakan diawali dengan manajemen perilaku
Diindikasikan pemeriksaan radiografi panoramik
Rujuk ke dokter spesialis kedokteran gigi anak
Konsultasi dengan dokter spesialis tumbuh kembang
Seorang laki-laki berusia 19 tahun datang ke RSGM dengan keluhan luka pada bibir atas selama 3 hari akibat pemakaian alat ortodonti. Pasien sulit makan karena nyeri. Pemeriksaan intraoral menunjukkan lesi oval dengan tepi ireguler pada mukosa bibir atas. Apakah jenis lesi mukosa oral pada kasus ini?
Erosi
Ulser
Patch
Makula
Vesikula
Seorang perempuan berusia 27 tahun datang ke RSGMP dengan keluhan terdapat bercak pada lidah yang disadari sejak 1 minggu yang lalu. Pasien tidak mengetahui sejak kapan bercak mulai muncul karena tidak ada keluhan sakit yang dirasakan. Saat ini pasien merasa khawatir dengan kondisinya tersebut. Palpasi kelenjar limfe tidak ada kelainan. Pemeriksaan intraoral tampak daerah depapilasi dikelilingi garis keratotik putih, multiple, membentuk pola seperti pulau. Apakah diagnosis yang paling sesuai pada kasus tersebut?
Glossodynia
Eritroleukoplakia
Benign Migratory Glossitis
Median Rhomboid Glossitis
Pseudomembranous Candidiasis
Seorang laki-laki berusia 55 tahun datang ke RSGM dengan keluhan terdapat benjolan pada gusi yang disadari sejak 3 hari yang lalu. Pasien menyatakan bahwa benjolan tidak sakit dan teraba keras. Palpasi kelenjar limfe tidak menunjukkan tanda abnormalitas. Pemeriksaan intraoral tampak seperti pada gambar. Apakah jenis lesi mukosa oral yang paling tepat pada kasus tersebut?
Bula
Tumor
Pustula
Vesikel
Nodula
Seorang perempuan berusia 27 tahun datang ke RSGMP karena khawatir dengan kondisi lidahnya yang tampak bercak merah dengan pola bulat. Lidah terasa tidak nyaman terutama saat makan. Pasien menyatakan bahwa bercak di lidah muncul sejak lama dengan pola yang berubah-ubah. Pemeriksaan intra oral tampak daerah depapilasi dikelilingi garis keratotik putih, multiple, membentuk pola seperti pulau dengan inflamasi yang nyata disetiap daerah depapilasi. Guna mengurangi daerah inflamasi, dokter gigi meresepkan obat untuk mengontrol mikroorganisme. Apakah terapi yang sesuai untuk penatalaksanaan kasus tersebut?
Povidone iodine 1% kumur buang
Benzydamine HCl 10% kumur buang
Amoxicillin 500 mg 3 kali sehari kumur buang
Chlorhexidine gluconate 0,2 % kumur buang
Dexamethasone 4 mg 2 kali sehari kumur buang
Seorang perempuan berusia 48 tahun datang ke RSGMP dengan keluhan mulut terasa kering dan perih sejak 6 bulan terakhir. Saat melakukan anamnesis, pasien menyatakan sedang tidak mengonsumsi obat rutin dan tidak memiliki riwayat penyakit sistemik. Namun dokter gigi menduga bahwa kondisi tersebut dipicu oleh kondisi sistemik, khususnya Diabetes Mellitus sehingga ia mengajukan pertanyaan terkait tanda dan gejala penyakit tersebut. Apakah informasi subjektif yang sedang ditelusuri oleh dokter gigi pada kasus tersebut?
Social History
Chief Complaint
Medical History
Review of System
History of Chief Complaint
Seorang anak berusia 6 tahun datang bersama ibunya ke RSGMP dengan keluhan sulit membuka mulut sejak 3 hari yang lalu. Diketahui pasien memiliki kebiasaan menjilat bibir dan mengonsumsi makanan instant setiap hari. Pemeriksaan ekstra oral tampak palpebra konjungtiva anemis; fissure erythematous memanjang 2-3 mm disertai plak putih pada lip commisura dextra. OHI-S: 4,2 (buruk). Apakah diagnosis yang sesuai untuk kasus tersebut?
Perleche
Cheilosis
Leukoplakia
Herpes Labialis
Ulser Traumatik
Seorang laki-laki berusia 50 tahun datang ke RSGMP UNHAS dengan keluhan rasa tidak nyaman dan perih sejak 6 bulan yang lalu. Pasien memiliki riwayat penggunaan gigi tiruan sejak 10 tahun yang lalu dan saat ini dikeluhkan mulai terasa longgar. Pasien mengaku jarang melepas dan membersihkan gigi tiruannya. Pemeriksaan intra oral tampak edentulous gigi maksilla dan mandibula, daerah eritematous pada mukosa ridge alveolar maksilla. Apakah diagnosis yang paling sesuai untuk keluhan utama pasien pada kasus tersebut?
Acute erythematous candidiasis
Acute pseudomembranous candidiasis
Chronic hyperplastic candidiasis
Chronic mucocutaneous candidiasis
Chronic erythematous candidiasis
Seorang laki-laki berusia 50 tahun datang ke RSGM dengan keluhan lidah terasa kebas sejak 6 bulan yang lalu. Pasien juga mengeluhkan sering buang air kecil pada malam hari serta penurunan berat badan. TD: 150/70 mmHg. Pemeriksaan intra oral menunjukkan atrofi pada lidah, gigi anterior rahang bawah goyang derajat 2. Apakah rujukan yang paling sesuai pada skenario tersebut?
