wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

TO UP PPG Mapel Akidah Akhlak Kisi-Kisi Nomor 21-30

Total questions: 10

Worksheet time: 5mins

Name
Class
Date
1.

Seorang guru Akidah Akhlak ingin mengajarkan materi tentang kontribusi tokoh-tokoh tasawuf dalam perkembangan spiritualitas Islam. Mengingat setiap siswa memiliki kecepatan belajar dan minat yang berbeda terhadap sejarah tokoh, guru memutuskan menggunakan pendekatan teknologi yang mendukung diferensiasi produk. Rancangan pembelajaran yang paling tepat adalah...

a)

Menginstruksikan seluruh siswa untuk menonton video dokumenter sejarah tasawuf yang sama di YouTube kemudian merangkum isinya di buku.

b)

Memfasilitasi siswa memilih platform digital (infografis, podcast, atau video pendek) untuk mempresentasikan profil tokoh tasawuf pilihan mereka.

c)

Meminta siswa mencari artikel di internet tentang biografi tokoh tasawuf secara bebas tanpa adanya panduan struktur penulisan yang jelas.

d)

Menggunakan aplikasi kuis interaktif seperti Quizizz untuk menguji ingatan siswa terhadap nama-nama tokoh tasawuf yang ada di buku paket.

e)

Menampilkan slide presentasi yang berisi poin-poin penting sejarah tasawuf dan meminta siswa menyalinnya ke dalam format digital Word.

2.

Dalam materi Hablum min Allah dan Hablum min al-nas, guru ingin siswa tidak hanya menghafal definisi, tetapi mampu menganalisis urgensi keseimbangan keduanya secara mendalam melalui Deep Learning. Rancangan aktivitas yang berfokus pada materi ini adalah...

a)

Memberikan daftar ayat-ayat Al-Qur'an tentang hubungan dengan Tuhan dan manusia untuk dihafalkan beserta artinya secara mandiri.

b)

Menjelaskan secara lisan perbedaan mendasar antara ibadah ritual dan ibadah sosial selama jam pelajaran berlangsung di dalam kelas.

c)

Menyajikan studi kasus konflik sosial di masyarakat dan meminta siswa mendiskusikan solusi berdasarkan prinsip ketasawufan yang relevan.

d)

Meminta siswa membuat kliping berita dari koran tentang kegiatan bakti sosial yang dilakukan oleh berbagai organisasi keagamaan lokal.

e)

Mengadakan tes tertulis pilihan ganda mengenai ruang lingkup pembahasan tasawuf untuk mengukur tingkat pemahaman dasar para siswa.

3.

Guru Akidah Akhlak berencana menerapkan pendekatan Deep Learning pada materi ruang lingkup tasawuf agar siswa memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Berdasarkan pengetahuan pedagogik, langkah yang paling sesuai untuk memicu keterlibatan emosional dan kognitif siswa adalah...

a)

Menggunakan metode ceramah bervariasi yang dilengkapi dengan sesi tanya jawab singkat pada setiap akhir sub-materi yang diajarkan.

b)

Memberikan tugas refleksi tertulis tentang pengalaman pribadi siswa dalam membantu orang lain sebagai wujud implementasi Hablum min al-nas.

c)

Membagikan selebaran berisi materi ringkasan tasawuf kepada siswa untuk dipelajari di rumah masing-masing sebelum ujian tengah semester.

d)

Menugaskan siswa untuk menghafal istilah-istilah teknis dalam dunia tasawuf seperti maqamat dan ahwal secara berkelompok di kelas.

e)

Memutar film tentang kehidupan sufi masa lalu tanpa memberikan arahan diskusi atau lembar kerja yang harus diisi oleh para siswa.

4.

Pada materi pengertian pendidikan nilai dan karakter, guru ingin mengembangkan kemampuan kolaborasi siswa melalui teknologi digital. Pendekatan Deep Learning yang mengintegrasikan teknologi untuk mencapai tujuan tersebut tercermin dalam kegiatan...

a)

Menugaskan siswa secara individu untuk membuat desain poster digital mengenai nilai kejujuran menggunakan aplikasi Canva di rumah.

b)

Meminta siswa menjawab pertanyaan di forum diskusi daring tentang definisi karakter namun tidak mewajibkan mereka menanggapi siswa lain.

c)

Mengarahkan siswa bekerja dalam kelompok kecil untuk menyusun proyek kampanye digital anti-perundungan melalui dokumen kolaboratif daring.

d)

Memberikan instruksi kepada siswa untuk mengunduh aplikasi buku digital Akidah Akhlak sebagai referensi utama dalam belajar mandiri di kelas.

e)

Menampilkan video motivasi tentang karakter mulia dari tokoh dunia melalui proyektor dan meminta siswa mencatat pesan moralnya secara individual.

5.

Siswa diharapkan memiliki kemampuan adaptif dalam merespons keberagaman di lingkungan sekolah. Guru merancang pembelajaran materi konsep dan urgensi moderasi beragama dengan pendekatan TPACK. Langkah pembelajaran yang paling menunjukkan integrasi tersebut adalah...

a)

Memanfaatkan platform Virtual Reality (VR) untuk mensimulasikan situasi dialog lintas iman yang membutuhkan sikap toleran dan moderat.

b)

Meminta siswa membaca buku teks digital tentang sejarah moderasi beragama dalam Islam kemudian menjawab soal latihan di akhir bab.

c)

Menggunakan proyektor untuk menampilkan gambar-gambar tempat ibadah yang ada di Indonesia sebagai ilustrasi keberagaman beragama.

d)

Menugaskan siswa menulis esai tentang pentingnya moderasi beragama di kertas folio kemudian dikumpulkan pada pertemuan minggu depan.

e)

Menjelaskan konsep wasathiyyah dengan bantuan papan tulis secara detail agar siswa memahami definisi moderasi menurut bahasa dan istilah.

