WorksheetsSOAL UAS PELAPKORPORAT
Total questions: 50
Worksheet time: 25mins
Tujuan utama pelaporan keuangan menurut Kerangka Konseptual adalah menyediakan informasi untuk
Penilaian pajak
Kepatuhan manajemen
Pengambilan keputusan ekonomi
Kepentingan auditor
Karakteristik kualitatif utama informasi keuangan adalah
Relevansi dan representasi tepat
Konsistensi dan konservatisme
Materialitas dan kehati-hatian
Legalitas dan formalitas
Jika terjadi konflik antara Kerangka Konseptual dan PSAK, maka yang berlaku adalah
Kerangka Konseptual
PSAK
IFRS
Interpretasi auditor
PSAK di Indonesia dikembangkan melalui konvergensi dengan
US GAAP
OECD
IFRS
Basel Accord
Tujuan utama konvergensi PSAK–IFRS adalah
Menyeragamkan pajak
Meningkatkan komparabilitas global
Mengurangi judgment
Menekan biaya audit
Pihak yang bertanggung jawab atas penyusunan laporan keuangan adalah
Auditor eksternal
Regulator
Manajemen
Pemegang saham
Aset diklasifikasikan sebagai aset lancar jika direalisasi dalam
6 bulan
12 bulan atau siklus operasi
2 tahun
Masa kontrak
Investasi jangka pendek umumnya diukur menggunakan
Biaya historis
Nilai buku
Nilai wajar
Nilai realisasi
Berikut yang bukan termasuk setara kas adalah
Giro
Deposito 3 bulan
Deposito 1 tahun
Kas kecil
PP&E pada pengakuan awal dicatat sebesar
Nilai wajar
Nilai kini
Biaya perolehan
Nilai realisasi
Goodwill muncul akibat
Revaluasi aset
Kombinasi bisnis
Amortisasi
Impairment
Aset takberwujud dengan umur manfaat tidak terbatas
Diamortisasi
Tidak diuji
Diuji penurunan nilai
Dihapus langsung
Provisi diakui apabila
Pasti terjadi
Probable dan dapat diukur andal
Bersifat kontinjensi
Telah dibayar
Utang usaha diklasifikasikan sebagai
Liabilitas jangka panjang
Ekuitas
Liabilitas jangka pendek
Cadangan
Kewajiban kontinjensi diperlakukan dengan cara
Diakui di neraca
Dikapitalisasi
Diungkap dalam catatan
Diabaikan
Utang obligasi diukur setelah pengakuan awal menggunakan
Nilai nominal
Nilai wajar
Biaya perolehan diamortisasi
Nilai pasar
Diskonto obligasi menyebabkan
Beban bunga menurun
Beban bunga meningkat
Ekuitas meningkat
Pajak final
Metode yang paling mencerminkan biaya pinjaman sesungguhnya adalah
Garis lurus
Saldo menurun
Suku bunga efektif
Nominal
Ekuitas merupakan
Total aset
Hak atas laba
Residual aset setelah liabilitas
Modal disetor
Pembayaran dividen tunai akan
Meningkatkan ekuitas
Mengurangi liabilitas
Mengurangi ekuitas
Tidak berdampak
Agio saham dicatat dalam
Pendapatan
Beban
Ekuitas
Liabilitas
Arus kas operasi mencerminkan
Aktivitas investasi
Aktivitas pendanaan
Kinerja inti bisnis
Transaksi luar biasa
Dividen dibayar diklasifikasikan sebagai arus kas
Operasi
Investasi
Pendanaan
Luar biasa
Arus kas operasi negatif berulang menunjukkan
Profitabilitas tinggi
Distress keuangan
Efisiensi modal
Nilai wajar naik
Tujuan utama pelaporan segmen adalah meningkatkan
Kerahasiaan
Transparansi kinerja
Fleksibilitas manajemen
Kepatuhan pajak
Penentuan segmen operasi didasarkan pada
Lokasi geografis
Jenis produk
Pelaporan internal manajemen
Struktur kepemilikan
Laporan interim disusun untuk periode
Tahunan
Lima tahunan
Kurang dari satu tahun
Tidak menentu
Perbedaan temporer menimbulkan
Pajak final
Pajak tangguhan
Pajak daerah
Pajak tidak langsung
Aset pajak tangguhan diakui jika
Pasti direalisasi
Probable terdapat laba kena pajak masa depan
Ada rugi fiskal
Pajak telah dibayar
Perbedaan laba akuntansi dan fiskal disebabkan oleh
Manipulasi
Estimasi
Aturan pajak
Semua benar
Instrumen keuangan adalah kontrak yang menimbulkan
Pendapatan dan beban
Aset dan/atau liabilitas keuangan
Kas dan persediaan
Ekuitas saja
Pengukuran awal instrumen keuangan dilakukan sebesar
Biaya historis
Nilai nominal
Nilai wajar
Nilai realisasi
Kerugian kredit ekspektasian mencerminkan
Kerugian aktual
Estimasi risiko kredit masa depan
Beban pajak
Cadangan laba
Metode akuntansi kombinasi bisnis yang berlaku adalah
Pooling of interest
Purchase method
Acquisition method
Equity method
Pengendalian dalam konsolidasi ditentukan oleh
Kepemilikan saham
Kekuasaan dan hak suara
Kontrak jangka pendek
Konsensus
Laporan konsolidasian menyajikan
Induk saja
Anak saja
Grup sebagai satu entitas ekonomi
Segmen saja
ESG merupakan singkatan dari
Economic, Social, Governance
Environmental, Social, Governance
Ethical, Sustainable, Growth
Environmental, Strategy, Growth
Standar global keberlanjutan terkini adalah
IFRS S1 dan S2
PSAK 1
IAS 16
ISAK
Tujuan utama laporan keberlanjutan adalah
Kepatuhan pajak
Transparansi dampak non-keuangan
Laba jangka pendek
Audit internal
Financial shenanigans mengacu pada
Kesalahan teknis
Manipulasi laporan keuangan
Estimasi konservatif
Kebijakan akuntansi
Model Beneish digunakan untuk
Menghitung pajak
Mendeteksi manipulasi laba
Audit sampling
Penilaian aset
Tujuan analisis shenanigans adalah
Efisiensi pajak
Meningkatkan laba
Mendeteksi fraud
Mengurangi beban
XBRL berfungsi untuk
Audit manual
Pelaporan digital terstruktur
Konsolidasi
Penyusunan pajak
Pelaporan terintegrasi menekankan
Laba jangka pendek
Penciptaan nilai jangka panjang
Kepatuhan formal
Informasi keuangan saja
Materialitas ESG ditentukan oleh
Nilai aset
Dampak signifikan bagi stakeholder
Umur perusahaan
Skala usaha
Integrasi laporan keuangan dan non-keuangan bertujuan
Efisiensi biaya
Kepentingan auditor
Penciptaan nilai berkelanjutan
Kepatuhan semata
Investor lebih mempercayai arus kas karena
Lebih sulit dimanipulasi
Berbasis estimasi
Bersifat subjektif
Tidak relevan
Laporan keberlanjutan bersifat
Opsional mutlak
Internal
Material dan kontekstual
Rahasia
Transparansi pelaporan korporat meningkatkan
Risiko hukum
Asimetri informasi
Kepercayaan pasar
Biaya modal
Fokus utama pelaporan korporat modern adalah
Kepatuhan semata
Informasi historis
Akuntabilitas dan keberlanjutan
Laba maksimal