Dokter spesialis jantung
Dokter spesialis mikrobiologi
Dokter spesialis patologi klinik
Dokter spesialis penyakit dalam
Dokter spesialis penyakit syaraf
Seorang laki-laki berusia 50 tahun datang ke RSGM untuk dicabut gigi depan rahang atasnya. Setelah dilakukan pemeriksaan, dokter gigi merencanakan pencabutan gigi dengan teknik anestesi infraorbital pada pasien tersebut. Apakah indikasi injeksi pada skenario di atas?
Membuka antrum
Menganastesi pipi
Menganastesi hidung
Untuk ekstraksi beberapa gigi
Menganastesi kelopak mata atas
Seorang dokter gigi didiagnosis menderita penyakit hepatitis B. Setelah dilakukan anamnesis, dia tidak memiliki riwayat penyakit dan riwayat keluarga. Namun dokter gigi tersebut pernah melakukan tindakan odontektomi pada pasien yang menderita penyakit hepatitis B tanpa memperhatikan protokol kewaspadaan standar. Apakah yang dapat menjadi sumber penularan melalui kontak langsung (direct contact) berdasarkan skenario di atas?
Kursi unit
Darah dan saliva
Rekam medis pasien
Luka pencabutan gigi
Permukaan meja operasi
Seorang laki-laki berusia 35 tahun datang ke RSGM untuk dicabut gigi kiri rahang bawah. Pemeriksaan intra oral tampak gigi 34 dan 35 gangren pulpa. Dokter gigi merencanakan pencabutan gigi dengan teknik anestesi blok mentale pada pasien tersebut. Apakah daerah yang teranestesi oleh teknik yang digunakan pada skenario di atas?
Mandibular
Gigi premolar dan gigi kaninus
Periosteum bukal dari gigi molar mandibula
Membran mukosa bukal gigi molar mandibula
Bibir bawah, mukosa membran dari mukobukal fold anterior foramen mentale
Seorang laki-laki berusia 22 tahun datang ke RSGM dengan keluhan gigi belakang kanan bawah hanya tumbuh sebagian. Pemeriksaan intra oral tampak gigi 48 impaksi. Pemeriksaan radiografi tampak seperti pada gambar. Dokter gigi berencana akan melakukan tindakan pencabutan dengan teknik pencabutan gigi secara utuh. Apakah nama teknik pencabutan yang dilakukan pada skenario di atas?
In toto
Coronektomi
Teknik separasi
Ekstraksi komplikasi
Odontektomi partial
Seorang perempuan berusia 55 tahun datang ke RSGM untuk pembuatan gigi tiruan. Pasien dirujuk ke spesialis bedah mulut untuk membentuk kembali prosesus alveolaris yang tersisa agar permukaannya dapat dibebani protesa dengan baik. Disebut apakah tindakan yang dilakukan pada skenario di atas?
Totektomi
Frenektomi
Alveoplasty
Alveolektomi
Vestibuloplasty
Seorang perempuan berusia 32 tahun datang ke RSGM dengan keluhan benjolan pada gusi bawah kanan. Diketahui, benjolan timbul sejak 6 bulan yang lalu. Pemeriksaan intraoral tampak benjolan bertangkai (pedunculated), tidak ada nyeri tekan, berwarna merah muda agak pucat dan konsistensi kenyal. Dokter gigi berencana akan melakukan tindakan pengambilan jaringan lunak patologis secara keseluruhan. Apakah nama tindakan pada skenario di atas?
Insisi
Eksisi
Biopsi
Ekstripasi
Punch biopsi
Seorang laki-laki berusia 45 tahun datang ke RSGM dengan keluhan nyeri dan bengkak. Anamnesis, rasa sakit dirasakan sejak 1 minggu yang lalu pada gigi kanan atas dan disertai demam. Pemeriksaan ekstraoral tampak ikterus pada sklera serta air seni berwarna seperti air teh. Pemeriksaan intraoral terdapat fluktuasi dengan gigi 17 gangren. Apakah gangguan sistemik yang mungkin diderita pasien pada skenario di atas?
Batu ginjal
Fungsi hepar
Batu empedu
Fungsi ginjal
Hiperbilirubin
Pasien laki-laki berusia 56 tahun datang ke RSGM dengan keluhan bengkak di bawah rahang kiri sejak 7 hari lalu. Anamnesis, pasien memiliki riwayat sakit gigi geraham kiri bawah berulang sejak 2 minggu sebelumnya. Pasien saat ini GCS 13 namun susah membuka mulut dan tidak makan sejak 3 hari lalu. Pemeriksaan fisik: tekanan darah 90/50 mmHg, pernapasan 22x/menit, nadi 60x/menit, suhu 39°C. Termasuk dalam kasus apakah kondisi yang dialami pasien pada skenario di atas?