6.

Materi tentang "Allah dan Kemaha-Esa-an Allah" seringkali dianggap abstrak oleh siswa Gen Z. Guru ingin menerapkan strategi Problem Based Learning (PBL) untuk menciptakan suasana aman dan meningkatkan daya saing siswa. Langkah awal yang tepat adalah...

a)

Memberikan soal-soal latihan yang sulit tentang dalil aqli keberadaan Allah agar siswa terbiasa berpikir keras dalam menghadapi ujian.

b)

Menyajikan fenomena alam yang kompleks atau paradoks sains untuk didiskusikan siswa dalam menemukan bukti kemahakuasaan Tuhan.

c)

Meminta siswa maju ke depan kelas secara bergantian untuk membacakan sifat-sifat wajib bagi Allah beserta artinya dengan suara lantang.

d)

Menjelaskan secara filosofis tentang konsep ketuhanan tanpa memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya atau berpendapat.

e)

Memberikan tugas kepada siswa untuk menggambar kaligrafi lafadz Allah dengan kreativitas masing-masing untuk dinilai keindahannya.

7.

Untuk mengajarkan materi "Tauhid dan Berbagai Aspeknya" agar relevan dengan perkembangan zaman, guru menggunakan Project Based Learning (PjBL) guna menciptakan suasana belajar yang nyaman. Proyek yang paling relevan untuk siswa saat ini adalah...

a)

Membuat laporan observasi tertulis mengenai praktik-praktik ibadah di masjid lingkungan rumah siswa masing-masing selama satu minggu.

b)

Merancang dan memproduksi konten edukasi kreatif di media sosial tentang cara menghindari praktik syirik modern di kalangan remaja.

c)

Menyusun daftar perilaku yang mencerminkan ketauhan dalam buku harian dan meminta tanda tangan orang tua setiap hari sebagai bukti.

d)

Mengadakan lomba cerdas cermat antar kelas dengan materi seputar sejarah perkembangan ilmu tauhid dan tokoh-tokoh yang berpengaruh.

e)

Melakukan wawancara dengan tokoh agama setempat mengenai tantangan menjaga akidah di era digital kemudian merangkumnya di buku.

8.

Materi nilai-nilai Asmaul Husna dalam kehidupan sehari-hari akan diajarkan dengan strategi Differentiation Based Learning (DBL) untuk menciptakan suasana membahagiakan. Praktik DBL yang paling tepat dalam konteks ini adalah...

a)

Memberikan tugas yang sama kepada seluruh siswa namun dengan standar penilaian yang berbeda-beda tergantung kemampuan awal siswa.

b)

Mengelompokkan siswa berdasarkan gaya belajar (visual, auditori, kinestetik) untuk mengekspresikan pemaknaan salah satu Asmaul Husna.

c)

Memberikan siswa bebas belajar secara bebas di luar kelas tanpa adanya pemantauan atau struktur penugasan yang jelas dari guru pendamping.

d)

Meminta siswa yang sudah pintar untuk mengajarkan materi kepada siswa yang kurang mampu agar guru bisa fokus melakukan administrasi.

e)

Menggunakan satu jenis media pembelajaran yang dianggap paling canggih untuk menarik perhatian seluruh siswa tanpa kecuali di kelas.

9.

Guru ingin mengajarkan materi akhlak mahmudah dan mazmumah agar siswa memiliki karakter unggul melalui pendekatan Deep Learning (DL) yang akomodatif. Aktivitas yang paling mencerminkan hal tersebut adalah...

a)

Mengadakan simulasi role-playing situasi dilema moral di mana siswa harus memilih tindakan terbaik berdasarkan nilai akhlak Islam.

b)

Menampilkan daftar perilaku tercela di layar proyektor dan meminta siswa menghafalkannya agar tidak dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.

c)

Memberikan hukuman kepada siswa yang berperilaku buruk di sekolah sebagai bentuk pembelajaran langsung mengenai dampak akhlak mazmumah.

d)

Mewajibkan siswa merangkum bab akhlak di buku paket sebanyak lima halaman sebagai syarat untuk mengikuti ujian akhir semester.

e)

Menjelaskan pengertian akhlak menurut Imam Ghazali secara mendalam melalui metode dikte agar siswa memiliki catatan yang lengkap.

10.

Materi objek pembahasan Ilmu Kalam (seperti Qadha dan Qadar) seringkali sulit dipahami. Guru ingin menggunakan TPACK agar suasana belajar menjadi adaptif terhadap perkembangan zaman. Strategi yang paling tepat adalah...

a)

Menggunakan animasi berbasis AI atau simulasi digital untuk memvisualisasikan konsep hubungan antara usaha manusia dan takdir Allah.

b)

Menginstruksikan siswa untuk mencari perdebatan aliran ilmu kalam di Wikipedia kemudian menyalinnya ke dalam format presentasi PowerPoint.

c)

Mengadakan debat terbuka di kelas mengenai perbedaan pandangan aliran Jabariyah dan Qodariyah tanpa menggunakan media bantuan apapun.

d)

Meminta siswa mendengarkan rekaman ceramah ustadz tentang takdir melalui aplikasi WhatsApp grup dan menuliskan poin-poin pentingnya.

e)

Memberikan modul cetak yang berisi latihan soal penalaran tingkat tinggi mengenai konsep kebebasan manusia dalam perspektif ilmu kalam.