WorksheetsPengertian Balanced Scorecard
Total questions: 30
Worksheet time: 15mins
Menurut Kaplan dan Norton, pernyataan mana yang paling tepat?
BSC adalah sistem manajemen untuk implementasi strategi dan komunikasi kinerja
BSC adalah alat akuntansi untuk menghitung rasio keuangan perusahaan
BSC berfokus tunggal pada perspektif finansial dan profitabilitas
BSC dipakai hanya untuk evaluasi tahunan oleh auditor eksternal
Pada tahap awal, Balanced Scorecard menilai kinerja menggunakan empat perspektif. Manakah kombinasi perspektif yang tepat?
Keuangan, pemasaran, operasi eksternal, inovasi teknologi
Keuangan, sumber daya manusia, rantai pasok, tanggung jawab sosial
Keuangan, pelanggan, proses bisnis internal, pembelajaran dan pertumbuhan
Pendapatan, biaya, kualitas, kepuasan karyawan
Sebuah perusahaan ingin menerjemahkan strategi menjadi indikator yang dipahami lintas departemen. Peran Balanced Scorecard pada tahap perkembangan mana paling relevan?
Tahap awal sebagai model empat perspektif kinerja
Tahap lanjutan sebagai sarana komunikasi dan penerjemahan strategi
Pra-riset sebelum adanya kerangka kerja formal
Tahap akhir sebagai sistem manajemen strategis penuh
Sebuah perusahaan mendapati banyak metrik dipantau sehingga tim kehilangan fokus. Kelemahan Balanced Scorecard mana yang paling relevan?
Penggunaan terlalu banyak pengukuran mengurangi konsentrasi
Kecenderungan mengabaikan perspektif pelanggan
Korelasi sebab-akibat selalu sangat kuat
Transparansi tujuan perubahan menjadi berkurang
Apa risiko ketika organisasi 'terlalu terpaku pada hasil keuangan' saat memakai Balanced Scorecard?
Memperluas keseimbangan perspektif kinerja
Mengabaikan pendorong nonkeuangan yang berkelanjutan
Memperkuat hubungan sebab-akibat antar-metrik
Mempercepat inovasi proses dan produk
Situasi: Hubungan antara peningkatan pelatihan karyawan dan penjualan tidak konsisten dari waktu ke waktu. Kelemahan Balanced Scorecard apa yang tercermin?
Keseimbangan perspektif yang tidak diperlukan
Koherensi strategi yang berlebihan
Keterukuran metrik yang terlalu rinci
Korelasi yang tidak kuat antar ukuran kinerja
Mengapa Balanced Scorecard disebut 'Koheren' dalam perencanaan strategi?
Mengaitkan sasaran dan ukuran secara logis
Mengutamakan hanya satu perspektif
Menghapus kebutuhan umpan balik rutin
Menetapkan kompensasi tanpa kriteria
Perusahaan ingin menilai promosi manajer secara adil dan objektif. Manfaat Balanced Scorecard mana yang paling sesuai?
Metode kreatif mengurangi biaya pemasaran
Kerangka kerja untuk audit keuangan tahunan
Dasar yang adil untuk kompensasi dan promosi
Sistem otomatis untuk rekrutmen staf baru
Contoh ukuran untuk perspektif pembelajaran dan pertumbuhan yang paling sesuai adalah:
Jumlah jam pelatihan pegawai
Margin laba kotor triwulanan
Net Promoter Score pelanggan
Perputaran persediaan harian
Dalam merancang BSC, pilihan indikator harus:
Bersifat rahasia tanpa target jelas
Terbatas namun relevan bagi strategi
Sebanyak mungkin agar komprehensif
Fokus tunggal pada hasil keuangan
Situasi mana yang mencerminkan trade-off yang perlu ditunjukkan BSC?
Mengabaikan ukuran nonkeuangan sepenuhnya
Meningkatkan semua ukuran sekaligus
Menambah indikator tanpa evaluasi kegunaan
Memilih layanan lebih cepat namun biaya lebih tinggi
Kesalahan umum saat menggunakan Balanced Scorecard adalah:
Menguji hipotesis hubungan dengan data
Menganggap hubungan sebab-akibat pasti benar
Menyeimbangkan hasil dan pemicu kinerja
Mengomunikasikan target yang terukur
Perusahaan berupaya meningkatkan kemampuan jangka panjang karyawan sekaligus mendorong kinerja. Kombinasi metrik Perspektif Pembelajaran & Pertumbuhan yang paling sesuai adalah?