Kasus ringan
Kasus gawat
Kasus darurat
Kasus rawat jalan
Kasus gawatdarurat
Seorang perempuan berusia 28 tahun datang ke RSGM dengan keluhan tidak dapat menutup mulut setelah menguap dan membuka mulut terlalu lebar. Diketahui, keadaan ini sudah ketiga kalinya dialami oleh pasien. Pemeriksaan intra oral tampak gigi 38 dan 48 impaksi parsial erupsi. Dokter gigi berencana melakukan tindakan untuk mengatasi keluhan pasien. Apakah diagnosa pasien pada kasus di atas?
Radang sendi TMJ
Dislokasi lateral TMJ
Dislokasi TMJ anterior
Dislokasi posterior TMJ
Dislokasi Superior Superior TMJ
Seorang laki-laki berusia 27 tahun datang ke RSGM untuk melakukan pencabutan gigi geraham bungsu. Dokter berencana untuk melakukan operasi odontektomi dengan general anestesi. Sebelum operasi, dilakukan tindakan antiseptik pada pasien tersebut. Apakah tujuan dari tindakan yang dilakukan pada pasien tersebut sebelum operasi?
Melindungi operator
Mengurangi rasa sakit
Memenuhi syarat operasi
Melawan mikroorganisme
Mempercepat penyembuhan
Seorang laki-laki berusia 23 tahun korban diantar ke IGD RSGM setelah mengalami kecelakaan lalu lintas. Diketahui pasien mengalami gusi berdarah dan gigi rahang bawah mobile. Pemeriksaan intra oral, tampak gigi 31 dan 41 mobile derajat 3. Dokter gigi akan melakukan tindakan fiksasi dengan cara seperti di gambar. Apakah nama teknik fiksasi yang dilakukan pada skenario di atas?
Essig teknik
Stout teknik
Eyelet teknik
Erich Arch bar teknik
Wire komposit teknik
Seorang laki-laki berusia 28 tahun datang ke RSGM dengan keluhan giginya sering sakit saat mengunyah. Pasien terakhir membersihkan karang gigi 6 tahun lalu. Pemeriksaan intra oral, 36,38, 46,48 edentulous, 16,26 ekstrusi dan resesi hingga bifurkasi, trauma oklusi akibat stress vertikal pengunyahan terjadi pada gigi 16 dan 26. Apakah grup ligamen periodontal yang mendapat beban terbesar pada kasus di atas?
Oblique
Transeptal
Horizontal
Interradicular
Alveolar crest
Seorang perempuan berusia 38 tahun datang ke RSGMP dengan keluhan gusi sering berdarah saat menyikat gigi. Pemeriksaan intra oral terdapat kalkulus supragingiva pada seluruh regio, sisi lingual gigi 26 ditemukan poket sedalam 5 mm . Apakah jenis kuret spesifik yang tepat pada kasus di atas?
Gracey 7/8 untuk permukaan bukal/lingual posterior
Gracey 11/12 untuk permukaan mesial posterior
Gracey 13/14 untuk permukaan distal posterior
Universal Columbia 13/14 untuk seluruh permukaan
Sickle scaler posterior untuk kalkulus subgingiva
Seorang perempuan berusia 35 tahun datang ke RSGM dengan keluhan bau mulut, saat sikat gigi gusi sering berdarah, dan pasien sering mengunyah satu sisi. Pemeriksaan intraoral terdapat hiperemi pada bagian marginal gingiva, terdapat plak dan kalkulus pada gigi 24, 25, 26, 2, 34, 35, 36, 37 dengan skor 3. Tidak terdapat kegoyangan gigi. Apa etiologi penyakit pada kasus tersebut?
Kalkulus
Maloklusi
Mikrobial Plak Gigi
One-side Chewing
Bernafas melalui mulut
Seorang laki-laki berusia 40 tahun datang ke RSGM dirujuk oleh dokter penyakit dalam dengan keluhan gusi bengkak dan sering berdarah sejak 5 bulan. Anamnesis: mulut sering pecah-pecah, mulut dan lidah sering merasa terbakar, aliran saliva berkurang. Pemeriksaan laboratorium 2 minggu lalu HbA1C 6,5%, pasien mengonsumsi glimepiride 2 mg. Pemeriksaan GDP terakhir 120 mg/dl. Pemeriksaan intraoral: plak dan kalkulus pada regio 11, 12, 21, 22; kedalaman poket 3–6 mm; BOP 37%; eritema sedang sampai berat pada daerah tersebut. Apa perawatan pertama yang dapat diberikan pada pasien tersebut?
Kuretase
Bedah flap
Premedikasi
Rujuk ke internist
Skeling dan root planing
Seorang pria berusia 32 tahun datang ke RSGM untuk melakukan kontrol perawatan gigi. Pasien sering ke dokter gigi untuk melakukan pembersihan karang gigi namun akibat pandemi pasien tidak dapat melakukan kontrol rutin seperti biasanya. Pembersihan karang gigi terakhir dilakukan dua tahun lalu. Pasien tidak memiliki riwayat penyakit sistemik namun memiliki riwayat merokok setengah bungkus per hari. Pada pemeriksaan intra oral pasien masih memiliki gigi lengkap dan tidak memiliki karies gigi, kalkulus pada anterior rahang bawah, OHIS 2,3, BoP 35%, poket pada gigi 26, 27, 36, 37 dengan PD 4–5 mm dan tidak memiliki resesi, memiliki beberapa stain pada lingual dan palatal gigi rahang atas dan rahang bawah. Apakah diagnosa kasus di atas berdasarkan AAP 2018?
Gingivitis induced plaque disertai periodontitis kronis lokalis 26,27,36,37
Gingivitis; dental biofilm-induced disertai periodontitis lokalisata Stage I grade B
Gingivitis; dental biofilm-induced disertai periodontitis lokalisata Stage II grade A
Gingivitis; dental biofilm-induced disertai periodontitis kronis lokalis 26,27,36,37
Gingival disease non induced plaque disertai periodontitis lokalisata Stage II grade A
Seorang perempuan berusia 24 tahun datang ke RSGM dengan keluhan gusi sering berdarah dan bau mulut. Pasien belum pernah perawatan ke dokter gigi sebelumnya. Pasien tidak memiliki riwayat penyakit sistemik dan tidak sedang mengonsumsi obat. Pemeriksaan intra oral, pasien memiliki banyak kalkulus rahang atas dan rahang bawah, OHIS 1,5, BoP 20%, gigi lengkap, karies media pada gigi 46, PD 2–3 mm, dan tidak memiliki resesi. Apakah diagnosis kasus di atas berdasarkan AAP 2018?
Gingivitis induced plaque
Gingivitis non induced plaque
Gingival disease induced plaque
Gingivitis; dental biofilm-induced
Gingival disease non induced plaque
Laki-laki 45 tahun datang RSGM dengan keluhan gigi depan rahang atas yang goyang dan gusi yang bengkak. Keluhan telah dirasakan sejak 3 bulan yang lalu, dan sudah pernah minum obat sembuh sementara kemudian bengkak lagi. Hasil pemeriksaan klinis menunjukkan unsur 11, 21 goyang derajat 2. Kedalaman true pocket mesial gigi 11 adalah 6mm , gigi 21 adalah 8mm , resesi sisi labial keduanya 2mm . Berapakah Loss of Attachment (LoA) pada gigi 11 dan 21?
Gigi 11: 6mm ; gigi 21: 8mm
Gigi 11: 8mm ; gigi 21: 10mm
Gigi 11: 4mm ; gigi 21: 6mm
Gigi 11: 7mm ; gigi 21: 9mm
Seorang perempuan berusia 45 tahun datang ke RSGM dengan keluhan gigi depan rahang atas goyang dan kadang berdarah saat menyikat gigi. Keluhan dirasakan sejak 1 tahun terakhir. Pemeriksaan intraoral menunjukkan mobilitas gigi derajat 1–2, OHIS = 2,8, dan kedalaman poket rata-rata 4–5 mm. Pasien tidak memiliki penyakit sistemik. Apa perawatan fase 1 yang dibutuhkan sesuai skenario tersebut?
Splinting
Medikasi
Kuretase
Occlusal adjustment
Skeling and Root planning
Seorang laki-laki berusia 46 tahun datang ke RSGM dengan keluhan gusi sering berdarah saat menyikat gigi. Pemeriksaan intraoral pada gigi 13 dan 14 ditemukan gingiva menggulung, sedikit hiperemis, dan PD 4 mm. Apakah jenis kuret spesifik yang tepat digunakan pada kasus tersebut?
Gracey no. 1-2
Gracey no. 3-4
Gracey no. 5-6
Gracey no. 7-8, 9-10
Gracey no. 11-12, 13-14
Seorang laki-laki berusia 57 tahun dirujuk ke klinik periodonsia dengan keluhan gigi depan bawah goyang, terlihat panjang, dan sering berdarah sejak sekitar 1 tahun lalu. Pemeriksaan intraoral tampak gingiva bengkak dan hiperemis terutama di daerah interdental, PD 4 mm, resesi 2 mm, dan plak indeks 2,5. Pemeriksaan radiografi menunjukkan resorpsi tulang horizontal sebesar 4 mm. Lesi resesi termasuk kelas III klasifikasi Miller. GDS 200 mg/dL . Dokter gigi merencanakan tindakan pembedahan. Apa yang perlu diperhatikan sebelum melakukan perawatan pada kasus tersebut?
Radiografi
Usia pasien
Jenis kelamin
Prognosis kasus
Kesehatan sistemik
Seorang perempuan berusia 50 tahun datang ke RSGM dengan keluhan gigi depan bawah terasa goyang, tanpa riwayat penyakit. Pemeriksaan intraoral menunjukkan kalkulus menutupi semua permukaan lingual rahang bawah, OHIS 4,5, BoP 35%, gigi posterior sudah hilang semua, PD 1–2 mm, dan resesi 5–6 mm pada gigi anterior rahang bawah. Bagaimana prosedur perawatan yang tepat pada kasus tersebut?
Scaling & Root Planing, Polishing, Splinting, Occlusal Adjustment
Splinting, Scaling & Root Planing, Occlusal Adjustment, Polishing
Polishing, Scaling & Root Planing, Splinting, Occlusal Adjustment
Scaling & Root Planing, Splinting, Occlusal Adjustment, Polishing
Occlusal Adjustment, Polishing, Scaling & Root Planing, Splinting
Seorang pria berusia 35 tahun datang ke RSGM dengan keluhan gusi depan rahang atas sedikit bengkak dan tidak nyaman. Pemeriksaan intraoral tampak gigi 11 ICDAS Code 06 Site 2 Size 2. Tes sensitivitas (-), perkusi (-), palpasi (+), dan terdapat sinus tract. Pemeriksaan radiografi tampak radiolusensi periapikal. Apakah rencana perawatan gigi 11 pada kasus di atas?