Jumlah paten dan waktu pengiriman
ROI dan marjin kotor
Tingkat pendidikan dan kompensasi berbasis insentif
Pangsa pasar dan waktu pemenuhan
Tim strategi merumuskan visi: "Menjadi penyedia layanan paling tepercaya." Untuk menyelaraskan Balanced Scorecard, tindakan mana yang paling tepat menunjukkan hubungan sebab–akibat antar ukuran?
Mendefinisikan metrik kepuasan pelanggan yang memengaruhi loyalitas
Menambahkan lebih banyak KPI ke setiap perspektif tanpa keterkaitan
Mengutamakan ukuran finansial dan menghapus non-finansial
Mengukur semua aktivitas internal tanpa mengaitkan hasil
Mengapa penguatan kualitas human capital dan sistem operasi penting bagi Bank BTN?
Untuk menambah portofolio produk spekulatif
Untuk memudahkan audit eksternal tahunan
Untuk memenuhi regulasi pajak terbaru
Untuk mendukung tujuan strategis dan efisiensi
Mengapa penyediaan program pelatihan terstruktur penting bagi staf frontline?
Agar kinerja dapat diukur jelas dan selaras strategi
Agar gaji dapat dinaikkan otomatis setiap tahun
Agar pengawasan atasan menjadi lebih longgar
Agar promosi jabatan menjadi lebih cepat
Jenis keterampilan yang ditekankan dalam program pelatihan pegawai adalah
Investasi derivatif berisiko tinggi
Keterampilan teknis dan manajerial
Penjualan agresif tanpa analitik
Pemasaran berbasis selebritas
Perbaikan apa yang dilakukan Bank BTN untuk meningkatkan kualitas human capital secara menyeluruh?
Membatasi perekrutan lulusan baru
Perbaikan rekrutmen, reward, dan pengembangan karier
Menunda program suksesi kepemimpinan
Menghapus program insentif berbasis kinerja
Alasan Bank BTN berinvestasi pada sistem TI baru dan data warehouse adalah
Mengganti proses evaluasi kredit manual
Mendukung otomasi organisasi dan kinerja
Mengurangi kepatuhan terhadap regulasi
Menjalankan kampanye pemasaran nasional
Metode apa yang digunakan Bank BTN untuk mengukur upaya strategisnya?
Lean Six Sigma saja
Balanced Scorecard empat perspektif
Zero-Based Budgeting murni
Activity-Based Costing terpisah
Indikator yang digunakan pada perspektif keuangan meliputi
CAC, LTV, dan MRR
ROI, ROE, NIM, profit margin, CAR
Beta, alpha, dan Sharpe ratio
EPS, EBITDA, dan ARPU
Contoh ukuran pada perspektif pelanggan adalah
Rasio kecukupan modal internal
Pangsa pasar KPR dan KPA
Siklus penutupan buku bulanan
Turnover karyawan tahunan
Mana yang termasuk dalam indikator proses bisnis internal terkait pembiayaan?
Pertumbuhan kredit dan dana pihak ketiga
Perubahan tarif pajak PPh badan
Peningkatan biaya promosi digital
Penurunan jumlah karyawan kontrak
Aspek manajemen risiko dalam perspektif proses bisnis internal berfokus pada
Pengganti audit regulator tahunan
Pengurangan biaya pelatihan pegawai
Pengukuran indeks layanan pelanggan
Penerapan sistem human capital
Fokus perspektif pembelajaran dan pertumbuhan adalah
Penjualan produk baru setiap kuartal
Kurikulum pemasaran eksternal
Budaya organisasi dan struktur
Harga pasar sekunder obligasi
Komponen yang dievaluasi pada perspektif pembelajaran dan pertumbuhan mencakup
Standarisasi tarif bunga antar cabang
Penataan portofolio investasi derivatif
Implementasi struktur organisasi dan proses bisnis
Penghapusan biaya riset dan pengembangan
Jika indeks layanan pelanggan turun, perspektif yang paling relevan untuk ditinjau adalah
Manajemen risiko
Pelanggan
Pembelajaran dan pertumbuhan
Keuangan
Kenaikan NIM dan CAR terutama berdampak pada perspektif
Keuangan
Pelanggan
Pembelajaran dan pertumbuhan
Proses bisnis internal
Ketidaksesuaian kompetensi karyawan dengan peran dapat diatasi melalui
Program pelatihan teknis dan manajerial
Pengurangan cuti tahunan karyawan
Peningkatan target tanpa coaching
Rotasi lintas fungsi tanpa pelatihan
Keterkaitan antara perspektif pembelajaran dan pertumbuhan dengan proses bisnis internal adalah
Kompetensi tidak memengaruhi kualitas proses
Kompetensi meningkatkan biaya operasional tetap
Kompetensi tinggi menurunkan kepatuhan GCG
Kompetensi yang kuat memperbaiki eksekusi proses