Bedah endodontik
Pemberian analgetik
Pemberian antibiotik
Perawatan saluran akar
Seorang laki-laki berusia 40 tahun datang ke RSGM dengan keluhan gigi belakang kanan bawahnya berlubang dan terasa sakit berdenyut saat malam hari sejak 3 hari yang lalu. Dokter gigi berencana melakukan perawatan saluran akar. Asisten dokter gigi menempatkan rubber sheet pada gigi 46 kemudian diikuti oleh dokter gigi yang menempatkan clamp pada gigi. Apa nama teknik pemasangan alat pada skenario di atas?
Bracket technique
Anterior technique
Split dam technique
Clamp first technique
Rubber first technique
Seorang perempuan berusia 25 tahun datang untuk pemeriksaan rutin ke dokter gigi. Pemeriksaan intraoral tampak karies pada gigi 46 ICDAS Code 04, site 1, size 2. Dokter gigi berencana melakukan restorasi resin komposit menggunakan bahan 3-step self-etch adhesive. Bagaimanakah prosedur perawatan yang tepat dilakukan pada kasus di atas?
Etsa, bilas, keringkan, primer, bilas, bonding, keringkan, light-curing
Etsa, bilas, keringkan, primer, keringkan, bonding, keringkan, light-curing
Etsa, bilas, keringkan, primer, light-curing, bonding, keringkan, light-curing
Etsa, bilas, keringkan, primer, bilas, keringkan, bonding, keringkan, light-curing
Etsa, keringkan, primer, bilas, keringkan, light-curing, bonding, keringkan, light-curing
Seorang perempuan berusia 40 tahun datang ke RSGM untuk melanjutkan tahapan perawatan saluran akar. Pada kunjungan ini akan dilakukan pengisian/obturasi saluran akar dengan teknik single cone menggunakan bahan pengisi Gutta Percha. Apakah keunggulan dari bahan pengisi saluran akar pada kasus di atas?
Rigid
Toksisitas rendah
Dimensi unstable
Mudah dikeluarkan
Seorang laki-laki berusia 25 tahun datang ke RSGM dengan keluhan gigi atas berlubang. Pasien mengatakan bahwa makanan sering masuk ke dalam gigi dan terasa ngilu yang tajam sesaat. Pemeriksaan intra oral tampak kavitas pada gigi 14 ICDAS Code 05 Site 1 Size 2 dan tampak sedikit kemerahan pada dasar kavitas. Apakah rencana perawatan yang tepat pada kasus? 1/1
Restorasi direk
Restorasi direk+ base GIC
Perawatan pulpcapping direk
Perawatan pulpcapping indirek
Restorasi direk+ base kalsium hidroksida
Seorang pria berusia 25 tahun datang ke RSGM dengan keluhan gigi rahang atas pernah sakit. Pemeriksaan intra oral tampak gigi 15 karies ICDAS Code 06 Site 2 Size 2. Diagnosa gigi 15 pulpitis irreversible simptomatik dan akan dirawat dengan perawatan saluran akar. Dari hasil pengukuran diperoleh panjang kerja 22 mm dan IAF berukuran ISO #15. Dokter gigi memutuskan akan melakukan preparasi dengan teknik step-back. Berapakah ukuran dan panjang dari file terakhir yang tepat digunakan pada kasus tersebut? 1/1
ukuran #55 sepanjang 17 mm
ukuran #30 sepanjang 22 mm
ukuran #20 sepanjang 19 mm
ukuran #25 sepanjang 18 mm
ukuran #40 sepanjang 17 mm
Seorang perempuan berusia 40 tahun datang ke RSGMP dengan keluhan gigi depan kanan atas patah akibat kecelakaan beberapa bulan sebelumnya. Pemeriksaan intra oral tampak gigi 21 patah 2/3 mahkota. Gigi non-vital pasca perawatan saluran akar. Dokter gigi berencana akan melakukan perawatan. Apakah perawatan restorasi yang tepat untuk skenario di atas? 1/1
Veneer labial
Pasak komposit
Mahkota tiruan penuh
Mahkota tiruan + pasak
Seorang perempuan berusia 35 tahun datang ke RSGM dengan keluhan gigi berwarna kekuningan. Diketahui pasien memiliki kebiasaan minum teh 3 kali sehari. Dokter gigi berencana melakukan perawatan untuk memutihkan kembali gigi pasien. Apakah nama kondisi gigi pada skenario di atas?
Diskolorasi intrinsik
Diskolorasi ekstrinsik
Diskolorasi kombinasi
Diskolorasi intrakoronal
Diskolorasi ekstrakoronal
Seorang anak laki-laki berusia 5 tahun datang diantar oleh ibunya ke RSGMP Unhas untuk melakukan pemeriksaan. Sebelum melakukan pemeriksaan, dokter gigi memperkenalkan diri, menjelaskan prosedur tindakan yang akan dilakukan dengan bahasa yang mudah dimengerti oleh anak. Apakah prinsip pelayanan yang diterapkan oleh dokter gigi tersebut?
Patient safety
Inform consent
Infection control
Patient assessment
Therapeutical communication
Seorang anak perempuan berusia 8 tahun diantar oleh ibunya ke RSGM untuk memeriksakan giginya. Setelah dilakukan tanya jawab kepada anak dan orang tuanya, dokter gigi kemudian melakukan beberapa prosedur pemeriksaan intra oral. Kondisi apa sajakah yang diperiksa pada prosedur tersebut?
Karies gigi, oklusi gigi, mukosa rongga mulut, TMJ
Karies gigi, oklusi gigi, mukosa rongga mulut, pemeriksaan kelenjar
Karies gigi, oklusi gigi, mukosa rongga mulut, pemeriksaan radiografi
Karies gigi, oklusi gigi, mukosa rongga mulut, pemeriksaan laboratorium
Karies gigi, oklusi gigi, mukosa rongga mulut, pemeriksaan mobilitas gigi
Seorang anak laki-laki berusia 3 tahun datang ke RSGM diantar ibunya untuk kontrol rutin. Anamnesis: ibu memiliki karies aktif, anak masih minum susu botol, namun rutin menyikat gigi dua kali sehari dengan pasta gigi berfluoride dan rutin mengonsumsi suplemen fluoride. Pemeriksaan intraoral tidak terlihat plak maupun lesi bercak putih dan tidak ada karies. Apakah kemungkinan kategori risiko karies pada kasus tersebut?
Tidak berisiko
Risiko karies tinggi
Risiko karies rendah
Risiko karies sedang
Risiko karies sangat tinggi
Seorang anak laki-laki berusia 7 tahun datang ke klinik gigi dengan keluhan gigi geraham kanan dan kiri bawah berlubang. Pemeriksaan intraoral menunjukkan gigi 75 dan 85 dengan karies meluas di seluruh permukaan. Tes termal dingin, perkusi, dan palpasi negatif. Gigi 85 direncanakan perawatan saluran akar. Apakah restorasi yang tepat untuk gigi 85 pada kasus ini?
Stainless steel crown
Tumpatan resin komposit
Tumpatan amalgam kelas I
Preventive resin restoration
Tumpatan glass ionomer cement
Seorang anak perempuan berusia 8 tahun diantar ibunya ke RSGM dengan keluhan kehilangan gigi pada rahang bawah. Pemeriksaan intraoral menunjukkan gigi 74, 75, dan 85 mengalami premature loss. Rencana perawatan adalah pembuatan space maintainer. Jenis space maintainer apakah yang paling tepat digunakan pada kasus tersebut?
Lingual bar tetap bilateral
Distal shoe
Band and loop
Crown and loop
Space maintainer lepasan fungsional
Seorang anak perempuan berusia 7 tahun datang ke RSGM untuk kontrol rutin. Terdapat tambalan komposit pada gigi 53 dan 63. Dokter gigi melakukan topical application fluoride (TAF). Setelah TAF, terjadi diskolorasi pada tambalan. Bahan TAF apakah yang paling mungkin menyebabkan diskolorasi pada kasus ini?
NaF 2%
NaF 5%
SnF 8%
CPP-ACP
APF 1.23%
Seorang anak berusia 7 tahun datang untuk pemeriksaan gigi. Berdasarkan anamnesis anak belum bisa menggosok gigi dengan benar. Pemeriksaan intraoral: gigi 16, 26, 36, 46 sudah erupsi, tidak ada karies, terdapat plak pada semua gigi. Apakah tindakan pertama yang harus dilakukan dokter gigi pada kasus ini?
DHE/KIE (edukasi kebersihan gigi dan mulut)
Scaling segera seluruh kuadran
Aplikasi fissure sealant pada molar permanen
Topikal aplikasi fluoride tanpa edukasi
Restorasi resin preventif pada fissura
Seorang anak laki-laki berusia 10 tahun datang ke RSGM dengan keluhan ingin mencabut gigi belakang kiri bawah. Pemeriksaan intraoral ditemukan gigi 74 persisten tanpa kegoyangan. Apakah teknik anestesi yang paling tepat untuk pencabutan gigi tersebut?
Blok nervus alveolaris inferior
Infiltrasi supraperiosteal lokal di sekitar gigi 74
Anestesi intraligamen sebagai satu-satunya teknik
Anestesi topikal saja tanpa injeksi
Blok nervus mental bilateral
Seorang anak perempuan berusia 5 tahun diantar ibunya ke RSGM dengan keluhan gigi belakang kanan bawah terasa sakit. Diketahui anak sudah pernah ke dokter gigi namun tetap merasa takut. Orang tua ingin anaknya tetap mendapatkan perawatan. Apakah metode pendekatan non farmakologis yang sesuai pada kasus di atas?
HOME
Modeling
Tell show do
Desensitisasi
Reinforcement
Seorang anak laki-laki berusia 5 tahun diantar ibunya ke RSGM dengan keluhan gigi berlubang dan ingin ditambal. Pemeriksaan klinis tampak karies oklusal pada gigi 84, 85, sondasi (-). Diketahui dari ibunya, anak merasa takut mendengar suara handpiece. Apakah rencana penatalaksanaan yang paling sesuai untuk kasus tersebut?
Penambalan PAR
Penambalan komposit
Penambalan fissure sealant
Penambalan Glass Ionomer Cement
Penambalan Atraumatic Restorative Treatment
Apakah tahap tumbuh kembang gigi yang mengalami kelainan pada kasus di atas? 1/1
Insiasi
Proliferasi
Histodiferensiasi
Morfodiferensiasi
Kalsifikasi
Seorang anak perempuan berusia 3 tahun datang diantar oleh ibunya ke RSGM untuk pemeriksaan gigi rutin. Pemeriksaan intra oral gigi 52, 51, 61, dan 62 tampak lesi white spot pada daerah servikal. Dokter gigi mengatakan bahwa kondisi tersebut adalah permulaan dari Early Childhood Caries (ECC) sehingga menyarankan untuk dilakukan perawatan. Apakah jenis perawatan yang tepat untuk kasus tersebut? 1/1
Fissure sealant
Glass ionomer restoration
Topical application fluoride
Preventive adhesive restoration
Atraumatic restorative treatment
Seorang anak perempuan berusia 12 tahun diantar oleh ibunya ke RSGM dengan keluhan terdapat sisa akar pada gigi belakang kanan dan ingin dicabut. Pemeriksaan umum diketahui berat badan 30 Kg, tinggi badan 150 cm. Setelah melakukan prosedur ekstraksi, dokter gigi ingin meresepkan tablet analgesik. Berapakah dosis obat yang harus diberikan pada pasien tersebut? 1/1
210 mg
211 mg
212 mg
213 mg
214 mg
Seorang anak laki-laki berusia 7 tahun datang ke RSGM ditemani ibunya dengan keluhan sakit pada gigi belakang kanan atas sehingga susah tidur pada malam hari. Pemeriksaan intra oral ditemukan karies mencapai pulpa pada gigi 54 dan 55. Pemeriksaan radiografi tampak radiolusen pada ujung apikal gigi 54. Apakah rencana perawatan yang sesuai pada kasus tersebut? 0/1
Pulpektomi gigi 54, pulpotomi gigi 55, dan restorasi mahkota baja pra-cetak
Ekstraksi gigi 54 diikuti pengganjal ruang bila diperlukan; pulpotomi gigi 55 dan mahkota baja pra-cetak
Penutupan pulpa langsung pada gigi 54 dan 55 dengan komposit saja
Hanya terapi antibiotik dan observasi tanpa tindakan definitif
Seorang perempuan berusia 35 tahun datang ke RSGM untuk dibuatkan gigi palsu pada rahang atas dan bawah bagian belakang. Saat anamnesis dokter menanyakan pengalaman menggunakan gigi tiruan sebelumnya. Sebutkan hal yang ingin diketahui oleh dokter gigi dengan pertanyaan tersebut.
Rasanya memakai gigi tiruan
Lama menggunakan gigi tiruan
Gigi tiruannya dibuat oleh siapa
Sudah mengetahui prosedur pembuatan
Masa adaptasi pasien terhadap gigi tiruan sebelumnya
Pasien laki-laki berusia 34 tahun datang ke RSGM dengan keluhan kehilangan gigi depan atas 9 bulan yang lalu. Pasien ingin dibuatkan gigi tiruan yang tidak dapat dilepas. Pemeriksaan intraoral: gigi 11 tidak ada kelainan, gigi 22 ada tambalan komposit di mesial, gigi 21 edentulous. Pemeriksaan radiografi: gigi 11 sudah dirawat endodontik, tidak ada kelainan periapikal pada semua gigi. Dokter dan pasien sepakat membuat gigi tiruan fixed fixed bridge dengan bahan porcelain fused to metal. Apakah sifat dari bahan restorasi berdasarkan kasus di atas?
Mengikat plak
Berubah warna
Mudah reparasi
Menyerap cahaya
Tidak menyerap cairan
Seorang laki-laki berusia 65 tahun datang ke RSGM dengan keluhan sulit mengunyah karena semua gigi telah dicabut dan ingin dibuatkan gigi tiruan. Pemeriksaan intraoral menunjukkan edentulus total rahang atas dan bawah. Dokter gigi akan membuatkan gigi tiruan lengkap dengan basis akrilik. Apakah tahap awal prosedur perawatan pada kasus tersebut?
Pencetakan fisiologis
Pencetakan area perifer
Pencetakan pendahuluan
Mencatat semua permukaan jaringan
Pencatatan area sulkus dan vestibulum
Seorang perempuan berusia 62 tahun datang ke RSGM dengan keluhan sulit mengunyah dan ingin dibuatkan gigi tiruan. Pemeriksaan intraoral menunjukkan edentulus total rahang atas dan bawah. Dokter gigi akan membuatkan gigi tiruan lengkap dan disetujui oleh pasien. Pada kunjungan ini dokter gigi akan melakukan pencetakan fisiologis pada pasien. Apakah bahan yang digunakan untuk pencetakan pada kasus tersebut?
Polivinil siloksan
Impression plaster
Hidrokoloid reversibel
Impression compound
Hidrokoloid irreversibel
Seorang perempuan berusia 65 tahun datang ke RSGM ingin dibuatkan gigi tiruan lepasan lengkap. Dokter gigi telah melakukan pencetakan fisiologis dan melakukan pemeriksaan retensi. Apakah tahapan yang dilakukan oleh dokter gigi pada kunjungan pasien kali ini?
Surveying
Border moulding
Pencetakan fungsional
Try in basis dan bite rim
Pembuatan individual tray
Seorang pria berusia 69 tahun datang ke RSGM untuk dibuatkan gigi tiruan. Pada pertemuan kali ini, dokter gigi akan menentukan relasi sentrik dengan membuat bulatan wax sebesar biji jagung yang diletakkan pada bagian midline posterior galengan gigi rahang atas. Dokter gigi kemudian menginstruksikan pasien untuk menyentuhkan ujung lidahnya pada bulatan tersebut. Apakah nama teknik penentuan relasi sentrik yang digunakan oleh dokter gigi tersebut?
Two dots
Niswonger
Garis Camper
Garis interpupil
Nucleus wolkhoff
Seorang perempuan berusia 42 tahun datang ke RSGM dengan keluhan nyeri pada gigi belakang kanan bawah. Pasien telah menggunakan gigi tiruan jembatan selama 3 tahun. Gigi tiruan terasa seperti bergerak bila pasien mengunyah. Pemeriksaan intra oral menunjukkan gigi tiruan jembatan 4 unit dengan retainer gigi 44 dan 47, pontik 45 dan 46, serta perkusi positif pada gigi 47. Apakah penyebab keluhan pasien sesuai kasus di atas?
Dental caries
Konektor patah
Disfungsi oklusal
Penyakit periodontal
Kehilangan retensi gigi penyangga
Seorang perempuan berusia 60 tahun datang ke RSGM untuk melanjutkan tahapan pemasangan gigi tiruan. Pada kunjungan ini, dokter gigi merencanakan untuk melakukan insersi gigi tiruan lengkap. Apakah pemeriksaan yang dilakukan untuk tahapan tersebut di skenario?
Fonem
Fonetik
Persistensi
Warna gigi
Labial fullness
Seorang perempuan datang dengan keluhan tidak percaya diri karena ompong satu gigi depan atas. Pemeriksaan intra oral menunjukkan edentulus gigi 11 dan karies gigi 14. Pasien menginginkan gigi tiruan yang estetik untuk pekerjaan sebagai manajer komunikasi serta meminta intervensi minimal pada gigi abutmen. Gigi tiruan jenis apakah yang tepat bagi pasien tersebut?
Gigi tiruan jembatan kantilever
Gigi tiruan jembatan fixed fixed
Gigi tiruan sebagian basis akrilik
Gigi tiruan sebagian kerangka logam
Gigi tiruan jembatan spring cantilever
Seorang perempuan berusia 43 tahun datang ke RSGM ingin dibuatkan gigi tiruan karena sulit mengunyah. Pemeriksaan intra oral menunjukkan gigi 16, 15, 14, 25, 26, 27, 28 hilang (edentulous). Dokter gigi berencana membuat gigi tiruan sebagian lepasan. Apakah diagnosis prostodontik pada kasus tersebut?
Kennedy kelas 1
Kennedy kelas 3
Kennedy kelas 1 modifikasi 1
Kennedy kelas 2 modifikasi 1
Kennedy kelas 3 modifikasi 1
Seorang laki-laki berusia 55 tahun datang ke RSGM dengan keluhan gigi tiruan yang longgar sejak 2 bulan terakhir, menyebabkan sulit mengunyah dan terasa sakit. Pemeriksaan intra oral menunjukkan edentulous totalis rahang atas dan bawah. Gigi tiruan mudah lepas, sementara kondisi basis dinyatakan baik. Apakah jenis perawatan yang dapat digunakan pada kasus ini?
Reparasi
Relining
Rebasing
Repairing
Relining dan rebasing
Seorang pasien perempuan berusia 35 tahun datang ke RSGM dengan keluhan tidak percaya diri saat berbicara. Pemeriksaan intraoral menunjukkan gigi 12 edentulous, gigi 11 miring 5°, dan gigi 13 miring 10°. Pasien ingin dibuatkan gigi tiruan jembatan tetapi tidak ingin gigi yang ada dipreparasi atau dikecilkan. Pilih jenis gigi tiruan jembatan yang paling sesuai untuk kasus ini. (Skor 1/1)
Implant Bridge
Maryland Bridge
Telescopic Bridge
Modification Bridge
Semi Rigid Fixed Bridge
Seorang perempuan berusia 35 tahun datang ke RSGM dengan keluhan sulit mengunyah pada sisi kiri karena gigi belakang bawah telah dicabut dua tahun lalu. Pasien ingin dibuatkan gigi tiruan yang tidak dapat dilepas. Pemeriksaan intraoral menunjukkan gigi 35 dan 36 edentulous. Dokter gigi memutuskan membuat gigi tiruan jembatan dan disetujui pasien. Gigi tiruan jembatan sementara telah dibuat di laboratorium sebelum dilakukan preparasi di mulut pasien. Pilih jenis bahan sementasi restorasi sementara yang digunakan pada perawatan ini. (Skor 1/1)
Resin cement
Glass Ionomer
Zinc Phosphate
Zinc Oxide Eugenol
Resin-modified glass-ionomer cement
Seorang laki-laki berusia 27 tahun datang ke RSGM untuk pembuatan gigi tiruan cekat. Pasien dijadwalkan untuk insersi Gigi Tiruan Jembatan (GTJ). Proses insersi GTJ permanen menggunakan sementasi tetap namun ada kemungkinan hilangnya semen pada gigi tiruan jembatan setelah insersi. Faktor apa yang paling mungkin menyebabkan hal tersebut? (Skor 1/1)
Esthetic
Occlusion
Marginal fitness
Proximal contact
Fitness/self-retention
